Pagar Pengamanan Fasilitas Olahraga Dan Gedung Selingkungan Universitas Bengkulu Tahun Anggaran 2023

Tender Ulang
Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 16019025
Status: Tender Ulang
Date: 12 September 2023
Year: 2023
KLPD: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Work Unit: Universitas Bengkulu
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 2,344,992,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 2,338,078,576
Winner (Pemenang): CV Ilham Jaya Konstruksi
NPWP: 946176161311000
RUP Code: 43598193
Work Location: Jl. W.R.Supratman Kandang Limun Kota Bengkulu - Bengkulu (Kota)
Participants: 66
Applicants
Reason
0946176161311000Rp 2,237,241,397-
0032620395101000--
0715093324104000--
0013977178021000--
0023522741311000--
0862725025403000--
0025373515331000--
0734542079101000Rp 1,870,428,829RKK kurang dari yang dipersyaratkan oleh Dokumen Pemilihan
0535683122311000Rp 2,240,174,750-
CV Ardi Karya
0750572539205000--
0924593007821000--
Alaska Karya Mandiri
06*7**4****43**0--
0423432251529000--
0017513334323000--
0961923158629000--
0210798070411000--
0908421415101000--
0024770737327000--
0905326088447000--
PT Nadya Ratu Permata
09*2**4****05**0--
0935863704311000--
0019433028311000--
0868222126009000--
0841586084122000--
0924720600009000--
0963942735328000--
0021721972106000--
0530543263003000--
0756726683101000--
PT Ajrin Rifki Multika Teknologi
09*5**7****38**0--
0949029565009000--
0317220903216000--
0026895599101000--
0021019377101000--
0752086744311000--
0834072548311000--
0813260742951000--
0438029613328000--
0727376501124000--
0015806565201000--
CV Putra Amor
0016355240321000--
0725588446303000--
PT Putra Irian Cahaya
0720451814955000--
0851605881101000--
0032690497701000--
0028369403822000--
0211395868513000--
PT Manna Was Salwa
08*0**4****16**0--
0311911754124000--
0412111494604000--
0750667297331000--
0749364816331000--
0960181469311000--
0012746541308000--
0032007619311000--
0013270327002000--
0023521347311000--
0018553982101000--
0026260281122000--
0018933473101000--
0965134836201000--
0607078789009000--
Chanel
00*8**4****21**0--
0933285124331000--
0316534981215000--
0900806118101000--
Attachment
METODE PELAKSANAAN                                
                                                                      
 Metode pelaksanaan ini dibuat sebagai syarat penawaran teknis dalam narasi penggambaran
                                                                      
 pelaksanaan dilapangan. Spesifikasi teknis, mock up dan persyaratan teknis lainnya akan selalu
 diajukan oleh pelaksana kepada direksi teknis dan pengawas untuk mendapatkan persetujuan.
 Garis besar pekerjaan proyek ini dibagi dalam lingkup sebagai berikut:
 a. Pekerjaan Sipil dan Arsitektur yang dibedakan berdasar lokasi pekerjaan
 b. Pekerjaan Mekanikal, Elektrikal dan Plumbing yang dibedakan berdasar lokasi pekerjaan
 c. Pekerjaan Sarana dan Prasarana Pendukung                          
   Bill of quantity telah menunjukkan pekerjaan berdasarkan lokasi pekerjaan, yang
   pelaksanaanya akan dikoordinasikan dengan managemen pekerja.       
                                                                      
                                                                      
 A. MANAJEMEN PROYEK                                                  
     Di dalam pelaksanaan pekerjaan jasa konstruksi dibutuhkan adanya suatu program
   kerja yang terencana, efektif dan efisien sehingga setiap aktifitas kerja tersusun dan
   terrencana dengan baik dalam rangka mencapai target sukses suatu pekerjaan. Program
   kerja yang akan dilaksanakan disesuaikan dengan ketentuan dalam diskripsi pekerjaan
   sesuai rencana kerja dan syarat (RKS), gambar dan dokumen terkait lainnya. Untuk
   menjamin kelancaran pelaksanaan pekerjaan dengan tercapainya azas efisiensi dan
                                                                      
   efektifitas dalam pengertian tepat waktu, hemat biaya dan tepat sasaran maka setiap
   sumber daya (tenaga kerja, biaya, material dan peralatan) yang dipergunakan dalam
   pelaksanaan proyek ini dapat dikelola dan dimanfaatkan sebagai faktor produksi secara
   maksimal secara profesional. Manajemen proyek kontraktor dipercayakan kepada tenaga
   pilihan dari perusahaan, yang mempunyai pengalaman di bidang sipil atau bidang
   konstruksi bangunan gedung, dan telah berhasil menyelesaikan berbagai proyek sejenis
   dengan hasil yang memuaskan, tenaga dalam tim proyek ini dipilih berdasarkan kebutuhan
   dan disesuaikan dengan tugas masing-masing, sehingga diharapkan dapat menjadi tim yang
                                                                      
   handal dalam menyelesaikan proyek ini dan memahami schedule pelaksanaan kerja serta
   berkoordinasi dengan direksi teknis pekerjaan.                     
                                                                      
   1) IJIN KERJA                                                      
    Sebelum memulai pekerjaan, kontraktor mengajukan ijin kerja terlebih dahulu kepada
    konsultan pengawas. Ijin kerja yang diajukan harus jelas untuk pekerjaan yang mana saja,
    dan sudah lengkap dengan perincian back up data dan batas-batas pekerjaanya, bila perlu
    dilengkapi dengan data-data pelengkap seperti :                   
                                                                      
     Brosur dan spesifikasi teknis                                   
     Jadwal waktu pelaksanaan dan Metode Kerja                       
     Ijin kerja pekerjaan lain yang terkait dengan pekerjaan         
                                                                      
   2) KOORDINASI PELAKSANAAN PEKERJAAN                                
    Site Manager memimpin seluruh kegiatan diproyek, baik di bidang teknik dan
    administrasi kontrak maupun kegiatan pelaksanaan lapangan dan secara keseluruhan
    melaporkan dan bertanggung jawab kepada pimpinan/direktur. Seluruh proses
                                                                      
                                                                      
                                                   1 | P a g e        
    pelaksanan akan selalu diajukan (request item utama) untuk memperoleh Ijin dari
    pimpinan. Pimpinan bertanggung jawab secara keseluruhan terhadap pekerjaan.
     Untuk bagian teknik dan administrasi, Kepala Pelaksana dibantu oleh staf teknik dan
                                                                      
      administrasi.                                                   
     Dibidang peralatan dan logistik, Pelaksana dibantu oleh staf peralatan dan logistik.
     Untuk pelaksanaan pekerjaan lapangan, Kepala Pelaksana dibantu oleh pelaksana
      lapangan, yang membawahi beberapa pekerja dan mandor.           
                                                                      
   3) GAMBAR KERJA                                                    
    Gambar yang telah dibuat kemudian diajukan kepada konsultan supervisi untuk
                                                                      
    mendapat persetujuan. Apabila gambar telah disetujui oleh Konsultan, maka gambar
    tersebut diajukan kepada Owner untuk diperiksa dan diketahui. Selanjutnya apabila
    gambar tersebut telah diperiksa dan telah disetujui oleh masing-masing pihak, maka
    gambar tersebut dapat dipakai untuk dasar pelaksanaan pekerjaan atau disebut dengan
    istilah Gambar Kerja/shop drawing. Pembuatan maupun perubahan gambar ini
    dilakukan oleh tim yang terdiri dari : staf teknik dan juru gambar (drafter) yang telah
    mempunyai keahlian di bidang masing-masing.                       
    Dalam pembuatan gambar kerja, perlu diperhatikan hal-hal berikut :
                                                                      
      Survey lapangan bersama, hingga memperoleh data pendukung yang akurat
      Mempelajari dan meninjau ulang desain awal dari konsultan      
      Melengkapi gambar dengan informasi yang detail dan terperinci. 
      Batas waktu yang tersedia untuk menggambar, mengajukan persetujuan gambar,
      revisi gambar dll hingga gambar selesai.                        
                                                                      
 B. PENGENDALIAN MUTU                                                 
                                                                      
    Sebelum, melaksanakan pekerjaan di proyek, tim proyek memesan material dengan
  persyaratan yang telah ditentukan dalam spesifikasi teknis, juga mengajukan brosur serta
  sertifikasi pabrik (jika ada) kepada Konsultan untuk mendapat persetujuan. Ketika material
  tiba dilapangan, terlebih dahulu diperiksa apakah barang yang datang cukup mutunya sesuai
  dengan yang dipesan. Pada pekerjaan beton dilakukan job mix design dan uji kubus beton
  serta uji slump untuk mengetahui mutu dan tingkat kesulitan pengerjaan beton.
                                                                      
 C. METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN UTAMA                                
                                                                      
  Untuk mencapai keberhasilan dalam hal mutu, efisiensi waktu dan optimalisasi biaya
  pelaksanaan, dimana Kontraktor harus dapat merealisasikan pekerjaan sesuai dengan waktu
  yang telah ditentukan, biaya yang telah dianggarkan dan kualitas pekerjaan sesuai dengan
  yang diinginkan pihak pengguna anggaran, sebagai upaya untuk terlaksananya rencana
  proyek tersebut, maka berikut ini disusun Metode Pelaksanaan serta Demi kelancaran,
  keamanan, mobilisasi alat, bahan serta staff dan pekerja yang akan memasuki lahan harus
  mendapat ijin, sesuai peraturan yang berlaku serta berkoordinasi dengan keamanan
  setempat.                                                           
                                                                      
  Metode pelaksanaan mengacu pada prinsip bahwa target pembangunan harus dapat
  diselesaikan tepat waktu tepat biaya sesuai dengan SPH dan tepat mutu sesuai dengan
                                                                      
                                                   2 | P a g e        
  RKS+Spesifikasi teknis. Adapun metode pelaksanaan pekerjaan proyek ini adalah sebagai
  berikut :                                                           
   PEKERJAAN PERSIAPAN                                               
                                                                      
   PEKERJAAN STRUKTUR                                                
   PEKERJAAN ARSITEKTUR                                              
   PEKERJAAN ELEKTRIKAL                                              
                                                                      
                    PEKERJAAN PERSIAPAN                               
                                                                      
  Persiapan suatu pekerjaan sebelum masuk pada pekerjaan pokok, sangat menentukan
 kesuksesan suatu pekerjaan. Pekerjaan persiapan ini secara umum tidak jauh berbeda, baik
                                                                      
 untuk proyek-proyek pekerjaan pembangunan gedung, jalan dan jembatan, dermaga,
 breakwater ataupun proyek-proyek lainnya. Pekerjaan persiapan harus sudah direncanakan
 sebelum masuk pada tahap pelaksanaan konstruksi. Perencanaanya dibuat dengan efiesien dan
 efektif, namun tetap memenuhi segala aspek yang diperlukan guna mendukung pelaksanaan
 pekerjaan pokok/utama dari proyek yang akan dilaksanakan.            
 Pekerjaan Persiapan meliputi pekerjaan :                             
 - Pek. Administrasi dan Dokumentasi                                  
                                                                      
 - Air Kerja                                                          
 - Listrik Kerja                                                      
 - Papan Nama Kegiatan                                                
 - SMK3                                                               
 - Pek. Gudang Bahan/Peralatan                                        
 - Direksi keet                                                       
                                                                      
 - Mobilisasi dan Demobilisasi                                        
                                                                      
 1. MOBILISASI DAN DEMOBILISASI                                       
   Mobilisasi Peralatan :                                             
   Peralatan yang akan di Mobilisasi antara lain :                    
   - backhoe loader : 1 Unit                                          
                                                                      
   - jack hammer : 1 Unit                                             
   - Genset    : 1 Unit                                               
   - Mobil Bak Terbuka 1 Unit                                         
 2. PEMBERSIHAN LOKASI/ LAND CLEARING                                 
   Pekerjaan ini meliputi pembersihan lokasi pekerjaan, pengupasan lapisan tanah humus
   sedalam ± 30cm atau ketebalannya disesuaikan dengan kondisi lapisan tanah atas di
   tempat pekerjaan. Pembersihan ini dilaksanakan terhadap material-material yang dapat
                                                                      
   mengganggu pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan struktur sesuai dengan cakupan
   pekerjaan dalam kontrak pekerjaan seperti : rumput/semak, pohon-pohon ataupun
   sampah-sampah.Pembersihan ini dilakukan pada lokasi yang akan digunakan sebagai
   direksi keet, kantor kontraktor, gudang, barak kerja serta lokasi penumpukan material
   seperti besi beton dan lain-lain. Pekerjaan ini melibatkan para pekerja biasa yang disertai
                                                                      
                                                                      
                                                   3 | P a g e        
   dengan penggunaaan peralatan seperti Excavator, Dump truck apabila diperlukan.
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
 3. Pengukuran Setting Out                                            
   Sebelum melakukan Pengukuran bersama antara Kontraktor, Konsultan Supervisi dan
                                                                      
   Direksi Pekerjaan bersama-sama disepakati dan ditentukan titik BM sebagai bahan acuan
   kerja dimulainya dasar pengukuran.                                 
                                                                      
   Setelah pengukuran selesai dilanjutkan dengan pemasangan patok sebagai acuan untuk
   pelaksanaan pekerjaan. Pemasangan patok harus dipandu oleh juru ukur agar penempatan
   tata letak dan titik ikat setiap struktur benar-benar tepat.       
                                                                      
   Pemasangan bouwplank harus dipandu oleh juru ukur agar penempatan bangunan benar-
                                                                      
   benar tepat. Pada pelaksanaan pekerjaan ini digunakan bouwplank tertutup supaya
   pekerjaan dapat dilaksanakan lebih mudah. Jarak pemasangan bouwplank dari struktur
   terluar bangunan yang akan dibangun minimal 1 m dan maksimal 2 m.  
                                                                      
   Peralatan yang digunakan pada pekerjaan ini antara lain water pass, theodolith serta total
   station dan rambu ukur.                                            
     Tahapan pekerjaan :                                              
     - Koordinasi dengan pihak direksi untuk pengukuran (request for work)
                                                                      
     - Penentuan Lokasi Kerja, konfirmasi dengan pihak direksi        
     - Pengukuran dikerjakan dengan menggunakan teodolit dan water pass
     - Pembuatan patok acuan (bouwplank) setiap 50 meter atau sesuai petunjuk/arahan
   dari                                                               
      direksi, dibuat dari kayu dan diberi cat warna merah untuk memudahkan pandangan.
     - Buat peta situasi beserta cross section dan long section       
                                                                      
     - Ploting data ukur ke construction drawing                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                   4 | P a g e        
 4. Direksi Keet, Barak Kerja dan Gudang                              
   Direksi Keet                                                      
    Fasilitas Direksi Keet ini terdiri dari ruang-ruang kerja, ruang rapat, serta sarana–sarana
    pendukung lainnya. Desaign rencana dari Direksi Keet akan digunakan untuk jangka
    waktu yang cukup lama, sehingga dibuat permanen, lebih kokoh dan dilengkapi dengan
    perabotan yang lengkap sesuai spesifikasi.                        
   Barak Kerja                                                       
                                                                      
    Bangunan ini berfungsi untuk tempat beristirahat bagi para pekerja proyek. Barak
    pekerja ditempatkan didalam pagar lokasi proyek, untuk memudahkan pengawasan
    keluar masuknya para pekerja kedalam lokasi proyek, sekaligus untuk bisa menjaga
    keamanan material dan peralatan kerja selama pelaksanaan pekerjaan.
   Gudang Material dan Peralatan                                     
    Bangunan ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan material, seperti semen, paku, serta
    material-material finishing lainnya. Sebagai tempat penyimpanan material, harus
    memenuhi persyaratan antara lain :                                
                                                                      
    Kondisi harus dijaga agar tetap kering dan tidak lembab.         
    Susunan dan pengaturan letak material yang disimpan terutama semen harus diatur
     sedemikian rupa untuk penggunaan lebih awal.                     
    Untuk material besi beton dapat ditempakan diluar bangunan dengan cara :
      – Tumpukan besi diberi alas/ganjal balok kayu, sehingga tidak langsung bersentuh
        dengan tanah.                                                 
      – Diberikan penutup terpal diatasnya supaya terlindung dari air hujan atau
                                                                      
        kelembaban.                                                   
      – Penumpukan sesuai dengan diameter yang seragam.               
    Gudang peralatan digunakan untuk menyimpan peralatan kerja yang ringan-ringan
     seperti : genset, water pump portable, concrete vibrator, serta peralatan-peralatan
     tukang ringan lainnya.                                           
                                                                      
 5. Air Kerja dan Listrik Kerja                                       
                                                                      
     Kebutuhan air yang diperlukan dengan sumber PDAM/sumur bor selama masa
   konstruksi antara lain digunakan untuk keperluan yang meliputi :   
    - Air untuk bahan adukan beton, adukan pasangan bata dan plesteran.
    - Untuk perawatan beton (curing), perawatan pasangan batu bata.   
    - Untuk toilet base camp proyek serta MCK pekerja.                
    - Untuk keperluan test peralatan mekanikal, test instalasi plumbing.
                                                                      
    - Keperluan lokasi kerja lainnya.                                 
                                                                      
 6. Pembongkaran Pagar Lama                                           
   a. Lahan atau area harus dibersihkan dari segala macam tumbuhan atau benda-benda
                                                                      
                                                                      
                                                   5 | P a g e        
     yang tidak perlukan yang dapat mengganggu pelaksanaan kegiatan selanjutnya.
   b. Pembersihan dan pembongkaran dilakukan terutama pada pagar lama di bongkar dan
     sisa bongkaran pagar di amankan oleh pihak pelaksana, sehingga kondisi tanah bersih
                                                                      
     dan siap untuk dilakukan pengukuran.                             
 7. Administrasi dan Dokumentasi                                      
     Administrasi menyangkut pembuatan kontrak, shop drawing dan kelengkapan
   administrasi lainnya menyangkut proyek yang bersangkutan. Shop drawing menjadi
   lampiran dari kontraktor untuk mengajukan permohonan pekerjaan untuk setiap item
   pekerjaan. As Built Drawing merupakan gambar jadi dari suatu konstruksi yang telah
   disetujui oleh Konsultan Supervisi dan akan dibukukan pada akhir pelaksanaan proyek
   sebagai salah satu syarat utama untuk Serah Terima Pekerjaan (PHO).
                                                                      
     Sedangkan Dokumentasi proyek menyangkut foto pelaksanaan yang diambil pada
   kondisi pelaksanaan sebelum dikerjakan (0%), saat pekerjaan dilaksanakan (±50%) dan
   setelah pekerjaan selesai (100%) atau sesuai petunjuk dari Direksi/Pengawas Pekerjaan.
                                                                      
                                                                      
                PEKERJAAN GALIAN DAN URUGAN                           
                                                                      
                                                                      
 1. Pekerjaan Galian Tanah dan Urugan                                 
   Alat yang digunakan : backhoe loader (jika diperlukan), cangkul, sekop dan alat lain yang di
                 perlukan                                             
   Tenaga Kerja : Operator dan Pekerja                                
    Cara Pelaksanaan :                                                
     Metode V-Shape Loading                                          
      Metode yang pertama dinamakan V-Shape Loading. Metode ini beroperasi akan tetapi
   truck tidak bergerak termasuk ketika saat pengisian dan sampai penuh. Ketika sudah penuh,
   Backhoe Loader mulai bergerak maju mundur sehingga membentuk pula yang mirip huruf
                                                                      
   V. Nanti Backhoe Loader akan mengambil material sampai ke truck dan kemudian
   mengantarkan material tersebut dengan aman                         
     Metode Shaping Loading                                          
      Metode yang kedua disebut dengan metode Shaping Loading. Metode ini memiliki ciri
   dimana truck akan maju pada saat Backhoe Loader mengangkat material. Kemudian, dari
   stock pile, truck akan bergerak mundur dan lalu akan diisi dengan material yang akan
   diangkut menggunakan Backhoe Loader.                               
                                                                      
                                                                      
     Metode Pass Loading                                             
      Metode Pass Loading yang hanya akan digunakan ketika ada dua untit atau lebih yang
   berasal dari Backhoe Loader. Metode memiliki ciri dimana truck akan bergerak ke loader
   dari bloader. Dengan begitu, loader bisa diisi material hingga penuh
                                                                      
 2. Pekerjaan Urugan Pasir                                            
  Urugan pasir padat ini biasanya dilakukan pada pekerjaan pondasi, atau pekerjaan-pekerjaan
                                                                      
  bangunan yang berhubungan langsung dengan tanah. Untuk mendapatkan kualitas urugan
                                                                      
                                                   6 | P a g e        
  pasir yang baik, maka perlu diikuti langkah-lanngkah sebagai berikut :
    - Pada dasar galian pondasi diberi urugan pasir padat setebal sesuai gambar.
                                                                      
    - Pasir diratakan dengan menggunakan tarikan kayu dan selalu dikontrol ketebalan dari
       pasir tersebut.                                                
    - Pasir dibasahi dengan air agar pasir benar-benar padat dan rata.
    - Pengurugan pasir ini pekerjakan berbarengan dengan lantai kerja pondasi.
                                                                      
 3. Pasangan Batu Kali                                                
  Alat yang digunakan : Concrette Mixer, Cangkul, sekop dan alat lainnya
                                                                      
  Tenaga Kerja : Tukang batu dan Pekerja, Mandor, kepala Tukang       
  Bahan        : Batu Kali, Semen PC, Pasir Pasang                    
                                                                      
  Lingkup pekerjaan pondasi meliputi pekerjaan pondasi batu kali pada bagian-bagian yang
  telah ditunjukkan dalam gambar.                                     
  Cara Pelaksanaan :                                                  
    - Pondasi pasangan batu harus dipasang dan dilaksanakan sesuai dengan ukuran,
    dimensinya sesuai dengan gambar.                                  
                                                                      
    - Sebelum pondasi dipasang, terlebih dahulu dibuat profil-profil pondasi dari bambu atau
    kayu pada setiap pojok galian yang bentuk dan ukurannya sesuai dengan penampang.
    - Permukaan dasar galian ditimbun dengan pasir urug untuk meratakan
    - Pasangan batu untuk pondasi harus dilaksanakan dengan adukan 1 : 4
    - Adukan harus membungkus batu kali pada bagian tengah sedemikian rupa sehingga
    tidak ada bagian pondasi yang berongga/tidak padat.               
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                   7 | P a g e        
 4. Timbunan Tanah Dipadatkan                                         
    Sebelum penghamparan timbunan pada setiap tempat, semua bahan yang tidak
   diperlukan harus dibuang. Bilamana tinggi timbunan satu meter atau kurang, dasar pondasi
   timbunan harus dipadatkan (termasuk penggemburan dan pengeringan atau pembasahan
   bila diperlukan) sampai 15 cm bagian permukaan atas dasar pondasi memenuhi kepadatan
   yang disyaratkan untuk timbunan yang ditempatkan diatasnya.        
   Bilamana timbunan akan ditempatkan pada lereng bukit atau ditempatkan di atas timbunan
   lama atau yang baru dikerjakan, maka lereng lama harus dipotong bertangga dengan lebar
   yang cukup sehingga memungkinkan peralatan pemadat dapat beroperasi di daerah lereng
   lama sesuai seperti timbunan yang dihampar horizontal lapis demi lapis.
    Penghamparan timbunan tanah                                       
    - Sebelum Memulai Timbunan Tanah, Dinding DPT Harus Telah Selesai Terlebih
      Dahulu.                                                         
    - Timbunan harus ditempatkan ke permukaan yang telah disiapkan dan disebar dalam
      lapisan yang merata yang bila dipadatkan akan memenuhi toleransi tebal lapisan yang
      disyaratkan. Bilamana timbunan dihampar lebih dari satu lapis, lapisan-lapisan
      tersebut sedapat mungkin dibagi rata sehingga sama tebalnya     
    - Tanah timbunan umumnya diangkut langsung dari lokasi sumber bahan ke
      permukaan yang telah disiapkan pada saat cuaca cerah dan disebarkan. Penumpukan
      tanah timbunan untuk persediaan biasanya tidak diperkenankan, terutama selama
      musim hujan.                                                    
    - Penimbunan kembali di atas pipa dan di belakang struktur harus dilaksanakan dengan
      sistematis dan secepat mungkin segera setelah pemasangan pipa atau struktur. Akan
      tetapi, sebelum penimbunan kembali, diperlukan waktu perawatan tidak kurang dari 8
      jam setelah pemberian adukan pada sambungan pipa atau pengecoran struktur beton
      gravity, pemasangan pasangan batu gravity atau pasangan batu dengan mortar gravity.
      Sebelum penimbunan kembali di sekitar struktur penahan tanah dari beton, pasangan
      batu atau pasangan batu dengan mortar, juga diperlukan waktu perawatan tidak
      kurang dari 14 hari.                                            
    - Bilamana timbunan akan diperlebar, lereng timbunan lama harus disiapkan dengan
      membuang seluruh tetumbuhan yang terdapat pada permukaan lereng dan dibuat
      bertangga sehingga timbunan baru akan terkunci pada timbunan lama. Selanjutnya
      timbunan yang diperlebar harus dihampar horizontal lapis demi lapis sampai dengan
                                                                      
                                                                      
                                                   8 | P a g e        
      elevasi tanah dasar, yang kemudian harus ditutup secepat mungkin dengan lapis
      pondasi bawah dan atas sampai elevasi permukaan jalan lama sehingga bagian yang
      diperlebar dapat dimanfaatkan oleh lalu-lintas secepat mungkin, dengan demikian
      pembangunan dapat dilanjutkan ke sisi jalan lainnya bilamana diperlukan.
                                                                      
    Pemadatan Tanah Timbunan Didatangkan                              
     - Segera setelah penempatan dan penghamparan timbunan, setiap lapis harus
      dipadatkan dengan peralatan pemadat yang memadai dan disetujui sampai mencapai
      kepadatan yang disyaratkan.                                     
     - Pemadatan timbunan tanah harus dilaksanakan hanya bilamana kadar air bahan
      berada dalam rentang 3 % di bawah kadar air optimum sampai 1 % di atas kadar air
      optimum. Kadar air optimum harus didefinisikan sebagai kadar air pada kepadatan
      kering maksimum yang diperoleh bilamana tanah dipadatkan sesuai dengan SNI 03-
      1742-1989.                                                      
     - Seluruh timbunan batu harus ditutup dengan satu lapisan atau lebih setebal 20 cm dari
      bahan bergradasi menerus dan tidak mengandung batu yang lebih besar dari 5 cm
      serta mampu mengisi rongga-rongga batu pada bagian atas timbunan batu tersebut.
      Lapis penutup ini harus dilaksanakan sampai mencapai kepadatan timbunan tanah
      yang disyaratkan.                                               
     - Setiap lapisan timbunan yang dihampar harus dipadatkan seperti yang disyaratkan,
      diuji kepadatannya sebelum lapisan berikutnya dihampar.         
     - Timbunan harus dipadatkan mulai dari tepi luar dan bergerak menuju ke arah sumbu
      jalan sedemikian rupa sehingga setiap ruas akan menerima jumlah usaha pemadatan
      yang sama.                                                      
     - Bilamana bahan timbunan dihampar pada kedua sisi pipa atau drainase beton atau
      struktur, maka pelaksanaan harus dilakukan sedemikian rupa agar timbunan pada
      kedua sisi selalu mempunyai elevasi yang hampir sama.           
     - Bilamana bahan timbunan dapat ditempatkan hanya pada satu sisi abutment, tembok
      sayap, pilar, tembok penahan atau tembok kepala gorong-gorong, maka tempat-
      tempat yang bersebelahan dengan struktur tidak boleh dipadatkan secara berlebihan
      karena dapat menyebabkan bergesernya struktur atau tekanan yang berlebihan pada
      struktur.                                                       
     - Timbunan yang bersebelahan dengan ujung jembatan tidak boleh ditempatkan lebih
      tinggi dari dasar dinding belakang abutment sampai struktur bangunan atas telah
      terpasang.                                                      
     - Timbunan pada lokasi yang tidak dapat dicapai dengan peralatan pemadat mesin gilas,
      harus dihampar dalam lapisan horizontal dengan tebal gembur tidak lebih dari 15 cm
      dan dipadatkan dengan penumbuk loncat mekanis atau timbris (tamper)manual dengan
      berat minimum 10 kg. Pemadatan di bawah maupun di tepi pipa harus mendapat
      perhatian khusus untuk mencegah timbulnya rongga-rongga dan untuk menjamin
      bahwa pipa terdukung sepenuhnya.                                
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                      PEKERJAAN STRUKTUR                              
                                                                      
                                                                      
                                                   9 | P a g e        
 1. PEKERJAAN FOOT PLAT                                               
  Pekerjaan sub struktur merupakan pekerjaan yang pada dasarnya terdiri atas beberapa elemen
                                                                      
  struktur yaitu tie beam, foot plat dan pelat lantai (jika ada).     
  Pekerjaan foot plat dapat dicor di awal dan dapat pula bersamaan dengan tie beam dan pelat
  lantai.                                                             
  Berikut disampaikan urutan pelaksanaan pengecoran foot plat secara bersamaan dengan tie
  beam dan pelat lantai dasar (jika ada).                             
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                  10 | P a g e        
   PELAKSANAAN :                                                      
       a. Gali tanah foot plat dan tie beam. Disertai perataan elevasi dasar galian pelat
         lantai. Galian pada foot plat dan tie dibuat dengan memperhitungkan space
         bekisting batako dan dengan kemiringan yang cukup sedemikian lereng galian
         tidak longsor.                                               
       b. Pemotongan kepala Pondasi Straus. Pemotongan Straus ini dengan
         memperhitungkan batas atas kepala Straus Pile yang harus sesuai dengan shop
         drawing.                                                     
                                                                      
       c. Pembengkokan tulangan Straus Pile sesuai dengan gambar shopdrawing yang
         telah disetujui bersama. Apabila jarak penyaluran tulangan mencukupi dengan
         tinggi dari foot plat dan pelat lantai, maka tulangan pada dasarnya tidak perlu
         dibengkokkan tegak lurus, tapi cukup dimiringkan maks 45 derajat.
       d. Urug pasir tebal 10 cm pada foot plat, tie beam dan pelat lantai. Urugan pasir
         dibuat sebagai landasan untuk lantai kerja agar permukaannya rata
       e. Buat lantai kerja untuk plat tebal 5 cm pada foot plat, tie beam dan pelat lantai.
         Lantai kerja dibuat untuk mempermudah pelaksanaan pekerjaan foot plat di
                                                                      
         lapangan.                                                    
       f. Pasang batako/Batu bata batako/batu bata dipasang di sekitar foot plat.
       g. Instal pembesian Foot plat, pelat lantai dan besi kolom. Pemasangan dilakukan
         sesuai dengan gambar rencana.                                
       h. Pengecoran Foot plat tie beam dan pelat lantai dapat dilakukan secara langsung
         dari truk mixer apabila volume pengecoran kecil. Pada pengecoran dengan
         volume besar, digunakan concrete mixer. Pengecoran dilakukan sesuai dengan
         spesifikasi teknis dan gambar rencana                        
                                                                      
                                                                      
 2. PEKERJAAN SLOOF                                                   
     Pelaksanaan pekerjaan Poer dan slof dikakukan setelah pelaksanaan pemancangan
 selesai, akan tetapi pelaksanaan pemberihan dan pembuatan bekesting dapat dilakukan besama
 agar waktu dapat menjadi efesien.                                    
 Metode Pelaksanaan Pekerjaan Bekisting kayu untuk sloof :            
   a. Pembuatan tanda-tanda yang menyatakan as-as atau level dengan menggunakan cat
     warna yang jelas dan tahan lama                                  
                                                                      
   b. Pekerjaan galian dilakukan sesuai dengan gambar rencana dan dilakukan penukaran
     dengan menggunakan waterpass sampai pada level yang diiningkan.  
   c. Setelah pekerjaan galian sloof kemudian dilanjutkan dengan pekerjaan urugan pasir
     dan lantai kerja untuk dudukan sloof sesuai dengan evaluasi rencana.
   d. Memberi panel beksting yang sesuai dengan ukuran sloof dilokasi pabrikasi.
   e. Oleskan Minyak bekisting pada Permukaan panel hingga rata.      
   f. Pasang panel beksting pada masing-masing,sambungan anta panel harus rapat.
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                  11 | P a g e        
   g. Panel beksting harus diberi dari pengaku dari kaos pada sisi luar panel dan pada bagian
     atas panel diberi kaos juga agar benar-benar tegak.              
   h. Cek kelurusan beksting dengan tarikan benang.                   
                                                                      
 Beksting untuk sloof dapat juga dilakukan dengan menggunakan batu atau bataco, penggunaan
 beksting dengan batu bata atau bataco juga dapat mempercepat pekerjaan, karma tidak
 diperlukan lagi pekerjaan pembongkaran beaksting.                    
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                  12 | P a g e        
 Proses pengecoran sloof                                              
     Pada awal pelaksanaan pekerjaan ini adalah direncanakan urutan pengecoran,
 seterusnya, tempat membuang hasil galian sementara, sebelum diangkut keluar lokasi proyek,
                                                                      
 juga juga tempat penimbunan sementara tanah hasil galian.            
                                                                      
 Galian untuk pondasi                                                 
   a) Siapkan alat yang diperlukan                                    
   b) Menggali tanah dengan ukuran lebar sama dengan lebar pondasi bagian bawah dengan
     kedalaman yang disyaratkan                                       
   c) Menggali sisi-sisi miringnya, sehingga diperoleh sudut kemiringan yang tepat
   d) Buang tanah sias galian ke tempat yang telah ditentukan         
                                                                      
   e) Cek posisi, lebar, keadalaman dan kerapihannya sesuai dengan rencana.
                                                                      
 Urugan Pasir.                                                        
   Urugan pasir padat ini biasanya dilakukan pada pekerjaan pondasi, atau pekerjaan-
 pekerjaan bangunan yang berhubungan langsung dengan tanah. Untuk mendapatkan kualitas
 urugan pasir yang baik, maka perlu diikuti langkah-lanngkah sebagai berikut :
   a) Pada dasar galian pondasi diberi urugan pasir padat setebal sesuai gambar.
   b) Pasir diratakan dengan menggunakan tarikan kayu dan selalu dikontrol ketebalan dari
                                                                      
     pasir tersebut.                                                  
   c) Pasir dibasahi dengan air agar pasir benar-benar padat dan rata.
   d) Pengurugan pasir ini pekerjakan berbarengan dengan lantai kerja pondasi.
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
 Pasangan Lantai Kerja                                                
   a) Buat campuran Beton untuk lantai kerja sesuai dengan sepesifikasi
   b) Pastikan urugan pasir yang sudah dilaksanakan terpenuhi kepadatannya
   c) Tuangkan campuran lantai beton kerja pada posisi yang sesuai dengan gambar rencana
                                                                      
   d) Pastikan lantai kerja tersebut terlindung dari gangguan yang dapat merusak lantai kerja
     tersebut.                                                        
 Pemasangan Bekesting                                                 
   a) Pemasanganbekesting sesuai dengan spesifikasi                   
   b) Lebih ditekankan untuk menggunakan bekesting batok atau batu bata.
   c) Pemasngan tulang dan pengecoran                                 
   d) Pastikan besi yang dipasng sesuai dengan gambar yang direncanakan
   e) Pasangan besi beton diatas lantai kerja                         
                                                                      
                                                                      
                                                  13 | P a g e        
   f) Ikat dengan kawatbeton dan pastikan terikat dengan baik         
   g) Pasang beton deking dengan tebal yang sesuai dengan selimut beton.
     Lakukan pengecoran sesuai dengan mutu beton yang telah ditentukan dalam spesifikasi
                                                                      
                                                                      
 2. PEKERJAAN KOLOM PEDESTAL                                          
                                                                      
   METODE  KERJA KOLOM PEDESTAL                                      
    Pekerjaan struktur atas melibatkan beberapa kegiatan antara lain adalah pekerjaan
    pengukuran, pembesian, bekisting, pengecoran, pembongkaran bekisting, dan perawatan
    beton. Kolom adalah struktur yang merupakan penyangga atau pilar yang akan
                                                                      
    menyalurkan beban atau gaya vertikal dan lateral ke pondasi. Konstruksi kekakuan
    kolom akan menentukan besarnya gaya lateral yang akan dipikul oleh kolom tersebut.
    Adapun besar kecilnya kolom (dimensi kolom) tergantung pada distribusi pembebanan.
    Urutan pelaksanaan pekerjaan kolom dapat dilihat pada gambar 1.1 berikut.
     Stek Tulangan Kolom + Marking                                   
     Pabrikasi Tulangan Kolom                                        
     Pemasangan Tulangan Kolom + Decking                             
     Pemasangan Sepatu Kolom (neut kolom)                            
                                                                      
     Instalasi Pipa Elektrikal (bila ada)                            
     Pabrikasi Bekisting Kolom                                       
     Instalasi Bekisting yang Telah Diberi Oil Form                  
     Pemberian Beton Eksisting dengan Calbond                        
     Pengecoran Kolom                                                
     Pembongkaran Bekisting Kolom                                    
                                                                      
     Perawatan Beton                                                 
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                  14 | P a g e        
              Gambar 1.1 Urutan Pelaksanaan Pekerjaan Kolom           
                                                                      
                                                                      
  Penentuan As Kolom (Pemberian Marking)                              
     Titik-titik as kolom diperoleh dari hasil pekerjaan tim survey yang melakukan
  pengukuran dan pematokan, yaitu marking berupa titik-titik atau garis yang digunakan
  sebagai dasar penentuan letak bekisting dan tulangan kolom. Penentuan as kolom dilakukan
  dengan menggunakan alat theodolite. Untuk pekerjaan pengukuran ini diperlukan juru ukur
  (surveyor) yang berpengalaman. Posisi as kolom arah vertikal ditentukan berdasarkan as
  kolom pada lantai sebelumnya. Proses pemindahan titik as (axis) kolom dari lantai bawah ke
  lantai atas berikutnya dengan pembuatan lubang-lubang pada pelat lantai . Lubang-lubang
                                                                      
  tersebut nantinya ditutup kembali setelah pemindahan titik as kolom selesai.
     Posisi as kolom harus sentris kedudukannya terhadap as pada lantai sebelumnya, untuk
  itu dilakukan juga pengecekan dengan menggunakan benang dan unting-unting. Dengan
  bantuan titik-titik acuan bangunan yang sentris disetiap lantainya, maka dapat ditentukan
  letak as kolom dan kemudian dibuat as-as yang lain dengan mengikuti jarak yang telah
  disyaratkan dalam perencanaan awal. Pengecekan as kolom dilakukan dengan
  menempatkan alat theodolite pada marking tersebut dan kemudian mengecek kelurusan
  marking kolom                                                       
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                  15 | P a g e        
 3. PEKERJAAN PASANGAN PLASTIK COR BAWAH BETON JALAN                  
                                                                      
  Plastik cor merupakan jenis material plastik yang digunakan untuk proses pengecoran. Dalam
                                                                      
  penggunaanya lebih sering dimanfaatkan untuk melapisi pada bagian dasar lantai yang telah
  di cor.                                                             
  Dan saat ini telah banyak hadir berbagai jenis komponen terbaru. Yang mana dengan adanya
  kecanggihan teknologi telah merambah pada berbagai komponen atau faktor bahan
  bangunan pada proyek-proyek besar. Salah satunya adalah plastik cor.
    Material ini merupakan salah satu bahan material pendukung, yang kebanyakan telah
  diaplikasikan pada proses pengecoran bangunan. Untuk mencegah perembesan air ke semen
  secara langsung. Bahkan material ini hadir dengan berbagai ukuran plastik cor. Yang mana
                                                                      
  ukuran plastik cor beton nantinya akan berpengaruh pada harga plastik cor beton.
    Bahan bangunan satu ini dijadikan sebagai pelapisan, yang mana berguna mencegah
  adanya perembesan air secara langsung ke dalam semen. Jika pada lantai dasar konstruksi
  tidak diberikan sebuah pelapisan. Maka air semen yang ada nantinya akan sangat mudah
  untuk bersentuhan langsung dengan tanah. Dengan bahan penyusunnya yang bagus,
  bertujuan agar konstruksi yang dibuat kuat dan tidak rawan roboh.   
                                                                      
  Cara Pelaksanaan :                                                  
                                                                      
    1. Pertama-tama, Plastik Cor adalah lapisan plastik yang digunakan untuk melapisi lantai
      kerja cor beton yang berhubungan langsung dengan tanah.         
    2. Penggunakan plastik menjadi lebih mudah dan lebih murah karena fungsinya
      menggantikan material lantai kerja sebelumnya berupa screed / cor beton yang
      berkualitas rendah                                              
    3. Bentangkan Plastik cor di atas lapisan tanah. Plastik cor umumnya memiliki lebar 1
      meter dengan 2 lapis dan berbentuk seperti sarung, dan jika dibelah menjadi dua atau
      dibentangkan, maka lebar plastik cor bisa menjadi 2 meter.      
                                                                      
    4. Letakkan lembaran besi Wiremesh di atas lapisan tanah yang sudah dibentangkan
      plastik cor tersebut.                                           
    5. Letakkan bahan cor di atas lembaran besi wiremesh tersebut.    
 Tetapi jika jalan yang dibangun tidak lebar, maka beberapa pengembang sering tidak
 menggunakan lembaran besi Wiremesh di atas lapisan tanah yang dibentangkan plastik cor
 tersebut.                                                            
                                                                      
 4. PEKERJAAN BETON (BESI, BEKISTING, DAN BETON)                      
                                                                      
  Pekerjaan ini terdiri atas :                                        
  Pekerjaan ini meliputi pekerjaan pembuatan kolom, balok lantai, pelat lantai, beton tangga,
  serta pekerjaan beton bertulang lainnya sehingga menghasilkan beton bertulang sesuai
  dengan gambar rencana.                                              
  Alat yang digunakan    : Cangkul, sendok spesi, water-pass, palu, gerobak
                          dorong, ember cor, concrete mixer, concrete 
                          vibrator , Lift material dan alat lain yang di
                          perlukan                                    
                                                                      
                                                                      
                                                  16 | P a g e        
  Tenaga Kerja           : Tukang batu, Pekerja, tukang kayu, tukang besi
   Bahan                 : Split ½ dan 2/3, besi beton dan bendrat, kayu,
                          pasir, semen, air (sesuai spesifikasi teknis)
                                                                      
  Cara Pelaksanaan                                                    
   3.1 Pekerjaan Pembesian Besi Polos/Besi Ulir.                      
     - Mengidentifikasikan bagian-bagian mana yang akan dipasang besi, dimensi, panjang
       dan lebar, diameter, jenis besi, bentuk dan ketebalan disesuaikan dengan ukuran
       yang ada pada gambar kerja dengan membuat rencana pembesian (bestaat).
     - Pasang besi beton sesuai design                                
     - Panjang sambungan besi 30 s/d 40 x diameter.                   
                                                                      
     - Jarak bersih antara besi terluar dan begisting 2.5 cm, sesuai gambar
     - Ikatan bendrat harus kuat, tidak bergeser bila diketok         
     - Besi harus bersih, beton kering, oli dan material lain yang mengurangi ikatan
        (bonding) antara besi dan beton.                              
     - Pembuatan rangkaian besi dibantu dengan alat elektrik untuk mempercepat proses
                                                                      
     - Pada kondisi tertinggi, besi diangkut dengan hoist atau TC     
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
   3.2 Pekerjaan Bekisting Kayu                                       
   - Fabrikasi bekisting dilakukan diluar area setelah mendapatkan dimensi yang akan
     dipasang, pemotonga bahan multiplek, kaso bahkan bekisting fabrikasi dari hollow
   - Panel Begisting, jarak stager/form work, jarak sekur-sekur penguat diperiksa terlebih
     dahulu.                                                          
   - Sambungan panel begisting harus rapat dan tertutup.              
                                                                      
   - Begisting harus diperiksa kevertikalan dan kelurusannya dengan lot dan tarikan benang.
   - Level begisting harus diperiksa dengan alat ukur/waterpass terhadap level finish.
                                                                      
   3.3 Pelaksanaan Cor Beton                                          
   - Sebelum di cor, begisting harus bersih dari sisa-sisa pekerjaan sebelumnya atau
     kotoran-kotoran                                                  
                                                                      
   - Material begisting sudah dilapisi dengan oil bekas (non expose) dan mold oil/sika form
     oil (expose) agar beton tidak melekat pada cetakan dan mudah dibuka, untuk begisting
     bekas yang akan dipakai ulang harus dirawat sehingga layak digunakan.
                                                                      
                                                                      
                                                  17 | P a g e        
   - Stek untuk penulangan lantai diatasnya, panjang stek diatas lantai minimal 40 kali
     diameter, diperuntukkan pada penyambungan kolom lantai 2 pada pekerjaan tahap,
                                                                      
     berikutnya.                                                      
   - Pengatur jarak selimut beton harus terpasang pada tempatnya, dan batas ketinggian cor
     harus ditandai dengan jelas.                                     
   - Alat kerja berupa mesin pengaduk, sekop, takaran material, dan alat pengangkutan
     adukan beton harus dalam kondisi siap pakai dan telah disiapkan cadangannya.
   - Pengadukan dilakukan dengan mesin pengaduk, untuk mendapatkan beton yang
     homogen. Adukan diangkut ke tempat penuangan sebelum semen mulai berhidrasi dan
                                                                      
     selalu dijaga agar tidak ada bahan-bahan yang tumpah atau memisah dari campuran.
   - Pemadatan beton manual dengan ditusuk tidak boleh mencapai ketebalan 25 cm.
     Pemadatan dengan alat getar tidak boleh menyentuh begisting dan atau tulangan.
                                                                      
    3.4 Pembongkaran Bekisting dan Perawatan Beton                    
    - Untuk menentukan berapa lama bekisting dapat di bongkar tanpa menimbulkan
      crack atau lendut pada balok atau lantai beton tentunya harus melalui prosedur ijin
                                                                      
      bongkar dari konsultan serta hasil analisa statik terhadap umur beton.
    - Waktu yang tepat untuk melakukan bongkaran bekisting tentunya tergantung pada
      bagian struktur beton dan kelas beton yang digunakan serta metode bongkaran yang
      digunakan. Contohnya Bongkaran pada kolom beton bisa dilakukan 8-12 jam setelah
      pengecoran, kemudian pada Lantai dengan sistem balok, bekisting slab beton boleh
      lebih dulu di bongkar pada umur beton minimal 6-7 hari dengan syarat langsung di
      skoring atau di tumpu oleh pipa support pada jarak tertentu, sementara baloknya di
                                                                      
      bongkar pada umur 10 hari.                                      
    - Pada intinya semua itu perlu di lakukan analisa statik, dengan memasukan umur
      beton pada saat bongkaran akan dilakukan.                       
    - Sebelum memulai pekerjaan ini, harus disiapkan rencana kerja pembongkaran
      begisting dan perawatan.                                        
    - Pembongkaran harus bertahap, sehingga tidak menimbulkan beban kejut pada
      struktur, alat yang digunakan untuk membongkar begisting tidak boleh merusak
                                                                      
      permukaan beton.                                                
    - Beton harus dilindungi dari pengaruh panas ekstrim, hingga tidak tekjadi penguapan
      cepat, dengan cara membasahi dengan waktu tertentu.             
    - Beton harus dibasahi paling sedikit selama 1 hari setelah pengecoran
                                                                      
                     PEKERJAAN ARSITERTUR                             
    1. PEKERJAAN BATU BATA                                            
                                                                      
      Alat yang digunakan  : Cangkul, sendok spesi, waterpass, palu dan alat
                             lain yang di perlukan                    
      Tenaga Kerja         : Tukang batu, Pekerja                     
      Bahan                : Batu bata, pasir, semen, air (Sesuai dengan
                             spesifikasi)                             
                                                                      
                                                                      
                                                  18 | P a g e        
      Cara Pelaksanaan   :                                            
      - Mengidentifikasikan bagian-bagian mana yang akan dipasang, dimensi lebar,
        panjang dan lebar disesuaikan dengan ukuran yang ada pada gambar kerja.
                                                                      
      - Campuran spesi yang dipakai 1 : 4                             
      - Pengaduk spesi harus dilakukan dengan mesin pengaduk spesi/mixer.
      - Bata harus direndam/disiram agar jenuh air agar tidak menyerap air dari
        campuran.                                                     
      - Pemasangan batu bata dilakukan lapis demi lapis dengan menggunakan komposisi
        adukan yang ditentukan pada gambar kerja, diikuti dengan cor kolom praktis.
      - Balok dinding batu bata yang luasnya lebih besar dari 12 m2 ditambahkan kolom
        praktis atau balok latei.                                     
                                                                      
      - Kolom praktis di cor pada setiap ketinggian 1 m (untuk pasangan bata yang
        luasannya lebih dari 12 m2 harus ada pasangan kolom praktis/balok latei)
      - Setelah batu bata terpasang, nad/siar-siar harus dikerok sedalam 1 cm dan
        dibersihkan dengan sapu lidi dan kemudian disiram air.        
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                   Curing Air Pasangan Bata           
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                  19 | P a g e        
    2. PEKERJAAN PLESTER DAN ACIAN                                    
      Alat yang digunakan  : sendok spesi, mesin plester (kompresor)  
      Tenaga Kerja         : Tukang batu, Pekerja                     
                                                                      
      Bahan                : Pasir, semen, air (Sesuai dengan spesifikasi)
      Cara Pelaksanaan :                                              
      - Mengidentifikasikan bagian-bagian mana yang akan diplester, dimensi tebal
        panjang dan lebar disesuaikan dengan ukuran yang ada.         
      - Pembuatan campuran harus menggunakan mesin pengaduk (mesin molen) dan
        peralatan yang memadai menggunakan campuran 1 : 4. Membuat campuran
        plesteran tanpa mesin pengaduk dilaksanakan sesuai petunjuk direksi.
                                                                      
      - Pelaksanaan plesteran dilaksanakan setelah pemasangan batu bata berumur ±2
        minggu.                                                       
      - Sebelum memulai pekerjaan plester, pekerjaan pipa-pipa dan conduit mekanikal
        dan elektrikal harus sudah selesai.                           
      - Pemasangan pipa-pipa dan conduit harus cukup dalam dan kuat tertanam
        sehingga tidak menimbulkan retak pada plesteran yang ada.     
      - Permukaan dasar harus dibersihkan sampai benar-benar siap untuk dilakukan
        pekerjaan plesteran.                                          
                                                                      
      - Seluruh permukaan untuk plesteran harus cukup basah tetapi tidak sampai jenuh.
        Plesteran dilakukan apabila permukaan air terlihat sudah lenyap/kering kembali.
      - Untuk mencegah pengeringan yang bersifat sementara, penempelan campuran
        maksimum 2,5 jam setelah proses pencampuran.                  
      - Plesteran harus lurus, sama rata maupun tegak lurus.          
      - Membuat kepala plesteran untuk mendapatkan permukaan yang rata dan
        ketebalan yang sesuai dengan disyaratkan.                     
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                  20 | P a g e        
 3. PEKERJAAN WATERPROOFING                                           
      Waterproofing atau pelapis anti bocor merupakan bahan pelapis yang elastis dan
  digunakan pada suatu permukaan agar tahan air dan tidak bocor atau merembes.
  Waterproofing sangat tepat digunakan untuk rembesan pada dak beton, kebocoran pada
  papan fiber semen, seng galvanis, karpet talang serta keretakan pada nok, genteng dan
  dinding.                                                            
      Agar pengaplikasiannya lebih tepat dan sesuai dengan permukaan yang akan dilapis,
                                                                      
  perlu diketahui berbagai jenis waterproofing yang tersedia di pasaran saat ini, berdasarkan
  bahan dasar pembuatannya:                                           
   - Waterproofing berbasis cementitious (semen) cocok untuk area yang selalu terendam
     air seperti kolam renang dan kamar mandi, tapi tidak ready for use (aplikasi tidak
     praktis), tidak bisa dibuat berwarna, dan harus dicampur dan diaduk dulu baru
     diaplikasikan. Adukan harus dipakai habis karena akan mengeras. Contoh : Sikatop 105
     waterproofing mortar. Ada pula waterproofing yang harus dicampur dulu dengan
     semen.                                                           
                                                                      
   - Waterproofing berbasis elastomeric, (polimer) cocok untuk ruang luar karena lebih
     elastis (elongesitas tinggi), ready for use, UV resistance, bisa aneka warna, tapi kurang
     kuat untuk bagian bangunan yang terkena air terus menerus. Contoh Aquaproof, Sika
     Rain Tite, Masterproof.                                          
   - Pengaplikasian waterproofing seperti pada aplikasi cat yaitu dengan cara dioleskan
     minimal dua kali bolak balik pada lokasi yang mengalami kebocoran. Aplikasinya
     sebagai berikut:                                                 
                                                                      
   - Encerkan terlebih dahulu waterproofing dengan 10% air, lalu oleskan.
   - Setelah itu lakukan olesan kedua tanpa perlu diencerkan dengan air. Pengolesan kedua
                                                                      
                                                                      
                                                  21 | P a g e        
     dilakukan dengan arah berlawanan dengan tujuan agar terbentuk serat.
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                  22 | P a g e        
 4. PEKERJAAN PEMASANGAN KANSTIN                                      
   Pekerjaan persiapan                                                
    Pembuatan dan pengajuan gambar shop drawing pekerjaan pemasangan kanstin.
    Persiapan lahan kerja.                                           
                                                                      
    Persiapan material kerja : Pasir urug, Kanstin, semen untuk pengikat.
    Persiapan alat bantu kerja, antara lain: theodolith, meteran, waterpass, selang air, dll.
                                                                      
  Pelaksanaan pekerjaan                                               
    Melakukan pembersihan area yang akan dipasang Kanstin dan memastikan lokasi yang
     dipasang sudah memiliki permukaan tanah yang padat dan rata.     
    Membuat alas kanstin dengan pasir urug yang memiliki ketebalan 150 mm.
                                                                      
    Memasang kanstin secara berurutan yang dimulai dari satu sisi.   
    Agar pemasangan bias dilaksanakan secara baik dan cermat menggunakan alat bantu
     yaitu benang pembantu, dipasang setiap jarak 4 meter sampai 5 meter.
    Pada pemasangan kanstin diberikan jarak 1 – 2 cm untuk spasi antar kanstin.
    Kemudian melakukan pengecekan kelurusan perletakan kanstin dengan menggunakan
     waterpass.                                                       
 Finishing pemasangan kanstin dengan semen pengikat untuk menyelimuti kanstin sebagai
                                                                      
 perekat                                                              
                                                                      
 5. PEKERJAAN ASPAL JALAN DAN FINISHING BETON JALAN                   
 Pekerjaan Prime Coat                                                 
 Pekerjaan ini mencakup penyediaan dan penghamparan bahan aspal pada permukaan yang
 telah disiapkan sebelumnya untuk pemasangan lapisan beraspal berikutnya. Berikut tahapan-
 tahapan pekerjaan lapis resap pengikat (prime coat) :                
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                  23 | P a g e        
 Persiapan                                                            
 1. Cek ulang Permintaan (Request) Pekerjaan & data pendukungnya.     
                                                                      
 2. Cek ulang ketersediaan material, pastikan tidak ada perubahan     
 3. Cek dan amati ulang kesiapan alat, pastikan tidak ada perubahan dari kesiapan yang telah
  dilakukan.                                                          
                                                                      
 4. Cek ulang kesiapan tenaga kerja, jumlah dan kualifikasinya pastikan tidak ada perubahan
  dari kesiapan yang telah dilakukan.                                 
 5. Pastikan bangunan milik masyarakat dan umum dilindungi dari efek penyemprotan aspal.
 6. Pastikan ada penanggung jawab dari penyedia jasa untuk mengatasi kondisi khusus.
                                                                      
 7. Pastikan ada pengendalian Keselamatan dan Kecelakaan Kerja (K3).  
 8. Pastikan ada kesiapan pengendalian lalu-lintas.                   
 9. Pastikan ada kesiapan penanganan lingkungan.                      
                                                                      
 10. Komposisi Campuran Kerosine dan Aspal sesuai Spesifikasi (80 – 85 pph) 80 bagian
  Kerosine dan 100 bagian Aspal.                                      
                                                                      
                                                                      
 Penyiapan Formasi Pekerjaan                                          
 1. Cek kerusakan bagian yang akan menjadi dasar penghamparan telah diperbaiki (jika diatas
  bahu atau LPA-A)                                                    
 2. Pastikan permukaan bersih dan bebas dari material lepas           
                                                                      
 3. Permukaan harus memperlihatkan mozaik agregat kasar dan halus,    
 4. Pastikan areal pembersihan lebih 20 cm dari batas bidang yang akan disemprot.
                                                                      
                                                                      
 Penyemprotan                                                         
 1. Pastikan suhu memenuhi syarat untuk penyemprotan.                 
 2. Pastikan penyemprotan merata, jika menggunakan distributor bidang yang disemprot
  mendapat suplai dari tiga nosel.                                    
 3. Pastikan dan amati apakah aspal distributor berjalan konstan.     
                                                                      
 4. Bila dilaksanakan perlajur maka sisinya overlap selebar 20 cm, untuk mendapatkan aplikasi
  penyemprotan setara 3 nosel                                         
 5. Penyemprotan harus dihentikan jika ada ketidak sempurnaan, lakukan perbaikan pada alat
  penyemprot.                                                         
                                                                      
 6. Pastikan penyemprotan dimulai 5,0 m sebelum areal penyemprot an agar aplikasi konstan.
 7. Batasi pemakaian bahan pada tangki, tidak kurang dari 10% volume yang tersisa pada
  tangka                                                              
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                  24 | P a g e        
 Pengukuran                                                           
 1. Lakukan pengukuran sisa bahan yang disemprotkan, setiap kali telah melakukan
  penyemprotan, dengan tongkat celup.                                 
                                                                      
 2. Lakukan pengukuran dengan menggunakan 3 kertas resap diletak kan dengan jarak sama,
  pada areal penyemprotan sepanjang 200 m, pada lokasi dengan letak≥ 10 m dari awal, dan
  > 0,50 m dari tepi.                                                 
 3. Timbang berat terhampar pada kertas resap.                        
                                                                      
                                                                      
 Pemeriksaan                                                          
 1. Cek hasil penyemprotan apakah merata?                             
                                                                      
 2. Periksa tempat tempat yang mengidentifikasikan adanya genangan aspal berlebih.
 3. Amati bagian tepi, apakah ada bagian                              
 4. yang menunjukkan kekurangan penebaran.                            
                                                                      
                                                                      
 Cek kesesuaian                                                       
 1. Penyemprotan merata?                                              
 2. Jumlah berat terhampar permeter persegi sesuai?.                  
                                                                      
 3. Ada tempat-tempat yang mengindikasikan genangan aspal?            
 4. Jika ada indikasi terjadinya kekurangan maka lakukan langkah verifikasi .
 5. Jika semua sesuai lakukan langkah verifikasi .                    
                                                                      
                                                                      
 Perbaikan                                                            
 1. Lakukan penyemprotan tambahan pada bagian yang menunjukkan kurangnya aplikasi
  penebaran.                                                          
                                                                      
 2. Jika hasil penyemprotan menunjukkan kekurangan material yang disemprotkan, lakukan
  penyemprotan ulang dengan tambahan yang memadai.                    
 3. Jika ada indikasi kelebihan penebaran aspal, maka lakukan sand blotter setelah 4(empat) jam
  peresapan.                                                          
                                                                      
                                                                      
 Pemeliharaan                                                         
 Pastikan lokasi pekerjaan dijaga dari penggunaan oleh lalu lintas sebelum batas waktu
 pembukaan.                                                           
 Jika ada penggunaan untuk lalu-lintas maka, penebaran sand blotter harus dilakukan.
                                                                      
                                                                      
 Peralatan                                                            
      Aspla distributor                                              
      Aspal sparyer                                                  
      Compressor                                                     
                                                                      
      Alat bantu lainnya                                             
                                                                      
                                                  25 | P a g e        
 Kesehatan dan Keselamatan Kerja                                      
      Alat pelindung diri                                            
                                                                      
      Rambu Lalulintas                                               
 Tenaga kerja                                                         
      Pengawas lapangan                                              
                                                                      
      Pekerja Aspal                                                  
      Operator/Supir                                                 
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
 Vibro Roller                                                         
    Vibro roller atau yang juga dinamakan vibratory roller adalah alat berat yang digunakan
 untuk pekerjaan yang berkaitan dengan pemadatan tanah. Alat berat yang satu ini banyak
 digunakan untuk menggilas dan juga memadatkan hasil timbunan. Sesuai dengan namanya, alat
                                                                      
 ini dilengkapi dengan vibrator untuk menjalankan tugasnya tersebut. Ketika kamu
 menggunakan vibro roller, maka tanah yan dipadatkan mejnadi lebih sempurna dan juga
 permukaan tanah menjadi lebih dinamis.                               
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
 Cara Kerja Vibro Roller:                                             
  1) Pertama, kamu harus mengatur tuas gas di posisi minimum. Tujuannya agar nanti tarikan
                                                                      
    gas tidak sampai terlalu kencang ketika mesin mulai dijalankan.   
  2) Kamu harus membuka katup pada tangki bahan bakar agar nanti bahan bakar vibro roller
    bisa turun ke mesin.                                              
  3) Untuk menyalakan mesin, kamu harus memutar kunci pada posisi on. 
  4) Tarik tuas agar mesin bisa dihidupkan. Ketika mesin sudah hidup, maka kamu harus
    memanaskan mesin vibro roller terlebih dahulu kurang lebih 5 sampai 10 menit.
    Tujuannya untuk membuat jalannya oli menjadi lebih merata.        
                                                                      
                                                                      
                                                  26 | P a g e        
  5) Jika sudah dipanaskan dan mesin sudah siap, maka kamu sekarang bisa mengatur tuas gas
    sesuai dengan kebutuhanmu.                                        
  6) Gunakan batang kemudi yang ada pada mesin agar mesin vibro roller bisa diarahkan
                                                                      
    dengan mudah selama proses pemadatan tanah.                       
                                                                      
 6. PEKERJAAN LANTAI                                                  
  Pekerjaan ini terdiri atas:                                         
  Alat yang digunakan : cangkul, sendok spesi waterpass, palu, gerobak dorong, ember cor,
                 dan alat lain yang di perlukan                       
  Tenaga Kerja  : Tukang keramik, Pekerja                             
  Bahan         : Granite tile                                        
                                                                      
  Cara Pelaksanaan :                                                  
  - Mengidentifikasikan bagian-bagian mana yang akan di pasang, panjang dan lebar, dan
    ketebalan disesuaikan dengan ukuran yang ada pada gambar kerja.   
  - Pekerjaan pemasangan ini dilakukan dengan rapi sehingga didapatkan hasil pasangan yang
    rapi dan sesuai dengan gambar.                                    
  - Kepalaan keramik harus dibuat pada dua arah dengan bantuan alat ukur.
  - Pemotongan keramik harus menggunakan alat yang sesuai agar menghasilkan hasil
    potongan yang rata, tidak berigi.                                 
                                                                      
  - Keramik boleh digrouting. Warna grouting harus seragam, halus dan tanpa celah, bila
    perlu digunakan alat bantu untuk meratakan grouting. Tepi dinding diberi sealent atau
    dibiarkan saja tanpa grouting untuk ruang muai/susut.             
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
 - Pemasangan keramik lantai dan dinding sebaiknya pada tahap akhir untuk menghindari
  kerusakan akibat pekerjaan lain yang belum selesai.                 
 - Permukaan lantai/dinding yang akan dipasang keramik harus bersih, cukup kering & rata
                                                                      
 - Tentukan kepalaan dengan mempertimbangkan tata letak ruangan/ tangga/dinding yang
  ada. Pemasangan keramik lantai dan dinding dimulai dari kepalaan ini.
 - Sebelum dipasang, keramik lantai/dinding agar direndam dalam air dahulu
 - Setiap jalusi pemasangan sebaiknya ditarik benang dan rata air     
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                  27 | P a g e        
 - Adukan semen untuk pemasangan keramik/granite harus penuh, baik permukaan dasar
  maupun belakang keramik/granite tile lantai atau dinding yang terpasang. Perbandingan
                                                                      
  adukan dan ketebalan sesuai spesifikasi                             
 - Khusus untuk dinding luar, harap diberi tali air per jarak tertentu dengan
  mempertimbangkan designnya agar tidak menerima beban terlalu berat  
 - Bersihkan segera bekas kotoran dari permukaan keramik, dapat digunakan bahan
  pembersih yang ada dipasaran dengan kadar asam tidak lebih dari 5 %, setelah itu segera
  dibersihkan dengan air bersih                                       
 - Karena sifat alamiah dari produk keramik yang disebabkan proses pembakaran pada
                                                                      
  temperatur tinggi, dapat terjadi perbedaan warna dan ukuran, untuk itu periksa dan pastikan
  keramik yang akan dipasang mempunyai warna dan ukuran yang sama (sortir)
                                                                      
   Urutan Pekerjaan :                                                 
  Siapkan peralatan dan bahan-bahan yang akan digunakan.             
  Pahami gambar kerja, pola pemasangan dan lain-lain.                
  Sortir keramik agar menghasilkan keseragaman : ukuran/dimensi, presisi,
                                                                      
   warna.                                                             
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
  Keramik lebih dahulu direndam kira-kira 1 jam dalam bak air.       
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
  Keramik dianginkan dengan diletakkan pada dudukan setelah direndam.
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
 Tentukan garis dasar pasangan serta peil dari lantai, penentuan peil ini untuk seluruh
   kesatuan.                                                          
                                                                      
                                                                      
                                                  28 | P a g e        
  Pasang benang arah horizontal dan vertikal pada lantai sesuai elevasi pada shop drawing.
   Kedudukan benang harus datar dan siku, apabila dinding yang ada adalah dinding keramik,
                                                                      
   maka kedudukan nad lantai harus disesuaikan dengan yang ada pada dinding.
                                                                      
                                Benang Horisontal                     
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                      Benang Vertikal                 
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
 Pasang keramik sebagai pasangan kepalaan, sepanjang garis dasar yang telah terpasang.
                                                                      
                                    Benang Horizontal                 
                                                                      
              Kepalaan Vertikal                                       
                                                                      
                                           Benang                     
                                           Vertikal                   
                                                                      
               Kepalaan Horizontal                                    
                                                                      
                                                                      
 Cek kesikuan keramik dengan besi siku dan kerataan elevasi keramik dengan waterpass.
                                                                      
                                   Benang Horizontal                  
                                                                      
                         Waterpass                                    
              Kepalaan Vertikal                                       
                                                                      
                                            Benang                    
           Adukan / Spesi                                             
                                            Vertikal                  
              Kepalaan Horizontal                                     
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
 Isi bagian/daerah permukaan lantai yang lainnya dengan adukan/spesi.
 Setelah itu pasang keramik berikutnya sesuai posisinya sampai selesai, usahakan supaya
   tidak ada las-lasan.                                               
 Jika keramik sudah terpasang, ketuk permukaan keramik dengan palu karet untuk
   meratakan permukaan keramik supaya tidak rusak/cacat.              
  Setelah itu cek kerataan elevasi keramik dengan waterpass.         
                                                                      
  Bersihkan permukaan pas. keramik yang terpasang dengan kain/lap basah sampai bersih.
                                                                      
                                                  29 | P a g e        
                              Kain / Lap                              
                                                                      
                                        Keramik                       
                                                                      
                                                                      
 Setelah adukan rata, isi sela-sela nad dengan bahan cor nad dengan menggunakan sendok
   spesi (sekop). Pengisian nad dilakukan apabila kedudukan keramik telah kuat atau spesi
   telah kering.                                                      
 Kemudian rapikan nad tersebut dengan cape.                          
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                   Pasang                             
                                Nad                                   
 Diamkan dan tunggu sampai nad tersebut benar-benar kering.          
 Setelah kering, bersihkan permukaan pasangan keramik yang sudah dipasang nad dari sisa-
   sisa bahan cor nad dengan menggunakan kain basah sampai bersih.    
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                             Kain /                                   
                             Lap                                      
                                                                      
                             Pasangan                                 
                              Keramik                                 
  7. PEKERJAAN PINTU DAN JENDELA ALLUMUNIUM                           
                                                                      
        Pintu, Kusen dan Jendela merupakan komponen penting dalam sebuah
    bangunan. Pada proyek-proyek besar biasanya mempunyai jumlah pintu yang banyak,
    sehingga pelaksanan pekerjaan ini dilapangan memerlukan metode pelaksanaan yang
                                                                      
    tepat. Adapun metode pelaksanaan pekerjaan pintu, kusen dan jendela, adalah sebagai
    berikut :                                                         
    Persiapan                                                         
     - Pembuatan dan pengajuan gambar shop drawing pekerjaan pintu, kusen dan jendela
      aluminium.                                                      
     - Approval material yang akan digunakan.                         
     - Persiapan lahan kerja.                                         
                                                                      
     - Persiapan material kerja, antara lain : alumunium kusen, alumunium frame, hardware,
      sekrup, fisher, engsel, sealant, baut dynabolt, dll.            
                                                                      
                                                  30 | P a g e        
     - Persiapan alat bantu kerja, antara lain : cutting well/gerinda, bor,gergaji, waterpass,
      meteran, unting-unting, reevet, gun sealant, selang air, cutter, dll.
                                                                      
    Pengukuran                                                        
     - Lakukan pengecekan dan pengukuran dilapangan untuk opening yang akan dipasang
      kusen aluminium apakah sudah sesuai dengan gambar kerja atau belum.
    Fabrikasi kusen alumunium                                         
     - Kusen dan frame alumunium difabrikasi di lokasi proyek untuk memudahkan apabila
      ada perbaikan.                                                  
     - Alumunium dipotongdan di sambung/dirangkaimenggunakan sekrup galvanis.
                                                                      
     - Alumunium yang sudah di fabrikasi di proteksi dengan menggunakan protection tape
      (blue sheet) dan diberi tanda untuk memudahkan waktu pemasangan.
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
    Pemasangan kusen alumunium dan frame                              
                                                                      
  - Kusen alumunium yang telah difabrikasi dipasang setelah kondisi lapangan siap yaitu
    pekerjaan plesteran dan acian sudah selesai. Sistem pemasangan dengan di screw fisher
    menggunakan fisher S8.                                            
  - Sebelum kusen dimatikan ke dinding, harus dicek dahulu elevasi dan kesikuan kusen
    alumunium dengan alat bantu waterpass/unting-unting. Apabila tidak lurus maka
    diganjal dengan bahan dari hardboard, sehingga lebih kuat dan tahan lama.
  - Untuk mencegah kebocoran maka hubungan antara alumunium dengan dinding di isi
                                                                      
    silicone sealant.                                                 
  - Setelah kusen aluminium terpasang, dilanjutkan dengan pemasangan frame untuk
    pintu/jendela, kaca dan hardwere. Frame pintu/jendela dipasang pada kusen dengan
    menggunakan penggantung engsel yang disekrup ke kusen.            
  - Pemasangan hardware dikerjakan setelah kondisi lapangan benar-benar aman dan tidak
    ada lagi pekerjaan yang dapat merusak kusen dan alumunium dan daunnya.
                                                                      
                                                                      
                                                  31 | P a g e        
  - Proteksi plastik (blue sheet) pada bagian kusen alumunium dapat dilepas, apabila lokasi
    pekerjaan sudah benar-benar bersih dari kotoran dan tidak ada lagi pekerjaan yang dapat
                                                                      
    merusak aluminium tersebut.                                       
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
 8. PEKERJAAN PLAFOND                                                 
  Persiapan :                                                         
 - Pembuatan dan pengajuan gambar shop drawing pekerjaan plafond gypsum dan GRC.
 - Approval material yang akan digunakan.                             
 - Persiapan material kerja, antara lain : gypsum board GRC board, list gypsum, hollow 2/4
                                                                      
  dan 4/4, sekrup gypsum, textile tape, compound, air, dll.           
 - Persiapan alat bantu kerja, antara lain : theodolith, waterpass, meteran, schafolding, gerinda,
  gergaji besi, bor screw driver, kape, ampelas, cutter, selang dan air.
  Pengukuran :                                                        
 - Level/peil plafond diukur dahulu dengan menggunakan theodolith dan dibantu
  menggunakan selang air.                                             
 - Untuk mempermudah pemasangan, titik tetap pengukuran dipindahkan ke dinding atau
                                                                      
  kolom dengan ketinggian 1 m dari lantai.                            
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                  32 | P a g e        
      Pasang rangka hollow                                            
      - Setelah posisi peil plafond didapatkan, pekerjaan awal adalah pemasangan rangka
                                                                      
        hollow pada bagian tepi untuk memperoleh titik tetap plofond. 
      - Dilanjutkan pemasangan rangka hollow pembagi yang digantung ke plat
        betondengan menggunakan paku beton/penggantung. Perkuatan antara rangka
        hollow dengan menggunakan sekrup gypsum.                      
      - Penempatan jarak rangka hollow maksimum berjarak 60 cm.       
      - Setalah semua rangka hollow terpasang, lakukan perataan (leveling) dengan
        menggunakan tarikan benang, setelah itu penggantung bisa dimatikan.
                                                                      
                                                                      
      Pemasangan plafond gypsum dan GRC                               
      -  Setelah rangka hollow terpasang dengan benar, rata dan kuat serta instalasi ME
         sudah terpasang semua, maka lembaran gypsum dan GRC dapat mulai dipasang.
      -  Untuk gypsum dan GRC, pertemuan diatur secara menyilang.     
      -  Sebelum pemasangan sekrup pastikan bor sekrup disesuaikan benar, sehingga
                                                                      
         kepala sekrup hanya masuk sedikit kedalam permukaan lembaran gypsum dan
         GRC.                                                         
      -  Tekan ujung sekrup perlahan ke dalam permukaan lembaran gypsum dan GRC
         sebelum menjalankan mesin bor untuk memasukkan sekrup.       
      -  Sekrup berfungsi sebagai titik perkuatan dipasang pada jarak maksimal 30 cm.
      -  Setelah lembaran gypsum dan GRC terpasang semua, cek leveling permukaan
         plafond.                                                     
                                                                      
         Finishing plafond gypsum dan GRC                             
      -  Untuk gypsum dan GRC, sambungan antara pertemuan diberi textile tape dandi
         compound kemudian digosok dengan ampelas untuk mendapatkan permukaan
         yang rata/flat.                                              
      -  Tutup semua kepala sekrup dengan compoundlalu gosok dengan ampelas halus.
      -  Setelah plafond selesai terpasang, dilanjutkan dengan pemasangan list plafond
         gypsum. Untuk List plafond gypsum dipasang pada pertemuan antara dinding
                                                                      
         dan plafond dengan perkuatan menggunakan compound jenis casting + lem.
                                                                      
  9. PEKERJAAN PINTU GERBANG HOLLOW                                   
  Persiapan :                                                         
    - Pembuatan dan pengajuan gambar shop drawing pekerjaan pagar besi hollow.
    - Approval material yang akan digunakan.                          
    - Persiapan lahan kerja.                                          
                                                                      
    - Persiapan material kerja, antara lain : besi hollow 40x60 t=2mm, besi hollow 20x40
      t=2mm, engsel, slot, dan gembok.                                
    - Persiapan alat kerja, antara lain : meteran, bor listrik, mesin las dll.
  Pelaksanaan Pekerjaan :                                             
    - Melakukan pengukuran lebar dan tinggi pada lokasi yang dipasang besi hollow
      dengan meteran.                                                 
                                                                      
                                                                      
                                                  33 | P a g e        
    - Pastikan area kerja Anda bersih dan bebas dari penghalang atau sampah yang dapat
      mengganggu proses pembuatan.                                    
                                                                      
    - Ketika ukuran sudah didapatkan, memulai proses pemotongan besi hollow 40x60
      dan 20x40 tebal 2 mm menjadi beberapa bagian, sesuai dengan ukuran dan gambar
      kerja. Kemudian merangkai besi hollow yang sebelumnya sudah dipotong tadi,
      menjadi rangkaian pagar besi hollow sesuai dengan gambar rencana.
    - Setelah potongan-potongan besi hollow tersusun rapi, besi hollow di las
      menggunakan alat las. Sehingga terbentuk pagar besi hollow sesuai dengan gambar
      rencana.                                                        
                                                                      
    - Sebelum pemasangan besi hollow terlebih dahulu melakukan pengeboran pada
      tembok sampai menembus besi kolom, selanjutnya melakukan penyambungan besi
      hollow dengan besi kolom dengan dilas untuk menyatukan pagar besi hollow
      sehingga pagar kaku dan kuat.                                   
    - Perapihan hasil pekerjaan dari sisa material pintu besi.        
                                                                      
  10. PEKERJAAN REALLING                                              
                                                                      
      Ruang Lingkup pekerjaan ini :                                   
      - Pemasangan Railing stainless steel                            
      Alat yang digunakan : Mesin potong, gerinda, Mesin Las, Argon, Amplas dan alat
                   lain yang di perlukan                              
      Tenaga Kerja : Tukang Batu, tukang besi konstruksi, Pekerja,    
      Bahan        : Pipa stainles steel, Ring, Hollow                
                                                                      
      Cara Pelaksanaan :                                              
                                                                      
    - Setting out dan memastikan gambar yang direncanakan             
    - Pengukuran railing tangga setelah pasangan lantai tangga selesai untuk mendapatkan
      ukuran yang akurat, dari ukuran batang utama, pengisi dan tiang penyangga/dudukan
    - Fabrikasi railing sesuai spesifikasi teknis                     
    - Pemasangan dengan mendahulukan penyangga utama diikuti dengan bahan railing
      pengisi                                                         
                                                                      
                                                                      
 11. PEKERJAAN PEMASANGAN BATU ANDESIT                                
                                                                      
 Persiapan :                                                          
    -  Pembuatan dan pengajuan gambar shop drawing pekerjaan pasang kerikil
       andesit/batu templek.                                          
    -  Approval material yang akan digunakan.                         
    -  Persiapan lahan kerja.                                         
    -  Persiapan material kerja, antara lain : kerikil andesit, kerikil templek, semen PC,
                                                                      
       pasir dan air.                                                 
    -  Persiapan alat bantu kerja, antara lain : meteran, waterpass, gerinda listrik, benang,
       selang air, dll.                                               
                                                                      
                                                                      
                                                  34 | P a g e        
 Cara Pelaksanaan :                                                   
    -  Permukaan dinding dibersihakan dari kotoran/debu dan disiram terlebih dahulu
                                                                      
       sebelum ditebar adukan pasangan kerikil andesit/batu templek.  
    -  Pasang benang untuk pertolongan menerima pasangan permukaan dinding kerikil
       andesit/batu templek yang rata dan garis siar/nat yang lurus.  
    -  Buat adukan untuk melekatkan kerikil andesit.                  
    -  Rendam kerikil andesit/templek terlebih dahulu dalam air.      
    -  Buat kepalaan pemasangan kerikil andesit yang nantinya dijadikan pola untuk
                                                                      
       pemasangan berikutnya.                                         
    -  Kemudian lekatkan kerikil andesit selanjutnya pada permukaan dinding dengan pola
       pasangan kepalaan kerikil andesit yang telah dibuat.           
    -  Tekan dengan tangan atau pukul dengan palu karet menerima permukaan pasangan
       kerikil andesit yang rata.                                     
    -  Batu andesit dipasang pada dinding hingga dengan ketinggian yang direncanakan,
    -  Cek dengan waterpass untuk kerataan pemasangan kerikil andesit.
                                                                      
    -  Setelah pemasangan kerikil andesit/templek selesai, biarkan beberapa dikala untuk
       mengeluarkan udara yang ada dalam adukan pasangan kerikil andesit/templek.
       Setelah itu gres dilanjutkan dengan pekerjaan perapihan/finish garis siar/nat.
    -  Pekerjaan terakhir yaitu pembersihan permukaan pasangan kerikil andesit dari sisa
       adukan semen.                                                  
                                                                      
                                                                      
  12. PEKERJAAN TULISAN TEMBAGA                                       
    Lingkup pekerjaan                                                 
    Pekerjaan ini meliputi pengadaan, pengiriman material ke site dan pemasangan, seluruh
    pekerjaan pemasangan seperti tercantum dalam gambar kerja meliputi:
          - Pekerjaan Pengadaan Tulisan Tembaga                       
          - Pekerjaan Pemasangan                                      
    Persyaratan bahan                                                 
    Bahan tulisan terbuat dari Tembaga t. 50 cm                       
                                                                      
    Spesifikasi bahan:                                                
    Dimensi  : Ukuran 1 buah tulisan mempunyai tinggi sekitar 35 s/d 80 cm
                                                                      
  13. PEKERJAAN COATING TERAKOTA                                      
                                                                      
        Coating atau pernis Terakota adalah jenis larutan Acrylic Resin yang dibuat
    dengan formulasi khusus untuk di aplikasikan pada permukaan terakota. Penggunaan
    coating pada terakota dapat membuat terakota lebih tahan terhadap cuaca, karena cara
    coating terakota adalah meresap dan melapisi dinding pori-pori terakota, sehingga air
                                                                      
    (hujan) tidak dapat lagi masuk ke pori-pori.                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                  35 | P a g e        
 Cara Menggunakan Coating Pernis terakota:                            
                                                                      
   1. Bersihkan batu dari sisa semen, debu, minyak, cat atau kotoran lainnya supaya coating
                                                                      
     dapat meresap dan menempel sempurna pada permukaan terakota.     
   2. Pastikan cuaca panas atau tidak hujan dan batu kering dari air sisa pembersihan tadi
     dan harus benar-benar kering.                                    
   3. Lapis kan/cat kan coating terakota pada batu memakai kuas atau bisa juga di semprot
     pakai kompresor untuk hasil yang lebih sempurna.                 
   4. Setelah lapisan pertama telah mengering (15-20 menit) dapat dilakukan pelapisan
     berikutnya bila di inginkan, tetapi satu lapis juga sudah bagus, penggunaan lapisan ke 2
     bila menginginkan hasil yang lebih maksimal. pastikan seluruh batu dilapisi dengan
     merata supaya tidak terlihat belang hasilnya.                    
                                                                      
                                                                      
  daya sebar 1 kaleng/1 liter coating bisa melapisi 5-8 m2 tergantung jenis batu dan porositas
  batu, biasanya untuk batu candi penggunaan lebih boros karena jenis batu tersebut
  mempunyai pori-pori yang banyak dan lebar.                          
                                                                      
                                                                      
  14. PEKERJAAN PAS. BATU TEMPEL                                      
                                                                      
  Pemeriksaan                                                         
                                                                      
  a. Periksa kondisi pemasangan dan proses dengan pekerjaan-pekerjaan terkait.
  b. Perhitungkan bahwa item-item pekerjaan lain yang terkait dapat diukur dan ditempatkan
   dengan baik.                                                       
                                                                      
                                                                      
  Persiapan                                                           
  a. Bersihkan batu alam sebelum pemasangan. Jangan gunakan sikat kawat atau implemen
   yang dapat merusak permukaan yang diexpose.                        
  b. Bersihkan permukaan yang akan dipasang batu alam Pastikan permukaan tersebut sudah
   kuat, kering, bersih, dan bebas dari minyak atau bekas lemak, adukan, tanah atau kotoran-
                                                                      
   kotoran asing.                                                     
  c. Siapkan permukaan sesuai dengan instruksi pabrik yang memasang bahan atau additive
   yang telah dipakai.                                                
  d. Bersihkan permukaan beton dengan grinda apabila diperlukan agar betul-betul dapat
   menghilangkan kompon atau material lain yang mengganggu perekat (bond) dalam setting
   material.                                                          
  e. Pada lokasi dimana terdapat pola batu alam, pola-pola tersebut harus diberi tanda untuk
   mempersiapkan sebelum pemasangan.                                  
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                  36 | P a g e        
  Pemasangan                                                          
                                                                      
  a. Umum                                                             
   1. Toleransi :                                                     
     - Variasi Kerataan dan level : tidak melebihi 3 mm dalam 3000 mm 
     - Joint size              : ± 25 %                               
     - Step in face            : 1,5 mm maximum                       
                                                                      
     - Jog in aligment at edge : 1,5 mm maximum                       
     - Toleransi tidak bertambah dalam jumlah                         
   2. Material batu alam yang akan dipasang harus digelar terlebih dahulu dilantai untuk
                                                                      
      mendapatkan persetujuan keseragaman corak / pola uratnya serta sortir quality tile
      oleh MK dan Pemberi Tugas.                                      
   3. Bersihkan batu alam / batuan dengan membasahi dengan air bersih sebelum diset
      dalam pe kerjaan; khusus untuk pemasangan basah.                
                                                                      
   4. Pasanglah tile dengan rata, level, lurus dan benar dengan hubungan keseluruhan.
      Kelurusan permukaan tile harus pada sisi luarnya.               
                                                                      
   5. Jangan memasang tile yang rompat, retak.. atau pudar atau tidak baik, hal ini akan
      ditolak.                                                        
   6. Sediakan dan set anchor, dowel, ties dan hal-hal lain yang dibutuhkan untuk
      memperkokoh pasangan. Setel angkur pada posisi yang baik dan tidak kurang dari
      jarak yang diijinkan. Pasang tile untuk memungkinkan pergerakan bergeser. Menciut
                                                                      
      / memuai, dan ekspansi termal dan kontraksi.                    
   7. Jangan menggunakan aluminium, plastik atau penumpu dari kayu.   
                                                                      
   8. Berikan hubungan yang rata, dalam toleransi yang diijinkan / spesifikasi, pada
      permukaan antara pasangan yang berdekatan untuk menghasilkan hubungan baik dan
      maksimal.                                                       
                                                                      
   9. Potong dengan tepat dan akurat, lubangi dan sesuaikan batu alam untuk hardware,
      outlet, fixture, fitting dan pekerjaan-pekerjaan lain yang menempel pada batu alam.
   10. Dalam memotong dan mengepas, dengan hati-hati potong sisi-sisi dan digrinda untuk
      ketepatan, pemotongan sedemikian rupa sehingga tidak mengurangi kekuatan atau
      penampilan batu alam.                                           
                                                                      
   11. Pastikasn bahwa outlet sudah ditempatkan pada tengah-tengah pasangan batu alam
      kecuali di tujukkan lain pada gambar. Bila outlet / lubang tidak ditujukkan pada
      gambar, harus dibuatkan oleh kontraktor instruksi secara detail sesuai lokasi yang
      ditunjukkan oleh arsitek.                                       
                                                                      
   12. Untuk pemasangan batu alam pada dinding dengan sistem bawah (adukan) harus
      diperkuat dengan anchor, Posisi anchor harus tepat pada balok atau kolom praktis
      sehingga kuat.                                                  
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                  37 | P a g e        
   13. Untuk batu alam yang digunakan untuk eksterior bangunan, harus dilapisi coating
      anti debu dan air di semua sisinya.                             
                                                                      
                                                                      
  b. Sistem Basah                                                     
   - Tuangkan adukan yang tebal pada beton.                           
   - Periksa dengan menusuk-nusuk dan padatkan adukan untuk menghasilkan density yang
    sama.                                                             
                                                                      
  15. PEKERJAAN TACK COAT PERMUKAAN JALAN                             
        Lapis Perekat (Tack Coat), di hampar diatas permukaan berbahan pengikat seperti
                                                                      
    lapisan Penetrasi Macadam, Laston, Lataston, dll). Berikut tahapan-tahapan pekerjaan
    Lapis Perekat (Tack Coat):                                        
                                                                      
    Persiapan                                                         
     1. Pastikan untuk pelaksanaan Tack Coat (Lapis Perekat), pengaspalan telah disetujui
        (lapis perkerasan).                                           
     2. Cek ulang Permintaan (Request) Pekerjaan & data pendukungnya. 
     3. Cek ulang ketersediaan material, pastikan tidak ada perubahan 
                                                                      
     4. Cek dan amati ulang kesiapan alat, pastikan tidak ada perubahan dari kesiapan
        yang telah dilakukan.                                         
     5. Cek ulang kesiapan tenaga kerja, jumlah dan kualifikasinya pastikan tidak ada
        perubahan dari kesiapan yang telah dilakukan.                 
     6. Pastikan bangunan milik masyarakat dan umum dilindungi dari efek
        penyemprotan aspal.                                           
     7. Pastikan ada penanggung jawab dari penyedia jasa untuk mengatasi kondisi
        khusus.                                                       
                                                                      
     8. Pastikan ada pengendalian Keselamatan dan Kecelakaan Kerja (K3).
     9. Pastikan ada kesiapan pengendalian lalu-lintas.               
     10. Pastikan ada kesiapan penanganan lingkungan.                 
                                                                      
     Penyiapan Formasi Pekerjaan                                      
     1. Cek kerusakan bagian yang akan menjadi dasar penghamparan telah diperbaiki.
     2. Pastikan permukaan bersih dan bebas dari material lepas.      
                                                                      
     Penyemprotan                                                     
     1. Pastikan suhu memenuhi syarat untuk penyemprotan              
                                                                      
     2. Pastikan penyemprotan merata, jika menggunakan Sprayer diperlukan tenaga
        operator yang terampil.                                       
     3. Pastikan dan amati apakah penyemprotan merata dengan melakukan uji coba
        kemampuan tenaga operator.                                    
     4. Penyemprotan harus dihetikan jika ada ketidak sempurnaan, lakukan perbaikan
        pada alat peyemprot.                                          
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                  38 | P a g e        
     5. Pastikan penyemprotan dimulai 5,0 m sebelum areal penyemprot an agar aplikasi
        konstan.                                                      
     6. Batasi pemakaian bahan pada tangki, tidak kurang dari 10% volume yang tersisa
                                                                      
        pada tangka                                                   
                                                                      
     Pengukuran                                                       
     1. Lakukan pengukuran sisa bahan yang disemprotkan, setiap kali telah melakukan
        penyemprotan, dengan tongkat celup.                           
     2. Lakukan pengukuran dengan menggunakan 3 kertas resap diletak kan dengan
        jarak sama, pada areal penyemprotan sepanjang 200 m, pada lokasi dengan letak≥
        10 m dari awal, dan > 0,50 m dari tepi.                       
     3. Timbang berat terhampar pada kertas resap.                    
                                                                      
                                                                      
     Pemeriksaan                                                      
     1. Cek hasil penyemprotan apakah merata?                         
     2. Periksa tempat tempat yang mengidentifikasikan adanya genangan aspal berlebih.
     3. Amati bagian tepi, apakah ada bagian yang menunjukkan kekurangan penebaran.
                                                                      
     Cek kesesuaian                                                   
     1. Penyemprotan merata?                                          
     2. Jumlah berat terhampar permeter persegi sesuai?.              
     3. Ada tempat-tempat yang mengindikasikan genangan aspal?        
                                                                      
     4. Jika ada indikasi terjadinya kekurangan maka lakukan langkah verifikasi.
                                                                      
                                                                      
     Perbaikan                                                        
     1. Lakukan penyemprotan tambahan pada bagian yang menunjukkan kurangnya
        aplikasi penebaran.                                           
     2. Jika hasil penyemrotan menunjukkan kekurangan material yang disemprotkan,
        lakukan penyemprotan ulang dengan tambahan yang memadai.      
                                                                      
                                                                      
     Peralatan                                                        
       Aspla distributor                                             
       Aspal sparyer                                                 
       Compressor                                                    
       Alat bantu lainnya                                            
                                                                      
     Kesehatan dan Keselamatan Kerja                                  
       Alat pelindung diri                                           
       Rambu Lalulintas                                              
                                                                      
     Tenaga kerja                                                     
                                                                      
       Pengawas lapangan                                             
       Pekerja Aspal                                                 
                                                                      
                                                  39 | P a g e        
       Operator/Supir                                                
                                                                      
  16. PEKERJAAN PENGEROKAN CAT EKSISTING DAN PENGECATAN               
                                                                      
                                                                      
   Pembersihan Cat Eksisting                                         
    Pembersihan cat eksisting untuk area dinding dilakukan sebelum melakukan pekerjaan
    pengecatan dengan membersihkan kotoran dan mengeruk permukaan dinding eksisting
    yang tidak rata. Sedangkan untuk pembersihan cat permukaan kusen dilakukan dengan
    membersihkan debu dan meratakan permukaan yang tidak rata.        
                                                                      
    Pada saat pembersihan cat eksisting, dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak
                                                                      
    instalasi listrik, Wallpaper ataupun benda-benda yang ada. Diharapkan untuk kontraktor
    menyiapkan plastik/Terpal untuk menutupi barang sekitar dari debu bekas pembersihan
    cat eksisting. Jika ada wallpaper yang rusak karena proses pengerokan maka pihak
    kontraktor akan menanggung biaya gantinya. Setelah pembersihan selesai, pihak
    kontraktor harus memastikan tidak ada benda bekas pembongkaran dan kotoran yang
    tersisa disekitar lingkungan bangunan.                            
                                                                      
   Pengecatan                                                        
                                                                      
        Yang harus di lakukan untuk memulai proses pengecetan adalah menyiapkan
    permukaan yang akan dicat. Pastikan permukaan dinding bersih dan kering untuk
    mencegah terjadinya pengelupasan. Kerjakan pengecatan pada siang hari. Mulai dari
    dekat jendela. menuju ke ruang dalam. Bila mengecat seluruh ruangan, kerjakanlah mulai
    dari langit – langit yang diteruskan ke dinding dekat kusen jendela, pintu-pintu, dan
    kemudian ke bagian bawah. Lakukanlah pembuangan sisa saat melakukan pengecatan
    karena kita harus bertanggung jawab terhadap lingkungan dengan menghindarkan
    membuang limbah/sisa cat ke dalam saluran pembuangan. Terakhir adalah membiarkan
                                                                      
    sisa cat mengering di wadahnya sebelum dibuang ketempat sampah. Pekerjaan
    pengecatan kayu dilaksanakan untuk pengecatan kusen (baik kama/kusen baru), lisplank
    papan dan pengecatan pintu baru. Proteksi area kerja dengan plastic/terpal terutama
    pada bagian lantai dan pintu/jendela untuk menghindari tumpahan cat.
       Pengecatan Tembok bagian dalam                                
         Sebelum dilakukan proses pengecatan seluruh bagian tembok (bidang yang
          akan dicat) digosok menggunakan kertas amplas dan dibersihkan dari segala
                                                                      
          kotoran yang menempel pada bidang yang akan dicat.Kemudian dilanjutkan
          dengan pengecatan dengan cat dasar.                         
         Proteksi area kerja dengan plastic/terpal terutama pada bagian lantai dan
          pintu/jendela untuk menghindari tumpahan cat.               
         Setelah proses diatas dilanjutkan pengecat tembok dengan cat dengan
          menggunakan kuas roll.                                      
                                                                      
         Dilanjutkan dengan pekerjaan pengamplasan, setelah diamplas rata baru
          dilaksanakan pengecatan penutup.                            
                                                                      
                                                                      
                                                  40 | P a g e        
       Pek. Pengecatan dinding luar                                  
         Pekerjaan mengerok/mengupas cat lama dilaksanakan dengan tenaga manusia
                                                                      
          dengan menggunakan peralatan sikat baja atau peralatan mekanis berupa
          gerenda dengan kawat baja.                                  
         Setelah permukaan dinding/plat atap disikat/dikerok kemudian dibersihkan
          dengan sapu ijuk dilap dengan kain majun/perca.             
         Proteksi area kerja dengan plastic/terpal terutama pada bagian lantai dan
          pintu/jendela untuk menghindari tumpahan cat.               
         Kemudian dilanjutkan pengecatan dengan cat dasar, pada hari berikutnya
                                                                      
          dilanjutakan pekerjaan cat penutup dengan menggunakan jenis cat
          Weathershield.                                              
 Pelakanaan dilakukan setelah seluruh proses pekerjaan acian telah selesai dan sudah kering
 dengan menggunakan kuas roll dan untuk posisi`sudut kita gunakan kuas biasa.
                                                                      
                                                                      
                   PEKERJAAN ELEKTRIKAL                               
                                                                      
                                                                      
                                                                      
  7) PEKERJAAN ELEKTRIKAL                                             
     dapat digambarkan seperti Bagan Alir berikut :                   
                        FLOW CHART                                    
                    PEKERJAAN ELEKTRIKAL                              
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                  41 | P a g e        
    Persiapan                                                         
    - Pembuatan dan pengajuan gambar shop drawing pekerjaan elektrikal arus kuat dan
      arus lemah.                                                     
                                                                      
    - Approval material yang akan digunakan.                          
    - Persiapan lahan kerja.                                          
    - Sebelum pekerjaan dilaksanakan, terlebih dahulu material kerja dan alat bantu kerja
      disiapkan.                                                      
                                                                      
    Pemasangan sparing kabel                                          
    - Sparing dipasang dulu apabila ada pengecoran beton lantai, untuk menghindari
      bobokan beton pada saat penyambungan kabel antar lantai.        
                                                                      
                                                                      
    Pemasangan instalasi kabel                                        
    - Kabel vertical ditanam pada dinding dengan perlindungan pipa conduit, dimana pipa
      tersebut harus ditanam dulu pada dinding bata sebelum dinding diplester. Supaya
      tidak mudah bergerak pada saat dinding diplester, maka pipa yang ditanam diberi
      klem dengan jarak sekitar 1 m.                                  
    - Kabel horizontal dipasang pada plat lantai beton dengan menggunakan pipa
      pelindung conduit yang diberi perkuatan klem dengan jarak sekitar 1 m, hal ini
                                                                      
      dimaksudkan untuk memudahkan maintenance. Pemasangan kabel horizontal harus
      sejajar, tidak boleh saling melintas.                           
                                                                      
       Pada pekerjaan Penerangan dan Stop Kontak dalam pekerjaan Instalasi Listrik untuk
      Bangunan Gedung ini terdapat beberapa item-item pokok pekerjaan, alat dan bahan
      seperti dapat dilihat pada ilustrasi berikut.                   
                  Metoda Pemasangan Instalasi Listrik 1               
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
    Urutan Pelaksanaan Instalasi Indoor :                             
    1. Masukkan Kawat pancingan ke dalam pipa Konduit sesuai groupnya.
    2. Tarik Kabel dengan bantuan kawat pancingan tersebut.           
    3. Tandai kabel sesuai group dengan lakban & Spidol.              
    4. Sambungkan kabel hanya boleh pada Tee Dos dan dengan Las Dop.  
                                                                      
                                                                      
                                                  42 | P a g e        
    5. Merger Kabel yang telah dipasang.                              
                                                                      
    Urutan Pelaksanaan Instalasi outdoor :                            
                                                                      
    1. Marking Jalur Instalasi.                                       
    2. Tandai Lokasi tiang lampu.                                     
    3. Gali jalur yang telah di marking.                              
    4. Gelar Kabel NYFBGY sesuai ukuran pada Shop Drawing sesuai groupnya.
    5. Timbun dengan Pasir.                                           
    6. Urug Galian dengan tanah kembali                               
                                                                      
  b. PEMASANGAN ARMATUR/LAMPU                                         
                                                                      
    1. Pastikan instalasi listrik sudah terpasang dengan baik.        
    2. Marking lokasi penempatan armature pada celling sesuai dengan shopdrawing dan
      jenis lampu yang digunakan                                      
    3. Memotong celling yang telah demarking                          
    4. Bor lokasi tempat gantungan armature                           
    5. Pasang gantungan armatur                                       
    6. Sambungkan instalasi yang telah tersedia dengan armature       
    7. Pasang armature pada lokasi yang telah disiapkan pada celling dengan cara
                                                                      
      menggantungkan pada kawat gantungan                             
    8. Rapikan posisi armature dan kondisi celling                    
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
             1                                                        
                               2                     3                
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                  5                6                  
             4                                                        
                                                                      
                                                                      
                                                                      
  c. Pemasangan Saklar Dan Stop Kotak                                 
                                                                      
  1. Marking jalur instalasi saklar dan stop kontak dengan level ketinggian dari lantai 150 cm
    untuk saklar dan 30 cm untuk stop kontak.                         
  2. Cutter jalur marking yang yang telah dibuat dengan menggunakan mesin cutter.
  3. Bobok jalur instalasi saklar dan stop kontak                     
  4. Pasang konduit dan inbow-dos                                     
  5. Tutup tembok jalur instalasi dengan plester kembali, serta bersihkan lokasi kerja.
  6. Pasang kawat pancing                                             
  7. Tarik kabel instalasi dengan kawat pancing.                      
                                                                      
                                                                      
                                                  43 | P a g e        
  8. Potong kabel instalasi sesuai dengan kebutuhan                   
  9. Sambungkan instalasi kabel pada tee-dos, kemudian tutup sambungan dengan lasdop,
    lalu tutup tee-dos.                                               
                                                                      
  10. Lakukan test konektifitas sambungan dan tahanan isolasi kabel instalasi yang telah
    terpasang.                                                        
  11. Setelah hasil tes dinyatakan baik,pasangkan saklar dan stop kontak pada lokasi yang telah
    disediakan saat proses finishing telah selesai.                   
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
  b. Pemasangan panel                                                 
                                                                      
   - Panel listrik dipasang pada dinding yang sudah ditentukan, rata dan tidak miring.
   - Semua kabel yang masuk ke dalam panel listrik diberi tanda sesuai dengan kegunaannya
    dan dilengkapi dengan ring karet supaya lubang panel bagian atas dapat terlindung dari
    debu/kotoran. Khusus untuk kabel dengan Ø 16 mm2 harus diberi sepatu kabel dalam
    panel.                                                            
   - Pada sisi pintu panel bagian dalam harus dibuat diagram instalasinya termasuk daya
    cadangan yang sudah direncanakan, hal ini perlu untuk memudahkan bila ada perbaikan
    instalasi.                                                        
                                                                      
                                                                      
   Metode pemasangan panel                                            
   Material :                                                         
    - Panel                                                           
    - Dynabolt                                                        
    - Bahan pondasi                                                   
                                                                      
   Peralatan :                                                        
    - Bor tangan                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                  44 | P a g e        
    - Kunci Pas. Obeng dll                                            
    - Waterpass                                                       
                                                                      
                                                                      
    Urutan pelaksanaan pemasangan                                     
    Panel Free Standing :                                             
    1. Pastikan pondasi panel telah di buat benar                     
    2. Marking lokasi penempatan panel                                
    3. Bor lubang Dynabolt                                            
    4. Letakan panel di atas pondasi                                  
    5. Kencangkan baut dynabolt                                       
                                                                      
                                                                      
    Panel Semi Inbow :                                                
    1. Marking lokasi panel dengan ketinggian rata atas 180 cm        
    2. Bobok dinding bata                                             
    3. Pasang dynabolt                                                
    4. Pasang panel jika dinding sekeliling telah diplester/finish    
                                                                      
    Panel PUMT/PUTR                                                   
    1. Pastikan pondasi panel telah dibuat benar                      
                                                                      
    2. Marking lokasi penempatan panel                                
    3. Bor lubang dynabolt sebagai penguat panel                      
    4. Tempatkan panel pada posisi yang telah ditentukan              
    5. Pasang dan kencangkan baut dynabolt                            
    6. Pasang semua aksesoris panel yang dibutuhkan                   
    7. Pastikan kabel Tray telah terpasangan dengan baik sesuai dengan kebutuhan yang
      tertera dalam shop drawing                                      
    8. Hubungkan kabel instalasi dengan panel                         
                                                                      
                                                                      
    Panel SDP :                                                       
    1. Pastikan kabel tray dan kabel instalasi telah terpasang dengan baik
    2. Marking penempata panel yang diperlukan, sesuai dengan shop drawing
    3. Pasang dudukan pemasangan panel                                
    4. Pasang panel pada tempat yang telah disediakan                 
    5. Cek kelurusan panel terhadap dinding pemasangan panel dengan menggunakan
      waterpass.                                                      
                                                                      
                                                                      
    STANDAR DETAIL PEMASANGAN PANEL                                   
                                                                      
    Pemasangan fitting dan armature                                   
     - Fitting dan armature dipasang setelah kabel ditest ketahanannya, agar tidak terjadi
      bongkar/pasang armature.                                        
     - Pemasangan saklar dan stop kontak                              
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                  45 | P a g e        
     - Marking jalur conduit pada dinding dan bobok dinding bata, jangan lupa gunakan
      cutter.                                                         
                                                                      
     - Pasang conduit dan inbow dos.                                  
     - Tunggu sampai plester dinding akhir.                           
     - Sambungan saklar, stop kontak dengan aslinya.                  
     - Pasang saklar dan stop kontak, gunakan waterpass agar rata.    
     - Testing                                                        
                                                                      
                                                                      
                     PEKERJAAN TAMAN                                  
                                                                      
                                                                      
 Lingkup Pekerjaan                                                    
 Pemborong harus memperhatikan dan melaksanakan pekerjaan persiapan untuk penanaman
 rumput dan tanaman, yaitu mengenai : ketinggian tanah, kemiringan tanah, pengolahan tanah,
 perataan tanah, pemberian/penambahan tanah subur (top soil) dan pupuk kandang Pekerjaan
 ini meliputi penyediaan dan penanaman seluruh tanaman dan rumput dengan baik serta
 perawatannya selama 3 bulan (masa garansi) Penanaman harus sesuai dengan persyaratan dan
 standar letak penanaman seperti yang tertera.                        
                                                                      
                                                                      
 Metode Pelaksanaan                                                   
 Penanaman harus benar-benar sesuai dengan pola desain/gambar detail baik untuk ukuran
 lubang maupun jarak tanamnya. Pembungkus perakaran tanaman harus dibuang sebelum
 penanaman. Tanamkan pohon dua minggu setelah penggalian lubang. Untuk tanaman semak
 dan penutup tanah, sekam padi yang terdapat pada perakaran/polybag, dikurangi/dibuang
 sebanyak 30 % sebelum tanaman ditanam. Pada saat penanaman diberikan Furadan 3 G
 dengan dosis kira-kira 5 gr/tanaman. Lubang tanaman yang sudah ditanam diurug dengan
 tanah dan pupuk yang sudah dicampur dengan perbandingan sebagai berikut tanah lokal :
                                                                      
 tanah top soil : pupuk kandang = 1 : 1 : 1. Masukan tanah secukupnya dan tidak dipadatkan
 agar urugan bebas dari kantong udara dan air dapat mengalir ke dalam tanah. Perakaran harus
 tertanam penuh sebatas leher akar yang tertimbun dalam tanah gembur yang telah dicampur
 pupuk. Pada tahap pekerjaan penanaman tanaman dilaksanakan, penyiraman harus selalu
 dilakukan 2 kali setiap hari, bila terik matahari dan dapat dikurangi pada saat hujan. Konsultan
 Pengawas berhak untuk memeriksa dan menolak pekerjaan pemborong termasuk penggantian
 dan perbaikan bila dalam pelaksanaan pekerjaan terjadi penyimpangan-penyimpangan dari
 persyaratan yang diminta. Setelah penanaman pohon selesai maka dilakukan pemberian
                                                                      
 penopang (steiger) dengan tujuan agar pohon tidak miring/tumbang ketika ditiup angin.
 Steiger ditanam sedalam 0,50 m dan yang muncul dipermukaan tanah1,5m. Pemasangan steger
 tersebut tegak mengapit batang dan diikat dengan tali.               
                                                                      
 LINGKUP PEKERJAAN SIPIL, ARSITEKTUR Demikian metode pelaksanaan ini dibuat
 sebagai gambaran/ilustrasi pelaksanaan dilapangan, adapun inovasi yang dapat dilakukan akan
 selalu ada pada saat pelaksanaan sebagai akibat improfisasi pelaksanaan. Percepatan pekerjaan
 akan selalu diutamakan untuk memperoleh target progres, karena analisa sangat dimungkinkan
                                                                      
                                                                      
                                                  46 | P a g e        
 untuk melakukan percepatan-percepatan pada tiap lokasi, manuver-manuver pekerjaan serta
 alat bantu juga akan mendukung terhadap percepatan ini. Terima kasih 
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                  47 | P a g e
Tenders also won by CV Ilham Jaya Konstruksi