| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0020407250311000 | Rp 2,393,424,131 | - | |
| 0026260281122000 | - | - | |
| 0438029613328000 | - | - | |
PT Nadya Ratu Permata | 09*2**4****05**0 | Rp 2,015,698,489 | 1. Data SKP yang disampaikan tidak benar, dokumennya nihil padahal masih melakukan beberapa paket pekerjaan. 2. Pengalaman personel juga kurang dari yang dipersyaratkan : pemenang yang ada di DRH berbeda dengan LPSE pada pekerjaan Pembangunan SMKN 1 Suliki (Kab. 50 kota) |
| 0023521347311000 | - | - | |
| 0031928690322000 | Rp 2,015,698,489 | 1. Data peralatan tidak sesuai yang dipersyaratkan :Daftar peralatan Genset 5 KVA, sedangkan invoice/kwitansi/nota 10 KVA 2. Pengalaman Pelaksana tidak memenuhi persyaratkan : pada DRH pekerjaan rehab rumah dinas tidak ada di LPSE Sumatera Selatan, dan pekerjaan di BSSN tidak ada di LPSE BSSN | |
| 0530543263003000 | Rp 2,015,698,488 | Data peralatan tidak memenuhi yang dipersyaratkan dokumen pemilihan : 1. Jack hammer merk bosh 65H 5 max tdk sesuai, kapasitas tidak mencukupi 2. Alat potong granit kapasitas tidak memenuhi persyaratan | |
| 0868222126009000 | Rp 2,015,698,488 | 1. Data peralatan tidak sesuai : invoice/kwitansi/nota tidak jelas 2. Pengalaman kurang dari yang dipersyaratkan : Pekerjaan Pemeliharaan gedung workshop PPKPI tidak ada di LPSE DKI Jakarta (hanya sebagai pemenang tapi tidak berkontrak) | |
| 0013977178021000 | Rp 2,265,896,786 | Data peralatan tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan. Setelah dilakukan klarifikasi ke lapangan pengelola LTC bahwa invoice/kwitansi/nota tidak asli dan toko penerbit nya tidak ada pada alamat yang tertera. pada tahun 2014 toko tersebut tidak ada, dan diposisi yang sama hanya ada GIANT mart. | |
| 0032970527101000 | - | - | |
| 0025373515331000 | Rp 2,104,057,359 | Data peralatan dan data personel manajerial tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan dokumen pemilihan : 1. Genset tidak jelas, tidak ada spesifikasi kapasitasnya 2. Alat potong granit tidak jelas, tidak ada spesifikasi nya 3. pada DRH nomor 1 dan 2 tidak ada pada sistem LPSE | |
| 0410647168101000 | Rp 2,140,572,488 | Data peralatan dan personel manajerial tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan Dokumen Pemilihan : 1. Alat Jackhammer yang ditawarkan spesifikasinya tidak sesuai/tidak ada di pasaran 2. Alat potong Granit kapasistasnya tidak memenuhi persyaratan 3. Pengalaman personil DRH nomor 1 dan 2 tidak ada di sistem LPSE | |
| 0210798070411000 | - | - | |
| 0905215570009000 | Rp 2,322,262,363 | Data peralatan tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan dokumen pemilihan : 1. Alat utama jackhammer tidak ada, 2. Kapasitas mobil bak terbuka tidak memenuhi persyaratan. | |
| 0862725025403000 | Rp 2,015,698,488 | Pengalaman personel manajerial kurang dari yang dipersyaratkan, pekerjaan pembangunan RPS SMK swasta tidak ada di LPSE Cianjur | |
| 0721116002101000 | Rp 2,015,698,489 | 1. Data peralatan tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan dokumen pemilihan 2. Pengalaman personel kurang dari yang dipersyaratkan : tidak ada di LPSE | |
| 0924720600009000 | Rp 2,133,289,842 | Data peralatan dan personil manajerial tidak memenuhi yang dipersyaratkan oleh dokumen pemilihan : 1. Mobil bak terbuka kapasitasnya tidak sesuai 2. Alat potong granit tidak ada spesifikasi kapasitasnya 3. Pengalaman yang disampaikan dalam DRH manajerial nomor 1 dan 2 tidak ada di sistem LPSE | |
| 0311911754124000 | Rp 2,015,698,489 | 1. Dokumen peralatan kapasitas jack hammer tidak memenuhi yang dipersyaratkan oleh Dokumen Pemilihan 2. Dokumen personel manajerial kurang dari yang dipersyaratkan yaitu Pekerjaan pembangunan Bendung karet Cibana lanjutan tdk ada di LPSE KemenPUPR | |
| 0018553982101000 | - | - | |
Chanel | 00*8**4****21**0 | - | - |
| 0012337242617000 | - | - | |
| 0753281070101000 | - | - | |
| 0900806118101000 | - | - | |
Alaska Karya Mandiri | 06*7**4****43**0 | - | - |
| 0748839560124000 | - | - | |
| 0423432251529000 | - | - | |
| 0017513334323000 | - | - | |
| 0012679882201000 | - | - | |
| 0535683122311000 | - | - | |
| 0019433028311000 | - | - | |
| 0961923158629000 | - | - | |
| 0317220903216000 | - | - | |
| 0719465213105000 | - | - | |
| 0026895599101000 | - | - | |
| 0752086744311000 | - | - | |
| 0834072548311000 | - | - | |
Rafanda Al Razaak | 09*1**2****35**0 | - | - |
| 0900844739201000 | - | - | |
| 0725588446303000 | - | - | |
| 0032903676101000 | - | - | |
| 0811948520102000 | - | - | |
| 0608005823101000 | - | - | |
PT Putra Irian Cahaya | 0720451814955000 | - | - |
| 0965863269223000 | - | - | |
Jati Kita Bersama | 01*3**5****43**0 | - | - |
CV Ardi Karya | 0750572539205000 | - | - |
| 0813260742951000 | - | - | |
| 0021019377101000 | - | - | |
| 0960181469311000 | - | - | |
| 0012746541308000 | - | - | |
| 0032007619311000 | - | - | |
PT Manna Was Salwa | 08*0**4****16**0 | - | - |
CV Solusi Inti Pembangunan | 08*2**3****06**0 | - | - |
| 0905326088447000 | - | - | |
| 0631236437322000 | - | - | |
| 0963942735328000 | - | - | |
CV Efod Design Consultant | 07*5**9****17**0 | - | - |
PT Laksana Satya Wijaya | 04*2**9****04**0 | - | - |
| 0721264307101000 | - | - | |
| 0016465023008000 | - | - | |
| 0027480375008000 | - | - | |
| 0908421415101000 | - | - | |
| 0405474925323000 | - | - | |
| 0924593007821000 | - | - | |
| 0013270327002000 | - | - | |
| 0933285124331000 | - | - | |
CV Putra Amor | 0016355240321000 | - | - |
| 0762333094811000 | - | - | |
| 0018933473101000 | - | - | |
| 0965134836201000 | - | - |
METODE PELAKSANAAN
UMUM
Dalam pelaksanaan Pemeliharaan Gedung Perpustakaan diharapkan bagi kontraktor
mengerahkan tenaga yang memadahi baik dari segi jumlah maupun segi keahlian.
Secara umum dapat, berikut sekilas kami paparkan metode pelaksanaan pekerjaan
sebagai berikut :
1. PEKERJAAN PERSIAPAN
▪ Bersama-sama dengan pihak Direksi meninjau lokasi pekerjaan proyek dan
mengidentifikasi seluruh pekerjaan yang akan dilakukan perbaikan pada
bangunan.
▪ Selanjutnya, masukan material yang akan digunakan untuk keperluan pekerjaan
fisik secara bertahap, seluruh Material dikonsultasikan kepada
pengawas/Direksi untuk mendapat persetujuan penggunaan material.
▪ Dalam hal pendatangan tenaga kerja / tukang akan kita lakukan sesuai dengan
kebutuhan baik jumlah dan keahlian masing-masing dan juga scope pekerjaan
yang akan kita laksanakan.
▪ Setiap tenaga yang dipekerjakan dalam lingkungan proyek harus dibekali
dengan pengetahuan dan pemahaman tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja
(K3) dan didata untuk dilaporkan kepada pengawas/Direksi.
▪ Pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) akan disesuaikan dengan jumlah tenaga
dan tugas masing-masing bidang pekerjaan. dan pengadaan obat-2an P3K untuk
dilapangan.
▪ Seluruh tenaga kerja diasuransikan pada PT. JAMSOSTEK.
2. PEKERJAAN ARSITEKTUR
Adapun Metode pekerjaannya sebagai berikut :
A. PEKERJAAN PEMBONGKARAN, PERBAIKAN DAN PEMBERSIHAN
Dalam hal pelaksanaan pekerjaannya, seluruh barang-barang yang ada didalam
ruang yang akan dibongkar harus dilindungi dari unsur debu dan kotoran
lainnya, ditutupi dengan menggunakan terpal atau jika perlu dikeluarkan dari
ruangan atau dijauhkan dari titik yang dibongkar.
Material bekas bongkaran yang masih baik di data dan dikumpulkan kemudian
diangkut ke gudang atau tempat yang telah ditentukan oleh pengawas/direksi.
Untuk meminimalisir resiko dan kecelakaan kerja para Tukang/tenaga kerja
yang melaksanakan pekerjaan ini harus lengkapi dengan sabuk pengaman (sfety
belt) dan Alat Pelindung Diri (APD) lain yang diperlukan.
➢ Pembongkaran Kaca Jendela/Kusen/Pintu/Jendela
Kusen pintu yang dibongkar akan segera dipasang kembali dengan kusen
Baru Sesuai dengan gambar. Setelah pembongkaran selesai, pihak kontraktor
harus memastikan tidak ada benda bekas pembongkaran dan kotoran yang
tersisa disekitar lingkungan bangunan.
➢ Pembongkaran Keramik/Granite Eksisting
Pembongkaran Dinding Keramik/ Granite harus dilaksanakan dengan Hati-
hati sehingga tidak merusak benda-benda yang ada disekitarnya. Jika ada
kerusakan akibat pembongkaran Keramik/Granite maka ganti rugi akan
ditanggung kontraktor. Setelah pembongkaran selesai, pihak kontraktor
harus memastikan tidak ada benda bekas pembongkaran dan kotoran yang
tersisa disekitar lingkungan bangunan.
➢ Pembongkaran plafon
Pembongkaran penutup plafon dilaksanakan oleh tenaga manusia (man
power) dengan menggunakan alat bantu : palu, alat pengungkit (linggis) Sisa
paku yang masih tertanam atau yang tidak bisa dicabut, akan dirapikan rata
dengan tulangan rangka plafon. Pada saat pembongkaran plafond,
dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak lampu, instalasi listrik,
Wallpaper ataupun benda-benda yang ada. Jika ada Lampu ada yang rusak
karena proses pembongkaran maka pihak kontraktor akan menanggung
biaya gantinya. Setelah pembongkaran selesai, pihak kontraktor harus
memastikan tidak ada benda bekas pembongkaran dan kotoran yang tersisa
disekitar lingkungan bangunan.
➢ Pengerokan Cat Eksisting
Pengerokan cat eksisting dilakukan sebelum melakukan pekerjaan
pengecatan. Pada saat pengerokan cat eksisting, dilakukan secara hati-hati
agar tidak merusak instalasi listrik, Wallpaper ataupun benda-benda yang
ada. Jika ada wallpaper yang rusak karena proses pengerokan maka pihak
kontraktor akan menanggung biaya gantinya. Setelah pengerokan selesai,
pihak kontraktor harus memastikan tidak ada benda bekas pembongkaran
dan kotoran yang tersisa disekitar lingkungan bangunan.
B. PEKERJAAN PASANGAN.
a. Pekerjaan Kolom Praktis
b. Pekerjaan Balok Latei
c. Pekerjaan Lantai Tangga Disabilitas
d. Pekerjaan Pasangan Bata
Pekerjaan pasangan dinding bata merupakan kunci utama dari semua
pekerjaan finishing karena itu pekerjaan ini harus dikerjakan dengan tepat
dan cermat karena jika pekerjaan ini tidak bagus maka akan berdampak
buruk terhadap pekerjaan atau sebagian besar terhadap pekerjaan finishing
lainnya.
Misalnya jika dinding miring akan sangat mengganggu pekerjaan plafon,
penempatan posisi kusen pintu dan jendela dan jika tidak bisa terpasang
dengan baik akan sangat berakibat fatal terhadap pekerjaan lainnya.
Perhatian dan pengawasan sangat penting dalam pelaksanaan pekerjaan
dinding, karena bahan ini menggunakan dalam jumlah yang banyak serta
melibatkan tenaga kerja yang banyak juga. Managemen bahan dan tenaga
yang baik sangat berpengaruh sekali terhadap hasil pekerjaan ini.
Mengingat pekerjaan dinding ini sangat kasat mata, maka untuk itu
pengawasan terhadap mutu pekerjaan juga harus diperhatikan yaitu dengan
melakukan ceklist secara bertahap, untuk item pekerjaan dinding sehingga
hasil akhir pekerjaan ini sesuai dengan spesifikasi atau menjadi lebih baik.
Adapun kesalahan yang biasanya terjadi dalam sistem pemasangan
pasangan Dinding Bata ini yang perlu mendapat perhatian khusus dan perlu
di hindarkan yaitu :
❖ Material tidak terkontrol.
❖ Dinding tidak vertical/Miring.
❖ Tebal dinding tidak sama.
❖ Sudutan/pertemuan dinding tidak siku.
❖ Dinding/Acian retak.
Oleh karena itu pemasangan ini perlu di cermati untuk menghindari
kesalahan tersebut, bahan, material, dan metode pemasangan yang akan
dilakukan untuk mencegah kesalahan tersebut yaitu :
a. Bahan yang dibutuhkan : Batu bata lokal, Pasir pasang, Semen, Besi
beton, Air.
b. Bahan yang dibutuhkan : Concrete Mixer, Water pass, benang, jidar
alumunium & unting-unting.
c. Metode Pekerjaan pemasangan.
Pekerjaan bata ini dimulai setelah pekerjaan pembongkaran dinding
eksisting telah selesai dilakukan. Pekerjaan pemasangan dapat dilakukan
jika telah dilakukan pembersihan pada lokasi pekerjaan pasangan.
Langkah-langkah :
❖ Marking center Line Pasangan bata di setiap ruangan/ lantai beton
(Marking Awal).
❖ Marking pasangan bata setebal pasangan bata.
❖ Buat marking pinjaman sejauh 50 cm, tergantung dari sistem
markingan dari pasangan bata 2 sisi.
❖ Pasang profil kayu atau besi untuk acuan kedua sisi pasangan bata
yang akan di pasang kemudian cek verticality kayu dengan
pondulum (unting-unting).
❖ Pasang Benang secara horizontal dari acuan ke acuan untuk setiap 2
lapis bata.
❖ Pasangan tulangan untuk kolom praktis setiap 12 m2 atau dinding
dengan jarak 4 m
❖ Rendam bata dalam air.
❖ Pemasangan dinding ½ bata diatas sloof setinggi ± 30 cm dan
dinding pada kamar mandi/WC menggunakan adukan 1 sm : 2 Ps
dan pasangan diatasnya menggunakan adukan 1 sm : 2 Ps,
pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah poses pembukaan
bekisting sloof, pemasangan bata kita berpedoman gambar dan
RKS.
❖ Adukan mortar (adukan) untuk pasangan bata dengan komposisi :
umum ( 1 Pc : 4 Pasir ), Trassram ( 1 Pc : 3 Pasir ).
❖ Mortar awal berfungsi sebagai perataan awal.
❖ Pasangan Bata lapis pertama. Cek posisi pasangan terhadap
marking, jika sesuai dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya sesuai
benang acuan sesuai ketinggian 1 m, tebal spesi pada pasangan di
usahakan 1 – 1.5 cm (tergantung gradasi pasir).
❖ Lanjutkan pemasangan setiap tinggi 1 meter.
❖ Untuk pasangan bata yang bertemu dengan kolom struktu dan
dinding pasangan bata eksisting, apabila ketinggian bata sudah
mencapai 1.6 m dipasang angkur dari kolom kepasangan bata (2
buah dengan jarak vertikal 500mm).
❖ Pada pertemuan pasangan bata dengan balok struktur biasanya
diatasnya di pasang steyroform guna menghindari retak akibat
lendutan struktur.
e. Pekerjaan Plesteran.
Setelah pekerjaan pasangan bata telah selesai dan telah di cek
kebenarannya maka pekerjaan dilanjutkan dengan pekerjaan plesteran.
Pekerjaan dilaksanakan pada saat pasangan bata berumur minimal 3 hari.
Tahapan pekerjaan :
• Siram permukaan bata sampai dengan permukaan jenuh.
• Buat kepalaan dan cek sudutan/kesikuan dari dinding serta
posisinya.
• Buat kamprotan tipis setebal 0,5 – 1 cm untuk menghindari
penyusutan yang berlebihan.
• Plesteran dilakukan setelah pasangan bata berumur 3 hari.
• Plesteran dinding ± 30 cm diatas nol dan dinding pada kamar
mandi/WC menggunakan adukan kedap air 1 : 2 dan pleteran
diatasnya menggunakan adukan 1 : 2 Ps.
• Setelah plesteran setengah kering (1/2 Matang) di ratakan dengan
jidar aluminium.
• Lakukan pengecekan kembali setelah selesai di plester.
• Plesteran harus di siram sebanyak 2 kali sehari dalam satu minggu,
hal ini untuk menghindari retak rambut pada dinding bata sebelum
berlanjut pada tahap acian.
f. Pekerjaan Acian
Setelah pekerjaan plesteran telah selesai dan telah di cek kebenarannya
maka pekerjaan dilanjutkan dengan pekerjaan acian.
Tahapan pekerjaan :
❖ Lakukan kuring pasangan bata dengan di siram setiap hari, guna menjaga
penyusutan yang berlebihan.
❖ Lakukan pengacian dengan komposisi 2 Pc : 3 kapur dengan steel trower
dan ratakan dengan jidar alumunium. Pemakaian kapur juga
diperuntungkan untuk menghindari retak rambut pada permukaan
dinding.
❖ Siram permukaan plesteran sampai dengan jenuh air sebelum pekerjaan
acian.
❖ Untuk mengurangi pori-pori, gosok permukaan dengan kertas semen.
❖ Curing permukaan acian minimal 1 kali sehari dalam waktu selama 3 hari.
g. Pekerjaan Dinding Partisi Lapis HPL
Pekerjaan dinding partisi ini menggunakan Multiplex 9 mm khusus interior
yang dilapisi dengan menggunakan HPL dan finishing list stainless. Untuk
Rangka dinding partisi menggunakan Canal C75 dengan Modul 60 x 120 cm.
C. PEKERJAAN PASANGAN
a. Pas. Lantai Granit tille
Pelaksanaan pekerjaan pasangan Granit Tile Lantai Kamar Mandi 60x60
Menggunakan jenis Unpolished, Granit Tile Dinding 60x60 menggunakan jenis
polished. Pekerjaan Pasangan Granit dapat dimulai setelah pelaksanaan
pembongkaran & pembersihan lantai keramik eksisting selesai dikerjakan.
Apabila ada lantai eksisting yang seharusnya tidak kerjakan rusak akiba
pembongkaran maka pihak kontraktor yang menanggung biaya perbaikannya.
Pelaksanaan:
- Sebelumnya harus dilakukan pengukuran ulang bersama-sama dengan
konsultan pengawas / Direksi teknis untuk menentukan peil lantai, siku
dan penentuan As pemasangan Granit Tile.
- Sebelum Granit Tile akan dipasang, terlebih dahulu harus direndamkan
ke dalam air hingga jenuh.
- Dipastikan, permukaan lantai yang akan dipasang Granit Tile harus
bersih dan kering.
- Adukan semen untuk pemasangan Granit Tile harus penuh, baik untuk
permukaan dasaratau pun dibadan belakang Granit Tile.
- Pola pemasangan Granit Tile harus sesuai dengan gambar detail atau
sesuai dengan petunjuk Pengawas.
- Lebar siar-siar harus sama, dengan kedalaman maksimal 2 mm,
membentuk garis lurus sesuai dengan gambar, atau sesuai petunjuk
Pengawas.
- Siar-siar harus diisi bahan pewarna yang mana warnanya satu warna
dengan Granit Tile.
- Pemotongan Granit Tile menggunakan alat potong Granit Tile
- Granit Tile yang sudah terpasang harus dibersihkan dari segala macam
kotoran dan noda yang melekat, sehingga benar-benar bersih dan warna
Granit Tile tidak rusak/buram.
- Perbandingan adukan untuk pemasangan Granit Tile adalah 1Pc: 4Psr
dengan ketebalan rata-rata 2 cm.
D. PEKERJAAN ALUMUNIUM & KACA
a. Pek. Pasangan Aluminium
Adapun metode pelaksanaan pekerjaan pintu, kusen dan jendela, adalah sebagai
berikut:
Persiapan
• Pembuatan dan pengajuan gambar shop drawing pekerjaan pintu, kusen dan
jendela aluminium.
• Approval material yang akan digunakan.
• Persiapan lahan kerja.
• Persiapan material kerja, antara lain : alumunium kusen, alumunium frame,
hardware, sekrup, fisher, engsel, sealant, baut dynabolt, dll.
• Persiapan alat bantu kerja, antara lain : cutting well/gerinda, bor, gergaji,
waterpass, meteran, unting-unting, reevet, gun sealant, selang air, cutter, dll.
Pengukuran
▪ Lakukan pengecekan dan pengukuran dilapangan untuk opening yang akan
dipasang kusen aluminium apakah sudah sesuai dengan gambar kerja atau
belum.
Fabrikasi kusen alumunium
▪ Kusen dan frame alumunium difabrikasi di lokasi proyek untuk memudahkan
apabila ada perbaikan.
▪ Alumunium dipotong dan di sambung/dirangkai menggunakan sekrup
galvanis.
▪ Alumunium yang sudah di fabrikasi di proteksi dengan menggunakan
protection tape (blue sheet) dan diberi tanda untuk memudahkan waktu
pemasangan.
Pemasangan kusen alumunium dan frame
▪ Kusen alumunium yang telah difabrikasi dipasang setelah kondisi lapangan siap
yaitu pekerjaan plesteran dan acian sudah selesai. Sistem pemasangan dengan
di screw fisher menggunakan fisher S8.
▪ Sebelum kusen dimatikan ke dinding, harus dicek dahulu elevasi dan kesikuan
kusen alumunium dengan alat bantu waterpass/unting-unting. Apabila tidak
lurus maka diganjal dengan bahan dari hardboard, sehingga lebih kuat dan
tahan lama.
▪ Untuk mencegah kebocoran maka hubungan antara alumunium dengan
dinding di isi silicone sealant.
▪ Setelah kusen aluminium terpasang, dilanjutkan dengan pemasangan frame
untuk pintu/jendela, kaca dan hardwere. Frame pintu/jendela dipasang pada
kusen dengan menggunakan penggantung engsel yang disekrup ke kusen.
▪ Pemasangan hardware dikerjakan setelah kondisi lapangan benar-benar aman
dan tidak ada lagi pekerjaan yang dapat merusak kusen dan alumunium dan
daunnya.
Proteksi
Proteksi plastik (blue sheet) pada bagian kusen alumunium dapat dilepas, apabila
lokasi pekerjaan sudah benar-benar bersih dari kotoran dan tidak ada lagi pekerjaan
yang dapat merusak aluminium tersebut.
E. PEKERJAAN REALLING TANGGA
Ruang Lingkup pekerjaan ini :
- Pemasangan Railing tangga stainless steel
Alat yang digunakan : Mesin potong, gerinda, Mesin Las, Argon, Amplas
dan alat lain yang di perlukan
Tenaga Kerja : Tukang Batu, tukang besi konstruksi, Pekerja
Bahan : Pipa stainles steel, Ring, Hollow
Cara Pelaksanaan:
- Setting out dan memastikan gambar yang direncanakan
- Pengukuran railing tangga setelah pasangan lantai tangga selesai untuk
mendapatkan ukuran yang akurat, dari ukuran batang utama, pengisi dan
tiang penyangga/dudukan
- Fabrikasi railing sesuai spesifikasi teknis
- Pemasangan dengan mendahulukan penyangga utama diikuti dengan bahan
railing pengisi
F. PEKERJAAN ALLUMUNIUM COMPOSITE PANEL + RANGKA "PVDF"
a. Persiapan
▪ Persiapan dan pengajuan gambar pada panel allumunium composite
Panel dengan merk Maco 0,4mm
▪ penyiapan lahan pekerjaan
▪ persiapan material antara lain: theodolith, waterpass, meteran, benang,
selang air, cutting well, gerinda, bor, gun sealant, steiger
b. Metode Pelaksanaan
▪ Fabrikasi rangka dan alumunium composite panel sesuai ukuran gambar
kerja.
▪ Pasang benang untuk acuan pemasangan rangka dan alumunium
composite panel.
▪ Pasang dudukan rangka pada area dengan perkuatan baut dynabolt.
▪ Pasang rangka alumunium pada dudukan rangka.
▪ Pasang alumunium composite panel pada rangka alumunium dengan
perkuatan sekrup.
▪ Cek kerataan dan kesikuan pemasangan alumunium composite panel.
▪ Perapihan nat antara alumunium composite panel dengan sealant.
▪ Setelah pekerjaan selesai, bersihkan pelindung blue sheet pada
alumunium composite panel.
G. PASANGAN PINTU JENDELA KACA TEMPERED
Material yang digunakan yaitu :
✓ Daun Pintu Kaca Tempred Tebal 12mm
✓ Daun Jendela Kaca Tempered Tebal 12mm
✓ U aluminium
✓ Engsel Floor Hinge
✓ Top Pacth Fitting
✓ Pull Handle Stainless
✓ Bottom Path Lock
Metode Pelaksaan :
✓ Lantai yang akan dijadikan dudukan floorhinge harus dibobok terlebih
dahulu agar sesuai dengan ukuran floor hinge yang akan digunakan.
✓ Pastikan bahwa jarak antara floorhinge dengan tiang dinding berjarak kira-
kira 1-2cm agar pintu dapat membuka dan menutup dengan leluasa
✓ Dudukan untuk engsel atas dipasang sejajar dengan floor hinge bawah.
✓ Setelah engsel terpasang semua, kemudian dilanjutkan dengan pemasangan
kaca tempered ke floorhinge tersebut.
✓ U aluminium digunakan sebagai kusen jendela tempered.
✓ Setelah pintu jendela tempered terpasang, dilanjutkan dengan pemasangan
gawangan Pintu ACP rangka Hollow.
✓ Semua kunci-kunci tanam terpasang dengan kuat pada rangka daun pintu.
Dipasang setinggi 90 cm dari lantai, atau sesuai petunjuk Konsultan
Konsultan Management Konstruksi.
✓ Penarikan pintu (door pull) dipasang 90 cm (as) dari permukaan lantai.
✓ Door stopper dipasang pada lantai, letaknya diatur agar daun pintu dan kunci
tidak membentur tembok pada saat pintu terbuka.
✓ Door holder didasar daun pintu dipasang 6 cm dari tepi daun pintu.
Pemasangan harus baik sehingga pada saat ditekan ke bawah, karet holder
akan menekan lantai pada posisi yang dikehendaki. Door holder dipasang
hanya pada pintu yang tidak menggunakan door closer.
✓ Tand pengenal anak kunci harus dipasang sesuai dengan pintunya.
✓ Kontraktor wajib membuat shop drawing (gambar detail pelaksanaan)
berdasarkan Gambar Dokumen Kontrak yang telah disesuaikan dengan
keadaan di lapangan.
✓ Didalam shop drawing harus jelas dicantumkan semua data yang diperlukan
termasuk keterangan produk, cara pemasangan atau detail-detail khusus
yang belum tercakup secara lengkap di dalam Gambar Dokumen Kontrak,
sesuai dengan Standar Spesifikasi pabrik.
✓ Shop drawing sebelum dilaksanakan harus disetujui dahulu oleh Konsultan
Management Konstruksi/Perencana.
✓ Pastikan setiap pekerjaan rapi.
H. PEKERJAAN PLAFOND
Pekerjaan Plafond, terdiri dari;
1. Pek. rangka Plafond Hollow
2. Pemasangan Langit - Langit PVC
3. Pemasangan Langit - Langit Tripleks tebal 4mm
➢ Pekerjaan Plafond PVC
Metode Pelaksanaan pekerjaan plafond, antara lain;
▪ Pemasangan rangka plafond menggunakan hollow dan
dilaksanakan sesuai dengan gambar kerja dan petunjuk teknis dari
Pengawas lapangan/Direksi, dengan peralatan gerenda potong, bor
dan ramset.
▪ Menyiapkan terpal untuk menutupi benda-benda yang ada
diruangan agar terhindar dari debu ataupun kerusakan akibat
tertimpa material.
▪ Pemasangan rangka hollow harus betul-betul rata dan kuat.
▪ Pekerjaan penutup plafond dilakukan setelah pekerjaan rangka
plafond dan instalasi listrik telah selesai.
▪ Menyiapkan alat dan material yang diperlukan untuk pemasangan
penutup plafond PVC.
▪ Pasang plafon PVC secara presisi dengan menggunakan skrup
hingga menempel dengan sempurna. Bagian yang tidak ideal
dirapikan dengan pemotong (cutter), pastikan untuk memotongnya
dengan hati-hati.
▪ Pasang List plafon PVC menggunakan skrup hingga menempel
dengan sempurna dan rapi
➢ Pekerjaan Plafond Tripleks
Metode Pelaksanaan pekerjaan plafond, antara lain;
▪ Pembongkaran penutup plafond existing sesuai dengan arahan direksi,
kemudian.
▪ Menyiapkan alat yang diperlukan untuk memudahkan pemasangan
tripleks. Peralatan yang diperlukan cukup sederhana antara lain cutter,
mata bor untuk sekrup, siku, meteran ukur, palu, kabel daya dan stop
kontak.
▪ Menyiapkan terpal untuk menutupi benda-benda yang ada diruangan
agar terhindar dari debu ataupun kerusakan akibat tertimpa material.
▪ Menyiapkan bahan. Secara umum bahan yang diperlukan antara lain
Triplkes, paku beton, sekrup (jika menggunakan rangka hollow) dan
lainnya.
▪ Ukur rencana tinggi plafon. Sebaiknya mengikuti elevasi Gedung
eksisting.
I. PEKERJAAN SANITASI DAN SANITASI AIR
Pekerjaan Sanitasi, terdiri dari;
1. Pek. Pas. Closed Jongkok
2. Pek. Pas. Closed Duduk
3. Pek. Pas. Kran Air Stainless Steel
4. Pek. Pas. Floor Drain
5. Pek. Wastafle
Untuk Pemasangan Closet Jongkok, Closed duduk, Kran Air Stainless, Floor
drain dan Wastafle Adapun yang perlu diperhatikan sebagai berikut :
a. Pekerjaaan ini meliputi pelaksanaan pemasangan alat-alat sanitair
penyediaan bahan / alat-alat dan tenaga.
Barang yang dipakai :
▪ Jenis barang type warna
b. Semua material sebelum dipasang harus ditunjukkan kepada Pemilik
pekerjaan untuk mendapatkan persetujuan.
c. Semua material harus dapat dipertanggung jawabkan dari segi kualitas dan
harus memenuhi ukuran standar dan mudah pasaran.
d. Pemasangan harus dikerjakan dengan rapih, terutama penyambungan
dengan saluran air bersih harus rapih dan sempurna.
e. Ketinggian dan konstrruksi pemasangan harus disesuaikan dengan gambar.
f. Pada tiap WC harus dilengkapi pula dengan kran 1 buah (tidak
termasuk stop kran untuk mono block).
J. PEKERJAAN PEMIPAAN
Pekerjaan instalasi pemipaan air bersih
• Tentukan dan beri tanda jalur instalasi dan titik outletnya.
• Pasang pipa PVC kelas AW (diameter sesuai gambar kerja) beserta gate
valve, fitting dan accessories lainnya sesuai dengan tanda yang sudah
dibuat.
• Pipa yang akan disambung, bagian ujungnya harus dibersihkan dengan
ampelas supaya sambungan dapat lengket dengan kuat
• Khusus untuk sambungan ke sanitary (kran), pipa diberi soket draat luar dan
diberi lapisan seal tape baru disambungkan ke alat sanitair.
• Kemudian pipa diteruskan oleh pipa eksisting.
Pekerjaan instalasi plumbing air kotor dan air bekas
• Pipa air kotor meggunakan pipas PVC kelas AW yang tahan terhadap
tekanan 10 bar, penyambungan pipa menggunakan lem PVC yang kuat
sehingga tidak mudah bocor.
• Tentukan dan beri tanda jalur instalasi dan titik outletnya.
• Pasang pipa PVC kelas AW (diameter sesuai gambar kerja) beserta gate
valve, fitting dan accessories lainnya sesuai dengan tanda yang sudah
dibuat.
• Pasangan clean out dan accessories lainnya.
• Pipa PVC yang horizontal digantung pada plat lantai beton menggunakan
besi siku dan pipa diikat pada besi siku supaya tidak bergerak saat menerima
beban air.
• Untuk pipa yang melintasi lantai terutama lantai dasar, maka
kedalaman pipa harus cukup, minimal 50 cm supaya tidak mudah pecah.
• Pipa yang akan disambung, bagian ujungnya harus
dibersihkan dengan ampelas supaya sambungan dapat lengket dengan kuat.
• Kemudian pipa diteruskan oleh pipa eksisting.
K. PEKERJAAN PENGECATAN
PENGECATAN DINDING
Yang harus di lakukan untuk memulai proses pengecetan adalah
menyiapkan permukaan yang akan dicat. Pastikan permukaan dinding bersih
dan kering untuk mencegah terjadinya pengelupasan. Kerjakan pengecatan
pada siang hari. Mulai dari dekat jendela. menuju ke ruang dalam. Bila mengecat
seluruh ruangan, kerjakanlah mulai dari langit – langit yang diteruskan ke
dinding dekat kusen jendela, pintu-pintu, dan kemudian ke bagian bawah.
Lakukanlah pembuangan sisa saat melakukan pengecatan karena kita harus
bertanggung jawab terhadap lingkungan dengan menghindarkan membuang
limbah/sisa cat ke dalam saluran pembuangan. Terakhir adalah membiarkan
sisa cat mengering di wadahnya sebelum dibuang ketempat sampah. Pekerjaan
pengecatan kayu dilaksanakan untuk pengecatan kusen (baik kama/kusen
baru), lisplank papan dan pengecatan pintu baru. Proteksi area kerja dengan
plastic/terpal terutama pada bagian lantai dan pintu/jendela untuk
menghindari tumpahan cat.
➢ Pengecatan Tembok bagian dalam dan plafon
▪ Sebelum dilakukan proses pengecatan seluruh bagian tembok (bidang
yang akan dicat) digosok menggunakan kertas amplas dan dibersihkan
dari segala kotoran yang menempel pada bidang yang akan dicat.
Kemudian dilanjutkan dengan pengecatan dengan cat dasar.
▪ Proteksi area kerja dengan plastic/terpal terutama pada bagian lantai dan
pintu/jendela untuk menghindari tumpahan cat.
▪ Setelah proses diatas dilanjutkan pengecat tembok dengan cat dengan
menggunakan kuas roll.
▪ Untuk pengecatan plafon dilaksanakan sebelum pemasang triplex palond
yang diawali dengan pekerjaan plamir triplex ini akan dilaksanakan
sebelum triplex/plywood dipotong sesuai dengan gambar, hal ini
dilakukan untuk mempercepat pelaksanaan pekerjaan plamir.
▪ Dilanjutkan dengan pekerjaan pengamplasan, setelah diamplas rata baru
dilaksanakan pengecatan penutup
➢ Pengecatan dinding luar
▪ Pekerjaan mengerok/mengupas cat lama dilaksanakan dengan tenaga
manusia dengan menggunakan peralatan sikat baja atau peralatan
mekanis berupa gerenda dengan kawat baja.
▪ Setelah permukaan dinding/plat atap disikat/dikerok kemudian
dibersihkan dengan sapu ijuk dilap dengan kain majun/perca.
▪ Proteksi area kerja dengan plastic/terpal terutama pada bagian lantai dan
pintu/jendela untuk menghindari tumpahan cat.
▪ Kemudian dilanjutkan pengecatan dengan cat dasar, pada hari
berikutnya dilanjutakan pekerjaan cat penutup dengan menggunakan
jenis cat Weathershield.
▪ Pelakanaan dilakukan setelah seluruh proses pekerjaan acian telah selesai
dan sudah kering dengan menggunakan kuas roll dan untuk posisi`sudut
kita gunakan kuas biasa, sedangkan untuk cat plafon bisa kita mulai
setelah pekerjaan pemasangan penutup plafon.
L. COATING TERAKOTA
Pelaksanaan Pekerjaan:
▪ Bersihkan dinding atau bidang yang mau dicoating dari kotoran debu, bekas
semen, lumut dan lain-lain.
▪ Proses coating dilakukan pada saat cuaca cerah
▪ Dengan menggunakan Kuas cat dipoles pada bidang
▪ Proses Kuas diulang lagi pada saat kering sampai mendapatkan hasil yg
maksimal
M. PENGECATAN PLAFOND
Pelaksanaan pekerjaan pengecatan plafond
▪ Pastikan permukaan plafond sudah dalam keadaan rata.
▪ Proteksi area kerja dengan plastik terutama pada bagian lantai dan
pintu/jendela untuk menghindari tumpahan cat.
▪ Permukaan plafond dibersihkan dahulu dari debu dan kotoran.
▪ Kemudian permukaan plafond diberi lapisan dasar sealer (untuk pengikat
cat).
▪ Setelah diberi lapisan sealer, dilakukan pengecatan finish untuk permukaan
plafond minimal 2 (dua) lapis dengan menggunakan jenis cat emultion.
▪ Pengulangan cat dilakukan setelah lapisan cat sebelumnya telah kering.
N. PEKERJAAN MEKANIKAL ELEKTRIKAL
Berikut langkah-langkah dalam pekerjaan instalasi elektrikal arus kuat.
1) Kabel vertical ditanam pada dinding dengan perlindungan pipa conduit yang
mana pipa conduit ditanam dalam dinding sebelum pekerjaan plesteran,
supaya tidak mudah berubah ketika dinding diplester.
2) Kabel horizontal diletakan ditray yang tergantung pada plat lantai atau
dengan pipa conduit nyang diklem ke plat lantai dengan jarak 1m.
3) Pekerjaan conduit saklar, stop kotak dan panel dikerjakan sebelum plesteran
dan acian dikerjakan agar ada koordinasi antara pekerjaan ME dan finishing
jadi halus rapih.
4) Perkerjaan pemasangan fitting dan armature menunggu kabel dites
ketahanannya agar tidak terjadi bongkar pasang.
5) Pekerjaan pemasangan fitting, lampu serta komponen lainnya membutuhkan
koordinasi antara pekerjaan ME dan pekerjaan plafon.
6) Untuk komponen elektrikal yang tidak dipasangkan di plafon dapat
dilakukan dengan persetujuan direksi.
7) Penyambungan sparingan akan dilakukan serapih mungkin dan apabila ada
pekerjaan sparingan yang tertinggal akan dilakukan pekerjaan coring.
8) Semua pasangan instalasi listrik memiliki arde utama pada panel yang
berhubungan dengan Swicth grounding system.
9) Semua kabel yang masuk kedalam panel harus diberi tanda sesuai
kegunaannya dan lubang dilindungi karet agar debu tidak dapat masuk.
Kabel dia 16mm2 harus diberi sepatu kabel pada panel.
O. PEKERJAAN PEMBERSIHAN
Sebelum diadakan Serah Terima pertama pekerjaan, kontraktor
pelaksana wajib membersihkan semua bagian pekerjaan, terutama pada sisa
pekerjaan pembongkaran dan lain-lain. Kontraktor Pelaksana juga harus
membersihkan barang bekas/peralatan yang diperlukan. Semua sisa material
yang digunakan harus dibawa ke luar dari lingkungan pekerjaan, sehingga
halaman benar-benar bersih dan rapih.
Demikian uraian singkat mengenai methode pelaksanaan pekerjaan ini
kami sajikan berdasarkan pengalaman yang telah kami laksanakan, adapun
methode maupun urutan pekerjaan secara terperinci akan kami sajikan dalam
bentuk Time Shedulle pelaksanaan.