Pengadaan Jasa Pemeliharaan Perangkat Lunak Merk Dynatrace Dan Sarana Pendukungnya Di Lingkungan Direktorat Jenderal Bea Dan Cukai Ta 2025

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10004725000
Date: 17 December 2024
Year: 2025
KLPD: Kementerian Keuangan
Work Unit: Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea Dan Cukai
Procurement Type: Jasa Lainnya
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 8,530,537,823
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 8,503,095,972
Winner (Pemenang): PT Sinergi Transformasi Digital
NPWP: 4*3**7****36**0
RUP Code: 53752857
Work Location: SDC Kemenkeu Jakarta - Jakarta Pusat (Kota)|DRC Kemenkeu Balikpapan - Balikpapan (Kota)
Participants: 17
Applicants
Reason
PT Sinergi Transformasi Digital
04*3**7****36**0Rp 8,332,910,880-
Anugerah Bumi Internusa
00*0**7****23**0Rp 7,532,000,0001. Tidak menyampaikan izin usaha yang disyaratkan 2. Tidak menyampaikan pengalaman sesuai dengan persyaratan kualifikasi teknis
CV Idea Kreatif Nusantara
05*3**9****04**0--
0912097920063000--
0015830011062000--
PT Radius Data Solusi
09*8**9****67**0--
Softedge Solutions Indonesia
00*4**4****29**0--
0017645896062000--
0020099412607000--
0315692772418000--
PT Cipta Hidup Rukun
03*0**8****47**0--
0415249572432000--
0705046027412000--
0026279646015000--
0722298627005000--
0029918935011000--
0019609379511000--
Attachment
URAIAN    SINGKAT   PEKERJAAN                              
                                                                           
                                                                           
                                                                           
                        PAKET  PEKERJAAN                                   
   PENGADAAN    JASA PEMELIHARAAN    PERANGKAT    LUNAK   MERK             
                                                                           
    DYNATRACE   DAN  SARANA   PENDUKUNGNYA     DI LINGKUNGAN               
                                                                           
         DIREKTORAT    JENDERAL   BEA DAN  CUKAI  TA 2025                  
                                                                           
                                                                           
                                                                           
1. Latar Belakang                                                          
                                                                           
   1.1 Pendahuluan                                                         
                                                                           
          Kedinamisan pertumbuhan teknologi saat ini, mendorong dunia untuk terus
                                                                           
     menciptakan inovasi dan pengoptimalan sumber daya. Komitmen dan kerja keras dalam
     menciptakan tren terbaru, merupakan langkah pertama yang perlu dijalankan demi
                                                                           
     menentukan tujuan bisnis. Tren inilah yang dianggap sebagai peluang yang diciptakan untuk
     memperoleh keuntungan bisnis, bahkan untuk sekedar mencarikan solusi terhadap
                                                                           
     kemungkinan risiko perusahaan. Lalu bagaimana dengan kepemerintahan?  
                                                                           
        Pemerintah tentu memiliki peran yang complex. Teknologi yang perlu diciptakan harus
                                                                           
     lebih tepat guna, efektif, stabil, terus menerus, power full, ekonomis, aman, mudah
     diperbaiki, dsb. Teknologi yang harus diciptakan bukan sekedar otomasi, namun memiliki
                                                                           
     kemampuan dalam memenuhi kebutuhan pengguna, pelayanan tepat waktu, keakuratan
     dalam pengambilan keputusan dan pencarian solusi, dsb. Ini disebabkan proses bisnis yang
                                                                           
     dijalankan adalah bukan hanya milik dari kepemerintahan saja, namun juga stakeholder yang
                                                                           
     membutuhkan pelayana, serta masyarakat yang perlu ditingkatkan kesejahteraannya.
                                                                           
        Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), sebagai salah satu unit eselon I Kementerian
     Keuangan, merupakan salah satu institusi yang melihat besarnya tantangan ini. Terutama
                                                                           
     mengingat fungsinya sebagai Trade Facilitator, Revenue Collector, Industrial Assistance
     dan Community Protector. Sederhananya, DJBC memerlukan komitmen yang kuat dalam
                                                                           
     memastikan kelancaran arus barang, pemberian fasilitas keringanan dan pembebasan Bea
                                                                           
     Masuk dan fasilitas kepabeanan. Komitmen inillah yang nantinya diharapkan membuat
     peluang dalam mengurangi ekonomi biaya tinggi dan menciptakan iklim yang mendorong
     pertumbuhan industri dan investasi.                                   
                                                                           
        Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan mempercepat proses keluar masuk
                                                                           
     barang. Sehingga untuk mencapai hal tersebut, dibutuhkan kerja keras dalam mempersingkat
     waktu proses customs clearance dengan dukungan kualitas pelayanan jasa kepabeanan yang
                                                                           
     efektif, efisien, aman, andal dan sesuai dengan prosedur yang ada. Disinilah letak
                                                                           
     dibutuhkannya kemampuan sumber daya TIK. Sumber daya yang berfungsi sebagai
     pendukung peningkatan kualitas pelayanan serta pengawasan kepabeanan dan cukai.
                                                                           
        Sejalan dengan peningkatan kualitas tersebut, otomasi pelayanan membuka peluang
                                                                           
     proses bisnis yang lebih efisien dan tepat guna bagi organisasi DJBC. Otomasi juga
     memberikan gambaran yang lebih luas, bagi pemangku kepentingan dalam rangka
                                                                           
     pengambilan keputusan strategis dengan memanfaatkan analisis data yang komprehensif.
                                                                           
     Keandalan dan ketersediaan sumber daya serta sistem TIK, menjadi prasyarat utama yang
     harus selalu dipantau dan disesuaikan kapasitasnya demi memenuhi kebutuhan pelayanan
                                                                           
     yang optimal.                                                         
                                                                           
        Sejak tahun 2012, sistem pelayanan dan pengawasan DJBC telah terintegrasi dalam satu
     sistem CEISA (Customs and Excise Information System and Automation). CEISA
                                                                           
     merupakan sistem integrasi seluruh layanan TIK DJBC yang dapat diakses dari manapun,
                                                                           
     kapanpun dengan koneksi internet. Seiring dengan revolusi industri 4.0, CEISA terus
     dikembangkan untuk menyediakan sistem dan prosedur kepabeanan dan cukai yang efektif
                                                                           
     dan efisien, serta diharapkan mampu memenuhi harapan para pemangku kepentingan. DJBC
     dituntut untuk mereformasi diri agar menjadi instansi yang kredibel dalam menghadapi
                                                                           
     tantangan di era ekonomi digital.                                     
                                                                           
        Oleh sebab itu, pada tahun 2019 dilakukan pengembangan sistem CEISA menjadi
                                                                           
     CEISA 4.0 (re-enginering). CEISA 4.0 dibangun dengan pendekatan big data, menggunakan
     teknologi terkini, mengedepankan simplifikasi dan penyederhanaan proses bisnis dengan
                                                                           
     membangun single database, single data model dan menggabungkan proses bisnis yang
     sama. Kualitas pelayanan di bidang Kepabeanan dan Cukai tidak terlepas dari seberapa jauh
                                                                           
     kemampuan sumber daya TIK dan sistem informasi yang dimiliki dalam mendukung
                                                                           
     pelaksanaan kegiatan pelayanan dan pengawasan kepabeanan dan cukai. Oleh karena itu,
     kehandalan dan ketersediaan sumber daya dan sistem TIK menjadi prasyarat utama yang
     harus selalu dipantau dan disesuaikan kapasitasnya untuk dapat memenuhi kebutuhan
                                                                           
     pelayanan yang optimal.                                               
                                                                           
        Menyadari tingginya risiko yang akan timbul jika sistem down, maka diperlukan adanya
     pekerjaan pemeliharaan perangkat TIK, yang bertujuan untuk menjaga keandalan
                                                                           
     (realibility) dan ketersediaan (availability) sistem.                 
                                                                           
2. Maksud dan Tujuan                                                       
                                                                           
   2.1 Maksud Kegiatan                                                     
                                                                           
     Penyusunan KAK ini dimaksudkan untuk memberikan penjelasan mengenai gambaran
                                                                           
     lingkup Pengadaan Jasa Pemeliharaan Perangkat Lunak Merk Dynatrace dan Sarana
     Pendukungnya di Lingkungan Direktorat Jenderal Bea Dan Cukai TA 2025 dalam rangka
                                                                           
     mendukung layanan CEISA 4.0 DJBC.                                     
                                                                           
   2.2 Tujuan Kegiatan                                                     
                                                                           
     Kegiatan Pemeliharaan ini bertujuan untuk menjaga layanan CEISA 4.0 berjalan selama 7 x
                                                                           
     24 jam dan menjaga keandalan (realibility) dan ketersediaan (availability) sistem dimana
     membutuhkan Pengadaan Jasa Pemeliharaan Perangkat Lunak Merk Dynatrace dan Sarana
                                                                           
     Pendukungnya di Lingkungan Direktorat Jenderal Bea Dan Cukai TA 2025 serta memenuhi
     kebutuhan teknis terkait Perangkat tersebut.                          
                                                                           
3. Ruang Lingkup                                                           
                                                                           
   Merupakan kegiatan pemeliharaan perangkat lunak Merk Dynatrace dengan rincian sebagai
                                                                           
   berikut:                                                                
                                                                           
  No    Lisensi        Product Type             Satuan       Qty           
                                                                           
  1    Dynatrace Dynatrace Managed - Host Units Per Host Units 169         
  2    Dynatrace Dynatrace Managed - DEM Units Per Million Annual Units 1  
                      Tabel 1 Perangkat Lunak Merk Dynatrace               
   Kegiatan pemeliharaan perangkat tersebut diatas meliputi:               
                                                                           
   3.1 Renewal Annual Technical Support (ATS)                              
                                                                           
     Kegiatan pembaruan hak penggunaaan dan/atau hak atas support dari principle baik dari
     ketersediaan bug fix, update versi perangkat lunak, dan patch lain yang dibutuhkan.
                                                                           
   3.2 Assesment                                                           
                                                                           
     Kegiatan peninjauan dan pendokumentasian terhadap kondisi nyata di lapangan terhadap
                                                                           
     perangkat yang dipelihara, meliputi:                                  
                                                                           
     a. Pengecekan Life Cycle perangkat                                    
                                                                           
        Merupakan kegiatan untuk memastikan keberlangsungan dukungan perangkat dari
        prinsipal, yang dapat dilakukan dengan melakukan pengecekan secara langsung melalui
                                                                           
        web dan/atau portal resmi prinsipal atau dokumen pembuktian lainnya seperti surat
        resmi, surat elektronik, dll.                                      
                                                                           
     b. Pengecekan perangkat                                               
                                                                           
        Merupakan kegiatan pengecekan terhadap perangkat lunak untuk memastikan kesesuaian
        jumlah, lokasi perangkat lunak, serial number/license key/contract number, merk, tipe,
                                                                           
        versi perangkat lunak sebagaimana tercantum pada Tabel 1 Perangkat Lunak Merk
        Dynatrace.                                                         
                                                                           
     c. Pengecekan topologi dan konfigurasi                                
                                                                           
        Merupakan kegiatan pengecekan serta pendokumentasian topologi Host Unit dan
        konfigurasi sistem perangkat lunak secara menyeluruh (matriks dan diagram sistem,
                                                                           
        integrasi dengan komponen lainnya serta konfigurasi NTP, Host Name, DNS dan IP
        Address pada perangkat eksisting).                                 
                                                                           
     d. Pengecekan Application Performance Index                           
                                                                           
        Melakukan pengecekan serta pendokumentasian terhadap Application Performance
        Index pada seluruh Host Unit.                                      
                                                                           
   3.3 Corrective Maintenance                                              
                                                                           
     Melakukan kegiatan perbaikan terhadap perangkat lunak yang mengalami kerusakan.
                                                                           
   3.4 Routine activities                                                  
                                                                           
     Melakukan kegiatan rutin yang meliputi:                               
     a. Pengecekan harian status ketersediaan perangkat lunak;             
     b. Pengecekan harian status ketersediaan seluruh aplikasi yang dimonitoring oleh perangkat
                                                                           
        lunak Dynatrace;                                                   
     c. Pengecekan harian terhadap Application Performance Index serta melakukan analisa,
                                                                           
        identifikasi, dan rekomendasi terhadap gangguan (apabila terjadi); 
                                                                           
     d. Pengecekan harian terhadap End User Experience melalui Digital Experience
        Monitoring;                                                        
                                                                           
     e. Melakukan monitoring serta asistensi terhadap rekomendasi perbaikan kepada pihak
        terkait (developer, database administrator, system administrator dan network
                                                                           
        administrator);                                                    
                                                                           
     f. Pelaporan status anomali (apabila ditemukan) terhadap perangkat lunak Dynatrace baik
        secara lisan, tulisan maupun media komunikasi lainnya;             
                                                                           
     g. Pengecekan bulanan life cycle perangkat.                           
                                                                           
   3.5 Training                                                            
                                                                           
     Penyedia jasa berkewajiban untuk memberikan training dan/atau transfer knowledge terkait
     perangkat yang dilakukan pemeliharaan yang dilaksanakan sebanyak 2 (dua) kali pada masa
                                                                           
     kontrak yang diikuti minimal 10 (sepuluh) orang peserta dari DJBC. Kegiatan tersebut
                                                                           
     diselenggarakan oleh lembaga resmi atau oleh tenaga ahli yang mempunyai kemampuan
     untuk melaksanakan kegiatan tersebut dan disetujui oleh pihak DJBC dan mendapatkan
                                                                           
     sertifikat pelatihan (apabila ada).                                   
                                                                           
   3.6 Layanan Dukungan Teknis Lainnya                                     
                                                                           
     Kegiatan teknis yang diperlukan dalam mengelola Perangkat Lunak Merk Dynatrace dan
     komponen pendukung lainnya baik dari sisi operasional, pengembangan, dan/atau perubahan
                                                                           
     teknis diluar dari kegiatan Corrective Maintenance dan Routine Activities, dapat berupa:
                                                                           
     a. Update versi perangkat lunak, patch, update konfigurasi, reinstall atau fresh install;
                                                                           
     b. Asistensi yang mendukung Disaster Recovery Plan yaitu switch over, fail over, serta
        kegiatan lainnya;                                                  
                                                                           
     c. Change Request, merupakan kegiatan perubahan konfigurasi dan/atau penambahan
        konfigurasi;                                                       
                                                                           
     d. Melakukan kegiatan backup konfigurasi;                             
     e. Konsultasi dan tindakan teknis lainnya.                            
                                                                           
     Kegiatan sebagaimana dimaksud diatas merupakan kegiatan yang bersifat situasional dan
     berdasarkan temuan dan/atau kebutuhan.                                
                                                                           
4. Laporan Pekerjaan                                                       
                                                                           
   Penyedia berkewajiban menyediakan dokumentasi ruang lingkup pekerjaan beserta rekomendasi
   dalam bentuk laporan yaitu sebagai berikut:                             
                                                                           
                                                                           
   a. Laporan Kick off Meeting yang berisi dokumentasi dari kegiatan rapat persiapan pelaksanaan
     kontrak berupa penjabaran program mutu paling sedikit berisi:         
                                                                           
     • informasi mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan;                
     • organisasi kerja Penyedia;                                          
                                                                           
     • jadwal pelaksanaan pekerjaan;                                       
                                                                           
     • prosedur pelaksanaan pekerjaan;                                     
     • prosedur instruksi kerja; dan/atau                                  
                                                                           
     • pelaksana kerja                                                     
                                                                           
   b. Laporan Renewal Annual Technical Support (ATS);                      
   c. Laporan assesment;                                                   
                                                                           
   d. Laporan Pedoman Pengoperasian dan Perawatan Perangkat;               
   e. Laporan corrective maintenance (apabila ada);                        
                                                                           
   f. Laporan routine activities;                                          
                                                                           
   g. Laporan training                                                     
   h. Laporan layanan dukungan teknis lainnya (apabila ada);               
                                                                           
   i. Laporan executive report yang berisi gambaran umum hasil pemeliharaan perangkat dan
     semua kegiatannya serta capacity planning yang akan disampaikan ke tim teknis dan
                                                                           
     manajemen sebanyak 2 kali laporan (pada bulan Juni dan November).     
                                                                           
5. Lokasi Pekerjaan                                                        
                                                                           
   Lokasi pekerjaan yang terkait dalam pekerjaan Pengadaan Jasa Pemeliharaan Perangkat Lunak
   Merk Dynatrace dan Sarana Pendukungnya di Lingkungan Direktorat Jenderal Bea Dan Cukai
                                                                           
   Tahun Anggaran 2025 adalah SDC Kemenkeu Jakarta dan DRC Kemenkeu Balikpapan.