| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0311837009429000 | Rp 9,340,316,879 | - | |
PT Aka Tech Vision | 02*3**8****35**0 | - | - |
PT Informatika Media Pratama | 09*7**7****05**0 | - | - |
PT Radiant Central Teknologi | 02*1**9****13**0 | - | - |
| 0312392830432000 | Rp 7,500,315,699 | Tidak melampirkan sertifikat SCRUM Master untuk personil Project Manager yang ditawarkan | |
| 0720539857517000 | - | - | |
| 0033201054403000 | Rp 7,495,946,550 | 1) Tidak melampirkan sertifikat SCRUM Master untuk personil Project Manager yang ditawarkan 2) Tidak melampirkan sertifikat Frontend Developer (React) untuk personil Tenaga Ahli Web Developer (Frontend Developer) yang ditawarkan atas nama Handoyo | |
Monsterar Teknologi Indonesia | 08*1**1****36**0 | - | - |
| 0415249572432000 | - | - | |
| 0805214467518000 | - | - | |
| 0854811817421000 | - | - | |
| 0031250954044000 | - | - | |
| 0427170899422000 | - | - | |
| 0316802479424000 | - | - | |
| 0759821218411000 | - | - | |
| 0831713722121000 | - | - | |
PT Pelangi Cipta Indonesia | 06*4**9****17**0 | - | - |
Tridaya Bakti Nusa | 03*8**8****17**0 | - | - |
| 0312701535614000 | - | - | |
| 0020099412607000 | - | - | |
| 0737238642122000 | - | - | |
PT Bravo Soetjarto Eksekutif | 01*6**2****17**0 | - | - |
CV Adyareka | 02*1**6****26**0 | - | - |
| 0014779383511000 | - | - | |
| 0026488718411000 | - | - | |
| 0013009923093000 | - | - | |
CV Sarana Mandiri Komputindo | 06*8**3****23**0 | - | - |
Tritech Dynamic Indonesia | 10*0**0****89**0 | - | - |
PT Laksono Setyo Mulyo | 09*8**0****43**0 | - | - |
PT Sinar Himmaco Jaya | 08*2**2****44**0 | - | - |
| 0027036631923000 | - | - | |
| 0945495216009000 | - | - | |
| 0843001181009000 | - | - | |
| 0854283876432000 | - | - | |
| 0663113157105000 | - | - | |
Ninetynine Digital Niaga | 04*8**5****27**0 | - | - |
| 0210798070411000 | - | - | |
| 0023140650009000 | - | - | |
| 0746622968107000 | - | - | |
PT Jamsoy Karyo Nusantara | 02*8**3****07**0 | - | - |
PT Harapan Hadinata Universal | 06*2**4****47**0 | - | - |
| 0027483502008000 | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PAKET PEKERJAAN
PENGEMBANGAN APLIKASI CEISA 4.0 TAHAP VII BESERTA SARANA
PENDUKUNG TA 2025
1. Latar Belakang
1.1 Pendahuluan
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memiliki sistem informasi CEISA 4.0 dimana sistem
ini menghadapi tantangan terkait keamanan dan kebutuhan untuk meningkatkan
fungsionalitas sistem. Untuk mengatasi tantangan tersebut, tender dilakukan untuk memilih
penyedia yang tepat dalam pengembangan sistem informasi CEISA 4.0.
a. Pengembangan Sistem: Pengembangan sistem berupa pengembangan aplikasi dalam
rangka mengakomodasi permintaan otomasi proses bisnis di lingkungan Direktorat
Jenderal Bea dan Cukai. Pengembangan baru ini melibatkan perluasan fungsionalitas
sistem, pembaruan arsitektur, peningkatan performa, atau adaptasi terhadap perubahan
regulasi. Tujuan dari pengembangan baru adalah memastikan sistem informasi CEISA
4.0 tetap relevan, efisien, dan dapat mendukung pertumbuhan organisasi dengan baik.
b. Penambahan Fitur: Kebutuhan organisasi terus berkembang seiring waktu dan sistem
CEISA 4.0 juga harus dapat memenuhi kebutuhan baru yang muncul. Oleh karena itu,
perlu dilakukan penambahan fitur baru untuk meningkatkan fungsionalitas sistem. Fitur-
fitur baru ini dapat mencakup integrasi dengan teknologi terkini seperti otomatisasi
proses bisnis, atau perluasan kemampuan sistem dalam mendukung kegiatan operasional
organisasi.
c. Pengembangan Automation Test: Pengembangan automation test dalam rangka
mengakomodasi permintaan otomasi proses uji fungsi proses bisnis Dokumen Pabean
dalam aplikasi CEISA 4.0. Otomasi proses uji fungsi diperlukan untuk menjaga kualitas
layanan Dokumen Pabean di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
2. Maksud dan Tujuan
Maksud dari kegiatan ini adalah untuk memberikan penjelasan mengenai gambaran kegiatan
yang meliputi:
a. Pengembangan sistem;
b. Penambahan fitur;
c. Pengembangan Automation Test;
3. Ruang Lingkup
Ruang lingkup pekerjaan bagi penyedia adalah sebagai berikut:
3.1 Pengembangan Aplikasi CEISA 4.0 Tahap VII
a. Pengembangan Aplikasi CEISA 4.0 Tahap VII, berupa: pengembangan sistem dan
penambahan fitur;
b. Menyelesaikan pekerjaan Pengembangan Aplikasi CEISA 4.0 Tahap VII (dari Planning,
Analysis Design, Development, Testing dan Deployment) sampai dengan 31 Desember
2025 terhitung sejak tanggal kontrak pekerjaan ditandatangani;
Gambar 1. Flow Pekerjaan Pengembangan
c. Pengembangan aplikasi dapat menggunakan metode Scrum, Test Driven Development
(TDD) dan/atau metode lainnya;
d. Kegiatan pada aplikasi CEISA Tahap VII, meliputi Pengembangan Baru dan
Penambahan Fitur.
A. Pengembangan Baru terdiri dari 4 (empat) modul yang meliputi:
1) TPS Online;
2) Vessel Declaration System (VDS) / Yachter;
3) Registrasi IMEI Barang Penumpang;
4) Pemutakhiran Data Referensi;
B. Penambahan Fitur terdiri dari 1 (satu) modul yang meliputi:
1) Perubahan Data;
e. Penyediaan tenaga ahli, bahan-bahan, perlengkapan pekerjaan dan alat-alat bantu
lainnya untuk melaksanakan pekerjaan hingga tercapainya hasil pekerjaan;
f. Penyediaan sarana dan prasarana penunjang pekerjaan tenaga ahli berupa lokasi
pekerjaan seperti ruangan/kantor/tempat lainnya, laptop, serta seluruh perlengkapan
yang dibutuhkan pada lokasi pekerjaan;
g. Menyediakan database TAC (Type Allocation Code) untuk mendukung pengembangan
modul Registrasi IMEI Barang Penumpang;
h. Menyerahkan hak milik, hak guna/ pakai, dan hak cipta aplikasi kepada Direktorat
Jenderal Bea dan Cukai;
i. Menyerahkan seluruh kode sumber aplikasi serta seluruh dokumentasi terkait pekerjaan,
dan tidak terbatas dokumen lainnya apabila diperlukan yang terkait dengan
pengembangan aplikasi. Penyedia DILARANG membubuhkan logo/simbol/identitas
perusahaan dan/atau pembuat/identitas lain pada aplikasi dan kode sumber selain
identitas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan nama aplikasi serta versi.
j. BAST dilaksanakan setelah uji fungsi aplikasi dan telah lolos pemeriksaan realisasi
pekerjaan yang ditandai dengan adanya bukti Dokumen Hasil Uji Fungsi dan Berita
Acara Deploy Staging;
k. Terhadap pekerjaan, penyedia wajib memberikan dokumentasi sebagai berikut:
1. Pengembangan Baru
A. Planning;
1) Dokumen Project Charter dari pihak Penyedia;
2) Dokumen Project Management Plan dari pihak Penyedia;
B. Analysis Design;
1) Dokumen Business Requirement Document, System Analyst pihak Penyedia
dan Tim Teknis;
2) Solution Requirement Document, System Analyst pihak Penyedia dan Tim
Teknis;
3) Dokumen Rancangan Tingkat Tinggi, System Analyst pihak Penyedia dan
Tim Teknis;
C. Development;
1) Dokumen Rancangan Rinci, System Analyst pihak Penyedia dan Tim Teknis;
2) Laporan Source Code dari pihak Penyedia;
D. Testing;
1) Dokumen Skenario Pengujian dari pihak Penyedia;
2) Dokumen Hasil Pengujian dari pihak Penyedia;
E. Deployment;
1) Dokumen Laporan Deployment dari pihak Penyedia;
2) Dokumen Petunjuk Penggunaan dari pihak Penyedia;
3) Dokumen Rekapitulasi Proyek dari pihak Penyedia;
2. Penambahan Fitur
A. Planning;
Dokumen Project Management Plan dari pihak Penyedia;
B. Analysis Design;
Dokumen Pendukung dari pihak Penyedia dan Tim Teknis;
C. Development;
1) Dokumen Rancangan Rinci, System Analyst pihak Penyedia dan Tim Teknis;
2) Laporan Source Code dari pihak Penyedia;
D. Testing;
1) Dokumen Skenario Pengujian dari pihak Penyedia;
2) Dokumen Hasil Pengujian dari pihak Penyedia;
E. Deployment;
1) Dokumen Laporan Deployment dari pihak Penyedia;
2) Dokumen Petunjuk Penggunaan dari pihak Penyedia;
3) Dokumen Rekapitulasi Proyek dari pihak Penyedia;
l. Menyediakan dukungan teknis dan garansi terhadap Tabel 1 pada fase garansi, berupa
penyelesaian Task yang meliputi sekurang-kurangnya:
1. Bug fixing, merupakan kesalahan, cacat, dan/atau terjadi masalah pada kode program
yang menyebabkan perangkat tidak berfungsi seperti yang diharapkan. Bug terjadi
karena kegagalan program yang menyebabkan perangkat lunak berhenti bekerja atau
crash. Kesalahan fungsi yang menyebabkan fitur atau fungsi yang tidak bekerja
dengan benar dan masalah kinerja yang menyebabkan perangkat lunak berjalan
lambat atau tidak responsive;
2. Perbaikan Keamanan, proses perbaikan, seperti kredensial atau kode kantor dan NIP
yang menggunakan token unik yang tidak bisa di akses di luar sistem tertentu. Token
ini digunakan sebagai pengganti data asli saat berkomunikasi antara klien dan server;
3. Tuning, merupakan proses optimalisasi kode sumber perangkat lunak yang bertujuan
untuk meningkatkan performa dengan membuat kode berjalan lebih cepat,
menggunakan sumber daya sistem secara lebih efisien, dan mengurangi waktu
respons atau penggunaan memori;
4. Change Request, merupakan proses formal dalam manajemen proyek atau
pengembangan perangkat lunak yang digunakan untuk mengajukan, menilai, dan
menyetujui perubahan terhadap suatu proyek atau sistem. Permintaan perubahan ini
mencakup penyesuaian kecil hingga perubahan besar yang membawa dampak pada
perubahan proses bisnis.
m. Periode pelaksanaan dukungan teknis dan garansi (fase pemeliharaan) dimulai sejak
BAST (Berita Acara Serah Terima Pekerjaan) pada fase pengembangan sampai dengan
31 Desember 2026. Adapun teknis pelaksanaan pekerjaan dalam fase pemeliharaan
adalah sebagai berikut:
1. Metodologi
Implementasi pekerjaan pada fase pemeliharaan menerapkan metodologi Kanban
sebagai berikut:
Gambar 2. Flow Pekerjaan Maintenance
2. Tahapan implementasi pekerjaan pada fase pemeliharaan adalah sebagai berikut:
A. Permintaan pekerjaan meliputi: Bug Fixing atau Tuning atau Perbaikan
Keamanan atau Change Request yang berbentuk Task di dalam aplikasi Jira.
B. Pekerjaan penyedia didasarkan terhadap status yang terdapat pada aplikasi Jira
yaitu In Progress, QC Vendor - VA, dan QC Vendor - Testing.
C. Penyedia dinyatakan selesai melakukan Task sebagaimana dimaksud pada huruf
A apabila status pada aplikasi Jira ditemukan “QC Vendor - Testing”.
D. Apabila terdapat revisi setelah Deploy Staging, maka dibuat Task baru pada
aplikasi Jira;
E. Tim Teknis memprioritaskan pekerjaan yang akan dikerjakan oleh tim penyedia.
F. Tim Penyedia menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan prioritas yang ditentukan
oleh Tim Teknis yang pada pelaksanaannya bergantung pada ketersediaan jumlah
programmer.
3. Dukungan Teknis
A. Pelaksanaan Pekerjaan dilaksanakan oleh Penyedia Jasa yang mendukung
pelayanan dengan coverage 7 hari x 24 jam, termasuk hari-hari libur yang
ditetapkan oleh pemerintah.
B. Programmer akan menyelesaikan pekerjaan berdasarkan laporan pengaduan Tim
Teknis yang sebelumnya sudah didaftarkan pada sistem ticketing laporan
pengaduan.
C. Programmer menyelesaikan pekerjaan berdasarkan antrian pekerjaan yang
terdaftar pada sistem ticketing.
D. Adapun jumlah programmer yang tersedia pada fase pemeliharaan sekurang-
kurangnya sebanyak 6 (enam) orang.
4. Pihak penyedia wajib memberikan Dokumen Realisasi setiap triwulan kepada unsur
Pengawas atau Tim Teknis.
3.2 Pengembangan Automation Test Proses Bisnis Dokumen Pabean
No Use Case UUCW
1 Browse Dokumen 10
2 Perekaman BC 3.0 90
3 Perekaman PKBE 20
4 Perekaman BC 2.0 90
5 Perekaman BC 2.4 80
6 Perekaman BC 2.5 90
7 Perekaman BC 2.6.1 95
8 Perekaman BC 2.6.2 110
9 Perekaman BC 2.7 100
10 Perekaman BC 4.0 85
11 Perekaman BC 4.1 90
12 Perekaman BC 1.6 95
13 Perekaman PPB 70
14 Perekaman P3BET 80
15 Perekaman BC 2.8 90
16 Perekaman PPK PLB 55
17 Perekaman DOKAP PLB 65
18 Perekaman BC 3.3 90
Perekaman FTZ01 – Pemasukan dari Luar
19 95
Daerah Pabean
Perekaman FTZ01 – Pengeluaran ke Luar
20 90
Daerah Pabean
Perekaman FTZ01 – Pengeluaran ke Tempat
21 85
Lain dalam Daerah Pabean
Perekaman FTZ02 – Pemasukan dari Kawasan
22 Berikat, KEK, FTZ lain, atau Kawasan dengan 95
Fasilitas lainnya
Perekaman FTZ02 – Pengeluaran ke Kawasan
23 Berikat, KEK, FTZ lain, atau Kawasan dengan 85
Fasilitas lainnya
Perekaman FTZ03 – Pemasukan dari Tempat
24 85
Lain dalam Daerah Pabean
25 Perekaman BC 2.3 95
1. Menyelesaikan pekerjaan Pengembangan Automation Test Proses Bisnis Dokumen
Pabean Aplikasi CEISA 4.0 (dari planning, analisis dan pembuatan skenario testing,
development dan integrasi Jenkins CI/CD);
2. Jenis pekerjaan;
A. Fase Pengembangan
Fase pengembangan Automation Test Proses Bisnis Dokumen Pabean Aplikasi
CEISA 4.0 meliputi pembuatan testing skenario dan pengembangan test script
menggunakan aplikasi Katalon. Pengembangan Automation Test modul dokumen
pabean meliputi Use Case jenis dokumen sebagai berikut:
1) Perekaman BC 3.0
2) Perekaman PKBE
3) Perekaman BC 2.0
4) Perekaman BC 2.4
5) Perekaman BC 2.5
6) Perekaman BC 2.6.1
7) Perekaman BC 2.6.2
8) Perekaman BC 2.7
9) Perekaman BC 4.0
10) Perekaman BC 4.1
11) Perekaman BC 1.6
12) Perekaman PPB
13) Perekaman P3BET
14) Perekaman BC 2.8
15) Perekaman PPK PLB
16) Perekaman DOKAP PLB
17) Perekaman BC 3.3
18) Perekaman FTZ01 – Pemasukan dari Luar Daerah Pabean
19) Perekaman FTZ01 – Pengeluaran ke Luar Daerah Pabean
20) Perekaman FTZ01 – Pengeluaran ke Tempat Lain dalam Daerah Pabean
21) Perekaman FTZ02 – Pemasukan dari Kawasan Berikat, KEK, FTZ lain, atau
Kawasan dengan Fasilitas lainnya
22) Perekaman FTZ02 – Pengeluaran ke Kawasan Berikat, KEK, FTZ lain, atau
Kawasan dengan Fasilitas lainnya
23) Perekaman FTZ03 – Pemasukan dari Tempat Lain dalam Daerah Pabean
24) Perekaman PPK PLB
25) Perekaman BC 2.3
B. Fase Pemeliharaan
Fase Pemeliharaan Automation Test Proses Bisnis Dokumen Pabean Aplikasi CEISA
4.0 meliputi:
1) Penambahan Skenario Testing dan Test Script. Penambahan dilakukan jika
terdapat penambahan fitur pada perekaman Dokumen Pabean.
2) Perubahan Skenario Testing dan Test Script. Perubahan dilakukan jika terdapat
perubahan fitur yang sudah ada pada perekaman Dokumen Pabean.
3. Penyediaan tenaga ahli, bahan-bahan, perlengkapan pekerjaan dan alat-alat bantu lainnya
untuk melaksanakan pekerjaan hingga tercapainya hasil pekerjaan;
4. Penyediaan sarana dan prasarana penunjang pekerjaan tenaga ahli berupa lokasi
pekerjaan seperti ruangan/ kantor/ tempat lainnya, laptop, serta seluruh perlengkapan
yang dibutuhkan pada lokasi pekerjaan;
5. BAST dilaksanakan setelah uji fungsi aplikasi dan telah lolos pemeriksaan realisasi
pekerjaan yang ditandai dengan adanya bukti Dokumen Hasil Uji Fungsi;
6. Terhadap pekerjaan pengembangan Automation Test penyedia wajib memberikan
dokumentasi sebagai berikut:
A. Planning
1) Dokumen Project Charter dari pihak Penyedia;
2) Dokumen Project Management Plan dari pihak Penyedia;
B. Analisis dan Perancangan Skenario Testing
1) Dokumen Business Requirement Document, System Analyst pihak Penyedia
dan Tim Teknis;
2) Solution Requirement Document, System Analyst pihak Penyedia dan Tim
Teknis;
3) Dokumen Skenario Pengujian, System Analyst pihak Penyedia;
C. Development
1) Laporan Source Code dari pihak Penyedia;
D. Integrasi Jenkins CI/CD
1) Dokumen Laporan Integrasi Jenkins CI/CD dari Penyedia;
2) Dokumen Petunjuk Penggunaan dari pihak Penyedia;
3) Dokumen Rekapitulasi Proyek dari pihak Penyedia;
7. Menyediakan dukungan teknis dan garansi pada fase garansi, berupa penyelesaian Task
yang meliputi sekurang-kurangnya:
A. Penambahan Skenario Testing dan Test Script. Penambahan dilakukan jika terdapat
penambahan fitur pada perekaman Dokumen Pabean.
B. Perubahan Skenario Testing dan Test Script. Perubahan dilakukan jika terdapat
perubahan fitur yang sudah ada pada perekaman Dokumen Pabean
C. Perbaikan Test Script. Perbaikan dilakukan jika terdapat kerusakan pada Automation
Test yang dikembangkan penyedia.
8. Periode pelaksanaan dukungan teknis dan garansi (fase pemeliharaan) dimulai sejak
BAST (Berita Acara Serah Terima Pekerjaan) pada fase pengembangan sampai dengan
31 Desember 2026. Adapun teknis pelaksanaan pekerjaan dalam fase pemeliharaan
adalah sebagai berikut:
A. Metodologi
Implementasi pekerjaan pada fase pemeliharaan menerapkan metodologi Kanban
sebagai berikut:
1) Planning
2) Analisis dan pembuatan skenario testing
3) Development
4) Integrasi Jenkins CI/CD
B. Tahapan implementasi pekerjaan pada fase pemeliharaan adalah sebagai berikut:
1) Permintaan pekerjaan yang meliputi: Perbaikan Test Script atau Penambahan
Test Script atau Perubahan Test Script atau Change Request yang berbentuk
Task di dalam aplikasi Jira.
2) Pekerjaan penyedia didasarkan terhadap status yang terdapat pada aplikasi Jira
yaitu In Progress, QC Vendor - VA, dan QC Vendor - Testing.
3) Penyedia dinyatakan selesai melakukan Task sebagaimana dimaksud pada angka
1) apabila status pada aplikasi Jira ditemukan “QC Vendor - Testing”.
4) Tim Teknis memprioritaskan pekerjaan yang akan dikerjakan oleh tim penyedia.
5) Tim Penyedia menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan prioritas yang ditentukan
oleh Tim Teknis yang pada pelaksanaannya bergantung pada ketersediaan
jumlah Quality Assurance.
C. Dukungan Teknis
1) Pelaksanaan Pekerjaan dilaksanakan oleh Penyedia Jasa yang mendukung
pelayanan dengan coverage 7 hari x 24 jam, termasuk hari-hari libur yang
ditetapkan oleh pemerintah.
2) Quality Assurance Engineer akan menyelesaikan pekerjaan berdasarkan laporan
pengaduan Tim Teknis yang sebelumnya sudah didaftarkan pada sistem
ticketing laporan pengaduan.
3) Quality Assurance Engineer menyelesaikan pekerjaan berdasarkan antrian
pekerjaan yang terdaftar pada sistem ticketing.
4) Adapun jumlah Quality Assurance Engineer yang tersedia pada fase
pemeliharaan sekurang-kurangnya sebanyak 2 (dua) orang.
D. Pihak penyedia wajib memberikan Dokumen Realisasi setiap triwulan kepada unsur
Pengawas atau Tim Teknis.
3.3 Add-on Software Jira
Menyediakan Add-on Software Jira berupa:
- Calendar for Jira (Timeline Roadmaps and Customs Events) by Teamlead;
- Customs Charts for Jira-Reports, Dashboards, Graphs & Tables by Tempo Software;
Dengan spesifikasi sebagai berikut:
- Dapat digunakan sekurang-kurang 500 user;
- Aplikasi diinstall pada server On-premise;
- Mendapatkan Annual Technical Support selama 12 bulan terhitung sejak Berita Acara
Aktivasi Lisensi.
3.4 Training
Penyedia memberikan pelatihan atas perangkat lunak dan/atau aplikasi yang dibangun
dan/atau transfer knowledge lainnya yang diikuti minimal oleh 10 (sepuluh) orang peserta
dan maksimal sesuai dengan kesepakatan bersama sekurang-kurangnya sebanyak 2 kali.
Kegiatan tersebut diselenggarakan pada lembaga resmi atau oleh tenaga teknisi yang
mempunyai kemampuan untuk melaksanakan pelatihan tersebut. Waktu pelaksanaan
pelatihan dilaksanakan paling lambat 31 Desember 2025.
4. Laporan Pekerjaan
Laporan pekerjaan adalah seluruh dokumentasi terhadap realisasi pekerjaan yang dibagi
berdasarkan klasifikasi kelompok sebagai berikut:
4.1 Laporan Inisiasi Proyek
Merupakan laporan yang berisi dokumentasi kegiatan awal dan/atau persiapan proyek.
4.2 Laporan Pengembangan Baru
Merupakan laporan yang berisi dokumentasi realisasi pekerjaan dengan klasifikasi kelompok
pengembangan baru, yaitu sebagai berikut:
No Nama Dokumen Keterangan
1 Project Charter Dokumen yang berisikan informasi mengenai ruang lingkup
yang akan dicapai dari sebuah proyek untuk pengampu proses
bisnis. Dokumen ini berisi sasaran dan tujuan proyek, ruang
lingkup proyek, faktor penentu keberhasilan proyek, estimasi
jadwal dan biaya proyek, sumber daya, identifikasi risiko
perubahan proyek dan para pemangku kepentingan proyek.
2 Project Management Dokumen yang berisikan rancangan dan keputusan manajer
Plan proyek mengenai suatu proyek yang akan dilaksanakan.
Dokumen ini berisi ringkasan kebutuhan proyek, rencana
pemenuhan kebutuhan, Work Breakdown Structure (WBS),
Gantt Chart, tim proyek dan rencana pengelolaan dan
pengendalian perubahan proyek.
3 Business Requirement Dokumen luaran Business Analyst (BA) diperuntukkan
Document kepada pengampu proses bisnis, yang memuat hasil analisis
proses bisnis terkait kebutuhan fungsional dan rincian use case
diagram beserta deskripsinya
4 Solution Requirements Dokumen luaran BA diperuntukkan kepada Project Manager
Document (SRD) (PM) dan SA. Dokumen ini berisikan hasil analisis proses
bisnis terkait kelayakan teknikal proyek, kebutuhan
fungsional dan non fungsional, analisis kebutuhan, spesifikasi
aktor, rincian use case diagram beserta deskripsinya, serta
estimasi pengerjaan proyek
5 Dokumen Rancangan Dokumen System Analyst (SA) yang berisikan rancangan
Tingkat Tinggi metodologi yang digunakan dalam pengembangan sistem
No Nama Dokumen Keterangan
informasi, arsitektur sistem informasi, use case diagram dan
deskripsi, serta hak akses informasi.
6 Dokumen Rancangan Dokumen luaran SA dan Data Modeler yang berisikan
Rinci rancangan activity diagram, class diagram, rancangan basis
data, rancangan service, rancangan antarmuka, rancangan
laporan dan luaran, infrastruktur dan rancangan agile (product
backlog, sprint backlog, definition of done, dll).
7 Laporan Source Code Laporan programmer yang telah di ditinjau oleh SA, untuk
mendokumentasikan source code yang telah dibuat atau link
media penyimpanan / repository source code beserta
programmer berwenang.
8 Dokumen Skenario Dokumen luaran SA yang berisikan strategi dan metode
Pengujian pengujian, ruang lingkup pengujian dan skenario kasus uji.
9 Dokumen Hasil Dokumen ini berisi deskripsi dan hasil uji unit testing dan
Pengujian system testing, integration testing, user acceptance test serta
rekapitulasi hasil pengujian.
10 Dokumen Petunjuk Dokumen panduan pengguna yang dibuat oleh programmer,
Pengguna (User yang mendokumentasikan cara penggunaan dan alur proses
Manual) sistem informasi.
11 Dokumen Rekapitulasi Laporan yang mendokumentasikan tugas-tugas serta
Proyek permasalahan yang timbul pada saat pengembangan sistem
informasi berjalan, beserta solusinya. Dokumen ini berisikan
role akses tool yang digunakan untuk komunikasi tim (misal
Jira), rekapitulasi sprint dan burn down chart (grafik pekerjaan
tim).
12 Dokumen Administrasi Foto-foto kegiatan, daftar hadir, dan sejenisnya.
Lainnya
Tabel 1 Daftar Dokumentasi Pengembangan Baru
4.3 Laporan Penambahan Fitur
Merupakan laporan yang berisi dokumentasi realisasi pekerjaan dengan klasifikasi kelompok
Penambahan Fitur, yaitu sebagai berikut:
No Nama Dokumen Keterangan
1 Project Management Dokumen yang berisikan rancangan dan keputusan manajer
Plan proyek mengenai suatu proyek yang akan dilaksanakan.
Dokumen ini berisi ringkasan kebutuhan proyek, rencana
pemenuhan kebutuhan, Work Breakdown Structure (WBS),
Gantt Chart, tim proyek dan rencana pengelolaan dan
pengendalian perubahan proyek.
2 Dokumen Rancangan Dokumen luaran SA dan Data Modeler yang berisikan
Rinci rancangan activity diagram, class diagram, rancangan basis
No Nama Dokumen Keterangan
data, rancangan service, rancangan antarmuka, rancangan
laporan dan luaran, infrastruktur dan rancangan agile (product
backlog, sprint backlog, definition of done, dll).
3 Laporan Source Code Laporan programmer yang telah di ditinjau oleh SA, untuk
mendokumentasikan source code yang telah dibuat atau link
media penyimpanan / repository source code beserta
programmer berwenang.
4 Dokumen Skenario Dokumen luaran SA yang berisikan strategi dan metode
Pengujian pengujian, ruang lingkup pengujian dan skenario kasus uji.
5 Dokumen Hasil Dokumen ini berisi deskripsi dan hasil uji unit testing dan
Pengujian system testing, integration testing, user acceptance test serta
rekapitulasi hasil pengujian.
6 Dokumen Petunjuk Dokumen panduan pengguna yang dibuat oleh programmer,
Pengguna (User yang mendokumentasikan cara penggunaan dan alur proses
Manual) sistem informasi.
7 Dokumen Rekapitulasi Laporan yang mendokumentasikan tugas-tugas serta
Proyek permasalahan yang timbul pada saat pengembangan sistem
informasi berjalan, beserta solusinya. Dokumen ini berisikan
role akses tool yang digunakan untuk komunikasi tim (misal
Jira), rekapitulasi sprint dan burn down chart (grafik pekerjaan
tim).
8 Dokumen Administrasi Foto-foto kegiatan, daftar hadir, dan sejenisnya.
Lainnya
Tabel 2 Daftar Dokumentasi Penambahan Fitur
4.4 Laporan Pengembangan Automation Test
Merupakan laporan yang berisi dokumentasi realisasi pekerjaan dengan klasifikasi kelompok
Pengembangan Automation Test, yaitu sebagai berikut:
No Nama Dokumen Keterangan
1 Project Management Dokumen yang berisikan rancangan dan keputusan
Plan manajer proyek mengenai suatu proyek yang akan
dilaksanakan. Dokumen ini berisi ringkasan kebutuhan
proyek, rencana pemenuhan kebutuhan, Work
Breakdown Structure (WBS), Gantt Chart, tim proyek
dan rencana pengelolaan dan pengendalian perubahan
proyek.
2 Business Requirement Dokumen luaran Business Analyst (BA) diperuntukkan
Document kepada pengampu proses bisnis, yang memuat hasil
analisis proses bisnis terkait spesifikasi fungsional dan
rincian use case diagram beserta deskripsinya
3 Solution Requirements Dokumen luaran Business Analyst (BA) diperuntukkan
Document (SRD) kepada Project Manager (PM) dan SA. Dokumen ini
berisikan hasil analisis proses bisnis terkait kelayakan
teknikal proyek, kebutuhan fungsional dan non
fungsional, analisis kebutuhan, spesifikasi aktor, rincian
use case diagram beserta deskripsinya, serta estimasi
pengerjaan proyek
4 Laporan Source Code Laporan programmer yang telah di ditinjau oleh SA,
untuk mendokumentasikan source code yang telah
dibuat atau link media penyimpanan / repository source
code beserta Fungsional Tester berwenang.
5 Dokumen Skenario Dokumen luaran SA yang berisikan strategi dan metode
Pengujian pengujian, ruang lingkup pengujian dan skenario kasus
uji.
6 Dokumen Petunjuk Dokumen panduan pengguna yang dibuat oleh penyedia,
Pengguna (User yang mendokumentasikan cara penggunaan atau
Manual) pengoperasian automation test.
7 Dokumen Rekapitulasi Laporan yang mendokumentasikan tugas-tugas serta
Proyek permasalahan yang timbul pada saat pengembangan
sistem informasi berjalan, beserta solusinya. Dokumen
ini berisikan role akses tool yang digunakan untuk
komunikasi tim (misal Jira), rekapitulasi sprint dan burn
down chart (grafik pekerjaan tim).
8 Dokumen Administrasi Foto-foto kegiatan, daftar hadir, dan sejenisnya.
Lainnya
Tabel 3 Daftar Dokumentasi Pengembangan Automation Test
4.5 Laporan Realisasi Proyek
Merupakan laporan yang berisi dokumentasi kegiatan proyek termasuk skenario pengujian
yang disiapkan oleh Tim QC sebagai dokumen pengujian oleh user/pengampu proses bisnis.
4.6 Laporan Training
Merupakan laporan yang berisi dokumentasi kegiatan Training.
5. Lokasi Pekerjaan
Lokasi pekerjaan yang terkait dalam pekerjaan Pengembangan Aplikasi CEISA 4.0 Tahap VII
Beserta Sarana Pendukung TA 2025 adalah Kantor Pusat DJBC dan/atau tempat lainnya yang
disediakan oleh Penyedia.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 16 July 2021 | Pemeliharaan Program Aplikasi Sistem Keimigrasian | Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia RI | Rp 10,355,000,000 |
| 11 April 2022 | Pengadaan Website Dan Sistem Informasi Bpptik Ta 2022 | Kementerian Komunikasi Dan Informatika | Rp 9,850,000,000 |
| 20 March 2024 | Pengadaan Pengembangan Ceisa 4.0 Tahap VI Dan Sarana Pendukungnya | Kementerian Keuangan | Rp 8,744,097,000 |
| 11 June 2015 | Belanja Modal Pengadaan Peralatan Jaringan Lainnya | Rp 7,246,100,000 | |
| 22 March 2019 | Pemeliharaan Aplikasi Di Lingkungan Kesdm | Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral | Rp 6,402,870,000 |
| 12 March 2025 | Pembuatan Kebijakan Pelaksanaan Statistik Kriminal Indonesia | Kejaksaan Republik Indonesia | Rp 4,500,000,000 |
| 8 January 2025 | Pengadaan Alat Cetak Kta Tni Elektronik | Kementerian Pertahanan | Rp 4,204,269,000 |
| 4 June 2024 | Pengadaan Cetak Kta Tni Elektronik Ta 2024 | Kementerian Pertahanan | Rp 4,076,782,000 |
| 28 May 2024 | Pengelolaan Helpdesk Dan Operasional Layanan Aplikasi | Kementerian Dalam Negeri | Rp 3,950,000,000 |
| 27 December 2020 | Database Pencatatan Dan Pelaporan Pelaksanaan Inventarasasi Aset Konsensi Jasa Dan Kewajiban Konsesi Jasa | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 3,500,000,000 |