Uraian Pekerjaan Pengadaan Jasa Konsultan Pemeliharaan Infrastruktur dan Jaringan pada
Ditjen Kekayaan Intelektual - DJKI Jakarta TA 2025
1. Lingkup pekerjaan sebagai berikut:
a. Tahap Identifikasi Awal
b. Tahap Project Planning dan Rencana Kerja
c. Tahap Pelaksanaan
d. Tahap Monitoring
e. Tahap Finalisasi
f. Alih pengetahuan
2. Detail Pekerjaan sebagai berikut:
a. Penyedia jasa wajib melakukan kunjungan langsung ke lokasi minimal 1 (satu) kali
dalam seminggu atau sesuai permintaan pengguna untuk melakukan inspeksi fisik,
koordinasi dengan tim internal, serta pelaksanaan kegiatan pemeliharaan preventif.
b. Identifikasi Awal
● Pemeriksaan kondisi fisik dan log perangkat jaringan seperti switch, router,
access point, DNS, DHCP, dan AD Server.
● Evaluasi infrastruktur Cisco ACI meliputi fabric health, konektivitas leaf-spine,
dan kepatuhan konfigurasi policy.
● Peninjauan konfigurasi policy Cisco ACI termasuk EPG, Bridge Domain, dan
Contracts.
● Pemeriksaan perangkat server dari sisi status hardware, suhu, indikator LED,
kipas, dan power supply.
● Evaluasi status host virtualisasi VMware ESXi mencakup VM, datastore,
snapshot, dan alarm.
● Pemeriksaan kesehatan cluster dan resource pada vCenter termasuk DRS, HA,
dan resource pool.
● Penilaian konektivitas ke storage serta konfigurasi virtual switch (vSwitch dan
distributed switch).
● Peninjauan lingkungan fisik seperti kebersihan rak, manajemen kabel, suhu,
kelembapan, dan sistem pendingin.
● Pemeriksaan kondisi UPS, kapasitas baterai, dan sistem backup power.
● Verifikasi update firmware dan software pada perangkat jaringan dan server bila
diperlukan.
● Pemeriksaan ketersediaan dan konsistensi backup konfigurasi perangkat dan
host virtualisasi.
● Review performa perangkat jaringan dan server serta penggunaan sumber
daya infrastruktur.
● Identifikasi potensi masalah dari hasil deteksi dini monitoring perangkat dan
sistem.
● Evaluasi efektivitas sistem monitoring terhadap performa jaringan, server,
storage, dan virtualisasi.
● Pemeriksaan integrasi kebijakan keamanan, segmentasi jaringan, dan
penerapan high availability.
● Identifikasi kebutuhan pengembangan seperti load balancing ISP, penguatan
DNS, dan pengembangan AD.
● Penilaian terhadap kebutuhan peningkatan skalabilitas dan performa sistem
jaringan dan virtualisasi.
● Review kesiapan prosedur manajemen perubahan dan dokumentasi teknis
yang berlaku.
● Evaluasi rencana pengembangan teknologi seperti integrasi cloud, zero-trust,
otomatisasi, dan migrasi sistem legacy.
c. Pemeliharaan Preventif
● Pemeriksaan fisik dan log perangkat jaringan (switch, router, access point, DNS
DHCP AD Server, dll.).
● Pemeriksaan infrastruktur Cisco ACI: fabric health, leaf-spine interconnect,
policy compliance.
● Review dan update konfigurasi policy Cisco ACI (EPG, Bridge Domain,
Contracts, dsb.).
● Pemeriksaan perangkat server (status hardware, indikator LED, suhu, kipas,
PSU, dll.).
● Pemeriksaan server host VMware (ESXi): status hardware, VM, datastore,
snapshot, alarms.
● Pemeriksaan vCenter : cluster health, DRS, HA, dan resource pool.
● Pemeriksaan konektivitas storage dan virtual switch (vSwitch/distributed switch).
● Pembersihan fisik perangkat dan lingkungan rak (rack), termasuk manajemen
kabel.
● Pemeriksaan kondisi UPS (Uninterruptible Power Supply), baterai, dan backup
power.
● Pemeriksaan suhu, kelembapan, dan sistem pendingin (cooling system) ruang
data center.
● Update firmware/software perangkat (jaringan maupun server) jika diperlukan.
● Review dan backup konfigurasi perangkat serta host virtualisasi secara berkala.
● Review performa dan penggunaan perangkat infrastruktur dan jaringan.
d. Pemeliharaan Korektif
● Deteksi dan penanganan masalah jaringan (switch, router, access point, DNS
DHCP AD Server, dll.), server, atau sistem pendukung data center.
● Perbaikan gangguan konektivitas antar fabric Cisco ACI.
● Pemulihan VM, datastore, atau layanan virtual yang gagal pada lingkungan
VMware.
● Restorasi konfigurasi jaringan atau VM dari backup jika terjadi kegagalan sistem.
● Recovery sistem atau konfigurasi pasca gangguan.
● Koordinasi teknis jika diperlukan eskalasi ke principal/ISP.
e. Monitoring Infrastruktur
● Monitoring uptime dan performa perangkat jaringan dan server.
● Monitoring health score dan fabric status Cisco ACI.
● Monitoring traffic antar EPG, status contract, dan endpoint learning.
● Monitoring performa cluster VMware: CPU, RAM, storage, dan VM uptime.
● Monitoring temperatur ruang server, kelembaban, dan power load UPS.
● Monitoring kapasitas pemakaian storage, bandwidth, CPU, RAM, dan resource
lainnya.
● Deteksi dini terhadap bottleneck jaringan dan host VM.
● Laporan dan eskalasi dini jika ditemukan potensi masalah.
f. Pengembangan
● Implementasi kebutuhan jaringan :
- Perencanaan dan implementasi link ISP
- Optimalisasi dan pengembangan Active Directory (AD)
- Pengembangan DNS lokal
- Penyusunan dan penguatan segmentasi kebijakan (segmen policy)
- Penerapan desain high availability dan fault tolerance
- Pengoptimalkan fungsi distribusi untuk mendukung segmentasi,
pengendalian lalu lintas, dan ketahanan infrastruktur secara menyeluruh.
● Identifikasi kebutuhan peningkatan performa atau skalabilitas jaringan, server,
virtualisasi, dan sistem pendukung lainnya.
● Manajemen perubahan dan rilis (change and release) dilakukan untuk
memastikan setiap perubahan pada sistem infrastruktur dilakukan secara
terkontrol, terdokumentasi, dan minim risiko terhadap layanan yang sedang
berjalan
● Riset teknologi baru yang relevan dengan infrastruktur pengguna, termasuk tren
jaringan software-defined, cloud-hybrid, security hardening, dan otomatisasi
sistem.
● Perencanaan dan proof of concept (PoC) untuk implementasi fitur atau sistem
baru seperti segmentasi mikro, integrasi cloud, network visibility, dan zero-trust
architecture.
● Rekomendasi arsitektur dan desain sistem baru untuk integrasi perangkat
tambahan atau ekspansi layanan.
● Integrasi dengan sistem eksternal seperti SIEM, NAC, cloud service, atau solusi
keamanan jaringan lainnya.
● Dukungan migrasi teknologi, seperti upgrade sistem legacy ke platform terbaru
(misalnya dari tradisional ke Cisco ACI, dari vSwitch ke vDS, atau dari on-
premise ke hybrid cloud).
● Penyusunan roadmap teknologi untuk beberapa tahun ke depan berdasarkan
kebutuhan pengguna, tren teknologi, dan rekomendasi best practice.
● Pelatihan dan alih pengetahuan kepada tim internal pengguna untuk
memastikan penguasaan sistem hasil pengembangan.
● Dokumentasi hasil pengembangan, termasuk desain, konfigurasi, prosedur
operasional, dan manual teknis terkait.
g. Dukungan Teknis
● Layanan Helpdesk.
● Remote support dan on-site support sesuai waktu respon.
● Troubleshooting perangkat jaringan, server, sistem virtualisasi, dll.
● Troubleshooting Cisco ACI policy, leaf-spine connectivity, dan endpoint
behavior.
● Troubleshooting VMware host, VM provisioning, vMotion, dan snapshot.
● Bantuan instalasi atau integrasi perangkat baru.
● Tidak ada biaya tambahan untuk layanan tambahan.
● Waktu Respon dan Penanganan
Waktu Waktu
Kategori Tingkat Contoh
Respon Penyelesaian
Masalah Prioritas Masalah
Maksimal Maksimal*
Kritis (High P1 – Urgen Jaringan down, 30 Menit 1 jam
Priority) server tidak (24x7)
menyala, tidak
ada koneksi
Sedang P2 – Kinerja lambat, 30 Menit 2 jam
Penting error VLAN, (24x7)
warning UPS,
CPU 90%
Ringan P3 – Minor Permintaan 2 jam (jam 1 hari kerja
perubahan kerja)
konfigurasi
kecil,
troubleshooting
ringan
Permintaan P4 – Permintaan 3 jam (jam Sesuai jadwal
Non- Permintaan setup baru, kerja) bersama
Darurat konsultasi
teknis
*Waktu penyelesaian bergantung pada ketersediaan suku cadang, tingkat
kompleksitas, dan kerja sama dengan pihak principal/ISP.
h. Dokumentasi
● Dokumentasi topologi jaringan dan diagram infrastruktur data center terkini.
● Kegiatan pemeliharaan preventif.
● Insiden yang terjadi dan penanganannya.
● Statistik performa sistem dan rekomendasi perbaikan.
● Backup konfigurasi perangkat dan dokumentasi teknis lainnya.
i. Konsultasi dan Rekomendasi
● Evaluasi dan optimalisasi performa jaringan dan server.
● Rekomendasi penggantian perangkat usang atau tidak kompatibel.
● Dukungan perencanaan upgrade kapasitas dan ekspansi sistem.
j. Penyedia Jasa berkewajiban untuk menyelenggarakan pembahasan dalam rangka
alih pengetahuan kepada tim internal.
k. Kerahasiaan Informasi (Non-Disclosure Agreement / NDA)
● Penyedia jasa dan seluruh personel yang terlibat dalam pekerjaan wajib
menjaga kerahasiaan seluruh informasi, data, sistem, konfigurasi, dan dokumen
yang diperoleh selama masa kontrak.
● Informasi yang diperoleh hanya boleh digunakan untuk keperluan pelaksanaan
pekerjaan sesuai dengan kontrak kerja.
● Penyedia jasa dilarang mengungkapkan, membocorkan, menyebarkan, atau
memanfaatkan informasi tersebut kepada pihak ketiga tanpa persetujuan tertulis
dari pihak pengguna jasa.
● Kewajiban menjaga kerahasiaan tetap berlaku bahkan setelah masa kontrak
berakhir, selama informasi tersebut belum menjadi informasi publik.
● Penyedia jasa wajib memastikan seluruh personel yang ditugaskan
menandatangani perjanjian kerahasiaan (NDA) internal.
● Setiap pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat dikenai sanksi sesuai
ketentuan kontrak dan peraturan hukum yang berlaku.
l. Laporan
1) Laporan Pendahuluan
• Pelaksanaan kegiatan Kick Off
• Jadwal kegiatan
• Identifikasi hasil assessment dan inventarisasi perangkat infrastruktur dan
jaringan
2) Laporan Bulanan
• Preventive Maintenance
• Corrective Maintenance
3) Laporan Akhir
• Laporan Pendahuluan
• Laporan Bulanan
• Dokumentasi lain yang berkaitan dengan kegiatan