Misi Penjulan Pasar Australia - Oceania 2023

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 5022386
Date: 20 March 2023
Year: 2023
KLPD: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Work Unit: Deputi Bidang Pemasaran
Procurement Type: Jasa Lainnya
Method: Tender - Pascakualifikasi Dua File - Harga Terendah Ambang Batas
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 673,800,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 621,492,000
Winner (Pemenang): PT Jaya Impian Abadi
NPWP: 030485130014000
RUP Code: 42432004
Work Location: Kemenparekraf - Jakarta Pusat (Kota)
Participants: 58
Applicants
Reason
0030485130014000Rp 596,781,250-
PT Wastu Raya Pratama
08*4**9****17**0Rp 600,000,000-
0316948389064000Rp 620,000,000-
0031636442028000--
0030149744008000--
0723407474019000--
PT Janu Dwi Putra
09*4**7****15**0--
0029862281023000--
PT Amba Teknologi Indonesia
09*9**1****24**0-Tidak melampirkan dokumen bukti mempunyai atau menguasai tempat usaha/kantor dengan alamat yang benar, tetap dan jelas berupa milik sendiri atau sewa dan Tidak melampirkan surat pernyataan peserta
0031583610015000-tidak memenuhi nilai ambang batas
CV Jinawi
07*1**0****46**0--
0730754983821000-tidak memenuhi nilai ambang batas
0654364223019000-Tidak melampirkan dokumen bukti mempunyai atau menguasai tempat usaha/kantor dengan alamat yang benar, tetap dan jelas berupa milik sendiri atau sewa dan Tidak melampirkan surat pernyataan peserta
0651041626411000--
0825149602905000--
0030800031077000--
PT Bifari Idea Kreasindo
06*0**2****01**0--
0857301170504000--
PT Sarimakarti Sukses Mandiri
00*9**0****16**0--
0865174551432000--
Bumbu Cipta Kreasi
03*3**2****32**0--
0211469507061000--
CV Dhenpa Jasa Prima
00*5**8****23**0--
PT Empat Sekawan Manunggal Sejahtera
08*9**8****17**0--
0024267080015000--
PT Pandawa Utama Kreasi
06*3**7****35**0--
0823864236642000--
Jendra Visatama
09*5**4****41**0--
0438346439702000--
0019680743017000--
PT Cayapata Global Solusi
08*9**4****61**0--
0762748325013000--
0848740197432000--
0661799312012000--
0601974165015000--
0415734359013000--
PT Nuswantara Adhidaya Perkasa
08*6**5****67**0--
0824485072015000--
CV Bina Karya Jaya
00*4**6****22**0--
0710595778011000--
0751397001542000--
PT Conexpro Mitra Prima
07*0**3****17**0--
0713376275071000--
0801126426821000--
Salaspathi
04*4**6****29**0--
0314542333036000--
PT Telaga Pelangi
07*3**7****09**0--
0616317665407000--
0866671241428000--
PT Kreasi Global Selaras
07*3**3****71**0--
Tourezia Cakra Inspira
09*0**9****42**0--
0739323855028000--
0021453675001000--
CV Toga Pos Jaya
06*1**0****09**0--
0753927516411000--
0759533391034000--
0856352687626000--
0739181147429000--
Attachment
KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI  KREATIF/                    
                BADAN PARIWISATA DAN EKONOMI  KREATIF                        
                      DEPUTI BIDANG PEMASARAN                                
              Gedung Sapta Pesona, Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 17, Jakarta
                   10110 Telepon (021) 3810325, Pesawat 8051; Pos-el:        
                persuratan@kemenparekraf.go.id Laman: kemenparekraf.go.id    
Uraian Singkat :                                                             
                                                                             
Pekerjaan : Misi Penjualan Pasar Australia - Oceania 2023                    
                                                                             
Australia selalu menjadi top 5 negara kontributor wisman ke Indonesia. Terlebih setelah perjalanan
internasional dibuka pada Maret 2022. Hingga November 2022, jumlah .wisman Australia ke Indonesia
tercatat sejumlah 551,885 kunjungan. Sayangnya, seperti pada tahun-tahun sebelum pandemi, 90% angka
                                                                             
kunjungan tersebut adalah ke Bali. Dan 75% dari mereka hanya akan tinggal di Bali sampai akhir masa
liburannya. Hanya sekitar 25% yang akan menjelajahi ke destinasi beyond Bali.
                                                                             
Sebagai low hanging fruit dan destinasi yang mature, tentu saja Bali adalah destinasi penting untuk
mendorong kembali jumlah kunjungan wisman ke Indonesia. Tahun ini Kemenparekraf mendukung
recovery kepariwisataan Bali dengan serangkaian upaya promosi dan secara bertahap telah menunjukkan
hasil yang baik. Namun Kemenparekraf sebagai institusi yang memiliki tugas fungsi mengembangkan
industri parekraf di Indonesia perlu selalu berpedoman pada “what’s next? What can be improved?”.
                                                                             
Berangkat dari evaluasi promosi yang telah dilakukan, analisis market intelligence, dan masukan dari
pelaku industri, pengenalan destinasi baru masih perlu diberangkatkan dari Bali, oleh karena itu muncullah
program Bali Add-on.                                                         
                                                                             
Destinasi baru yang akan diperkenalkan kepada pasar Australia dikerucutkan menjadi top 3 yaitu Labuan
Bajo, Lombok, dan Joglosemar (Borobudur). Pemilihan ini berdasarkan proximity, 3A (accessibility,
attraction amenities), dan keselarasan dengan tema Bali Add-on. Untuk tahun 2023, Kemenparekraf akan
meningkatkan upaya promosi Labuan Bajo dan Joglosemar sebagai destinasi add-on Bali.
                                                                             
Tujuan dari program Bali Add-on adalah; 1) Menyebarkan wisman Australia agar tidak terhenti di Bali; 2)
Meningkatkan length of stay di destinasi add-on; 3) Meningkatkan spending per arrival.
                                                                             
Oleh sebab itu, Kemenparekraf/Baparekraf c.q Direktorat Pemasaran Pariwisata Regional I akan
melaksanakan kegiatan Misi Penjualan/Sales Mission yang dilaksanakan secara offline dengan judul Misi
                                                                             
Penjualan Pasar Australia - Oceania 2023 dengan tema yang selaras dengan program Bali Add-on.
Kegiatan Misi Penjualan Australia - Oceania 2023 ini terlaksana dengan skema kolaboraksi berbagai pihak
termasuk pemerintah daerah dan para pelaku usaha pariwisata di Indonesia dengan skema sebagai
berikut:                                                                     
                                                                             
  1. Table Top di Perth dan Melbourne diampu oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, Bali. Delegasi
     Kemenparekraf dijadwalkan akan menghadiri Table Top di Melbourne.       
  2. Table top di Auckland dan Sydney diampu oleh Kemenparekraf/Baparekraf c.q Direktorat
     Pemasaran Pariwisata Regional I.                                        
  3. Selain untuk menghubungkan kembali, menjalin, dan mempererat jejaring dengan counterparts di
     Australia dan New Zealand, program atau kegiatan ini dirancang sedemikian rupa sehingga
                                                                             
     pertemuan antara pelaku usaha pariwisata di kedua negara dapat saling memperbarui informasi
     terkait destinasi, produk wisata, regulasi, dan informasi lainnya. Tujuan utama kegiatan ini tentu
     untuk menarik kembali wisatawan mancanegara asal Australia dan New Zealand untuk kembali
     mengunjungi Indonesia di masa depan, tidak hanya Bali, namun destinasi-destinasi utama lainnya.
                                                                             
     Secara umum, rangkaian kegiatan ini meliputi speed dating (one-on-one meeting) dengan
     contracting manager wholesalers di Australia dan New Zealand, table top meeting, individual sales
     call, dan penyebarluasan informasi kepariwisataan Indonesia terkini.
Tenders also won by PT Jaya Impian Abadi
Authority
13 July 2016Pengadaan Jasa Event Organizer (Eo) Kegiatan Underwater Photography Contest Festival Teluk Maumere Tahun 2016Agency SikkaRp 1,380,000,000
6 January 2020Flight Centre World Travel Expo Di New Zealand 2020Kementerian PariwisataRp 634,054,000
27 June 2022Misi Penjualan Pasar Australia 2022Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi KreatifRp 625,217,000