Pembuatan Konten Promosi Event Berskala Internasional Dan Nasional

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 5275386
Date: 15 August 2024
Year: 2024
KLPD: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Work Unit: Deputi Bidang Produk Wisata Dan Penyelenggara Kegiatan
Procurement Type: Jasa Lainnya
Method: Tender - Pascakualifikasi Dua File - Harga Terendah Ambang Batas
Contract Type: Gabungan Lumsum dan Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 5,726,300,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 5,726,300,000
Winner (Pemenang): PT Chrisna Duta Mandiri
NPWP: 0*0**1****77**0
RUP Code: 52253863
Work Location: Yogyakarta - Yogyakarta (Kota)
Participants: 48
Applicants
Reason
PT Chrisna Duta Mandiri
00*0**1****77**0Rp 4,639,950,000-
0705785491411000--
0022057368542000--
PT Jawapos Media Televisi
00*9**3****31**0--
CV Gallery Kreativa
01*9**8****43**0--
PT Aktivasi Media Indonesia
04*1**9****22**0--
Optima Karya Global Group
09*6**5****17**0--
PT Beda Sinema Pictures
07*3**9****12**0-- Tidak sesuai persyaratan diperuntukan untuk kualifikasi usaha kecil - Data alamat pada data isian kualifikasi berbeda dengan data alamat pada dokumen NIB dan tidak melampirkan dokumen bukti mempunyai atau menguasai tempat usaha/kantor dengan alamat yang benar, tetap dan jelas berupa milik sendiri atau sewa. - Tidak memiliki Pengalaman Pekerjaan Penyediaan barang pada divisi yang sama paling kurang 1 pekerjaan dalam kurun waktu 1 (satu) tahun terakhir baik di lingkungan pemerintah maupun swasta, termasuk pengalaman subkontrak.
0748689650014000-Tidak memenuhi nilai ambang batas evaluasi teknis
0316953231411000--
0315666867086000--
0316195429505000--
CV Toga Pos Jaya
06*1**0****09**0--
PT Andum Sejahtera Abadi
05*9**6****48**0--
0016612350073000--
PT Creative Hub Digital
00*9**4****15**0--
0846635423453000--
Jaya Hidro Mandiri
08*1**4****34**0--
PT Evoria Orkestrasi Indonesia
04*2**6****51**0--
0825149602905000--
0313559239403000--
0638550806427000--
PT Karya Citra Langgeng
00*0**1****72**0--
PT Swarnadwipa Media Nusantara
07*2**9****13**0--
0943316471086000--
PT Nadine Cipta Kreasi
07*4**2****53**0--
0700090483008000--
PT Loka Indira Amarta
06*4**2****11**0--
0312640170002000--
0619033962427000--
0850673047543000--
PT Pojok Celebes Mandiri
00*8**7****05**0--
PT Kreasi Lintas Cakrawala
08*8**3****05**0--
0022901292077000--
Trans News Production
06*3**2****14**0--
Cerahati Indonesia
03*2**2****16**0--
PT Commpass Digital Indonesia
09*1**8****29**0--
PT Royal Inti Mahiro
07*6**9****09**0--
PT Aria Tria Jaya
02*0**2****25**0--
0862045309017000--
Great Edu Global Mahardika
08*2**9****17**0--
Aluna Lintang Mandiri
08*0**4****02**0--
0031335789063000--
Rupamaya Kreatif Indonesia
08*2**5****12**0--
PT Radio Swara Sembada
00*9**1****42**0--
0739181147429000--
0024069783012000--
PT Digital Nusantara Advertensi
08*7**9****64**0--
Attachment
Sebagaimana telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka  
Menengah (RPJM) Pemerintah, bahwa industri produk wisata dan      
penyelenggara kegiatan atau yang lebih sering disebut sebagai Events telah
menjadi salah satu fokus yang harus dikembangkan saat ini di Indonesia.
Karena melalui penyelenggaraan event, baik event daerah, nasional,
maupun internasional mampu memberikan dampak terhadap perekonomian
di Indonesia.                                                     
   Namun pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) yang melanda     
                                                                  
Indonesia turut mengubah kesadaran masyarakat terhadap kebersihan,
kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan. Kesadaran tersebut
juga mempengaruhi peningkatan kualitas pelayanan dan produk dalam dunia
pariwisata Indonesia. Pemulihan ekonomi terdampak COVID-19 di bidang
pariwisata, terutama industri produk wisata dan penyelenggaraan kegiatan
(events) dianggap perlu untuk dilakukan dengan memperhatikan aturan-
aturan pemerintah dan panduan internasional terkait pelaksanaan   
penyelenggaran kegiatan (events).                                 
   Ketentuan yang termuat dalam panduan ini mengacu pada protokol dan
panduan yang telah ditetapkan Pemerintah Indonesia, World Health  
Organization (WHO), World Travel and Tourism Council (WTTC),      
International Congress and Convention Association (ICCA), The Global
Association of the Exhibition Industry (UFI), The International Association of
Convention Centres (AIPC), Indonesian Exhibition Companies,       
                                                                  
Association/Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (IECA/ASPERAPI) 
dalam  rangka pencegahan dan  penanganan COVID-19  dalam          
penyelenggaraan kegiatan (Events) di Indonesia.                   
   Di awal tahun 2021, pemerintah mulai memberikan panduan CHSE Event
untuk pengunjung, pengisi acara, pelaku usaha, pelaksana kegiatan untuk
tetap bisa mengadakan kegiatan event dengan protokol-protokol kesehatan
yang sangat ketat yang bertujuan untuk tetap menggerakan roda     
perekonomian. Dengan penerapan CHSE di setiap lini industri pariwisata
termasuk industri event menjadi sebuah langkah awal untuk menghidupkan
kembali industri event. Dengan event yang sesuai protokol kesehatan, setiap
stakeholder dapat menjadikan hal ini sebuah kesempatan baru. Dalam jangka
panjang, tidak hanya penerapan protokol kesehatan, pelaksanaan event
yang akan berkelanjutan bagi dampak ekonomi maupun dampak positif 
                                                                  
terhadap lingkungan menjadi sebuah nilai yang akan di cari oleh traveler masa
adaptasi kenormalan baru.                                         
   Seiring melandainya kasus Covid-19 dan telah dihentikannya travel ban
dan lockdown di berbagai negara, serta diikuti dengan diberhentikannya
kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, maka kondisi ini
menjadi peluang untuk mendorong pencapaian pemulihan ekonomi dan  
membangkitkan kembali industri event pada tahun 2024 secara lebih masiv.
Oleh karena itu diperlukan berbagai promosi terpadu untuk dapat mencapai
hal tersebut melalui promosi di berbagai jenis media yang memiliki peran
yang sangat penting dalam menyampaikan informasi produk yang      
ditawarkan pada konsumen. Seiring dengan kemajuan teknologi informasi
dan komunikasi (ICT) maka metode penyampaian informasi yang digunakan
semakin beragam dan berevolusi, dengan demikian pemanfaatan teknologi
informasi untuk promosi pariwisata Indonesia dalam hal ini memiliki peranan
yang sangat penting.                                              
   Berdasarkan latar belakang diatas, maka dalam rangka meningkatkan
kualitas dan kuantitas penyelenggaraan event di Indonesia, Deputi Bidang
Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian     
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pengembangan Pariwisata dan  
Ekonomi Kreatif akan melaksanakan kegiatan Pembuatan Konten Promosi
Event Berskala Internasional dan Nasional, yang meliputi 4 (empat)
komponen utama  yaitu Koordinasi Promosi Event Nasional dan       
Internasional, Materi Promosi Event Nasional dan Internasional, Promosi dan
Publikasi Event Nasional dan Internasional, dan Evaluasi dan Pelaporan
                                                                  
Event Nasional dan Internasional.