| Reason | ||||
|---|---|---|---|---|
PT Softem Mitra Indonesia | 07*4**9****64**0 | - | - | - |
| 0022444483421000 | - | - | - | |
| 0745982538011000 | - | - | - | |
PT Informatika Media Pratama | 09*7**7****05**0 | - | - | - |
PT Aka Tech Vision | 02*3**8****35**0 | - | - | - |
PT Berkat Harmoni Teknologi | 03*2**5****11**0 | - | - | Tidak memiliki Bidang Usaha/Sub Bidang Usaha/Klasifikasi/Sub Klasifikasi yang sesuai |
PT Castellum Digital Indonesia | 04*3**5****11**0 | - | - | Tidak memiliki Bidang Usaha/Sub Bidang Usaha/Klasifikasi/Sub Klasifikasi yang sesuai dan tidak Memiliki Kualifikasi Usaha yang sesuai. |
| 0312392830432000 | - | 75.57 | Tidak Lulus Ambang Batas pada unsur teknis Kualifikasi Tenaga Ahli | |
PT Wahana Meditek Indonesia | 09*6**6****19**0 | - | 40.95 | Tidak Lulus Ambang Batas pada unsur teknis Kualifikasi Tenaga Ahli, dan Ambang Batas Skor Teknis Akhir |
PT Jetcoms Netindo | 00*9**6****39**0 | - | - | - |
Mitratama Mahadirga Makmur | 03*5**8****31**0 | - | - | - |
PT Jojonomic Indonesia | 07*8**9****16**0 | - | - | - |
PT Unzyp Solusi Teknologi | 08*2**3****12**0 | - | - | - |
PT Altan Sinergi Integrasi | 04*3**6****61**0 | - | - | - |
| 0210752473423000 | - | - | - | |
PT Ciptvara Trimuda Teknologi | 09*3**4****19**0 | - | - | - |
| 0013009923093000 | - | - | - | |
PT Dunia Maya Comunica | 00*0**9****22**0 | - | - | - |
| 0029296340061000 | - | - | - | |
| 0854811817421000 | - | - | - | |
PT Medika Digital Nusantara | 09*0**0****42**0 | - | - | - |
| 0317092856015000 | - | - | - | |
| 0425413234401000 | - | - | - | |
| 0708820691428000 | - | - | - | |
| 0314686874423000 | - | - | - | |
PT Wijoksono Jaya Sakti | 03*5**6****45**0 | - | - | - |
PT Sintesis Xtramile Solusindo | 08*2**2****03**0 | - | - | - |
Ninetynine Digital Niaga | 04*8**5****27**0 | - | - | - |
PT Cycent Inovasi Kaizen | 06*8**4****07**0 | - | - | - |
| 0750566549542000 | - | - | - | |
| 0024272197014000 | - | - | - | |
| 0021435425064000 | - | - | - | |
| 0754137594609000 | - | - | - | |
| 0828715417416000 | - | - | - |
KERANGKA ACUAN KEGIATAN / TERM OF REFERENCE
PENGADAAN PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI LABORATORIUM KESEHATAN
NASIONAL TERINTEGRASI SATU SEHAT (SILNAS)
TAHUN ANGGARAN 2025
Kementerian Negara/Lembaga : KEMENTERIAN KESEHATAN RI
Unit Eselon I/II : Kesehatan Masyarakat/ Tata Kelola Kesehatan
Masyarakat
Program : Dukungan Masyarakat
Sasaran Program : Tersedianya Sistem Informasi Laboratorium Kesehatan
Nasional (SILNAS) dan interoperabilitas laboratorium
kesehatan yang terstandar dan terintegrasi Sistem
Informasi Kesehatan Nasional yang bermanfaat dalam
mendukung perumusan kebijakan
Kegiatan : Pengembangan Sistem Informasi Laboratorium
Kesehatan Nasional (SILNAS) Terintegrasi Sistem
Informasi Kesehatan Nasional (SIKN)
Sasaran Kegiatan : 1.Tersedianya Sistem Informasi Laboratorium Kesehatan
Nasional (SILNAS) dan terintegrasi Sistem Informasi
Kesehatan Nasional yang bermanfaat dalam mendukung
perumusan kebijakan
2.Tersedianya interoperabilitas data laboratorium
kesehatan masyarakat yang terstandar dan terintegrasi ke
SIKN (SATUSEHAT Platform) yang bermanfaat dalam
mendukung perumusan kebijakan
Indikator Kinerja Kegiatan : Jumlah modul yang digunakan efektif dalam sistem
informasi Laboratorium Kesehatan Nasional (SILNAS)
terintegrasi Sistem Informasi Kesehatan Nasional (SIKN)
Volume Output Kegiatan : 1 (satu)
Satuan Output Kegiatan : Aplikasi Sistem Informasi Laboratorium Kesehatan
Nasional (SILNAS) dengan interoperabilitas data
Labkesmas ke SIKN (SATUSEHAT)
URAIAN PENDAHULUAN
Gambaran Umum
1. Latar Belakang
Berdasarkan UU No.17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, pasal 33
dinyatakan bahwa Laboratorium Kesehatan terdiri Laboratorium Medis,
Laboratorium Kesehatan Masyarakat dan Laboratorium lain. Dalam
transformasi ketahanan sistem kesehatan, sistem Laboratorium Kesehatan
wajib terkoneksi dengan Sistem Informasi Kesehatan Nasional (SIKN)
Satu Sehat sehingga data hasil pemeriksaan laboratorium yang terkait
dengan kewaspadaan wabah harus dapat dilaporkan secara realtime. Pada
pasal 533 Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 tentang Peraturan
Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan
disebutkan bahwa Pemrosesan data dan informasi laboratorium kesehatan
masyarakat dilakukan melalui sistem informasi laboratorium kesehatan
yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Kesehatan Nasional. Sistem
Informasi Laboratorium Kesehatan Nasional (SILNAS) pada prinsipnya
adalah jejaring sharing data dan informasi yang berasal dari hasil
pemeriksaan dan pengujian Laboratorium Kesehatan yang terkoneksi satu
sama lain melalui platform SIKN.
SILNAS berperan dalam membangun jaringan rujukan spesimen
elektronik yang memudahkan rujukan dan pengujian jarak jauh di antara
laboratorium di berbagai wilayah. Dengan adanya jaringan ini,
laboratorium dapat dengan cepat mengirimkan sampel ke laboratorium
lain yang memiliki fasilitas atau kemampuan yang lebih sesuai untuk
menguji sampel tersebut. Hal ini meningkatkan kolaborasi antar
laboratorium dan memperkuat kapasitas laboratorium di seluruh
Indonesia.
Bagi Laboratorium Kesehatan yang telah memiliki SIL nya masing-
masing, maka wajib melakukan interoperabilitas dengan Sistem Informasi
Kesehatan Nasional (SIKN). Interoperabilitas adalah kemampuan aplikasi
dan sistem untuk secara aman dan otomatis bertukar data tanpa
memandang batas-batas geografis, politik, atau organisasi. Ketika
melakukan pengiriman data FHIR melalui ReST API yang disediakan,
khususnya terkait resource Interoperabilitas, sistem akan melakukan
proses validasi terhadap kode-kode terminologi yang digunakan. Kode-
kode terminologi Laboratorium Kesehatan mencakup LOINC dan code
system lainnya sesuai standar FHIR yang telah tersedia. Integrasi data ini
membantu para klinisi dan pengambil keputusan kesehatan dalam
memahami hubungan antara berbagai faktor kesehatan dan mendukung
upaya pencegahan, deteksi dini, dan penanggulangan penyakit.
SILNAS dirancang untuk menyediakan solusi efisien dalam
pengumpulan, pengolahan, dan pertukaran data laboratorium, sehingga
memungkinkan laboratorium di berbagai wilayah dapat berbagi informasi
kesehatan secara lebih mudah dan cepat. Dengan adanya SILNAS ,
Labkesmas dan laboratorium lainnya dapat memantau dan mengawasi
penyakit secara lebih efektif, mengidentifikasi tren kesehatan masyarakat,
dan merespons wabah penyakit dengan lebih cepat dan akurat. Informasi
yang terintegrasi dalam SILNAS juga memungkinkan para profesional
kesehatan untuk mengambil keputusan berbasis data yang tepat dan tepat
waktu, serta mendukung penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang lebih
komprehensif dan efisien.
Secara umum aplikasi SILNAS bertujuan untuk:
● Mengelola dan mengintegrasikan data dari berbagai jenis
pengujian, seperti pengujian penyakit menular, analisis
lingkungan, uji klinis, vektor, wabah, toksikologi, resistensi obat,
dan lain-lain
● Quality assurance hasil pengujian lab kesmas
● Membantu manajemen labkesmas
● Membantu dalam pengambilan kebijakan dalam kesehatan
masyarakat
Dasar Hukum
1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 105,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6887);
2. Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 tentang Peraturan
Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang
Kesehatan;
3. Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2021 tentang Kementerian
Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021
Nomor 83);
4. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 5 Tahun 2022 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kesehatan (Berita Negara
Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 156);
5. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2023 tentang
Klasifikasi Unit Pelaksana Teknis Bidang Laboratorium
Kesehatan Masyarakat (Berita Negara Republik Indonesia Tahun
2023 Nomor 633);
6. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 25 Tahun 2023 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Bidang
Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 2023 Nomor 634);
7. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 26 Tahun 2023 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Balai Besar Laboratorium Biologi
Kesehatan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor
635);
8. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 27 Tahun 2023 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Balai Besar Laboratorium Kesehatan
Lingkungan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2023
Nomor 636);
9. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 18
Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Satu Data Bidang
Kesehatan melalui Sistem Informasi Kesehatan;
10. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor
HK.01.07/MENKES/1559/2022 tentang Penerapan Sistem
Pemerintahan Berbasis Elektronik Bidang Kesehatan Dan
Strategi Transformasi Digital Kesehatan.
Maksud
2. Maksud dan Tujuan
Maksud dari pekerjaan ini agar pengembangan SILNAS dapat dilakukan
secara efektif, dan optimal dengan tetap memenuhi kebutuhan dan fungsi
Labkesmas serta mengacu pada peraturan dan tata kelola yang berlaku di
Kementerian Kesehatan RI.
Tujuan
1. Tersedianya penyedia jasa untuk Pengembangan Sistem
Informasi Laboratorium Kesehatan Nasional (SILNAS)
Terintegrasi Sistem Informasi Kesehatan Nasional;
2. Tersedianya aplikasi SILNAS yang dapat memenuhi 14 fungsi
Labkesmas sesuai Product Requirement Document (PRD), serta
menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis Labkesmas, maupun
peraturan yang berlaku;
3. Tersedianya standardisasi pemeriksaan laboratorium spesimen
manusia, spesimen vektor serta binatang pembawa penyakit, dan
spesimen lingkungan
4. Tersedianya interoperabilitas data laboratorium kesehatan
masyarakat yang terstandar dan terintegrasi Sistem Informasi
Kesehatan Nasional
5. Tersedianya dokumentasi detail standarisasi untuk mendukung
interoperabilitas data Labkesmas
6. Tersedianya Source code dan panduan teknis pemrograman
7. Tersedianya Buku panduan pengguna (Manual Book)
1. Tersedianya aplikasi Sistem Informasi Laboratorium Kesehatan
3. Sasaran
Nasional (SILNAS) terintegrasi Sistem Informasi Kesehatan
Nasional yang akan digunakan oleh Labkesmas di 5 tingkatan
2. Tersedianya standardisasi pemeriksaan laboratorium spesimen
manusia, spesimen vektor serta binatang pembawa penyakit, dan
spesimen lingkungan
3. Tersedianya interoperabilitas data laboratorium kesehatan
masyarakat yang terstandar dan terintegrasi SIKN
(SATUSEHAT) yang bermanfaat dalam mendukung perumusan
kebijakan Kesmas
4. Terlaksananya kegiatan-kegiatan antara lain: pengembangan
aplikasi SILNAS, QA testing, security testing, User Acceptance
Test (UAT), serta bug fixing aplikasi SILNAS
5. Tersedianya upaya maintenance aplikasi SILNAS selama 3 (tiga)
tahun sejak selesainya pengerjaan pengembangan
Nama organisasi yang menyelenggarakan/melaksanakan pengadaan
4. Nama Organisasi
Jasa Lainnya yaitu:
Pengadaan Jasa
a. K/L/D/I: Kementerian Kesehatan RI
b. Satker: Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit
c. PPK: PPK Hibah Langsung Unit Kerja Direktorat Penyakit Menular
5. Lokasi Kegiatan Kemenkes RI, Jl. H. R. Rasuna Said No.Kav 4 - 9, RT.9/RW.4, Kuningan,
Kuningan Tim., Kuningan, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota
Jakarta 12950.
Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan:
6. Sumber Pendanaan
Hibah Global Fund, Pandemic Fund, C19RM budget line 33.
Besarnya biaya dari keseluruhan pekerjaan ini diperkirakan sebesar Rp1,-
Rincian lebih lanjut atas biaya tersebut disajikan tersendiri dalam Rencana
Anggaran Biaya (RAB).
DATA PENUNJANG
Lingkup Pekerjaan Pengembangan ini antara lain:
7. Ruang Lingkup
Kegiatan 1. Implementasi PRD & Proses Bisnis Labkesmas ke dalam aplikasi
SILNAS
2. Mengembangkan aplikasi SILNAS yang meliputi paling tidak 11
modul utama, 6 modul pendukung, dan 6 jenis integrasi
3. Mengembangkan standardisasi
4. Melaksanakan kegiatan-kegiatan antara lain: pengembangan
aplikasi SILNAS, QA testing, security testing, User Acceptance
Test (UAT), serta bugfixing aplikasi SILNAS
5. Alih pengetahuan tentang aplikasi SILNAS ke setiap pihak
pengguna
6. Melaksanakan perawatan/ maintenance selama 3 (tiga) tahun sejak
selesainya pengerjaan pengembangan
7. Melakukan implementasi SILNAS dengan jangkauan secara
nasional
8. Melakukan koordinasi dalam pengembangan SILNAS, Grand
Design SILNAS, Perencanaan Rancangan Teknis dan
melaksanakan hasil dari modul Perencana dalam bentuk PRD
dengan, Pusdatin , TTDK dan pihak terkait lainnnya.
Keluaran yang diharapkan dari pengadaan ini adalah
8. Spesifikasi
Keluaran/Output 1. Sistem Aplikasi SILNAS yang terdiri dari 11 modul utama, 6
Kegiatan modul pendukung, dan 6 jenis integrasi sesuai PRD dan proses
bisnis Labkesmas
a. Modul Utama 1: Pemeriksaan laboratorium spesimen
manusia
b. Modul Utama 2: Pemeriksaan laboratorium spesimen
lingkungan
c. Modul Utama 3: Pemeriksaan laboratorium spesimen
vektor serta binatang pembawa penyakit
d. Modul Utama 4: SDM Terintegrasi SISDMK
e. Modul Utama 5: Data sarana & prasarana
f. Modul Utama 6: Data logistik laboratorium
g. Modul Utama 7: Data penjaminan mutu
h. Modul Utama 8: Data surveilans
i. Modul Utama 9: Data biorepositori
j. Modul Utama 10: Data keuangan terkait penerimaan
negara bukan pajak (PNBP) terkait biaya pemeriksaan
contoh uji
k. Modul Utama 11: Data Kearsipan
l. Modul Pendukung 1: Dashboard Monitoring Sampel Lab
m. Modul Pendukung 2: Dashboard SDM, Logistik, Sarana
& Prasarana
n. Modul Pendukung 3: Dashboard Surveilans Berbasis Lab
o. Modul Pendukung 4: Modul Data layanan lain seperti
pengujian kalibrasi, pengujian alat rapid diagnostik dan
PKRT, dan lain lain
p. Modul Pendukung 5: Pengembangan pendaftaran online
untuk layanan laboratorium
q. Modul Pendukung 6: Mobile Web Version atau Integrasi
dengan ASIK untuk Modul tertentu
r. Integrasi 1: Modul integrasi SIKN
s. Integrasi 2: Integrasi dengan Alat /Analyzer tersedia
t. Integrasi 3: Manajemen API integrasi Internal
u. Integrasi 4: Integrasi dengan SIMPUS / SIMRS / SIL lain
v. Integrasi 5: Integrasi dengan Alat Lab Baru / Non
otomatis
w. Integrasi 6: Pembuatan API untuk Integrasi dengan
SIMPUS/SIMRS
2. Interoperabilitas data laboratorium kesehatan masyarakat yang
terstandar dan terintegrasi SIKN
3. Pelaksanaan standarisasi untuk mendukung interoperabilitas data
Labkesmas
a. Standardisasi 1: Pemeriksaan laboratorium spesimen
lingkungan
b. Standardisasi 2: Pemeriksaan laboratorium spesimen
vektor serta binatang pembawa penyakit
c. Standardisasi 3: Pemeriksaan laboratorium pendukung
spesimen manusia
4. Source code dan panduan teknis pemrograman
5. Buku panduan pengguna (Manual Book)
6. Dokumentasi kegiatan antara lain: pengembangan aplikasi
SILNAS, QA testing, security testing, User Acceptance Test
(UAT), real laboratory environment test (go-live) serta bugfixing
aplikasi SILNAS
7. Alih pengetahuan tentang aplikasi SILNAS ke pengguna, Tata
Kelola Kesmas, Pusdatin dan TTDK
8. Perawatan/ maintenance selama 3 (tiga) tahun sejak selesainya
pengerjaan pengembangan
Kualifikasi penyedia Jasa , Badan Usaha yang dibutuhkan adalah sebagai
9. Kualifikasi Penyedia
berikut :
1. Memiliki Perizinan Berusaha di bidang Jasa Konsultan atau
Nomor Induk Berusaha (NIB) sesuai dengan pekerjaan ini yang
masih berlaku.
a. Kode KBLI :
i. 62012 (Aktivitas Pengembangan Aplikasi
Perdagangan Melalui Internet (E-Commerce)
b. Kode KBKI :
i. 831 (Jasa Desain dan Pengembangan aplikasi
teknologi informasi).
2. Memiliki Status Valid keterangan Wajib Pajak berdasarkan hasil
KSWP (Konfirmasi Status Wajib Pajak);
3. Mempunyai atau menguasai tempat usaha/kantor dengan alamat
yang benar, tetap dan jelas berupa milik sendiri atau sewa;
4. Secara hukum mempunyai kapasitas untuk mengikatkan diri pada
Kontrak yang dibuktikan dengan:
a. Akta Pendirian Perusahaan dan/atau perubahannya;
b. Surat Kuasa (apabila dikuasakan); dan
c. Kartu Tanda Penduduk/Pasport/Surat Keterangan
Domisili Tinggal;
5. Menandatangani Pakta Integritas meliputi:
a. Tidak akan melakukan praktek Korupsi, Kolusi, dan
Nepotisme;
b. Akan melaporkan kepada PA/KPA/APIP jika
mengetahui terjadinya praktik Korupsi, Kolusi, dan
Nepotisme dalam proses pengadaan ini;
c. Akan mengikuti proses pengadaan secara bersih,
transparan, dan profesional untuk memberikan hasil kerja
terbaik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan;
dan
d. Apabila melanggar hal-hal yang dinyatakan dalam angka
1), 2) dan/atau 3) maka bersedia menerima sanksi sesuai
dengan peraturan perundang-undangan;
6. Menandatangani Surat pernyataan yang berisi:
a. Yang bersangkutan dan manajemennya tidak dalam
pengawasan pengadilan, tidak pailit, dan kegiatan
usahanya tidak sedang dihentikan;
b. Yang bersangkutan berikut pengurus badan usaha tidak
sedang dikenakan sanksi daftar hitam;
c. Yang bertindak untuk dan atas nama badan usaha tidak
sedang dalam menjalani sanksi pidana;
d. Pimpinan dan pengurus badan usaha bukan sebagai
pegawai Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah atau
pimpinan dan pengurus badan usaha sebagai pegawai
Kementerian/ Lembaga/Perangkat Daerah yang sedang
mengambil cuti diluar tanggungan Negara; dan
e. Pernyataan lain yang menjadi syarat kualifikasi yang
tercantum dalam Dokumen Pemilihan;
f. Pernyataan bahwa data yang disampaikan dalam
dokumen penawaran benar, dan jika dikemudian hari
ditemukan bahwa data/dokumen yang disampaikan tidak
benar dan ada pemalsuan maka penyedia bersedia
dikenakan sanksi administratif, sanksi dalam
pencantuman dalam daftar hitam, gugatan dalam perdata
dan/atau pelaporan secara pidana kepada pihak
berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.
7. Memiliki Pengalaman dalam Penyediaan jasa pada bidang terkait
dengan pengembangan sistem informasi kesehatan dibuktikan
dengan BAST dan bukti kontrak dari pekerjaan sebelumnya.
8. Memiliki personil dan kompetensi yang dapat dibuktikan dengan
sertifikasi atau portofolio, minimal dengan keahlian sebagai
berikut:
a. Head of IT Engineer (1 orang)
i. Memiliki pendidikan minimum S2 dari program
studi bidang Komputer atau Informatika.
ii. Memiliki pengalaman minimum 10 tahun, di
bidang pengembangan sistem informasi
dibuktikan dengan referensi kerja dan CV atau
portofolio pekerjaan.
iii. Memiliki minimal satu sertifikasi dalam
pengembangan sistem informasi, yang
dikeluarkan oleh principal software ataupun
BNSP.
iv. Memiliki kemampuan berkomunikasi dalam
bahasa Inggris, dibuktikan dengan sertifikasi.
b. Product Manager (1 orang)
i. Minimum pendidikan S1 dari program studi
bidang Komputer atau Informatika atau
Kesehatan Masyarakat atau Kedokteran atau
Biologi atau Teknik Industri.
ii. Memiliki pengalaman minimum 8 tahun di
bidang penyusunan rancangan produk sistem IT,
dengan referensi kerja, dan CV atau portofolio
pekerjaan.
iii. Memiliki kemampuan memahami Product
Requirement Document (PRD), dibuktikan
dengan contoh PRD dari proyek sebelumnya
dalam kurun waktu 2 tahun terakhir.
iv. Memiliki minimal satu sertifikasi dalam
pengembangan sistem informasi, yang
dikeluarkan oleh principal software ataupun
BNSP.
v. Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa
Inggris, dibuktikan dengan sertifikasi.
c. Frontend Engineer (6 orang)
i. Minimum pendidikan S1 dari program studi
bidang Komputer, atau Informatika, atau Desain
Komunikasi Visual.
ii. Memiliki pengalaman minimum 3 tahun di
bidang pengembangan frontend, dibuktikan
dengan referensi kerja, dan CV atau portofolio
pekerjaan.
iii. Menguasai bahasa pemrograman JavaScript, dan
atau framework frontend dibuktikan dengan
sertifikat frontend developer.
iv. Diutamakan memiliki pengalaman dalam
pengembangan aplikasi kesehatan, dibuktikan
dengan portofolio proyek.
v. Memiliki minimal satu sertifikasi dalam
pengembangan sistem informasi, yang
dikeluarkan oleh principal software ataupun
BNSP.
vi. Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa
Inggris, dibuktikan dengan sertifikasi.
d. Backend Engineer (6 orang)
i. Minimum pendidikan S1 dari program studi
Bidang Komputer atau Informatika.
ii. Memiliki pengalaman minimum 3 tahun di
bidang pengembangan backend dan database
administration, dibuktikan dengan referensi
kerja, dan CV atau portofolio pekerjaan.
iii. Memiliki kemampuan dalam hal backup,
recovery, keamanan dan integritas data dan SQL,
dibuktikan dengan sertifikat keahlian atau
pelatihan.
iv. Menguasai memory-safe-programming
languages (seperti Golang, Python, dll) yang
akan ditentukan oleh penyedia jasa perencanaan.
Dibuktikan dengan sertifikat keahlian atau
pelatihan.
v. Memiliki pengalaman dalam pengembangan
API (Application Programming Interface)
sistem informasi kesehatan dan laboratorium.
Dibuktikan dengan portofolio atau referensi
kerja.
vi. Memiliki minimal satu sertifikasi dalam
pengembangan sistem informasi, yang
dikeluarkan oleh principal software ataupun
BNSP.
vii. Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa
Inggris, dibuktikan dengan sertifikasi.
e. IT QA Engineer (2 orang)
i. Minimum pendidikan S1 dari program studi Ilmu
Komputer, atau Teknik Informatika, dengan
pengalaman minimum 2 tahun di bidang QA
sistem IT, dibuktikan dengan referensi kerja, dan
CV atau portofolio pekerjaan.
ii. Memiliki kemampuan untuk menjalankan QA
sistem informasi kesehatan dibuktikan dengan
sertifikat keahlian atau pelatihan.
iii. Memiliki minimal satu sertifikasi dalam
pengembangan sistem informasi, yang
dikeluarkan oleh principal software ataupun
BNSP.
iv. Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa
Inggris, dibuktikan dengan sertifikasi.
f. DevOps Engineer (3 orang)
i. Minimum pendidikan S1 dari program studi
bidang Komputer, atau Informatika,
ii. Memiliki pengalaman minimum 3 tahun di
bidang di bidang DevOps, dibuktikan dengan
referensi kerja, dan CV atau portofolio pekerjaan.
iii. Menguasai alat dan teknologi seperti Docker,
Kubernetes, Jenkins, dan CI/CD pipelines.
Dibuktikan dengan sertifikasi DevOps.
iv. Menguasai manajemen server, jaringan, dan
cloud services dibuktikan dengan sertifikat
DevOps.
v. Memiliki pengalaman dalam mengelola
infrastruktur IT di lingkungan kesehatan lebih
diutamakan, dibuktikan dengan portofolio
pekerjaan sebelumnya dalam kurun waktu 2
tahun terakhir.
vi. Memiliki minimal satu sertifikasi dalam
pengembangan sistem informasi, yang
dikeluarkan oleh principal software ataupun
BNSP.
vii. Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa
Inggris, dibuktikan dengan sertifikasi.
g. UI/UX Designer (1 orang)
i. Minimum pendidikan S1 dari program studi
bidang Komputer, atau Informatika, atau Desain
Komunikasi Visual.
ii. Memiliki pengalaman minimum 3 tahun di
bidang desain UI/UX, dibuktikan dengan
referensi kerja, dan CV atau portofolio pekerjaan.
iii. Menguasai alat desain seperti Sketch, Figma,
atau Adobe XD, serta memiliki pemahaman
mendalam tentang prinsip-prinsip desain user-
centric.
iv. Pengalaman dalam desain antarmuka untuk
aplikasi kesehatan.
v. Pengalaman merancang antarmuka yang intuitif
dan ramah pengguna serta melakukan pengujian
usabilitas.
vi. Lebih yang memiliki pengetahuan bahasa
pemrograman front-end seperti HTML,
Javascript, Cascading Style Sheets (CSS), dll.
vii. Memiliki minimal satu sertifikasi dalam
pengembangan sistem informasi, yang
dikeluarkan oleh principal software ataupun
BNSP.
viii. Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa
Inggris, dibuktikan dengan sertifikasi.
h. Data Engineer (1 orang)
i. Minimum pendidikan S1 dari program studi
Bidang Komputer atau Teknik Informatika.
ii. Memiliki pengalaman minimum 3 tahun di
bidang manajemen data pada sistem IT,
dibuktikan dengan referensi kerja, dan CV atau
portofolio pekerjaan.
iii. Menguasai teknologi dan alat-alat manajemen
data (database, ETL, data warehousing).
iv. Menguasai penggunaan software analisis data
dan visualisasi (misalnya Microsoft Excel,
Tableau, Power BI, Elastic, dll)
v. Pengalaman dalam proyek pengelolaan data
besar dan sistem informasi kesehatan.
vi. Memiliki pengalaman dalam merancang dan
mengimplementasikan solusi interoperabilitas
data.
vii. Memiliki minimal satu sertifikasi dalam
pengembangan sistem informasi, yang
dikeluarkan oleh principal software ataupun
BNSP.
viii. Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa
Inggris, dibuktikan dengan sertifikasi.
i. Subject Matter Expert - Health Terminology
Specialist (2 orang)
i. Minimum pendidikan S1 dari program studi
Kedokteran, atau Ilmu Komputer, atau Teknik
Informatika, atau Kesehatan Masyarakat, atau
Biologi.
ii. Memiliki pengalaman minimum 3 tahun di
bidang klinis dan standarisasi terminologi
kesehatan, dibuktikan dengan referensi kerja, dan
CV atau portofolio pekerjaan.
iii. Memiliki pemahaman pertukaran data
menggunakan format terminologi medis dan
standar terminologi kesehatan dibuktikan dengan
sertifikat keahlian atau pelatihan antara lain
(SNOMED atau ICD atau LOINC atau FHIR).
iv. Memiliki pengalaman dalam proyek
pengembangan sistem informasi kesehatan.
Dibuktikan dengan portofolio pekerjaan.
v. Memiliki minimal satu sertifikasi dalam
pengembangan sistem informasi, yang
dikeluarkan oleh principal software ataupun
BNSP.
vi. Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa
Inggris, dibuktikan dengan sertifikasi.
j. Subject Matter Expert - Health Data Analyst (2
orang)
i. Minimum pendidikan S1 dari program studi
Bidang Komputer, atau Teknik Informatika.
ii. Memiliki pengalaman kerja 2 tahun di bidang
analisis data kesehatan, dibuktikan dengan
referensi kerja, dan CV atau portofolio pekerjaan.
iii. Memiliki kemampuan analisis data, penguasaan
alat analisis data (misalnya Tableau, Power BI,
Elastic, dll) dan pemahaman mendalam tentang
data kesehatan. Dibuktikan dengan sertifikasi
keahlian atau pelatihan.
iv. Memiliki minimal satu sertifikasi dalam
pengembangan sistem informasi, yang
dikeluarkan oleh principal software ataupun
BNSP.
v. Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa
Inggris, dibuktikan dengan sertifikasi.
9. Standar nilai dari user untuk menentukan pemenang dengan
pertimbangan angka teknis (penilaian spesifikasi) dan biaya
(penawaran dari penyedia) setelah diprosentasekan minimal nilai
angka teknis 70% dan angka biaya 30% yang dapat menjadi
pemenang, dengan nilai ambang batas 70%.
Metode kerja yang harus dilakukan oleh Vendor/Penyedia Jasa dalam
10. Pendekatan dan
melaksanakan pekerjaan, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan,
Metodologi
antara lain meliputi:
1. Melakukan Kick-Off Meeting dengan stakeholders terkait
(Takelkesmas, Pusdatin, TTDK, UPT Laboratorium Kesmas, dll.)
sebelum dimulai pelaksanaan pekerjaan paling lambat 7 (Tujuh)
hari setelah Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) diterbitkan. Pada
saat Kick-Off Meeting dilaksanakan, pelaksana pekerjaan akan
mengkonfirmasi ulang jadwal kerja dan anggota tim terkait
(Project Charter) sebagaimana telah dicantumkan dalam dokumen
teknis
2. Melakukan diskusi mingguan dengan tim SILNAS dari
Kementerian Kesehatan untuk memastikan proyek berjalan sesuai
lini masa
3. Mengkomunikasikan perkembangan proyek harian dengan tim
SILNAS dari Kementerian Kesehatan melalui project
management software
4. Melakukan sinkronisasi dan koordinasi dengan penyedia jasa
perencanaan guna memastikan hal-hal yang tertuang di keluaran
perencana SILNAS dapat diimplementasikan dengan baik.
5. Identifikasi kebutuhan dukungan yang perlu diakomodir oleh
pelaksana pekerjaan dengan mengacu pada informasi yang
disampaikan oleh pengguna di Tata Kelola Kesmas baik melalui
email maupun rapat koordinasi dengan sepengetahuan Pusdatin
dan Tim Transformasi Teknologi dan Digitalisasi Kesehatan
(TTDK) Kemenkes
6. Untuk jenis pekerjaan pendampingan serta perbaikan, pelaksana
pekerjaan melakukan konsultasi langsung atau minimal melalui
sarana video conferencing
7. Pelaksanaan Analisis Kebutuhan: Mengidentifikasi proses bisnis
Labkesmas dan kebutuhan teknis untuk SILNAS
8. Pelaksanaan Pengembangan Sistem Aplikasi SILNAS :
a. Pengembangan aplikasi dengan desain arsitektur
SILNAS yang efektif dan efisien
b. Pengembangan standardisasi pemeriksaan laboratorium
spesimen manusia, spesimen vektor serta binatang
pembawa penyakit, dan spesimen lingkungan
c. Integrasi SILNAS dengan platform SIKN.
d. Implementasi solusi teknologi yang sesuai dengan
kebutuhan pengembangan SILNAS.
9. Pelaksanaan kegiatan antara lain:, QA testing, security testing,
User Acceptance Test (UAT), real laboratory environment test
(go-live), serta bugfixing aplikasi SILNAS
10. Melaksanakan piloting dan pelatihan aplikasi SILNAS kepada
Labkesmas di beragam tingkat
11. Menyedikan komponen teknis penunjang yang dibutuhkan dalam
pelaksanaan piloting dan pelatihan aplikasi SILNAS
12. Memberikan alih pengetahuan/ transfer knowledge kepada
personil satuan kerja terkait (Takelkesmas, Pusdatin, UPT
Labkesmas) setelah semua pekerjaan telah selesai dilakukan
13. Pembuatan laporan pekerjaan diperlukan sebagai kelengkapan
penyelesaian pekerjaan. Daftar dokumentasi/deliverables
selengkapnya harus diidentifikasi mengacu kepada pekerjaan
yang telah diselesaikan
14. Tenaga pelaksana pekerjaan diwajibkan patuh dan melaksanakan
ketentuan umum yang berlaku di Kemenkes RI
15. Menjaga komitmen terkait ketersediaan/lokasi personil, hingga
masa akhir pekerjaan dan menjaga kerahasiaan informasi selama
dan setelah pekerjaan
16. Perawatan/ maintenance selama 3 (tiga) tahun sejak selesainya
pengerjaan pengembangan
Aplikasi SILNAS harus mampu memenuhi 14 fungsi Labkesmas yaitu:
1. Pemeriksaan spesimen klinik;
2. Pengujian sampel;
3. Surveilans penyakit dan faktor risiko kesehatan berbasis
laboratorium serta respon kejadian luar biasa, wabah, dan
bencana;
4. Pengelolaan dan analisis data laboratorium;
5. Komunikasi dengan pemangku kepentingan;
6. Penguatan kapasitas sumber daya manusia;
7. Pengelolaan logistik khusus laboratorium;
8. Penjaminan mutu laboratorium kesehatan;
9. Pengoordinasian jejaring laboratorium kesehatan;
10. Kerja sama dengan lembaga/institusi nasional dan/atau
internasional;
11. Pengelolaan biorepository spesimen klinik dan sampel;
12. Analisis masalah kesehatan masyarakat berbasis laboratorium;
13. Pengembangan teknologi tepat guna; dan
14. Merumuskan rekomendasi kebijakan dan pengembangan
program kesehatan.
Aplikasi SILNAS beserta fiturnya harus mampu memenuhi kebutuhan
Laboratorium kesehatan masyarakat yang terdiri atas 4 (empat) tingkatan,
meliputi:
a. Laboratorium kesehatan masyarakat tingkat 2
Merupakan laboratorium kesehatan masyarakat yang
diselenggarakan oleh pemerintah daerah kabupaten/kota.
Laboratorium kesehatan masyarakat tingkat 2
melaksanakan fungsi ke 1 sampai 8.
b. Laboratorium kesehatan masyarakat tingkat 3
Merupakan laboratorium kesehatan masyarakat yang
diselenggarakan oleh pemerintah daerah provinsi.
Laboratorium kesehatan masyarakat tingkat 3
melaksanakan fungsi ke 1 sampai 12.
c. Laboratorium kesehatan masyarakat tingkat 4
Merupakan laboratorium kesehatan masyarakat yang
diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan pada
wilayah regional tertentu. Laboratorium kesehatan
masyarakat tingkat 4 melaksanakan fungsi ke 1 sampai
13.
d. Laboratorium kesehatan masyarakat tingkat 5
Merupakan merupakan laboratorium kesehatan
masyarakat yang diselenggarakan oleh Kementerian
Kesehatan sebagai rujukan nasional. Laboratorium
kesehatan masyarakat tingkat 5 melaksanakan fungsi ke
1 sampai 14.
11. Spesifikasi Teknis 1. Vendor/penyedia jasa melaksanakan Pengembangan SILNAS
dengan memory-safe-programming languages (seperti Golang,
Python, dll yang terdaftar di tautan)
2. Aplikasi SILNAS yang meliputi 11 modul utama (lihat lampiran
L.1), yaitu
a. Pemeriksaan laboratorium spesimen manusia
b. Pemeriksaan laboratorium spesimen lingkungan
c. Pemeriksaan laboratorium spesimen vektor serta
binatang pembawa penyakit
d. SDM Terintegrasi SISDMK
e. Surveilans
f. Penjaminan mutu
g. Logistik Laboratorium
h. Fasilitas dan Infrastruktur
i. Biorepository Data
j. Keuangan (termasuk PNBP)
k. Kearsipan Data
3. Aplikasi SILNAS yang meliputi 6 modul pendukung (lihat
lampiran L.1), yaitu
a. Dashboard Monitoring Sampel Lab
b. Dashboard Surveilans Berbasis Lab
c. Dashboard SDM, Logistik, Sarana & Prasarana
d. Layanan lain seperti pengujian kalibrasi, pengujian alat
rapid diagnostik dan PKRT, dan lain lain
e. Pendaftaran Online Laboratorium
f. Mobile Web Version
4. Aplikasi SILNAS yang meliputi 6 jenis integrasi (lihat lampiran
L.1), yaitu
a. Modul integrasi SATUSEHAT
b. Integrasi dengan Alat / Analyzer tersedia
c. Manajemen API integrasi Internal
d. Integrasi dengan SIMPUS / SIMRS / SIL lain
e. Integrasi dengan Alat Lab Baru / Non otomatis
f. Integrasi dengan sistem lain di Kemenkes
5. Standardisasi pemeriksaan laboratorium
a. spesimen manusia,
b. spesimen vektor serta binatang pembawa penyakit, dan
c. spesimen lingkungan
6. Pengembangan aplikasi SILNAS harus memuat modul-modul,
fitur-fitur, serta variabel variabel yang memenuhi Standar layanan
laboratorium kesehatan masyarakat setiap tingkat (lihat lampiran
L.2, L.3, dan L.4)
7. Vendor/penyedia jasa Pengembangan SILNAS harus
menjelaskan pendekatan dan spesifikasi teknis serta kemampuan
untuk menerapkan SILNAS yang terkait dengan:
● Central database SILNAS yang akan di-host di server
Kementerian Kesehatan Indonesia atau oleh private cloud
dengan data center yang berlokasi di Indonesia.
● Aspek keamanan akses data oleh pengguna dari semua
laboratorium.
8. Vendor/penyedia jasa perlu memberikan akses kepada
Kementerian Kesehatan untuk mengelola seluruh data secara
mandiri
9. Fase pengembangan dan deployment dilakukan dalam tiga
tahapan yang terdiri dari modul utama dan modul pendukung
(lihat Lampiran) dan mencakup pertukaran data dan pelaporan
elektronik.
10. Sistem tersebut memiliki kemampuan untuk membuat dan
mengirimkan file data dalam standar yang diakui secara
internasional seperti HL7 FHIR dan standar seperti LOINC,
SNOMED, dan code system lainnya sesuai standar FHIR .
11. Proses bisnis pada SIL, khususnya Modul Pemeriksaan
Laboratorium Spesimen Manusia dan Modul Pemeriksaan
Laboratorium spesimen lingkungan dapat mengacu pada proses
bisnis SIL yang sudah diterapkan oleh Labkesmas seperti
eSIMDADU dan OneLAB.
12. Mengembangkan aplikasi SILNAS yang aman, ramah pengguna,
scalable, memiliki kemudahan untuk diakses oleh banyak
pengguna sekaligus tanpa/minim server down
13. Mengembangkan aplikasi SILNAS yang dapat digunakan secara
offline dan online, artinya SILNAS masih dapat digunakan oleh
Labkesmas apabila suatu saat terjadi kendala jaringan, dan
otomatis akan tersinkronisasi/terintegrasi dengan Satu Sehat
(Server Pusat) ketika kembali online
12. Peralatan, Material, Direktorat Tata Kelola Kesehatan Masyarakat akan menyediakan
Personil dan Fasilitas dari beberapa fasilitas penunjang dalam rangka pelaksanaan pekerjaan, yaitu:
Pejabat Pembuat berupa surat menyurat yang dapat mendukung pelaksanaan pekerjaan ini.
Komitmen
13. Lingkup Kewenangan Penyedia jasa Pengembangan dalam pelaksanaan pekerjaan memiliki
Penyedia Jasa kewenangan untuk meminta keterangan-keterangan kepada
Pejabat/Pegawai di lingkungan Manajemen Pelaksana dalam rangka
pelaksanaan pekerjaan jasa lainnya.
14. Jangka Waktu Waktu yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan ini sejak
Penyelesaian Pekerjaan ditandatangani dokumen Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) hingga
tanggal 30 November 2025.
15. Alih Pengetahuan Jika diperlukan, Penyedia Jasa berkewajiban untuk menyelenggarakan
pertemuan dan pembahasan dalam rangka alih pengetahuan kepada
personil satuan kerja Kuasa Pengguna Anggaran dan pengembang
SILNAS.
LAPORAN
16. Bentuk Laporan Pelaksana pekerjaan wajib melaporkan kemajuan pekerjaan secara berkala
kepada Kuasa Pengguna Anggaran, yaitu laporan yang harus dibuat oleh
pelaksanan pekerjaan menyangkut tentang kemajuan pekerjaan yang telah
dilaksanakan, deliverable, dan kendala serta pemecahan masalah yang
dilakukan. Teknis pelaporan dilaksanakan sebagaimana kesepakatan para
pihak terkait.
HAL – HAL LAIN
17. Produksi Dalam Semua kegiatan Jasa Lainnya Badan Usaha berdasarkan KAK ini harus
Negeri dilakukan di dalam wilayah Negara- Republik Indonesia kecuali
ditetapkan lain dalam KAK dengan pertimbangan keterbatasan
kompetensi dalam negeri
Demikian Kerangka Acuan Kerja (KAK) kegiatan Pengembangan Sistem Informasi Laboratorium
Kesehatan Nasional Terintegrasi Satu Sehat ini dibuat untuk menjadi acuan kerja dalam pelaksanaan
kegiatan agar berjalan baik dan lancar.
LAMPIRAN
L.1. Tahapan Pengembangan SILNAS.
No. Nama Modul
Fase 1
Utama 1 Pemeriksaan laboratorium spesimen manusia
Utama 2 Pemeriksaan laboratorium spesimen lingkungan
Utama 3 Pemeriksaan laboratorium spesimen vektor serta binatang pembawa penyakit
Utama 4 SDM Terintegrasi SISDMK
Standardisasi 1 Pemeriksaan laboratorium spesimen lingkungan
Standardisasi 2 Pemeriksaan laboratorium spesimen vektor serta binatang pembawa penyakit
Integrasi 1 Modul integrasi SATUSEHAT
Integrasi 2 Integrasi dengan Alat / Analyzer tersedia
Pendukung 1 Dashboard Monitoring Sampel Lab
Fase 2
Utama 5 Surveilans
Utama 6 Penjaminan mutu
Utama 7 Logistik Laboratorium
Utama 8 Fasilitas dan Infrastruktur
Pendukung 2 Dashboard Surveilans Berbasis Lab
Pendukung 3 Dashboard SDM, Logistik, Sarana & Prasarana
Standardisasi 3 Pemeriksaan laboratorium pendukung spesimen manusia
Integrasi 3 Manajemen API integrasi Internal
Integrasi 4 Integrasi dengan SIMPUS / SIMRS / SIL lain
Integrasi 5 Integrasi dengan Alat Lab Baru / Non otomatis
Fase 3
Utama 9 Biorepository Data
Utama 10 Keuangan (termasuk PNBP)
Utama 11 Kearsipan Data
Pendukung 4 Layanan lain seperti pengujian kalibrasi, pengujian alat rapid diagnostik dan PKRT, dan lain lain
Pendukung 5 Pendaftaran Online Laboratorium
Pendukung 6 Mobile Web Version
Integrasi 6 Integrasi dengan sistem lain di Kemenkes
L.2. Tabel Standar layanan laboratorium kesehatan masyarakat setiap tingkat
Laboratorium Kesehatan Masyarakat
Tingkat 1 Tingkat 2 Tingkat 3 Tingkat 4 Tingkat 5
No.
A Pengambilan dan Pemeriksaan spesimen klinik
a. Hematologi rutin; a. Hematologi a. Hematologi lengkap a. Hematologi lengkap a. Konfirmasi pemeriksaan
b. Urin rutin lengkap; b. Urin lengkap b. Urin lengkap Spesimen klinik untuk
c. Kimia klinik b. Urin lengkap c. Kimia klinik; c. Kimia klinik; mendeteksi pathogen
d. Mikrobiologi; c. Kimia klinik; d.Mikrobiologi; d. Mikrobiologi; emerging, unkown disease.
(mikroskopik) d. Mikrobiologi; (mikroskopik, kultur (mikroskopik, kultur b. Karakterisasi molekuler
e. Parasitologi; (mikroskopik, aerob dan anaerob, kultur aerob dan mikroorganisme dan
(mikroskopik) kultur aerob) resistensi) anaerob, resistensi) genome manusia
f. Imunologi (Rapid e. Parasitologi; e. Parasitologi; e. Parasitologi; c. Kultur virus dan uji
tes) (mikroskopik, (mikroskopik) (mikroskopik) netralisasi;
serologi) f. Imunologi; f. Imunologi; d. Kultur bakteri highly
f. Imunologi; g. Biomolekuler g. Biomolekuler; infectious
g. Biomolekuler h. Toksikologi h. Toksikologi e. Biomolekuler sequencing
h. NAPZA i. Biomonitoring i. Biomonitoring (Analisis genomic vaccine/
j. NAPZA j. NAPZA (kuantitatif) treatment escape, Analisis
(rapid test)
k. Uji fungsional Post mutasi)
(kuantitatif)
Market Invitro f. Clinical Trial Vaccine dan
diagnostic Test In Vitro Diagnostic Tes
g. Mengembangkan prosedur
dan metode pemeriksaan
termasuk merancang bahan
kontrol (primer design)
h. Uji validasi Pre Market
Invitro Diagnostic Test
i. Uji konfirmasi Pre Market
Invitro Diagnostic Test
j. Merespon risiko
bioterorisme
B Pengambilan dan Pengujian Sampel Lingkungan
a. Skrining kualitas a. Kualitas air a. Kualitas air minum a. Kualitas air minum 85 a. konfirmasi pengujian
air minum 19 minum 25 29 parameter (19 parameter (19 wajib sample untuk mendeteksi
parameter wajib; parameter (19 wajib dan 10 khusus) dan 66 khusus) pathogen penyakit menular
b. Skrining kualitas wajib dan 6 b. Kualitas air untuk b. Kualitas air untuk tertentu
udara untuk khusus) keperluan higiene
keperluan higiene b. Merespon risiko nubika
parameter fisik b. Kualitas air untuk dan sanitasi, air spa,
sanitasi, air spa, air baik dari dalam dan luar
c. Skrining keamanan keperluan higiene air kolam renang,
kolam renang dan negeri.
pangan 6 parameter dan sanitasi, air dan pemandian
pemandian umum; c. Pengembangan pengujian
d. Pengambilan spa, air kolam umum;
c. uji keamanan pangan parameter kualitas
sampel lingkungan renang, dan c. pengujian keamanan
21 parameter lingkungan.
untuk rujukan pemandian umum; pangan 21 parameter
(mikrobiologi, kimia); d. Pengembangan pengujian
pengujian c. Keamanan pangan (mikrobiologi dan
untuk 11 kimia)
d. Kualitas udara; toksikologi.
* Hasil skrining dengan
parameter d. Kualitas udara untuk e. uji pencemaran tanah e. Uji konfirmasi Pre Market
Sanitarian Kit (mikrobiologi dan parameter fisik, (parameter wajib, Alkes dan PKRT
ditindaklanjuti kimia) kimia, dan parameter khusus); f. Merespon nubika (nuklir,
dengan d. Kualitas udara mikrobiologi; f. uji limbah cair biologi, kimia)
pemeriksaan untuk parameter e. Limbah cair dari fasilitas pelayanan
selanjutnya, bila
fisik, kimia dan fasilitas pelayanan kesehatan;
diperlukan
mikrobiologi; kesehatan; g. uji radiasi pengion
e. Limbah cair dari f. pengujian radiasi
dan non pengion dan
Fasyankes; pengion dan
uji mikrobiologi pada
nonpengion pada
media lingkungan;
daerah tertentu;
C Pengambilan dan Pengujian Sampel Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit
a. Identifikasi vektor a. Pengujian sampel a. Pengujian efikasi a. Konfirmasi uji a. Karakterisasi molekuler
dan binatang vektor dan insektisida pada efikasi dan resistensi mikroorganisme pada
pembawa binatang vektor; insektisida; vektor dan binatang
penyakit secara
pembawa b. Pengujian
b. Identifikasi pathogen pembawa penyakit
makroskopis;
pada vektor dan b. konfirmasi pengujian
penyakit secara identifikasi patogen
b. Analisis
binatang pembawa penentuan status
mikroskopik; pada vektor dan
kepadatan vektor
penyakit secara kevektoran dan binatang
dan binatang b. Analisis binatang pembawa
mikroskopik, pembawa penyakit;
pembawa kepadatan vektor penyakit;
biomolekuler. c. Konfirmasi uji efikasi dan
penyakit; dan dan binatang c. Identifikasi dan
c. Identifikasi dan resistensi insektisida;
pembawa analisis kepadatan
analisis kepadatan
penyakit; vektor dan binatang
vektor dan binatang
c. Pengujian pembawa penyakit pembawa penyakit
resistensi vektor pada situasi khusus. pada situasi
terhadap Kejadian Luar
insektisida. Biasa/wabah
D Penyelenggara Penjaminan Mutu Eksternal Laboratorium Kesehatan
a. Uji silang a. Uji silang a. Uji silang Penyelenggara Uji Profisiensi
b. Uji banding b. Uji banding b. Uji banding untuk Penyakit Emerging
c. Penyelenggara Uji
Profisiensi*
E Kalibrasi Alat Laboratorium
Pengujian kalibrasi alat Pengujian kalibrasi alat
laboratorium kesehatan laboratorium kesehatan
F Peningkatan Kapasitas SDM Laboratorium
G Jejaring Biorepositori
H Jejaring Dukungan Kajian Berbasis Laboratorium
L.3. Rincian Fitur dan Variabel SILNAS (Included, but not limited to)
Modul Fitur Variabel
Modul Data 1. Pencatatan Hasil Pemeriksaan 1. Lokasi: Alamat dan Titik Koordinat (Wilayah)
Pemeriksaan Penyakit Menular 2. Jenis sample / spesimen
3. Tanggal Sampel diambil
Laboratorium a. AIDS
4. Tanggal sampel keluar hasil
Spesimen Manusia b. TBC
5. Metode Pemeriksaan
c. Malaria
6. Alat
d. Covid-19
7. Bahan Habis Pakai (Reagent)
e. Demam Dengue
8. Hasil Pemeriksaan
f. Demam Thypoid
9. Gejala
g. Hepatitis A, B, C dan E
h. Rabies
i. Campak dan Rubella
j. Difteri
k. Polio
l. Pertusis
m. Chikungunya
n. Infeksi Menular Seksual
(IMS)
o. Influenza
p. Japanese Enchepalitis
q. Zika
r. Flu Burung
s. Leptospirosis
t. Anthraks
u. Kusta
v. Frambusia
w. Kecacingan
x. Filariasis
y. Schistosomasis
z. MERS-CoV
aa. Monkey Pox
bb. Legionellosis
cc. Hanta Virus
dd. Nipah Virus
ee. Hendra Virus
2. Penerimaan data otomatis dari
alat/mesin laboratorium
2. Pemeriksaan Penyakit Tidak 1. Data Dasar (Nama, Jenis Kelamin, Umur, alamat,
Menular Riwayat Perjalanan, dll --> merujuk ke program )
2. Jenis Sample
a. Kanker
3. Metode Pemeriksaan
b. Diabetes
4. Alat
c. Kardiovaskuler
5. Bahan Habis Pakai (Reagent)
d. Thalassemia
6. Hasil Pemeriksaan
3. Penerimaan data otomatis dari
alat/mesin laboratorium
3. Pemeriksaan Rapid Test 1. Malaria/Plasmodium spp
2. Anti HIV
3. RDT Sifilis/Treponema
4. Antigen/antibody Dengue
5. HbsAg
6. Anti Salmonella Typhi igM
7. Tes Kehamilan (Beta HCG)
8. Golongan Darah
9. Leptospirosis
10. Ag SARS-COV-2
11. RDT Antibodi Chikungunya
12. RDT HCV
4. Pemeriksaan Mikroskopis 1. Malaria
2. Tuberculosis
3. Scistosoma (tinja)
4. Lepra
5. Bacillus anthracis
6. Diplococcus gram negative
7. Trichomonas vaginalis
8. Candida albicans
9. Bacterial vaginosis
10. Jamur Permukaan
11. Amoeba
12. Cacingan
5. Pemeriksaan Hematologi 1. Hemoglobin
2. Hematokrit
3. Hitung eritrosit
Penerimaan data hasil pemeriksaan
4. Hitung Trombosit
otomatis dari alat/mesin
5. Hitung Leukosit
laboratorium
6. Hitung jenis leukosit
7. LED
8. Masa perdarahan
9. Masa pembekuan
10. Indeks eritrosit (MCV, MCHC, MCH)
6. Pemeriksaan Urine Rutin 1. Warna
2. Kejernihan
3. Bau
4. Volume
5. pH
6. Berat jenis
7. Pengambilan Sampel Rujukan 1. Antraks
2. Thalasemia
3. SHK
4. Campak
5. Rubella
6. Polio
7. Sputum- TB
8. HIV EID
9. Leptospirosis
10. Avian Influenza
11. Taeniasis
12. Pes
13. COVID-19
14. Mikrofilaria
8. Pemeriksaan Kimia Klinik 1. Glukosa
Penerimaan data otomatis dari 2. Bilirubin total
3. Bilirubin direct
alat/mesin laboratorium
4. SGOT
5. SGPT
6. Asam urat
7. Ureum/BUN
8. Kreatinin
9. Trigliserida
10. Kolesterol Total
11. Kolesterol HDL
12. Kolesterol LDL
9. Pemeriksaan Feses 1. Konsistensi
a. Makroskopis 2. Warna
3. Bau
4. Lendir
5. Darah
6. Darah Samar (FOB)
b. Mikroskopis 1. Telur cacing
2. Amuba
3. Eritrosit
4. Leukosit
5. Sisa Makanan
6. Lain-lain (bakteri, jamur)
10. Kultur 1. E coli
2. Shigela
3. Vibrio cholera
4. Coliform
5. Salmonela
11. Imunologi 1. Anti HCV
2. Anti HIV
3. Anti HBS
4. Anti HAV
5. COVID Antibodi
6. CD4
12. Biomolekuler 1. PCR COVID-19
2. Penerimaan data otomatis dari 2. PCR/ TCM HIV
3. PCR/ TCM Hep C
alat/mesin laboratorium
4. PCR/ TCM TBC
13. Konfirmasi 1. Mikroskopis Malaria
2. Mikroskopis Filariasis
3. Mikroskopis Thalasemia
4. ELISA antibody Dengue
5. RPR dan TPHA*
6. ELISA HbsAg
7. Antigen Salmonella Typhi
8. PCR Leptospirosis
9. ELISA Chikungunya
Modul Data 1. Pemeriksaan Kualitas Air 1. Bau - organoleptik
Pemeriksaan a. Fisik 2. Rasa - organoleptik
3. Suhu - termometer
Laboratorium
4. Warna - fotometer/spektofotometer UV vis
Spesimen Lingkungan
5. Kecerahan/kejernihan - turbiditimetri
6. Kekeruhan - turbiditimeter
7. Zat padat terlarut – TDS meter, gravimetri
8. TSS - Gravimetri
9. Conduktivity - Potensiometri
10. Salinitas - Potensiometri
b. Kimia 1. PH – pHmeter/sanitarian kit (minimal 2)
2. Arsen – sanitarian kit
3. Chlorida – spektofotometer/sanitarian kit
4. Chromium VALL 6 – spektofotometer/sanitarian
kit
5. Cadmium – spektofotometer/ sanitarian kit
6. Nitrit – spektofotometer (1)
7. Sianida - spektofotometer
8. Selenium - spektofotometer
9. Alluminium - spektofotometer
10. Besi - spektofotometer
11. Kesadahan - spektofotometer
12. Flourida - spektofotometer
13. Mangan - Fotometer/Spektofotometer
14. Zink - fotometer/spektofotometri
15. Sulfat
16. Tembaga - fotometer/spektofotometri
17. Sisa Chlor - fotometer/spektofotometer
18. Amoniak – spektofotometri
19. COD - titrimetri
20. BOD - titrimetri
21. Kebasaan
22. Nitrat - spektofometer
23. Timbal - spektofometer
24. Nikel - fotometer/spektofotometri
25. H2S - Spektofotometri
26. Zat Organik - titrimetri
27. N Total - Spektofotometri
28. Fosfat - Spektofotometri
29. Cromium Total - AAS/ICP
30. Cobalt - AAS/ICP
31. Calcium - AAS/ICP
32. Magnesium - AAS/ICP
33. Natrium - AAS/ICP
34. Kalium - AAS/ICP
35. Mercuri - AAS/ICP
36. Barium - AAS/ICP
37. DO - Potensiometri
38. Phenol - Spektofotometri
39. Minyak Lemak - Gravimetri
40. Detergen - Spektofotometri
41. TOC - Spektofotometri
c. Mikrobiologi 1. E-Coli - tabung ganda/colilert/membran filter
2. Total Coli Form
2. Pemeriksaan Kualitas Udara 1. Suhu - thermometer
a. Fisik 2. Pencahayaan - luxmeter
3. Kelembaban - higrometer
4. Ventilasi - anemometer
5. Kebisingan – soundlevel meter
6. PM 10 - particulat meter
7. PM 2,5 – particulat meter
8. Debu total - particulat meter
b. Mikrobiologi 1. Mikroba udara - air sampler
c. Kimia 1. SO2 - Spektrofotometer, Gas analyzer
2. NO2 - spektofotometri
3. Ozon (O3) - Spektrofotometer
4. CO2 - Direct Analyzer
5. CO - Direct Analyzer
6. HCL - Direct Analyzer
7. H2S - Direct Analyzer
3. Pemeriksaan Kualitas Tanah 1. Suhu – soil test kit (thermometer)
a. Fisik 2. Kelembaban – soil test kit
3. Porositas
4. Derajat keasaman (pH) – soil test kit (pHmeter)
b. Kimia 1. Aluminium (Al) - AAS/ICP OES/ICPMS
2. Antimoni (Sb) - AAS/ICP OES/ICPMS
3. Arsen (As) - AAS/ICP OES/ICPMS
4. Barium (Ba) - AAS/ICP OES/ICPMS
5. Berillium (Be) - AAS/ICP OES/ICPMS
6. Boron (B) - AAS/ICP OES/ICPMS
7. Kadmium, Cd - AAS/ICP OES/ICPMS
8. Krom valensi 6(Cr6+) -
Spektofotometri
9. Timbal/Timah Hitam (Pb) - AAS/ICP
OES/ICPMS
10. Merkuri (Hg) - AAS/ICP OES/ICPMS
11. Molibdenum (Mo) - AAS/ICP OES/ICPMS
12. Nikel (Ni) - AAS/ICP OES/ICPMS
13. Selenium (Se) - AAS/ICP OES/ICPMS
14. Tin (Sn) - AAS/ICP OES/ICPMS
15. Perak (Ag) - AAS/ICP OES/ICPMS
16. Seng (Zn) - AAS/ICP OES/ICPMS
17. Sianida (Total) (CN) - Spektofotometri
18. Fluorida - Spektofotometri
19. Nitrat (NO3-) - Spektofotometri
20. Nitrit (NO2-) - Spektofotometri
21. Benzen - GCMS
22. C6-C9 petroleum - GCMS
23. Hidrokarbon - GCMS
24. C10-C36 petroleum hidrokarbon - GCMS
25. Polisiklik aromatic - GCMS
26. hidrokarbon (PAH) total - GCMS
27. Etilbenzen - GCMS
28. Toluen - GCMS
29. Xilen - GCMS
30. Aldrin + Dieldrin - GCMS
31. DDT + DDD + DDE - GCMS
32. Klordana - GCMS
33. Heptaklor - GCMS
34. Lindana - GCMS
35. Metoksiklor - GCMS
36. Pentaklorofenol - GCMS
37. RADIOANUKLIDAc)
4. Keamanan Pangaan 1. Eschericia coli - pembiakan/kultur (malditof test)
2. Salmonella sp - pembiakan/kultur (malditof test)
3. Staphylococcus aureus - pembiakan/kultur
(malditof test)
4. Bacillus cereus - pembiakan/kultur (malditof test)
5. Listeria sp - pembiakan/kultur (malditof test)
6. Listeria Monocytogenes - pembiakan/kultur
(malditof test)
7. Boraks - Spektofotometri
8. Formalin - Spektofotometri
9. Methanil Yellow - Spektofotometri
10. Rhodamin B - Spektofotometri
11. Kandungan Babi - PCR
12. Arsen - ICPMS
13. Total Merkuri -
14. Metil Merkuri
15. Cadmium (Cd)
16. Timbal (Pb)
17. Kromium (Cr)
18. Tembaga (Cu)
19. Kobalt (Co)
20. Organoklorin
21. Organophospat
5. Radiasi Pengion 1. Radiasi non pengion – spektrum analyzer
6. Biomarker 1. Arsen (darah, rambut, kuku) - ICP
2. Merkuri (darah, rambut, kuku)- ICP
3. methyl merkuri (darah, rambut, kuku) - ICP
4. Cadmium (darah) – AAS – Graphite Furnace
5. Pb (darah) - AAS – Graphite Furnace
6. Cobalt (darah) - ICP
7. Nikel (darah) - ICP
8. Kolinesterase (darah) - ICP
9. Chromium (darah) - ICP
Modul Data 1. Vektor Nyamuk 1. Lokasi : Alamat dan Titik Koordinat (Wilayah)
pemeriksaan Dengue 2. Jumlah Rumah Diperiksa
3. Jumlah Rumah Positif Jentik
laboratorium spesimen
4. Jumlah Container Diperiksa
vektor serta binatang
5. Jumlah Container Positif Jentik
pembawa penyakit
6. Jumlah kontainer positif pupa
7. Jumlah rumah positif pupa
Non Dengue 1. Lokasi : Alamat dan Titik Koordinat (Wilayah)
2. Jumlah Breading Place Diperiksa
3. Jumlah Breading Place Positif Jentik
4. Lingkungan (Positif Jentik) : Titik Koordinat,
Waktu Koleksi, Ketinggian, Salinitas, pH,
Intensitas Cahaya, Suhu, Keberadaan Air,
Vegetasi, Kondisi Air (Keruh/Jernih), Pergerakan
Air, Variasi Genus
Aedes 1. Lokasi : Alamat dan Titik Koordinat (Wilayah)
2. Jumlah Rumah Diperiksa
3. Jumlah Rumah Positif Aedes
4. Spesies Nyamuk Tertangkap
5. Lingkungan : Waktu
Non Aedes 1. Lokasi : alamat dan titik koordinat tempat
penangkapan
2. Lingkungan : Waktu Koleksi, Ketinggian, Suhu,
Kelembapan, Kecepatan Angin
2. Vektor Lalat 1. Lokasi: alamat dan titik koordinat
2. jumlah lalat yang hinggap di fly grill
3. waktu penangkapan
3. Vektor Kecoa 1. Lokasi: alamat dan titik koordinat
2. jumlah kecoa yang tertangkap di sticky trap
3. waktu penangkapan
4. Reservoir Tikus 1. Lokasi penangkapan, kabupaten, kecamatan, desa
2. Tanggal pengumpulan data awal penangkapan dan
akhir penangkapan
3. Data ekosistem, habitat
4. Ketinggian
5. Suhu, kelembapan udara, pH tanah, salinitas
6. No perangkap
7. Koordinat perangkap
8. Spesies tertangkap
9. Tanggal spesies tertangkap
10. Koleksi sampel
11. Spesies pinjal (khusus daerah pes)
12. Umur -- juvenile, dewasa
13. Morfometri
14. Jenis kelamin
15. Rumus putting susu (tikus)
16. Foto
5. Survei Keong 1. Lokasi: alamat dan titik koordinat
2. Data Habitat
3. Jumlah keong yang dikoleksi
Modul Data 1. Registrasi spesimen 1. Informasi Sampel
biorepositori 2. Pembagian spesimen ● ID Sampel.
● Jenis Sampel:
(aliquoting)
● Tanggal Pengumpulan.
3. Penyimpanan spesimen pada
● Waktu Pengumpulan
tempat penyimpanan
● Lokasi Pengumpulan
spesimen,
● Kondisi Sampel.
4. Sampel check-out termasuk
● Volume/Massa Sampel
delivery out,
● Status Sampel
5. Pelacakan specimen (Internal ● Metode Pengumpulan
dan atau Eksternal) 2. Informasi Penyimpanan
6. Rujukan penyimpanan ke ● Lokasi Penyimpanan
● Suhu Penyimpanan
biorepository lain
● Tanggal Penyimpanan
7. Informed consent
● Waktu Penyimpanan
8. Pemusnahan spesimen
● Durasi Penyimpanan
● Kondisi Penyimpanan
3. Metadata Klinis
● ID Donor
● Jenis Kelamin Donor
● Usia Donor
● Riwayat Medis
● Diagnosis
● Pengobatan
● Data Demografis
4. Informasi Pengguna dan Akses
● ID Pengguna
● Nama Pengguna
● Peran Pengguna.
● Hak Akses
● Aktivitas Pengguna
5. Informasi Alur Kerja
● ID Proses
● Jenis Proses
● Status Proses
● Operator
6. Informasi Distribusi
● ID Permintaan
● Nama Penerima
● Alamat Penerima
● Tanggal Pengiriman.
● Waktu Pengiriman
● Kondisi Pengiriman
7. Informasi Kualitas dan Kepatuhan
● ID Kualitas
● Jenis Pengujian
● Hasil Pengujian
● Tanggal Pengujian
● Dokumentasi Kepatuhan
● Catatan Audit
8. Informasi Etika dan Legal
● Dokumen Informed Consent
● Tanggal Persetujuan
● Kondisi Anonimisasi
● Kepatuhan Hukum
Modul Data SDM Integrasi dengan SISDMK dan Integrasi dengan SISDMK
eSign
Manajemen Data SDM 1. Komposisi SDM (ASN, Non ASN)
2. kualifikasi SDM
3. kebutuhan SDM berdasarkan perhitungan ABK
4. peningkatan kompetensi SDM
5. jenjang karir SDM
6. job deskripsi / uraian tugas
7. insentif kerja dan penghitungan remunerasi
(terintegrasi dengan sistem informasi Kemenkeu)
8. evaluasi kompetensi SDM (tergantung kebutuhan,
misalnya sertifikat, dll)
9. Training Need Analysis (pelatihan yang
dibutuhkan SDM)
Profil SDM 1. Identitas Pribadi
2. Kepangkatan
3. Pendidikan
4. Jabatan
5. Pelatihan Jabatan
6. Pelatihan Teknis
7. Penghargaan
8. Kinerja
9. sertifikasi personil
Modul Data sarana & Fitur dapat dibenchmark dan Variabel dapat dibenchmark dan disinkronkan
prasarana disinkronkan dengan Master Sarana dengan Master Sarana Index Kemenkes
Index Kemenkes
Modul Data 1. Pemantauan Mutu Eksternal 1. Nama Laboratorium (atau individual tergantung
penjaminan mutu Profil Laboratorium jenis peserta PME)
2. Kategori Laboratorium
3. Alamat (Kelurahan s.d Provinsi)
4. Nomor Telp
5. Email
6. Kontak Person
Pendaftaran PME 1. Parameter pemeriksaan
2. Tarif
3. Status Pembayaran
4. Jenis uji PME (per penyakit, apakah uji peer)
5. Jenis sample PME (spesimen yang disimpan,
panel yang disediakan)
6. Kesiapan Peserta PME (nama reagen, alat,
personil)
7. Pengelolaan bahan PME(Pengemasan,
Pengiriman, Jumlah, no batch panel
Hasil PME 1. Hasil Uji pemeriksaan parameter
2. Kriteria penerimaan
3. Turnaround time pemeriksaan parameter
4. Hasil validasi pemeriksaan
5. Perbandingan sejawat (peer comparison)
6. Laporan Hasil Uji (skor peserta individu dan
institusi)
Laporan 1. Laporan Hasil Evaluasi
2. Sertifikat Peserta PME
3. Laporan tindakan perbaikan
2. Pemantauan Mutu Internal 1. Peserta PMI
2. Jenis pemeriksaan PMI per penyakit
3. Jenis reagen, spesimen, alat
4. Kriteria penerimaan
5. Laporan PMI
Modul Data surveilans 1. Pengambilan data/metadata 1. Jenis-jenis surveilans sesuai dengan Permenkes
2. Penyimpanan data/metadata atau peraturan yang berlaku
2. penyajian data sesuai kebutuhan dengan
3. Analisis tren data penyakit
4. analisis data laboratorium pendekatan epidemiologi
berbasis wilayah
5. Penyajian data/visualisasi
6. Notifikasi otomatis kejadian
tidak biasa
7. Rekomendasi kebijakan
Modul Data logistik 1. Alat 1. Jenis Alat
laboratorium 2. Nama Alat
3. Jumlah
4. Harga
5. Merk
6. Kondisi
7. Tahun Pengadaan
2. Bahan 1. Jenis bahan
2. Nama Bahan
3. Jumlah/Stok
4. Harga
5. Kondisi
6. Tahun Pengadaan
3. Manajemen penerimaan 1. Jenis alat/bahan
4. Manajemen persediaan 2. Nama Alat/Bahan
3. Jumlah/Stok
5. Manajemen penyimpanan
4. Harga
6. Pelacakan
5. Kondisi
7. Analisis kinerja (tren, efisiensi,
6. Tahun Pengadaan
dll)
8. Notifikasi sediaan di ambang
tertentu
Modul Data keuangan Fitur dapat dibenchmark dengan Fitur dapat dibenchmark dengan Esimdadu dan Onelab
terkait penerimaan Esimdadu dan Onelab
negara bukan pajak
(PNBP) terkait biaya
pemeriksaan contoh uji
Modul Data Kearsipan Manajemen Dokumen 1. Pengelompokan Dokumen
2. Penyimpanan Dokumen Digital
3. Pencarian Dokumen
4. Pengindeksan Dokumen
5. Metadata Dokumen
6. Versi Dokumen
Pemeliharaan dan Retensi Arsip 1. Jadwal Retensi
2. Penghapusan Dokumen Otomatis
3. Pemindahan Dokumen ke Arsip
4. Pemulihan Dokumen
5. Notifikasi Pemeliharaan
Alur Kerja dan Automasi 1. Alur Kerja Pengarsipan
2. Automasi Tugas Rutin
3. Pengingat dan Notifikasi
4. Validasi dan Persetujuan Dokumen
5. Kolaborasi Tim
Pengelolaan Fisik Arsip 1. Pelacakan Lokasi Fisik
2. Pengelolaan Ruang Penyimpanan
3. Inventarisasi Arsip Fisik
4. Pemindahan Arsip Fisik
5. Kondisi Penyimpanan
Pencadangan dan Pemulihan Data 1. Pencadangan Berkala
2. Pemulihan Data
3. Manajemen Bencana
4. Penyimpanan Redundan
5. Versi Cadangan
Pengelolaan Klasifikasi dan 1. Klasifikasi Dokumen
Katalog 2. Katalogisasi Arsip
3. Sistem Penomoran Arsip
4. Labeling dan Tagging
5. Pengelolaan Kategori
Pengelolaan Digitalisasi 1. Pemindaian Dokumen
2. OCR (Optical Character Recognition)
3. Pengelolaan Gambar Dokumen
4. Konversi Format
5. Penyimpanan Dokumen Digital
Modul Data layanan Fitur dapat dibenchmark dengan Fitur dapat dibenchmark dengan Esimdadu dan Onelab
lain seperti pengujian Esimdadu dan Onelab
kalibrasi, pengujian
alat rapid diagnostik
dan PKRT, dan lain
lain
Pengembangan Fitur dapat dibenchmark dengan Fitur dapat dibenchmark dengan Esimdadu dan Onelab
pendaftaran online Esimdadu dan Onelab
untuk layanan
laboratorium
Dashboard Surveilans 1. Peta potensi per wilayah
Berbasis Lab 2. Grafik persentase/jumlah kasus dan kematian per
wilayah (nasional, per provinsi)
3. Grafik distribusi kasus per jenis kelamin, umur,
hasil pemeriksaan (pos/neg)
4. Grafik waktu tunggu hasil pemeriksaan
5. Grafik Persentase kualitas spesimen yang diterima
6. Tipe user dashboard
Dashboard Monitoring Ringkasan Sampel 1. Total Sampel Diterima
Sampel Laboratorium 2. Total Sampel Diproses
3. Total Sampel Selesai
4. Total Sampel Pending
Status Sampel Real-Time 1. Status Sampel Saat Ini
2. Status Sampel Berdasarkan Lokasi
3. Status Sampel Berdasarkan Jenis Tes
4. Status Sampel Berdasarkan Prioritas
Pemantauan Waktu Pemrosesan 1. Waktu Rata-rata Pemrosesan Sampel
2. Waktu Pemrosesan Berdasarkan Jenis Tes
3. Sampel yang Melebihi Waktu Pemrosesan
Standar
4. Perbandingan Waktu Pemrosesan
Harian/Mingguan/Bulanan
Pelacakan Pengiriman dan 1. Status Pengiriman Sampel
Penerimaan Sampel 2. Riwayat Pengiriman dan Penerimaan
3. Detil Informasi Pengiriman
4. Notifikasi Pengiriman Sampel
Analisis dan Pelaporan 1. Grafik dan Diagram Status Sampel
2. Tren Penerimaan dan Pemrosesan Sampel
3. Laporan Harian/Mingguan/Bulanan
4. Customisasi Laporan
Visualisasi Data 1. Dashboard Kustomisasi
2. Peta Interaktif Distribusi Sampel
3. Diagram dan Grafik Interaktif
4. Tampilan Ringkasan Data
Dashboard SDM, Dashboard SDM (Sumber Daya 1. Jumlah Pegawai
Logistik, Sarana & Manusia) 2. Kepangkatan
3. Pendidikan
Prasarana
4. Jabatan
5. Pelatihan Jabatan
6. Pelatihan Teknis
7. Penghargaan
8. Kinerja
9. Sertifikasi personil
Dashboard Logistik 1. Inventaris Bahan Habis Pakai
2. Pemantauan Stok Reagen
3. Pemesanan dan Pengadaan Barang
4. Riwayat Penggunaan Stok
5. Peringatan Stok Rendah
6. Manajemen Supplier
7. Status Pengiriman Barang
8. Pengelolaan Pengiriman Sampel
9. Pelacakan Pengiriman Barang
10. Laporan dan Analisis Logistik
Dashboard Sarana & Prasarana 1. Inventaris Peralatan
2. Status dan Kondisi Peralatan
3. Jadwal Pemeliharaan Peralatan
4. Riwayat Pemeliharaan
5. Peringatan Pemeliharaan Rutin
6. Pengelolaan Ruang Laboratorium
7. Pemantauan Kondisi Lingkungan (Suhu,
Kelembapan)
8. Pengelolaan Aset Tetap
9. Pengelolaan Kalibrasi Peralatan
10. Laporan Sarana dan Prasarana
Integrasi ke Satusehat Mengikuti panduan Integrasi dan Mengikuti panduan Integrasi dan Panduan
Panduan Interoperabilitas Satu Interoperabilitas Satu Sehat
Sehat
Integrasi dengan Mengikuti panduan Integrasi dan Mengikuti panduan Integrasi dan Panduan
sistem-sistem existing Panduan Interoperabilitas Satu Interoperabilitas Satu Sehat
di kemenkes Sehat
Integrasi dengan Mengikuti panduan Integrasi dan Mengikuti panduan Integrasi dan Panduan
SIMPUS Nasional Panduan Interoperabilitas Satu Interoperabilitas Satu Sehat
Sehat
Integrasi dengan Mengikuti panduan Integrasi dan Mengikuti panduan Integrasi dan Panduan
SIMRS Panduan Interoperabilitas Satu Interoperabilitas Satu Sehat
Sehat
API Management Mengikuti panduan Integrasi dan Mengikuti panduan Integrasi dan Panduan
untuk integrasi dengan Panduan Interoperabilitas Satu Interoperabilitas Satu Sehat
sistem internal Sehat
API Management Mengikuti panduan Integrasi dan Mengikuti panduan Integrasi dan Panduan
untuk menerima data Panduan Interoperabilitas Satu Interoperabilitas Satu Sehat
dari sistem informasi Sehat
lab eksternal kemenkes
Mobile Web Version Mengikuti panduan Integrasi Mengikuti panduan Integrasi dengan ASIK
atau Integrasi dengan dengan ASIK
ASIK untuk Modul
tertentu
L.4. Jenis Pemeriksaan Penyakit oleh Labkesmas yang diakomodasi oleh aplikasi SILNAS
L.5. Tahapan dan Waktu Pelaksanaan
Bulan ke-
No Aktivitas
M1 M2 M3 M4 M5 M6 M7 M8 M9 M10
Fase 1 - Pengembangan Aplikasi
Modul Data pemeriksaan laboratorium spesimen
2
manusia
2.1 > Development
2.2 > QA Testing
2.3 > Security Testing
2.4 > UAT
2.5 > Review, + development feedback & bugfixing
3 Modul Data pemeriksaan laboratorium spesimen lingkungan
3.1 > Development
3.2 > QA Testing
3.3 > Security Testing
3.4 > UAT
3.5 > Review, + development feedback & bugfixing
Modul Data pemeriksaan laboratorium spesimen vektor
4
serta binatang pembawa penyakit
4.1 > Development
4.2 > QA Testing
4.3 > Security Testing
4.4 > UAT
4.5 > Review, + development feedback & bugfixing
5 Modul Data SDM Terintegrasi SISDMK
5.1. > Development
5.1. > QA Testing
5.1. > Security Testing
5.1. > UAT
5.1. > Review, + development feedback & bugfixing
Fase 1 - Modul Pendukung untuk pengembangan aplikasi
6 Dashboard Monitoring Sampel Laboratorium
6.1 > Development
6.2 > QA Testing
6.3 > Security Testing
6.4 > UAT
6.5 > Review, + development feedback & bugfixing
Modul integrasi SATUSEHAT
Integrasi 1
Integrasi dengan Alat / Analyzer tersedia
Integrasi 2
Fase 2 - Pengembangan Aplikasi
7 Modul Data sarana & prasarana
7.1 > Development
7.2 > QA Testing
7.3 > Security Testing
7.4 > UAT
7.5 > Review, + development feedback & bugfixing
8 Modul Data logistik laboratorium
8.1 > Development
8.2 > QA Testing
8.3 > Security Testing
8.4 > UAT
8.5 > Review, + development feedback & bugfixing
9 Modul Data penjaminan mutu
9.1 > Development
9.2 > QA Testing
9.3 > Security Testing
9.4 > UAT
9.5 > Review, + development feedback & bugfixing
10 Modul Data surveilans
10.1 > Development
10.2 > QA Testing
10.3 > Security Testing
10.4 > UAT
10.5 > Review, + development feedback & bugfixing
Fase 2 - Modul Pendukung untuk pengembangan aplikasi
11 Dashboard SDM, Logistik, Sarana & Prasarana
11.1 > Development
11.2 > QA Testing
11.3 > Security Testing
11.4 > UAT
11.5 > Review, + development feedback & bugfixing
12 Dashboard Surveilans Berbasis Lab
12.1 > Development
12.2 > QA Testing
12.3 > Security Testing
12.4 > UAT
12.5 > Review, + development feedback & bugfixing
Standardisas Pemeriksaan laboratorium spesimen lingkungan
i 1
Standardisas Pemeriksaan laboratorium spesimen vektor serta binatang
i 2 pembawa penyakit
Standardisas Pemeriksaan laboratorium pendukung spesimen manusia
i 3
Manajemen API integrasi Internal
Integrasi 3
Integrasi dengan SIMPUS / SIMRS / SIL lain
Integrasi 4
Integrasi dengan Alat Lab Baru / Non otomatis
Integrasi 5
Fase 3 - Pengembangan Aplikasi
13 Modul Data biorepositori
13.1 > Development
13.2 > QA Testing
13.3 > Security Testing
13.4 > UAT
13.5 > Review, + development feedback & bugfixing
Modul Data keuangan terkait penerimaan negara bukan
14
pajak (PNBP) terkait biaya pemeriksaan contoh uji
14.1 > Development
14.2 > QA Testing
14.3 > Security Testing
14.4 > UAT
14.5 > Review, + development feedback & bugfixing
15 Modul Data Kearsipan
15.1 > Development
15.2 > QA Testing
15.3 > Security Testing
15.4 > UAT
15.5 > Review, + development feedback & bugfixing
Fase 3 - Modul Pendukung untuk pengembangan aplikasi
Modul Data layanan lain seperti pengujian kalibrasi,
16
pengujian alat rapid diagnostik dan PKRT, dan lain lain
16.1 > Development
16.2 > QA Testing
16.3 > Security Testing
16.4 > UAT
16.5 > Review, + development feedback & bugfixing
Pengembangan pendaftaran online untuk layanan
17
laboratorium
17.1 > Development
17.2 > QA Testing
17.3 > Security Testing
17.4 > UAT
17.5 > Review, + development feedback & bugfixing
18 Integrasi ke Satusehat
18.1 > Development
18.2 > QA Testing
18.3 > Security Testing
18.4 > UAT
18.5 > Review, + development feedback & bugfixing
19 Integrasi dengan sistem-sistem existing di Kemenkes
19.1 > Development
19.2 > QA Testing
19.3 > Security Testing
19.4 > UAT
19.5 > Review, + development feedback & bugfixing
20. Pembuatan API untuk Integrasi dengan SIMPUS/SIMRS
20.1 > Development
20.2 > QA Testing
20.3 > Security Testing
20.4 > UAT
20.5 > Review, + development feedback & bugfixing
Mobile Web Version atau Integrasi dengan ASIK untuk
21
Modul tertentu
21.1 > Development
21.2 > QA Testing
21.3 > Security Testing
21.4 > UAT
21.5 > Review, + development feedback & bugfixing
22 Workshop dan Pelatihan
22.1 > TOT & Onboarding Seminar
22.1 > Pendampingan Implementasi di 10 lab
L.6. Workload tiap personil pada Penyedia Jasa Pengembang (detail di RAB)
Workload ratio
Termin
Health
Inf
ology
No Aktivitas
Delivera He
Prod Frontend Engineer Backend Engineer QA ra
UI/ Da
Data
Special
ble ad De Te UX ta
Analyst
uct En
ist
of vO ch De En
Man gi
En ps Op sig gin
ager ne
g. ner eer
er
1 2 3 4 5 6 1 2 3 4 5 6 1 2 1 2 1 2
1 Kick off
Tahap 1 -
Pengembangan
Aplikasi
Modul Data
pemeriksaan
0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
2 laboratorium 0.01 0.07 0.07
5 2 2 2 4 2 1 1 1 1 1
Submod
spesimen
manusia ul
> Development Change
2.1
report
> QA Testing QA
2.2 testing
report
> Security Security
2.3 Testing testing
report
> UAT User
accepta
2.4
nce sign
off
> Review, + Change
development report
2.5
feedback &
bugfixing
Modul Data Submod 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
3 0.01
pemeriksaan ul 5 7 7 2 2 2 4 2 1 1 1 1 1
laboratorium
spesimen
lingkungan
> Development Change
3.1
report
> QA Testing QA
3.2 testing
report
> Security Security
3.3 Testing testing
report
> UAT User
accepta
3.4
nce sign
off
> Review, + Change
development report
3.5
feedback &
bugfixing
Modul Data
pemeriksaan
laboratorium
spesimen Submod
4
vektor serta ul
binatang
pembawa
penyakit
> Development Change
4.1
report
0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
0.01
> QA Testing QA 5 7 7 2 2 2 2 1 1 1 1
4.2 testing
report
> Security Security
4.3 Testing testing
report
> UAT User
accepta
4.4
nce sign
off
> Review, + Change
development report
4.5
feedback &
bugfixing
Modul Data
SDM Submod
5
Terintegrasi ul
SISDMK
5.1 > Development Change
. report
> QA Testing QA 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
5.1 0.01
testing 5 7 7 2 2 2 2 1 1 1 1
.
report
> Security Security
5.1
Testing testing
.
report
5.1 > UAT User
. accepta
nce sign
off
> Review, + Change
5.1 development report
. feedback &
bugfixing
Tahap 1 - Modul
Pendukung
untuk
pengembangan
aplikasi
Dashboard
Monitoring Submod
6
Sampel ul
Laboratorium
> Development Change
0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
0.01 0.02 0.02
6.1
5 2 2 2 9 2 2 2 9 1 1 2 2 2 2 2 1 1 1 1
report
> QA Testing QA
6.2 testing
report
> Security Security
6.3 Testing testing
report
> UAT User
accepta
6.4
nce sign
off
> Review, + Change
development report
6.5
feedback &
bugfixing
St Pemeriksaan Standar
0.0 0.0
an laboratorium dized
9 9
da spesimen report
rdi lingkungan
sa
si
St Pemeriksaan Standar
an laboratorium dized
da spesimen report
rdi vektor serta
sa binatang
si pembawa
2 penyakit
Int Modul integrasi Integrati
eg SATUSEHAT on
ras report
i 1
Int Integrasi Integrati
eg dengan Alat / on
ras Analyzer report
i 2 tersedia
Tahap 2 -
Pengembangan
Aplikasi
Modul Data
Submod 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
7 sarana & 0.01 0.09 0.09
ul 5 2 2 2 4 4 2 1 1 1 1
prasarana
> Development Change
7.1
report
> QA Testing QA
7.2 testing
report
> Security Security
7.3 Testing testing
report
> UAT User
accepta
7.4
nce sign
off
> Review, + Change
development report
7.5
feedback &
bugfixing
Modul Data
Submod 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
8 logistik 0.01
ul 5 9 9 2 2 2 4 4 2 1 1 1 1
laboratorium
> Development Change
8.1
report
> QA Testing QA
8.2 testing
report
> Security Security
8.3 Testing testing
report
> UAT User
accepta
8.4
nce sign
off
> Review, + Change
development report
8.5
feedback &
bugfixing
Modul Data
Submod 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
9 penjaminan 0.01
ul 5 9 9 2 2 2 4 4 2 1 1 1 1
mutu
> Development Change
9.1
report
> QA Testing QA
9.2 testing
report
> Security Security
9.3 Testing testing
report
> UAT User
accepta
9.4
nce sign
off
> Review, + Change
development report
9.5
feedback &
bugfixing
Modul Data Submod 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
10 0.01
surveilans ul 5 9 9 2 2 2 4 4 2 1 1 1 1
10. > Development Change
1 report
> QA Testing QA
10.
testing
2
report
> Security Security
10.
Testing testing
3
report
> UAT User
10. accepta
4 nce sign
off
> Review, + Change
10. development report
5 feedback &
bugfixing
Tahap 2 - Modul 0.0 0.0
Pendukung 9 9
untuk
pengembangan
aplikasi
Dashboard
SDM, Logistik, Submod
11
Sarana & ul
Prasarana
11. > Development Change
1 report
> QA Testing QA
11.
testing 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
2 0.01
report 5 1 1 2 2 2 2 2 1 1 1 1
> Security Security
11.
Testing testing
3
report
> UAT User
11. accepta
4 nce sign
off
> Review, + Change
11. development report
5 feedback &
bugfixing
Dashboard
Submod
12 Surveilans
ul
Berbasis Lab
12. > Development Change
1 report
> QA Testing QA
12.
testing
2 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
report 0.01
5 9 9 1 1 2 2 2 2 2 1 1 1 1
> Security Security
12.
Testing testing
3
report
> UAT User
12. accepta
4 nce sign
off
> Review, + Change
12. development report
5 feedback &
bugfixing
St Pemeriksaan Standar
an laboratorium dized
da pendukung report
rdi spesimen
sa manusia
si
3
0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
Int Manajemen API Standar 0.02 0.02
2 2 2 2 2 2 2 2 2 2
eg integrasi dized
ras Internal report
i 3
Int Integrasi Integrati
eg dengan on
ras SIMPUS / report
i 4 SIMRS / SIL lain
Int Integrasi Integrati
eg dengan Alat on
ras Lab Baru / Non report
i 5 otomatis
Tahap 3 -
Pengembangan
Aplikasi
Modul Data Submod
13
biorepositori ul
13. > Development Change
0.0 0.0 0.0
1 report
2 2 2
0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
0.01 0.09 0.09
5 9 9 2 4 4 1 1 1 1
> QA Testing QA
13.
testing
2
report
> Security Security
13. 0.0 0.0 0.0
Testing testing
3 2 2 2
report
> UAT User
13. accepta
4 nce sign
off
> Review, + Change
13. development report
5 feedback &
bugfixing
Modul Data
keuangan
terkait
penerimaan
Submod
14 negara bukan
ul
pajak (PNBP)
terkait biaya
pemeriksaan
contoh uji
0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
0.01
5 9 9 2 2 2 4 4 2 1 1 1 1
14. > Development Change
1 report
> QA Testing QA
14.
testing
2
report
> Security Security
14.
Testing testing
3
report
> UAT User
14. accepta
0.0 0.0 0.0
4 nce sign
2 2 2
off
> Review, + Change
14. development report
5 feedback &
bugfixing
Modul Data Submod
15
Kearsipan ul
15. > Development Change
0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
1 report 0.01
5 9 9 2 2 2 2 1 1 1 1
> QA Testing QA
15.
testing
2
report
> Security Security
15.
Testing testing
3
report
> UAT User
15. accepta
0.0 0.0 0.0
4 nce sign
2 2 2
off
> Review, + Change
15. development report
5 feedback &
bugfixing
Tahap 3 - Modul
Pendukung
untuk
pengembangan
aplikasi
0.0 0.0 0.0
9 9 2
Modul Data
layanan lain
seperti Submod 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
16 0.01
pengujian ul 5 2 2 2 1 1 1 1
kalibrasi,
pengujian alat
rapid
diagnostik dan
PKRT, dan lain
lain
16. > Development Change
1 report
> QA Testing QA
16.
testing
2
report
> Security Security
16.
Testing testing
3
report
> UAT User
16. accepta
0.0 0.0 0.0
4 nce sign
2 2 2
off
> Review, + Change
16. development report
5 feedback &
bugfixing
Pengembangan
pendaftaran
Submod
17 online untuk
ul
layanan
laboratorium
0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
17. > Development Change 1 1 2 2 2 2 2
1 report
> QA Testing QA
17.
testing
2
report
0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
0.01
5 9 9 1 1 1 1
> Security Security
17.
Testing testing
3
report
> UAT User
0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
17. accepta
1 1 2 2 2 2 2
4 nce sign
off
17. > Review, + Change
5 development report
feedback &
bugfixing
Integrasi ke Integrati
18 Satusehat on
report
18. > Development Change
0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
1 report
1 1 2 2 2 2 2
> QA Testing QA
18.
testing
2 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
report 0.01 0.04 0.04
5 4 4 4 4 1 1 1 1
> Security Security
18.
Testing testing
3
report
0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
1 1 2 2 2 2 2
> UAT User
18. accepta
4 nce sign
off
> Review, + Change
18. development report
5 feedback &
bugfixing
Integrasi Integrati
dengan sistim- on
19
sistim existing report
di kemenkes
19. > Development Change
0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
1 1 2 2 2 2 2
1 report
> QA Testing QA
19.
testing 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
2 0.01 0.04 0.04
report 5 4 4 4 4 1 1 1 1
> Security Security
19.
Testing testing
3
report
0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
1 1 2 2 2 2 2
> UAT User
19. accepta
4 nce sign
off
> Review, + Change
19. development report
5 feedback &
bugfixing
Pembuatan API Integrati
untuk Integrasi on
20.
dengan report
SIMPUS/SIMRS
20. > Development Change
0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
1 1 2 2 2 2 2
1 report
> QA Testing QA
20.
testing 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
2 0.01
report 5 4 4 4 4 4 4 1 1 1 1
> Security Security
20.
Testing testing
3
report
0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
1 1 2 2 2 2 2
> UAT User
20. accepta
4 nce sign
off
> Review, + Change
20. development report
5 feedback &
bugfixing
Mobile Web Integrati
Version atau on
Integrasi report
21
dengan ASIK
untuk Modul
tertentu
0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
21. > Development Change
1 1 2 2 2 2 2
1 report
0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
0.01
> QA Testing QA
5 4 4 4 4 4 4 1 1 1 1
21.
testing
2
report
> Security Security
21.
Testing testing
3
report
0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
1 1 2 2 2 2 2
21. > UAT User
4 accepta
nce sign
off
> Review, + Change
21. development report
5 feedback &
bugfixing
Workshop dan
22
Pelatihan
> TOT & Event
22.
Onboarding
1 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0 0.0
Seminar
0.01 0.02 0.02
5 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 2 2 2 2 2 1 1 1 1
> Event
22. Pendampingan
1 Implementasi di
10 lab
Frequency of
duty 1 0.2 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.2 0.2 0.4 0.4 0.4 0.4 0.4 0.2 0.2 0.2 0.2
Total days
without after
golive
33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33 33
supervision 330 330 330 330 0 0 0 0 330 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 330 0 330 0
13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13
Working Days 330 66 132 132 2 2 2 2 132 2 2 2 2 2 66 66 2 2 2 2 2 66 66 66 66
Rp Rp1 Rp1 Rp Rp Rp Rp Rp Rp1 Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp
Cost per HR
1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1
per duty per
day (IDR)
Total cost per Rp Rp1 Rp1 Rp Rp Rp Rp Rp Rp1 Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp
HR (IDR) 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1