Paket Meeting Pertemuan Pertemuan Nasional Terkait Peran Desa, Tempat Kerja (Workplace), Dinas Sosial Dan Institusi Baznas Dalam Penanggulangan Aids-Tuberculosis-Malaria (Atm)

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10098950000
Date: 14 April 2025
Year: 2025
KLPD: Kementerian Kesehatan
Work Unit: Kantor Pusat Sekretariat Jenderal
Procurement Type: Jasa Lainnya
Method: Penunjukan Langsung
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 1
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 1
Winner (Pemenang): PT Tunas Cahaya Dewata
NPWP: 03*3**1****05**0
RUP Code: 58901030
Work Location: Hotel - Denpasar (Kota)
Participants: 1
Attachment
KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) JASA LAINNYA                    
                                                                       
 PEKERJAAN: Paket Meeting Pertemuan Nasional Terkait Peran Desa, Tempat Kerja
   (Workplace), Dinas Sosial dan Institusi BAZNAS dalam Penanggulangan AIDS-
                    Tuberculosis-Malaria (ATM)                         
                                                                       
                                                                       
1. LATAR        : Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan    
   BELAKANG      Permendesa Nomor 7 Tahun 2023 tentang Rincian         
                 Prioritas Penggunaan Dana Desa menjadi babak baru     
                 terhadap pengakuan dan penghormatan atas Desa sebagai 
                 kesatuan pemerintahan terkecil yang berprakarsa.      
                 Undang-Undang Desa memandatkan Dana Desa sebagai      
                 Dana rekognisi Negara kepada Desa, agar desa berdaya  
                 menjalankan kewenangannya. Oleh karenanya, Dana       
                 Desa harus berdampak pada peningkatan kualitas hidup  
                 manusia di Desa yang dimulai dari pemenuhan layanan   
                 kesehatan. Seluruh warga desa memiliki kesempatan hidup
                 yang sama dan tidak ada yang luput dari perhatian Negara
                 dalam pemenuhan kebutuhan dasar salah satunya adalah  
                 kesehatan melalui perwujudan Desa Peduli Kesehatan.   
                 Desa Peduli Kesehatan sebagai salah satu tipologi desa,
                 merupakan elemen penting yang bukan hanya             
                 mewujudkan Goals SDGs ke-3 (Desa Sehat Sejahtera),    
                 dapat pula berkontribusi terhadap pencapaian komitmen 
                 Indonesia di tingkat global untuk eliminasi AIDS-     
                 Tuberkulosis-Malaria (ATM).                           
                 Indonesia telah menyelenggarakan upaya pencegahan dan 
                 pengendalian Tuberkulosis sejak sebelum kemerdekaan   
                 yaitu di zaman Hindia Belanda dimana terdapat beberapa
                 kegiatan TB, seperti: Perkumpulan Centrale Vereniging 
                 Voor Tuberculose Bestrijding (CVT) yang dibentuk pada 
                 1908 dan kemudian tahun 1939 didirikan 15 sanatorium  
                 untuk perawatan pasien TB paru dan 20 consultatiebureau
                 yang memberi penyuluhan dan pengobatan. Pun demikian  
                 dengan Malaria, komando Presiden Soekarno untuk       
                 pemberantasan Malaria pada 12 November 1959 kemudian  
                 ditetapkan sebagai Hari Kesehatan Nasional. Kasus HIV-
                 AIDS pertama di Indonesia sebenarnya telah ada di Rumah
                 Sakit Islam Jakarta pada tahun 1985 namun secara resmi
                 baru pada tahun 1987 Indonesia melaporkan kasus di Bali
                 ke WHO, Indonesia menjadi negara ke 13 di Asia yang   
                 melaporkan kasus AIDS. Saat ini, meski telah banyak   
                 kemajuan dicapai, pencegahan dan pengendalian AIDS,   
                 Tuberkulosis dan Malaria masih menjadi tantangan      
                 pembangunan kesehatan di Indonesia. The Global Fund to
                 fight AIDS, Tuberculosis and Malaria (GF ATM) telah   
                 mendukung Indonesia lebih dari USD 400 million untuk  
                 grant tahun 2022 - 2026 untuk AIDS, Tuberculosis, and 
                 Malaria (ATM) dimana Tuberkulosis sebagai penerima    
                 dengan jumlah terbesar.                               
                 Di sisi lain, Kementerian Tenaga Kerja memiliki peran 
                 penting dalam mendukung upaya pencegahan dan          
                 pengendalian HIV/AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria di   
                 Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui
                 program-program kesehatan dan keselamatan kerja yang  
                 ditujukan bagi pekerja dan masyarakat. Dalam rangka   
                 mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)      
                 2030, khususnya target yang berfokus pada pencegahan  
                 dan pengendalian penyakit menular, termasuk HIV/AIDS, 
                 Tuberkulosis, dan Malaria, Kementerian Tenaga Kerja   
                 berkomitmen untuk meningkatkan upaya pendukungnya.    
                 Dalam konteks ini, Kementerian Tenaga Kerja berperan  
                 dalam: Meningkatkan kesadaran dan pengetahuan pekerja 
                 dan masyarakat tentang HIV/AIDS, Tuberkulosis, dan    
                 Malaria; mendukung upaya pencegahan dan pengendalian  
                 penyakit tersebut melalui program-program kesehatan dan
                 keselamatan kerja K3; dan meningkatkan akses ke layanan
                 kesehatan dan pendukung bagi pekerja dan masyarakat   
                 yang terkena dampak penyakit tersebut. Dengan demikian,
                 Kementerian Tenaga Kerja berharap dapat berkontribusi 
                 secara signifikan dalam upaya mencapai target SDGs 2030
                 dan meningkatkan kualitas hidup pekerja dan masyarakat
                 di Indonesia.                                         
                 Kementerian Sosial pun memiliki perannya tersendiri dalam
                 mendukung upaya pencegahan dan pengendalian           
                 HIV/AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria di Indonesia. Sebagai
                 lembaga yang bertanggung jawab atas kesejahteraan     
                 sosial masyarakat, Kementerian Sosial berkomitmen untuk
                 meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang terkena   
                 dampak penyakit tersebut. Kementerian Sosial memiliki 
                 peran penting dalam mendukung upaya pencegahan dan    
                 pengendalian HIV/AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria melalui
                 beberapa cara, antara lain: meningkatkan kesadaran dan
                 pengetahuan masyarakat tentang HIV/AIDS, Tuberkulosis 
                 dan Malaria; memberikan pendampingan dan dukungan     
                 kepada masyarakat yang terkena dampak penyakit        
                 tersebut dan berkoordinasi dengan Kementerian         
                 Kesehatan dan Lembaga Swadaya Masyarakat terkait      
                 upaya pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS,           
                 Tuberkulosis dan Malaria.                             
                 Selain itu, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai
                 lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di  
                 Indonesia, turut memiliki peran strategis dalam mendukung
                 program penanggulangan HIV/AIDS, Tuberkulosis, dan    
                 Malaria di masyarakat. Penyakit-penyakit ini masih menjadi
                 ancaman kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama   
                 bagi masyarakat yang berada di daerah-daerah terpencil
                 dan berpenghasilan rendah.                            
                 Atas hal tersebut diatas, SR ADINKES, atas dukungan   
                 Kementerian Kesehatan, Kementerian Desa serta         
                 Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia akan   
                 melaksanakan Pertemuan Nasional untuk melakukan       
                 penguatan peran desa, tempat kerja (workplace), Dinas 
                 Sosial dan Institusi Baznas dalam penanggulangan ATM, 
                 sesuai dengan workplan dari SR ADINKES (Budget Line   
                 3230).                                                
2. MAKSUD  DAN  : Tujuan dari pelaksanaan Pertemuan Nasional Monev ini 
   TUJUAN         adalah:                                              
                  1.   Tujuan Umum:                                    
                  a.   Meningkatkan perhatian Pemerintah Desa dan      
                  Pemerintah Kabupaten/Kota melalui OPD Non Dinkes,    
                  tempat kerja (workplace), Dinas Sosial dan Institusi 
                  Baznas kepada upaya - upaya PP ATM, dibuktikan       
                  dengan meningkatnya Dana Desa, OPD Non - Dinkes,     
                  tempat kerja (workplace), Dinas Sosial dan Institusi 
                  Baznas untuk kegiatan mendukung PP - ATM, semua      
                  dalam koordinasi Bappeda Kab/kota dan Dinas          
                  Kesehatan Kab/Kota.                                  
                  b.   Meningkatkan kapasitas Tim RSSH Adinkes         
                  dalam pengolahan data dan administrasi project.      
                  2. Tujuan Khusus:                                    
                  a.   Melakukan diseminasi buku Panduan Fasilitasi    
                  Desa Peduli Kesehatan untuk konteks penanggulangan   
                  ATM di Daerah dan Desa termasuk memasukkan contoh-   
                  contoh baik penganggaran ATM di desa (proposal dan   
                  RAB nya);                                            
                  b.   Melakukan Review Peraturan Menteri              
                  Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 13 Tahun    
                  2022 tentang Penanggulangan Tuberkulosis di Tempat   
                  Kerja; Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi
                  No. Kep. 68/Men/IV/2004 Tentang Pencegahan dan       
                  Penanggulangan HIV/AIDS di Tempat Kerja;             
                  c.   Mendorong Dinas Ketenagakerjaan untuk           
                  meningkatkan Program Penanggulangan HIV/AIDS dan     
                  Tuberkulosis di tempat kerja;                        
                  d.   Meningkatkan perencanaan, anggaran serta        
                  pelaksanaan sub kegiatan terkait dukungan terhadap   
                  orang terdampak HIV/AIDS, Tuberkulosis dan Malaria di
                  masyarakat sesuai kewenangan (berdasarkan data yang  
                  dimiliki) Kementerian Sosial.                        
                  e.   Meningkatkan  kepemimpinan  Dinas               
                  Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Dinas Tenaga        
                  Kerja, Transmigrasi dan Energi serta Dinas Sosial dalam
                  pelaksanaan program penguatan perencanaan dan        
                  anggaran untuk ATM (RSSH ATM);                       
                  f.   Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan       
                  Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Dinas         
                  Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi dalam          
                  pencegahan yang efektif serta pengobatan dan         
                  pengendalian ATM di Desa termasuk melalui berbagi    
                  (sharing) praktik baik desa dan tempat kerja (workplace)
                  yang telah dilakukan dalam penanggulangan ATM;       
                  g.   Menyepakati tindak lanjut bersama untuk adanya  
                  peran desa, tempat kerja (workplace), Dinas Sosial dan
                  Institusi Baznas dan alokasi belanja untuk           
                  penanggulangan ATM;                                  
                  h.   Memperkuat tim kerja RSSH ATM di Provinsi       
                  sekaligus memperluas jejaring kerjasama para pihak   
                  dalam penanggulangan ATM di Desa dan tempat kerja    
                  (workplace) sehingga semakin lebih baik dari tahun   
                  sebelumnya;                                          
                  i.   Meningkatkan kapasitas PC dan AFA dalam         
                  penginputan data 1P, 1P Kemitraan, 1P Realisasi, 1P  
                  Realisasi Kemitraan, 1K, 1K Kemitraan, 1K Realisasi dan
                  1K Realisasi Kemitraan.                              
                                                                       
3. TARGET/      : Target/sasaran yang ingin dicapai terkait dengan     
   SASARAN        pengadaan jasa penyelenggaraan Pertemuan Nasional    
                  Terkait Peran Desa, Tempat Kerja (Workplace), Dinas  
                  Sosial dan Institusi BAZNAS dalam Penanggulangan     
                  AIDS-Tuberculosis-Malaria (ATM)                      
4. NAMA         :  Nama organisasi yang menyelenggarakan               
   ORGANISASI     /melaksanakan                                        
   PENGADAAN      pengadaan jasa :                                     
   KONSULTANSI    K/L/D/I : Kementerian Kesehatan RI                   
                  Satker/SKPD : Sekretariat Jenderal/Biro Perencanaan  
                  dan Angaran                                          
                  PPK : Hibah Langsung Unit Kerja Biro Perencanaan dan 
                  Anggaran                                             
                                                                       
5. SUMBER  DANA : a. Sumber dana yang diperlukan untuk membiayai       
   DAN PERKIRAAN  Pengadaan Jasa Lainnya berasal dari Dana Hibah oleh  
   BIAYA          Global Fund Komponen RSSH dengan Budget Line 3230    
                  b. Total Pagu : Rp. 1,-                              
                  c. Total perkiraan biaya yang diperlukan : Rp. 1,-   
6. RUANG        : a.   Ruang lingkup pekerjaan/ Pengadaan Jasa         
   LINGKUP,       Lainnya dalam bidang Paket Meeting                   
   LOKASI         b.   Lokasi pengadaan pekerjaan/ Pengadaan Jasa      
   PEKERJAAN,     Lainnya di Kabupaten Badung, Provinsi Bali           
   FASILITAS                                                           
   PENUNJANG                                                           
                                                                       
7. PRODUK YANG    Hasil/produk yang akan dihasilkan dari Pengadaan Jasa
   DIHASILKAN     Lainnya                                              
                  Terselenggaranya kegiatan Pertemuan Nasional Terkait 
                  Peran Desa, Tempat Kerja (Workplace), Dinas Sosial dan
                  Institusi BAZNAS dalam Penanggulangan AIDS-          
                  Tuberculosis-Malaria (ATM)                           
8. WAKTU        : Waktu yang diperlukan untuk melaksanakan Pengadaan   
   PELAKSANAAN    Jasa Lainnya 4 hari (tanggal pelaksanaan kegiatan 29 
   YANG           April – 02 Mei 2025)                                 
   DIPERLUKAN                                                          
9. PENDEKATAN   : Metode kerja yang harus dilakukan oleh Penyedia Jasa 
   DAN            Lainnya dalam melaksanakan pekerjaan, sesuai dengan  
   METODOLOGI     persyaratan yang ditetapkan oleh PPK.                
                                                                       
                                                                       
10. SPESIFIKASI JUMLAH ATAU KUANTITAS                                  
Peserta Kegiatan Pertemuan Nasional Terkait Peran Desa, Tempat Kerja (Workplace),
Dinas Sosial Dan Institusi Baznas Dalam Penanggulangan Aids-Tuberculosis-Malaria
(ATM) rincian peserta kegiatan, sebagai berikut:                       
                                                                       
Tim ADINKES Pusat : 5 Orang                                            
No       Posisi                    Nama                                
                                                                       
 1  Executive Director dr. Krishnajaya, MS                             
 2  Program Advisor  Prof. dr. Yanri W. Subroto, SpPD, KPTI, FINASIM   
 3  Program Advisor  Halik Sidik, ST, ME                               
 4  Technical Advisor dr. Ferdinand Laihad, MPH                        
 5  Technical Advisor dr. Iskandar Zulkarnain, MSc                     
                                                                       
                                                                       
Tim RSSH SR ADINKES : 10 Orang                                         
No       Posisi                     Nama                               
 1  Program Manager  Drs. Sawidjan Gunadi, M.Kes.                      
                                                                       
 2  Program Coordinator Caprina Runggu Hasiholan, SKM, M Epid.         
 3  Monev Coordinator Dita Ratna Kristina Iriani, ST                   
                                                                       
 4  Monev Officer 1  Ade Mulya Nasrun, SKM, M Epid                     
 5  Monev Officer 2  Citra Yunila Lestari, SKM                         
                                                                       
 6  Program Officer  Adhika Paramasatya, SKM, MKM                      
 7  Internal Control Tiara Puspasari Sipayung, SE                      
 8  Finance Assistant Yayah Andrianti, SE                              
 9  Assistant Finance Admin Rozliana Jibran, SE                        
                                                                       
10  Admin & HR Staff Nurul Maghfirah, SE                               
                                                                       
Tim Kementerian Kesehatan : 8 Orang                                    
                                                                       
No                      Posisi                    Jumlah               
                                                   Orang               
 1  Pejabat Pembuat Komitmen Hibah Unit Kerja Biro Perencanaan dan 1   
    Anggaran Kantor Pusat Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan   
 2  BPP Hibah Unit Kerja Biro Perencanaan dan Anggaran Kantor Pusat 1  
    Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan                         
 3  Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ)        1                  
 4  Staff Procurement Global Fund                   1                  
 5  MnE PR RSSH                                     2                  
                                                                       
 6  PMU Lead                                        1                  
 7  Program / ME Manager ATMR                       1                  
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
Tim ADINKES Provinsi : 101 Orang                                       
 No                      Posisi                    Jumlah              
                                                   Orang               
  1  Prov. Aceh                                      2                 
  2  Prov. Bali                                      3                 
  3  Prov. Bangka Belitung                           2                 
  4  Prov. Banten                                    4                 
  5  Prov. Bengkulu                                  3                 
  6  Prov. DIY                                       2                 
  7  Prov. DKI Jakarta                               2                 
  8  Prov. Gorontalo                                 2                 
  9  Prov. Jambi                                     2                 
 10  Prov. Jawa Barat                                8                 
 11  Prov. Jawa Tengah                               5                 
 12  Prov. Jawa Timur                                5                 
 13  Prov. Kalimantan Barat                          2                 
 14  Prov. Kalimantan Selatan                        2                 
 15  Prov. Kalimantan Tengah                         2                 
 16  Prov. Kalimantan Timur                          5                 
 17  Prov. Kalimantan Utara                          2                 
 18  Prov. Lampung                                   2                 
 19  Prov. Maluku                                    2                 
 20  Prov. Maluku Utara                              2                 
 21  Prov. NTB                                       3                 
 22  Prov. NTT                                       4                 
 23  Prov. Papua Barat Daya                          2                 
 24  Prov. Papua Selatan                             2                 
 25  Prov. Papua Tengah                              2                 
 26  Prov. Riau                                      3                 
 27  Prov. Sulawesi Barat                            2                 
 28  Prov. Sulawesi Selatan                          3                 
 29  Prov. Sulawesi Tengah                           2                 
 30  Prov. Sulawesi Tenggara                         2                 
 31  Prov. Sulawesi Utara                            3                 
 32  Prov. Sumatera Barat                            2                 
 33  Prov. Sumatera Selatan                          2                 
 34  Prov. Sumatera Utara                            2                 
 35  Prov. Papua                                     2                 
 36  Prov. Kepulauan Riau                            2                 
 37  Prov. Papua Pegunungan                          2                 
 38  Prov. Papua Barat                               2                 
                                                                       
                                                                       
Undangan dari Provinsi : 76 Orang                                      
No                      Posisi                     Jumlah              
                                                   Orang               
 1  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi                 38                 
 2  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi 38              
                                                                       
                                                                       
Narasumber : 15 Orang                                                  
No               Posisi                      Nama                      
                                                                       
 1  Gubernur Provinsi Bali          Dr. Ir. Wayan Koster, MM           
 2  Menteri Desa dan Pembangunan Daerah H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd.
    Tertinggal                                                         
 3  Wakil Menteri Dalam Negeri      Dr. H. Bima Arya Sugiarto, S.I.P.  
                                                                       
 4  Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah, Ir. Restuardy Daud, M.Sc
    Kemendagri                                                         
 5  Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Dra. Haiyani Rumondang, MA  
    Ketenagakerjaan dan Keselamatan Kesehatan                          
    Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Republik                         
    Indonesia                                                          
 6  Direktur P2PM Kemenkes          dr. Ina Agustina Isturini, M.K.M.  
 7  Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial/DJRS Dr. Ir. Harry Hikmat, M.Si.
    Kementerian Sosial                                                 
 8  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Putu Anom Agustina, S.IP., M.Si.
    Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Bali                       
 9  Kepala Badan Perencanaan Pembangunan I Wayan Wiasthana Ika Putra   
    Daerah Provinsi Bali                                               
10  Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar Prov. dr. Anak Agung Ayu Agung
    Bali                            Candrawati, M.Kes.                 
11  Kepala Dinas Kesehatan Kab. Bantul Prov. DIY dr. Agus Tri Widiyantara, M.M.R.
12  Ketua Badan Amil Zakat RepubIik Indonesia Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA
                                                                       
13  International Labour Organization dr. Rafael Nanda R., MKK         
14  Kepala Desa Terpilih di Kota Denpasar, Bali.                       
                                                                       
15  PJK3 PT. Indonesia Power di Prov. Bali                             
                                                                       
Total 215 Orang                                                        
11. SPESIFIKASI MUTU                                                   
                                                                       
                                                                       
                    Spesifikasi Paket Meeting                          
  Pertemuan Nasional Terkait Peran Desa, Tempat Kerja (Workplace), Dinas Sosial dan
     Institusi BAZNAS dalam Penanggulangan AIDS-Tuberculosis-Malaria (ATM)
1.   Jumlah Peserta 215 orang, untuk paket meeting fullboard single 13 orang, fullboard
twin 196 orang dan Fullday Meeting 6 orang.                            
2.   Fasilitas Ruangan Pertemuan :                                     
a.   Ruang pertemuan utama dengan kapasitas minimal 400 orang          
b.   1 (satu) Ruang pertemuan terpisah dengan kapasitas 50             
c.   Ruangan untuk panitia                                             
d.   Ruang tunggu VIP                                                  
e.   Meja dan Kursi registrasi untuk 8 Orang                           
f.   Panggung dan podium disediakan ketika acara hari pertama saat pembukaan dan
hari terakhir saat penutupan                                           
g.   Fasilitas diatas panggung meja panjang dengan jumlah kursi 6 orang
h.   Pada saat pembukaan akan dilakukan Set up Round table             
i.   Pada hari kegiatan akan dilakukan Set up classroom                
j.   TV Matador untuk monitor dari atas Panggung                       
k.   Free Akses Wifi                                                   
l.   Peralatan Zoom Meeting (Kamera,sound system, Microphone Wireless 6 buah,
Kabel Rol tiap meja, layar standar dan proyektor                       
m.   Fasilitas ATK (Notepad, Pulpen/pencil)                            
n.   Permen penyegar & air mineral                                     
o.   Petugas hotel di setiap ruangan                                   
p.   Menu Makanan Halal + BBQ                                          
3.   Fasilitas Kamar : sarapan, wifi gratis, fasilitas pembuat teh dan kopi, dua botol air
mineral, safe deposit box, mini bar.                                   
                                                                       
Paket Meeting dengan rincian berikut:                                  
        Hari          Paket Fullboard       Jumlah Peserta             
                                                                       
              Lunch, 2x Coffee Break (diberikan saat 209               
         I                                                             
              Pembukaan), Dinner, Kamar                                
              Breakfast, Coffee Break 1, Lunch, Coffee 209             
         II                                                            
              Break 2, Dinner, Kamar                                   
         II   Coffee Break 1, Lunch, Coffee Break 2, 6                 
              Breakfast, Coffee Break 1, Lunch, Coffee 209             
         III                                                           
              Break 2, Dinner, Kamar                                   
         IV   Breakfast                         209                    
a.   Rincian paket meeting                                             
                          Jumlah                 Jumlah                
   Tanggal      Jenis              Jumlah Orang                        
                           Hari                   (Rp)                 
                                                  Rp. 1,-              
   29 April – Paket Meeting         13 orang                           
    02 Mei     Fullboard  3 Hari                                       
     2025      (Single)                                                
   29 April – Paket Meeting         196 Orang                          
    02 Mei     Fullboard  3 Hari                                       
     2025    (Twin Shared)                                             
    30 April Paket Meeting 1 Hari    6 Orang                           
     2025      Fullday                                                 
                                                                       
                                                                       
                      Total                     Rp. 1,-                
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                 PPK Hibah                             
                                 Biro Perencanaan dan Anggaran         
Lampiran 1                                                             
               JADWAL ACARA PERTEMUAN NASIONAL                         
 TERKAIT PERAN DESA, TEMPAT KERJA (WORKPLACE), DINAS SOSIAL & INSTITUSI
   BAZNAS DALAM PENANGGULANGAN AIDS-TUBERCULOSIS-MALARIA (ATM)         
 HARI KE – 1                                                           
 (Selasa, 29 April 2025)                                               
   Waktu (WIB)         Materi/Deskripsi        Narasumber/PIC          
 16.00 - 18.30 150’ Registrasi Peserta     Panitia (RSSH Adinkes)      
 18.00 - 18.10 10’ Pembukaan               Panitia (RSSH Adinkes)      
 18.10 - 20.25 135’ Materi Panel           ●   dr. M. Subuh, MPPM      
                ●   Pengantar Pertemuan: Profil (Ketua Umum PP ADINKES)
                Kontribusi Dana Desa, Tempat Kerja                     
                (Workplace), Dinas Sosial dan Institusi                
                Baznas RI dalam Penanggulangan AIDS                    
                - TBC - Malaria (ATM) (60’)                            
                                                                       
                ●   Pemantauan Anggaran Dana ● H. Yandri Susanto,      
                Desa dalam Pencegahan dan  S.Pt., M.Pd. (Menteri Desa dan
                Pengendalian Penyakit (60’) Pembangunan Daerah         
                                           Tertinggal Republik Indonesia)
                                           ●   Moderator               
                ●   Diskusi (15’)                                      
                Launching Award 2025 & Launching Panitia (RSSH Adinkes)
 20.25 - 21.00 35’ Buku Pedoman Dana Desa untuk ATM                    
 HARI KE – 2                                                           
 (Rabu, 30 April 2025)                                                 
   Waktu (WIB)         Materi/Deskripsi        Narasumber/PIC          
                                                                       
 07.50 – 08.00 10’ Pengisian Pre - Test    Panitia (RSSH Adinkes)      
 08.00 – 10.15 135’ Diskusi Panel          ●   Ir. Restuardy Daud,     
                ●   Peran Kemendagri mendorong M.Sc. (Direktur Jenderal Bina
                Penganggaran Daerah untuk  Pembangunan Daerah,         
                Pengendalian AIDS-TBC-Malaria (ATM) Kemendagri)        
                serta hasil monitoring besaran anggaran                
                ATM Tahun 2025 pada SIPD (60’)                         
                ●   Fasilitasi Desa dalam                              
                Pembangunan Kesehatan serta ●  Drs. FX Nugroho Setijo  
                Pemantauan Anggaran Desa untuk Nagoro, M.Si (Dirjen    
                AIDS-Tuberkulosis-Malaria tahun 2024 Percepatan Pembangunan
                dan rencana pemantauan tahun 2025 Daerah Tertinggal (PPDT)
                (60’)                      Kementerian Desa,           
                                           Pembangunan Daerah          
                                           Tertinggal, dan Transmigrasi)
                                                                       
                ●   Diskusi (15’)          ●   Moderator               
 10.15 - 10.25 10’ Coffee Break                                        
 10.25 - 12.40 135’ Diskusi Panel          ●   Putu Anom Agustina,     
                ●   Peran Dinas Pemberdayaan S.IP., M.Si. (Kepala Dinas
                Masyarakat dalam Mobilisasi Dana Pemberdayaan Masyarakat,
                Desa untuk AIDS – TBC – Malaria Desa, Kependudukan dan 
                (ATM) (60’)                Catatan Sipil Provinsi Bali)
                                                                       
                ●   Mobilisasi Peran Sektor dan CSR ● I Wayan Wiasthana Ika
                dalam Penanggulangan ATM oleh Putra (Kepala Badan      
                Kepala Bappeda Provinsi Bali (60’) Perencanaan Pembangunan
                                           Daerah Provinsi Bali)       
                                           ●   Moderator               
                ●   Diskusi (15’)                                      
 12.40 - 13.25 45’ ISHOMA                                              
 13.25 - 14.25 60’ Pengalaman Baik (Best Practice) Kepala Desa Terpilih di
                Pelaksanaan dan Penganggaran Provinsi Bali             
                Percepatan ATM di desa serta contoh                    
                TOR dan RAB Kegiatan ATM di Desa                       
 14.25 - 14.35 10’ Coffee Break                                        
 14.35 - 17.50 195’ Materi Panel           ●   Dra. Haiyani            
                ●   Peran serta dan Partisipasi Rumondang, MA. (Ditjen 
                Perusahaan terhadap Program AIDS, Binwasnaker & K3,    
                Tuberkulosis, Malaria terkait Kementerian Ketenagakerjaan
                Pengawasan Kemenaker (Implementasi Republik Indonesia) 
                Permenaker RI No. 13 Tahun 2022                        
                tentang Penanggulangan TBC di                          
                Tempat Kerja dan Kemenaker No. Kep.                    
                68/Men/IV/2004 Tentang Pencegahan                      
                dan Penanggulangan HIV/AIDS di                         
                Tempat Kerja) (60’)                                    
                ●   E-Learning dan Penerapan                           
                AIDS-TC-Malaria (ATM) di Tempat Kerja ● dr. Rafael Nanda R,
                (60’)                      MKK (International Labour   
                                           Organization/ILO)           
                ●   Pencegahan dan                                     
                Penanggulangan AIDS-TBC-Malaria ● PJK3 PT. Indonesia   
                (ATM) di Tempat Kerja (60’) Power di Prov. Bali        
                                                                       
                ●   Diskusi (15’)                                      
                                           ●   Moderator               
 17.50 - 18.45 55’ ISHOMA                                              
 18.45 - 21.00 135’ Materi Panel           ●   dr. Anak Agung Ayu      
                ●   Pengalaman Baik (Best Practice) Agung Candrawati, M.Kes
                Pelaksanaan dan Penganggaran Social (Kepala Dinas Kesehatan Kota
                Contracting di Kota Denpasar (60’) Denpasar Prov. Bali)
                ●   Pengalaman Baik (Best Practice)                    
                Pelaksanaan dan Penganggaran Social ● dr. Agus Tri     
                Contracting di Kabupaten Bantul (60’) Widiyantara, M.M.R. (Kepala
                                           Dinas Kesehatan Kab. Bantul 
                ●   Diskusi (15’)          Prov. DIY)                  
                                                                       
                                           ●   Moderator               
 HARI KE – 2 KELAS AFA                                                 
 (Rabu, 30 April 2025)                                                 
 08.00 - 10.00 120’ Evaluasi Hasil Audit Eksternal 2024 Internal Control
                (2 Jam oleh IC)                                        
 10.00 - 10.15 15’ Coffee Break                                        
 10.15 - 12.00 105’ Pelatihan Aplikasi Pajak Coretax KPP Pratama Setiabudi
                (3 Jam oleh KPP)                                       
 12.00 - 13.00 60’ ISHOMA                                              
 13.00 - 15.00 120’ Update tools dan penginputan data Tim Monev        
                monev                                                  
 15.00 - 15.16 15’ Coffee Break                                        
 15.15-17.00 165’ Pelatihan penyegaran penginputan data Tim Monev      
                1K, 1K Kemitraan dan 1K Realisasi                      
 11.25 - 12.25 60’ ISOMA                                               
 11.25 - 12.25 120’ Pelatihan penyegaran penginputan data Tim Monev    
                1K, 1K Kemitraan dan 1K Realisasi                      
                                                                       
                                                                       
 HARI KE – 3                                                           
 (Kamis, 1 Mei 2025)                                                   
   Waktu (WIB)         Materi/Deskripsi        Narasumber/PIC          
 08.00 - 11.25 205’ Materi Panel           ●   dr. Ina Agustina        
                ●   Arah Kebijakan DAK Kesehatan Isturini, M.K.M (Direktur P2P
                dalam Pembangunan Kesehatan di Kementerian Kesehatan)  
                Daerah: Kegiatan Prioritas                             
                Penanggulangan AIDS - Tuberculosis-                    
                Malaria di Daerah untuk Tahun 2025 -                   
                2026 (60’)                                             
                ●   Kemitraan dan Kolaborasi dalam ● Dr. Ir. Harry Hikmat,
                Mengatasi Masalah Kesehatan M.Si. (Direktur Jenderal   
                Masyarakat Penderita AIDS-TBC- Rehabilitasi Sosial/DJRS
                Malaria (60’)              Kementerian Sosial)         
                                                                       
                ●   Coffee Break (10’)                                 
                ●   Dukungan Kontribusi dan ●  Prof. Dr. KH. Noor      
                Kolaborasi Baznas terhadap Program Achmad, MA (Kepala Badan
                ATM (60’)                  Amil Zakat Republik Indonesia)
                                                                       
                                           ●   Moderator               
                                                                       
                ●   Diskusi (15’)                                      
 11.25 - 12.25 60’ ISHOMA                  Panitia (RSSH Adinkes)      
 12.25 - 14.25 120’ Diskusi Kelompok dan Paparan untuk Panitia (RSSH Adinkes)
                RTL                                                    
 14.25 - 15.25 10’ Coffee Break            Panitia (RSSH Adinkes)      
 15.25 - 18.00 155’ Diskusi Kelompok dan Paparan untuk Panitia (RSSH Adinkes)
                RTL                                                    
 HARI KE – 3 KELAS AFA                                                 
 (Kamis, 1 Mei 2025)                                                   
 11.25 - 12.25 120’ Penginputan data 1K, 1K Kemitraan dan Tim Monev    
                1K Realisasi                                           
 11.25 - 12.25 15’ COFFEE BREAK                                        
 11.25 - 12.25 75’ Penginputan data 1K, 1K Kemitraan dan Tim Monev     
                1K Realisasi                                           
 11.25 - 12.25 60’ ISHOMA                                              
 12.25 - 18.00 285’ Bergabung dengan PC untuk Diskusi Panitia (RSSH Adinkes)
                Kelompok dan Paparan untuk RTL                         
 HARI KE – 4                                                           
 (Jumat, 02 Mei 2025)                                                  
   Waktu (WIB)         Materi/Deskripsi        Narasumber/PIC          
 08.00 - 08.30 30’ Pengisian Post – Test dan Evaluasi Tim RSSH         
                Kegiatan                                               
 08.30 - 10.30 120’ Penetapan Tindak Lanjut (Strategi Dana Tim RSSH    
                Desa, Tempat Kerja, Dinas Sosial dan                   
                Institusi Baznas untuk PP ATM) dan                     
                Penutupan                                              
 10.30 - 10.40 10’ Coffee Break                                        
 10.40 - 12.00 80’ Rangkuman Pertemuan & Penutupan Ketua Umum Adinkes  
                Pertemuan