SPESIFIKASI TEKNIS
PAKET MEETING FULLBOARD PERTEMUAN NASIONAL TERKAIT PENGUATAN
INTEGRASI PROGRAM AIDS, TUBERCULOSIS DAN MALARIA (ATM) DALAM
PERENCANAAN SERTA PENGANGGARAN DAERAH MENUJU ELIMINASI DAN
SISTEM KESEHATAN YANG TANGGUH DAN BERKELANJUTAN
TAHUN ANGGARAN 2025
1. LATAR : Upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular
BELAKANG seperti Tuberkulosis (TB), Malaria, dan HIV-AIDS di Indonesia
telah dilaksanakan sejak sebelum kemerdekaan. Pada masa
Hindia Belanda, penanggulangan TB dilakukan melalui
pembentukan organisasi Centrale Vereniging Voor Tuberculose
Bestrijding (CVT) pada tahun 1908. Hingga tahun 1939, tercatat
telah berdiri 15 sanatorium untuk perawatan pasien TB paru dan
20 consultatie bureaux yang memberikan pelayanan penyuluhan
dan pengobatan. Dalam hal pemberantasan Malaria, Presiden
Soekarno mencanangkan program nasional pada 12 November
1959 yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Kesehatan
Nasional. Sementara itu, kasus HIV-AIDS pertama di Indonesia
ditemukan di Rumah Sakit Islam Jakarta pada tahun 1985, dan
secara resmi dilaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
pada tahun 1987 dari Provinsi Bali. Indonesia menjadi negara ke-
13 di Asia yang melaporkan kasus AIDS. Meskipun berbagai
kemajuan telah dicapai, ketiga penyakit tersebut AIDS,
Tuberkulosis dan Malaria (ATM) masih menjadi tantangan besar
dalam pembangunan kesehatan di Indonesia. Upaya
penanggulangan ATM memerlukan komitmen dan peran aktif dari
seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tingkat pusat hingga
daerah. Diperlukan kerja sama lintas sektor dan pendekatan yang
integratif serta kolaboratif agar program pencegahan dan
pengendalian ATM dapat berjalan secara efektif dan
berkelanjutan.
Sebagai wujud dukungan internasional, The Global Fund to
Fight AIDS, Tuberculosis and Malaria (TGF ATM) telah
mengalokasikan lebih dari USD 400 juta dalam bentuk hibah untuk
Indonesia pada tahun 2024, dengan porsi terbesar ditujukan untuk
program Tuberkulosis. Untuk memastikan bahwa dukungan
terhadap program ATM selaras dengan kebijakan nasional dan
daerah, maka diperlukan pedoman yang memungkinkan integrasi
program ATM ke dalam dokumen perencanaan pembangunan
dan penganggaran daerah. Dalam hal ini, pemerintah telah
menerbitkan sejumlah regulasi penting, antara lain: Permendagri
Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, dan
Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah;
Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 050-5899 Tahun 2021
tentang Petunjuk Teknis Integrasi (PTI) ATM dalam dokumen
perencanaan dan penganggaran daerah; serta Permendagri
Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025. Melalui
penyelarasan kebijakan dan dukungan lintas sektor, pertemuan ini
diharapkan menjadi langkah strategis dalam penguatan komitmen
serta pengarusutamaan isu-isu ATM dalam perencanaan
pembangunan daerah, sekaligus mendukung pencapaian target
eliminasi serta penguatan sistem kesehatan yang tangguh dan
berkelanjutan (Resilient and Sustainable System for Health/
RSSH). Program ini diselenggarakan untuk memperkuat peran
daerah dalam memastikan substansi Pencegahan dan
Pengendalian Penyakit AIDS-TBC-Malaria (PP ATM) masuk
secara sistematis ke dalam dokumen RPJMD
Provinsi/Kabupaten/Kota Tahun 2025 - 2029.
Selain itu, melalui program ini juga diharapkan adanya suatu
dorongan untuk perubahan dokumen RKPD, Renja, dan DPA
Perangkat Daerah tahun 2025 agar sejalan dengan arah kebijakan
Eliminasi AIDS-Tuberculosis-Malaria. Lebih lanjut, proses ini juga
mencakup penelaahan agar substansi PP ATM terakomodir
secara konsisten dalam Rancangan Awal (Ranwal) RKPD, Renja,
DPA, dan RKA tahun 2026. Dengan demikian, kegiatan ini
diharapkan dapat memastikan konsistensi perencanaan dan
penganggaran yang mendukung eliminasi ATM, serta penguatan
sistem kesehatan yang tangguh dan berkelanjutan (Resilient and
Sustainable System for Health/RSSH). Berdasarkan latar
belakang tersebut maka perlu dilaksanakan Pertemuan Nasional
terkait Penguatan Integrasi Program AIDS, Tuberculosis Dan
Malaria (ATM) dalam Perencanaan serta Penganggaran Daerah
Menuju Eliminasi dan Sistem Kesehatan yang Tangguh dan
Berkelanjutan.
2. MAKSUD DAN : Pertemuan Nasional ini dimaksudkan sebagai wadah
TUJUAN strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor
dalam rangka mengintegrasikan program Pencegahan dan
Pengendalian AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (PP ATM) ke
dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah. Melalui
forum ini, diharapkan terjadi konsolidasi pemahaman, evaluasi
pelaksanaan, serta penyelarasan kebijakan dan langkah
operasional antara pemerintah pusat, provinsi, dan
kabupaten/kota, guna mendukung percepatan eliminasi ATM
serta memperkuat sistem kesehatan yang tangguh dan
berkelanjutan.
Tujuan dari kegiatan Pertemuan Nasional terkait Penguatan
Integrasi Program AIDS, Tuberculosis Dan Malaria (ATM) dalam
Perencanaan serta Penganggaran Daerah Menuju Eliminasi dan
Sistem Kesehatan yang Tangguh dan Berkelanjutan ini adalah:
i. Tujuan Umum:
Mendorong integrasi Pencegahan dan Pengendalian AIDS-
Tuberculosis-Malaria (PP ATM) ke dalam RPJMD 2025 - 2029
untuk mempercepat pencapaian eliminasi AIDS, TBC, dan
Malaria di tingkat daerah.
ii. Tujuan Khusus:
1) Memastikan perubahan dokumen RKPD, Renja, dan DPA
Perangkat Daerah tahun 2025 mengakomodir arah
kebijakan Eliminasi AIDS-Tuberculosis-Malaria.
2) Mendorong agar substansi PP ATM terakomodir dalam
Ranwal RKPD, Renja, DPA, dan RKA tahun 2026.
3) Melakukan review terhadap dokumen RKPD, Renja, DPA
tahun 2025 serta Ranwal, RKPD, Renja, DPA, RKA tahun
2026 pada berdasarkan Laporan Output 2, 3, 4, 7, 8, dan 9
RSSH Adinkes.
4) Mengidentifikasi dan memperkuat indikator Strategi
Eliminasi yang mencakup keberadaan substansi ATM
dalam RPJMD, perubahan dokumen perencanaan tahun
2025, dan Ranwal tahun 2026.
5) Memastikan keterpaduan arah kebijakan eliminasi ATM
dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah
secara berkelanjutan dan terukur.
6) Melakukan diseminasi kebijakan penggunaan 5
nomenklatur ATM pada Perencanaan Daerah Tahun 2025
dan 2026.
7) Review Implementasi Petunjuk Teknis Integrasi (PTI) ATM
kepada pemangku kepentingan di daerah baik di tingkat
Provinsi maupun tingkat Kabupaten/Kota.
8) Membangun komitmen lintas sektor untuk mendukung
percepatan eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria (ATM).
3. TARGET/ : Target/sasaran yang ingin dicapai terkait dengan pengadaan
SASARAN jasa penyelenggaraan Pertemuan Nasional terkait Penguatan
Integrasi Program AIDS, Tuberculosis Dan Malaria (ATM) dalam
Perencanaan serta Penganggaran Daerah Menuju Eliminasi dan
Sistem Kesehatan yang Tangguh dan Berkelanjutan.
4. NAMA : Nama organisasi yang menyelenggarakan/melaksanakan
ORGANISASI pengadaan Jasa Lainnya:
PENGADAAN a. K/L/D/I : Kementerian Kesehatan RI
b. Satker/SKPD : Sekretariat Jenderal/Biro Perencanaan dan
Anggaran
c. PPK : Hibah Langsung Unit Kerja Biro Perencanaan dan
Anggaran
5. SUMBER : a. Sumber dana yang diperlukan untuk membiayai Pengadaan
DANA DAN Jasa Lainnya berasal dari Dana Hibah oleh Global Fund
Komponen RSSH dengan Budget Line 3227
PERKIRAAN
b. Total perkiraan biaya yang diperlukan: Rp. 1 untuk paket
BIAYA
meeting fullboard
c. Total perkiraan biaya yang diperlukan : Rp. 1 ,-
6. RUANG : a. Ruang lingkup pekerjaan/Pengadaan Jasa Lainnya dalam
LINGKUP, bidang Paket Meeting Fullboard
b. Lokasi pengadaan pekerjaan/Pengadaan Jasa Lainnya di
LOKASI
Kalimantan Barat (Pontianak).
PEKERJAAN,
FASILITAS
PENUNJANG
7. PRODUK Terselenggaranya Kegiatan Pertemuan Nasional terkait
YANG Penguatan Integrasi Program AIDS, Tuberculosis Dan Malaria
(ATM) dalam Perencanaan serta Penganggaran Daerah Menuju
DIHASILKAN
Eliminasi dan Sistem Kesehatan yang Tangguh dan Berkelanjutan.
8. WAKTU : Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 4 hari yakni pada
PELAKSANAAN tanggal 29 Juli 2025 s.d 01 Agustus 2025
YANG
DIPERLUKAN
9. KUALIFIKASI : -
YANG
DIPERLUKAN
10 PENDEKATAN : Metode kerja yang harus dilakukan oleh Penyedia Jasa Lainnya
dalam melaksanakan pekerjaan, sesuai dengan persyaratan
DAN
yang ditetapkan oleh PPK.
METODOLOGI
11 SPESIFIKASI : Spesifikasi Paket Meeting Fullboard (Lampiran 2 dan 3)
TEKNIS
• Ruang Pertemuan Utama Kapasitas 500 orang
• Pembukaan dan penutupan dilakukan di ruang pertemuan
utama
• Panggung dan podium disediakan ketika acara hari pertama
saat pembukaan dan hari terakhir saat penutupan
• Pada hari kedua dan ketiga akan dilakukan pembagian kelas
sesuai wilayah 7 provinsi, dengan jumlah peserta sebanyak 66
orang
• Fasilitas Kamar, 2 orang per kamar (Sarapan, wifi gratis,
fasilitas pembuat teh dan kopi, dua botol air mineral, safe
deposit box, mini bar).
12 LAPORAN : -
KEMAJUAN
PEKERJAAN
Lampiran 1.
PESERTA KEGIATAN PAKET MEETING PERTEMUAN NASIONAL TERKAIT PENGUATAN
INTEGRASI PROGRAM AIDS, TUBERCULOSIS DAN MALARIA (ATM) DALAM
PERENCANAAN SERTA PENGANGGARAN DAERAH MENUJU ELIMINASI DAN SISTEM
KESEHATAN YANG TANGGUH DAN BERKELANJUTAN
Rincian peserta kegiatan, sebagai berikut :
Pertemuan Nasional terkait Penguatan Integrasi Program AIDS, Tuberculosis Dan Malaria
dalam Perencanaan serta Penganggaran Daerah Menuju Eliminasi dan Sistem Kesehatan yang
Tangguh Dan Berkelanjutan yang akan diselenggarakan pada tanggal 29 Juli 2025 – 01
Agustus 2025 bertempat di Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat adalah 178 orang, yang
terdiri dari:
Tim ADINKES Pusat : 6 Orang
No Posisi Nama
1 Executive Director dr. Krishnajaya, MS
2 Program Advisor Prof. dr. Yanri W. Subroto, SpPD, KPTI,
FINASIM
3 Program Advisor Halik Sidik, ST, ME
4 Executive Board Member dr. Aida Fatmi
5 Staf Adinkes Pusat Magfir Ibnu Cholis
6 Staf Adinkes Pusat M. Qadri
Tim RSSH SR ADINKES : 10 Orang
No Posisi Nama
1 Program Manager Drs. Sawidjan Gunadi, M.Kes.
2 Program Coordinator Caprina Runggu Hasiholan, SKM, M Epid.
3 Monev Coordinator Dita Ratna Kristina Iriani, ST
4 Monev Officer 1 Ade Mulya Nasrun, SKM, M Epid
5 Monev Officer 2 Citra Yunila Lestari, SKM
6 Program Officer Adhika Paramasatya, SKM, MKM
7 Internal Control Tiara Puspasari Sipayung, SE
8 Finance Assistant Yayah Andrianti, SE
9 Assistant Finance Admin Rozliana Jibran, SE
10 Admin & HR Staff Nurul Maghfirah, SE
Tim Konsultan : 4 Orang
No Posisi Nama
1 Consultant PTI ATM Regional 1 Prof. Dr. Ede Surya Darmawan, S.K.M., M.D.M.
2 Consultant PTI ATM Regional 2 Asep Zainal Mustofa, SKM., M.Epid.
3 Technical Advisor dr. Ferdinand Laihad, MPH
4 Technical Advisor dr. Iskandar Zulkarnain, MSc
Tim Kementerian Kesehatan, PR, PMU : 9 Orang
No Posisi Jumlah Orang
1 Pejabat Pembuat Komitmen Hibah Unit Kerja Biro Perencanaan 1
dan Anggaran Kantor Pusat Sekretariat Jenderal Kementerian
Kesehatan
2 BPP Hibah Unit Kerja Biro Perencanaan dan Anggaran Kantor 1
Pusat Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan
3 Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) 1
4 Staff Procurement Global Fund 1
5 MnE PR RSSH 2
6 Senior Planner 1
7 PMU Lead 1
8 Program/ME Manager ATMR 1
Tim ADINKES Provinsi : 52 Orang
No Posisi Jumlah Orang
1
Prov. Aceh 1 orang
2 Prov. Bali 1 orang
3 Prov. Bangka Belitung 1 orang
4 Prov. Banten 3 orang
5 Prov. Bengkulu 2 orang
6 Prov. DIY 1 orang
7 Prov. DKI Jakarta 1 orang
8 Prov. Gorontalo 1 orang
9 Prov. Jambi 1 orang
10 Prov. Jawa Barat 5 orang
11 Prov. Jawa Tengah 2 orang
12 Prov. Jawa Timur 3 orang
13 Prov. Kalimantan Barat 1 orang
14 Prov. Kalimantan Selatan 1 orang
15 Prov. Kalimantan Tengah 1 orang
16 Prov. Kalimantan Timur 4 orang
17 Prov. Kalimantan Utara 1 orang
18 Prov. Lampung 1 orang
19 Prov. Maluku 1 orang
20 Prov. Maluku Utara 1 orang
21 Prov. NTB 1 orang
22 Prov. NTT 2 orang
23 Prov. Papua Barat Daya 1 orang
24 Prov. Papua Selatan 1 orang
25 Prov. Papua Tengah 1 orang
26 Prov. Riau 1 orang
27 Prov. Sulawesi Barat 1 orang
28 Prov. Sulawesi Selatan 1 orang
29 Prov. Sulawesi Tengah 1 orang
30 Prov. Sulawesi Tenggara 1 orang
31 Prov. Sulawesi Utara 1 orang
32 Prov. Sumatera Barat 1 orang
33 Prov. Sumatera Selatan 1 orang
34 Prov. Sumatera Utara 1 orang
35 Prov. Papua 1 orang
36 Prov. Kepulauan Riau 1 orang
37 Prov. Papua Pegunungan 1 orang
38 Prov. Papua Barat 1 orang
AFA Baru : 10 Orang
No Posisi Jumlah Orang
1 AFA Provinsi Banten 1 orang
2 AFA Provinsi Riau 1 orang
3 AFA Provinsi Sulawesi Tenggara 1 orang
4 AFA Provinsi Sulawesi Tengah 1 orang
5 AFA Provinsi Sulawesi Selatan 1 orang
6 AFA Provinsi Sumatera Utara 1 orang
7 AFA Provinsi Kalimantan Barat 1 orang
8 AFA Provinsi Papua Barat 1 orang
9 AFA Provinsi Papua Pegunungan 1 orang
10 AFA Provinsi Papua Barat Daya 1 orang
Undangan dari Provinsi : 76 Orang
No Posisi Jumlah Orang
1 Kepala BAPPEDA Provinsi 38 orang
2 Kepala Dinas Kesehatan Provinsi 38 orang
Panitia Lokal : 2 orang
No Posisi Jumlah Orang
1 Penanggungjawab Pameran PP ATM 2 orang
Narasumber : 9 Orang
No Posisi Nama
1 Ketua Umum PP ADINKES dr. M. Subuh, MPPM
2 Ketua Country Coordinating Mechanism Indonesia Drs. Bayu Teja Muliawan,
S.H., M.Pharm, M.M., Apt
3 Menteri Kesehatan RI Ir. Budi Gunadi Sadikin,
CHFC, CLU
4 Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd.
Transmigrasi RI
5 Gubernur Sumatera Selatan (Narasumber Online) H. Herman Deru
6 Bupati Mojokerto (Narasumber Online) Dr. H. Muhammad Al Barra,
Lc., M.Hum.
7 Sekretaris Ditjen, Bina Keuangan Daerah, Kemendagri Dr. Drs. Horas Maurits
Panjaitan, M.Ec, Dev
8 Dirjen P2P, Kementerian Kesehatan drg. Murti Utami, MPH
9 Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pembangunan Daerah Ir. Restuardy Daud, M.Sc.
(Bangda) Kementerian Dalam Negeri RI
Pendamping Narasumber : 5 orang
No Posisi Jumlah Orang
1 Staff Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan 1 orang
Transmigrasi RI
2 Staff Kementerian Kesehatan RI 1 orang
3 Staff Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian 1 orang
Dalam Negeri
4 Staff Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian 1 orang
Dalam Negeri
5 Staff Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit 1 orang
(P2P) Kementerian Kesehatan RI
Lampiran 2.
SPESIFIKASI PAKET MEETING PERTEMUAN NASIONAL TERKAIT PENGUATAN
INTEGRASI PROGRAM AIDS, TUBERCULOSIS DAN MALARIA (ATM) DALAM
PERENCANAAN SERTA PENGANGGARAN DAERAH MENUJU ELIMINASI DAN
SISTEM KESEHATAN YANG TANGGUH DAN BERKELANJUTAN
1. Pertemuan Tanggal 29 Juli 2025 – 01 Agustus 2025 (selama 4 Hari)
2. Jumlah Peserta 183 orang, untuk paket meeting fullboard twin 170 orang dan paket
meeting fullboard single 13 orang
3. Fasilitas Ruang Pertemuan:
• Ruang Pertemuan Utama untuk pembukaan kapasitas 500 orang dengan Set up meja
roundtable
• Panggung dan podium disediakan ketika acara dengan meja panjang dengan jumlah
kursi 6 orang diatas panggung
• Untuk hari ke 2 (dua) dan hari ke 3 (tiga) dibagi jadi 2 ruangan pertemuan.
1 (satu) Ruang pertemuan dengan kapasitas 170 orang orang untuk dengan set up
meja Roundtable, 1 (satu) Ruang pertemuan dengan kapasitas 10 orang dengan set
up meja classroom
• 1 Ruangan untuk panitia
• 1 Ruang tunggu VIP
• Meja dan kursi registrasi untuk 8 Orang
4. Fasilitas Kamar:
Sarapan, wifi gratis, fasilitas pembuat teh dan kopi, dua botol air mineral, safe deposit
Box & mini bar
Rincian Paket Meeting 4 Hari 3 Malam
Hari Paket Fullboard Jumlah Peserta
170
I Lunch, Coffee break, Dinner, Akomodasi
13
I Lunch, Coffee break, Dinner
Breakfast, Coffee Break 1, Lunch, Coffee 170
II
Break 2, Dinner, Akomodasi
13
II Coffee Break 1, Lunch, Coffee Break 2, Dinner
Breakfast, Coffee Break 1, Lunch, Coffee 170
III
Break 2, Dinner, Akomodasi
13
III Coffee Break 1, Lunch, Coffee Break 2, Dinner
82
IV Breakfast
Peralatan di ruang Meeting:
• Paket pertemuan termasuk panggung standar, layar standar dan proyektor dan sound
system standar
• Meja registrasi di depan ruang meeting
• Fasilitas pertemuan termasuk notepad dan pena
• Permen penyegar & air mineral selama pertemuan
• Wi-Fi gratis di ruang rapat dan area umum
• Signage / Notice Board
Rincian paket meeting
Harga Jumlah (Rp)
Jumlah Jumlah
Satuan (Rp)
Tanggal Jenis
Hari Orang
29 Juli - 01 Paket
Agustus Meeting 2 Hari 88 orang
2025 Fullboard
(Twin)
29 Juli - 01 Paket
Agustus Meeting 3 Hari 82 orang Rp. 1 Rp.1
2025 Fullboard
(Twin)
29 Juli - 01 Paket
Agustus Meeting 2 Hari 13 orang
2025 Fullboard
(Single)
Total Rp. 1
Lampiran 3.
Rundown Pertemuan Nasional terkait Penguatan Integrasi Program AIDS, Tuberculosis
Dan Malaria dalam Perencanaan serta Penganggaran Daerah Menuju Eliminasi dan
Sistem Kesehatan yang Tangguh dan Berkelanjutan
HARI KE – 1
(Selasa, 29 Juli 2025)
Peserta: Tim RSSH SR ADINKES, Tim Konsultan, Tim Kementerian Kesehatan, Tim
Adinkes Provinsi, Bappeda Provinsi, Dinas Kesehatan Provinsi
Waktu (WIB) Materi/Deskripsi Narasumber/PIC
14.00 - 18.00 120’ Registrasi Peserta Panitia (RSSH Adinkes)
Bergabung dengan Peserta Pernas ADINKES 2025
18.00-19.00 60’ Gala Dinner Panitia (RSSH Adinkes)
19.00-19.20 20’ Pelantikan Pengurus Pusat Ketua Umum ADINKES
ADINKES Periode 2025 - 2030
19.20 - 19.40 20’ Penandatangan Komitmen PM RSSH SR ADINKES
Akselerasi Ending ATM 2030
oleh Bappeda dan Dinas
Kesehatan 38 Provinsi
19.40-21.00 10’’ Acara Pembukaan dan Keynote
• Pengantar ADINKES • dr. M. Subuh, MPPM (Ketua
• Sambutan Daerah Umum PP ADINKES)
“Pandangan Daerah terkait • Gubernur Provinsi
Koperasi Merah Putih untuk Kalimantan Barat
Layanan Kesehatan” • Wakil Menteri Kesehatan RI
• Rencana Strategis • Menteri Desa PDT RI
Kemenkes terkait Peran • Menteri Kesehatan RI (2024
Koperasi Merah Putih pada - 2029)
Layanan Kesehatan
• Dukungan Dana Desa
untuk Upaya Kesehatan
dan Koperasi Merah Putih
• Upaya Kesehatan pada
Koperasi Merah Putih:
Konsep & Rencana
Operasionalnya
HARI KE – 2 (KELAS RSSH ATM)
(Rabu, 30 Juli 2025)
Peserta: Tim RSSH SR ADINKES, Tim Konsultan, Tim Kementerian Kesehatan, Tim
Adinkes Provinsi, Bappeda Provinsi, Dinas Kesehatan Provinsi
Waktu (WIB) Materi/Deskripsi Narasumber/PIC
08.00 – 08.05 5’ Pembukaan MC
08.05 – 08.15 10’ Laporan Pelaksanaan Kegiatan Drs. Sawidjan Gunadi, M.Kes.
(Program Manager SR
ADINKES)
08.15 – 08.25 10’ Sambutan oleh Ketua Country Drs. Bayu Teja Muliawan,
Coordinating Mechanism S.H., M.Pharm, M.M., Apt
Indonesia (Ketua Country Coordinating
Mechanism Indonesia)
08.25 – 08.35 10’ Coffee Break Panitia
08.35 – 12.05 210’ Materi Panel
• Integrasi AIDS, TBC, dan • Ir. Restuardy Daud, M.Sc.
Malaria (ATM) dalam (Direktur Jenderal Bina
Dokumen Perencanaan & Pembangunan Daerah
Penganggaran Daerah: Kementerian Dalam
Evaluasi RPJMN-RPJMD, Negeri)
Profil Anggaran SPM • Dr. Drs. Horas Maurits
Kesehatan, dan Panjaitan, M.Ec, Dev
Penyusunan RKA SIPD (Sekretaris Ditjen, Bina
2026 Keuangan Daerah,
• Evaluasi Alokasi dan Kemendagri)
Realisasi Anggaran • drg. Murti Utami, MPH
Kesehatan: Posisi Program (Dirjen P2P, Kementerian
AIDS, TBC, dan Malaria Kesehatan)
(ATM) dalam APBD serta • Moderator
Arah Perencanaan Tahun
2026: Sudahkah Program
ATM Terintegrasi dalam
RPJMD dan Lima
Nomenklatur PP ATM? (60’)
• Mengapa SPM Kesehatan
belum di capai 100%? Apa
yang perlu dikoreksi dalam
pelaksanaan Layanan SPM
Kesehatan untuk Penyakit
Menular dan Tidak Menular
khususnya terkait PP ATM?
(60’)
• Diskusi (30’)
12.05 – 13.00 55’ ISHOMA
13.00 – 16.30 210’ Materi Panel
• Analisis Situasi, Prioritas
Kegiatan PP ATM dan • dr. Erna Yulianti
Inovasi di Provinsi (Kepala Dinas Kesehatan
Kalimantan Barat serta Provinsi Kalimantan Barat)
menu – menu Kegiatan PP • H. Herman
ATM yang dapat didukung Deru (Gubernur Sumatera
melalui kemitraan (60’) Selatan)
• Peran Strategis Pemerintah • Dr. H. Muhammad Al
Provinsi dalam Mendorong Barra, Lc., M.Hum.
Aksi Terpadu (Bupati Mojokerto)
Penanggulangan AIDS-TBC • Moderator
dan Malaria di Daerah (60’)
• Mobilisasi Peran Lintas
Sektor dalam
Penanggulangan AIDS-
TBC-Malaria (60’)
• Diskusi (30’)
16.30 - 16.40 10’ Coffee Break
16.40 - 18.00 80’ Review dan Diskusi RPJMD • Bappeda Provinsi Sumsel
2025-2029, RKPD, Renja dan • Bappeda Provinsi NTB
RKA Tahun 2026 Provinsi, • Bappeda Provinsi Papua
Kabupaten, Kota untuk
akselerasi ending AIDS, TBC
dan Malaria Tahun 2030
18.00 - 19.00 60’ ISHOMA
19.00 - 20.00 60’ Evaluasi RKPD, Renja, DPA Consultant PTI ATM
APBD 2023 - 2024 - 2025
terkait ATM dalam
Implementasi Sistem
Kesehatan yang tangguh dan
berkelanjutan (Resilient and
Sustainable System for
Health/RSSH)
20.0 - 21.00 60’ Evaluasi Capaian Output PM/ PC/ Monev RSSH SR
Kegiatan BL3228, BL 3201 dan Adinkes
BL3216 dan Diskusi Kelompok
serta Pembuatan RTL
HARI KE – 3 (Capacity Building SR ADINKES)
(Kamis, 31 Juli 2025)
Peserta: Tim RSSH SR ADINKES, Tim Konsultan, Tim Adinkes Provinsi
Waktu (WIB) Materi/Deskripsi Narasumber/PIC
08.00 - 09.00 60’ Sesi 1: Pengantar terkait Tim SR ADINKES & Fasilitator
Kegiatan BL RSSH Adinkes oleh PC
09.00 - 10.00 60’ Sesi 2: Social Contracting: Tim SR ADINKES & Fasilitator
Target dan Strategi Kab/Kota oleh PC
untuk memasukkan SC dalam
RKPD 2026
10.00 - 11.00 60’ Sesi 3: Definisi Operasional Tim SR ADINKES & Fasilitator
dan Cara Pengisian Dokumen oleh PC
Pelaporan BL
11.00 - 12.00 60’ Sesi 4: Pelaporan dan Tim SR ADINKES & Fasilitator
Mekanisme Pengumpulan oleh PC
Laporan BL
12.00 - 13.00 60’ ISHOMA
13.00 - 14.00 60’ Sesi 5: Analisis SWOT Sdalam Tim SR ADINKES & Fasilitator
Implementasi Pelaporan BL oleh PC
RSSH
14.00 - 15.00 60’ Sesi 6: RTL dan Penutupan Tim SR ADINKES & Fasilitator
oleh PC
HARI KE – 4
(Jumat, 01 Agustus 2025)
Peserta: Tim RSSH SR ADINKES, Tim Konsultan, Tim Adinkes Provinsi
Waktu (WIB) Materi/Deskripsi Narasumber/PIC
08.00 - 11.00 180’ Diskusi Kelompok dan Lanjutan Moderator
Paparan untuk RTL
11.00 - 12.00 60’ Rangkuman Pertemuan dan RSSH ADINKES
Penutupan