KERANGKA ACUAN KERJA
PEKERJAAN: PENGADAAN BAHAN HABIS PAKAI DAN REAGEN KULTUR DARAH,
UJI KERENTANAN ANTIMIKROBA DAN
REAGEN WHOLE GENOME SEQUENCING UNTUK NON KATALOG
1. LATAR Resistensi antimikroba (AMR) menimbulkan ancaman kesehatan yang
BELAKANG signifikan terutama di wilayah dengan keterbatasan sumber daya,
dimana layanan mikrobiologi yang efektif dan antibiotik reserve
category mungkin tidak tersedia. Diperkirakan terdapat 4,95 juta (3,62-
6,57) kematian yang terkait dengan AMR bakteri pada tahun 2019,
termasuk 1,27 juta (95% UI 0,911-1,71) kematian yang disebabkan
oleh AMR bakteri. Tingkat infeksi resisten yang tinggi telah
didokumentasikan di semua wilayah WHO, dan untuk berbagai macam
mikroorganisme. Meskipun penggunaan antibiotik yang berlebihan
atau salah merupakan pendorong utama resistensi antimikroba,
beberapa faktor lain yang saling terkait berkontribusi terhadap
munculnya dan penyebaran infeksi yang resistan terhadap obat.
Tingkat resistensi antimikroba yang lebih tinggi telah didokumentasikan
di beberapa negara berpenghasilan rendah dan menengah (LMIC)
dibandingkan dengan di negara berpenghasilan tinggi, meskipun
konsumsi antibiotik per orang lebih rendah di negara berpenghasilan
rendah.
Indonesia memiliki sistem layanan kesehatan yang luas dan mapan
serta jaringan rumah sakit yang terdiri dari lebih dari 2.800 fasilitas
layanan kesehatan di seluruh fasilitas pemerintah, swasta, dan militer.
Pada tahun 2021, terdapat 20 rumah sakit sentinel yang melaporkan
data ke GLASS-AMR. Proyek Penelitian Global tentang Resistensi
Antimikroba (GRAM), baru-baru ini membuktikan tingginya tingkat
resistensi antibiotik untuk patogen bakteri utama manusia di Indonesia
(3), termasuk 10 hingga <20%; Klebsiella pneumoniae yang resistan
terhadap karbapenem; 40 hingga <50% MRSA; 60 hingga <70%
resistan terhadap fluoroquinolone & Escherichia coli; dan 70 hingga
<80% Klebsiella pneumoniae dan Escherichia coli yang resistan
terhadap sefalosporin generasi ketiga. Namun, studi GRAM, seperti
pengawasan rutin, memiliki keterbatasan serius yang mencegah
pemanfaatan hasil untuk pengembangan kebijakan nasional.
Data pengawasan AMR rutin di Indonesia, seperti di sebagian besar
LMIC, tidak memberikan wawasan representatif nasional tentang
penyebab, jenis, skala, penyebaran, dan tren AMR dari waktu ke waktu.
Data sering kali terbatas pada rujukan tersier, rumah sakit swasta, atau
fasilitas penelitian yang berfungsi sebagai tempat sentinel nasional.
Data ini cenderung bias terhadap pemilihan pasien dengan infeksi
rumit, kegagalan pengobatan, dan infeksi yang didapat di rumah sakit,
dan/atau terlalu jarang untuk dapat digeneralisasikan. Selain itu,
banyak LMIC tidak memiliki sistem Jaminan Mutu Eksternal (EQA)
yang kuat untuk laboratorium bakteriologi. Akibatnya, masih ada
kesenjangan yang cukup besar dalam pemahaman kita, termasuk
besarnya infeksi yang resistan terhadap obat pada anak-anak di
negara-negara dengan angka kematian tertinggi di Afrika dan Asia.
Sumber varian yang tidak terdokumentasi, dalam dan antar
pengaturan, serta dari waktu ke waktu, juga sangat membatasi
interpretasi data AMR yang saat ini tersedia dari pengawasan rutin.
Sumber yang tidak terdokumentasi mencakup perbedaan dalam akses
dan keterjangkauan diagnostik, pengelolaan diagnostik, praktik
mikrobiologi dan cakupan pengujian, termasuk jumlah fasilitas
perawatan kesehatan yang tidak melaporkan data, jumlah pasien yang
memenuhi syarat (yaitu, underdiagnosis), atau jumlah pasien yang diuji
yang hasilnya tidak dilaporkan (yaitu underreporting). Kurangnya
dokumentasi yang akurat tentang faktor risiko utama untuk AMR bagi
individu dengan spesimen klinis yang diserahkan untuk identifikasi
bakteri dan pengujian kerentanan antibiotik (ID/AST) - seperti paparan
antibiotik sebelumnya dan/atau klasifikasi asal infeksi rumah sakit atau
komunitas - berkontribusi pada sumber varian yang tidak
terdokumentasi ini yang membatasi ketersediaan data yang sebanding
dan dapat ditafsirkan.
Oleh karena itu, Balai Besar Laboratorium Biologi Kesehatan,
Kementerian Kesehatan, menyelenggarakan surveilans AMR nasional
pertama, yaitu Indonesia AMR National Survey (Survei Nasional AMR
Indonesia) untuk memperkirakan prevalensi, kesehatan, dan beban
ekonomi AMR pada infeksi bakteri aliran darah manusia pada tahun
2024-2025. Surveilans ini merupakan penemuan kasus aktif (ACF)
pada pasien yang diduga menderita BSI. Populasi sasaran akan
mencakup kelompok usia neonatus, anak-anak, dan dewasa. Sampel
darah diambil dari semua pasien dan kultur darah dilakukan untuk
mengidentifikasi bakteri penyebab dan uji sensitivitas terhadap
antibiotik. 80 rumah sakit dan 45 laboratorium (termasuk 25
laboratorium rumah sakit) akan diikutsertakan dalam survei. Dalam hal
ini dibutuhkan supply bahan habis pakai dan Reagen Kultur Darah, Uji
Kerentanan Antimikroba dan Reagen Whole Genome Sequencing.
2. MAKSUD Tujuan utamanya adalah untuk menunjang kegiatan operasional
DAN TUJUAN laboratorium, Menjamin Kualitas Hasil Pemeriksaan, Meningkatkan
Efisiensi Kerja, Memenuhi Standar Mutu, Menunjang Kegiatan
Penelitian.
Tujuan khususnya adalah:
1. Tersedianya Reagen kultur darah untuk mengisolasi dan
mengidentifikasi mikroorganisme penyebab infeksi dalam darah
2. Tersedianya Bahan Habis Pakai untuk pengambilan darah
3. Tersedianya BHP dan reagen untuk mengetahui jenis antibiotik
yang efektif untuk melawan mikroorganisme penyebab infeksi.
4. Tersedianya BHP dan reagen untuk menganalisis seluruh genom
(urutan DNA lengkap) dari suatu mikroorganisme.
3. TARGET/ Target/sasaran yang ingin dicapai yaitu tersedianya Bahan Habis Pakai
SASARAN dan Reagen Kultur Darah Uji Kerentanan Antimikroba Dan Reagen
Whole Genome Sequencing.
4. NAMA Nama organisasi yang menyelenggarakan/melaksanakan pengadaan:
ORGANISASI a. K/L/D/I : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
PENGADAAN b. SATKER : Sekretariat Ditjen P2P
BARANG c. PPK : PPK Hibah Langsung Unit Kerja Dit. Penyakit Menular
5. SUMBER a. Sumber dana yang diperlukan untuk membiayai Pengadaan
DANA DAN Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) berasal dari Dana Hibah
PERKIRAAN C19RM Global Fund Komponen Malaria dengan Budget Line 2913
BIAYA b. Total perkiraan biaya yang diperlukan : Rp 1,- . nilai HPS
sebenernya sesuai ketentuan pemberi hibah bersifat rahasia dan
akan disampaikan ke pokja pemilhan pada saat dilakukan evaluasi
penawaran
c. Harga tidak dikenakan pajak
6 RUANG a. Ruang lingkup pekerjaan adalah:
LINGKUP Pengadaan Bahan Habis Pakai (BHP) dan Reagen
b. Lokasi pengiriman Bahan Habis Pakai (BHP) dan Reagen ke
Gudang BB Labiokes
c. Fasilitas yang dapat disediakan oleh PA/KPA/PPK, TIDAK ADA
maka harus disediakan sendiri oleh Penyedia Jasa Lainnya
7. PRODUK Hasil/produk yang akan dihasilkan dari pekerjaan/pengadaan jasa ini
YANG sebagai berikut:
DIHASILKAN 1. Wingset Safety Lok Blood Collection Set (23 G), 23x.75
2. BD Bactec Culture vials Dewasa
3. BD Bactec Culture vials Anak-anak
4. Bact/alert blood culture bottle Dewasa
5. Bact/alert blood culture bottle Anak-anak
6. Signal™ Blood Culture System
7. Colombia Agar
8. Chocolate Agar
9. Sheep blood local
10. Glyserol for preservation
8. JANGKA Waktu yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan adalah 60 hari.
WAKTU
PELAKSANAA
N PEKERJAAN
9. TENAGA AHLI/ -
TERAMPIL
10. METODA Metode kerja yang harus dilakukan oleh Penyedia Jasa dalam
KERJA melaksanakan pekerjaan, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan
oleh PPK.
a. Penyedia menyediakan Bahan Habis Pakai sesuai spesifikasi teknis
b. Penyedia mengirimkan barang ke Gudang P2
Metode Pemilihan penyedia dilakukan dengan Metode Penunjukan
Langsung ke penyedia yang telah mengikuti proses tender sebelumnya
yaitu PT. Artha Genetikalab Indonesia (berdasarkan surat penetapan
pemenang No. BJ.01.03/A.VI/4874/2025 Tanggal 15 Juli 2025)
11. SPESIFIKASI Spesifikasi paket reagen dan bahan habis pakai untuk kultur darah dan
TEKNIS pengurutan gen secara keseluruhan (WGS) terlampir.
Persyaratan lainnya meliputi:
a. Semua Paket BHP dikirim ke Gudang pusat Balai Besar
Laboratorium Biologi Kesehatan.
b. BAST ditandatangani oleh petugas yang menerima barang di
Gudang pusat Balai Besar Laboratorium Biologi Kesehatan.
Persyaratan Penyedia:
a. Mempunyai pengalaman dibidang pengadaan reagen sesuai
spesifikasi teknis yang diminta sekurangnya dua kali dalam kurun
waktu lima tahun terakhir
b. Memiliki izin usaha berupa Nomor Induk Berusaha (NIB) dan
Sertifikat Distribusi Penyalur Alat Kesehatan dengan kategori
“KECIL” dengan kode KBLI 2020 (G47911 atau G46691 atau
G47725)
12 KUALIFIKASI a. KBLI 2020 G46441 Perdagangan Besar Obat Farmasi untuk
TEKNIS Manusia
b. KBLI 2020 G46691 Perdagangan Besar Alat Laboratorium, Alat
Farmasi dan Alat Kedokteran untuk Manusia
c. KBLI 2020 G47725 Perdagangan Eceran Alat Laboratorium, Alat
Farmasi dan Alat Kesehatan untuk Manusia
d. Pengalaman sejenis 5 tahun
e. Manyampaikan surat pernyataan kewajaran harga
13. LAPORAN Laporan yang dibuat oleh penyedia meliputi:
KEMAJUAN 1. Laporan penyelesaian pekerjaan
PEKERJAAN 2. BAST
Lampiran 1.
SPESIFIKASI TEKNIS
1. Deskripsi Item Barang
No Item Uraian Spesifikasi Deskripsi Total
1 Wingset Safety Lok Blood - Merk: Terumo (Justifikasi: kemampuan jarum yang Merupakan alat pengumpul darah. Alat 80 box
Collection Set (23 G), tajam dan sangat baik digunakan untuk pengambilan pengaman dapat langsung dinyalakan
23x.75 darah di laboratorium) setelah pengambilan darah dan membantu
- Kemasan 50 set/box mencegah cedera akibat tertusuk jarum
- Jenis Produk: Blood Collection Set dengan fitur suntik. Selain itu, tersedia juga dudukan
keselamatan yang dapat dipasangi perekat, yang
- Ukuran Jarum: 23 G x 0.75 inci (3/4 inci) meningkatkan kenyamanan.
- Panjang Tabung: 12 inci
- Ketersediaan: Steril, disposable, dan bebas lateks
- Adaptor: Luer adapter untuk kemudahan
penggunaan
- Masa kadaluwarsa minimal 12 bulan pada saat ba-
rang dikirim
2 BD Bactec Culture vials - Merk BD (Justifikasi: menyesuaikan dengan spek Untuk mendeteksi infeksi darah dan men- 30 box
Dewasa alat yang ada dan akan dipakai di laboratorium) gidentifikasi patogen pada pasien dewasa
- Kemasan 50 botol/box
- Jenis: Botol kultur darah untuk dewasa Cocok untuk digunakan di laboratorium
- Kapasitas: 8-10 mL darah per botol mikrobiologi klinis
- Media Kultur: Media cair yang dirancang untuk
mendukung pertumbuhan berbagai jenis mikroor- Dirancang untuk memberikan hasil yang
ganisme akurat dan cepat dalam mendeteksi infeksi
- Indikator: Sistem indikator fluoresen untuk darah, sehingga membantu dalam diagno-
mendeteksi pertumbuhan mikroorganisme sis dan pengobatan pasien.
- Steril dan bebas dari pyrogen
- Masa kadaluwarsa minimal 12 bulan pada saat ba-
rang dikirim
No Item Uraian Spesifikasi Deskripsi Total
3 BD Bactec Culture vials - Merk BD (Justifikasi: menyesuaikan dengan spek Untuk mendeteksi infeksi darah dan men- 30 box
anak-anak alat yang ada dan akan dipakai di laboratorium) gidentifikasi patogen pada pasien anak-
- Kemasan 50 botol/box anak
- Jenis: Botol kultur darah untuk anak-anak
- Kapasitas: 1-4 mL darah per botol (tergantung Digunakan di laboratorium mikrobiologi
pada jenis botol) klinis
- Media Kultur: Media cair yang dirancang untuk
mendukung pertumbuhan berbagai jenis mikroor- Dirancang untuk memberikan hasil yang
ganisme akurat dan cepat dalam mendeteksi infeksi
- Indikator: Sistem indikator fluoresen untuk darah, sehingga membantu dalam diagno-
mendeteksi pertumbuhan mikroorganisme sis dan pengobatan pasien.
- Steril dan bebas dari pyrogen
- Masa kadaluwarsa minimal 12 bulan pada saat ba-
rang dikirim
4 Bact/alert blood culture - Merk Biomerux (Justifikasi: menyesuaikan dengan Digunakan untuk mendeteksi infeksi darah 39 box
bottle dewasa spek alat yang ada dan akan dipakai di laboratorium) dan mengidentifikasi patogen pada pasien
- Kemasan 50 botol/box dewasa
- Jenis: Botol kultur darah untuk dewasa
- Kapasitas: 5-10 mL darah per botol Digunakan di laboratorium mikrobiologi
- Media Kultur: Media cair yang dirancang untuk klinis
mendukung pertumbuhan berbagai jenis mikroor-
ganisme Dirancang untuk memberikan hasil yang
- Sistem Deteksi: Sistem deteksi warna atau fluo- akurat dan cepat dalam mendeteksi infeksi
resen untuk mendeteksi pertumbuhan mikroorgan- darah, sehingga membantu dalam diagno-
isme sis dan pengobatan pasien.
- Steril dan bebas dari pyrogen
- Masa kadaluwarsa minimal 12 bulan pada saat ba-
rang dikirim
5 Bact/alert blood culture - Merk Biomerux (Justifikasi: menyesuaikan dengan Digunakan untuk mendeteksi infeksi darah 39 box
bottle Anak-anak spek alat yang ada dan akan dipakai di laboratorium) dan mengidentifikasi patogen pada pasien
- Kemasan 50 botol/box anak-anak
No Item Uraian Spesifikasi Deskripsi Total
- Jenis: Botol kultur darah untuk anak-anak
- Kapasitas: 1-5 mL darah per botol Digunakan di laboratorium mikrobiologi
- Media Kultur: Media cair yang dirancang untuk klinis
mendukung pertumbuhan berbagai jenis mikroor-
ganisme Dirancang untuk memberikan hasil yang
- Sistem Deteksi: Sistem deteksi warna atau fluo- akurat dan cepat dalam mendeteksi infeksi
resen untuk mendeteksi pertumbuhan mikroorgan- darah, sehingga membantu dalam diagno-
isme sis dan pengobatan pasien.
- Steril dan bebas dari pyrogen
- Masa kadaluwarsa minimal 12 bulan pada saat ba-
rang dikirim
6 Signal™ Blood Culture - Merk Oxoid (Justifikasi: menyesuaikan dengan Digunakan untuk mendeteksi infeksi darah 55 pack
System spek alat yang ada dan akan dipakai di laboratorium) dan mengidentifikasi patogen pada pasien
- Kemasan 20botol/pack
- Jenis: Sistem kultur darah yang menggunakan Digunakan di laboratorium mikrobiologi
teknologi sinyal untuk mendeteksi pertumbuhan klinis
mikroorganisme
- Prinsip Kerja: Sistem ini mendeteksi perubahan Dirancang untuk memberikan hasil yang
tekanan gas dalam botol kultur yang disebabkan akurat dan cepat dalam mendeteksi infeksi
oleh pertumbuhan mikroorganisme darah, sehingga membantu dalam diagno-
- Komponen: Botol kultur, sistem deteksi sinyal, dan sis dan pengobatan pasien.
perangkat lunak untuk analisis data
- Masa kadaluwarsa minimal 12 bulan pada saat ba-
rang dikirim
7 Columbia agar - Kemasan: 500 gr per botol Digunakan untuk isolasi dan identifikasi pa- 29 botol
- Jenis: Media kultur agar Columbia dalam bentuk togen pada sampel klinis
powder/bubuk
- Berat: 500 gram Digunakan untuk penelitian mikrobiologi dan
- Komposisi: Pepton, ekstrak daging, ekstrak ragi, studi tentang berbagai jenis mikroorganisme
dan agar sebagai bahan pemadat
No Item Uraian Spesifikasi Deskripsi Total
- Masa kadaluwarsa minimal 12 bulan pada saat ba- Columbia agar adalah media kultur yang
rang dikirim umum digunakan dalam laboratorium mikro-
biologi untuk isolasi dan kultur berbagai
jenis mikroorganisme.
8 Chocolate Agar - Kemasan 20 plate per pack Digunakan untuk isolasi dan kultur berbagai 29 pack
- Diameter plate: 90 mm jenis mikroorganisme, terutama Haemophi-
- Komposisi: lus influenzae
• 3.6% GC Agar Base
• 1.0% IsoVitalex Enrichment
• 1.0% Hemoglobin
• 1.5% Agar
- Penyimpanan pada suhu 2-8oC
- Masa kadaluwarsa minimal 12 bulan pada saat ba-
rang dikirim
9 Sheep blood local - Kemasan: 50 ml per kantong/botol Digunakan sebagai bahan tambahan dalam 29 kan-
- Jenis: Darah domba yang digunakan sebagai ba- media kultur agar darah untuk mendukung tong/botol
han tambahan dalam media kultur agar darah pertumbuhan berbagai jenis mikroorgan-
- Volume: 50 ml isme
- Komposisi:
• Proteose Peptone 15.0
• Liver Digest 2.5
• Yeast Extract 5.0
• Sodium Chloride 5.0
• Agar 15.0
• Defibrinated Sheep Blood 70.0 ml
• Final pH 7.2 ± 0.2
- Penyimpanan pada suhu 2-8oC
- Masa kadaluwarsa minimal 12 bulan pada saat ba-
rang dikirim
No Item Uraian Spesifikasi Deskripsi Total
10 Glyserol for preservation - Kemasan: botol 100 ml Digunakan sebagai cryoprotektan untuk 29 botol
- Jenis: Glycerol (gliserol) untuk preservasi sampel preservasi sampel biologis, seperti bakteri,
biologis virus, atau se
- Volume: 100 ml
- Konsentrasi: Biasanya dalam bentuk larutan
dengan konsentrasi tertentu (misalnya 50% atau
80%)
- Masa kadaluwarsa minimal 12 bulan pada saat ba-
rang dikirim