KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) PENGADAAN BARANG
PEKERJAAN: PENGADAAN BARANG TUBERKULIN TAHUN 2024
1. LATAR BELAKANG : Berdasarkan algoritma diagnosis TB SO pada anak dapat dilakukan
melalui sistem skoring dengan menggunakan tuberkulin. Alurnya dimulai dari 1.
penentuan terduga dari skrining gejala; 2. terduga yang akan dilakukan
pemeriksaan TCM; 3. jika dihasilkan TCM negatif atau tidak dapat dilakukan
biasanya anak tidak bisa berdahak maka dilakukan rontgen dan atau uji
tuberkulin melalui sistem skoring.
selain diagnosis TBC anak, tuberkulin juga digunakan untuk pemeriksaan
ILTB. yang mana alurnya dimulai dari jika kontak serumah atau faktor risiko lain
yang tidak memiliki gejala tbc pada usia diatas 5 tahun maka dapat dilakukan
tuberkulin.
tuberkulin adalah injeksi intradermal dari kombinasi miktobakteri yang setelah
penyuntikannya menimbulkan respon imun (tipe hipersensitif yang tertunda)
yang ditandai dengan indurasi yang diukur dalam milimeter. tuberkulin
digunakan untuk mendiagnoisalat uji yang direkomendasikan oleh WHO untuk
mendeteksi infeksi TBC. Penggunaan tuberkulin sangat dibutuhkan dalam
mencapai target eliminasi TBC.
Berdasarkan hal tersebut perlu ada upaya intervensi yang dilakukan,
sehingga kami mengusulkan untuk pengadaan tuberkulin sebanyak 6,004 vial.
2. MAKSUD DAN TUJUAN : a. Meningkatkan cakupan penemuan kasus TBC anak
b. Meningkatkan penemuan kasus ILTB dengan diagnosis Tuberkulin.
3. TARGET/ SASARAN : Sasaran/target pengadaan tuberkulin adalah terduga TBC anak dan kontak
serumah dan erat yang tidak bergejala diatas usia 5 tahun..
4. NAMA ORGANISASI : Nama organisasi yang menyelenggarakan/melaksanakan pengadaan barang:
PENGADAAN BARANG
a. K/L/D/I : Kementerian Kesehatan RI
b. SATKER : Direktorat Jendral P2P
c. PPK : PPK I APBN Unit Kerja Direktorat P2PM
5. SUMBER DANA DAN : a. Sumber Dana:
PERKIRAAN BIAYA
DIPA SATKER P2P Tahun Anggaran 2024
b. Total perkiraan biaya yang diperlukan:
Rp. 3,656,436,000 (Tiga milyar enam ratus lima puluh enam juta empat
ratus tiga puluh enam ribu rupiah)
c. Metode Pengadaan : Penunjukan Langsung PT. Bio Farma (Persero)
6. JANGKA WAKTU : 60 hari sejak penandatanganan kontrak
PELAKSANAAN
PEKERJAAN
7. TENAGA AHLI/ : -
TERAMPIL
8. SPESIFIKASI TEKNIS : Spesifikasi barang yang akan diadakan, meliputi: (Terlampir)
9. PELATIHAN : Pelatihan (apabila diperlukan):
10. Persyaratan Kualifikasi - Memiliki Akta, SIUP,TDP,NPWP
Pejabat Pembuat Komitmen I,
Unit Kerja Direktorat P2PM
Totok Haryanto, SKM.MKes
DAFTAR DISTRIBUSI TUBERKULIN TA 2024
No Provinsi Jumlah (Vial)
1 Jawa Barat 2,000
2 Jawa Tengah 2,004
3 Jawa Timur 2,000
Total 6,004
Pejabat Pembuat Komitmen I,
Unit Kerja Direktorat P2PM
Totok Haryanto, SKM.MKes
Spesifikasi Larutan Tuberkulin
Nama : Tuberkulin PPD RT 23 SSI
Bentuk Sediaan : Injeksi
Zat Aktif : Setiap 1 ml Tuberkulin PPD 2TU mengandung Tuberkulin
PPD RT 23 dari Mycobacterium Tuberkulosis 0,4 mcg
Kemasan : Dus, 5 vial @ 1,5 ml, Kemasan pada kardus ada Logo Kementerian
Kesehatan dan tulisan: “Pengadaan Program TB Nasional, Dit.
P2PM - Ditjen P2P Kemenkes RI – APBN T.A. 2024”.
Kadarluasa : Minimal 18 Bulan pada saat barang diperiksa sebelum di kirim ke
daerah
Izin edar : Mempunyai Nomor Ijin Edar yang masih berlaku
Jumlah : 6,004 Vial
Distribusi : 3 Provinsi
Pejabat Pembuat Komitmen I,
Unit Kerja Direktorat P2PM
Totok Haryanto, SKM.MKes| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 10 June 2016 | Pengadaan Obat, Vaksin Dan Perbekalan Kesehatan (Penyediaan Vaksin Reguler) Human Papilloma Virus (Hpv) | Kementerian Kesehatan | Rp 1,200,612,789,000 |
| 21 February 2012 | Pengadaan Vaksin Reguler | Sekretariat Jenderal | Rp 565,000,000,000 |
| 17 April 2013 | Pengadaan Vaksin Reguler | Sekretariat Jenderal | Rp 475,764,603,292 |
| 23 May 2014 | Pengadaan Vaksin Reguler Tahun 2014 | Sekretariat Jenderal | Rp 461,571,216,000 |
| 26 August 2022 | Pengadaan Tuberkulin | Kementerian Kesehatan | Rp 92,295,000,000 |
| 3 June 2010 | Pengadaan Vaksin Dan Perbekalan Kesehatan Haji Tahun 2010 | Sekretariat Jenderal | Rp 34,280,790,000 |
| 29 June 2018 | Penyediaan Vaksin Reguler Tahun 2018 (Vaksin Hpv) | Kementerian Kesehatan | Rp 33,627,000,000 |
| 7 July 2017 | Penyediaan Vaksin Reguler | Kementerian Kesehatan | Rp 16,500,000,000 |
| 29 January 2021 | Pengadaan Tuberkulin | Kementerian Kesehatan | Rp 10,951,500,000 |
| 15 September 2017 | - Penyediaan Vaksin Reguler (Vaksin Je) | Kementerian Kesehatan | Rp 9,659,168,845 |