SPESIFIKASI TEKNIS PENGADAAN PAKET MEETING FULLBOARD
PERTEMUAN NASIONAL AKSELERASI CAPAIAN INDIKATOR
PROGRAM IMUNISASI RUTIN
I. Latar Belakang
Arah pembangunan kesehatan saat ini menitikberatkan pada upaya promotif dan
preventif tanpa meninggalkan aspek kuratif dan rehabilitatif. Salah satu upaya preventif
adalah dilaksanakannya program imunisasi. Imunisasi merupakan upaya untuk
menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit,
sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya
mengalami sakit ringan.
Imunisasi merupakan layanan kesehatan esensial yang melindungi individu yang
rentan mengalami Penyakit - penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I)
seperti penyakit campak, rubela, polio, difteri, pertusis, tetatus neonatorum. Imunisasi
terbukti sangat cost effective dalam menurunkan angka kesakitan, kecacatan dan
kematian akibat PD3I. Dengan memberikan imunisasi yang tepat waktu, individu dan
masyarakat akan tetap terlindungi dan kemungkinan kejadian luar biasa (KLB) PD3I pun
akan menurun. Mencegah KLB PD3I tidak hanya akan menyelamatkan nyawa namun
juga membutuhkan sumber daya tidak sebanyak merespons KLB dan membantu
mengurangi beban sistem kesehatan yang sudah sangat terbebani oleh pandemi COVID-
19.
Program imunisasi telah terbukti memberikan kontribusi yang cukup besar dalam
peningkatan Human Development Index terkait dengan salah satu komponennya yaitu
angka umur harapan hidup, karena dapat menghindari kematian yang tidak diinginkan.
Dalam penyelenggaraannya, imunisasi dikelompokan menjadi imunisasi program dan
imunisasi pilihan. Berdasarkan beberapa pertimbangan tertentu, imunisasi pilihan dapat
dimasukan menjadi imunisasi program. Imunisasi program adalah imunisasi yang
diwajibkan kepada seseorang sebagai bagian dari masyarakat dalam rangka melindungi
yang bersangkutan dan masyarakat sekitarnya dari penyakit yang dapat dicegah dengan
imunisasi. Imunisasi program terdiri dari imunisasi program dan imunisasi pilihan.
Surveilans adalah kegiatan pengamatan yang sistematis dan terus menerus
berdasarkan data dan informasi tentang kejadian penyakit. Surveilans merupakan salah
satu ujung tombak dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular dan
potensi KLB termasuk PD3I. Program imunisasi dan surveilans PD3I merupakan dua hal
yang saling berkaitan erat. Surveilans PD3I dapat menjadi tolak ukur keberhasilan
pelaksanaan program imunisasi, mengevaluasi kualitas program imunisasi serta
mempercepat respon KLB PD3I.
Untuk mencapai target program imunisasi, surveilans PD3I & KIPI, diperlukan suatu
evaluasi dan strategi untuk pencapaian indikator program
II. Tujuan Kegiatan :
a. Tujuan Umum :
Pertemuan Evaluasi dan Penguatan Strategi Capaian Indikator Program
Pengelolaan Imunisasi Tahun 2024 bertujuan untuk meningkatkan capaian indikator
program imunisasi dan kinerja surveilans PD3I & KIPI.
b. Tujuan Khusus :
Pertemuan Evaluasi dan Penguatan Strategi Capaian Indikator Program
Pengelolaan Imunisasi Tahun 2024 bertujuan untuk :
1. mengevaluasi pelaksanaan program imunisasi dan kinerja surveilans PD3I
yang telah dilaksanakan pada tahun 2023.
2. meningkatkan komitmen Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi,
Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, lintas sektor, lintas program, dan mitra
pembangunan yang terkait untuk memperkuat pelaksanaan program imunisasi
dan surveilans PD3I.
3. menyusun strategi untuk mecapai target indikator yang telah ditetapkan.dengan
mempertimbangkan saran dan masukan dari lintas sektor, lintas program, dan
mitra pembangunan yang terkait.
III. Waktu Kegiatan :
Pertemuan Evaluasi dan Penguatan Strategi Capaian Indikator Program
Pengelolaan Imunisasi Tahun 2024 akan dilaksanakan selama 4 (empat) hari
bertempat di Kota Bekasi pada tanggal 26-29 Februari 2024.
IV. Peserta/Pelaksana Kegiatan :
Pertemuan Evaluasi dan Penguatan Strategi Capaian Indikator Program
Pengelolaan Imunisasi Tahun 2024 dilaksanakan secara hybrid dengan ketentuan
sebagai berikut :
Narasumber hadir secara luring sebanyak 12 orang terdiri dari :
1. Kementerian Dalam Negeri : 1 orang
2. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan : 2 orang
3. Kementerian Sosial : 1 orang
4. Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota terpilih : 8 orang
Peserta hadir secara luring sebanyak 133 orang terdiri dari :
1. Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit : 5 orang
2. Direktorat Pengelolaan Imunisasi : 27 orang
3. Dinas Kesehatan Provinsi : 10 orang
4. Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota : 69 orang
5. Lintas Program di Kemenkes : 5 orang
(Direktorat Tata Kelola Kesehatan Masyarakat, Direktorat Gizi KIA, Direktorat
Promkes & PM, Pusdatin dan DTO)
5. Lintas Sektor terkait : 4 orang
(Kemenko PMK, Kemen-PPPA, Kementerian Agama dan TP-PKK Pusat)
6. Sekretariat Gavi, Dit. Pengelolaan Imunisasi : 3 orang
7. Mitra Pembangunan (dengan biaya sendiri) : 10 orang
(WHO, UNICEF, UNDP, CHAI, CDC)
Peserta hadir secara daring terdiri dari :
1. Bupati/Walikota terpilih
2. Kepala Kementerian Agama tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-
Indonesia
3. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Indonesia
4. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa se-Indonesia
5. Kepala Dinas Sosial tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia
6. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tingkat
Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia
7. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Indonesia
8. Ketua TP-PKK tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia
V. Metode :
Pertemuan Evaluasi dan Penguatan Strategi Capaian Indikator Program Pengelolaan
Imunisasi Tahun 2024 dilaksanakan secara hybrid dengan metode :
• paparan materi oleh para narasumber,
• diskusi dan tanya jawab,
• penyusunan kesepakatan dan rencana tindak lanjut
Ruangan pertemuan yang akan digunakan adalah : Ruangan Utama untuk sesi
seluruh peserta pertemuan; dan 3 ruangan terpisah untuk masing-masing topik
pembahasan (TBD).
VI. Tentative Agenda (TBD)
VII. Pembiayaan :
Pertemuan Evaluasi dan Penguatan Strategi Capaian Indikator Program Pengelolaan
Imunisasi Tahun 2024 diselenggarakan dengan dana bersumber dari Hibah GAVI
untuk Direktorat Pengelolaan Imunisasi Tahun 2024 disesuaikan dengan HPS yaitu
Sebesar Rp. 408.738.000 (empat ratus delapan juta tujuh ratus tiga puluh
delapan ribu rupiah).
VIII. Spesifikasi Kegiatan :
Harga
Jumlah
No Spesifikasi Volume Satuan
(Rp)
(Rp)
Pengadaan Paket Meeting Pertemuan Nasional Akselerasi Capaian
Indikator Program Imunisasi Rutin – GAVI
Peserta Narasumber Lintas Sektor (4), Narasumber Kako (8),Provinsi
1 24 or x 3 hr
(10), Pusat (2), Fullboard Meeting
- Kamar tidur (20 kmr)
- Sarapan (20 or x 3 hr)
- Makan siang (20 or x 3 hr) Minimal 3 macam Protein hewani terdapat
sayuran dan buah 3 macam
- Makan malam (20 or x 3 hr) Minimal 2 macam Protein hewani terdapat
sayuran dan buah 3 macam
- Makan ringan pagi (20 or x 3 hr) Jajanan pasar dan cake
- Makan ringan sore (20 or x 3 hr) Dimsum, rebusan dan jajanan pasar
2 Peserta Kako, Fullboard Meeting 35 or x 3 hr
- Kamar tidur (35 kmr)
- Sarapan (35 or x 3 hr)
- Makan siang (35 or x 3 hr) Minimal 3 macam Protein hewani terdapat
sayuran dan buah 3 macam
- Makan malam (35 or x 3 hr) Minimal 2 macam Protein hewani terdapat
sayuran dan buah 3 macam
- Makan ringan pagi (35 or x 3 hr) Jajanan pasar dan cake
- Makan ringan sore (35 or x 3 hr) Dimsum, rebusan dan jajanan pasar
3 Peserta Kako, Fullboard Meeting 34 or x 3 hr
- Kamar tidur (17 kmr)
- Sarapan (34 or x 3 hr)
- Makan siang (34 or x 3 hr) Minimal 3 macam Protein hewani terdapat
sayuran dan buah 3 macam
- Makan malam (34 or x 3 hr) Minimal 2 macam Protein hewani terdapat
sayuran dan buah 3 macam
- Makan ringan pagi (34 or x 3 hr) Jajanan pasar dan cake
- Makan ringan sore (34 or x 3 hr) Dimsum, rebusan dan jajanan pasar
4 Peserta Pusat dan LS/ LP, Fullboard Meeting 42 or x 3 hr
- Kamar tidur (21 kmr)
- Sarapan (42 or x 3 hr)
- Makan siang (42 or x 3 hr) Minimal 3 macam Protein hewani terdapat
sayuran dan buah 3 macam
- Makan malam (42 or x 3 hr) Minimal 2 macam Protein hewani terdapat
sayuran dan buah 3 macam
- Makan ringan pagi (42 or x 3 hr) Jajanan pasar dan cake
- Makan ringan sore (42 or x 3 hr) Dimsum, rebusan dan jajanan pasar
8 Meeting rooms
- Kapasitas ruang minimal 250 org
- Ruangan full AC
- Panggung dan podium disediakan selama acara berlangsung
- Tersedia handsanitizer di depan meja registrasi dan di dalam ruangan
- Standard sound system + wirelees mic 5 buah
- Screen pada ruang pertemuan minimal 2 layar dan di lengkapi dengan
LCD
- Flipchart dan spidol, ATK (notes dan pensil) sebanyak 131 paket
- Air mineral botol, permen
- Koneksi internet (wi fii)
- Pointer minimal 1 buah di ruang pertemuan
- Layout ruangan round table
Jumlah (Rp) 408.738.000
IX. Spesifikasi Lokasi
NO NAMA PEKERJAAN
1 Pertemuan tanggal 26 – 29 Februari 2024
2 Peserta Narasumber dari Lintas Sektor dan Kako, Peserta Provinsi, Peserta
Kako, Peserta Pusat dan LS/P dengan rincian paket meeting sebagai
berikut
3 Paket meeting fullboard tanggal 26 – 29 Februari 2024 (135 or x 3 hr)
Ruang Pertemuan Utama minimal Kapasitas 250 orang dengan pengaturan
jarak sesuai protocol Kesehatan dengan rincian :
a. Pembukaan dan penutupan dilakukan diruangan pertemuan utama dengan
kapasitas minimal 250 orang.
b. Ruangan full AC
c. Disediakan 3 ruangan terisah untuk pembahasan materi kegiatan
d. Disediakan Mushola yang cukup untuk mengakomodir seluruh narasumber dan
peserta
e. Panggung dan podium disediakan ketika acara pembukaan dan penutupan
f. Satu Kamar 1 orang (59 Kamar) dan 1 kamar 2 orang (38 Kamar)
g. Tersedianya handsanitizer di depan meja registrasi dan di dalam ruangan.
h. Peralatan di ruang meeting
1) Standard Sound System + Wirelees Mic minimal 5 buah diruang pertemuan
2) Screen pada ruang pertemuan terdapat minimal 2 layar dan dilengkapi
dengan LCD,
3) Flipchart dan spidol,
4) ATK (Notes dan Pensil) sebanyak 135 paket,
5) Air mineral botol, permen,
6) Koneksi Internet (Wi fii)
7) Pointer minimal 1 buah diruang pertemuan
8) Round table (1 meja 8 org),
9) Termasuk breakfast, makan siang, rehat kopi 2 kali sehari dan makan
malam.
Pejabat Pembuat Komiten Hibah Langsung
unit kerja Dit. Pengelolaan Imunisasi
drg. Retna Ayu Wiarsih, MPH