URAIAN SINGKAT
PROGRAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI
CALON PENERIMA BEASISWA LPDP STRATA 2
PEMINATAN UNIVERSITAS LUAR NEGERI
Pengembangan kompetensi merupakan salah satu kunci peningkatan kualitas sumber daya
manusia. Dengan meningkatkan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan, diharapkan
SDM Kemenkes dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam pembangunan bidang
kesehatan. Kemenkes mendorong para ASNnya untuk meningkatkan kompetensi melalui
pendidikan di luar negeri melalui Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan).
Proses seleksi penerima beasiswa LPDP meliputi beberapa tahap, seperti seleksi
administrasi, bahasa, tes kemampuan dasar, wawancara, dan penilaian akhir. Calon
penerima beasiswa perlu memahami setiap tahapan seleksi dengan baik dan mempersiapkan
diri secara optimal agar dapat melewati setiap tahap seleksi dengan baik. Program
Pengembangan Kompetensi Calon Penerima Beasiswa LPDP dapat memberikan
pemahaman mendalam tentang setiap tahapan seleksi dan memberikan strategi untuk
menghadapi setiap tahapan dengan baik.
Dengan mengikuti program tersebut, calon penerima beasiswa dapat meningkatkan peluang
kesuksesan dalam mendapatkan beasiswa LPDP. Program ini akan membantu calon
penerima beasiswa untuk memahami tuntutan dan harapan LPDP, serta memberikan mereka
strategi dan pengetahuan yang diperlukan untuk berhasil dalam proses seleksi.
Setelah mengikuti Program Pengembangan Kompetensi Calon Penerima Beasiswa LPDP
Strata 2 peminatan universitas luar negeri ini, peserta mampu:
a. Memperoleh skor IELTS sesuai dengan persyaratan LPDP
b. Mengikuti seleksi wawancara dengan baik
c. Menyiapkan dokumen administrasi sesuai dengan ketentuan
d. Menyusun esai sesuai dengan ketentuan
e. Menyusun proposal riset
f. Melaksanakan tes bakat skolastik dan lulus sesuai dengan persyaratan
g. Menentukan pilihan jurusan dan Universitas terbaik sesuai kebutuhan Organisasi
Ruang lingkup kegiatan pelaksanaan Program Pengembangan Kompetensi Calon Penerima
Beasiswa LPDP ini adalah pihak penyedia menyediakan pelatihan termasuk narasumber,
materi dan mengorganisasi pelaksanaan yang terdiri dari:
1. Bimbingan belajar di luar negeri
a. Pendampingan penyusunan dokumen
b. Review CV
c. Review motivation letter
d. Review recommendation letter
e. Video call eksplorasi atau bedah program studi luar negeri
f. Simulasi interview dengan durasi 2 jam dengan sistem 1 on 1
g. Asynchronous Material
Pusat Pengembangan Kompetensi ASN Kemenkes
Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan
2. Bimbingan Tes IELTS
a. Workshop online
b. Post test
c. Progress test
d. Final test
e. Asynchronous Material
3. Bimbingan skolastik melalui workshop online