SPESIFIKASI TEKNIS
IMMUNIZATION TRAINING FOR PUSKESMAS - LEVEL OFFICERS
DI PROVINSI ACEH TAHUN 2024
A. Latar Belakang
Indonesia berkomitmen terhadap mutu pelayanan Imunisasi dengan menetapkan
standar pemberian suntikan yang aman (safe injection practices) bagi penerima
suntikan, petugas dan lingkungan terkait dengan pengelolaan limbah medis tajam yang
aman (waste disposal management).
Pemberian imunisasi ditujukan untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan spesifik
terhadap penyakit tertentu. Cara ini dinilai paling cost effective dalam mencegah
seseorang terinfeksi Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) sehingga
apabila seseorang terinfeksi PD3I maka akan terhindar atau hanya mengalami gejala
ringan dan dapat mengurangi morbiditas, kecacatan serta kematian.
Hingga saat ini di Indonesia, sebanyak 14 jenis vaksin diwajibkan dalam Program
Imunisasi Rutin. Pada tahun 2023 dilaporkan persentase bayi usia 0-11 bulan yang
mendapat imunisasi dasar lengkap sebesar 95,3%, persentase bayi usia 0-11 bulan
yang mendapat antigen baru sebesar 87,2%, persentase anak usia 12-24 bulan yang
mendapat imunisasi lanjutan baduta lengkap sebesar 86%, persentase anak yang
mendapatkan imunisasi lanjutan lengkap di usia sekolah dasar sebesar 89,4% dan
persentase wanita usia subur yang memiliki status imunisasi T2+ sebesar 71,7%. Dari
capaian tersebut imunisasi lanjutan lengkap di usia sekolah dasar yang mencapai target
yang ditetapkan.
Cakupan imunisasi tinggi dan merata yang belum dapat tercapai disertai laporan
adanya kejadian luar biasa (KLB) dari PD3I seperti KLB Polio, difteri dan campak terjadi
disebabkan banyak hal salah satunya adalah sumber daya manusia. Kekhawatiran saat
memberikan suntikan ganda, kurang tepatnya perhitungan kebutuhan vaksin dan
logistic dan beberapa kegiatan perencanaan, ditemukan vaksin yang sudah melewati
batas kadaluarsa ataupun rusak dalam penyimpanan dan lainnya menjadi tantangan
di lapangan. Oleh sebab itu diperlukan peningkatan kapasitas yang dapat membantu
para pengelola program imunisasi di setiap tingkatan untuk melaksanakan program
imunisasi secara benar di wilayah kerja masing-masing. Sumber daya manusia yang
terus di tingkatkan kemampuannya dengan memberikan pelatihan dan update informasi
akan mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.
Agar dapat melaksanakan hal diatas maka diperlukan pelatihan terkait pengelolaan
imunisasi bagi pengelola program imunisasi, pengelola vaksin dan logistik program
imunisasi dan pengelola cold chain program imunisasi di Kabupaten/Kota di Aceh.
B. Tujuan
Setelah mengikuti pelatihan ini peserta mampu:
1. Menjelaskan Penyakit Yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I)
2. Menyusun mikroplanning imunisasi
3. Melakukan Komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) dalam pemberdayaan
masyarakat mendukung program Immunisasi
4. Melakukan pengelolaan rantai dingin vaksin, vaksin dan logistik lainnya
5. Melakukan pelaksanaan Imunisasi
6. Melakukan pencatatan dan pelaporan pelaksanaan program Imunisasi
7. Melakukan monitoring dan evaluasi program Imunisasi
8. Melakukan Surveilans Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI)
C. Metode Pelaksanaan Kegiatan
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara tatap muka melalui pertemuan klasikal.
Kegiatan terdiri dari paparan narasumber dan diskusi dengan seluruh peserta.
ALOKASI WAKTU
NO MATERI
T P PL JLH
MATERI PELATIHAN DASAR:
A.
1. Kebijakan Penyelenggaraan Imunisasi 1 0 0 1
Sub total 1 0 0 1
MATERI PELATIHAN INTI
B.
1. Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi
1 1 0 2
(PD3I)
2. Mikroplanning Imunisasi 2 2 0 4
3. Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) dalam
Pemberdayaan Masyarakat untuk Mendukung 1 2 0 3
Penyelenggaraan Imunisasi
4. Pengelolaan Rantai Dingin Vaksin, Vaksin dan
2 1 1 4
Logistik Imunisasi
5. Pelaksanaan Imunisasi 2 2 1 5
6. Pencatatan dan Pelaporan Pelaksanaan Program
1 1 2 4
Imunisasi
7. Monitoring dan Evaluasi Penyelenggaraan Imunisasi 1 1 2 4
8. Surveilans Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) 2 2 0 4
Sub total 12 12 6 30
MATERI PELATIHAN PENUNJANG
1. Building Learning Commitment (BLC) 0 2 0 2
2. Anti Korupsi 1 0 0 1
C.
3. RTL (Rencana Tindak Lanjut) 0 2 0 2
Sub total 1 4 0 5
TOTAL 14 16 6 36
D. Waktu dan Tempat
Kegiatan terbagi menjadi 6 Batch dengan masing-masing batch dilaksanakan selama
5 hari yaitu Batch 1-3 tanggal 19 – 23 Juni 2024 dan Batch 4-6 tanggal 23 – 27 Juni
2024 di Hotel Kyriad Kota Banda Aceh.
Jadwal Kegiatan Pelatihan Pengelolaan terlampir.
E. Peserta
Peserta terdiri dari
• Masing-masing satu orang pengelola program imunisasi Puskesmas
• Masing-masing satu orang pengelola program imunisasi desa terpilih
Untuk peserta berasal dari :
Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota/Puskesmas/Desa terpilih di Aceh (180 orang) dari :
• Batch I :
Kabupaten Aceh Tengah (Puskesmas 17 orang, bidan desa 13 orang)
• Batch II :
Kota Langsa (Puskesmas 5 orang, bidan desa 5 orang)
Kabupaten Bener Meriah (Puskesmas 13 orang, bidan desa 7 orang)
• Batch III :
Kabupaten Aceh Besar (Puskesmas 28 orang, bidan desa 2 orang)
• Batch IV :
Kabupaten Gayo Lues (Puskesmas 12 orang, bidan desa 18 orang)
• Batch V :
Kabupaten Aceh Utara (Puskesmas 20 orang, bidan desa 10 orang)
• Batch VI :
Kabupaten Nagan Raya (Puskesmas 20 orang, bidan desa 10 orang)
• Peserta dari diharapkan membawa :
• Laptop
• Data populasi di Provinsi/Kabupaten/Kota dan Puskesmas
F. Fasilitator
Fasilitator pada kegiatan ini terdiri dari :
1. Direktur Pengelolaan Imunisasi
2. Tim Kerja di lingkungan Direktorat Pengelolaan Imunisasi
3. Trainer Program Imunisasi Dinas Kesehatan Aceh
4. UPTD Pelatihan Kesehatan Provinsi Sumatera Utara
5. WHO Indonesia
G. Panitia
Panitia pada kegiatan ini berjumlah 12 yang terdiri dari :
1. Panitia pusat 6 orang (tiap batch 2 orang)
2. Panitia daerah 6 orang ( tiap batch 2 orang
H. Pelaksana Kegiatan
Pelaksana kegiatan adalah Direktorat Pengelolaan Imunisasi
I. Penanggung Jawab
Penanggung jawab kegiatan adalah Direktur Pengelolaan Imunisasi,
Direktorat
Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.
J. Biaya
Biaya kegiatan bersumber dari DIPA PHLN WHO Pusat tahun 2024 Satker
Setditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit untuk Direktorat Pengelolaan
Imunusasi. Adapun Perkiraan biaya yang diperlukan disesuaikan dengan HPS
Sebesar
Rp. 477.792.000 (Empat ratus tujuh puluh tujuh juta tujuh ratus sembilan puluh
dua ribu rupiah).
K. Spesifikasi Layanan
Spesifikasi Layanan Peningkatan Kapasitas Pengelola Program Imunisasi
Direktorat Pengelolaan Imunisasi sebagaimana terlampir.
Harga Satuan
No Spesifikasi Volume (Rp) Jumlah (Rp)
Immunization Training for Puskesmas-Level Officer di
Provinsi Aceh
1 Peserta Puskesmas 90 orang x 4 hari 948.000 341.280.000
- Kamar tidur (45 kamar)
- Sarapan (90 orang x 4 hari)
- Makan siang terdiri dari protein 3 macam dan nabati 3
macam (90 orang x 4 hari)
- Makan malam terdiri dari protein 2 macam dan nabati 3
macam (90 orang x 4 hari)
- Makan ringan pagi terdiri dari the, kopi, snack 3 macam
dan buah(90 orang x 4 hari)
- Makan ringan sore terdiri dari the, kopi, snack 3 macam
dan kripik (90 orang x 4 hari)
2 Pengajar 9 orang x 4 hari 948.000 34.128.000
- Kamar tidur (9 kamar)
- Sarapan (9 orang x 4 hari)
- Makan siang protein 3 macam dan nabati 3 macam (9
orang x 4 hari)
- Makan malam (protein 2 macam dan nabati 3 macam 9
orang x 4 hari)
- Makan ringan pagi terdiri dari teh, kopi, snack 3 macam
dan buah (9 orang x 4 hari)
- Makan ringan sore terdiri dari teh, kopi, snack 3 macam
dan kripik (9 orang x 4 hari)
3 MOT, QC Jakarta 6 orang x 4 hari 948.000 22.752.000
- Kamar tidur (6 kamar)
- Sarapan (6 orang x 4 hari)
- Makan siang terdiri dari protein 3 macam dan nabati 3
macam (6 orang x 4 hari)
- Makan malam terdiri dari protein 2 macam dan nabati 3
macam (6 orang x 4 hari)
- Makan ringan pagi sore terdiri dari teh, kopi, snack 3
macam dan buah (6 orang x 4 hari)
- Makan ringan sore sore terdiri dari teh, kopi, snack 3
macam dan kripik (6 orang x 4 hari)
4 MOT, QC Medan 3 orang x 4 hari 948.000 11.376.000
- Kamar tidur (3 kamar)
- Sarapan (3 orang x 4 hari)
- Makan siang terdiri dari protein 3 macam dan nabati 3
macam (3 orang x 4 hari)
- Makan malam terdiri dari protein 2 macam dan nabati 3
macam (3 orang x 4 hari)
- Makan ringan pagi (3 orang x 4 hari)
- Makan ringan sore (3 orang x 4 hari)
5 Pengajar Lokal 6 orang x 4 hari 948.000 22.752.000
- Kamar tidur (6 kamar)
- Sarapan (6 orang x 4 hari)
- Makan siang terdiri dari protein 3 macam dan nabati 3
macam (6 orang x 4 hari)
- Makan malam terdiri dari protein 2 macam dan nabati 3
macam (6 orang x 4 hari)
- Makan ringan pagi sore terdiri dari teh, kopi, snack 3
macam dan buah (6 orang x 4 hari)
- Makan ringan sore sore terdiri dari teh, kopi, snack 3
macam dan kripik (6 orang x 4 hari)
6 Peserta Panitia Pusat 6 orang x 4 hari 948.000 22.752.000
- Kamar tidur (6 kamar)
- Sarapan (6 orang x 4 hari)
- Makan siang terdiri dari protein 3 macam dan nabati 3
macam (6 orang x 4 hari)
- Makan malam terdiri dari protein 2 macam dan nabati 3
macam (6 orang x 4 hari)
- Makan ringan pagi sore terdiri dari teh, kopi, snack 3
macam dan buah (6 orang x 4 hari)
- Makan ringan sore sore terdiri dari teh, kopi, snack 3
macam dan kripik (6 orang x 4 hari)
7 Peserta Panitia Lokal 6 orang x 4 hari 948.000 22.752.000
- Kamar tidur (6 kamar)
- Sarapan (6 orang x 4 hari)
- Makan siang terdiri dari protein 3 macam dan nabati 3
macam (6 orang x 4 hari)
- Makan malam terdiri dari protein 3 macam dan nabati 3
macam (6 orang x 4 hari)
- Makan ringan pagi sore terdiri dari teh, kopi, snack 3
macam dan buah (6 orang x 4 hari)
- Makan ringan sore sore terdiri dari teh, kopi, snack 3
macam dan kripik (6 orang x 4 hari)
8 Meeting room's
- Kapasitas ruang minimal 150 orang
- Ruangan full AC
- Ruangan khusus untuk persiapan pengajar dan
administrasi panitia
- Panggung dan podium disediakan selama acara
berlangsung
- Tersedia hand sanitizer di depan meja registrasi dan di
dalam ruangan
- Standar sound system + wireless mic 5 buah
- Screen pada ruang pertemuan minimal 2 layar dan
dilengkapi dengan LCD
- Flipchart dan spidol, ATK (notes dan pensil) sebanyak
126 paket
- Air mineral botol, permen
- Koneksi internet (wifi) untuk ballroom kapasitas 200
orang dan masing-masing kelas kapasitas 25 orang
- Pointer minimal 1 buah di ruang pertemuan
- Layout ruangan Classroom
TOTAL 477.792.000
1. Pertemuan tanggal 23 – 27 Juni 2024 (4 hari)
Peserta puskesmas, pengajar, MOT & QC Jakarta, MOT & QC Medan, pengajar lokal,
panitia pusat, panitia lokal dengan rincian paket meeting sebagai berikut :
- Paket meeting fullboard tanggal 23 – 27 Juni 2024 (126 or x 4 hr)
2. Ruang Pertemuan Utama minimal Kapasitas 150 orang dengan pengaturan jarak sesuai
protokol Kesehatan dengan rincian :
a. Pembukaan dan penutupan dilakukan diruangan pertemuan utama dengan kapasitas
minimal 150 orang
b. Ruangan full AC
c. Ruangan khusus untuk persiapan pengajar dan administrasi panitia
d. Panggung dan podium disediakan ketika acara pembukaan dan penutupan
e. Satu Kamar 1 orang (36 Kamar) dan 1 kamar 2 orang (45 Kamar)
f. Tersedianya handsanitizer di depan meja registrasi dan di dalam ruangan
g. Disediakan Tempat Sholat/Mushola yang cukup untuk mengakomodir seluruh Peserta
puskesmas, pengajar, MOT & QC Jakarta, MOT & QC Medan, pengajar lokal dan panitia
pusat, dengan disediakan peralatan Sholat seperti Sajadah, Mukena, Sarung dan
disediakan alas kaki untuk ambil wudhu
h. Peralatan di ruang meeting:
1) Standard Sound System + Wirelees Mic minimal 5 buah diruang pertemuan
2) Disediakan cadangan Battery untuk Mic dan Pointer,
3) Screen pada ruang pertemuan terdapat minimal 2 layar dan dilengkapi dengan
LCD,
4) Flipchart dan spidol,
5) ATK (Notes dan Pensil) sebanyak 126 paket,
6) Air mineral botol, permen,
7) Koneksi Internet (Wifi) Minimal 50 MBPS (kegiatan membutuhkan jaringan wifi
untuk entry data ke (ASIK)
8) Pointer minimal 1 buah diruang pertemuan
9) Layout ruangan Letter U
Jakarta, 29 Juni 2024
Pejabat Pembuat Komiten Hibah Langsung
unit kerja Dit. Pengelolaan Imunisasi,