Paket Meeting Fullboard National Meeting Surveillance Officers Provinces

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 52796047
Date: 7 August 2024
Year: 2024
KLPD: Kementerian Kesehatan
Work Unit: Sekretariat Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit
Procurement Type: Jasa Lainnya
Method: Penunjukan Langsung
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 337,953,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 337,953,000
Winner (Pemenang): Puri Dibya Property, PT
NPWP: 0*3**0****31**0
RUP Code: 52183474
Work Location: depok - Depok (Kota)
Participants: 1
Attachment
SPESIFIKASI TEKNIS                              
          NATIONAL MEETING SURVEILLANCE OFFICERS PROVINCES               
           (PERTEMUAN KOORDINASI PETUGAS SURVEILANS PD3I)                
                            TAHUN 2024                                   
                                                                         
  I. LATAR BELAKANG                                                      
                                                                         
     Indonesia telah berkomitmen untuk mencapai target global eradikasi Polio, eliminasi
     Campak- Rubela/Congenital Rubella Syndrome (CRS) dan mempertahankan status
     eliminasi Tetanus Neonatal dan Maternal (ETMN). Pengendalian terhadap penyakit
     Difteri dan Pertusis masih merupakan salah satu target nasional yang harus
     diperhatikan. Berdasarkan pemetaan terhadap risiko transmisi penyakit-penyakit
     tersebut, saat ini Indonesia masih dianggap berisiko tinggi dengan  
     mempertimbangkan capaian cakupan imunisasi, kinerja surveilans PD3I dan akses
     terhadap fasilitas kesehatan.                                       
                                                                         
     Pandemi COVID-19 yang berlangsung sejak tahun 2020 telah memberikan dampak
     terhadap banyak program esensial termasuk program imunisasi dan surveilans
     Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I). Dalam dua (2) tahun
     terakhir terjadi penurunan cakupan imunisasi dan penurunan kinerja surveilans PD3I,
     sehingga berdampak terhadap peningkatan kasus-kasus PD3I serta terjadinya
     kejadian luar biasa (KLB) PD3I di beberapa daerah. Sejak tahun 2022 hingga saat ini
                                                                         
     telah dilaporkan 12 kasus kelumpuhan yang disebabkan oleh virus polio (11 kasus
     disebabkan oleh virus polio tipe 2 dan 1 kasus oleh virus polio tipe 1). Kasus tersebut
     berasal dari 8 provinsi yaitu Aceh, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Papua
     Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan dan yang terbaru adalah dari Banten.
     Selama tahun 2024 telah dilaporkan 13 KLB Campak pasti di 12 kabupaten/kota di
     10 provinsi, 5 KLB suspek campak di 5 kabupaten/kota di 5 provinsi, 49 KLB difteri
     yang tersebar di 45 kabupaten/kota di 19 provinsi serta 132 kabupaten/kota
     terdampak pertusis di 26 Provinsi, 14 kasus tetanus neonatorum.     
                                                                         
     Mengingat saat ini penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia semakin terkendali,
     maka kita dapat kembali fokus dalam melaksanakan dan memantau program
     imunisasi dan surveilans PD3I. Surveilans PD3I merupakan kunci untuk melakukan
     pemantauan risiko KLB PD3I melalui upaya penemuan kasus sedini mungkin dan
     memberikan rekomendasi intervensi yang tepat, sehingga dapat meminimalisasi
     jumlah kasus dan luas daerah yang terdampak KLB.                    
                                                                         
     Berdasarkan hal tersebut maka salah satu upaya yang penting yang dilakukan sejak
     akhir tahun 2021 sampai saat ini adalah dengan melakukan monitoring evaluasi
     melalui desk review surveilans PD3I serta desk kegiatan Hospital Record Review
     (HRR) kasus AFP dan PD3I lainnya secara rutin setiap dua (2) minggu sekali (secara
     daring/luring) bagi petugas surveilans di seluruh provinsi dan kabupaten/kota. Upaya
     ini diharapkan dapat meningkatkan kembali kinerja surveilans AFP dan PD3I, agar
     setiap tahun dapat mencapai target indikator yang telah ditetapkan dan dapat
                                                                         
     mengantisipasi penambahan timbulnya KLB PD3I.                       
II. TUJUAN                                                               
                                                                         
    Umum                                                                 
    Meningkatkan performa/pencapaian kinerja surveilans PD3I agar mencapai target yang telah
    ditetapkan                                                           
                                                                         
    Khusus                                                               
    1. Melakukan review kinerja surveilans PD3I tahun 2023 dan tahun 2024;
                                                                         
    2. Mengidentifikasi tantangan dan solusi/strategi pencapaian target indikator dan
     pelaksanaan surveilans aktif/pasif/HRR untuk penemuan kasus AFP dan PD3I
     lainnya;                                                            
    3. Meningkatkan kewaspadaan dini dan kesiapsiagaan terhadap timbulnya KLB PD3I.
                                                                         
III. Metode                                                              
                                                                         
    1. Presentasi                                                        
    2. Tanya jawab dan curah pendapat                                    
    3. Diskusi                                                           
                                                                         
IV. PESERTA DAN NARASUMBER                                               
                                                                         
    Peserta dan Naras sumber kegiatan ini adalah 121 orang, dengan rincian:
    1. Perwakilan dinas kesehatan provinsi se-Indonesia (Kasie/Koordinator Surveilans
     dan Imunisasi serta PJ surveilans PD3I) masing-masing 2 orang : 76  
    2. Lintas Program terkait dan Mitra Pembangunan : 40                 
    Narasumber kegiatan ini adalah sejumlah 5 orang adalah:              
    1. Komite Ahli Nasional Surveilans PD3I : 1                          
                                                                         
    2. Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota dengan Kinerja Terbaik (Best Practice) : 2
    3. Tim Kerja Imunisasi WUS, Surveilans PD3I dan KIPI, Dit. Pengelolaan Imunisasi : 1
    4. WHO - EPI Indonesia : 1                                           
                                                                         
V. WAKTU DAN TEMPAT                                                      
    Pertemuan dilaksanakan Provinsi Jawa Barat.                          
                                                                         
                                                                         
VI. Timeline                                                             
                                                                         
                                                                         
                                        2024                             
           Activities                                                    
                          May  June  July  Aug  Sept Oct                 
    National Meeting VPD Surveillance                                    
                                          27-30                          
    Officer Provinces                                                    
                                          Agust                          
VII. Pembiayaan                                                          
   Kegiatan paket meeting fullboard ini menggunakan dana Hibah PHLN CDC Tahun
   Anggaran 2024 untuk Direktorat Pengelolaan Imunisasi sebesar Rp 337.953,000,-.
                                                                         
                                                                         
                                  Jakarta, Juli 2024                     
                                  Ketua Tim Kerja Imunisasi WUS,         
                                  Surveilans PD3I dan KIPI               
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                  dr. Endang Budi Hastuti, MKM           
                                 NIP 197112222002122001                  
                            LAMPIRAN                                     
                                                                         
                     PENGADAAN PAKET MEETING                             
           NATIONAL MEETING SURVEILLANCE OFFICERS PROVINCES              
                                                                         
            (PERTEMUAN KOORDINASI PETUGAS SURVEILANS PD3I)               
                                                                         
  No                         Spesifikasi                                 
                                                                         
  1  Pertemuan fullboard selama 3 hari (tanggal 27-30 Agustus 2024)      
  2  Kamar twin share setiap hari (61 kamar)                             
  3  3 x Makan ; 2x Coffee Break setiap hari                             
                                                                         
  4  Fasilitas Kamar : AC, Air Panas, TV dan Air Mineral                 
  5  Fasilitas Meeting Room : LCD, screen, flip chart, AC, sound system, wireless mic,
     pointer, ATK (notes dan pensil), air mineral, permen, koneksi internet (WIFI), meja
     registrasi, ruang pertemuan berbentuk round table, stop kontak pada tiap-tiap meja
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                          Pejabat Pembuat Komitmen Hibah Co-Ag US CDC    
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                Arif Wisudyastomo, S.Kom, M.M