KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) JASA LAINNYA
PEKERJAAN: Paket Meeting Pertemuan Koordinasi Percepatan Eliminasi Malaria
di Tanah Papua Tahun 2024
1. LATAR : Tanah Papua merupakan wilayah di Indonesia Timur yang memiliki
BELAKANG
karakteristik iklim dan lingkungan yang berbeda dengan wilayah
bagian Barat Indonesia. Curah hujan yang tinggi, tingginya tingkat
reproduksi parasit malaria, dan kompetensi vektor nyamuk
Anopheles yang tinggi merupakan faktor pendukung tingginya
kasus malaria di Tanah Papua.
Pada tahun 2023, jumlah kasus malaria di Indonesia dilaporkan
sebanyak 418.546 kasus, dengan Annual Parasite Incidence (API)
sebesar 1,50 kasus per 1.000 penduduk.
Persentase suspek malaria yang dikonfirmasi laboratorium baik
menggunakan mikroskopis maupun RDT pada tahun 2023 adalah
99% dengan jumlah pemeriksaan 3.464.738 dari 3.468.250 suspek
yang diperiksa dengan positivity rate (PR) adalah 12%.
Pada tahun 2023, provinsi di Tanah Papua menyumbang hingga
90% dari total kasus malaria di Indonesia. Telah ditentukan 14
kabupaten/kota percepatan penurunan kasus malaria di wilayah
Tanah Papua yang menyumbang hingga 86% kasus malaria di
Indonesia. Kegiatan penanggulangan malaria secara terpadu di
kabupaten/kota tersebut diharapkan akan memberikan dampak
signifikan untuk penurunan kasus malaria di Indonesia.
Dalam rangka mencapai target Indonesia Bebas Malaria tahun
2030, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melakukan
upaya percepatan yang dilakukan secara bertahap, yaitu
menurunkan kasus secepatnya di wilayah dengan kasus tertinggi
di Tanah Papua. Upaya percepatan ini dilakukan sesuai dengan
kebijakan dan strategi yang sudah ada dengan melakukan
intensifikasi dan perluasan kegiatan melalui strategi TOKEN
Malaria (Temukan, Obati, KENdalikan vektor).
2. MAKSUD DAN : 1. Menyusun strategi percepatan eliminasi malaria di tanah Papua
TUJUAN
2. Optimalisasi dukungan sumber daya daerah dalam
penanggulan malaria di Tanah Papua
3. Merubah paradigma masyarakat tentang penyakit Malaria
dengan metode promosi kesehatan efektif dan masif.
3. TARGET/ : Target/sasaran yang ingin dicapai dalam kegiatan Pertemuan
SASARAN
Koordinasi Percepatan Eliminasi Malaria di Tanah Papua Tahun
2024 di Makassar Provinsi Sulawesi Selatan (Lampiran 1)
4. NAMA : Nama organisasi yang menyelenggarakan/melaksanakan
ORGANISASI
pengadaan Jasa Lainnya:
PENGADAAN
KONSULTANSI a. K/L/D/I : Kementerian Kesehatan RI
b. SATKER : Sekretariat Ditjen P2P
c. PPK : Hibah Langsung unit kerja direktorat P2PM
5. SUMBER DANA : a. Sumber dana yang diperlukan untuk membiayai Pengadaan
DAN
Jasa Lainnya berasal dari Dana Hibah oleh Global Fund
PERKIRAAN
BIAYA Komponen Malaria dengan Budget Line 89
b. Total perkiraan biaya yang diperlukan : Rp. 1,00
6. RUANG : a. Ruang lingkup pekerjaan/ Pengadaan Jasa Lainnya dalam
LINGKUP,
bidang Paket Meeting Fullboard
LOKASI
PEKERJAAN, b. Lokasi pengadaan pekerjaan/ Pengadaan Jasa Lainnya di
FASILITAS
Makassar Provinsi Sulawesi Selatan
PENUNJANG
7. PRODUK YANG Hasil/produk yang akan dihasilkan dari Pengadaan Jasa Lainnya
DIHASILKAN
Terselenggaranya kegiatan Pertemuan Koordinasi Percepatan
Eliminasi Malaria di Tanah Papua Tahun 2024 di Makassar
Provinsi Sulawesi Selatan
8. WAKTU : Waktu yang diperlukan untuk melaksanakan Pengadaan Jasa
PELAKSANAAN
Lainnya adalah 4 hari 3 Malam (tanggal pelaksanaan kegiatan
YANG
DIPERLUKAN 27 – 30 Agustus 2024)
9. KUALIFIKASI : -
YANG
DIPERLUKAN
10 PENDEKATAN : Metode kerja yang harus dilakukan oleh Penyedia Jasa Lainnya
DAN
dalam melaksanakan pekerjaan, sesuai dengan persyaratan yang
METODOLOGI
ditetapkan oleh PPK.
11 SPESIFIKASI : Spesifikasi Paket Fullboard Meeting (Lampiran 2 dan 3).
TEKNIS
12 LAPORAN : -
KEMAJUAN
PEKERJAAN
Lampiran 1.
PESERTA KEGIATAN PAKET MEETING
Pertemuan Koordinasi Percepatan Eliminasi Malaria di Tanah Papua Tahun 2024
Peserta kegiatan sebanyak 134 orang yang berasal dari pusat dan daerah dengan rincian
sebagai berikut :
Perserta Pusat berjumlah 40 orang dengan yang terdiri dari :
1) Direktur P2PM
2) Watimpres
3) Ketua Timkerja Malaria
4) Timkerja Malaria, Dit P2PM ( 9 orang )
5) Kementerian Pedesaan 1 orang
6) Kementerian Dalam Negeri 1 orang
7) Bappenas 1 orang
8) Komisi Ahli Malaria 6 orang (DR. Lukman, Prof. dr. Erni Juwita Nelwan,
Sp.PD, KPTI, Prof dr. Inge Sutanto, M.Phill, S.Park, dr.Paul Hariyanto, SpPD-
KPTI, dr. Jeanne Rini Poespoprodjo, Sp.A, PhD, Prof.Dr.dr. Ayodya, Sp.A
9) Puskes TNI 1 orang
10) Pusdokkes Polri 1 Orang
11) Tim Kerja Surveilens Vektor/ Direktorat SKK 1 orang
12) OUCRU Indonesia 2 orang
13) PERDHAKI 2 orang
14) Yatima 1 orang
15) PPK dan BPP GF ATMR 2 orang
16) Program Manager PME GF ATMR
17) Senior Planner GF Malaria – GF ATMR
18) Tim Administrasi GF ATMR (FA 2 org, Admin 2 org, Procurement
1 org)
19) Pejabat Pengadaan / UKPBJ 2 orang
Peserta Provinsi berjumlah 19 orang yang terdiri dari :
1) Provinsi Papua 7 orang :
a. Dinas Kesehatan Provinsi 2 orang : Kabid/Kasi P2P, Pengelola Malaria
b. Dinas Lingkungan Hidup 1 orang
c. Dinas Komunikasi dan Informasi 1 orang
d. Organisasi Profesi PAPDI 1 orang, Organisasi Profesi IDAI 1 orang,
Organisasi Profesi PETRI 1 orang)
2) Provinsi Papua Selatan 4 orang :
a. Dinas Kesehatan Provinsi 2 orang : Kabid/Kasi P2P, Pengelola Malaria
b. Dinas Lingkungan Hidup 1 orang
c. Dinas Komunikasi dan Informasi 1 orang
3) Provinsi Papua Tengah 4 orang :
a. Dinas Kesehatan Provinsi 2 orang : Kabid/Kasi P2P, Pengelola Malaria
b. Dinas Lingkungan Hidup 1 orang
c. Dinas Komunikasi dan Informasi 1 orang
4) Provinsi Papua Pegunungan 4 orang :
a. Dinas Kesehatan Provinsi 2 orang : Kabid/Kasi P2P, Pengelola Malaria
b. Dinas Lingkungan Hidup 1 orang
c. Dinas Komunikasi dan Informasi 1 orang
Perserta Kab/Kota berjumlah 55 orang yang terdiri dari :
1) Kota Jayapura (4 orang)
Bapedda (1 orang)
Dinkes : Kabid/Kasi, Pengelola Malaria ( 2 orang)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK)
2) Kabupaten Jayapura (3 orang)
Bapedda (1 orang)
Dinkes : Kabid/Kasi, Pengelola Malaria ( 2 orang)
3) Kabupaten Keerom (4 orang)
Bapedda (1 orang)
Dinkes : Kabid/Kasi, Pengelola Malaria ( 2 orang)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK)
4) Kabupaten Mimika (4 orang)
Bapedda (1 orang)
Dinkes : Kabid/Kasi, Pengelola Malaria ( 2 orang)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK)
5) Kabupaten Sarmi (4 orang)
Bapedda (1 orang)
Dinkes : Kabid/Kasi, Pengelola Malaria ( 2 orang)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK)
6) Kabupaten Mamberamo Raya (4 orang)
Bapedda (1 orang)
Dinkes : Kabid/Kasi, Pengelola Malaria ( 2 orang)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK)
7) Kabupaten Boven Digoel (4 orang)
Bapedda (1 orang)
Dinkes : Kabid/Kasi, Pengelola Malaria ( 2 orang)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK)
8) Kabupaten Waropen (4 orang)
Bapedda (1 orang)
Dinkes : Kabid/Kasi, Pengelola Malaria ( 2 orang)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK)
9) Kabupaten Asmat (4 orang)
Bapedda (1 orang)
Dinkes : Kabid/Kasi, Pengelola Malaria ( 2 orang)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK)
10) Kabupaten Kep, Yapen (4 orang)
Bapedda (1 orang)
Dinkes : Kabid/Kasi, Pengelola Malaria ( 2 orang)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK)
11) Kabupaten Mappi (4 orang)
Bapedda (1 orang)
Dinkes : Kabid/Kasi, Pengelola Malaria ( 2 orang)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK)
12) Kabupaten Biak Numfor (4 orang)
Bapedda (1 orang)
Dinkes : Kabid/Kasi, Pengelola Malaria ( 2 orang)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK)
13) Kabupaten Yahukimo (4 orang)
Bapedda (1 orang)
Dinkes : Kabid/Kasi, Pengelola Malaria ( 2 orang)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK)
14) Kabupaten Nabire (4 orang)
Bapedda (1 orang)
Dinkes : Kabid/Kasi P, Pengelola Malaria ( 2 orang)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK)
Narasumber LS
Narasumber kegiatan ini sebanyak 14 orang (pembiayaan penyelenggara) yang
terdiri dari :
1. Iqbal Ridzi Fahdri Elyazar, DPhil
2. Prof. DR. dr. Din Syafruddin
3. Triwibowo Ambar Garjito, S.Si, M.Kes., Ph.D
4. Dr William Hawley
5. BP Tangguh
6. PT. Freeport
7. BAPPENAS
8. Kemendes
9. Kemendagri
10. Uji Resistensi Obat Anti Malaria ( Dr. Puji Budi Setia Asih)
11. Best Practice Pendamping kampung Kota Jayapura (Ismail)
12. Bappeda Provinsi Papua
13. Dinas PU Provinsi Papua
14. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kab. Jayapura
Narasumber pembiayaan mandiri :
WHO Indonesia
Moderator
Jumlah moderator sebanyak 6 orang yang terdiri dari :
1. Prof. dr. Emiliana Tjitra, MSc, PhD
2. dr. Ferdinand J. Laihad, MPHM
3. Dr.dr. Rita Kusriastuti, MSc
4. dr. Muhammad Asri Amin, MPH
5. dr Risalia Arisanti, MPH
6. dr. Priscillia Anastasia
Perserta Pusat Pembiayaan Mandiri :
1) WHO Indonesia 1 orang
2) Unicef Indonesia 2 orang (Unicef pusat 1 orang, Unicef Papua 1 orang)
Lampiran 2.
Spesifikasi Paket Meeting Pertemuan Koordinasi Percepatan Eliminasi Malaria
di Tanah Papua Tahun 2024 di Makassar Provinsi Sulawesi Selatan
1. Pertemuan akan dilaksanakan pada tanggal 27 s/d 30 Agustus 2024 (selama 4 hari
3 malam).
2. Total peserta, narasumber dan moderator yaitu 134 orang peserta luring/offline
dengan rincian paket meeting fullboard 134 peserta untuk tanggal 27 s/d 30 Agustus
2024
3. Ruang pertemuan utama kapasitas minimal 134 orang dengan pengaturan jarak
sesuai protokol kesehatan dengan rincian:
a. Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan di ruang pertemuan utama dengan
kapasitas
minimal 134 orang
b. Panggung dan podium disediakan ketika acara hari pertama saat pembukaan
dan hari terakhir saat penutupan.
c. Pengaturan peserta 2 orang per kamar akan dilakukan oleh panitia
penyelenggara.
d. Sterilisasi ruangan setelah kegiatan selesai (per hari).
e. Rincian paket fullboard meeting:
Hari Paket Fullboard Jumlah
Peserta
I Lunch, Coffee Break, Dinner 134 orang
II Breakfast, Coffee Break 1, Lunch, Coffee Break 2, 134 orang
Dinner
III Breakfast, Coffee Break 1, Lunch, Coffee Break 2, 134 orang
Dinner, Coffee Break 3
IV Breakfast, 134 orang
f. Peralatan di ruang Meeting:
1) Standard Sound System + Wireless Mic minimal 5 buah diruang pertemuan,
2) Screen pada ruang pertemuan terdapat minimal 1 proyektor/LCD dan 1
layar,
3) Whiteboard/flipchart dan Spidol sebanyak 1 paket,
4) ATK (Notes dan Pensil) sebanyak 134 orang per hari,
5) Air Mineral Botol, dan Permen,
6) Koneksi Internet (WIFI),
7) Pointer minimal 1 buah,
8) Kabel roll listrik disetiap meja,
9) Round Table,
10) Ruang sekretariat
Lampiran 3.
SUSUNAN AGENDA
PERTEMUAN KOORDINASI PERCEPATAN ELIMINASI MALARIA DI TANAH PAPUA TAHUN 2024
MAKASSAR, 27 – 30 AGUSTUS 2024
HARI 1, SELASA 27 AGUSTUS 2024
Waktu Agenda PJ / Narasumber / Moderator
09.00 – 12.00 Kedatangan dan registrasi peserta Panitia
12.00 – 13.00 ISHOMA
13.00 – 13.45 Pembukaan :
1. Pembacaan Doa Panitia
2. Lagu Indonesia Raya Panitia
3. Laporan Panitia Pelaksana Ketua Tim Kerja Malaria
Sambutan dan Arahan Pembukaan Plt. Direktur P2PM
Panel 1
Over View TOKEn Ketua Tim Kerja Malaria
13.45 – 14.15
Diskusi dan Tanya Jawab Moderator : dr Minerva Theodora,
MKM
14.15 – 14.30 Coffee Break
Panel 2 (Kebijakan Nasional dan Potensi Berbagai Sumber Anggaran)
14.30 – 15.30 Rencana Induk Pembangunan Papua BAPPENAS
Potensi Dukungan Dana Desa bagi
15.30 – 16.30 Percepatan Eliminasi Malaria di Papua dan KEMENDES
Cara Mengakses Pendanaan
Penguatan pembiayaan daerah, OTSUS
16.30 – 17.30 KEMENDARI
Papua, dan potensi sumber dana CSR
Moderator: dr Ferdinand Laihad
17.30 – 17.55 Diskusi dan tanya jawab
MPHM
HARI 2, RABU 28 AGUSTUS 2024
Panel 3 (Peran dan Contoh Baik Dukungan Pemerintah Daerah Terhadap Program Malaria)
Rencana Pembangunan Daerah yang
08.00 – 09.00 Mendukung Malaria dan Sumber Pendanaan BAPPEDA (Provinsi Papua)
Daerah
Dukungan Pemberdayaan Masyarakat Kepala Dinas Pemberdayaan
09.00 – 10.00
Terhadap Program Malaria Masyarakat (Kabupaten Jayapura)
Dukungan PU Terhadap Rumah Sehat dan
10.00 – 11.00 Dinas PU Provinsi Papua
Modifikasi Lingkungan
11.00 – 11.15 Coffee Break
11.15 – 12.00 Diskusi dan tanya Jawab
Moderator : dr. Muhammad Asri Amin,
MPH
12.00 – 13.00 ISHOMA
Panel 4 (Best Practice)
13.00 – 14.00 Best Practice EDAT BP TANGGUH
14.00 – 15.00 Best Practice Vektor Control PT. FREEPORT
Best Practice Pendamping kampung Kota
15.00 – 16.00 ISMAIL
Jayapura
16.00 – 16.15 Coffee Break
Moderator: Dr. dr. Rita Kusriastuti,
16.15 – 17.00 Diskusi dan tanya jawab
M.Sc
HARI 3, KAMIS 29 AGUSTUS 2024
Panel 5 (Situasi Vektor Papua dan Inovasi Strategi Pengendalian Vektor)
08.00 – 09.00 Hasil Rapid Entomologi Assesment di 8 Prof. DR. dr. Din Syafruddin
Kabupaten di Papua
09.00 – 10.00 Inovasi Larva Source Management dan Triwibowo Ambar Garjito, S.Si,
Pembelajarannya M.Kes., Ph.D
10.00 – 11.00 Inovasi Pembelajaran Pengendalian Vektor di Dr William Hawley
Berbagai negara
(Individual Expert – Vector Control)
11.00 – 11.15 Coffee Break
11.15 – 12.00 Diskusi dan Tanya Jawab Moderator :
Ermi Ndoen, PhD (UNICEF Indonesia)
12.00 – 13.00 ISHOMA
Panel 6 (Inovasi Baru untuk Daerah yang Hyper Endemis Malaria (API>250))
13.00 – 14.00 Best Practice MDA di Beberapa Negara Dr Herdiana Basri MSc
(WHO Indonesia)
14.00 – 15.00 MOMAL Malaria : Iqbal Ridzi Fahdri Elyazar, DPhil
Mengukur Proses dan Dampak (Oxford University Clinical Research
Unit)
15.00 – 16.00 Hasil Uji Resistensi OAM (Obat Anti Malaria) Dr. Puji Budi Setia Asih
(BRIN & UNHAS)
16.00 – 16.15 Coffee Break
16.15 – 16.30 Diskusi dan tanya Jawab Moderator :
Prof. dr. Emiliana Tjitra, MSc, PhD
Panel 7 (Overview Situasi Malaria dan Rencana Kegiatannya)
16.30 – 17.30 Situasi Malaria Provinsi Papua Dinkes Provinsi Papua
Situasi Malaria Provinsi Papua Tengah Dinkes Provinsi Papua Tengah
Situasi Malaria Provinsi Papua Pegunungan Dinkes Provinsi Papua Pegunungan
Situasi Malaria Provisi Papua Selatan Dinkes Provinsi Papua Selatan
17.30 – 18.00 Tanya Jawab dan Diskusi Moderator : dr Risalia Arisanti, MPH
18.00 – 19.00 ISHOMA
Panel 8
19.00 – 20.00 Diskusi Kelompok 14 Kabupaten/Kota
Masing-Masing kabupaten Moderator:
dr. Priscillia Anastasia
HARI 4, JUMAT 30 AGUSTUS 2024
07.30 – 09.50 Pemaparan masing-masing kabupaten (14 Moderator:
kab)
dr. Priscillia Anastasia
(10 menit per kab/kota)
09.50 – 10.10 Perumusan Rencana Tindak Lanjut Tim Kerja Malaria
10.10 – 10.30 Coffee Break
10.30 – 11.00 Penutupan Plt. Direktur P2PM
11.00 - selesai Check-Out dan Kepulangan Peserta