Perencanaan Pemeliharaan Gedung/Bangunan Kantor Bertingkat

Gagal
Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 52877047
Status: Gagal
Date: 19 August 2024
Year: 2024
KLPD: Kementerian Kesehatan
Work Unit: Politeknik Kesehatan Ternate
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Non Konstruksi
Method: Pengadaan Langsung
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 50,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 49,890,060
RUP Code: 52266108
Work Location: Kota Ternate - Ternate (Kota)
Participants: 0
Attachment
URAIAN  SINGKAT PEKERJAAN                              
                                                                       
Pekerjaan     : PERENCANAAN PEMELIHARAAN BANGUNAN/GEDUNG KANTOR        
              BERTINGKAT                                               
                                                                       
Lokasi        : Kota Ternate                                           
                                                                       
Tahun Anggaran : 2024                                                  
     Salah satu amanat UUD 1945 adalah menjadikan masyarakat Indonesia yang adil dan
                                                                       
sejahtera. Untuk melaksanakan amanat tersebut, Indonesia memiliki modal yang besar, seperti
sumber daya alam, sumber daya manusia, dan posisi geografis yang strategis. Dengan pengelolaan
sumber daya lokal yang dimiliki secara efektif dan efisien pemanfaatan sains dan teknologi penting
untuk meningkatkan daya saing bangsa mengacu pada sembilan agenda prioritas perubahan
                                                                       
menuju Indonesia yang berdaulat secara politik serta mandiri dalam bidang ekonomi dan
berkepribadian dalam kebudayaan. Terutama poin ke-enam NAWACITA yaitu meningkatkan
produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju
dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya.                        
                                                                       
     Salah satu ukuran kontribusi bangsa bagi dunia adalah masalah paten. Indonesia
menempati peringkat ke-85 dalam Indeks Inovasi Global (GII) 2019 yang menjadi tolak ukur
global untuk membantu para pembuat kebijakan memahami lebih baik bagaimana menstimulasi
                                                                       
dan mengukur aktivitas inovasi, yang menjadi motor penggerak pembangunan sosial ekonomi
suatu negara. Di regional Asia Tenggara dan Oceania, Singapura menempati peringkat pertama
negara dengan inovasi ekonomi terbaik, diikuti oleh Korea Selatan, Hongkong, dan China. Hal ini
menunjukkan bahwa Indonesia masih kurang berperan terhadap inovasi di dunia.
                                                                       
     Hal ini agar lembaga ipteks dapat berkinerja tinggi dengan menghasilkan inovasi teknologi
yang sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas adopsi pengguna teknologi yaitu industri, dunia kerja,
masyarakat dan pemerintah dengan menjunjung tinggi kejujuran dan integritas sesuai dengan etika
penelitian. Tumbuhnya inovasi dan teknologi kesehatan yang disertai pemanfaatan oleh pengguna
                                                                       
diharapkan dapat meningkatkan kontribusi ipteks terhadap pembangunan kesehatan. Penguatan
kelembagaan Ipteks bidang kesehatan di Poltekkes Kemenkes Ternate diarahkan untuk
mengembangkan dan mengoptimalkan sumber daya Poltekkes Kemenkes Ternate menjadi pusat
unggulan (Center of Excellence) pendidikan tinggi kesehatan, sehingga menjadi lembaga yang kuat
                                                                       
dan berkelanjutan. Dengan demikian, diperlukan adanya Gedung Untuk menunjang Inovasi
tersebut.                                                              
Lokasi pengadaan pekerjaan/jasa konsultansi berada di Kota Ternate.