SPESIFIKASI TEKNIS
PENGADAAN PAKET MEETING PERTEMUAN KOORDINASI DAN EVALUASI
NASIONAL PENYELENGGARAAN IMUNISASI TETANUS PADA WUS
A. LATAR BELAKANG
Imunisasi merupakan salah satu alat kesehatan masyarakat yang terbukti sangat cost
effective dalam mencegah dan memberikan perlindungan terhadap Penyakit yang Dapat
Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I). Salah satu penyakit yang menjadi perhatian dunia dan
merupakan komitmen global yang wajib diikuti oleh semua negara adalah eliminasi tetanus
maternal dan neonatal.
Indonesia telah berhasil mencapai status eliminasi tetanus maternal dan neonatal dan
pada tahun 2016 dan menjadi negara terakhir di Regional Asia Tenggara yang divalidasi untuk
eliminasi tetanus maternal dan neonatal. Saat ini Indonesia terus berupaya untuk
mempertahankan status eliminasi tetanus maternal dan neonatal. Salah satu upaya yang
dilakukan untuk mempertahankan status tersebut adalah penguatan imunisasi rutin termasuk
imunisasi tetanus pada wanita usia subur (WUS).
Pada WUS perlu diberikan imunisasi tetanus sebagai upaya untuk menimbulkan atau
meningkatkan kekebalan tubuh terhadap infeksi tetanus serta mengendalikan risiko kematian
ibu dan kematian bayi. Seorang WUS khususnya ibu hamil harus mendapat minimal 2 dosis
imunisasi yang mengandung tetanus toxoid (status imunisasi T2+) dan idealnya mencapai
status imunisasi T5 agar mendapatkan perlindungan jangka panjang.
Kemenkes telah menerbitkan Permenkes Nomor 13 Tahun 2022 tentang Perubahan
Atas Permenkes Nomor 21 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kemenkes Tahun 2020 -
2024. Dengan adanya Permenkes Nomor 13 Tahun 2022 tersebut maka terdapat perubahan
indikator dan target capaian program imunisasi tahun 2022 – 2024.
Status imunisasi T2+ pada WUS menjadi salah satu indikator kinerja kegiatan dalam
Rencana Strategis Kemenkes tahun 2022 – 2024 yang perlu dimonitor cakupannya. Laporan
imunisasi tahun 2022 - 2023 memperlihatkan cakupan status imunisasi T2+ pada WUS masih
di bawah 80%. Data ASIK per tanggal 15 Agustus 2024 menunjukkan cakupan status
imunisasi T2+ pada WUS secara nasional sebesar 16% atau masih di bawah target tahun
2024 sebesar 100%.
Kendala dalam pelaksanaan imunisasi tetanus pada WUS antara lain belum
optimalnya koordinasi antar program terkait, kurangnya pemahaman petugas mengenai
skrining dan penentuan status imunisasi tetanus serta masih lemahnya pencatatan dan
pelaporan data imunisasi tetanus pada WUS.
Dalam rangka pencapaian target indikator rencana strategis Kemenkes tahun 2024
serta upaya mempertahankan status eliminasi tetanus maternal dan neonatal, maka
diperlukan kegiatan Pertemuan Koordinasi dan Evaluasi Nasional Penyelenggaraan
Imunisasi Tetanus pada WUS.
B. TUJUAN
1. Meningkatkan koordinasi, komitmen dan kesamaan persepsi antara program imunisasi
dan KIA dalam penyelenggaraan imunisasi tetanus pada WUS
2. Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman petugas imunisasi dan KIA dalam
melakukan skrining, penentuan status imunisasi tetanus serta pencatatan dan pelaporan
imunisasi tetanus pada WUS ke dalam aplikasi ASIK
3. Melakukan evaluasi capaian kinerja dan mengidentifikasi permasalahan/kendala yang
dihadapi
4. Menyusun upaya perbaikan/tindak lanjut yang perlu dilakukan untuk pencapaian target
5. Melakukan percepatan penginputan data imunisasi tetanus pada WUS ke dalam aplikasi
ASIK
C. PESERTA & NARASUMBER
1. Peserta Luring
a. Dinas Kesehatan Provinsi
b. Mitra Pembangunan
2. Peserta Daring
a. Dinas Kesehatan Kab/Kota
b. Puskesmas
3. Narasumber
a. Direktorat Pengelolaan Imunisasi
b. Komite Imunisasi Nasional
c. Komnas PP KIPI
d. Komite Ahli Nasional Surveilans PD3I
e. Direktorat Gizi dan KIA Kemenkes
f. DTO Kemenkes
g. Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
h. WHO Indonesia
D. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Pertemuan Koordinasi dan Evaluasi Nasional Penyelenggaraan Imunisasi Tetanus
pada WUS dilaksanakan tanggal 3 – 6 September 2024 di Bekasi Jawa Barat.
E. PEMBIAYAAN
Pembiayaan kegiatan bersumber dari hibah WHO TA 2024 disesuaikan dengan HPS sebesar
Rp279.300.000,- (Dua ratus tujuh puluh sembilan juta tiga ratus ribu rupiah).
F. Pengadaan paket meeting tersebut dengan jumlah sebesar dengan rincian sebagai berikut:
Harga Satuan
No Spesifikasi Volume Jumlah
(Rp)
Pertemuan Koordinasi dan Evaluasi Nasional
Penyelenggaraan Imunisasi Tetanus pada WUS
1 Fullboard Meeting (3 – 6 September 2024)
- Kamar tidur (50 kamar)
- Sarapan (100 org x 3 hr)
100 or x 931.000 279.300.000
- Makan siang (100 org x 3 hr)
3 hr
- Coffee Break Pagi 100 or x 3 hr)
- Coffee Break Sore (100 or x 3 hr)
Ruang Meeting
2
- Kapasitas ruangan minimal 100 orang
- Ruangan full AC
- Panggung dan Podium selama kegiatan
- Air mineral, sanitasi kit dan ATK untuk 100
orang
- Sound system dan wireless Mic 2 buah yang
bisa tersambung dengan zoom
- Infocus dan Screen yang tersambung dengan
zoom
- Disediakan flipchart dan spidol
- Layout ruangan round table
Total 279.300.000
G. SPESIFIKASI LAYANAN
NO NAMA PEKERJAAN
1 Pertemuan tanggal 3 – 6 September 2024
2 Rincian paket meeting sebagai berikut
• Paket meeting fullboard untuk peserta pusat, LS/LP, Provinsi dan Narasumber
tanggal 3 – 6 September 2024
3
Ruang Pertemuan Utama minimal Kapasitas 100 orang dengan dengan rincian:
a. Pembukaan dan penutupan dilakukan diruangan pertemuan utama dengan
kapasitas minimal 100 orang.
b. Ruangan full AC
c. Ruangan untuk panitia
d. Panggung dan podium disediakan ketika acara pembukaan dan penutupan
e. Satu kkamar untuk dua orang
f. Tersedianya handsanitizer di depan meja registrasi dan di dalam ruangan.
g. Peralatan di ruang meeting
1) Standard Sound System + Wireless Mic minimal 4 buah diruang pertemuan
yang bisa terhubung dengan zoom
2) Screen pada ruang pertemuan terdapat minimal 2 layar dan dilengkapi
dengan LCD
3) Flipchart dan spidol,
4) ATK (Notes dan Pensil) sebanyak 100 paket,
5) Air mineral botol, permen,
6) Koneksi Internet (Wifii)
7) Round table dengan memperhatikan protocol kesehatan,
8) Termasuk breakfast, makan siang, rehat kopi 2 kali sehari dan makan
malam.
Jakarta, Agustus 2024
PPK Hibah langsung
Dit. Pengelolaan Imunisasi,
drg. Retna Ayu Wiarsih, MPH
NIP 197810142008122001