SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN: Pengadaan Paket Meeting Fullboard Kegiatan Pertemuan
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Active Case Finding (ACF) dengan Portable X-
Ray di Jawa Barat Tanggal 4-8 November 2024
1. LATAR BELAKANG Tuberkulosis merupakan penyakit menular langsung
yang disebabkan oleh bakteri Myobacterium tuberculosis
(M.tb). Berdasarkan laporan data WHO dalam Global TB
Report tahun 2023, Indonesia merupakan negara
peringkat ke-2 dengan kasus TBC terbanyak setelah
India, dengan angka estimasi insiden kasus TBC sebesar
1.060.000 kasus dan mortalitas 141.000 kasus. Pada
tahun yang sama, jumlah penemuan kasus TBC di
Indonesia adalah 821.200 kasus atau 77% dari estimasi
insiden TBC. Sehingga masih ada 23% kasus TBC di
Indonesia yang belum terjangkau, belum terdeteksi
maupun belum terlaporkan pada tahun tersebut yang
berpotensi menjadi sumber penularan TBC di
masyarakat.
Program pengendalian TBC nasional telah menerapkan
kebijakan pencegahan TBC yang tertuang dalam strategi
nasional tahun 2020-2024, yang salah satu strateginya
adalah pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis
(TPT) pada kontak serumah, ODHIV, dan kelompok risiko
lainnya. Hasil modeling yang dilakukan oleh Dye et al
(2013) menunjukkan target End TB Strategy pada tahun
2035 hanya dapat dicapai dengan mengkombinasikan
upaya pengobatan TBC aktif secara efektif dan upaya
pencegahan TBC dengan pemberian TPT pada kasus
Infeksi Laten Tuberkulosis (ILTB).
Sesuai rekomendasi WHO pada pedoman ILTB,
dijelaskan bahwa selain ODHIV dan kontak anak di
bawah 5 tahun, juga perlu adanya intervensi pemberian
TPT untuk kontak serumah usia di atas 5 tahun. Petunjuk
teknis penanganan ILTB pun menjelaskan bahwa
pemeriksaan kontak serumah usia di atas 5 tahun
memerlukan pemeriksaan radiografi toraks untuk
menyingkirkan TBC aktif jika tidak tersedia tes tuberkulin.
Dengan demikian, untuk meningkatkan temuan kasus
ILTB secara aktif dan penemuan kasus TBC aktif dari
Investigasi Kontak (IK), maka diperlukan dukungan
pembiayaan pemeriksaan radiografi toraks pada kontak
serumah.