Pengadaan Paket Meeting Fullboard Kegiatan Pertemuan Monitoring Dan Evaluasi Kegiatan Active Case Finding (Acf) Dengan Portable X-Ray Di Jawa Barat

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 53256047
Date: 17 October 2024
Year: 2024
KLPD: Kementerian Kesehatan
Work Unit: Sekretariat Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit
Procurement Type: Jasa Lainnya
Method: Penunjukan Langsung
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 1
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 1
Winner (Pemenang): PT Summarecon Hotelindo Harris Hotel Conventions Bekasi
NPWP: 0*6**8****03**0
RUP Code: 52929881
Work Location: jawa barat - Bekasi (Kota)
Participants: 1
Attachment
SPESIFIKASI TEKNIS                              
                                                                        
                                                                        
    PEKERJAAN: Pengadaan Paket Meeting Fullboard Kegiatan Pertemuan     
                                                                        
Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Active Case Finding (ACF) dengan Portable X-
              Ray di Jawa Barat Tanggal 4-8 November 2024               
                                                                        
                                                                        
                                                                        
 1. LATAR  BELAKANG    Tuberkulosis merupakan penyakit menular langsung 
                       yang disebabkan oleh bakteri Myobacterium tuberculosis
                       (M.tb). Berdasarkan laporan data WHO dalam Global TB
                       Report tahun 2023, Indonesia merupakan negara    
                       peringkat ke-2 dengan kasus TBC terbanyak setelah
                                                                        
                       India, dengan angka estimasi insiden kasus TBC sebesar
                       1.060.000 kasus dan mortalitas 141.000 kasus. Pada
                       tahun yang sama, jumlah penemuan kasus TBC di    
                       Indonesia adalah 821.200 kasus atau 77% dari estimasi
                                                                        
                       insiden TBC. Sehingga masih ada 23% kasus TBC di 
                       Indonesia yang belum terjangkau, belum terdeteksi
                       maupun belum terlaporkan pada tahun tersebut yang
                       berpotensi menjadi sumber penularan TBC di       
                       masyarakat.                                      
                                                                        
                       Program pengendalian TBC nasional telah menerapkan
                       kebijakan pencegahan TBC yang tertuang dalam strategi
                       nasional tahun 2020-2024, yang salah satu strateginya
                       adalah pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis  
                                                                        
                       (TPT) pada kontak serumah, ODHIV, dan kelompok risiko
                       lainnya. Hasil modeling yang dilakukan oleh Dye et al
                       (2013) menunjukkan target End TB Strategy pada tahun
                       2035 hanya dapat dicapai dengan mengkombinasikan 
                       upaya pengobatan TBC aktif secara efektif dan upaya
                                                                        
                       pencegahan TBC dengan pemberian TPT pada kasus   
                       Infeksi Laten Tuberkulosis (ILTB).               
                       Sesuai rekomendasi WHO pada  pedoman ILTB,       
                       dijelaskan bahwa selain ODHIV dan kontak anak di 
                       bawah 5 tahun, juga perlu adanya intervensi pemberian
                                                                        
                       TPT untuk kontak serumah usia di atas 5 tahun. Petunjuk
                       teknis penanganan ILTB pun menjelaskan bahwa     
                       pemeriksaan kontak serumah usia di atas 5 tahun  
                       memerlukan pemeriksaan radiografi toraks untuk   
                                                                        
                       menyingkirkan TBC aktif jika tidak tersedia tes tuberkulin.
                       Dengan demikian, untuk meningkatkan temuan kasus 
                       ILTB secara aktif dan penemuan kasus TBC aktif dari
                       Investigasi Kontak (IK), maka diperlukan dukungan
                       pembiayaan pemeriksaan radiografi toraks pada kontak
                                                                        
                       serumah.