SPESIFIKASI TEKNIS
Pengadaan Paket Meeting Penyusunan On the Job Training Penguatan
Pelaksanaan Imunisasi pada Wanita Usia Subur (WUS)
A. LATAR BELAKANG
Arah pembangunan kesehatan saat ini menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif
tanpa meninggalkan aspek kuratif dan rehabilitatif. Salah satu upaya preventif adalah
dilaksanakannya program imunisasi. Imunisasi merupakan upaya untuk
menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit,
sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya
mengalami sakit ringan.
Imunisasi merupakan layanan kesehatan esensial yang melindungi individu yang rentan
mengalami Penyakit - penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I). Imunisasi
terbukti sangat cost effective dalam menurunkan angka kesakitan, kecacatan dan kematian
akibat PD3I. Dengan memberikan imunisasi yang tepat waktu, individu dan masyarakat akan
tetap terlindungi dan kemungkinan kejadian luar biasa (KLB) PD3I pun akan menurun.
Mencegah KLB PD3I tidak hanya akan menyelamatkan nyawa namun juga membutuhkan
sumber daya tidak sebanyak merespons KLB. Salah satu penyakit yang menjadi perhatian
dunia dan merupakan komitmen global yang wajib diikuti oleh semua negara adalah eliminasi
tetanus maternal dan neonatal.
Indonesia telah berhasil mencapai status eliminasi tetanus maternal dan neonatal dan pada
tahun 2016 dan menjadi negara terakhir di Regional Asia Tenggara yang divalidasi untuk
eliminasi tetanus maternal dan neonatal. Saat ini Indonesia terus berupaya untuk
mempertahankan status eliminasi tetanus maternal dan neonatal. Salah satu upaya yang
dilakukan untuk mempertahankan status tersebut adalah penguatan imunisasi rutin termasuk
imunisasi tetanus pada wanita usia subur (WUS).
Pada WUS perlu diberikan imunisasi tetanus sebagai upaya untuk menimbulkan atau
meningkatkan kekebalan tubuh terhadap infeksi tetanus serta mengendalikan risiko kematian
ibu dan kematian bayi. Seorang WUS khususnya ibu hamil harus mendapat minimal 2 dosis
imunisasi yang mengandung tetanus toxoid (status imunisasi T2+) dan idealnya mencapai
status imunisasi T5 agar mendapatkan perlindungan jangka panjang.
Persentase WUS yang memiliki status imunisasi T2+ menjadi salah satu usulan indikator RIBK
(rencana induk bidang kesehatan) tahun 2025 - 2029 yang perlu dimonitor capaiannya. Capaian
persentase WUS yang memiliki status imunisasi T2+ tahun 2022 - 2023 kurang dari 80% atau
masih belum mencapai target.
Data ASIK per tanggal 30 September 2024 menunjukkan cakupan status imunisasi T2+ pada
WUS secara nasional sebesar 26,7% atau masih di bawah target tahun 2024 sebesar 100%.
Belum ada provinsi di Indonesia yang sudah mencapai target. Salah satu provinsi yang
capaiannya masih rendah dan menjadi perhatian yaitu Provinsi Sulawesi Selatan.
Kendala yang dihadapi pelaksanaan imunisasi tetanus pada WUS antara lain belum optimalnya
koordinasi dan perbedaan persepsi antar program terkait (program imunisasi dan KIA),
kurangnya pemahaman petugas mengenai skrining dan penentuan status imunisasi tetanus
serta masih lemahnya pencatatan dan pelaporan data imunisasi tetanus pada WUS melalui
aplikasi ASIK.
Dalam rangka pencapaian target indikator rencana strategis Kemenkes tahun 2024 dan upaya
mempertahankan status eliminasi tetanus maternal dan neonatal, maka diperlukan kegiatan OJT
(On the Job Training) pelaksanaan imunisasi tetanus pada WUS di Provinsi Sulawesi Selatan.
B. TUJUAN
1. Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman petugas imunisasi dan KIA dalam
melakukan skrining status imunisasi tetanus pada WUS, penentuan status imunisasi
tetanus, serta pencatatan dan pelaporan imunisasi tetanus pada WUS ke dalam
aplikasi ASIK
2. Meningkatkan koordinasi dan kesamaan persepsi antara program imunisasi dan KIA
dalam penyelenggaraan imunisasi tetanus pada WUS
3. Melakukan percepatan penginputan data imunisasi tetanus pada WUS ke dalam
aplikasi ASIK
C. PESERTA & NARASUMBER
Peserta
a. Dinas Kesehatan Provinsi 4 orang
b. Dinas Kesehatan Kab/Kota 48 orang
c. Puskesmas 70 orang
Narasumber
a. Narasumber Pusat 12 orang
D. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN
Pertemuan On the Job Training Penguatan Pelaksanaan Imunisasi pada Wanita Usia
Subur (WUS)Provinsi Sulawesi Selatan dilaksanakan tanggal 29 Oktober – 1 November
2024 di Hotel Mercure Pettarani Kota Makassar.
E. PEMBIAYAAN
Pembiayaan kegiatan bersumber dari DIPA APBN Setditjen P2P untuk Direktorat
Pengelolaan Imunisasi TA 2024.
TENTATIVE AGENDA
Pengadaan Paket Meeting Penyusunan On the Job Training Penguatan
Pelaksanaan Imunisasi pada Wanita Usia Subur (WUS)
29 OKTOBER – 1 NOVEMBER 2024
Waktu Kegiatan Narasumber Moderator
Hari I
12.00 – 16.00 Registrasi Panitia
16.00 – 16.15 Laporan Ketua Panitia Tim Kerja
Imunisasi WUS,
Surveilans PD3I
dan KIPI MC
16.15 – 16.30 Sambutan dan Pembukaan Direktur Pengelolaan
Imunisasi
16.30 – 17.30 Kebijakan dan Evaluasi Tim Kerja Imunisasi
Penyelenggaraan Imunisasi Rutin WUS, Surveilans PD3I
dan KIPI
Hari II
08.00 – 08.45 Kebijakan Skrining Kesehatan pada Direktorat Gizi dan KIA
ANC dalam Mendukung Penapisan
Status Imunisasi Tetanus pada Ibu
Hamil
08.45 – 09.30 Skrining Status Imunisasi Tim Kerja Imunisasi
Tim Kerja
Tetanus pada WUS WUS, Surveilans
Imunisasi
PD3I dan KIPI
WUS,
Surveilans PD3I
09.30 – 10.30 Update Pencatatan dan dan KIPI
Pelaporan Imunisasi Tetanus DTO Kemenkes
pada WUS ke Aplikasi ASIK
10.30 – 12.00 Latihan Soal Skrining Panitia
12.00 – 13.00 ISHOMA
13.00 – 17.00 Input Data Status Imunisasi Tetanus Seluruh Dinkes Tim Kerja
pada WUS ke Aplikasi ASIK Provinsi/Kab/Kot a/ Imunisasi
Puskesmas WUS,
Surveilans
PD3I dan
KIPI
Hari III
08.00 – 12.00 Input Data Status Imunisasi Tetanus Seluruh Dinkes Tim Kerja Imunisasi
pada WUS ke Aplikasi ASIK Provinsi/Kab/Kot a/ WUS, Surveilans PD3I
Puskesmas dan KIPI
12.00 – 13.00 ISHOMA Panitia
13.00 – 16.00 Input Data Status Imunisasi Tetanus Seluruh Dinkes Tim Kerja Imunisasi
pada WUS ke Aplikasi ASIK Provinsi/Kab/Kot a/ WUS, Surveilans PD3I
Puskesmas dan KIPI
16.00 – 16.30 Evaluasi Hasil Input Data Status Panitia Tim Kerja Imunisasi
Imunisasi Tetanus pada WUS ke Aplikasi WUS, Surveilans PD3I
ASIK dan KIPI
16.30 – 17.00 Quiz Panitia
Hari IV
08.00 – 09.00 Kesepakatan dan RTL Dinkes Provinsi
09.00 – 10.00 Penutupan Panitia
10.00 – 12.00 Penyelesaian Administrasi Panitia
F. SPESIFIKASI LAYANAN
Pengadaan Paket Meeting Penyusunan On the Job Training Penguatan Pelaksanaan Imunisasi
pada Wanita Usia Subur (WUS)
Harga
No Spesifikasi Volume Satuan Jumlah
(Rp)
524119 On the Job Training Penguatan
Pelaksanaan Imunisasi pada
Wanita Usia Subur (WUS)
1 Fullboard Meeting Twin 134 org x 3 1.000.000 402.000.000
- Kamar tidur ( 67 kamar x 3 hr
hr )
- Sarapan (134 org x 3 hr)
- Makan siang (134 org x 3
hr)
2 - Coffee Break Pagi (134 or x
3 hr)
- Coffee Break Sore (134 or x
3 hr)
Ruang Meeting
- Kapasitas ruangan minimal
150 orang
- Ruangan full AC
- Panggung dan Podium
selama kegiatan
- Air mineral dan ATK untuk
134 orang
- Sound system dan wireless
Mic minimal 3 buah
- Infocus dan Screen yang
tersambung dengan zoom
- Disediakan flipchart dan
spidol
- Layout ruangan round table
- Koneksi internet yang bagus
Total 402.000.000
Spesifikasi Layanan Pengadaan Paket Meeting Penyusunan On the Job Training Penguatan
Pelaksanaan Imunisasi pada Wanita Usia Subur (WUS) dengan rincian sebagai berikut:
1. Pertemuan tanggal 29 Oktober – 1 November 2024
2. Rincian paket meeting sebagai berikut
a. Paket meeting fullboard untuk peserta pusat, provinsi, Kabupaten/kota dan
puskesmas tanggal 29-31Oktober 2024 ( 134 or x 3 hr)
b. Satu kamar untuk dua orang
c. Termasuk breakfast, makan siang, rehat kopi 2 kali sehari dan makan malam.
3. Ruang Pertemuan Utama minimal Kapasitas 150 orang dengan pengaturan jarak sesuai
protocol Kesehatan dengan rincian :
a. Pembukaan dan penutupan dilakukan diruangan pertemuan utama dengan
kapasitas minimal 150 orang.
b. Ruangan full AC
c. Panggung dan podium disediakan ketika acara pembukaan dan penutupan
d. Tersedianya air mineral dan ATK untuk setiap peserta.
e. Sound system dan wireless mic minimal 3 buah
f. Infocus dan screen yang tersambung dengan zoom
g. Disediakan flipchart dan spidol,
h. Koneksi Internet yang bagus
i. Layout ruangan round table
Pejabat Pembuat Komitmen
Satker Setditjen P2P untuk Direktorat Pengelolaan
Imunisasi,
Dhany Yuliatmoko, SKM, M. Epid
NIP 198607242009121000