Penyusunan Fs Akses Jalan Pantura Ke Kpi Patebon

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 7107501
Date: 31 January 2024
Year: 2024
KLPD: Kab. Kendal
Work Unit: Badan Perencanaan, Penelitian Dan Pengembangan
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Konstruksi
Method: Seleksi - Prakualifikasi Dua File - Pagu Anggaran
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 300,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 294,662,265
Winner (Pemenang): CV Hrv Planner Consultant
NPWP: 312969512517000
RUP Code: 47258549
Work Location: Badan Perncanaan, Penelitian dan Pengembangan - Kendal (Kab.)
Participants: 18
Applicants
Reason
0826222648543000Rp 236,541,00081.5-
0712622950652000Rp 263,070,00084.1-
0312969512517000Rp 294,273,76584.63-
0423929074652000Rp 294,594,00082.05-
0015634314503000---
0014353346545000--- tidak memiliki/mengisi/ menyampaikan/ mengunggah perijinan berusaha berupa sertifikat standar terverifikasi.
PT Inadev Multi Karya
05*7**6****47**0--- Tidak memenuhi ambang batas.
0015825292526000--- tidak mengisi/menyampaikan sertifikat standar terverifikasi, yang disampaikan hanya bukti tangkapan layar laman OSS.
0018487918503000---
0756673489518000--- tidak memiliki/mengisi/ menyampaikan/mengunggah perijinan berusaha berupa sertifikat standar terverifikasi. - Tidak memiliki/mengisi/ menyampaikan/mengunggah SBU sesuai yang dipersyaratkan.
0802823336542000--Tidak menghadiri undangan Klarifikasi Administrasi dan Teknis
0869365569518000--- tidak memiliki/mengisi/ menyampaikan/mengunggah perijinan berusaha berupa sertifikat standar terverifikasi. - Tidak memiliki/mengisi/ menyampaikan/mengunggah SBU sesuai yang dipersyaratkan.
0741648364517000--- tidak memiliki/mengisi/ menyampaikan/mengunggah perijinan berusaha berupa sertifikat standar terverifikasi. - Tidak memiliki/mengisi/ menyampaikan/mengunggah SBU sesuai yang dipersyaratkan.
Sangklat Matas Pratomo
06*9**9****03**0---
0022652663541000---
0020036224517000---
0817783046401000---
0012243556508000---
Attachment
PENYUSUNAN STUDI KELAYAKAN (FS) AKSES JALAN PANTURA KE KAWASAN       
                    PERUNTUKAN INDUSTRI PATEBON                          
                                                                         
                                                                         
1.   LATAR        :    Dunia usaha, dalam hal ini termasuk bidang penanaman
     BELAKANG          modal merupakan pilar utama perekonomian daerah. Dunia
                                                                         
                       usaha akan dapat tumbuh dan berkembang secara optimal
                       apabila kondisi-kondisi yang diperlukan dipenuhi dengan
                                                                         
                       baik. Faktor-faktor yang bersifat ekonomis maupun non
                       ekonomis seperti stabilitas politik, infrastruktur, sarana dan
                                                                         
                       prasarana fisik serta unsur pendukung lainnya saling terkait
                       dan berpengaruh terhadap perkembangan dunia usaha.
                                                                         
                       Pembangunan Kawasan Industri merupakan salah satu 
                       cara yang akan memberikan stimulasi terhadap      
                                                                         
                       peningkatan iklim investasi dan perkembangan dunia usaha
                       yang akan bermuara pada perkembangan ekonomi daerah.
                       Adanya Kawasan Industri akan memberikan dampak yang
                                                                         
                       luas pada pertumbuhan ekonomi daerah melalui masuknya
                       investasi dan menambah lapangan kerja serta dampak
                                                                         
                       ikutan (multiplier effect) lainnya. Pengembangan Kawasan
                       Industri juga dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan
                                                                         
                       industri sesuai dengan penataan ruang, pengelolaan
                       lingkungan dan memperkecil potensi gejolak sosial sebagai
                                                                         
                       akibat dari kegiatan pembangunan yang dilaksanakan.
                       Pengembangan Kawasan Industri di Kabupaten Kendal 
                                                                         
                       (Kawasan Industri Kendal) diharapkan akan dapat   
                       mendorong peningkatan perkembangan sektor-sektor  
                                                                         
                       ekonomi lainnya di sekitar kawasan dan sebagai pusat
                       pertumbuhan ekonomi baru.                         
                       Urgensi pengembangan kawasan industri di Kabupaten
                                                                         
                       Kendal didasari bahwa pembangunan jangka panjang  
                       Indonesia dititikberatkan pada pertumbuhan ekonomi yang
                                                                         
                       sebesar-besarnya dengan mempertimbangkan aspek    
                       pemerataan pembangunan. Untuk mencapai tujuan     
                                                                         
                       tersebut, salah satu sektor yang prioritas untuk  
                       dikembangkan adalah sektor industri. Pada pasal 20 UU No.
                                                                         
                       3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, mengamanatkan 
                       bahwa pemerintah perlu mendorong pembangunan industri
                                                                         
                       melalui pembangunan lokasi industri berupa kawasan
                       industri. Sejalan dengan hal tersebut sesuai dengan amanat
                       Peraturan Pemerintah Nomor 142 Tahun 2015, setiap 
                                                                         
                       industri baru yang berdiri setelah berlakunya peraturan
                       tersebut wajib berada di dalam kawasan industri. Dalam hal
                       ini sangat dibutuhkan perencanaan yang matang dan 
                       mencakup aspek – aspek pendukung strategis kawasan.
                                                                         
                       Sebagaimana diketahui bahwa sesuai Perda RTRW     
                       Kabupaten Kendal nomor 1 Tahun 2020 bahwa wilayah 
                                                                         
                       yang diperuntukkan sebagai kawasan industri meliputi:
                       Kecamatan Kaliwungu, Kecamatan Brangsong, Kota    
                                                                         
                       Kendal, dan Kecamatan Patebon.                    
                       Kawasan Industri yang menjadi tulang punggung     
                                                                         
                       perindustrian di Jawa Tengah adalah Kawasan Industri
                       Kendal. Kondisi tersebut mengingat letak Kawasan Industri
                                                                         
                       Kendal yang sangat strategis berada dekat jalan nasional,
                       bandara, dan pelabuhan serta memiliki infrastruktur yang
                                                                         
                       termasuk lengkap dimana memiliki pelabuhan ekspor,
                       bandara internasional, jalur kereta api, jaringan pipa gas,
                       listrik, air, dan telekomunikasi. Kawasan Industri di
                                                                         
                       Kabupaten Kendal memiliki nilai perkembangan yang cukup
                       tinggi, sehingga membuat Kawasan Industri di Kabupaten
                                                                         
                       Kendal dijadikan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus.  
                       Jalan merupakan transportasi darat yang meliputi segala
                                                                         
                       bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan     
                       perlengkapannya yang diperuntukan bagi lalu lintas, yang
                                                                         
                       berada pada permukaan tanah, di atas permukaan tanah, di
                       bawah permukaan tanah dan/ atau air, serta di atas
                                                                         
                       permukaan air, kecuali jalan kereta api, jalan lori dan jalan
                       kabel. Jalan akses memiliki peran cukup penting untuk
                                                                         
                       menghubungkan Jalan Pantai Utara (Pantura) menuju ke
                       Kawasan Peruntukan Industri Kendal. Dengan adanya jalan
                       akses ini akan berpengaruh pada perkembangan wilayah
                                                                         
                       dan peningkatan ekonomi, serta meningkatkan mobilitas
                       dan aksesibilitas ke Kawasan Peruntukan Industri. 
                                                                         
                       Mempertimbangkan bahwa ketersediaan jaringan jalan
                       yang mencukupi bagi operasional Kawasan Industri  
                                                                         
                       merupakan hal yang penting dan strategis serta untuk
                       melengkapi tahapan perencanaan dalam mempersiapkan
                                                                         
                       Kawasan Industri yang lebih matang, maka pada tahun
                       2024 perlu dilakukan Penyusunan Studi Kelayakan (FS)
                                                                         
                       Akses Jalan Pantura Kendal ke Kawasan Peruntukan  
                       Industri Patebon untuk memastikan bahwa proses    
                       pembangunan jaringan jalan akses dari jalan Pantura ke
                       Kawasan Peruntukan Industri (KPI) Patebon tidak   
                       berdampak negatif terhadap kehidupan masyarakat.  
2.   TARGET/      :    Sasaran Penyusunan Studi Kelayakan (FS) Akses Jalan
                                                                         
     SASARAN           Pantura ke Kawasan Peruntukan Industri Patebon meliputi:
                         a. Identifikasi jaringan jalan yang potensial   
                                                                         
                           dikembangkan, alternatif jalan pendukung kawasan
                           industri.                                     
                                                                         
                         b. Terumuskan hasil analisa kelayakan jaringan jalan
                           pendukung kawasan industri terkait aspek teknis,
                                                                         
                           aspek teknis, aspek lingkungan dan keselamatan,
                           aspek keuangan, dan aspek-aspek lain.         
                                                                         
                         c. Strategi penanganan dampak jalan pendukung   
                           Kawasan Peruntukan Industri.                  
                                                                         
                         d. Alternatif kelayakan jalan pendukung kawasan industri
                           Kendal.                                       
                         e. Rekomendasi jalan akses Kawasan Peruntukan   
                                                                         
                           Industri.                                     
3.   RUANG        :    Secara umum tahapan pelaksanaan pekerjaan studi ini
                                                                         
     LINGKUP dan       terdiri dari tahapan: Tahap Persiapan, Tahap Pengumpulan
     LOKASI            Data, Tahap Analisa dan Tahap Finalisasi. Penyusunan
                                                                         
     PEKERJAAN         tahapan pekerjaan Penyusunan Studi Kelayakan (FS) 
                       Pembangunan Jalan Akses Jalan Pantura Ke Kawasan  
                                                                         
                       Peruntukan Industri Patebon disesuaikan dengan    
                       kebutuhan pelaporan, dimana tujuan dari setiap tahapan
                                                                         
                       adalah sebagai berikut:                           
                       1. Tahap Persiapan, ditujukan untuk menyelesaikan 
                                                                         
                         masalahan administrasi dan meyiapkan kerangka   
                         pelaksanaan studi berupa pemantapan metodologi, 
                         rencana dan persiapan survey, kajian literatur, kajian
                                                                         
                         studi terdahulu dan pengenalan awal wilayah studi. Hasil
                         tahapan persiapan ini disampaikan pada Laporan  
                                                                         
                         Pendahuluan.                                    
                       2. Tahap Pengumpulan Data, ditujukan untuk memperoleh
                                                                         
                         data sekunder maupun primer yang dibutuhkan dalam
                         kegiatan analisa kelayakan pembangunan jalan akses.
                                                                         
                         Hasil pengumpulan data dan analisis awalnya akan
                         disampaikan pada laporan antara.                
                                                                         
                       3. Tahap Analisis, ditujukan menghasilkan analisa 
                         kelayakan dan konsep kelayakan pembangunan jalan
                         akses Pantura ke Kawasan Peruntukan Industri. Hasil
                         tahap analisa dan perencanaan ini akan disampaikan
                         pada laporan draft akhir.                       
                                                                         
                         -  Aspek kelayakan teknis : Sondir boring 6 titik di jalan
                            baru ( sebelah barat Sae-Inn ), tata ruang, topografi,
                            hidrologi, lalu lintas, kondisi interkoneksi,
                                                                         
                         -  Aspek kelayakan lingkungan                   
                         -  Aspek kelayakan ekonomi : PP, NPV, IRR,B/C   
                                                                         
                         -  Aspek Sosial Budaya                          
                       4. Tahap Finalisasi Studi, ditujukan untuk melengkapi
                                                                         
                         laporan studi sesuai dengan hasil diskusi dengan pihak
                         pemberi kerja dan masukan dari berbagai instansi untuk
                                                                         
                         dijadikan hasil akhir dari Pekerjaan Penyusunan Studi
                         Kelayakan Pembangunan Jalan Akses Jalan Pantura ke
                                                                         
                         Kawasan Peruntukan Industri Patebon.            
                                                                         
                       Lokasi pekerjaan Penyusunan Studi Kelayakan (FS) Akses
                                                                         
                       Jalan Pantura Kendal ke Kawasan Peruntukan Industri
                       Patebon :                                         
                                                                         
                       1. Jalan Kebonharjo-Wonosari-Kartika Jaya,        
                       2. Jalan Jambearum-Wonosari-Kartika Jaya          
                                                                         
                       3. Jalan baru sebelah barat Sae-Inn               
                                                                         
                                                                         
4.   WAKTU        : Jangka waktu pelaksanaan Belanja Jasa Konsultansi Konstruksi
     PELAKSANAAN    Perencanaan Penataan Ruang – Jasa Perencanaan Wilayah
                                                                         
                    Penyusunan FS Akses Jalan Pantura ke KPI Patebon pada
                    Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten
                                                                         
                    Kendal Tahun Anggaran 2024 adalah selama: 90 (sembilan
                    puluh) hari kalender atau 3 bulan (tiga) bulan sejak 
                                                                         
                    dikeluarkannya SPMK (Surat Perintah Mulai Kerja)
Tenders also won by CV Hrv Planner Consultant
Authority
13 April 2020Peyusunan Peta Dasar Dan Tematik Terorthorektifikasi Skala 1 : 5000 Kabupaten Mahakam UluKab. Mahakam UluRp 1,085,602,000
21 February 2023Supervisi Peningkatan/ Revitalisasi Terminal Penumpang Tipe A Tidar Magelang, JatengKementerian PerhubunganRp 1,000,000,000
5 November 2021Supervisi Peningkatan/ Revitalisasi Terminal Tipe A Tegal, JatengKementerian PerhubunganRp 1,000,000,000
25 July 2022Supervisi Rehabilitasi/Peningkatan Uppkb WanarejaKementerian PerhubunganRp 1,000,000,000
16 March 2023Supervisi Peningkatan/ Revitalisasi Terminal Penumpang Tipe A Cepu, JatengKementerian PerhubunganRp 1,000,000,000
23 March 2018Penyusunan Dokumen Sid Terminal Penumpang Tipe A Di Kota Singkawang Provinsi Kalimantan BaratKementerian PerhubunganRp 900,000,000
18 April 2022Belanja Jasa Konsultansi Perencanaan Penyusunan Masterplan Air Minum Kota SurakartaKota SurakartaRp 690,323,000
12 July 2021Amdal Ruas Jalan Tumbang Manjul - Tusuk Belawan - Tumbang Darap Kec. Seruyan HuluKab. SeruyanRp 650,000,000
23 April 2024Supervisi Pembangunan Terminal Penumpang Tipe A DemakKementerian PerhubunganRp 600,000,000
21 March 2019Belanja Jasa Konsultansi Pemetaan Ruang Terbuka Hijau (Rth) Kota SurakartaKota SurakartaRp 554,664,300