URAIAN SINGKAT PEKERJAAN BELANJA INSTALASI GAS MEDIS
Saat ini, RSUD Bandar Negara Husada memiliki sistem jaringan gas medis terpusat
yang meliputi distribusi oksigen (O₂), udara tekan (compressed air), dan vacuum.
Namun demikian, rumah sakit belum memiliki tabung gas Nitrous Oksida (N₂O) sebagai
gas anestesi inhalasi yang digunakan untuk membantu proses pembiusan pada
tindakan pembedahan. Ketiadaan tabung N₂O ini menyebabkan keterbatasan dalam
pelaksanaan prosedur anestesi tertentu, khususnya pada operasi dengan kebutuhan
kombinasi gas anestesi untuk pengendalian kesadaran pasien yang lebih stabil dan
efisien.
Gas N₂O memiliki fungsi vital dalam mendukung kinerja dokter anestesi, karena bersifat
analgesik dan sedatif, serta mempercepat induksi anestesi umum dengan efek yang
aman dan mudah dikontrol. Tanpa adanya ketersediaan gas ini, ruang operasi tidak
dapat memberikan variasi metode anestesi yang optimal, sehingga berpotensi
menghambat pelayanan operasi dan memengaruhi kesiapan rumah sakit dalam
menghadapi kasus bedah kompleks.
Oleh karena itu, untuk menunjang kesiapan dan kelengkapan sarana pelayanan bedah
sesuai standar prasarana medis rumah sakit, maka diperlukan pengadaan 5 (lima)
tabung Nitrous Oksida (N₂O) baru. Pengadaan ini bertujuan untuk memastikan
pelayanan anestesi di ruang operasi dapat berjalan dengan aman, efisien, dan sesuai
standar keselamatan pasien serta regulasi teknis dari Kementerian Kesehatan.
Adapun rincian pekerjaan sebagai berikut :
NO URAIAN VOLUME SATUAN
1 Tabung N O 5 Tabung