Pembangunan Perpustakaan Beserta Perabotnya Sd Negeri 08 Nyawan

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10354986000
Date: 27 August 2025
Year: 2025
KLPD: Kab. Landak
Work Unit: Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Pengadaan Langsung
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 275,049,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 275,013,000
Winner (Pemenang): CV Uncak Toraja
NPWP: 07*6**4****05**0
RUP Code: 60097096
Work Location: NYAWAN - Landak (Kab.)
Participants: 1
Attachment
METODE  PELAKSANAAN                                 
                                                                             
                                                                             
   1. Umum                                                                   
                                                                             
     Uraian syarat-syarat ini menjelaskan mengenai pemasangan/pelaksanaan pekerjaan
     konstruksi pembangunan secara keseluruhan baik struktur dan perlengkapannya. Pekerjaan
     ini meliputi :                                                          
                                                                             
            Pekerjaan Persiapan                                             
            Pekerjaan Struktur                                              
            Pekerjaan Lantai                                                
            Pekerjaan Dinding                                               
            Pekerjaan Plafond                                               
            Pekerjaan Atap                                                  
            Pekerjaan Instalasi Listrik                                     
            Pekerjaan Pintu, Jendela, Ventilasi                             
                                                                             
                                                                             
                                                                             
     Dengan demikian pelaksana diwajibkan menyesuaikan pekerjaan sesuai dengan ruang
     lingkup pekerjaan yang dikerjakan. Pekerjaan-pekerjaan yang tidak tercakup dalam
     spesifikasi dapat dilaksanakan berdasarkan Ketentuan-ketentuan praktis yang berlaku di
     Indonesia atau sesuai dengan petunjuk direksi.                          
                                                                             
   2. PEKERJAAN PERSIAPAN                                                    
                                                                             
     a. Pemasangan Plank Proyek                                              
                                                                             
         Pelaksana harus membuat dan memasang plank proyek sesuai anggaran. 
                                                                             
   3. PEKERJAAN STRUKTUR                                                     
                                                                             
    a. Pada pekerjaan ini meliputi beton sloof, kolom struktur ,kolom praktis, ring balok untuk
      pekerjaan beton bukan struktur, seperti yang ditunjukan dalam gambar.  
                                                                             
                                                                             
                                                                             
              Peralatan yang digunakan yaitu:                                
              1. Palu                                                        
              2. Gergaji                                                     
              3. Sekop Semen                                                 
              4. Sekop                                                       
              5. Argo/ Gerobak sorong                                        
                                                                             
                                                                             
                                                                             
             Resiko kecelakaan kerja antara lain:                            
             1. Terjatuh dari ketinggian                                     
             2. Kaki tertimpa puing-puing batu                               
             3. Tangan terpukul palu                                         
             4. Kaki tertusuk paku                                           
             5. menghirup debu semen                                         
                                                                             
                                                                             
             Cara penanggulangan kecelakaan kerja antara lain:               
             1. Selalu menggunakan perancah yang kokoh dan diikat secara kuat agar tidak
             goyang/runtuh saat terkena puing-puing bongkaran rangka atap    
             2. Selalu menngunakan sepatu savety, sarung tangan, savty belt. 
                                                                             
                                                                             
                                                                             
     1. Pek. Pemasangan Atap                                                 
                                                                             
     A. Alat                                                                 
                                                                             
         Siku biasa                                                         
         Siku rangka                                                        
                                                                             
         Siku yang dapat disetel                                            
         Pensil                                                             
         Perusut                                                            
         Gergaji potong                                                     
                                                                             
         Pahat tusuk                                                        
         Palu kayu                                                          
         Martil                                                             
                                                                             
     B. Bahan                                                                
                                                                             
         Kayu berukuran 8/12 – 400 cm (Gording)                             
                                                                             
         Kayu berukuran 2/3 – 300 cm (Reng)                                 
         Kayu berukuran 5/7 – 300 cm (Usuk/ Kaso)                           
         Papan Listplank 20 cm                                              
         Atap Metal                                                         
         Prabung                                                            
                                                                             
         Paku reng kayu                                                     
         Paku Usuk                                                          
                                                                             
     C. Metode Pelaksanaan                                                   
                                                                             
     1. Pekerjaan atap meliputi pembuatan dan pemasangan kuda-kuda, nok, gording, usuk dan
        reng, balok tembok ( murplat ) dan plisir ( lisplank ), serta pemasangan penutup atap (
        genteng/seng gelombang / atap metal lainya, dsb ).                   
     2. Karena lebar ruangan 7 atau 8 m sedangkan kayu yang ada di pasaran pada umumnya
        ukuran panjang 4 m, maka di perlukan sambungan pada rangka kuda-kuda, balok
        bubungan/nok, maupun gording.                                        
     3. Untuk perkuatan pada sambungan kayu disarankan dipasang plat besi ( beugel ) dan di
        baut.                                                                
                                                                             
     4. Untuk usug umumnya digunakan kayu berukuran 5/7 cm, dan untuk reng dapat
        digunakan kayu berukuran 2/3 cm atau 3/5 cm. pemasangan usuk dan reng hendaknya
        dipasang pada jarak sesuai dengan kebutuhan.                         
     5. Masing-masing jenis kebutuhan atap memiliki ukuran yang berbeda sehingga
        penggunaan ukuran kayu baik untuk kuda-kuda , nok dan gording serta jarak usuk dan
        reng harus menyesuaikan. Apabila menggunakan penutup atap standart pabrik/pabrikan,
        di sarankan untuk memeriksa ketentuan pemasangan usuk dan reng yang tertera pada
        brosur.                                                              
                                                                             
                                                                             
                                                                             
                                                                             
                                                                             
                                                                             
                                                                             
                                                                             
                                                                             
4. PEKERJAAN PLAFOND                                                         
                                                                             
     1. Pek. Pemasangan Plafon + Rangka                                      
                                                                             
          Metode pemasangan yaitu dengan menggunakan perancah sementara yang daat
     digeser agar memudahkan pekerja saat melakukan pemasangan. Proses pemasangan dimulai
     dari membuat rangka penutup plafond.                                    
                                                                             
     2. Pek. Pemasangan Plafon + Rangka                                      
                                                                             
     A. Alat                                                                 
         Palu                                                               
         Paku paku                                                          
         Waterpass                                                          
                                                                             
         Alat bantu pertukangan                                             
                                                                             
     B. Bahan                                                                
                                                                             
         GRC Board                                                          
         Rangka Plafond Kayu Kelas II                                       
         Paku                                                               
                                                                             
         Cat Plafond                                                        
         Kompon atau dempul                                                 
                                                                             
     C. Metode Pelaksanaan                                                   
                                                                             
        1. Pengukuran spasi pemasangan rangka dan gantungan sesuai dengan spesifikasi teknis
          yang dianjurkan.                                                   
        2. Pengukuran tinggi plafond untuk disesuaikan komponen MEP yang akan di
          pasangkan diatas plafon.                                           
        3. Pekerjaan pasang plafond pada plat lantai / balok yang pertama dilakukan pasang
          penggantung rangka dengan menggunan paku .                         
                                                                             
        4. Bila pemasangan pada bagian top / tanpa plat lantai maka gantungan dibuat pada
          rangka atap.                                                       
        5. Mengukur kedataran penggantung diperlukan agar menghasilkan plafond yang tidak
          gelombang.                                                         
        6. Dilanjutkan dengan memasang rangka plafond Kayu Kelas II, lakukan juga
          pengecekan kedataran posisi rangka dengan waterpass.. Setiap rangka diikat dengan
          menggunakan screw # 1/8 dengan menggunakan bor / obeng.            
        7. Jarak pemasangan Rangka Plafond harus sesuai spesifikasi.         
        8. Kemudian dilanjukan dengan pemasangan GRC Board .                 
        9. Selanjutnya adalah pekerjaan menutupi sambungan antar GRC Board dengan paper
          tape / kasa plafond untuk menghindari keretakan.                   
        10. Setelah selesai dilakukan pekerjaan compound pada sambungan GRC Board dan titik-
          titik sekrup.                                                      
        11. Lalu dilanjutkan dengan pengecatan plafon                        
                                                                             
                                                                             
                                                                             
                                                                             
                                                                             
   5. PEKERJAAN DINDING                                                      
                                                                             
  1. Pek. Dinding                                                            
                                                                             
        Pelaksanaan pekerjaan dinding batako melibatkan beberapa tahapan, mulai dari persiapan
   material dan alat, pemasangan batako, hingga plesteran dan finishing. Penting untuk memastikan
                                                                             
                                                                             
   kualitas batako, menggunakan peralatan yang tepat, dan mengikuti teknik pemasangan yang
   benar agar dinding kokoh dan rapi. .                                      
                                                                             
        Peralatan yang digunakan yaitu :                                     
            Meteran                                                         
            Sekop                                                           
            Ember                                                           
            Air                                                             
                                                                             
                                                                             
                                                                             
        Resiko kecelakaan kerja:                                             
        1. Tangan terkena pukulan martil                                     
        2. Mata terkena serpihan bongkaran                                   
        3. Kaki terkena pecahan puing-puing bongkaran dinding                
                                                                             
        Penanggulangan kecelakaan kerja:                                     
        1. Selalu menggunakan masker, sarung tangan dan sepatu savety.       
                                                                             
   2. Pek. Plesteran Dinding                                                 
                                                                             
     A. Alat                                                                 
            meteran                                                         
            sekop semen                                                     
            ember                                                           
            air.                                                            
                                                                             
                                                                             
     B. Bahan                                                                
                                                                             
            semen PC                                                        
            pasir                                                           
            air, dll..                                                      
                                                                             
     C. Metode Pelaksanaan                                                   
                                                                             
        1. Pilih batako yang bentuknya mulus, tidak retak atau pecah, dan memiliki ukuran
           yang Presisi                                                      
        2. Siapkan alat-alat seperti cangkul, sekop, sendok semen, waterpass, jidar (kayu atau
           aluminium), benang, dan bak adukan. Bahan yang dibutuhkan meliputi batako, pasir,
           semen, air, dan mungkin bahan tambahan (additive)                 
        3. Bersihkan area yang akan dipasangi dinding dari kotoran, puing-puing, dan hal-hal
           lain yang dapat mengganggu proses pemasangan.                     
        4. Campurkan pasir dan semen dengan perbandingan yang sesuai, tambahkan air sedikit
                                                                             
           demi sedikit hingga membentuk adukan yang kental dan mudah diaplikasikan
        5. Letakkan adukan di atas pondasi atau lapisan pertama, lalu pasang batako pertama
           sebagai acuan. Pastikan batako terpasang lurus dan rata           
        6. Pasang batako berikutnya di atas adukan, pastikan ada spasi antar batako sekitar 1-2
           cm (sesuai kebutuhan). Gunakan waterpass dan jidar untuk memastikan kelurusan
           dan kerataan                                                      
        7. Aplikasikan adukan plester secara merata pada seluruh permukaan dinding. Gunakan
           sendok semen untuk meratakan dan menghaluskan plesteran           
        8. Setelah plesteran mengering, lakukan finishing sesuai kebutuhan, misalnya dengan
           mengecat dinding atau memasang keramik                            
                                                                             
                                                                             
                                                                             
                                                                             
                                                                             
                                                                             
                                                                             
   6. PEKERJAAN PINTU, JENDELA DAN VENTILASI                                 
                                                                             
     A. Bahan                                                                
                                                                             
         Kayu cukup kuat dan tua.                                           
         Kayu harus mempunyai tekstur yang sama, serat-serat lurus.         
         Kayu bersih dari retakan-retakan, serangan jamur, pelapukan dan cacat-cacat lain (
          mata bolong, bengkok, melintir dan sebagainya ).                   
         Kayu dijamin tidak akan retak / pecah / melengkung dalam ruangan.  
         Kayu dipotong menurut ukuran, tegak lurus sesamanya menurut gambar rencana.
                                                                             
     B. Metode Pelaksanaan                                                   
                                                                             
                                                                             
          Periksalah semua ukuran-ukuran yang kritis di lapangan sebelum memulai pekerjaan
           ini. Perbedaan-perbedaan dan hal-hal lain yang tidak memuaskan, akan dapat
           mempengaruhi pekerjaan ini, supaya dilaporkan dan diajukan cara pemecahannya
           untuk disetujui oleh Tenaga Fasilitator Lapangan dan Konsultan Perencana.
          Pintu-pintu harus mempunyai kerenggangan pada tepi samping, atas dan bawah
           sebesar 1,58 mm.                                                  
                                                                             
                                                                             
   7. PEKERJAAN PENGECATAN                                                   
                                                                             
     A. Persyaratan Bahan                                                    
                                                                             
        Produk    : Untuk cat tembok setara dengan Nippon Paint.             
                   Untuk cat kilat setara dengan Nippon Paint.               
        Warna     : Ditentukan kemudian.                                     
        Kwalitas  : Baik.                                                    
                                                                             
                                                                             
     B. Metode Pelaksanaan                                                   
                                                                             
       Sebelum memulai dengan pekerjaan pengecatan, semua hardware, accessories, fixtures
        dan sejenisnya harus disingkirkan dulu dan baru dikembalikan lagi setelah pekerjaan
        selesai. Seluruh pelaksanaan pekerjaan cat harus sesuai dengan persyaratan yang
        tercantum dalam PTI 1961.                                            
       Cat tembok                                                           
        Permukaan bidang dinding dengan plesteran sebelumnya harus dibersihkan dengan cara
        menggosoknya memakai kain yang dibasahi dengan air. Setelah kering diberi
        dempul/filter coat pada tempat-tempat yang berlobang sehingga tertutup, dan
                                                                             
        permukaannya rata. Sesudah kering dan keras lapisan ini digosok dengan ampelas agar
        halus, licin, kemudian dicat paling sedikit 2 (dua) kali dengan roller 20 cm sampai baik
        atau dengan cara yang telah ditentukan oleh pabrik. Selewat minimum 12 jam lapisan cat
        berikutnya dapat dilaksanakan setelah lapisan pertama. Lapisan terakhir adalah cat anti
                                                                             
        kotor.                                                               
       Cat Kilat                                                            
        Pengecatan dilakukan dengan cara sesuai petunjuk dari pabriknya atau sebelum pekerjaan
        pengecatan dimulai, permukaan kayu harus diampelas atau digosok dengan batu
        kambang kemudian dibersihkan dari semua kotoran. Setelah diberi cat dasar, lubang-
        lubang dari bekas paku, retak-retak dan cat-cat lain harus didempul dengan warna dempul
        yang sesuai dengan warna cat hingga permukaannya menjadi rata dan halus/licin baru
        kemudian dicat minimum 2 (dua) kali. Pengecatan dilakukan ditempat yang bebas dari
        panas matahari langsung, lapis demi lapis dengan jarak waktu minimum 12 jam setelah
        pengecatan pertama dimulai.                                          
                                                                             
                                                                             
                                                                             
   8. PEKERJAAN LANTAI                                                       
                                                                             
   Pek. Lantai Rabat Beton                                                   
                                                                             
        Metode pelaksanaan pekerjaan lantai rabat beton meliputi beberapa tahap, mulai
     dari persiapan lahan, pemasangan lapisan pasir urug, pemasangan bekisting (jika diperlukan),
     pengecoran beton, pemadatan, perawatan, hingga pembersihan akhir.       
                                                                             
        Peralatan yang digunakan yaitu :                                     
        1. Cangkul                                                           
        2. Skop                                                              
        3. Gerobak                                                           
                                                                             
                                                                             
        Resiko kecelakaan kerja:                                             
        1. Tangan terkena pukulan martil                                     
        2. Mata terkena serpihan debu semen                                  
        3. menghirup debu semen                                              
        4. Kaki terkena cangkul                                              
                                                                             
        Penanggulangan kecelakaan kerja:                                     
        1. Selalu menggunakan masker, sarung tangan dan sepatu savety.       
                                                                             
   Pek. Pembuatan Lantai rabat beton                                         
                                                                             
     1. Alat                                                                 
            meteran                                                         
            waterpass                                                       
            benang                                                          
            selang dan air.                                                 
            sekop                                                           
                                                                             
                                                                             
     2. Bahan                                                                
            semen PC                                                        
            pasir                                                           
            semen grouting nat                                              
            air, dll..                                                      
                                                                             
     3. Metode Pelaksanaan                                                   
                                                                             
     1. Tentukan batas area lantai rabat beton sesuai gambar kerja dan bersihkan lahan dari
        sampah, tumbuhan liar, dan material lainnya.                         
     2. Pasang lapisan pasir urug setebal minimal 5 cm (atau sesuai spesifikasi) dan padatkan
        hingga rata dan padat.                                               
     3. Campurkan bahan-bahan beton (semen, pasir, kerikil, dan air) sesuai dengan proporsi
        yang telah ditentukan dalam desain atau spesifikasi teknis.          
                                                                             
     4. Tuangkan adukan beton ke dalam area yang telah dipersiapkan, ratakan dengan alat
        perata (seperti mistar atau jidar) dan pastikan ketebalan beton sesuai dengan yang
        direncanakan.                                                        
                                                                             
                                                                             
                                                                             
                                                                             
                                                                             
                                                                             
                                                                             
                                                                             
                                                                             
                                                                             
   9. PEKERJAAN LAIN – LAIN                                                  
       Pekerjaan ini meliputi pengadaan furniture ruang guru meliputi :      
           Meja Guru sebanyak 7 buah                                        
                                                                             
           Kursi Guru Sebanyak 7 buah                                       
           Lemari Arsip ssebanyak 1 buah                                    
                                                                             
                                                                             
                                                                             
   10. PENUTUP                                                               
                                                                             
     a. Semua ketentuan yang belum tercantum di dalam persyaratan ini akan dijelaskan
        kemudian.                                                            
     b. Bahan-bahan yang dipergunakan harus berkualitas baik sesuai dengan persyaratan.
     c. Semua sisa-sisa bahan bangunan / alat-alat bantu harus dikeluarkan dari kompleks /lokasi
        pekerjaan segera setelah pekerjaan selesai atas biaya Pelaksana.     
                                                                             
   Demikian persyaratan teknis pekerjaan ini dibuat untuk diketahui dan dilaksanakan sebagaimana
   mestinya dengan penuh rasa tanggung jawab.