Pembangunan Pagar Sd Swasta Keranji Paidang

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10361091000
Date: 30 August 2025
Year: 2025
KLPD: Kab. Landak
Work Unit: Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Pengadaan Langsung
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 200,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 199,946,000
Winner (Pemenang): CV Uncak Toraja
NPWP: 07*6**4****05**0
RUP Code: 57006055
Work Location: KERANJI PAIDANG - Landak (Kab.)
Participants: 1
Attachment
METODE PELAKSANAAN                                 
                                                                          
1. Umum                                                                   
                                                                          
  Uraian syarat-syarat ini menjelaskan mengenai pemasangan/pelaksanaan pekerjaan konstruksi
  pembangunan secara keseluruhan baik struktur dan perlengkapannya. Pekerjaan ini meliputi :
                                                                          
         Pekerjaan Persiapan                                             
         Pekerjaan Struktur                                              
         Pekerjaan Dinding                                               
         Pekerjaan Plafond                                               
         Pekerjaan Atap                                                  
         Pekerjaan Pengecatan                                            
                                                                          
                                                                          
  Dengan demikian pelaksana diwajibkan menyesuaikan pekerjaan sesuai dengan ruang lingkup
  pekerjaan yang dikerjakan. Pekerjaan-pekerjaan yang tidak tercakup dalam spesifikasi dapat
  dilaksanakan berdasarkan Ketentuan-ketentuan praktis yang berlaku di Indonesia atau sesuai dengan
  petunjuk direksi.                                                       
                                                                          
2. PEKERJAAN PERSIAPAN                                                    
                                                                          
  a. Pemasangan Plank Proyek                                              
                                                                          
      Pelaksana harus membuat dan memasang plank proyek sesuai anggaran. 
                                                                          
3. PEKERJAAN STRUKTUR                                                     
                                                                          
 a. Pada pekerjaan ini meliputi beton pondasi, sloof, kolom struktur, ring balok untuk pekerjaan beton
   bukan struktur, seperti yang ditunjukan dalam gambar.                  
                                                                          
   Resiko kecelakaan kerja antara lain:                                   
                                                                          
    Tangan para pekerja terkena bar bender.                              
    Gangguan paru-paru akibat debu pasir/semen.                          
    Terjatuh pada saat pemasangan bekisting.                             
    Robohnya bekisting pada saat pengecoran.                             
   Cara penanggulangan kecelakaan kerja antara lain:                      
                                                                          
    Menggunakan pakaian dan peralatan kerja dengan benar dan dan sesuai dengan standar (APD).
    Melaksanakan instruksi K3 sebelum dimulainya pekerjaan.              
    Menyediakan penerangan apabila harus bekerja pada malam hari.        
    Selalu menggunakan sepatu savety, sarung tangan, savty belt.         
                                                                          
                                                                          
  A. Alat                                                                 
                                                                          
      Meteran                                                            
      Gunting Besi                                                       
      Pensil                                                             
      Gergaji potong                                                     
                                                                          
      Palu                                                               
      pembengkok besi                                                    
      unting-unting                                                      
      argo/gerobak                                                       
      sekop                                                              
      cangkul                                                            
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
  B. Bahan                                                                
                                                                          
      Kayu berukuran 3/5                                                 
      Papan mal                                                          
      Besi Tulangan d 10 mm                                              
      Besi Tulangan d 8 mm                                               
      Pasir                                                              
      semen                                                              
      Batu split                                                         
      Kawat                                                              
                                                                          
      Paku                                                               
      air                                                                
                                                                          
  C. Metode Pelaksanaan                                                   
                                                                          
                                                                          
         Pembuatan dan pengajuan gambar shop drawing pekerjaan struktur beton tiap bagian.
         Persiapan lahan kerja.                                          
       Persiapan material kerja                                          
       melaksanakan pengukuran dan marking area untuk titik penempatan, ukuran (dimensi) serta
        leveling dari pondasi telapak, sloof, kolom dan balok.            
         Pekerjaan pengukuran dan marking area dikerjakan secara berurutan mengikuti alur
          pekerjaan struktur beton yang akan dikerjakan.                  
         Pelaksanaan fabrikasi besi tulangan memerlukan daerah yang cukup luas untuk menaruh,
          memotong besi beton dan membengkoknya sehingga sesuai dengan gambar yang telah
          disetujui.                                                      
       esi beton yang digunakan untuk proyek ini mutu dan diameter (spesifikasi) diubahsuaikan
        dengan gambar kerja dan RKS.                                      
                                                                          
         Potong dan bentuk besi beton dengan ukuran sesuai gambar kerja. 
         Rangkai besi beton dengan memakai kawat beton.                  
         Besi beton yang telah difabrikasi diberi tanda sesuai dengan penempatannya, supaya
          tidak membingungkan/membuang waktu untuk ketika akan dipasang.  
         Untuk kolom, pembesian tulangan dikerjakan lebih dahulu gres sehabis itu dilanjutkan
          dengan pemasangan bekesting.                                    
         Fabrikasi bekesting dikerjakan di lokasi proyek untuk memudahkan pengukuran dan
          mempercepat pelaksanaannya, alasannya yaitu angkutan bekesting menjadi dekat.
         Untuk struktur beton yang posisinya ada dibawah permukaan tanah, maka bekesting
          sanggup memakai multiplek                                       
         Fabrikasi bekesting untuk struktur beton diatas permukaan tanah menyerupai : kolom dan
          balok memakai materi dari papan mal dan perkuatan memakai balok/kaso dan alat
          perancah                                                        
         Pasang dan rangkai potongan papan mal pada area struktur yang akan dicor dengan
          perkuatan balok/kaso dan perancah.                              
         Cek bekesting jangan ada celah yang berakibat kebocoran.- Pasangan bekesting harus
          rapih, siku dan lurus sehingga hasil pengecoran beton sanggup menghasilkan bidang yang
          flat/maksimal.                                                  
         Untuk kolom sebaiknya dibuatkan sepatu kolom dengan besi beton atau besi plat siku
          untuk menjaga supaya kolom tetap tegak lurus dan siku.          
         Setting (pasang) besi tulangan yang telah difabrikasi ke dalam bekesting.
         Pasang beton decking dan cakar ayam secara merata dan sesuai kebutuhan.
         Cek elevasi dan kerataan pemasangan bekesting.                  
         Pengecoran beton dimulai sehabis konsultan/direksi menyetujui untuk pengecoran beton
          yang dinyatakan dalam permohonan pelaksanaan kerja.             
         Periksa kekuatan contoh yang sudah dipasang /difabrikasi, semua ukuran dan perkuatan
          contoh diperiksa benar dan disahkan oleh konsultan/direksi untuk pekerjaan selanjutnya.
         Bersihkan seluruh permukaan dan lokasi pengecoran dari kotoran dan sampah.
         Tuang adukan beton ke dalam area pengecoran, pada ketika pengecoran adukan beton
          diratakan dan dipadatkan sehingga beton sanggup padat dan tidak ada sarang tawon.
                                                                          
                                                                          
4. PEKERJAAN DINDING                                                      
                                                                          
  1. Pek. Dinding                                                         
                                                                          
          Pelaksanaan pekerjaan dinding batako melibatkan beberapa tahapan, mulai dari persiapan
     material dan alat, pemasangan batako, hingga plesteran dan finishing. Penting untuk memastikan
     kualitas batako, menggunakan peralatan yang tepat, dan mengikuti teknik pemasangan yang benar
     agar dinding kokoh dan rapi. .                                       
     Resiko kecelakaan kerja:                                             
     1. Tangan terkena pukulan martil                                     
     2. Mata terkena serpihan bongkaran                                   
     3. Kaki terkena pecahan puing-puing bongkaran dinding                
                                                                          
     Penanggulangan kecelakaan kerja:                                     
     1. Selalu menggunakan masker, sarung tangan dan sepatu savety.       
                                                                          
  2. Pek. Dinding Batako                                                  
                                                                          
    A. Alat                                                               
      meteran                                                            
      sekop semen                                                        
      air.                                                               
      tali/benang                                                        
      paku                                                               
      palu                                                               
      jidar                                                              
      bak adukan/ember                                                   
                                                                          
    B. Bahan                                                              
                                                                          
      batako                                                             
      semen pc                                                           
      pasir                                                              
      air, dll..                                                         
                                                                          
    C. Metode Pelaksanaan                                                 
                                                                          
    1. Pilih batako yang bentuknya mulus, tidak retak atau pecah, dan memiliki ukuran yang Presisi
    2. Siapkan alat-alat seperti cangkul, sekop, sendok semen, jidar (kayu atau aluminium), benang,
       dan bak adukan. Bahan yang dibutuhkan meliputi batako, pasir, semen, air, dan mungkin
       bahan tambahan (additive)                                          
    3. Bersihkan area yang akan dipasangi dinding dari kotoran, puing-puing, dan hal-hal lain yang
       dapat mengganggu proses pemasangan.                                
    4. Campurkan pasir dan semen dengan perbandingan yang sesuai, tambahkan air sedikit demi
       sedikit hingga membentuk adukan yang kental dan mudah diaplikasikan
    5. Letakkan adukan di atas pondasi atau lapisan pertama, lalu pasang batako pertama sebagai
       acuan. Pastikan batako terpasang lurus dan rata                    
    6. Pasang batako berikutnya di atas adukan, pastikan ada spasi antar batako sekitar 1-2 cm
       (sesuai kebutuhan). Gunakan waterpass dan jidar untuk memastikan kelurusan dan kerataan
    7. Aplikasikan adukan plester secara merata pada seluruh permukaan dinding. Gunakan sendok
       semen untuk meratakan dan menghaluskan plesteran                   
    8. Setelah plesteran mengering, lakukan finishing sesuai kebutuhan, misalnya dengan mengecat
       dinding.                                                           
5. PEKERJAAN PLAFOND                                                      
                                                                          
  1. Pek. Plafond                                                         
                                                                          
          Pelaksanaan pekerjaan langit-langit (plafond) melibatkan serangkaian tahapan yang
     terstruktur untuk memastikan hasil akhir yang berkualitas tinggi. Tahapan ini bervariasi
                                                                          
                                                                          
                                                                          
     tergantung pada jenis metode yang digunakan, seperti rangka kayu, rangka metal, atau gypsum
     board.                                                               
                                                                          
       Resiko kecelakaan kerja:                                           
                                                                          
       1. Tangan terkena pukulan martil                                   
       2. Mata terkena serpihan plafond                                   
       3. Kaki terkena pecahan puing-puing                                
       4. Tertimpa tumpukan material                                      
                                                                          
        Penanggulangan kecelakaan kerja:                                  
                                                                          
        1. Selalu menggunakan masker, sarung tangan dan sepatu savety.    
                                                                          
                                                                          
  2. Pek. Pemasangan Plafond                                              
                                                                          
     A. Alat                                                              
                                                                          
       meteran                                                           
       palu                                                              
       Gergaji                                                           
                                                                          
                                                                          
     B. Bahan                                                             
                                                                          
       GRC 4mm                                                           
       Kayu reng 3/5                                                     
       Paku                                                              
       Dempul                                                            
                                                                          
     C. Metode Pelaksanaan                                                
                                                                          
       1. Tahap ini melibatkan pembersihan area kerja, pengecekan kondisi struktur bangunan, dan
          persiapan material seperti kayu, paku, dan sekrup. Kayu yang digunakan harus dalam
          kondisi kering dan bebas dari cacat.                            
       2. Rangka kayu dipasang dengan jarak tertentu, biasanya sekitar 40-60 cm, sesuai dengan
          kebutuhan dan beban yang akan ditanggung oleh langit-langit. Kayu dihubungkan dengan
          paku atau sekrup.                                               
       3. Panel langit-langit, seperti GRC, dipasang pada rangka kayu dengan paku atau sekrup.
          Panel harus dipotong sesuai ukuran dan disusun dengan rapi.     
       4. Tahap ini melibatkan pengaplikasian dempul untuk menutup celah dan sambungan panel.
          Setelah dempul kering, permukaan langit-langit dapat dicat atau dilapisi dengan bahan
          finishing lainnya.                                              
                                                                          
                                                                          
6. PEKERJAAN ATAP                                                         
                                                                          
  1. Pek. Atap                                                            
                                                                          
          Pelaksanaan pekerjaan langit-langit (plafond) melibatkan serangkaian tahapan yang
     terstruktur untuk memastikan hasil akhir yang berkualitas tinggi. Tahapan ini bervariasi
     tergantung pada jenis metode yang digunakan, seperti rangka kayu, rangka metal, atau gypsum
     board.                                                               
       Resiko kecelakaan kerja:                                           
                                                                          
          1. Tangan terkena pukulan martil                                
          2. Mata terkena serpihan plafond                                
          3. Kaki terkena pecahan puing-puing                             
          4. Tertimpa tumpukan material                                   
                                                                          
                                                                          
          5. Jatuh dari ketinggian                                        
                                                                          
                                                                          
        Penanggulangan kecelakaan kerja:                                  
       1. Selalu menggunakan masker, sarung tangan dan sepatu savety.     
       2. Selalu menggunakan perancah yang kokoh dan diikat secara kuat agar tidak
          goyang/runtuh                                                   
                                                                          
                                                                          
                                                                          
  3. Pek. Pemasangan Atap                                                 
                                                                          
                                                                          
  A. Alat                                                                 
                                                                          
      Siku biasa                                                         
      Siku rangka                                                        
      Siku yang dapat disetel                                            
      Pensil                                                             
                                                                          
      Perusut                                                            
      Gergaji potong                                                     
      Pahat tusuk                                                        
      Palu kayu                                                          
      Martil                                                             
                                                                          
                                                                          
  B. Bahan                                                                
                                                                          
      Kayu berukuran 4/6 – 400 cm (kuda2)                                
      Kayu berukuran 3/5 – 400 cm (Usuk/ Kaso)                           
      Papan Listplank 20 cm                                              
                                                                          
      Atap Metal                                                         
      Prabung                                                            
      Paku reng kayu                                                     
      Paku Usuk                                                          
                                                                          
  C. Metode Pelaksanaan                                                   
                                                                          
  1. Pekerjaan atap meliputi pembuatan dan pemasangan kuda-kuda, nok, usuk dan reng, dan
     plisir ( lisplank ), serta pemasangan penutup atap ( genteng/seng gelombang / atap metal
     lainya, dsb ).                                                       
  2. Karena panjang atap gerbang 5,5 m sedangkan kayu yang ada di pasaran pada umumnya
                                                                          
     ukuran panjang 4 m, maka di perlukan sambungan pada rangka atap, balok
     bubungan/nok.                                                        
  3. Untuk perkuatan pada sambungan kayu disarankan dipasang plat besi ( beugel ) dan di
     baut.                                                                
  4. untuk reng dapat digunakan kayu berukuran 2/3 cm atau 3/5 cm. pemasangan usuk dan
     reng hendaknya dipasang pada jarak sesuai dengan kebutuhan.          
  5. Masing-masing jenis kebutuhan atap memiliki ukuran yang berbeda sehingga
     penggunaan ukuran kayu baik untuk kuda-kuda dan nok serta jarak usuk dan reng harus
     menyesuaikan. Apabila menggunakan penutup atap standart pabrik/pabrikan, di sarankan
     untuk memeriksa ketentuan pemasangan usuk dan reng yang tertera pada brosur.
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
7. PEKERJAAN PENGECATAN                                                   
                                                                          
  A. Persyaratan Bahan                                                    
                                                                          
     Produk    : Untuk cat tembok setara dengan Nippon Paint.             
                Untuk cat kilat setara dengan Nippon Paint.               
     Warna     : Ditentukan kemudian.                                     
     Kwalitas  : Baik.                                                    
                                                                          
  B. Metode Pelaksanaan                                                   
                                                                          
    Sebelum memulai dengan pekerjaan pengecatan, semua hardware, accessories, fixtures dan
     sejenisnya harus disingkirkan dulu dan baru dikembalikan lagi setelah pekerjaan selesai. Seluruh
     pelaksanaan pekerjaan cat harus sesuai dengan persyaratan yang tercantum dalam PTI 1961.
    Cat tembok                                                           
     Permukaan bidang dinding dengan plesteran sebelumnya harus dibersihkan dengan cara
     menggosoknya memakai kain yang dibasahi dengan air. Setelah kering diberi dempul/filter coat
     pada tempat-tempat yang berlobang sehingga tertutup, dan permukaannya rata. Sesudah kering
                                                                          
     dan keras lapisan ini digosok dengan ampelas agar halus, licin, kemudian dicat paling sedikit 2
     (dua) kali dengan roller 20 cm sampai baik atau dengan cara yang telah ditentukan oleh pabrik.
     Selewat minimum 12 jam lapisan cat berikutnya dapat dilaksanakan setelah lapisan pertama.
     Lapisan terakhir adalah cat anti kotor.                              
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
8. PENUTUP                                                                
                                                                          
  a. Semua ketentuan yang belum tercantum di dalam persyaratan ini akan dijelaskan kemudian.
  b. Bahan-bahan yang dipergunakan harus berkualitas baik sesuai dengan persyaratan.
  c. Semua sisa-sisa bahan bangunan / alat-alat bantu harus dikeluarkan dari kompleks /lokasi
     pekerjaan segera setelah pekerjaan selesai atas biaya Pelaksana.     
                                                                          
Demikian persyaratan teknis pekerjaan ini dibuat untuk diketahui dan dilaksanakan sebagaimana
mestinya dengan penuh rasa tanggung jawab.