Pembangunan Pagar Sd Negeri 19 Kersik Belantian

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10374781000
Date: 4 September 2025
Year: 2025
KLPD: Kab. Landak
Work Unit: Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Pengadaan Langsung
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 96,720,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 96,715,514
Winner (Pemenang): Asesra Raya
NPWP: 09*3**5****05**0
RUP Code: 57006040
Work Location: KERSIK BELANTIAN - Landak (Kab.)
Participants: 1
Attachment
PEMERINTAH   DAERAH   KABUPATEN   LANDAK  DINAS              
                                                                      
                 PENDIDIKAN   DAN  KEBUDAYAAN                         
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                      PROGRA   M  :                                   
                 Pengelolaan Pendidikan                               
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                      KEGIATA   N :                                   
                                                                      
                                                                      
         Pengelolaan  Pendidikan  Sekolah  Dasar                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                      PEKERJAAN:                                      
                                                                      
Pembangunan    Pagar  SD NEGERI   19 KERSIK  BELANTIAN                
                                                                      
                                                                      
                        LOKASI   :                                    
                                                                      
                                                                      
                   Kecamatan   Jelimpo                                
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                 TAHUN    ANGGARAN     :                              
                                                                      
                                                                      
                          2025                                        
                   METODE   PELAKSANAAN                               
                                                                      
 I. PEKERJAAN  FISIK                                                  
                                                                      
    I.1. PEKERJAAN MOBILISASI / PERSIAPAN                             
     1. Pekerjaan Persiapan                                           
                                                                      
        Pekerjaan Persiapan adalah pekerjaan awal yang meliputi kegiatan-kegiatan
        pendahuluan untuk mendukung permulaan proyek meliputi :       
                                                                      
        1.1 Kantor Lapangan dan Fasilitasnya                          
                                                                      
           Tahap berikutnya penentuan lokasi basecamp,pembuatan kantor
           Lapangan dan fasilitasnya dilokasi proyek dan kemudian dilanjutkan
                                                                      
           dengan mobilisasi peralatan yang diperlukan sesuai dengan tahapan
           pelaksaan pekerjaan.                                       
                                                                      
        1.2 Pengaturan Arus Transportasi dan Pemeliharaan Terhadap Arus Lalu
                                                                      
           Lintas                                                     
           Untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan, penganturan arus lalu lintas
                                                                      
           transportasi dilakukan dengan pembuatan tanda-tanda lalu lintas yang
           memadai disetiap kegiatan lapangan.Bila diperlukan dapat ditempatkan
                                                                      
           petugas pemberi isyarat yang bertugas mengatur arus lalu lintas pada
                                                                      
           saat pelaksanaan.                                          
        1.3 Rekayasa Lapangan                                         
                                                                      
           Dengan  petunjuk Direksi Teknis survey/rekayasa lapangan   
           dilaksanakan untuk menentukan kondisi fisik dan strucktural dari
                                                                      
           pekerjaan dan fasilitas yang ada dilokasi pekerjaan, sehingga
                                                                      
           dimungkinkan untuk mengadakan peninjauan ulang terhadap rancangan
           kerja yang telah diberikan sytem dan tatacara survey dikordinasikan
                                                                      
           dengan direksi teknis.                                     
        1.4 Material dan Penyimpanan                                  
                                                                      
           Bahan yang akan digunakan didalam pekerjaan harus menemui  
                                                                      
           spesifikasi dan standard yang berlaku, baik ukuran, type maupun
           ketentuan lainnya sesuai petunjuk Direksi Teknis. Semua material yang
                                                                      
           akan digunakan untuk proses pembuatan.                     
        1.5 Jadwal Konstruksi & Shop Drawing ( Gambar Kerja )         
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
  2 | M e t o d e P e l a k s a n a a n                               
           Jadwal kontruksi dibuat pihak kontraktor, diajukan kepada Direksi
                                                                      
           Teknis untuk dibahas dan mendapatkan persetujuan pada saat 
           dilaksanakan rapat pendahuluan (Pre Construction Meeting/PCM).
                                                                      
        1.6 Papan Nama Proyek                                         
                                                                      
           1. Papan Nama ini digunakan sebagai identitas dan informasi
              mengenai proyek.                                        
                                                                      
           2. Papan nama proyek dibuat dengan ukuran atas persetujuan Direksi
              pekerjaan                                               
                                                                      
           3. Bahan yang dipakai : kayu kaso, plywood, amplas, cat kayu, paku,
                                                                      
              split, cat minyak, semen, dan lain-lain.                
           4. Papan nama Proyek dipasang dipangkal dan ujung lokasi pekerjaan.
                                                                      
           5. Papan nama dipelihara selama pelaksanaan proyek.        
     2. Relokasi Utilitas dan Pelayanan antara lain:                  
                                                                      
        Relokasi Utilitas untuk telkom, PDAM, LISTRIK serta utilitas umum lainnya
        melalui beberapa tahapan :                                    
                                                                      
        a. Pendapatan terhadap sarana yang masuk dalam ketentuan relokasi yang
                                                                      
           sudah ditetapkan                                           
        b. Pelaporan terhadap Depertemen terkait                      
                                                                      
        c. Pemindahan Utilitas setelah mendapatkan persetujuan dari depertemen
           terkait                                                    
                                                                      
                                                                      
                                                                      
    I.2. PEKERJAAN TANAH DAN PASIR                                    
     a. Galian Biasa                                                  
                                                                      
            Pekerjaan Galian biasa harus mencakup seluruh galian yang tidak
        Diklasifikasikan sebagai galian batu, galian structur, galian sumber bahan
                                                                      
        (borrow excavation), Galian perkerasan beraspal, galian perkerasan berbutir,
                                                                      
        dan galian perkerasan beton.                                  
        Pelaksanaan galian biasa ini prosedurnya sebagai berikut :    
                                                                      
        1. Pengukuran dan pemasangan bowplank atau menentukan kedalaman
          galian. Pengukuran dilaksanakan dengan menggunakan alat ukur theodolit
                                                                      
          dengan mempedomani hasil rekayasa yang telah ditentukan oleh
                                                                      
          konsultan dan pihak proyek.                                 
          Pemasangan bowplank dilakukan setelah hasil dari pengukuran disetujui
                                                                      
          oleh pihak Konsultan dan direksi Pekerjaan.                 
        2. Penggalian secara Manual                                   
                                                                      
                                                                      
  3 | M e t o d e P e l a k s a n a a n                               
          Pekerjaan penggalian dilaksanakan setelah pemasangan bowplank dalam
                                                                      
          hal ini penentuan kedalaman galian. Tanah yang digali secara manual
          dikumpulkan ke tepi galian dan selanjutnya diletakkan pada tepi jalan.
                                                                      
     b. Urugan Pasir Alas                                             
                                                                      
            Pekerjaan urugan pasir alas harus mencakup keseluruhan penanganan
        jalan,                                                        
                                                                      
        Pelaksanaan urugan pasir alas ini prosedurnya sebagai berikut :
        1. Pengukuran dan pemasangan bowplank atau menentukan penanganan
                                                                      
          urugan pasir alas. Pemasangan bowplank dilakukan setelah hasil dari
                                                                      
          pengukuran disetujui oleh pihak Konsultan dan direksi Pekerjaan.
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
        2. Pengurugan secara Manual                                   
          Pengurugan dilakukan secara manual degan ditaburkan diatas permukaan
                                                                      
          tanah yang sudah digali. Pengurukan pasir alas dilakukan sebelum
                                                                      
          pengerjaan pengecoran dan disetujui oleh konsultan pengawas.
             ➢ Panjang pengurugan mengikuti panjang penanganan pagar rencana.
                                                                      
             ➢ Lebar pengurugan mengikuti lebar galian trencana.      
             ➢ Tebal pengurukan 5 cm dari permukaan tanah yang sudah digali.
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
    I.3. STRUKTUR                                                     
                                                                      
       • BETON                                                        
         Pekerjaan yang diatur dalam seksi ini harus mencakup pelaksanaan seluruh
                                                                      
         struktur beton, sesuai dengan spesifikasi dan gambar rencana atau
                                                                      
         sebagaimana yang disetujui aleh Direksi Pekerjaan.           
            ➢ Pasir :                                                 
                                                                      
              Pasir beton harus tajam, keras, bersih dari kotoran-kotoran dan
              bahan kimia, bahan organik dan susunan diameter butirnya
                                                                      
              memenuhi persyaratan-persyaratan (SNI03 – 2847 Tahun 2002)
                                                                      
              jumlah butiran lumpur lembut harus kurang dari 5%       
              keseluruhannya.                                         
                                                                      
            ➢ Batu Kerikil :                                          
                                                                      
                                                                      
                                                                      
  4 | M e t o d e P e l a k s a n a a n                               
              Ukuran maksimum dari batu pecah/split adalah 2 cm dengan bentuk
                                                                      
              lebih kurang seperti kubus dan mempunyai “bidang pecah” 
              minimum 3 muka dan split harus bersih, keras dan bebas dari
                                                                      
              kotoran-kotoran lain yang dapat mengurangi mutu beton dan
                                                                      
              memenuhi persyaratan (SNI03 – 2847 Tahun 2002).         
                                                                      
                                                                      
            ➢ Air :                                                   
              Untuk adukan, air yang dipergunakan harus bebas dari asam,
                                                                      
              garam, bahan alkali dan bahan organik yang dapat mengurangi
                                                                      
              mutu beton.                                             
       • Asumsi :                                                     
                                                                      
         ▪ Menggunakan alat { Concrete Mixer)                         
         ▪ Bahan dasar (batu, pasir dan semen) diterima seluruhnya dilokasi
                                                                      
           pekerjaan                                                  
                                                                      
         ▪ Prasedur Pelaksanaan :                                     
         ▪ Semen, pasir, batu kerikil dan air dicampur dan diaduk menjadi beton
                                                                      
           dengan menggunakan Concrete Mixer                          
         ▪ Beton dicor kedalam perancah yang telah disiapkan          
                                                                      
         ▪ Penyelesaian dan perapihan setelah pemasangan.             
                                                                      
         ▪ Pada pekerjaan sambungan beton harus dikerjakan dengan kemiringan
           45° pada bagian akhir pengecoran.                          
                                                                      
       • BEKISTING                                                    
         • Untuk mendapatkan bentuk penampang, ukuran dari beton seperti yang
                                                                      
           ditentukan dalam gambar konstruksi, bekesting harus dikerjakan dengan
                                                                      
           baik, teliti dan kokoh.                                    
         • Bekesting dibuat dari papan yang berkwalitas baik dan tidak pecah-
                                                                      
           pecah.                                                     
         • Konstruksi dari bekesting seperti sokongan-sokongan perancah dan
                                                                      
           lain-lain yang memerlukan perhitungan                      
                                                                      
         • Cetakan harus menghasilkan konstruksi akhir yang mempunyai bentuk,
           ukuran dan tepi-tepi yang sesuai dengan gambar-gambar rencana dan
                                                                      
           syarat-syarat pelaksanaan.                                 
         • Dolken atau Kaso disarankan tidak digunakan sebagai tiang cetakan,
                                                                      
           disamping kekuatan dan kekakuan dari cetakan juga stabilitas perlu
                                                                      
                                                                      
                                                                      
  5 | M e t o d e P e l a k s a n a a n                               
           diperhitungkan dengan baik, terutama terhadap berat beton sendiri serta
                                                                      
           bahan-bahan lainnya yang timbul selama pengecoran.         
         • Sebelum pengecoran dimulai, bagian dalam dari bekesting harus bersih
                                                                      
           dan kering dari air limbah, minyak dan kotoran lainnya.    
                                                                      
         • Bekesting yang digunakan boleh di lepaskan setelah semua pengecoran
           selesai. (Bekesting digunakan hanya untuk sekali pakai)    
                                                                      
                                                                      
     1.4. PEKERJAAN PASANGAN BATU                                     
                                                                      
         • Tukang Dan Pelaksana Lapangan memastikan galian tanah untuk
            pasangan batu kali, ukuran lebar dan kedalaman sudah sesuai gambar
            kerja.                                                    
         • Memasang patok kayu dan benang sebagai acuan leveling pasangan
            batu kali.                                                
         • Memasang Pasangan Batu dengan menggunakan adukan cor mortar
            yang merata mengisi rongga-rongga antar batu kali dan menyusun
            membentuk seperti Gambar Kerja.                           
         • memasang Pasangan Batu yaitu disusun sedemikian rupa sehingga
            pasangan batu kali tidak mudah retak/patah dan berongga besar
         •  Mengecek elevasi pekerjaan pasangan batu kali apakah sudah sesuai
            gambar kerja.                                             
                                                                      
         • Pekerjaan akhir adalah finish pasangan batu dengan plesteran.
         •                                                            
                                                                      
    1.5 PEKRJAAN PEMBESIAN                                            
         • Mudah dilaksanakan agar mendapat hasil rapih dan sesuai dengan
                                                                      
            perhitungan serta gambar.                                 
         • Diameter tulangan yang diguunakan 12 mm, 8 mm.             
                                                                      
         • Bentuk atau segmen penulangan sederhana, praktis, dan dapat dipakai
            pada beberapa segmen atau metode pemasangan di lapngan.   
                                                                      
         • Pembengkokan dan penempatan tulangan (lihat gabar kerja penulagan)
                                                                      
            direncanakan sedemikian rupa agar dapat di lasanakan dengan mudah
            serta tidak membahayakan pekerja dan masyarakat sekitar.  
                                                                      
    1.6 PEKERJAAN LAIN – LAIN                                         
     •  Administrasi / Dokumentasi + Vidio                            
                                                                      
            Untuk melengkapi Administrasi/Dokumentasi dan laporan-laporan
        akan dikerjakan :                                             
                                                                      
            ➢ Laporan berkala secara menyeluruh                       
                                                                      
            ➢ Catatan kemajuan pekerjaan, yang ditandatangani oleh Direksi
              Pekerjaan / Pemilik.                                    
                                                                      
            ➢ Dokumen Foto & Vidio, meliputi :                        
              ▪ Pekerjaan sebelum dilaksanakan                        
                                                                      
  6 | M e t o d e P e l a k s a n a a n                               
              ▪ Pekerjaan sedang dilaksanakan                         
                                                                      
              ▪ Pekerjaan setelah dilaksanakan                        
                  Disusun rapi dan diketahui Direksi Pekerjaan. Foto-foto
                                                                      
             bangunan diambil dari empat arah.                        
                                                                      
                                                                      
    1.7 Demobilisasi                                                  
                                                                      
            Semua alat kerja yang digunakan pada akhir / finishing pelaksanaan
       pekerjaan segera dilakukan Demobilisasi kembali kepada Pemberi Dukungan
                                                                      
       Alat.                                                          
                                                                      
                                                                      
    1.8 Pembersihan Akhir                                             
                                                                      
            Setelah semua Pelaksanaan pekerjaan selesai maka kontraktor akan
       melakukan pembersihan akhir dimana barak kerja, kantor direksi dan lain-lain
                                                                      
       akan di bongkar dan diangkut ke luar lokasi menurut petunjuk direksi.
       Pembersihan ini dikerjakan pada semua lini yang terjadi akibat efek dari
                                                                      
       pelaksanaan pekerjaan. Pihak pelaksana bersama-sama konsultan  
                                                                      
       pengawas/Direksi, PPTK dan KPA melakukan serah terima pekerjaan. Dalam
       jangka waktu masa pemeliharaan segala sesuatu yang terjadi dari hasil
                                                                      
       pekerjaan tersebut menjadi tanggung jawab pelaksana dan harus dilakukan
       perawatan.                                                     
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
  7 | M e t o d e P e l a k s a n a a n