Rehab Ruang Perpustakaan Beserta Perabotnya Sd Negeri 25 Kalumpe

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10375821000
Date: 6 September 2025
Year: 2025
KLPD: Kab. Landak
Work Unit: Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Pengadaan Langsung
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 160,453,830
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 160,451,000
Winner (Pemenang): Tiga Pilar Borneo
NPWP: 10*1**1****72**3
RUP Code: 57278578
Work Location: SD NEGERI 25 KALUMPE - Landak (Kab.)
Participants: 1
Attachment
METODE PELAKSANAAN                                
                                                                          
                                                                          
1. Umum                                                                   
                                                                          
  Uraian syarat-syarat ini menjelaskan mengenai pemasangan/pelaksanaan pekerjaan konstruksi
  pembangunan secara keseluruhan baik struktur dan perlengkapannya. Pekerjaan ini meliputi :
                                                                          
    Pekerjaan persiapan                                                  
                                                                          
    Pekerjaan penutup lantai dan dinding                                 
    Pekerjaan Dinding                                                    
    Pekerjaan plafon                                                     
    Pekerjaan Penutup Atap                                               
    Pekerjaan pengecatan                                                 
                                                                          
    Pekerjaan Pintu Dan Jendela                                          
    ekerjaan Elektrikal                                                  
    Pekerjaan penggantung Dan pengunci                                   
    Perabot Ruang Kelas                                                  
                                                                          
                                                                          
  Dengan demikian pelaksana diwajibkan menyesuaikan pekerjaan sesuai dengan ruang lingkup
  pekerjaan yang dikerjakan. Pekerjaan-pekerjaan yang tidak tercakup dalam spesifikasi dapat
  dilaksanakan berdasarkan Ketentuan-ketentuan praktis yang berlaku di Indonesia atau sesuai
  dengan petunjuk direksi.                                                
                                                                          
                                                                          
2. PEKERJAAN PERSIAPAN                                                    
                                                                          
  a. Pemasangan Plank Proyek                                              
                                                                          
      Pelaksana harus membuat dan memasang plank proyek sesuai anggaran. 
                                                                          
3. PEKERJAAN PENUTUP LANTAI DAN DINDING                                   
   a. Bahan                                                               
       Keramik                                                           
       Semen                                                             
       Pasir                                                             
                                                                          
   b. Metode pelaksanaan                                                  
       Lantai dasarnya/permukaan dibersihkan dari kotoran/debu dan disiram terlebih dahulu
        sebelum ditebar adukan pasangan keramik                           
       Rendam keramik terlebih dahulu dalam air hingga jenuh sebelum dipasang
       Buat adukan untuk pasang keramik                                  
       Pasang benang untuk sumbangan mendapat pasangan permukaan keramik yang rata dan
                                                                          
        garis siar/nat yang lurus                                         
       Buat kepalaan adukan dengan jarak 1 - 1.5 m supaya adukan yang ditebar permukaannya
        yang rata/flat                                                    
       Tebar adukan secara merata untuk menghindarkan terjadi rongga     
       Pasang keramik kepalaan untuk tanda star awal pemasangan pada adukan yang sudah
                                                                          
        ditebar dengan perekat acian. Kemudian dilanjutkan pemasangan keramik lantai lainnya
        dengan contoh kepalaan pasangan keramik yang telah dibuat         
       Pada ketika pemasangan, tekan keramik atau pukul dengan palu karet untuk mendapat
        permukaan lantai keramik yang rata                                
       Cek kerataan permukaan pasangan lantai keramik dengan waterpass   
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
       Setelah pemasangan lantain keramik selesai, biarkan beberapa ketika untuk mengeluarkan
        udara yang ada dalam adukan pasangan lantai keramik. Setelah itu gres dilanjutkan dengan
        pekerjaan perapihan/finish garis siar/nat                         
                                                                          
4. PEKERJAAN DINDING                                                      
   a. Bahan                                                               
       Batako                                                            
       Meteran                                                           
       Benang                                                            
       Waterpass                                                         
   b. Metode pelaksanaan                                                  
       Kemudian pasanglah batako dengan mengunakan jidar yang telah di pasang
                                                                          
       Double cheking ketika dilakukan pemasangan agar bisa memastikan batako terpasang
        dengan lurus                                                      
       Berikan spesi mortal dengan sesuai banyaknya agar bisa rata       
                                                                          
                                                                          
5. PEKERJAAN PLAFON                                                       
                                                                          
   a. Bahan                                                               
                                                                          
       Triplek                                                           
       Kayu usuk sebagai rangka                                          
       Paku atau skrup                                                   
                                                                          
       Cat kayu                                                          
       Kompon atau dempul                                                
                                                                          
   b. Metode Pelaksanaan                                                  
                                                                          
      Persiapkan bahan-bahan yang akan dipakai untuk pembuatan plafon triplek seperti triplek,
       kayu rangka plafond, paku, cat dll.                                
      Menyiapkan peralatan kerja pembuatan plafon triplek (benang ukur, palu, gergaji dll).
                                                                          
      Pertama-tama cek terlebih dahulu apakah dinding sudah benar-benar rapi dan siap untuk
       dipasang plafon triplek. Pastikan atap rumah dalam kondisi aman dari bahaya kebocoran air
       hujan yang dapat merusak plafon triplek nantinya.                  
      Gunakan benang dan selang air untuk mengukur kedataran lokasi pemasangan plafon dan
       juga sebagai penentu batasan titik-titik yang akan dipasang rangka plafon.
                                                                          
      Selanjutnya, pemasangan rangka plafon. Aturlah sedemikian rupa sehingga benar-benar
       sesuai dengan ukuran triplek yang direncanakan. Usahakan hingga posisi rapi dan datar
       tidak bergelombang. Potongan triplek yang baik adalah simetris dalam satu ruangan.
      Perlu juga diperhatikan untuk lokasi pemasangan titik lampu, sebaiknya dalam posisi di
       tengah ruangan atau pada titik-titik yang sudah direncanakan dengan baik. Dengan begitu
                                                                          
       plafon nantinya akan terlihat indah.                               
      Pemasangan triplek bisa dimulai setelah rangka plafon selesai dan benar-benar kuat.
      Pekerjaan compound dilakukan untuk menutup cacat kayu pada triplek atau pada nut. Jika
       pemasangan plafon triplek dilakukan dengan rapat tanpa celah antar sambungan.
      Lakukan pengecatan plafon agar plafon triplek yang sudah terpasang terlihat lebih rapi dan
                                                                          
       indah.                                                             
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
6. PEKERJAAN PENUTUP ATAP                                                 
                                                                          
  a. Bahan                                                                
                                                                          
      Atap Metal                                                         
      Paku                                                               
      Kayu Gording                                                       
      Kayu Kruning ( Rangka kudak – kuda )                               
      Balok Gapit                                                        
      Reng                                                               
      Kaso/Usuk                                                          
      Papan List Plank                                                   
                                                                          
                                                                          
   b. Metode Pelaksanaan                                                  
                                                                          
      Potongan Melintang Rangka Kuda-Kuda Kayu Kruing                    
      Membuat balok pengunci, Siapkan balok kayu untuk balok pengunci dan Buatlah
       cowokan sedalam 2 cm.                                              
      Buatlah lubang pada balok pengnci untuk kedudukan balok mander     
       Menyambung balok tarik Siapkan bahan balok kayu 8/12 sebanyak 2 batang
      Sambungkan balok tersebut untuk balok tarik dengan sambungan kait miring.
      Pasangkan balok pengunci diisi balok pengunci (diatas sambungan yang sudah
       dicowak)                                                           
                                                                          
      Pasang dan pakukan klos diatas kaki kuda-kuda tepatnya dipertengahan dari
       panjang balok tekan.                                               
      Membuat balok sokong, Siapkan balok 8/12 sebanyak 2 batang,        
      Malkan balok tersebut, ujung satu pas pertengahan balok tekan dan ujung yang lain
       pada ujung bawah ander kemudian berilah tanda sebagai batas pembuatan pen.
      Dengan cara yang sama malkan balok sokong yang satunya.            
      Rangkai semua komponen batang kuda-kuda sehingga menjadi konstruksi kuda-
       kuda.                                                              
                                                                          
      Pasanglah balok gapit 6/12 dan perkuatkan dengan baut, sehingga membentuk
       konstruksi akuda-kuda atap kayu.                                   
      Langkah kerja pemasangan usuk/kaso dan reng pada atap pelana antara lain
       Pasanglah semua usuk dengan jarak 40 cm antara satu dan lainnya. Perkuatan
       pertemuan usuk dengan gording dengan cara di paku.                 
      Pasanglah reng dengan jarak sesuai dengan panjang genteng yang akan dipasang.
       Perkuat kedudukanya dengan cara dipaku pada usuk-usuk yng berada di bawahnya.
       Reng paling bawah posisinya dibuat miring yang berbeda dengan yang diatasnya.
                                                                          
      Pasanglah genteng sebagai penutup atap serapi mungkin (lurus arah ke bawah
       kanan kiri). Genteng genteng yang berada diatas bubungan dipotong seperlunya
       menggunakan kaka tua atau alat lainnya.                            
                                                                          
                                                                          
7. PEKERJAAN PINTU DAN JENDELA                                            
                                                                          
  b. Bahan                                                                
                                                                          
      Kayu cukup kuat dan tua.                                           
                                                                          
      Kayu harus mempunyai tekstur yang sama, serat-serat lurus.         
      Kayu bersih dari retakan-retakan, serangan jamur, pelapukan dan cacat-cacat lain ( mata
       bolong, bengkok, melintir dan sebagainya ).                        
      Kayu dijamin tidak akan retak / pecah / melengkung dalam ruangan.  
      Kayu dipotong menurut ukuran, tegak lurus sesamanya menurut gambar rencana.
                                                                          
                                                                          
                                                                          
  c. Metode Pelaksanaan                                                   
                                                                          
       Periksalah semua ukuran-ukuran yang kritis di lapangan sebelum memulai pekerjaan ini.
        Perbedaan-perbedaan dan hal-hal lain yang tidak memuaskan, akan dapat mempengaruhi
        pekerjaan ini, supaya dilaporkan dan diajukan cara pemecahannya untuk disetujui oleh
                                                                          
        Tenaga Fasilitator Lapangan dan Konsultan Perencana.              
       Pintu-pintu harus mempunyai kerenggangan pada tepi samping, atas dan bawah sebesar
        1,58 mm.                                                          
                                                                          
8. PEKERJAAN PENGECATAN                                                   
                                                                          
  a. Persyaratan Bahan                                                    
                                                                          
                                                                          
     Produk    : Untuk cat tembok setara dengan Nippon Paint.             
                Untuk cat kilat setara dengan Nippon Paint.               
     Warna     : Ditentukan kemudian.                                     
     Kwalitas  : Baik.                                                    
                                                                          
                                                                          
  b. Metode Pelaksanaan                                                   
                                                                          
    Sebelum memulai dengan pekerjaan pengecatan, semua hardware, accessories, fixtures dan
     sejenisnya harus disingkirkan dulu dan baru dikembalikan lagi setelah pekerjaan selesai. Seluruh
     pelaksanaan pekerjaan cat harus sesuai dengan persyaratan yang tercantum dalam PTI 1961.
    Cat tembok                                                           
     Permukaan bidang dinding dengan plesteran sebelumnya harus dibersihkan dengan cara
                                                                          
     menggosoknya memakai kain yang dibasahi dengan air. Setelah kering diberi dempul/filter coat
     pada tempat-tempat yang berlobang sehingga tertutup, dan permukaannya rata. Sesudah
     kering dan keras lapisan ini digosok dengan ampelas agar halus, licin, kemudian dicat paling
     sedikit 2 (dua) kali dengan roller 20 cm sampai baik atau dengan cara yang telah ditentukan oleh
     pabrik. Selewat minimum 12 jam lapisan cat berikutnya dapat dilaksanakan setelah lapisan
     pertama. Lapisan terakhir adalah cat anti kotor.                     
                                                                          
    Cat Kilat                                                            
     Pengecatan dilakukan dengan cara sesuai petunjuk dari pabriknya atau sebelum pekerjaan
     pengecatan dimulai, permukaan kayu harus diampelas atau digosok dengan batu kambang
     kemudian dibersihkan dari semua kotoran. Setelah diberi cat dasar, lubang-lubang dari bekas
     paku, retak-retak dan cat-cat lain harus didempul dengan warna dempul yang sesuai dengan
                                                                          
     warna cat hingga permukaannya menjadi rata dan halus/licin baru kemudian dicat minimum 2
     (dua) kali. Pengecatan dilakukan ditempat yang bebas dari panas matahari langsung, lapis demi
     lapis dengan jarak waktu minimum 12 jam setelah pengecatan pertama dimulai.
                                                                          
9. PEKERJAAN ELEKTRIKAL                                                   
                                                                          
  a. Bahan                                                                
                                                                          
       Panel dan kotak pembagi                                           
       Saklar dan zekering-zekering                                      
                                                                          
       Alat-alat ukur (voltmeter & Ampre meter)                          
       MCB                                                               
       Stop kontak / stop kontak daya                                    
       Lampu penerangan                                                  
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
  b. Metode Pelaksanaan                                                   
       Pastikan Semua hantaran (kabel) yang ditarik dalam pipa / cabelduct harus diusahakan
        tidak tampak dari luar (tertanam)                                 
       Pemasangan  pipa   harus   dilaksanakan sebelum  pengecoran.      
        Pemasangan sparing-sparing listrik yang melintas di plat, balok, kolom beton
                                                                          
        harus dipasang terlebih dahulu sebelum pengecoran, kabel diusahakan dimasuk-
        kan bersamaan dengan pemasangan sparing.                          
       Pipa yang dipasang pada dinding dilaksanakan sebelum pekerjaan plesteran
        dan acian dikerjakan.                                             
       Penempatan sambungan/percabangan harus ditempatkan di daerah yang mudah
                                                                          
        dicapai untuk perbaikan (perawatan).                              
       Sambungan harus menggunakan klem / isolasi kabel supaya terlindung dengan
        baik sehingga tidak tersentuh atau menggunakan lasdop dan ditempatkan pada
        Te Dos.                                                           
       Lekukan/belokan pipa harus beradius > 3 kali diameter pipa dan harus rata (untuk
                                                                          
        memudahkan penarikan kabel).                                      
       Jaringan arde harus dipasang tersendiri / terpisah dengan arde penangkal petir.
        –          tidak        boleh        ada         sambungan        
        –       dihubungkan     dengan      elektroda    pentanahan       
        – ditanam sampai minimal mencapai air tanah                       
       Pada hantaran di atas langit-langit, harus diklem pada bagian bawah plat / balok
                                                                          
        atau pada balok kayu rangka langit-langit.                        
       Untuk hantaran/tarikan kabel yang menyusur dinding bata/beton pada shaft harus
        diklem atau dengan papan dan kabeltrey bila jaringan terlalu rumit (banyak).
       Stop             kontak             dan              saklar.      
        Pemasangan stop kontak setinggi > 40 cm dari lantai, saklar dipasang setinggi
                                                                          
        150   cm   dari  lantai (bila tidak  ditentukan spesifikasinya).  
        Pemasangan stop kontak dan saklar harus rata dengan dinding.      
       Box / kotak Panel bodynya harus diarde, untuk menghindari adanya arus.
                                                                          
                                                                          
10. PEKERJAAN PENGUNCI DAN PENGGANTUNG                                    
                                                                          
  c. Bahan                                                                
                                                                          
                                                                          
      Engsel-engsel dari kuningan sekualitas merk RCH Nylon ukuran 4 x 3 atau yang setaraf.
      Kunci pintu dipasang sekualitas merk Yale 2 ( dua ) slaag ( dua kali putar ) atau yang setaraf.
                                                                          
  d. Metode Pelaksanaan                                                   
                                                                          
                                                                          
       Semua pemasangan harus dikerjakan dengan peralatan yang sesuai serta secara baik, rapi
        dan memenuhi syarat teknis dari pabrik, sehingga pintu-pintu & jendela dapat dibuka
        dengan mudah, lancar dan ringan.                                  
       Selama pekerjaan berlangsung harus dijaga agar peralatan kunci dan penutup-penutup
        pegas terlindung dari goresan, kerusakan dan cacat-cacat lain.    
                                                                          
       Sebelum penyerahan pekerjaan, semua pekerjaan kunci dan alat gantungan (hardware)
        harus diminyaki sehingga dapat bekerja dengan baik.               
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
                                                                          
11. PERABOT RUANG KELAS                                                   
                                                                          
  Bahan :                                                                 
  a. Meja belajar                                                         
  b. Kursi                                                                
  c. Papan tulis                                                          
  d. Lemari buku/Rak buku Kelas                                           
                                                                          
                                                                          
12. PENUTUP                                                               
                                                                          
  a. Semua ketentuan yang belum tercantum di dalam persyaratan ini akan dijelaskan kemudian.
  b. Bahan-bahan yang dipergunakan harus berkualitas baik sesuai dengan persyaratan.
  c. Semua sisa-sisa bahan bangunan / alat-alat bantu harus dikeluarkan dari kompleks /lokasi
     pekerjaan segera setelah pekerjaan selesai atas biaya Pelaksana.     
                                                                          
Demikian persyaratan teknis pekerjaan ini dibuat untuk diketahui dan dilaksanakan sebagaimana
mestinya dengan penuh rasa tanggung jawab.