| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0026685883201000 | Rp 7,369,870,751 | - | |
| 0011480183201000 | Rp 6,854,489,424 | 1. Time Schedule: Timbunan Biasa dari selain sumber galian (Bahu) dilaksanakan pada minggu 17 s/d 24, Timbunan bahu jalan dengan sirtu dilaksanakan minggu 18 s/d 25, sementara beton Mutu Sedang K-250 Bahu Jalan pada minggu ke 8 s/d 10. Seharusnya Timbunan biasa dari selain galian yang dilaksanakan terlebih dahulu, baru Beton K-250 untuk bahu. 2. Time Schedule: Timbunan tanah dari galian dilaksanakan pada minggu ke 6,Pasangan batu dilaksanakan pada minggu ke 6 s/d 8. Seharusnya pasangan batu selesai dilaksanakan, baru timbunan tanah dari galian dilakukan dibelakang konstruksi pasangan batu. 3. Metoda Pelaksanaan: untuk pekerjaan galian saluran drainase tertulis: "Tanah yang digali secara manual dikumpulkan ketepi galian dan selanjutnya dimuat ke Dump Truck atau alat banu lain, kemudian diangkut keluar lokasi proyek." sementara pada analisa dilakukan menggunakan alat. 4. Metoda Pelaksanaan: untuk pekerjaan galian struktur 0-2 m' tertulis: "Galian tanah ini dilaksanakan manual dengan tenaga manusia dan alat bantu lainnya." sementara pada analisa menggunakan alat. 5. Metoda Pelaksanaan: untuk pekerjaan Beton K250 untuk Bahu jalan tertulis: "Pada waktu digunakan, jarum penggetar tidak boleh menyentuh bekisting atau besi tulangan.". sementara bahu jalan tidak menggunakan tulangan. Dan "Beton yang telah dicor harus dijaga tetap basah sekurang - kurangnya selama 14 (empat belas) hari setelah dicor, dengan cara disirami air, atau ditutup dengan karung goni yang dibasahi atau dengan cara lain yang dapat dibenarkan." Sementara pada TS hanya 1 minggu (7 hari) sudah dilapis dengan Perkerasan Beton Semen dengan Anyaman Tulangan. 6. Dukungan Peralatan tidak dilengkapi atau didaftarkan di Notaris | |
| 0755101755212000 | Rp 6,781,559,223 | 1. Identitas Bahan Tidak Ada 2. Time Schedule: Manajemen keselamatan kerja hanya minggu ke 1 dan 2. Seharusnya dilaksanakan sepanjang pelaksanaan pekerjaan. 3. Time Schedule: Galian Struktur Kedalaman 0-2 meter dilaksanakan pada minggu ke 4, Namun Pasangan batu baru dilaksanakan pada minggu 23. Terlalu lama jarak antara galian dengan pasangan batu. 4. Time Schedule: Baja Tulangan dilaksanakan pada minggu 19 s/d 20, namun Beton Mutu Sedang K-300 termasuk bekisting dan perancah baru dilaksanakan pada minggu 21 s/d 22. Seharusnya dilakukan disaat bersamaan. 5. Time Schedule: Beton Mutu Sedang k300 dilaksanakan minggu ke 21 s/d 22, namun pasangan batu dilaksanakan minggu ke 23? Seharusnya pasangan batu lebih dahulu dikerjakan, karena Pasangan Batu adalah pondasi bagi plat duiker. 6. Time Schedule: Penyiapan badan/bahu jalan dilaksanakan pada minggu 5 dan minggu 19, sementara lapis pondasi dengan sirtu dilaksanakan pada minggu 6 s/d 7. Penyiapan badan jalan lebih dahulu dilaksanakan baru dilanjutkan dengan lapis pondasi dengan sirtu. 7. Time Schedule: Timbunan tanah dari bekas galian dilaksanakan pada minggu ke 5, Pasangan Batu dilaksanakan pada minggu ke 23. Seharusnya Pasangan Batu dulu, baru dibelakan konstruksi Pasangan Batu dilakukan timbunan tanah dari bekas galian. 8. Metoda Pelaksanaan: pada pekerjaan galian untuk selokan Drainase dan saluran air tertulis: "Selokan yang dilapisi akan dibuat dari pasangan batu yang seperti ditunjukkan pada gambar." sementara pasangan batu pada pekerjaan ini adalah untuk pondasi plat duiker. 9. Metoda Pelaksanaan: untuk pekerjaan Beton K-300 dan K-250 tertulis: "Setelah Pemasangan Bekisting selesai, Pemasangan/penggelaran plastik alas dapat dilakukan pada Permukaan Jalan yang akan dicor untuk menahan supaya air semen pada saat pengecoran tidak meresap ketanah, sesuai dengan gambar atau spesifikasi yang ditetapkan. Pekerjaan pemasangan plastik alas dilakukan sesuai dengan kebutuhan atau target rencana volume harian pekerjaan pengecoran jalan beton yang dapat diselesaikan." sementara K-300 adalah untuk lantai plat duiker | |
| 0029843406201000 | Rp 6,684,489,368 | 1. Pekerjaan Timbunan Biasa dari selain Sumber Galian dilaksanakan lebih dahulu (minggu 5 s/d 10) dari pada Lapis Pondasi Bawah Beton Kurus. Sementara jika dilihat gambar Lapis pondasi bawah beton kurus dilaksanakan lebih dulu, baru Timbunan Biasa dari selain Galian. 2. Identitas Bahan tidak ada | |
| 0014235931201000 | Rp 6,530,015,601 | 1. Time Schedule: Manajemen dan keselamatan kerja (Seharusnya manajemen keselamatan dan kesehatan kerja) dilaksanakan hanya pada minggu 1. seharusnya dilaksanakan sepanjang waktu pelaksanaan pekerjaan. 2. Timbunan Bahu dengan Sirtu dilaksanakan lebih dahulu (minggu 15) dari pada Perkerasan Beton Semen Anyaman Tunggal (minggu 16 s/d 23), sementara jika dilihat gambar Perkerasan Beton Semen Anyaman tunggal dilakukan dulu, baru Timbunan Bahu dengan Sirtu. 3. Bagan Struktur Organisasi tidak ada dalam dokumen 4. Pada Analisa Harga Satuan sebagian indeks dalam AHSP berbeda dengan Dok Pengadaan seperti pek. Perkerasan Beton Semen dgn Anyaman Tunggal pd peralatan Concrete Mixer dan con. Vibrator tertera 0,0693 seharusnya 0,6693 | |
PT Bindakar | 0016703605218000 | Rp 6,800,531,823 | 1. Time Schedule: Manajemen dan keselamatan kerja (seharusnya manajemen keselamatan dan kesehatan kerja) dilaksanakan hanya minggu 1. Seharusnya dilakukan sepanjang pelaksanaan pekerjaan. 2. Ketidak sesuaian antara MP dgn TS: pada MP "Beton mutu sedang K-300 termasuk Bekisting/Perancah Dikerjakan Minggu Ke 11 s dd 14." di TS pada minggu ke 7. 3. Bagan Struktur Organisasi Personil Tidak ada |
| 0720114594203000 | Rp 7,019,659,655 | 1. Time Schedule: Timbunan Biasa dari Selain Sumber Galian dilaksanakan pada minggu 4 s/d 9, dilaksanakan bersamaan dengan Penyiapan Badan/Bahu Jalan (minggu 4 s/d 11). Seharusnya Timbunan dilaksanakan setelah penyiapanbadan/bahu jalan selesai dilaksanakan. 2. Time Schedule: Timbunan Biasa dari Selain Sumber Galian dilaksanakan pada minggu 4 s/d 9, Lapis pondasi dengan Sirtu dilaksanakan pada minggu 6 s/d 15, dan Lapis Pondasi Bawah Beton Kurus dilaksanakan pada minggu 8 s/d 22. Seharusnya Lapis pondasi pondasi dengan sirtu dilaksanakan terlebih dahulu, dilanjutkan dengan Lapis Pondasi Bawah Beton Kurus dan baru Timbunan Biasa dari Selain sumber Galian. 3. Metoda Pelaksanaan: untuk pekerjaan Galian untuk selokan drainase dan saliran air tertulis: "Pekerjaan ini untuk membentuk dan saluran drainase/selokan yang sudah ada dengan menggali dan membentuk saluran lama dan membuang material tanah hasil galian, pekerjaan ini dilakukan dengan menggunakan tenaga manual." sementara pada analisa menggunakan alat. 4. Pada Analisa Harga Satuan tidak sesuai dengan dokumen pengadaab seperti : Timbunan biasa dari galian utk indeks pekerja tertera 0,0576 seharusnya 0,0578; item galian batu tidak ada peralatan dump truck | |
| 0014236210201000 | Rp 7,180,073,126 | 1. Time Schedule: tidak dirinci per item pekerjaan sesuai yang diminta dokumen pengadaan. 2. Time Schedule: Divisi 1 Umum dilaksanakan pada minggu ke 1 dan ke 25. Divisi 1 yang termasuk didalamnya manajemen keselamatan dan kesehatan kerja seharusnya dilaksanakan sepanjang pelaksanaan pekerjaan. 3. Time Schedule: Divisi 4 Pekerjaan Tanah (seharusnya pelebaran perkerasan dan bahu jalan) dilaksanakan pada minggu 4 s/d 7, Divisi 5 Perkerasan Berbutir dilaksanakan pada minggu 7 s/d 23. Seharusnya pekerjaan berbutir lebih dahulu dikerjakan, baru pekerjaan Tanah (Timbunan tanah selain dari sumber galian untuk bahu, dan Timbunan bahu jalan dengan sirtu). 4. Time Schedule: Divisi 3 Pekerjaan Tanah (yang didalamnya termasuk galian struktur dalam 0-2 m') dilaksanakan pada minggu 2 s/d 4. sementara Divisi 7 Struktur (yang didalamnya terdapat pekerjaan galian batu) dilaksanakan pada minggu 24 s/d 25. jarak yang terlalu panjang dari galian dan pasangan pondasi plat duiker. 5. Time Schedule: Divisi 3. Pekerjaan tanah (yang didalamnya terdapat pekerjaan Galian Batu) dilakukan pada minggu 2 s/d 4, Divisi 2 Drainase (yang didalamnya terdapat galian saluran selokan drainase dan saluran air) dilaksankan pada minggu 1. seharusnya galian batu dulu dilakukan, baru galian untuk selokan drainase dan saluran air. 6. Metoda Pelaksanaan: untuk pekerjaan Timbunan Biasa dari selain sumber galian (bahu) tertulis: "Bahan timbunan dihampar sesuai dengan patok pembatas / koridor rencana kontruksi bangunan (misalnya tanggul badan jalan dan lain-lain) sesuai dengan Design Drawing(Gambar Desain)." Sementara timbunan ini digunakan bukan untuk badan jalan, hanya untuk bahu jalan. 7. Metoda Pelaksanaan: untuk pekerjaan Timbunan bahu jalan dengan sirtu tertulis:" - Bahu jalan yang harus dibentuk kembali oleh tenaga kasar, traktor atau motor grader. - Pekerjaan tersebut mencakup pembongkaran daerah-daerah yang tinggi, pengurugan daerah-daerah rendah dengan bahan lebihan, dan pembentukan kembali bahu jalan tersebut sampai memenuhi kelandaian, garis batas dan ketinggian." sementara pekerjaan ini dilakukan diatas timbunan biasa dari selain sumber galian (bahu). 8. Identitas Bahan tidak ada 9. Daftar Pesonil Inti tidak ada (hanya memberikan lampiran SKA, SKT, KArtu Identitas 10. Personil untuk tenaga Quality Control tidak ada | |
PT Ardigra Cahaya Nusantara | 07*6**5****11**0 | Rp 6,701,253,418 | 1. Metoda Pelaksanaan: pada pekerjaan Timbunan Bahu Jalan dengan Sirtu tertulis: "Pemadatan timbunan sirtu menggunakan stamper secara merata di seluruh areal timbunan tanpa merusak pasangan konstruksi." pada analisa pemadatan menggunakan tandem roller. 2. Metoda Pelaksanaan: pada pekerjaan Timbunan Biasa dari selain Sumber Galian tertulis: "Pemadatan timbunan sirtu menggunakan stamper secara merata di seluruh areal timbunan tanpa merusak pasangan konstruksi." pada analisa pemadatan menggunakan Vibro roller. 3. Metoda Pelaksanaan: pada pekerjaan Perkerasan Beton Semen dengan Anyaman Tulangan Tunggal tertulis: "Ratakan permukaan beton dengan alat garuk cor dan jidar."sementara pada analisa meratakan permukaan beton dengan Concrete Paver. 4. Bagan Struktur Organisasi dan Daftar Riwayat Pekerjaan Personil inti tidak ada |
| 0761798735201000 | Rp 6,911,544,481 | 1. Metoda Pelaksanaan: pada pekerjaan Lapis Pondasi Bawah Beton Kurus tertulis: "Sebelum pengecoran beton dimulai, seluruh acuan, baja tulangan dan benda lain yang harus dimasukkan kedalam beton." sementara pekerjaan lapis pondasi beton kurus tidak memakai tulangan baja/wiremesh. kustru pada Perkerasan Beton Semen dengan Anyaman Tulang Tunggal tidak disebutkan tentang baja tulangan/wiremesh. 2. Metoda Pelaksanaan: pada pekerjaan pasangan batu tertulis: "Pasangan batu adalah suatu bangunan yang dibangun untuk mencegah keruntuhan tanah yang curam atau lereng yang dibangun ditempat dimana kemantapannya tidak dapat dijamin oleh lereng tanah itu sendiri yang dipengaruhi kondisi gambar topografi setempat,". sementara pasangan batu pada pekerjaan ini ditujukan untuk pondasi plat duiker, bukan penahan tanah. 3. Identitas Bahan Tidak ada | |
| 0021181052218000 | Rp 6,424,678,026 | 1. Metoda Pelaksanaan: untuk Pekerjaan Timbunan Bahu Jalan dengan Sirtu dan Lapis Pondasi Badan Jalan Dengan Sirtu tertulis: "Pekerjaan bahu jalan dilaksanakan setelah pekerjaan Aspal selesai." Sementara pekerjaan ini tidak menggunakan Aspal. 2. Metoda Pelaksanaan: untuk pekerjaan plesteran tertulis: "Pekerjaan ini memakai campuran spesi 1Pc : 3Ps", sementara pada Analisa Plesteran menggunakan campuran 1:2 3. Bagan Struktur Organisasi tidak ada 4. Metoda Pelaksanaan: untuk pekerjaan plesteran tertulis: "Pekerjaan ini memakai campuran spesi 1Pc : 3Ps", sementara pada Analisa Plesteran menggunakan campuran 1:2. 5. Metoda Pelaksanaan: pada pekerjaan Timbunan Biasa dari Galian tertulis: "Pemadatan timbunan tanah menggunakan stamper secara merata di seluruh areal timbunan tanpa merusak pasangan konstruksi yang ada.". sementara untuk pemadatan pekerjaan ini pada analisa menggunakan Vibro Roller. 6. Metoda Pelaksanaan: pada pekerjaan Timbunan Biasa dari selain Sumber Galian (Bahu) tertulis: "Pemadatan timbunan tanah menggunakan stamper secara merata di seluruh areal timbunan tanpa merusak pasangan konstruksi yang ada." Sementara pada analisa pemadatan menggunakan Vibro Roller. 7. Metoda Pelaksanaan: pada pekerjaan Perkerasan Beton Semen dengan Anyaman Tulangan Tunggal tertulis: Ratakan permukaan beton dengan alat garuk cor dan jidar", sementara pada analisa meratakan beton menggunakan Concrete Paver. | |
PT Jaya Rabanda Sukses | 07*2**6****01**0 | Rp 7,139,662,153 | 1. Time Schedule: Manajemen Keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan hanya pada minggu 1. sementara seharusnya dilaksanakan sepanjang pelaksanaan pekerjaan. 2. Time Schedule:Galian untuk selokan dilaksanakan pada minggu 1 s/d 2, galian batu dilaksanakan pada minggu 2. seharusnya Galian batu dulu yang dilaksanakan, baru galiasn untuk selokan drainase. 3. Time Schedule: Galian Struktur kedalaman 0-2 m' dilaksanakan pada minggu ke 3, sementara pasangan batu dilaksanaan pada minggu 24 s/d 25. Jarak yang terlalu lama. 4. Time Schedule: pekerjaan Timbunan Biasa dari Selain Sumber Galian dilaksanakan pada minggu 4 s/d 5, Pekerjaan Lapis Pondasi dengan Sirtu Dilaksanakan pada minggu 8, dan Lapis Pondasi bawah beton kurus dilaksanakan pada minggu 19 s/d 22. seharusnya Lapis Pondasi dengan sirtu dilaksanakan terlebih dulu, setelah itu Lapis pondasi bawah beton kurus, dilanjutkan dengan Timbunan biasa dari selain sumber galian. 4. Time Schedule: pekerjaan perkerasan beton semen dengan anyaman tulangan tunggal dilaksanakan pada minggu 8 s/d 21, Pekerjaan lapis pondasi bawah beton kurus dilaksanakan pada minggu 19 s/d 22. seharunnya lapis pondasi beton kurus dulu dilakukan baru dilanjutkan dengan Perkerasan beton semen dengan anyaman tulangan tunggal. 5. Time Schedule: pekerjaan beton sedang K-300 termasuk bekisting dan perancah dilaksanakan pada minggu 22, Baja Tulangan U24 Polos dilaksanakan pada minggu 24, dan pasangan batu dilaksanakan pada minggu 24 s/d 25. seharusnya pasangan batu dulu dilaksanakn. selanjutnya baja tulangan dan Beton K-300 beserta bekisting dan perancah baru dilaksanakan. 6. Metoda Pelaksanaan: untuk pekerjaan Galian untuk selokan drainase dan saliran air pada metoda justru yang ditawarkan adalah Pekerjaan Galian Biasa. 7. Metoda Pelaksanaan: untuk pekerjaan Perkerasan Beton Semen dengan Anyaman Tulangan Tunggal, tertulis: "Material sirtu dihampar dengan menggunakan Motor Grader. Hamparan material disiram air dengan Watertank Truck (sebelum pelaksanaan pemadatan) dan dipadatkan dengan menggunakan Pendestrian Roller" seharusnya yang dihampar adalah campuran beton semen. Begitu juga dengan pekerjaan Lapis Pondasi Bawah Beton Kurus. 8. Identitas Bahan Tidak Ada 9. Bagan Struktur Organisasi dan Daftar riwayat pekerjaan personil inti tidak ada 10. Dukungan Alat dati PT. LMKP tidak didaftarkan di notaris |
| 0028849347801000 | Rp 0 | 1. Harga tidak terdapat dalam sistem 2. Pada Metoda Pelaksanaan: untuk pekerjaan Galian Untuk Selokan Drainase dan Saluran Air, Galian Batu dan Galian Struktur dengan kedalaman 0-2 M Tertulis: "Penggalian dilakukan secara manual ...." Sementara pada analisa menggunakan Alat (Excavator). 3. Time Schedule: Pekerjaan Lapis Pondasi Beton Kurus dilaksanakan bersamaan dengan Perkerasan Beton Semen dengan Anyaman Tulang Tunggal (minggu 7 s/d 26). Seharusnya pekerjaan lapis pondasi beton kurus dilaksanakan terlebih dahulu, baru dilaksanakan Perkerasan Beton Semen dengan Anyaman Tulang Tunggal. Dan tidak sesuai dengan Metoda Pelaksanaan yang berbunyi: "pastikan terlebih dahulu lantai kerja telah selesai dan siap dipasang tulangan." | |
| 0017370529202000 | Rp 7,000,681,989 | '1. Time Schedule: Timbunan Tanah dari Galian dilaksanakan pada minggu ke 14, Lapis Pondasi dengan Sirtu dilaksanakan pada minggu ke 8 s/d 9. Seharusnya timbunan tanah dari galian untuk timbunan dibelakang konstruksi Pasangan Batu (dan Retaining wall) dilaksanakan lebih dulu, diatas timbunan baru Lapis Pondas dengan Sirtu. 2. Metoda Pelaksanaan: pada pekerjaan Lapis Pondasi bawah Beton Kurus tertulis: "Adukan yang telah teraduk sempurna dibawa oleh pekerja ke titik-titik pengecoran dengan menggunakan gerobak lalu campuran beton cor tadi dituang ke atas wiremesh/anyaman tulangan tunggal kemudian dipadatkan menggunakan concrete vibrator diratakan menggunakan concrete paver dan hingga ketebalan, kemiringan, dan dimensi beton yang disyaratkan tercapai." Lapisan pondasi bawah beton kurus tidak menggunakan baja tulangan/wiremesh, dan untuk meratakan pada analisa tidak menggunakan Concrete Paver. 3. Metoda Pelaksanaan: pada pekerjaan Beton mutu sedang K-300 termasuk Bekisting/Perancah tertulis: "Adukan yang telah teraduk sempurna dibawa oleh pekerja ke titik-titik pengecoran dengan menggunakan gerobak lalu campuran beton cor tadi dituang ke dalam bekisting/cetakan kemudian dipadatkan menggunakan concrete vibrator diratakan menggunakan concrete paver dan hingga ketebalan, kemiringan, dan dimensi beton yang disyaratkan tercapai.." Beton mutu sedang K-300 untuk meratakan pada analisa tidak menggunakan Alat Concrete Paver, dan apakah bekisting akan kuat untuk menahan Concrete Paver? 4. Metoda Pelaksanaan: pada pekerjaan Beton mutu sedang K-250 untuk Bahu Jalan tertulis: "Adukan yang telah teraduk sempurna dibawa oleh pekerja ke titik-titik pengecoran dengan menggunakan gerobak lalu campuran beton cor tadi dituang ke dalam bekisting/cetakan kemudian dipadatkan menggunakan concrete vibrator diratakan menggunakan concrete paver dan hingga ketebalan, kemiringan, dan dimensi beton yang disyaratkan tercapai.." Beton mutu sedang K-250 untuk Bahu Jalan untuk meratakan pada analisa tidak menggunakan Alat Concrete Paver. | |
Vinarel Abdi Wiratama | 08*1**9****04**0 | Rp 7,569,709,479 | 1. Time Schedule: Manajemen keselamatan dan kesehatan kerja dilaksanakan hanya minggu 2 dan 3. seharusnya dilaksanakan sepanjang pelaksanaan pekerjaan. 2. Identitas Bahan tidak ada 3. Pada Analisa Harga Satuan tidak sesuai dengan Dokumen Pengadaan seperti Item Timbunan bahu jalan dgn sirtu indeks pekerja tertera 1,5260 seharusnya 1,5286; item Plesteran 1 Pc : 2 Ps, tebal 15 mm indeks tukang tertera 0,0500 sseharusnya 0,5000 |
| 0029549581201000 | - | - | |
| 0743391575201000 | - | - | |
| 0012136800201000 | - | - | |
CV Bharata Gilang Pratama | 00*4**4****01**0 | - | - |
PT Dede Primalindo | 0026983486204000 | - | - |
| 0023820517204000 | - | - | |
PT Anugerah Baja Sumbar | 07*4**3****04**0 | - | - |
| 0029842697201000 | - | - | |
| 0016229916201000 | - | - | |
| 0015214828201000 | - | - | |
| 0725162093216000 | - | - | |
| 0317855062201000 | - | - | |
| 0012398186331000 | - | - | |
| 0015807415201000 | - | - | |
| 0024158917213000 | - | - | |
| 0317391530216000 | - | - | |
| 0725420277203000 | - | - | |
| 0015201817204000 | - | - | |
CV Adkha Mandiri | 07*0**2****16**0 | - | - |
| 0032893570009000 | - | - | |
PT Tunas Tehnik Sejati | 0014122121804000 | - | - |
| 0012300836202000 | - | - | |
| 0728836461331000 | - | - | |
CV Pulai Technical | 0018094508203000 | - | - |
PT Bumi Siak Makmur | 0019473826212000 | - | - |
| 0023222821201000 | - | - | |
CV Jaya Tamato | 0727888323203000 | - | - |
CV Citra Karya Nusantara | 00*4**0****01**0 | - | - |
| 0028786598201000 | - | - | |
| 0818524845204000 | - | - | |
| 0021154349201000 | - | - | |
| 0011018421201000 | - | - | |
| 0760719104201000 | - | - | |
| 0014235170201000 | - | - | |
CV Bukit Kawi | 0722095833204000 | - | - |
| 0031082621204000 | - | - | |
PT Beliwong Seratus Empat Puluh Empat | 07*8**2****04**0 | - | - |
| 0020657284204000 | - | - | |
| 0017369844204000 | - | - | |
CV Ghaniyy Putra | 02*9**0****00* | - | - |
| 0752205435216000 | - | - | |
PT Tri Son Nusantara | 08*7**8****05**0 | - | - |
| 0754084648204000 | - | - | |
| 0028386191201000 | - | - | |
CV Jasa Guna | 00*6**3****04**0 | - | - |
| 0739990604201000 | - | - |
| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 8 December 2023 | Pembangunan Perluasan Tpk Sarimukti | Provinsi Jawa Barat | Rp 32,998,602,030 |
| 31 March 2020 | Pembangunan Tpa Sidikalang Kabupaten Dairi | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 25,752,060,000 |
| 21 February 2023 | Perluasan Jaringan Perpipaan Spam Ikk Mandau | Kab. Bengkalis | Rp 19,500,000,000 |
| 21 February 2018 | Pembangunan Tpa Kabupaten Seluma | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 15,100,000,000 |
| 22 December 2020 | Peningkatan Kapasitas Penyediaan Air Baku Pdam Cabang Kelapa Kampit Di Kab. Belitung Timur | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 7,000,000,000 |
| 1 November 2016 | Pembangunan Intake Dan Jaringan Pipa Transmisi Air Baku Lubuk Bulang Kabupaten Dharmasraya (Lanjutan) | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 5,849,000,000 |
| 18 September 2018 | - Biaya Jasa Kontruksi Fisik Pasar Desa Pempatan | Kab. Karangasem | Rp 5,730,000,000 |
| 26 June 2020 | Pembangunan Iplt Kabupaten Kaur | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 5,500,000,000 |
| 18 January 2021 | Rehabilitasi Prasarana Penyediaan Air Baku Kolong Dukong Di Kabupaten Belitung | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 5,200,000,000 |
| 9 February 2017 | Peningkatan Kualitas Kws. Permukiman Kumuh Kota Padang | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 4,616,519,000 |