Belanja Modal Bangunan Gedung Kantor ( Interior )

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10538058000
Date: 3 November 2025
Year: 2025
KLPD: Kab. Lombok Barat
Work Unit: Kantor Camat Batu Layar
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Pengadaan Langsung
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 138,885,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 138,866,000
Winner (Pemenang): CV Karya Alfareza
NPWP: 840342380914000
RUP Code: 61478502
Work Location: Kecamatan Batulayar - Lombok Barat (Kab.)
Participants: 1
Attachment
URAIAN  SINGKAT PEKERJAAN                           
                                                                      
Program       : Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Kabupaten/
                Kota                                                  
Kegiatan      : Pengadaan Barang Milik Daerah Penunjang Urusan Pemerintah
                Daerah                                                
Paket         : Belanja Modal Bangunan Gedung Kantor (Interior)       
Pekerjaan                                                             
Jenis Belanja : Jasa Konstruksi                                       
Lokasi        : Kab. Lombok Barat                                     
                                                                      
Tahun         : 2025                                                  
Anggaran                                                              
                                                                      
        Interior kantor memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan
                                                                      
 lingkungan kerja yang nyaman, produktif, dan profesional. Penataan ruang yang baik
 tidak hanya memperhatikan aspek estetika, tetapi juga fungsi dan kenyamanan bagi
                                                                      
 seluruh pengguna ruang. Sebuah kantor dengan desain interior yang tepat dapat
                                                                      
 meningkatkan semangat kerja, memperkuat kerja sama antarpegawai, serta
 mendorong efisiensi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.         
                                                                      
 Selain itu, interior kantor juga menjadi representasi identitas dan citra Instansi
                                                                      
 Pemerintah. Melalui pemilihan warna, furniture, pencahayaan, dan tata letak ruang,
 perusahaan dapat menampilkan karakter dan nilai-nilai yang ingin disampaikan
                                                                      
 kepada karyawan maupun tamu yang datang. Kantor dengan interior yang menarik
                                                                      
 dan terencana dengan baik dapat menumbuhkan rasa bangga serta loyalitas
 karyawan terhadap tempat mereka bekerja.                             
                                                                      
        Dari sisi psikologis, lingkungan kerja yang nyaman dan tertata rapi dapat
                                                                      
 membantu mengurangi stres dan meningkatkan fokus karyawan. Sementara itu, dari
 sisi fungsional, desain interior yang memperhatikan ergonomi, pencahayaan alami,
                                                                      
 dan sirkulasi udara yang baik akan mendukung kesehatan serta keselamatan kerja.
                                                                      
 Dengan demikian, investasi dalam desain interior kantor bukan hanya sekadar
 mempercantik ruangan, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk  
                                                                      
 meningkatkan kinerja, kesejahteraan karyawan, dan citra positif Instansi
                                                                      
 Pemerinatah secara keseluruhan.                                      
 A. Persiapan dan pelaksanaan Pekerjaan                               
                                                                      
        Pemeriksaan dan Perencanaan Awal Interior meliputi beberapa tahap
                                                                      
    penting yang dilakukan sebelum proses desain dan pengerjaan interior dimulai.
    Tahapan ini bertujuan untuk memahami kebutuhan, kondisi, serta potensi ruang
    agar perencanaan yang dihasilkan tepat dan efektif. Adapun kegiatan yang
    termasuk dalam pemeriksaan dan perencanaan awal interior meliputi:
                                                                      
   1. Survey dan Analisis Ruang                                       
                                                                      
         Melakukan pengukuran serta pendataan kondisi fisik ruang, seperti ukuran
                                                                      
     ruangan, bentuk, tinggi plafon, pencahayaan, ventilasi, serta kondisi struktur
                                                                      
     bangunan. Langkah ini penting untuk mengetahui potensi dan keterbatasan
                                                                      
     ruang yang akan dirancang.                                       
                                                                      
   2. Identifikasi Kebutuhan dan Fungsi Ruang                         
                                                                      
         Mengumpulkan informasi mengenai kebutuhan pengguna ruang (user
      requirement), termasuk jumlah pengguna, jenis aktivitas yang dilakukan, serta
                                                                      
      peralatan atau fasilitas yang dibutuhkan.                       
                                                                      
   3. Analisis Konsep dan Gaya Desain                                 
                                                                      
          Menentukan arah atau tema desain yang sesuai dengan karakter Kantor
                                                                      
     atau pengguna ruang, seperti gaya modern, minimalis, klasik, atau industrial.
                                                                      
   4. Studi Ergonomi dan Kenyamanan                                   
                                                                      
          Meninjau aspek ergonomi agar desain interior mendukung kenyamanan
                                                                      
     dan kesehatan pengguna, seperti ketinggian meja kerja, pencahayaan, dan
                                                                      
     tata letak furnitur.                                             
                                                                      
   5. Perencanaan Tata Ruang (Layout Plan)                            
                                                                      
          Membuat sketsa awal atau konsep denah yang menggambarkan    
                                                                      
     pembagian zona ruang, sirkulasi, dan penempatan furnitur secara efisien.
                                                                      
   6. Analisis Anggaran dan Waktu Pelaksanaan                         
                                                                      
          Menyusun perkiraan biaya (budgeting) dan waktu pelaksanaan proyek
                                                                      
     agar sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan klien.                
                                                                      
   7. Konsultasi dan Persetujuan Konsep Awal                          
                                                                      
     Menyampaikan hasil analisis dan konsep awal kepada klien untuk mendapatkan
     masukan, revisi, serta persetujuan sebelum melangkah ke tahap desain detail
                                                                      
     dan pelaksanaan.                                                 
                                                                      
        Tahapan pemeriksaan dan perencanaan awal ini menjadi dasar penting
                                                                      
    dalam proses desain interior agar hasil akhir dapat memenuhi kebutuhan
                                                                      
    fungsional, estetika, serta efisiensi ruang secara optimal.       
        B. Rangkaian Akhir dari Pelaksanaan Interior                  
                                                                      
        Tahap akhir pelaksanaan interior merupakan rangkaian kegiatan penutup
    dari seluruh proses pekerjaan desain dan konstruksi interior. Pada tahap ini, fokus
                                                                      
    utama adalah memastikan seluruh pekerjaan telah selesai sesuai dengan
                                                                      
    rencana, standar kualitas, dan kebutuhan pengguna. Tahapan ini juga mencakup
    proses pemeriksaan, penyempurnaan, serta penyerahan hasil akhir kepada PPK
                                                                      
    atau pengguna ruang. Adapun uraian serta rangkaian kegiatan pada tahap akhir
                                                                      
    pelaksanaan interior meliputi:                                    
                                                                      
  1. Pemeriksaan Hasil Pekerjaan (Final Inspection)                   
                                                                      
         Dilakukan untuk memeriksa kembali seluruh elemen interior, seperti
                                                                      
    pemasangan furnitur, finishing dinding, lantai, plafon, serta instalasi listrik dan
    pencahayaan. Pemeriksaan ini memastikan bahwa hasil pekerjaan telah sesuai
                                                                      
    dengan gambar kerja, spesifikasi teknis, dan standar mutu yang ditetapkan.
                                                                      
  2. Pekerjaan Penyempurnaan (Touch Up dan Perbaikan Minor)           
                                                                      
        Jika  ditemukan kekurangan atau  ketidaksesuaian, dilakukan   
                                                                      
     penyempurnaan seperti perbaikan cat, perataan permukaan, pengencangan
                                                                      
     sambungan furnitur, atau penggantian material yang rusak. Tujuannya adalah
     untuk mencapai hasil akhir yang rapi, bersih, dan layak digunakan.
                                                                      
  3. Pembersihan Akhir (Final Cleaning)                               
                                                                      
                                                                      
         Setelah semua pekerjaan selesai dan diperbaiki, dilakukan pembersihan
     menyeluruh terhadap seluruh area kerja. Langkah ini mencakup pembersihan
                                                                      
     debu, sisa material, kaca, lantai, dan perabot agar ruangan siap digunakan.
                                                                      
  4. Pemasangan Aksesori dan Dekorasi                                 
                                                                      
          Tahap ini meliputi penataan elemen dekoratif seperti lukisan, tanaman
                                                                      
      hias, lampu tambahan, dan perlengkapan estetis lainnya yang memperkuat
      konsep desain interior.                                         
                                                                      
                                                                      
  5. Uji Fungsi dan Pemeriksaan Akhir (Testing and Commissioning)     
                                                                      
         Dilakukan pengujian terhadap sistem-sistem yang terpasang, seperti
     pencahayaan, pendingin udara (AC), stop kontak, serta peralatan lainnya untuk
                                                                      
     memastikan semuanya berfungsi dengan baik dan aman digunakan.    
                                                                      
  6. Serah Terima Pekerjaan (Hand Over)                               
                                                                      
           Setelah seluruh pekerjaan selesai dan disetujui oleh pihak PPK,
                                                                      
     dilakukan proses serah terima resmi. Pada tahap ini, disertakan dokumen
     pendukung seperti gambar akhir (as built drawing), daftar material, dan
     panduan perawatan.                                               
                                                                      
  7. Evaluasi dan Dokumentasi Akhir                                   
                                                                      
          Konsultan melakukan evaluasi terhadap hasil pekerjaan dan pelaksanaan
                                                                      
     fisik secara keseluruhan untuk bahan perbaikan di masa mendatang.
                                                                      
     Dokumentasi berupa foto hasil akhir dan laporan pelaksanaan fisik juga disusun
                                                                      
     sebagai arsip.                                                   
                                                                      
        Tahap akhir ini sangat penting karena menjadi tolak ukur keberhasilan
    pelaksanaan fisik interior secara keseluruhan. Dengan pelaksanaan akhir yang
                                                                      
    rapi, terkontrol, dan sesuai spesifikasi, ruang interior dapat berfungsi maksimal
                                                                      
    serta menciptakan kenyamanan dan kepuasan bagi PPK dan Pegawai Kantor
    Camat Batulayar, terlebih Kantor Camat Batulayar yang berada di wilayah
                                                                      
    Pariwisata sehingga perlu pengadaan Interior Bangunan Gedung Kantor.
                                                                      
                                                                      
                                    Batulayar 21 Oktober 2024         
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                     Pengguna Anggaran                
                                    Kantor Camat Batulayar            
                                   Kabupaten Lombok Barat             
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                                                      
                                H. MUHAMMAD   SUBAYIN, SE             
                                 NIP. 198008182002121006
Tenders also won by CV Karya Alfareza
Authority
21 March 2023Pembangunan Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Umum Kota Mataram - DakKota MataramRp 9,840,000,000
17 March 2021Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Prawira ( Dak Penugasan )Kab. Lombok UtaraRp 1,200,619,000
19 February 2020Rehabilitasi Jaringan Irigasi Di BenjorKab. Lombok TengahRp 855,000,000
1 August 2025Belanja Modal Bangunan Gedung Kantor (Rehab Gedung Kantor Lurah Tanjung Karang)Kota MataramRp 706,250,000
30 May 2022Rehabilitasi Ruang Kelas Dengan Tingkat Kerusakan Minimal Sedang Beserta Perabotnya Smp Negeri 2 SuelaKab. Lombok TimurRp 650,000,000
30 August 2021Pengadaan Gedung Lab CncProvinsi Nusa Tenggara BaratRp 594,554,000
15 April 2022Preservasi Jalan Perkotaan Tanjung (Dbh Pkb)Kab. Lombok UtaraRp 570,184,490
12 June 2024Penguatan Badan Jalan Ke Ponpes Nurul BayanKab. Lombok UtaraRp 540,000,000
28 August 2019Rekonstruksi Puskesmas Pembantu Duman Kec. Lingsar (Musrenbang Dan Bencana)Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok BaratRp 480,000,000
9 May 2023Pembangunan Ruang Tata Usaha Beserta Perabotnya (Dak) Smps Karya LotaraKab. Lombok UtaraRp 401,790,000