DESKRIPSI PEMBANGUNAN IRIGASI PERPIPAAN
KELOMPOK TANI MAKMUR PANGAN DESA KEPEL KECAMATAN KARE
1. Latar Belakang
Air merupakan faktor penting dalam budidaya pertanian, tanpa
adanya ketersediaan air yang cukup, maka tanaman yang dibudidayakan
tidak akan tumbuh dan berproduksi secara optimal. Secara alami
kebutuhan air untuk tanaman dapat dipenuhi dari air hujan dan sistem
irigasi. Namun, kenyataannya ketersediaan air tidak merata sepanjang
waktu dan setiap tempat. Di beberapa tempat dan dalam waktu-waktu
tertentu jumlah air hujan tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan,
serta masih banyak lokasi pertanaman yang berada diluar sistem daerah
irigasi di mana distribusi airnya belum dikelola secara teratur. Kondisi ini
menyebabkan intensitas pertanaman menjadi terbatas pada setiap
tahunnya.
Oleh Karena itulah di Kabupaten Madiun sangat dibutuhkan
pembangunan saluran irigas perpipaan guna membantu petani untuk
budidaya tanaman khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air.
Air irigasi memegang peranan penting dalam mendukung keberhasilan
budidaya tanaman, agar tanaman dapat tumbuh secara optimal. Secara
alami kebutuhan air dapat dipenuhi dari air hujan dan sistem irigasi.
Kondisi iklim saat ini banyak mengalami perubahan sehingga
ketersediaan air dirasakan mengalami penurunan. Alternatif penyediaan
air sebagai suplesi air irigasi untuk pertanian, dapat dilakukan melalui
pembangunan saluran irigasi perpipaan dengan memanfaatkan sumber
air yang berasal dari sungai, mata air, danau, embung dan sumber air
lainnya.
2. Maksud dan Tujuan
Memberikan arahan tentang pola pelaksanaan kegiatan
pengembangan dan optimalisasi pemanfaatan air permukaan melalui
saluran irigasi perpipaan dan dalam rangka meningkatkan ketersediaan
air sebagai suplesi pada lahan pertanian yang akan mendukung
peningkatan produksi Pertanian dan perkebunan .
3. Sasaran
- Terbangunnya S a l u r a n I r i g a s i P e r p i p a a n d i D e s a
K e p e l K e c . K a r e Kabupaten Madiun
- Meningkatkan kapasitas ketersediaan air untuk budidaya pertanian
dan perkebunan
- Meningkatnya Produksi Tanaman Pertanian dan Perkebunan
4. Lokasi Kegiatan
Kegiatan Pembangunan Irigasi Perpipaan ini dilaksanakan pada
Kelompok Tani Makmur Pangan Pangan Desa Kepel Kecamatan Kare
5. Sumber Dana
Pembiayaan kegiatan ini berasal dari dana APBD Kabupaten Madiun
Tahun Anggaran 2025, dengan pagu anggaran sebesar
Rp. 162.575.000,- (Seratus Enam Puluh Dua Juta Lima Ratus Tujuh Puluh
Lima Ribu Rupiah)
6. Ruang Lingkup Kegiatan
Kegiatan Pembangunan Sarana Prasarana Pertanian ini dilaksanakan
meliputi:
a) Penerapan SMKK
Pekerjaan fisik dilaksanakan dengan menerapkan standar keamanan
kontruksi
b) Pekerjaan Persiapan
Meliputi pembersihan lapangan dan perataan tanah serta
pengukuran dan pemasangan bowplank
c) Pekerjaan Tanah
d) Pekerjaan Anggelan
- Pasangan batu kali belah 15/20 (1 SP : 5 PP)
- Plesteran 1 SP : 5 PP tebal 15 mm
- Acian
- Pengecoran Beton Mutu fc :14,5 MPa (K175)
e) Pekerjaan Bak Penyaring
f) Pekerjaan Box Stop Kran
- Galian Tanah, Pemasangan Batu Merah tebal ½
bata,plesteran,acian,pengecoran beton mutu fc :14,5 Mpa (K 175),
pengecoran lantai kerjo beton mutu fc : 7,4 Mpa (K 100), besi
diameter 8 dan pasang bekisting
g) Pekerjaan Pipa
- Galian tanah biasa sedalam 1 m, pengurugan kembali galian tanah,
pengadaan dan pemasangan pipa PVC S-12, 5 Diam 3 “ P.6 m dan
Pengadaan dan Pemasangan Stop Kran Dia 3 “ (pipa merk triliun)
7. Kualifikasi Penyedia, Alat dan Personil yang dibutuhkan
Penyedia yang melaksanakan kegiatan ini adalah yang memiliki SBU
dengan KBLI 42201 Konstruksi Jaringan Irigasi dan Drainase,
Alat utama yang digunakan dalam kegiatan ini adalah
No Jenis Alat Jumlah Kapasitas
1 Mesin Pemotong pipa 1 -
2 Molen 1 3,5 m3
Adapun personil yang dibutuhkan adalah pelaksana yang memiliki SKT
sertifikat teknik Sumber Daya Air dan tenaga kerja yang mahir dibidang
saluran Irigasi.
8. Output
Output : Terbangunnya satu unit Irigasi Perpipaan di Desa
Kepel Kecamatan Kare
Outcome : Meningkatnya Ketersediaan Air untuk Budidaya
Pertanian dan Perkebunan
9. Jangka Waktu Pelaksanaan
Jangka waktu pelaksanaan kegiatan ini adalah 90 (Sembilan Puluh) hari
kalender.