URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
BELANJA JASA KONSULTASI BERORIENTASI LAYANAN – JASA KONSULTASI
MANAJEMEN DEWAN PENGUPAHAN DAERAH KABUPATEN MAGELANG
1. Nama Pekerjaan : Belanja Jasa Konsultasi Berorientasi Layanan – Jasa
Konsultasi Manajemen Dewan Pengupahan Daerah
Kabupaten Magelang
2. Judul : Tinjauan Akademik Dampak Besaran UMK Terhadap
Investasi dan Pengurangan Tingkat Pengangguran
Terbuka Kabupaten Magelang
3. Kegiatan : Pencegahan dan Penyelesaian Perselisihan
Hubungan Industrial, Mogok Kerja dan Penutupan
Perusahaan di Daerah Kabupaten/Kota
4. Sub Kegiatan : Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial,
Mogok Kerja, dan Penutupan Perusahaan yang
Berakibat/Berdampak pada Kepentingan di 1 (satu)
Daerah Kabupaten/Kota
5. Program : Program Hubungan Industrial
6. Lokasi Pekerjaan : Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten
Magelang
7. Sumber Dana : APBD Kabupaten Magelang
8. Tahun Anggaran : Tahun 2025
9. Pagu Anggaran : Rp 14.025.000,-
(empat belas juta dua puluh lima ribu rupiah)
10. HPS : Rp 14.025.000,-
(empat belas juta dua puluh lima ribu rupiah)
11. Waktu Pelaksanaan : 45 (empat puluh lima) hari kalender
12. Cara Pembayaran : Setelah selesai pekerjaan
13. Ruang Lingkup : Tinjauan Akademik Dampak Besaran UMK Terhadap
Pekerjaan Investasi dan Pengurangan Tingkat Pengangguran
Terbuka Kabupaten Magelang. Pada dokumen ini
melingkupi hal-hal berikut :
1. Ruang Lingkup Substansi
Kajian ini membahas hubungan antara besaran
Upah Minimum Kabupaten (UMK) dengan dua
indikator utama, yaitu:
a. Tingkat investasi, yang mencakup investasi
Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)
dan Penanaman Modal Asing (PMA) di
Kabupaten Magelang.
b. Tingkat pengangguran terbuka (TPT),
sebagai indikator penyerapan tenaga kerja
dan kondisi pasar kerja daerah. kajian akan
meninjau apakah perubahan besaran UMK
dari tahun ke tahun memiliki pengaruh yang
signifikan terhadap dua aspek tersebut, baik
secara langsung maupun tidak langsung.
2. Ruang Lingkup Wilayah
Kajian ini difokuskan pada wilayah administratif
Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah.
Pemilihan lokasi ini didasarkan pada karakteristik
ekonomi dan ketenagakerjaan daerah yang
dinamis serta adanya fluktuasi UMK dan
pengangguran dalam beberapa tahun terakhir.
3. Ruang Lingkup Keterbatasan
Penelitian ini tidak secara langsung menilai
faktor-faktor mikro dalam keputusan investasi
perusahaan, seperti efisiensi produksi, akses
infrastruktur, atau kepastian hukum. Selain itu,
pengaruh UMK terhadap pengangguran dan
investasi dikaji dari sudut pandang ekonomi
makro daerah, bukan pada level perusahaan
secara individual.
14. Hasil Yang Diharapkan : Laporan Pendahuluan dan Laporan Akhir