METODE PELAKSANAAN
SUB KEGIATAN : PEMBANGUNAN SARANA DAN PRASARANA
PEKERJAAN : REHAB LANJUTAN LAPANGAN KEBARAN
T.A : 2025
1. Pekerjaan Persiapan
Bahan/Material yang digunakan dalam pekerjaan ini antara lain :
Papan, kaso, paku, papan nama dan sebagainya.
Alat yang digunakan dalam pekerjaan ini antara lain :
Palu, linggis, cangkul, sekrop, gergaji, cikrak, ember, selang timbang, Theodolite
dan sebagainya.
Tenaga yang digunakan dalam pekerjaan ini antara lain :
Tenaga yang digunakan dalam pekerjaan ini antara lain : Pelaksana, Mandor, kepala
tukang, tukang kayu, Kepala tukang batu, dan pekerja.
Cara melaksanakan pekerjaan ini diantaranya :
Sebelum dimulainya pekerjaan, daerah kerja dibersihkan dari pepohonan, semak
belukar, sisa-sisa bangunan, sampah, akar-akar pohon, dan semua material
tersebut dibuang dari areal lokasi pekerjaan sesuai dengan petunjuk Direksi
Pekerjaan. Setelah pelaksanaan pekerjaan selesai semua, lokasi areal pekerjaan
juga dibersihkan dari sisa-sisa semua material yang tidak terpakai, serta areal
diratakan dan dirapikan kembali. Bouwplank untuk bangunan yang akan dikerjakan
dibuat dan diukur mengikuti ukuran yang telah dibuat pada gambar perencanaan,
penentuan jarak dan ukuran harus dibuat secermat mungkin untuk menghasilkan
bangunan seperti yang telah direncanakan. Pasang papan nama proyek dilakukan
sebelum pekerjaan dilaksakan yang memuat nama pekerjaan, lokasi, waktu, biaya,
sumber dana, pelaksana, pengawas dan sebagainya. Hal tersebut dilakukan untuk
akuntabilitas/keterbukaan pada masyarakat terkait semua kegiatan/pekerjaan yang
didanai dari dana pemerintah.
2. Pekerjaan Tanah
Bahan/Material yang digunakan dalam pekerjaan ini antara lain :
Pasir urug dan sebagainya.
Alat yang digunakan dalam pekerjaan ini antara lain :
Linggis, cangkul, ganco, sekrop, cikrak, ember, kereta dorong, stemper, dumptruck,
pickup, benang ukur, meteran, selang timbang, dan sebagainya. (Bisa
Menggunakan Alat berat BackHo)
Tenaga yang digunakan dalam pekerjaan ini antara lain :
Mandor, kepala tukang batu, tukang batu, sopir, dan pekerja.
Cara melaksanakan pekerjaan ini diantaranya :
Pekerjaan galian tanah meliputi galian tanah untuk Pondasi Batu belah, pasang
Kanstin, Pasangan bata pengunci, galian gorong-gorong, galian bak penjaring.
Untuk galian tanah pondasi/saluran, dilakukan dengan memperhatikan ukuran lebar
dan kedalaman sesuai dengan gambar kerja, bekas galian dibuang disisi galian dan
nantinya dilakukan urugan tanah kembali disisi pasangan pondasi batu belah setelah
pekerjaan pasangan pondasi batu belah tersebut dilaksanakan. Sedangkan
pekerjaan urugan tanah kembali meliputi sisi-sisi pondasi dan diatas gorong -
gorong. Kemudian dipadatkan lapis demi lapis dengan stemper, sedang untuk
pekerjaan urugan pasir / abu batu dilakukan sebelum pekerjaan pemasangan
Guiding Block dan pemasangan batu sikat, untuk ketebalan mengikuti gambar dan
spek teknis yang ada. Semua ukuran, volume dan item/jenis pekerjaan ini akan
dikerjakan mengikuti RAB dan spesifikasi teknik yang ada dalam kontrak.
3. Pekerjaan Pasangan dan Plesteran
A. Pasangan
/Material yang digunakan dalam pekerjaan ini antara lain :
Pasir pasang, batu bata, Semen PC, Air dan sebagainya.
Alat yang digunakan dalam pekerjaan ini antara lain :
Molen, Cangkul, sekrop, cikrak, ember, kereta dorong, selang air, dumptruck,
pickup, cetok, benang ukur, meteran, selang timbang, dan sebagainya.
Tenaga yang digunakan dalam pekerjaan ini antara lain :
Mandor, kepala tukang batu, tukang batu, sopir dan pekerja.
Cara melaksanakan pekerjaan ini diantaranya :
Pekerjaan batu merah dilaksanakan setelah Pekerjaan Galian Tanah dan Kanstin
dipasang. Pasangan bata pengunci dikerjakan mengikuti ketentuan yang ada di
gambar kerja. Semua ukuran, volume dan item/jenis pekerjaan ini akan
dikerjakan mengikuti RAB dan spesifikasi teknik yang ada dalam kontrak.
B. Pasangan Batu Kali
/Material yang digunakan dalam pekerjaan ini antara lain :
Pasir pasang, batu gebal, Semen PC, Air dan sebagainya.
Alat yang digunakan dalam pekerjaan ini antara lain :
Molen, Cangkul, sekrop, cikrak, ember, kereta dorong, selang air, dumptruck,
pickup, cetok, benang ukur, meteran, selang timbang, dan sebagainya.
Tenaga yang digunakan dalam pekerjaan ini antara lain :
Mandor, kepala tukang batu, tukang batu, sopir dan pekerja.
Cara melaksanakan pekerjaan ini diantaranya :
Pekerjaan batu kali dilaksanakan setelah Pekerjaan Galian Tanah dan Kanstin
dipasang. Pasangan batu kali dikerjakan mengikuti ketentuan yang ada di gambar
kerja. Semua ukuran, volume dan item/jenis pekerjaan ini akan dikerjakan
mengikuti RAB dan spesifikasi teknik yang ada dalam kontrak.
C. Plesteran
Bahan/Material yang digunakan dalam pekerjaan ini antara lain :
Pasir pasang, Semen PC, Air dan sebagainya.
Alat yang digunakan dalam pekerjaan ini antara lain :
Cangkul, sekrop, cikrak, ember, palu, betel, kerata dorong, selang air, concrete
mixer/molen, scafolding, cetok, benang ukur, meteran, selang timbang, kuas,
dan sebagainya.
Tenaga yang digunakan dalam pekerjaan ini antara lain :
Mandor, kepala tukang batu, tukang batu, dan pekerja.
Cara melaksanakan pekerjaan ini diantaranya :
Plesteran dilakukan pada permukaan pasangan batu merah baik disisi luar
maupun dalam. Sedangkan pekerjaan benangan dan acian dikerjakan dengan
teliti dan hati-hati untuk memperoleh bangunan yang presisi, utamanya untuk
benangan pasangan pengunci, dan acian keliling bak kontrol. Semua ukuran,
volume dan item/jenis pekerjaan ini akan dikerjakan mengikuti RAB dan
spesifikasi teknik yang ada dalam kontrak.
4. Pekerjaan Beton
Bahan/Material yang digunakan dalam pekerjaan ini antara lain :
Pasir Beton, Semen PC, Air, Koral, Besi beton, kawat beton(bendrat), Kaso, Papan,
Balok, Multiplek, paku dan sebagainya.
Alat yang digunakan dalam pekerjaan ini antara lain :
Cangkul, sekrop, cikrak, ember, palu, betel, kerata dorong, selang air, concrete
mixer/molen, scafolding, cetok, benang ukur, meteran, selang timbang, kuas, dan
sebagainya.
Tenaga yang digunakan dalam pekerjaan ini antara lain :
Mandor, kepala tukang batu, tukang batu, dan pekerja sopir, pompa crane dan
sebagainya.
Cara melaksanakan pekerjaan ini diantaranya :
Cara melaksanakan pekerjaan ini diantaranya : Untuk pekerjaan beton dimulai
dengan menyiapkan pembesian dengan ukuran dan mutu mengikuti RAB dan
spesifikasi teknik yang ada dalam kontrak kerja, berikutnya disiapkan begisting
sebelum dilakukan pengecoran dengan mutu yang telah ditentukan. Pekerjaan Plat
dapat dilaksanakan mulai dari pembesian, begisting sampai pengecoran beton.
Dalam semua pengecoran pekerjaan beton digunakan vibrator roller agar diperoleh
hasil beton yang tidak keropos. Adapun Beton menggunakan beton mutu K-175.
Semua pekerjaan harus dilakukan dengan cermat dan hati-hati untuk memperoleh
hasil pekerjaan yang diharapkan. Semua ukuran, volume dan item/jenis pekerjaan
ini akan dikerjakan mengikuti RAB dan spesifikasi teknik yang ada dalam kontrak.