PEMERINTAH KABUPATEN MAGETAN
KECAMATAN PLAOSAN
KELURAHAN SARANGAN
JL. RAYA SARANGAN, NO. 95
M A G E T A N
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
K E G I A T A N :
PEMBERDAYAAN KELURAHAN
SUB. K E G I A T A N :
PEMBANGUNAN SARANA DAN PRASARANA KELURAHAN
P E K E R J A A N :
PEMBANGUNAN IRIGASI LINGKUNGAN NGLUWENG
KELURAHAN SARANGAN
L O K A S I :
KEL. SARANGAN, KEC. PLAOSAN, KAB. MAGETAN
TAHUN ANGGARAN
2025
1. SPESIFIKASI METODE KONSTRUKSI / METODE PELAKSANAAN / METODE KERJA
Adalah metode yang menggambarkan penguasaan penyelesaian pekerjaan yang sistematis dari awal sampai
akhir meliputi tahapan / urutan pekerjaan utama dan uraian / cara kerja dari masing - masing jenis kegiatan
pekerjaan utama yang dapat dipertanggungjawabkan secara teknis, meliputi:
(1) Tahapan / urutan pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dan uraian / cara kerja dari masing -
masing jenis pekerjaan utama;
(2) Kesesuaian antara metode kerja dengan peralatan utama yang ditawarkan / diperlukan dalam pelaksanaan
pekerjaan;
(3) Kesesuaian antara metode kerja dengan spesifikasi / volume pekerjaan yang disyaratkan.
Metode Konstruksi / Metode Pelaksanaan / Metode Kerja, untuk paket pekerjaan ini ditetapkan sebagai berikut :
No. Pekerjaan Utama Metode Konstruksi / Metode Pelaksanaan / Metode Kerja
1. Pasang pondasi batu A. Tahap pelaksanaan :
1 Pc : 5 Ps - Menyiapkan bahan untuk mendapatkan persetujuan dari direksi dan
pengawas pekerjaan.
- Menyiapkan alat dilokasi kegiatan dengan jumlah menyesuaikan kebutuhan.
- Setelah material disetujui pekerjaan siap dilaksanakan dengan langkah
pertama adalah membuat spesi/adukan dengan komposisi 1 semen (pc)
berbanding dengan 5 pasir (ps) menggunakan beton molen.
- Hidupkan molen kemudian masukkan air secukupnya kedalam molen,
kemudian masukkan semen kedalam molen dengan takaran tersebut diatas.
Setelah bercampur masukkan pasir juga dengan takaran yang sudah
ditentukan dan tunggu sampai material bercampur dengan monolit, setelah
bercampur kemudian tuang adukan kedalam tempat adukan yang telah
disediakan dibawah beton molen dan adukan siap untuk di aplikasikan.
- Setelah adukan siap dan dibawa ketempat pekerjaan pekerjaan pondasi dapat
dilaksanakan dengan cara menata batu gebal menyesuaikan bentuk dan
ukuran yang ada dengan adukan sebagai perekatnya, antara batu gebal tidak
boleh dipasang berhimpit, lakukan tahap tersebut sampai semua pasangan
pondasi batu kali selesai dilaksanakan.
B. Tenaga yang diperlukan antara lain :
- Mandor, Tukang, Pekerja.
C. Peralatan yang diperlukan antara lain :
- Beton molen, Cetok, Cangkul, Sekop, Roskam, Palu
2. Beton mutu sedang A. Tahap pelaksanaan :
fc’7.5 Mpa - Mengajukan contoh material yang akan dipakai/dipasang kepada direksi dan
pengawas pekerjaan. Setelah disetujui menyiapkan bahan dilokasi pekerjaan
untuk dilaksanakan.
- Setelah material disetujui pekerjaan siap dilaksanakan dengan langkah
pertama adalah membuat beton fc’7,5 Mpa menggunakan beton molen.
- Hidupkan molen kemudian masukkan air secukupnya kedalam molen,
kemudian masukkan semen kedalam molen. Setelah bercampur masukkan
pasir juga dengan takaran yang sudah ditentukan, setelah bercampur
kemudian masukkan kerikil dan biarkan adukan beton bercampur monolit
setelah bercampur tuang campuran kedalam kereta sorong dan dibawa ke
lokasi siap untuk di aplikasikan.
- Sebelum pengecoran, jumlah penulangan, rangkaian penulangan, kekuatan
dan kestabilan bekisting, kebersihannya, persiapan jumlah material, dengan
volume rencana pelaksanaan, harus diperiksa oleh kontraktor, pengawas dan
direksi dan mendapatkan persetujuan
- Tuangkan beton sedikit demi sedikit kedalam lokasi footplat sampai
ketebalan/dimensi yang dikehendaki yang sesuai dengan bestek ratakan
dengan ruskam dan tunggu hingga kering lakukan tersebut sampai pekerjaan
selesai. Pada proses pengecoran di bantu dengan alat vibrator untuk
menambah kepadatan beton dan mutu beton tersebut
- Perawatan dilakukan dengan menutupi permukaan beton menggunakan
karung basah.
- Setelah minimal 12 jam pada saat pengecoran bekisting dibongkar.
B. Tenaga yang diperlukan antara lain :
- Mandor, Tukang, Pekerja.
C. Peralatan yang diperlukan antara lain :
- Beton Molen, Vibrator, Cangkul, Sekop, Kereta dorong, Ember, Cetok
[ 1 ]
3. Pembesian A. Tahap pelaksanaan :
- Mengajukan contoh material yang akan dipakai/dipasang kepada direksi dan
pengawas pekerjaan. Setelah disetujui menyiapkan bahan dilokasi pekerjaan
untuk dilaksanakan.
- Memotong besi dan membengkokkan dan merangkai tulangan dan begel
sedemikian rupa sehingga sesuai dengan gambar rencana baik ukuran,
bentuk dan jumlahnya.
- Memasang tulangan-tulangan tersebut ditempat yang telah ditentukan dengan
mengikat menggunakan kawat bendrat sehingga konstruksinya menjadi kuat
dan stabil, Baja tulangan yang dipakai untuk stek, harus mempunyai
penampang dan jumlah yang sama dengan tulangan yang disambung.
Panjang stek minimum 40x penampang baja tulangan utama untuk panjang
penerusannya.
- Penulangan harus dimatikan pada posisinya, dengan kawat pengikat dan
ganjal beton secukupnya, agar pada waktu pengecoran tidak terjadi
perubahan / pergeseran tempat posisinya. Jarak-jarak penempatan tulangan
disesuaikan dengan gambar dan syarat-syarat dalam dokumen. Pemasangan
baja tulangan harus diperiksa sehari sebelumnya oleh Direksi / Konsultan
pengawas.
B. Tenaga yang diperlukan antara lain :
- Mandor, Tukang, Pekerja.
C. Peralatan yang diperlukan antara lain :
- Catut, Pembengkok besi, pemotong besi
2. Klasifikasi bidang usaha
Klasifikasi yang di gunakan adalah klarifikasi bangunan sipil, sub klarifikasi jasa pelaksana untuk kontruksi
saluran air, pelabuhan, Dam, dan prasarana Sumber daya air lainnya, kualifikasi usaha kecil.
3. Spesifikasi Peralatan Utama
Adalah peralatan yang mendukung langsung dan sesuai kebutuhan untuk melaksanakan pekerjaan utama (
major item ), sebagai berikut :
No Jenis Kapasitas Jumlah Kepemilikan / status
Concrete Mixer (Beton Milik Sendiri / Sewa Beli /
1. 1 0,25 – 0,30 m3 1 Unit
Mollen) Sewa
Milik Sendiri / Sewa Beli /
2. 2 Dump Truck/Truck 3 - 4 m3 1 Unit
Sewa
4. Spesifikasi Personil Manajerial
Adalah tenaga ahli atau tenaga teknis yang ditempatkan sesuai penugasan pada organisasi pelaksanaan
pekerjaan yang menduduki jabatan diantaranya, sebagai berikut :
Jabatan
Tingkat dalam
Jumlah Pengalaman Sertifikat
No. Pendidikan / pekerjaan
(Orang) Kerja (tahun) Kompetensi Kerja
Ijazah yang akan
dilaksanakan
1 SMA / Sederajat Pelaksanaan 1 1 SKT / SKK
Pelaksana Saluran
Irigasi (TS 031) /
Pelaksana Bangunan
Irigasi (TS 032
2 SMA/Sederajat Petugas K3 1 - Sertifikat Petugas
Konstruksi Keselamatan
Konstruksi
5. Uraian pekerjaan, identifikasi bahaya, dan penetapan tingkat Risiko Keselamatan Konstruksi,
sebagai berikut :
[ 2 ]
No. Uraian Pekerjaan Identifikasi Bahaya
1 Pas. Batukali 1 Pc : 5 Ps - Terjadi insiden berupa pekerja terkena/terpukul alat
belah batubelah sehingga terjadi luka ringan dan
luka berat.
- Terjadi insiden berupa pekerja tertindih batubelah
sehingga terjadi luka ringan dan luka berat.
6. Standar/Spesifikasi Bahan:
Merk/Type/Asal
No. Nama Bahan/Material Satuan
Bahan/Material TKDN
1. Semen @ 40 Kg Zak Dinamix 86.00%
2. Pasir Beton M3 Pasir Beton Lokal PDN
3. Pasir Pasang M3 Pasir Cuci Lokal PDN
4. Koral Uk. 2-3 cm (Pecah Mesin) M3 Pecah mesin lokal PDN
5. Batu Kali M3 Batu Kali Lokal PDN
6. Besi Beton Polos Lonjor HIJ atau SNI yang ukurannya 55.77 %
sesuai
[ 3 ]
P E N U T U P
Apabila dalam Syarat – Syarat Dan Ketentuan Teknik ini untuk uraian bahan - bahan, pekerjaan - pekerjaan
yang tidak disebut perkataan atau kalimat “ diselenggarakan oleh Penyedia Jasa”, maka hal ini harus dianggap
seperti disebutkan.
Semua bahan atau material yang digunakan dalam proyek ini sesuai ukuran diperdagangan.
Guna mendapatkan hasil pekerjaan yang baik, maka bagian - bagian yang nyata termasuk didalam pekejaan
ini, tetapi tidak dimasukkan atau disebut kata demi kata dalam Syarat – Syarat Dan Ketentuan Teknik ini,
haruslah diselenggarakan oleh Penyedia Jasa & diterima “hal” yang disebut.
Hal - hal yang tidak tercantum dalam peraturan ini akan ditentukan lebih lanjut oleh Pihak yang berwenang,
bilamana perlu diadakan perbaikan dalam Syarat – Syarat Dan Ketentuan Teknik ini.
Magetan, 22 Mei 2025
Ditetapkan Oleh :
Plt. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN
(PPK)
BUDI ANDRIANA, S.H
Penata Tk.I
NIP. 19841102 200901 1 008
[ 4 ]| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 18 July 2019 | Rehabilitasi / Pemeliharaan Jalan Ngariboyo - Bangsri | Kab. Magetan | Rp 688,462,500 |
| 11 May 2022 | Rehabilitasi Ruang Kelas Dan Toilet Smpn 4 Magetan | Kab. Magetan | Rp 618,800,000 |
| 19 May 2023 | Konstruksi Rehabilitasi Jaringan Irigasi Ringin Wok I | Kab. Ngawi | Rp 550,224,000 |
| 14 April 2023 | Peningkatan Saluran Drainase Jl. Ahmad Yani | Kab. Magetan | Rp 500,000,000 |
| 17 May 2021 | Rehabilitasi Ruang Kelas Smpn 1 Ngariboyo | Kab. Magetan | Rp 480,000,000 |
| 15 July 2022 | Pembangunan Bank Sampah Induk Tahap II Dan Pembangunan Pagar Keliling Garasi Kendaraan Di Bulukerto | Kab. Magetan | Rp 360,000,000 |
| 14 July 2015 | Rehabilitasi Saluran Irigasi Wonosari | Rp 297,000,000 | |
| 6 August 2015 | Rehabilitasi Jaringan Irigasi Molang 8 | Rp 275,000,000 | |
| 8 September 2021 | Pembangunan Pavingisasi Dan Drainase RW. 02,03,05,06,09 Dan Pembangunan Pavingisasi Dan Talud RW. 01, 04, 07 | Kab. Magetan | Rp 266,000,000 |
| 17 May 2021 | Rehabilitasi Ruang Kelas Sdn Purwosari 2 Kec. Magetan | Kab. Magetan | Rp 252,000,000 |