URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PEKERJAAN : PERBAIKAN JALAN, TALUD DAN SALURAN KEL.TAMBRAN
LOKASI : KAB. MAGETAN
T.A : 2025
1.1. Lingkup
1.1.1. Persyaratan Teknis Umum ini merupakan persyaratan dari segi teknis yang
secara umum berlaku untuk seluruh bagian pekerjaan dimana persyaratan ini
bisa diterapkan untuk pelaksanaan kegiatan PERBAIKAN JALAN, TALUD
DAN SALURAN KELURAHAN TAMBRAN Kab. Magetan.
Secara lengkap seluruh jenis pekerjaan tersebut dapat disesuaikan / dilihat
dan tercantum pada Bill Of Quantity (BQ).
1.1.2. Kecuali disebut secara khusus dalam dokumen-dokumen dimaksud berikut,
lingkup pekerjaan yang ditugaskan termasuk tetapi tidak terbatas pada hal-
hal sebagai berikut:
a. Pengadaan tenaga kerja .
b. Pengadaan Bahan / Material.
c. Pengadaan peralatan & alat bantu, sesuai dengan kebutuhan lingkup
pekerjaan yang ditugaskan.
d. Koordinasi dengan Pemborong / pekerja lain yang berhubungan dengan
pekerjaan pada bagian pekerjan yang ditugaskan.
e. Penjagaan kebersihan, kerapian, dan keamanan kerja.
f. Pembuatan As Built drawing (Gambar terlaksana).
1.1.3. Persyaratan Teknis Umum menjadi satu kesatuan dangan persyaratan teknis
pelaksanaan pekerjaan dan secara bersama – sama merupakan persyaratan
dari segi teknis bagi seluruh pekerjaan sebagaimana diungkapkan dalam satu
atau lebih dari dokumen-dokumen berikut ini :
a. Gambar-gambar pelelangan / pelaksanaan.
b. Persyaratan Teknis Umum / pelaksanaan pekerjaan / bahan.
c. Rincian Volume Pekerjaan / Rincian Penawaran.
d. Dokumen-dokumen pelelangan / pelaksanaan yang lain.
1.1.4. Dalam hal mana ada bagian dari Persyaratan Teknis Umum ini, yang tidak
dapat diterapkan pada bagian pekerjaan sebagaimana diungkapkan di atas,
maka bagian dari persyaratan teknis umum tersebut dengan sendirinya
dianggap tidak berlaku.
1.2. Pelaksanaan
Rencana Pelaksanaan
a. Dalam waktu 7 (tujuh) hari sejak ditandatanganinya Surat Perintah Kerja (SPK)
oleh kedua belah pihak, pemborong harus menyerahkan kepada Direksi /
Pengawas sebuah “Network Planning” mengenai seluruh kegiatan yang perlu
dilakukan untuk melaksanakan pekerjaan ini dalam diagram mana dinyatakan
pula urutan serta kaitan / hubungan antara seluruh kegiatan-kegiaan tersebut.
b. Kegiatan kegiatan Pemborong untuk / selama masa pengadaan / pembelian
serta waktu pengiriman / pengangkutan dari :
1. Bahan, elemen, komponen dari pekerjaan maupun pekerjaan persiapan /
pembantu.
2. Peralatan dan perlengkapan untuk pekerjaan
c. Kegiatan kegiatan Pemborong untuk / selama waktu fabrikasi, pemasangan dan
pembangunan.
d. Pembuatan gambar-gambar kerja.
e. Permintaaan persetujuan atau bahan serta gambar kerja maupun rencana kerja.
f. Harga borongan dari masing masing kegiatan tersebut.
g. Jadwal untuk seluruh kegiatan tersebut.
h. Direksi / Pengawas akan memeriksa rencana kerja Pemborong dan memberikan
tanggapan dalam waktu 2 (dua) minggu.
i. Pemborong harus memasukkan kembali perbaikan / penyempurnaan atau
rencana kerja kepada Direksi / Pengawas dan meminta diadakannya perbaikan
/ penyempurnaan atau rencana kerja tadi paling lambat 4 (empat) hari sebelum
dimulainya pelaksanaan.
j. Pemborong tidak dibenarkan memulai suatu pelaksanaan atau pekerjaan
sebelum adanya persetujuan dari Direksi / Pengawas atau rencana kerja ini.
Kecuali dapat dibuktikan bahwa Direksi / Pengawas telah melalaikan
kewajibannya untuk memeriksa rencana kerja Pemborong pada waktunya, maka
kegagalan Pemborong untuk memulai pekerjaan sehubungan dengan belum
adanya rencana kerja yang memulai pekerjaan yang disetujui Direksi,
sepenuhnya merupakan tanggung jawab dari pemborong bersangkutan.
1.3 Spesifikasi Metode Konstruksi/ Metode Pelaksanaan/Metode Kerja
Adalah metode yang menggambarkan penguasaan penyelesaian pekerjaan yang
sistematis dari awal sampai akhir meliputi tahapan/urutan pekerjaan utama dan
uraian/cara kerja dari masing-masing jenis kegiatan pekerjaan utama yang dapat
dipertanggungjawabkan secara teknis, meliputi:
(1) Tahapan/urutan pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar dan
uraian/cara kerja dari masing-masing jenis pekerjaan utama;
(2) Kesesuaian antara metode kerja dengan peralatan utama yang
ditawarkan/diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan;
(3) Kesesuaian antara metode kerja dengan spesifikasi/volume pekerjaan yang
disyaratkan.
Metode Konstruksi/ Metode Pelaksanaan/Metode Kerja, untuk paket pekerjaan ini
ditetapkan sebagai berikut :
No Pekerjaan Utrama Metode Konstruksi/ Metode Pelaksanaan/Metode Kerja
1. Pekerjaan Persiapan Pekerjaan ini di mulai dengan mengundang konsultan
pengawas dan pemimpin kegiatan untuk bersama sama
kelapangan menentukan titik lokasi yang akan di kerjakan
dan di lanjutkan pembersihan lokasi yang akan di kerjakan,
setelah lokasih sudah besih di mulai dengan pekerjaan
pengukuran dan memasang patok dan sesuai dengan
ukuranya di lanjutkan memasang bouwplang yang mana
- 2 -
papan bouwplang yang di pakai di ketam satu sisi yang
permukaanya ke atas dan bouwplang ini harus siku dan
jaraknya dari titik bangunan 1 meter. Pada pekerjaan
persiapan ini di ajukan semua contoh material yang akan di
pakai dalan pelaksanaan proyek ini dan apabila material
yang di ajukan di setujui maka material tersebut di masukan
ke lokasi proyek dengan tetap membuat laporan jumlah
material yang masuk dan rencana pemakainaya. pekerjaan
bouwplang ini harus di jaga sampai selesai pekerjaan
struktur lantai satu.
2. Galian Tanah Setelah mendapatan hasil dari pengukurang bowplank
tersebut dan telah disetujui oleh konsultan pengawas, maka
dilanjutkan dengan pekerjaan galian tanah. Lebar panjang
dan dalam dari galian ini telah sesuai dengan dokumen yang
telah ada sebelumnya. Tanah hasil galian tersebut
ditempatkan tidak jauh dari galian tanah karna bisa
digunakan kembali pada saat pengurugan tanah kembali.
Apabila didalam hasil penggalian tersebut terdapat sampah-
sampah atau benda-benda yang nantinya dapat merusak dari
hasil penggalian ini dibuang ditempat yang aman dan tidak
menganggu pekerjaan yang lainnya. Gunakan water pass
untuk mendapatkan lubang yang horizontal yang rata. Jika
kemiringan lahan besar, maka bangunan harus dibagi
menjadi 2 bagian dengan ketinggian lantai yang berbeda,
untuk menjaga agar pondasi letaknya tidak terlalu tinggi.
3. Rabat lantai kerja Pekerjaan beton tumbuk ini dimulai dengan mengaduk
adukan campuran PC:1 PS:3 KR: 5. Setelah itu adukan
diletakkan kedasar galian yang telah di taburkan pasir urug
dengan ketebalan sesuai pada gambar perencanan. Peralatan
yeng di gunakan antara lain molen,ember,skrop dll
4. Pekerjaan Bekisting Bekesting merupakan konstruksi sementara yang
berfungsi sebagai cetakan atau mal dari beton cair hingga
mengeras sebagai struktur bangunan, dan akan dibongkar
setelah beton sampai umur tertentu.
5. Pekerjaan pas.batu Pekerjaan ini di awali dengan galian tanah terlebih dahulu
dan setelah galian pel sesuai ukuran pada dimensi gambar
maka tahap berikutnya yaitu urugan pasir bawah astampeng
dengan ketebalan 5cm,selanjutnya pemasangan pondasi
batu 1pc : 5ps. Alat yang digunakan yaitu
bodem,palu,cetok,ember molen dll.
7. Pekerjaan bata Pada pekerjaan urugan ini dikerjakan setelah pekerjaan
tempel pasangan dinding selesai,kemudian baru mulai diaplikasikan
pemasangan bata tempel.
- 3 -
PENUTUP
1. Apabila dalam Spesifikasi Teknis ini untuk uraian pekerjaan tidak disebutkan dalam
perkataan atau kalimat “diselenggarakan“ oleh Kontraktor Pelaksana, maka hal ini
harus dianggap seperti disebutkan.
2. Guna mendapat hasil yang baik, maka pada bagian-bagian yang nyata nyata termasuk
atau yang disebut kata demi kata dalam Spesifikasi Teknis ini haruslah
diselenggarakan oleh Kontraktor Pelaksana, dan diterima sebagaimana hal yang
disebutkan.
3. Hal-hal yang tidak tercantum dalam peraturan ini, akan ditentukan lebih lanjut oleh
pihak Pemberi Tugas, bilamana perlu diadakan perbaikan dalam peraturanSpesifikasi
Teknis ini.
Magetan,………-……….-2025
Dibuat Oleh :
Pejabat Pembuat komitmen (PPK)
Kelurahan Tambran
Kabupaten Magetan
DIDIK SETIAWAN, SE
Penata
NIP.19780320 200312 1 002
- 4 -