Penyusunan Indeks Ketahanan Pangan (Ikp) Kabupaten Mahakam Ulu

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10019248000
Date: 14 March 2025
Year: 2025
KLPD: Kab. Mahakam Ulu
Work Unit: Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian Dan Pengembangan Daerah
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Non Konstruksi
Method: Seleksi - Prakualifikasi Dua File - Kualitas dan Biaya
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 500,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 499,999,500
Winner (Pemenang): PT Mercy Tria Consult
NPWP: 744545195444000
RUP Code: 58266204
Work Location: Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah - Mahakam Ulu (Kab.)
Participants: 27
Applicants
Administrative Score (SA)Reason
0858799125018000Rp 462,814,50082.8286.25-
0744545195444000Rp 494,727,00085.7487.3-
0702831264429000---Peserta tidak mengupload data kualifikasi melalui form isian Elektronik data Kualifikasi pada LPSE sebgaimana ditetapkan dalam Lembar Dokumen Kualifikasi (LDP) BAB. III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) hurf C.D & E
0021964309722000---Tidak memiliki NIB KBLI 70209 Aktivitas Konsultansi Manajemen Lainnya
0868554437544000---Memenuhi nilai ambang batas akan tetapi tidak diundang pembuktian kualifikasi karena peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi serta lulus pembuktian kualifikasi dimasukkan ke dalam Daftar Pendek (shortlist) berjumlah 7 (tujuh) dan penentuan peringkat peserta didasarkan pada nilai kontrak pekerjaan sejenis tertinggi, sebagaimana yang termuat dalam Dokumen Pemilihan BAB. III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) Angka 20. Penetapan Hasil Kualifikasi.
0867914285543000---Memenuhi nilai ambang batas akan tetapi tidak diundang pembuktian kualifikasi karena peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi serta lulus pembuktian kualifikasi dimasukkan ke dalam Daftar Pendek (shortlist) berjumlah 7 (tujuh) dan penentuan peringkat peserta didasarkan pada nilai kontrak pekerjaan sejenis tertinggi, sebagaimana yang termuat dalam Dokumen Pemilihan BAB. III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) Angka 20. Penetapan Hasil Kualifikasi.
PT Visi Elok Nusantara Sejahtera
09*9**6****42**0---Memenuhi nilai ambang batas akan tetapi tidak diundang pembuktian kualifikasi karena peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi serta lulus pembuktian kualifikasi dimasukkan ke dalam Daftar Pendek (shortlist) berjumlah 7 (tujuh) dan penentuan peringkat peserta didasarkan pada nilai kontrak pekerjaan sejenis tertinggi, sebagaimana yang termuat dalam Dokumen Pemilihan BAB. III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) Angka 20. Penetapan Hasil Kualifikasi.
PT Hutama Jaya Mulya
05*5**2****03**0----
0018842120017000---Memenuhi nilai ambang batas akan tetapi tidak diundang pembuktian kualifikasi karena peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi serta lulus pembuktian kualifikasi dimasukkan ke dalam Daftar Pendek (shortlist) berjumlah 7 (tujuh) dan penentuan peringkat peserta didasarkan pada nilai kontrak pekerjaan sejenis tertinggi, sebagaimana yang termuat dalam Dokumen Pemilihan BAB. III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) Angka 20. Penetapan Hasil Kualifikasi.
0029009008008000---tidak memenuhi ambang batas unsur Nilai pekerjaan sejenis tertinggi dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir paling kurang sama dengan 50% (lima puluh persen) nilai total HPS/Pagu Anggaran.
0022905541008000---Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi
0022400436623000----
0023140759019000---Memenuhi nilai ambang batas akan tetapi tidak diundang pembuktian kualifikasi karena peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi serta lulus pembuktian kualifikasi dimasukkan ke dalam Daftar Pendek (shortlist) berjumlah 7 (tujuh) dan penentuan peringkat peserta didasarkan pada nilai kontrak pekerjaan sejenis tertinggi, sebagaimana yang termuat dalam Dokumen Pemilihan BAB. III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) Angka 20. Penetapan Hasil Kualifikasi.
0401941398542000----
0033053968017000---Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi
0026052803008000---Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi
0023770951615000----
0022057574541000---Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi
0027002369609000---Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi
0033299223606000---Memenuhi nilai ambang batas akan tetapi tidak diundang pembuktian kualifikasi karena peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi serta lulus pembuktian kualifikasi dimasukkan ke dalam Daftar Pendek (shortlist) berjumlah 7 (tujuh) dan penentuan peringkat peserta didasarkan pada nilai kontrak pekerjaan sejenis tertinggi, sebagaimana yang termuat dalam Dokumen Pemilihan BAB. III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) Angka 20. Penetapan Hasil Kualifikasi.
0027559095411000---Peserta tidak mengupload data kualifikasi melalui form isian Elektronik data Kualifikasi pada LPSE sebgaimana ditetapkan dalam Lembar Dokumen Kualifikasi (LDP) BAB. III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) hurf C.D & E
0315528190423000----
0955221122603000----
0315392357542000----
0421112038741000----
0856454293721000----
0030515597801000----
Attachment
Uraian Singkat                                  
                                                                         
                                                                         
           Penyusunan  Indeks Ketahanan Pangan  (IKP)                    
                                                                         
                    Kabupaten  Mahakam  Ulu                              
                                                                         
                                                                         
                                                                         
1. Latar Belakang   Ketahanan pangan merupakan isu global yang sangat    
               penting dan menjadi salah satu fokus utama dalam pencapaian
                                                                         
               Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan    
                                                                         
               kedua yang bertujuan mengakhiri kelaparan dan mencapai    
               ketahanan pangan yang berkelanjutan. Menurut Food and     
                                                                         
               Agriculture Organization (FAO), ketahanan pangan mengacu  
               pada kondisi di mana semua orang memiliki akses fisik, sosial,
                                                                         
               dan ekonomi terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi 
                                                                         
               untuk memenuhi kebutuhan hidup yang sehat dan aktif. Dalam
               konteks nasional, Indonesia telah menyusun berbagai kebijakan
                                                                         
               strategis untuk memperkuat ketahanan pangan, seperti program
               Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan untuk meningkatkan
                                                                         
               akses masyarakat terhadap pangan bergizi, terutama bagi   
                                                                         
               kelompok rentan.                                          
                                                                         
                    Kabupaten Mahakam Ulu, yang terletak di Kalimantan   
               Timur, menghadapi tantangan serius dalam mewujudkan       
                                                                         
               ketahanan pangan yang berkelanjutan. Wilayah dengan luas  
                                                                         
               sekitar 18.427,794 km² dan populasi yang tersebar di lima 
               kecamatan ini menghadapi kendala dalam aksesibilitas pangan.
                                                                         
               Ketergantungan masyarakat pada beras sebagai sumber utama 
               kalori menjadikan daerah ini rentan terhadap fluktuasi harga dan
                                                                         
               pasokan pangan. Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi    
                                                                         
               Nasional (Susenas) 2022, konsumsi beras per kapita di daerah
               ini mencapai 114 kg per tahun, lebih tinggi dibandingkan rata-rata
               nasional.                                                 
                                                                         
                                                                         
                    Geografi yang sulit diakses menjadi salah satu penyebab
               utama dari rendahnya ketahanan pangan di daerah ini. Sebagian
                                                                         
               besar wilayah Mahakam Ulu hanya dapat dijangkau melalui jalur
               sungai, yang mengakibatkan distribusi pangan yang mahal dan
                                                                         
               tidak merata. Selain itu, kondisi musim penghujan yang    
               menyebabkan banjir di sekitar 40% wilayah selama tiga bulan
                                                                         
               berturut-turut, memperburuk masalah pasokan pangan dan    
                                                                         
               meningkatkan risiko krisis pangan, terutama di daerah-daerah
               terpencil. Kondisi ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan di
                                                                         
               Kabupaten Mahakam Ulu sangat bergantung pada faktor       
               geografis yang mempengaruhi ketersediaan dan distribusi   
                                                                         
               pangan.                                                   
                                                                         
                    Untuk mengatasi masalah ini, penyusunan Indeks       
                                                                         
               Ketahanan Pangan (IKP) di Kabupaten Mahakam Ulu menjadi hal
               yang mendesak. IKP dapat berfungsi sebagai alat ukur yang 
                                                                         
               mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan sistem pangan lokal
                                                                         
               serta memberikan dasar untuk perumusan kebijakan strategis
               yang lebih tepat. Penyusunan IKP akan mengacu pada standar
                                                                         
               nasional dan internasional dengan mempertimbangkan tiga pilar
               ketahanan pangan:  ketersediaan, keterjangkauan, dan      
                                                                         
               pemanfaatan pangan. Selain itu, analisis spasial diperlukan untuk
                                                                         
               mengidentifikasi wilayah-wilayah yang memiliki tingkat    
               kerentanan pangan yang tinggi, yang akan menjadi prioritas
                                                                         
               dalam intervensi pemerintah.                              
                                                                         
                    Melalui adanya IKP, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu 
                                                                         
               diharapkan dapat memiliki instrumen yang lebih sistematis dalam
               mengidentifikasi tantangan ketahanan pangan, mengevaluasi 
                                                                         
               kebijakan yang ada, serta merancang strategi yang lebih efektif
               untuk memastikan ketahanan pangan yang berkelanjutan.     
               Dengan mengintegrasikan kebijakan lokal dan nasional, seperti
                                                                         
               program Makan Bergizi Gratis (MBG), diharapkan dapat      
               memperkuat ketahanan pangan di daerah perbatasan ini. Pada
                                                                         
               akhirnya, Mahakam Ulu dapat bergerak menuju sistem pangan 
                                                                         
               yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan, yang sejalan
               dengan visi Indonesia dalam mencapai tujuan pembangunan   
                                                                         
               berkelanjutan.                                            
                                                                         
2. Maksud dan                                                            
                  Maksud :                                               
  Tujuan                                                                 
                  Maksud dari kajian ini adalah untuk menyediakan instrumen
               pengukuran ketahanan pangan yang berbasis data empiris dan
                                                                         
               relevan dengan kondisi lokal Kabupaten Mahakam Ulu. Indeks
               Ketahanan Pangan (IKP) tidak hanya menggambarkan status   
                                                                         
               ketahanan pangan secara komprehensif tetapi juga mendukung
                                                                         
               pengambilan keputusan berbasis bukti dalam merumuskan     
               kebijakan dan program pembangunan daerah. Dengan adanya   
                                                                         
               IKP, dapat meningkatkan efektivitas intervensi yang dilakukan
               pemerintah daerah, sehingga dapat mempercepat pencapaian  
                                                                         
               ketahanan pangan yang berkelanjutan, dan mengintegrasikan 
                                                                         
               berbagai program lintas sektor untuk mengatasi kerentanan 
               pangan di wilayah ini.                                    
                                                                         
                  Tujuan :                                               
                                                                         
               1. Mengidentifikasi indikator-indikator ketahanan pangan yang
                                                                         
                  relevan sesuai kondisi lokal Kabupaten Mahakam Ulu.    
                                                                         
               2. Menganalisis kondisi ketahanan pangan berdasarkan data 
                                                                         
                  primer dan sekunder.                                   
                                                                         
               3. Memberikan rekomendasi strategis untuk perbaikan       
                  ketahanan pangan di wilayah ini.                       
3. Sasaran                                                               
                     Sasaran kegiatan penyusunan Indeks Ketahanan        
                  Pangan ini meliputi :                                  
                                                                         
               1. Terwujudnya dokumen Indeks Ketahanan Pangan yang       
                  komprehensif dan berbasis data.                        
                                                                         
               2. Tersedianya data dan informasi terkini mengenai kondisi
                                                                         
                  ketahanan pangan di Kabupaten Mahakam Ulu.             
                                                                         
               3. Terformulasinya rekomendasi kebijakan strategis yang   
                                                                         
                  relevan dengan kebutuhan lokal.                        
                                                                         
4. Ruang Lingkup Wilayah dalam Kajian Penyusunan Indeks Ketahanan Pangan 
  Wilayah      (IKP) Di Kabupaten Mahakam Ulu Ini adalah Kabupaten       
                                                                         
               Mahakam Ulu dengan Luas Kabupaten Mahakam Ulu adalah      
                                                                         
               18.427,794 Km², terbagi atas 5 Kecamatan dengan 50        
               kampung/desa. Kabupaten Mahakam Ulu terletak di perbatasan
                                                                         
               negara, dimana seluruh wilayah administrasi kabupaten berada
               di dalam areal Heart of Borneo HoB, dengan kawasan hutan  
                                                                         
               seluas lebih dari 85% dari luas kabupaten.
Tenders also won by PT Mercy Tria Consult
Authority
14 July 2025Belanja JasaKota JambiRp 650,000,000
4 August 2014Kspju.2 Pengawasan Teknik Pembangunan PjuAgency BLP Kota BandungRp 500,000,000
21 February 2022Penyusunan Materi Teknis Dan Rapergub Rencana Induk Satuan Ruang Strategis Gunung MerapiProvinsi DI YogyakartaRp 466,500,000
17 February 2017Pengadaan Jasa Konsultansi Pengawasan Bangunan Gedung B Rawat Jalan Tahap II LanjutanBagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kab. CianjurRp 400,000,000
8 September 2016Pengawasan Teknik Pembangunan Trotoar Jl. Dipatiukur, Jl. Aceh, Jl. Sukabumi Dan Jacking Jl. DjuandaAgency BLP Kota BandungRp 311,517,000
24 May 2015Penyusunan Rencana Induk Pengembangan Industri DaerahBagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kab. CianjurRp 293,125,000
28 May 2014Kajan Peningkatan Pad Kabupaten CianjurBagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kab. CianjurRp 288,695,000
20 July 2016Pengawasan Teknik Pemeliharaan Penerangan Jalan Umum I.1Agency BLP Kota BandungRp 238,563,000
28 April 2016Perencanaan Teknik Pemeliharaan Pju Wilayah GedebageAgency BLP Kota BandungRp 230,000,000
28 April 2016Perencanaan Teknik Pembangunan Pju Wilayah UjungberungAgency BLP Kota BandungRp 230,000,000