| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0858799125018000 | Rp 462,814,500 | 82.82 | 86.25 | - | |
| 0744545195444000 | Rp 494,727,000 | 85.74 | 87.3 | - | |
| 0702831264429000 | - | - | - | Peserta tidak mengupload data kualifikasi melalui form isian Elektronik data Kualifikasi pada LPSE sebgaimana ditetapkan dalam Lembar Dokumen Kualifikasi (LDP) BAB. III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) hurf C.D & E | |
| 0021964309722000 | - | - | - | Tidak memiliki NIB KBLI 70209 Aktivitas Konsultansi Manajemen Lainnya | |
| 0868554437544000 | - | - | - | Memenuhi nilai ambang batas akan tetapi tidak diundang pembuktian kualifikasi karena peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi serta lulus pembuktian kualifikasi dimasukkan ke dalam Daftar Pendek (shortlist) berjumlah 7 (tujuh) dan penentuan peringkat peserta didasarkan pada nilai kontrak pekerjaan sejenis tertinggi, sebagaimana yang termuat dalam Dokumen Pemilihan BAB. III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) Angka 20. Penetapan Hasil Kualifikasi. | |
| 0867914285543000 | - | - | - | Memenuhi nilai ambang batas akan tetapi tidak diundang pembuktian kualifikasi karena peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi serta lulus pembuktian kualifikasi dimasukkan ke dalam Daftar Pendek (shortlist) berjumlah 7 (tujuh) dan penentuan peringkat peserta didasarkan pada nilai kontrak pekerjaan sejenis tertinggi, sebagaimana yang termuat dalam Dokumen Pemilihan BAB. III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) Angka 20. Penetapan Hasil Kualifikasi. | |
PT Visi Elok Nusantara Sejahtera | 09*9**6****42**0 | - | - | - | Memenuhi nilai ambang batas akan tetapi tidak diundang pembuktian kualifikasi karena peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi serta lulus pembuktian kualifikasi dimasukkan ke dalam Daftar Pendek (shortlist) berjumlah 7 (tujuh) dan penentuan peringkat peserta didasarkan pada nilai kontrak pekerjaan sejenis tertinggi, sebagaimana yang termuat dalam Dokumen Pemilihan BAB. III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) Angka 20. Penetapan Hasil Kualifikasi. |
PT Hutama Jaya Mulya | 05*5**2****03**0 | - | - | - | - |
| 0018842120017000 | - | - | - | Memenuhi nilai ambang batas akan tetapi tidak diundang pembuktian kualifikasi karena peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi serta lulus pembuktian kualifikasi dimasukkan ke dalam Daftar Pendek (shortlist) berjumlah 7 (tujuh) dan penentuan peringkat peserta didasarkan pada nilai kontrak pekerjaan sejenis tertinggi, sebagaimana yang termuat dalam Dokumen Pemilihan BAB. III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) Angka 20. Penetapan Hasil Kualifikasi. | |
| 0029009008008000 | - | - | - | tidak memenuhi ambang batas unsur Nilai pekerjaan sejenis tertinggi dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir paling kurang sama dengan 50% (lima puluh persen) nilai total HPS/Pagu Anggaran. | |
| 0022905541008000 | - | - | - | Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi | |
| 0022400436623000 | - | - | - | - | |
| 0023140759019000 | - | - | - | Memenuhi nilai ambang batas akan tetapi tidak diundang pembuktian kualifikasi karena peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi serta lulus pembuktian kualifikasi dimasukkan ke dalam Daftar Pendek (shortlist) berjumlah 7 (tujuh) dan penentuan peringkat peserta didasarkan pada nilai kontrak pekerjaan sejenis tertinggi, sebagaimana yang termuat dalam Dokumen Pemilihan BAB. III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) Angka 20. Penetapan Hasil Kualifikasi. | |
| 0401941398542000 | - | - | - | - | |
| 0033053968017000 | - | - | - | Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi | |
| 0026052803008000 | - | - | - | Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi | |
| 0023770951615000 | - | - | - | - | |
| 0022057574541000 | - | - | - | Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi | |
| 0027002369609000 | - | - | - | Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi | |
| 0033299223606000 | - | - | - | Memenuhi nilai ambang batas akan tetapi tidak diundang pembuktian kualifikasi karena peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi serta lulus pembuktian kualifikasi dimasukkan ke dalam Daftar Pendek (shortlist) berjumlah 7 (tujuh) dan penentuan peringkat peserta didasarkan pada nilai kontrak pekerjaan sejenis tertinggi, sebagaimana yang termuat dalam Dokumen Pemilihan BAB. III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) Angka 20. Penetapan Hasil Kualifikasi. | |
| 0027559095411000 | - | - | - | Peserta tidak mengupload data kualifikasi melalui form isian Elektronik data Kualifikasi pada LPSE sebgaimana ditetapkan dalam Lembar Dokumen Kualifikasi (LDP) BAB. III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) hurf C.D & E | |
| 0315528190423000 | - | - | - | - | |
| 0955221122603000 | - | - | - | - | |
| 0315392357542000 | - | - | - | - | |
| 0421112038741000 | - | - | - | - | |
| 0856454293721000 | - | - | - | - | |
| 0030515597801000 | - | - | - | - |
Uraian Singkat
Penyusunan Indeks Ketahanan Pangan (IKP)
Kabupaten Mahakam Ulu
1. Latar Belakang Ketahanan pangan merupakan isu global yang sangat
penting dan menjadi salah satu fokus utama dalam pencapaian
Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan
kedua yang bertujuan mengakhiri kelaparan dan mencapai
ketahanan pangan yang berkelanjutan. Menurut Food and
Agriculture Organization (FAO), ketahanan pangan mengacu
pada kondisi di mana semua orang memiliki akses fisik, sosial,
dan ekonomi terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi
untuk memenuhi kebutuhan hidup yang sehat dan aktif. Dalam
konteks nasional, Indonesia telah menyusun berbagai kebijakan
strategis untuk memperkuat ketahanan pangan, seperti program
Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan untuk meningkatkan
akses masyarakat terhadap pangan bergizi, terutama bagi
kelompok rentan.
Kabupaten Mahakam Ulu, yang terletak di Kalimantan
Timur, menghadapi tantangan serius dalam mewujudkan
ketahanan pangan yang berkelanjutan. Wilayah dengan luas
sekitar 18.427,794 km² dan populasi yang tersebar di lima
kecamatan ini menghadapi kendala dalam aksesibilitas pangan.
Ketergantungan masyarakat pada beras sebagai sumber utama
kalori menjadikan daerah ini rentan terhadap fluktuasi harga dan
pasokan pangan. Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi
Nasional (Susenas) 2022, konsumsi beras per kapita di daerah
ini mencapai 114 kg per tahun, lebih tinggi dibandingkan rata-rata
nasional.
Geografi yang sulit diakses menjadi salah satu penyebab
utama dari rendahnya ketahanan pangan di daerah ini. Sebagian
besar wilayah Mahakam Ulu hanya dapat dijangkau melalui jalur
sungai, yang mengakibatkan distribusi pangan yang mahal dan
tidak merata. Selain itu, kondisi musim penghujan yang
menyebabkan banjir di sekitar 40% wilayah selama tiga bulan
berturut-turut, memperburuk masalah pasokan pangan dan
meningkatkan risiko krisis pangan, terutama di daerah-daerah
terpencil. Kondisi ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan di
Kabupaten Mahakam Ulu sangat bergantung pada faktor
geografis yang mempengaruhi ketersediaan dan distribusi
pangan.
Untuk mengatasi masalah ini, penyusunan Indeks
Ketahanan Pangan (IKP) di Kabupaten Mahakam Ulu menjadi hal
yang mendesak. IKP dapat berfungsi sebagai alat ukur yang
mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan sistem pangan lokal
serta memberikan dasar untuk perumusan kebijakan strategis
yang lebih tepat. Penyusunan IKP akan mengacu pada standar
nasional dan internasional dengan mempertimbangkan tiga pilar
ketahanan pangan: ketersediaan, keterjangkauan, dan
pemanfaatan pangan. Selain itu, analisis spasial diperlukan untuk
mengidentifikasi wilayah-wilayah yang memiliki tingkat
kerentanan pangan yang tinggi, yang akan menjadi prioritas
dalam intervensi pemerintah.
Melalui adanya IKP, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu
diharapkan dapat memiliki instrumen yang lebih sistematis dalam
mengidentifikasi tantangan ketahanan pangan, mengevaluasi
kebijakan yang ada, serta merancang strategi yang lebih efektif
untuk memastikan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Dengan mengintegrasikan kebijakan lokal dan nasional, seperti
program Makan Bergizi Gratis (MBG), diharapkan dapat
memperkuat ketahanan pangan di daerah perbatasan ini. Pada
akhirnya, Mahakam Ulu dapat bergerak menuju sistem pangan
yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan, yang sejalan
dengan visi Indonesia dalam mencapai tujuan pembangunan
berkelanjutan.
2. Maksud dan
Maksud :
Tujuan
Maksud dari kajian ini adalah untuk menyediakan instrumen
pengukuran ketahanan pangan yang berbasis data empiris dan
relevan dengan kondisi lokal Kabupaten Mahakam Ulu. Indeks
Ketahanan Pangan (IKP) tidak hanya menggambarkan status
ketahanan pangan secara komprehensif tetapi juga mendukung
pengambilan keputusan berbasis bukti dalam merumuskan
kebijakan dan program pembangunan daerah. Dengan adanya
IKP, dapat meningkatkan efektivitas intervensi yang dilakukan
pemerintah daerah, sehingga dapat mempercepat pencapaian
ketahanan pangan yang berkelanjutan, dan mengintegrasikan
berbagai program lintas sektor untuk mengatasi kerentanan
pangan di wilayah ini.
Tujuan :
1. Mengidentifikasi indikator-indikator ketahanan pangan yang
relevan sesuai kondisi lokal Kabupaten Mahakam Ulu.
2. Menganalisis kondisi ketahanan pangan berdasarkan data
primer dan sekunder.
3. Memberikan rekomendasi strategis untuk perbaikan
ketahanan pangan di wilayah ini.
3. Sasaran
Sasaran kegiatan penyusunan Indeks Ketahanan
Pangan ini meliputi :
1. Terwujudnya dokumen Indeks Ketahanan Pangan yang
komprehensif dan berbasis data.
2. Tersedianya data dan informasi terkini mengenai kondisi
ketahanan pangan di Kabupaten Mahakam Ulu.
3. Terformulasinya rekomendasi kebijakan strategis yang
relevan dengan kebutuhan lokal.
4. Ruang Lingkup Wilayah dalam Kajian Penyusunan Indeks Ketahanan Pangan
Wilayah (IKP) Di Kabupaten Mahakam Ulu Ini adalah Kabupaten
Mahakam Ulu dengan Luas Kabupaten Mahakam Ulu adalah
18.427,794 Km², terbagi atas 5 Kecamatan dengan 50
kampung/desa. Kabupaten Mahakam Ulu terletak di perbatasan
negara, dimana seluruh wilayah administrasi kabupaten berada
di dalam areal Heart of Borneo HoB, dengan kawasan hutan
seluas lebih dari 85% dari luas kabupaten.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 14 July 2025 | Belanja Jasa | Kota Jambi | Rp 650,000,000 |
| 4 August 2014 | Kspju.2 Pengawasan Teknik Pembangunan Pju | Agency BLP Kota Bandung | Rp 500,000,000 |
| 21 February 2022 | Penyusunan Materi Teknis Dan Rapergub Rencana Induk Satuan Ruang Strategis Gunung Merapi | Provinsi DI Yogyakarta | Rp 466,500,000 |
| 17 February 2017 | Pengadaan Jasa Konsultansi Pengawasan Bangunan Gedung B Rawat Jalan Tahap II Lanjutan | Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kab. Cianjur | Rp 400,000,000 |
| 8 September 2016 | Pengawasan Teknik Pembangunan Trotoar Jl. Dipatiukur, Jl. Aceh, Jl. Sukabumi Dan Jacking Jl. Djuanda | Agency BLP Kota Bandung | Rp 311,517,000 |
| 24 May 2015 | Penyusunan Rencana Induk Pengembangan Industri Daerah | Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kab. Cianjur | Rp 293,125,000 |
| 28 May 2014 | Kajan Peningkatan Pad Kabupaten Cianjur | Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kab. Cianjur | Rp 288,695,000 |
| 20 July 2016 | Pengawasan Teknik Pemeliharaan Penerangan Jalan Umum I.1 | Agency BLP Kota Bandung | Rp 238,563,000 |
| 28 April 2016 | Perencanaan Teknik Pemeliharaan Pju Wilayah Gedebage | Agency BLP Kota Bandung | Rp 230,000,000 |
| 28 April 2016 | Perencanaan Teknik Pembangunan Pju Wilayah Ujungberung | Agency BLP Kota Bandung | Rp 230,000,000 |