| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0029009008008000 | Rp 495,004,500 | 87.14 | 89.71 | - | |
| 0018842120017000 | Rp 495,837,000 | 81.45 | 85.13 | - | |
| 0421112038741000 | - | - | - | Tidak Memiliki SBU Pengembangan Pertanian dan Pedesaan dengan sub bidang Pengembangan Pertanian dan Pedesaan lainnya 1.01.99 dan jasa Konsultansi Manajemen dengan Sub bidang Perindustrian dan perdagangan, agro 1.MS.03 | |
| 0868554437544000 | - | - | - | tidak memiliki SBU Jasa Konsultansi Manajemen dengan Sub bidang Perindustrian dan perdagangan, agro 1.MS.03 | |
| 0702831264429000 | - | - | - | - | |
| 0744545195444000 | - | - | - | - | |
| 0867914285543000 | - | - | - | Tidak memiliki SBU Jasa Konsultansi Manajemen dengan Sub bidang Perindustrian dan perdagangan, agro 1.MS.03 | |
| 0858799125018000 | - | - | - | Tidak memiliki SBU Pengembangan Pertanian dan Pedesaan dengan sub bidang Pengembangan Pertanian dan Pedesaan lainnya 1.01.99 dan jasa Konsultansi Manajemen dengan Sub bidang Perindustrian dan perdagangan, agro 1.MS.03 | |
PT Visi Elok Nusantara Sejahtera | 09*9**6****42**0 | - | - | - | Tidak lulus ambang batas unsur Nilai pekerjaan sejenis tertinggi dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir paling kurang sama dengan 50% (lima puluh persen) nilai total HPS. sesuai dengan Lembar Dokumen Kualifikasi huruf F. LEMBAR KRITERIA EVALUASI KUALIFIKASI |
| 0022400436623000 | - | - | - | - | |
| 0023140759019000 | - | - | - | Tidak menghadiri Pembuktian Kualifikasi | |
| 0401941398542000 | - | - | - | - | |
| 0022905541008000 | - | - | - | Tidak menghadiri pembuktian Kualifikasi | |
| 0033053968017000 | - | - | - | Tidak memiliki SBU Pengembangan Pertanian dan Pedesaan dengan sub bidang Pengembangan Pertanian dan Pedesaan lainnya 1.01.99 | |
| 0026052803008000 | - | - | - | Tidak menghadiri Pembuktian Kualifikasi | |
| 0955221122603000 | - | - | - | - | |
| 0027002369609000 | - | - | - | Tidak memiliki Sbu Jasa Pengembangan Pertanian dan Pedesaan dengan sub bidang 1.01.99 Pengembangan Pertanian dan Pedesaan lainnya | |
| 0033299223606000 | - | - | - | - | |
| 0022057574541000 | - | - | - | Tidak memiliki SBU Pengembangan Pertanian dan Pedesaan dengan sub bidang Pengembangan Pertanian dan Pedesaan lainnya 1.01.99 dan jasa Konsultansi Manajemen dengan Sub bidang Perindustrian dan perdagangan, agro 1.MS.03 | |
| 0027559095411000 | - | - | - | - | |
| 0856454293721000 | - | - | - | - | |
| 0030515597801000 | - | - | - | - |
Uraian Singkat
Penyusunan Pengembangan Industri dan
Profil Investasi Sektor Pertanian
Kabupaten Mahakam Ulu
1. Latar Belakang Sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting
dalam mendukung ketahanan pangan global dan pembangunan
ekonomi yang berkelanjutan. Organisasi Pangan dan Pertanian
Dunia (FAO) menyatakan bahwa produksi pangan global harus
meningkat sebesar 60% pada tahun 2050 untuk memenuhi
kebutuhan populasi yang terus berkembang. Namun, sektor
pertanian menghadapi berbagai tantangan, seperti perubahan
iklim, degradasi lahan, dan keterbatasan infrastruktur yang
menghambat pengembangan sektor ini. Meskipun demikian,
sektor pertanian tetap menjadi prioritas dalam pencapaian Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama yang berfokus
pada penghapusan kelaparan dan pertumbuhan ekonomi yang
inklusif.
Indonesia, sebagai negara agraris, memiliki potensi besar
dalam berkontribusi pada ketahanan pangan dunia. Namun,
sektor pertanian di berbagai daerah di Indonesia masih
menghadapi berbagai tantangan, termasuk kurangnya
infrastruktur yang memadai, keterbatasan akses pasar, dan
terbatasnya teknologi pertanian yang digunakan. Berdasarkan
data dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), sektor
pertanian Indonesia mencatatkan pertumbuhan investasi sebesar
15% per tahun sejak 2020, yang mencerminkan adanya potensi
besar untuk pengembangan sektor ini, termasuk di Kabupaten
Mahakam Ulu.
Kabupaten Mahakam Ulu, yang terletak di Provinsi
Kalimantan Timur, memiliki luas wilayah 18.427,794 km² dan
didominasi oleh perbukitan serta aliran Sungai Mahakam. Sekitar
70% dari penduduk Kabupaten Mahakam Ulu menggantungkan
hidup pada sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan.
Beberapa komoditas unggulan daerah ini, seperti padi ladang,
jagung, kakao, kopi, dan rotan, memiliki potensi besar untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, kendala
utama yang dihadapi adalah keterbatasan infrastruktur
transportasi dan penggunaan metode pertanian yang masih
tradisional, yang menyebabkan produktivitas lahan belum
optimal.
Selain itu, meskipun lebih dari 100.000 hektar lahan
pertanian tersedia di Mahakam Ulu, sekitar 60% dari lahan
tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal. Hal ini membuka
peluang besar untuk pengembangan industri berbasis pertanian
yang lebih efisien. Oleh karena itu, diperlukan kajian yang
komprehensif untuk mengevaluasi potensi komoditas unggulan,
kebutuhan pembangunan infrastruktur, kesiapan sumber daya
manusia, serta peluang investasi yang dapat dikembangkan di
sektor pertanian Mahakam Ulu.
Dalam rangka meningkatkan daya saing sektor pertanian
di Kabupaten Mahakam Ulu, pengembangan industri berbasis
pertanian yang berkelanjutan menjadi langkah strategis yang
sangat dibutuhkan. Kajian ini bertujuan untuk menyusun profil
investasi sektor pertanian yang dapat menarik minat investor,
serta memberikan rekomendasi strategis untuk pengembangan
sektor pertanian secara berkelanjutan. Aspek keberlanjutan juga
harus diperhatikan, mengingat Kabupaten Mahakam Ulu memiliki
keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk kawasan hutan
tropis yang harus dijaga agar tidak terdampak negatif oleh
kegiatan industri pertanian.
2. Maksud dan
Maksud :
Tujuan
Menyusun dokumen perencanaan pengembangan industri
yang komprehensif dan menyajikan profil investasi sektor
pertanian yang informatif, sehingga menjadi panduan strategis
bagi pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi sektor
pertanian di Kabupaten Mahakam Ulu.
Tujuan :
1. Mengidentifikasi potensi industri berbasis pertanian di
Kabupaten Mahakam Ulu.
2. Menganalisis kebutuhan pembangunan industri yang relevan
dan berbasis sumber daya lokal.
3. Menyusun profil investasi sektor pertanian yang menarik bagi
investor.
4. Memberikan rekomendasi strategis untuk mendukung
kebijakan pembangunan industri pertanian yang berkelanjutan.
3. Sasaran 1. Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu sebagai pemangku
kebijakan.
2. Pelaku usaha di bidang pertanian dan industri terkait.
3. Investor lokal dan asing yang tertarik pada sektor pertanian.
4. Masyarakat Kabupaten Mahakam Ulu sebagai penerima
manfaat dari pengembangan sektor pertanian.
5. Ruang Lingkup Wilayah dalam Kajian Penyusunan Indeks Ketahanan Pangan
Wilayah (IKP) Di Kabupaten Mahakam Ulu Ini adalah Kabupaten
Mahakam Ulu dengan Luas Kabupaten Mahakam Ulu adalah
18.427,794 Km², terbagi atas 5 Kecamatan dengan 50
kampung/desa. Kabupaten Mahakam Ulu terletak di perbatasan
negara, dimana seluruh wilayah administrasi kabupaten berada
di dalam areal Heart of Borneo HoB, dengan kawasan hutan
seluas lebih dari 85% dari luas kabupaten.