Uraian Singkat
Kawasan Bundaran Sofifi merupakan salah satu elemen ruang kota yang telah ditata dan
difungsikan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang strategis di ibu kota Provinsi Maluku
Utara. Keberadaan kawasan ini tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga berfungsi
sebagai ruang publik, ruang ekologis, dan landmark kota yang memperkuat identitas Sofifi
sebagai pusat pemerintahan provinsi.
Namun, dengan adanya pergantian kepemimpinan daerah dan seiring dengan arah
kebijakan pembangunan dari Gubernur Maluku Utara yang baru, diperlukan penyesuaian
dan pengembangan lanjutan terhadap penataan kawasan Bundaran Sofifi dan sekitarnya.
Gubernur baru membawa visi pembangunan daerah yang lebih modern, inklusif, dan
berkelanjutan, termasuk di dalamnya upaya untuk menjadikan kawasan perkotaan sebagai
pusat aktivitas masyarakat yang lebih representatif, ramah lingkungan, dan berdaya saing.
Dalam konteks tersebut, Bundaran Sofifi dipandang sebagai salah satu kawasan prioritas
yang perlu dikembangkan kembali dengan pendekatan desain dan fungsi yang selaras
dengan arah pembangunan baru. Meskipun secara fisik kawasan RTH sudah tersedia, perlu
dilakukan kajian perencanaan ulang guna memperkuat fungsi kawasan, meningkatkan
kualitas tata ruang, menyesuaikan elemen-elemen lanskap dengan identitas dan narasi
pembangunan baru, serta memperluas manfaat sosial-ekologis bagi masyarakat.
Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan dokumen perencanaan pengembangan
kawasan yang adaptif terhadap kebijakan daerah terkini, menyelaraskan antara penataan
eksisting dengan kebutuhan baru, serta menciptakan kawasan RTH yang tidak hanya indah
secara visual, tetapi juga memiliki nilai tambah secara fungsi, budaya, dan ekonomi.