PEMERINTAH PROVINSI MALUKU UTARA
DINAS PERTANIAN
Jl. Raya Kusu Kompleks Pertanian e-mail : distan_malut@yahoo.co.id
SOFIFI
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PENGADAAN BARANG
KUASA PENGGUNA ANGGARAN : KEPALA DINAS PERTANIAN
SKPD : DINAS PERTANIAN PROVINSI MALUKU UTARA
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN : PARID SIALANA, SP
PAKET PEKERJAAN : PENGEMBANGAN CABAI KERITING DI
PROVINSI MALUKU UTARA
LOKASI : TERSEBAR DI PROVINSI MALUKU UTARA
NILAI PEKERJAAN : Rp 200.000.000,-
SUMBER DANA : APBD
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN (PPK)
DINAS PERTANIAN PROVINSI MALUKU UTARA
TAHUN ANGGARAN 2025
PEMERINTAH PROVINSI MALUKU UTARA
DINAS PERTANIAN
Jln. Raya Kusu Kompleks Pertanian No. Telp (0921) 326488 - Fax.3127213
S O F I F I
1. Latar belakang
Cabai, bawang merah dan tomat sebagai komoditas pangan pokok yang
selalu dibutuhkan oleh masyarakat setiap harinya. Preferensi konsumen Indonesia
yang lebih menyukai sayuran segar dibandingkan kering maupun olahan menjadikan
ketiga komoditas tersebut sebagai komoditas non-substitusi yang wajib tersedia
sepanjang waktu. Tak heran apabila komoditas ini kerap menjadi penyebab inflasi
karena pergerakan harganya yang berfluktuasi mengikuti jumlah produksi dan
distribusi hariannya.
Pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan Pemerintah Pusat dalam
hal ini Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian pelaksanaan
kegiatan tahun 2025 tersebut, Pemerintah daerah melalui Angaran Pendapatan
Belanja Daerah (APBD) menyalurkan Bantuan kepada Poktan/Gapoktan/Kelompok
Wanita Tani/Gapoktan Bersama/LMDH/ Lembaga Non Pemerintah/ Lembaga
Pemerintah/ Kelompok Usaha Bersama, santri tani milenial, kelompok masyarakat
.
Kegiatan peningkatan produksi sayuran dan tanaman obat pada tahun 2025
dilakukan melalui model pengembangan kawasan dengan pendekatan terintegrasi
yang memperhatikan kesesuaian agroekosistem, masyarakat antusias merawat
tanaman serta komitmen tinggi dari pimpinan daerah setempat sehingga dapat
dibangun kawasan hortikultura skala ekonomi. Arah pengembangan kampung
sayuran dan tanaman obat diperuntukan untuk pemenuhan kebutuhan produk
segar maupun olahan dalam negeri dan ekspor.
Pengembangan kawasan Hortikultura di Provinsi Maluku Utara melalui
Kegiatan Bantuan Benih dan Sarana Produksi Lainnya untuk Pengembangan Cabai,
Tomat dan Bawang Merah Satuan Kerja Perangkat Daerah Dinas Pertanian Provinsi
Maluku Utara, diperlukan untuk memudahkan upaya penumbuhan dan
pengembangan Kawasan Hortikultura berbasis agribisnis mulai dari penyediaan
sarana produksi, budidaya, pascapanen dan pemasaran serta kegiatan
pendukungnya secara terpadu, dan berkelanjutan. Kawasan Hortikultura adalah
sebaran usaha Hortikultura yang disatukan oleh faktor ilmiah, sosial budaya, dan
infrastruktur fisik buatan, serta dibatasi oleh agroekosistem yang sama sedemikian
rupa sehingga mencapai skala ekonomi dan efektivitas manajemen usaha.
2. Maksud dan Tujuan Kegiatan
a. Maksud
Terbentuknya Kawasan Pengembangan Cabai Keriting yang mampu menyediakan
Cabai Keriting sepanjang tahun dan mampu menekan inflasi akibat gejolak
harga.
b. Tujuan
Mendorong pencapaian target Peningkatan Produksi, Produktivitas,
melalui Kegiatan Pengembangan Cabai Keriting;
Mendorong peningkatan luas panen dan produksi untuk komoditas Cabai
dengan cara intensifikasi maupun ekstensifikasi;
Mendorong terlaksananya pola tanam/manajemen tanam dalam mengatur
sebaran produksi sepanjang tahun;
Meningkatkan minat dan motivasi petani dalam berusaha tani;
Meringankan beban biaya usaha tani dan meningkatkan pendapatan dan
kesejahteraan petani.
3. Target/Sasaran (Keluaran)
Target/Sasaran yang ingin dicapai adalah terlaksananya pengembangan Kawasan
Cabai Keriting dan perbaikan mutu, dan pengelolaan lahan usaha pada sentra
produksi.
4. Ruang Lingkup Kegiatan
a. Ruang lingkup pekerjaan/Pengadaan Pengembangan Cabai Keriting di Provinsi
Maluku Utara, yaitu pengadaan dan penyaluran Benih Cabai Keriting dan
Sarana Produksi Lainnya.
b. Lokasi pekerjaan/pengadaan barang berupa Pengembangan Cabai Keriting
yaitu Tersebar di Provinsi Maluku Utara.
5. Sumber Pendanaan
a. Sumber Dana yang diperlukan untuk membiayai Pengadaan Barang berupa
Pengembangan Cabai Keriting di Provinsi Maluku Utara berasal dari DPA APBD
SKPD Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara Rp 200.000.000,-(Dua Ratus Juta
Rupiah)
b. Total perkiraan biaya yang diperlukan : Rp 199.851.200,- (Seratus Sembilan
Puluh Sembilan Juta Delapan Ratus Lima Puluh Satu Ribu Dua Ratus Rupiah)
6. Spesifikasi Tekhnis
No. Jenis Barang Satuan Volume Spesifikasi
1 2 3 4 5
1 Benih Cabai Keriting Saset 96 - Varietas Tangguh
- Bersertifikat
- Kemasan 2.000 Butir/Saset (10 Gram)
- Persentase daya tumbuh 85%
- Persentase kemurnian minimal 95%
- Tahan Terhadap Gemini Virus & Keriting Daun
- Terdaftar di Kementrian Pertanian RI
2 Pupuk NPK Kg 1.600 - Memiliki Kandungan Hara sebagai Berikut :
- Nitrogen (N) : 16%
- Fosfor (P2O5) : 16%
- Kalium (K2O) : 16%
- Kemasan 50 Kg
- Terdaftar di Kementrian Pertanian RI
3 Pupuk KNO3 Merah Bungkus 288 Komposisi Unsur Hara :
- Nitrogen dari Nitrat (N) : 15,30%
- Potassium Oxide (K2O) : 14,94%
- Natrium (Na) : 18 %
- Boron (B) : 0.05%
- Bentuk Kristal Warna Merah
- Kemasan 2 Kg
- Terdaftar di Kementrian Pertanian RI
4 Pupuk KNO3 Putih Bungkus 208 Komposisi Unsur Hara :
- Nitrogen dari Nitrat (N) 13%,
- Potassium Oxide (K2O) 46%
- Bentuk Kristal Warna Putih
- Kemasan 2 Kg
- Terdaftar di Kementrian Pertanian RI
5 Pupuk Kalsium Cal-Ha Kg 256 Memiliki Kandungan Aktif :
- CaO : 37%
- CaCO3 : 54%
- Humic Acid : 10%
- Hara Mikro : 0,68%
- Kemasan : 1 Kg
- Terdaftar di Kementrian Pertanian RI
1 2 3 4 5
6 Fungisida Pengendali
Botol 16
Penyakit & ZPT Bahan Aktif :
- Azoksistrobin 200 g/l
- Difenokonazol 125 g/l
Bentuk : Pekatan suspensi
Warna : Kuning muda
Kemasan : 250 Ml
Jenis : Fungisida sistemik yang bersifat protektif,
kuratif, dan prevetif
7 Fungisida Pengendali
Bungkus 40
Jamur - Bahan Aktif : Mankozeb 80 %
- Bentuk : tepung yang dapat disuspensikan
- Warna : Kuning Keabu-abuan
- Kemasan : 1 Kg
- Jenis : Fungisida kontak protektif
8 Fungisida Pengendali - Bahan Aktif :Tembaga Hidroksida (Cu(OH)2):77%
Bungkus 40
Jamur dan Bakteri (setara dengan tembaga : 50%)
- Bentuk : Tepung
- Kemasan : 400 gr
- Golongan: Fungisida dan Bakterisida
9 Insektisida Pengendali
Botol 16
Hama dan Serangga - Bahan Aktif : Profenofos 500 g/L
- Bentuk : Cairan
- Warna : Kuning Kecoklatan
- Kemasan : 500 ml
10 Insektisida Pengendali
Botol 16
Hama - Bahan Aktif : Sipermetrin 50 g/l
- Bentuk : Cairan Pekatan
- Warna : Kuning
- Kemasan : 400 ml
11 Insektisida Pengendali
Botol 40
Hama Jenis Kutu-kutuan - Bahan Aktif : Abamektin 18 g/l
- Bentuk : Cairan Pekatan
- Warna : Hitam Kecoklatan
- Kemasan : 200 ml
7. Keluaran yang di Harapkan
Keluaran yang di harapkan adalah tesedianya benih Cabai Keriting dan sarana produksi
lainnya di tingkat petani sehingga dapat membantu petani dalam berusaha tani sehingga
produksi dan Produktivitas akan tercapai yang dengan sendirinya akan meningkatkan
pendapatan petani.
Pejabat Pembuat Komitmen
PARID SIALANA,SP
NIP. 19720222 200501 1 012