PEMERINTAH PROVINSI MALUKU UTARA
DINAS PERTANIAN
Jl. Raya Kusu Kompleks Pertanian e-mail : distan_malut@yahoo.co.id
SOFIFI
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PENGADAAN BARANG
KUASA PENGGUNA ANGGARAN : KEPALA DINAS PERTANIAN
SKPD : DINAS PERTANIAN PROVINSI MALUKU UTARA
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN : PARID SIALANA, SP
PAKET PEKERJAAN : PENYEDIAAN DEMPLOT DI PROVINSI MALUKU
UTARA
LOKASI : KABUPATEN HALMAHERA UTARA
NILAI PEKERJAAN : Rp. 75.000.000,-
SUMBER DANA : APBD
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN (PPK)
DINAS PERTANIAN PROVINSI MALUKU UTARA
TAHUN ANGGARAN 2025
PEMERINTAH PROVINSI MALUKU UTARA
DINAS PERTANIAN
Jln. Raya Kusu Kompleks Pertanian No. Telp (0921) 326488 - Fax.3127213
S O F I F I
1. Latar belakang
Padi (Beras) merupakan salah satu pangan pokok bagi rakyat Indonesia.
Sejak Indonesia merdeka, perkembangan perpadian (perberasan) di Indonesia telah
mengalami pasang surut. Di awal tahun kemerdekaan, ketidakmampuan
menyediakan beras bagi rakyat Indonesia telah menimbulkan instabilitas politik.
Pada tahun 1984, Indonesia telah mampu mencapai swasembada beras, tetapi
setelah itu penyediaan beras bersumber dari produksi dalam negeri tidak dapat
dipenuhi dari produksi dalam negeri sehingga penyediaan beras dari impor menjadi
alternatif untuk mengurangi resistensi sosial dan politik. Melihat realitas tersebut,
beras menjadi komoditas yang fundamental dan strategis.
Kebutuhan padi (beras) akan terus meningkat seiring dengan proyeksi laju
pertambahan penduduk. Laju pertumbuhan jumlah penduduk di Maluku Utara
masih lebih tinggi bila dibandingkan dengan laju pertumbuhan produksi padi di
Maluku Utara, di sisi lain luas baku lahan sawah dan kualitasnya cenderung
menurun akibat konservasi lahan dan faktor faktor lainnya. Oleh karena itu untuk
mengimbangi kebutuhan akan beras, upaya peningkatan produksi padi setiap
tahunnya harus terus dilakukan. Dalam konteks tersebut maka pemerintah Provinsi
Maluku Utara terus berupaya untuk mewujudkan peningkatan produksi padi. Pada
tahun 2025 ini selain difokuskan pada kegiatan peningkatan produktivitas
(intensifikasi) juga dirancang kegiatan perluasan areal tanam (ekstensifikasi). Salah
satu upaya yang di lakukan adalah dangan mencoba melakukan sistem budidaya
dengaan menggunakan Benih Padi Hibrida dengan pola Demplot di daerah Sentra
Produksi.
2. Maksud dan Tujuan Kegiatan
a. Maksud
Memperkenalkan kepada petani tentang keunggulan, cara budidaya,
dan potensi hasil dari padi jenis hibrida, sehingga dapat meningkatkan
minat mereka untuk menanamnya secara lebih luas. Metode ini
bertujuan agar petani bisa melihat langsung, membuktikan, dan
membandingkan hasil dari padi hibrida dibandingkan dengan varietas
lain, khususnya terkait potensi hasil panen yang lebih tinggi.
b. Tujuan
Mendorong pencapaian target Peningkatan Produksi, Produktivitas
Padi dengan menggunakan Benih Padi Hibrida;
Mendorong peningkatan luas panen dan produksi serta Produktivitas
Padi dengan cara intensifikasi maupun ekstensifikasi;
Mendorong terlaksananya pola tanam/manajemen tanam dalam
mengatur sebaran produksi sepanjang tahun;
Meningkatkan minat dan motivasi petani dalam berusaha tani;
3. Target/Sasaran (Keluaran)
Target/Sasaran yang ingin dicapai adalah Petani dapat melihat langsung
keunggulan, cara budidaya, dan potensi hasil dari padi jenis hibrida, guna
Peningkatan Produksi dan Produktivitas Padi pada daerah sentra produksi.
4. Ruang Lingkup Kegiatan
a. Ruang lingkup pekerjaan/pengadaan Penyediaan Demplot di Provinsi
Maluku Utara, yaitu pengadaan dan penyaluran Benih Padi Hibrida dan
Sarana Produksi lainnya.
b. Lokasi pekerjaan/pengadaan barang berupa Penyediaan Demplot di
Provinsi Maluku Utara Padi yaitu Kabupaten Halmahera Utara.
5. Sumber Pendanaan
a. Sumber Dana yang diperlukan untuk membiayai Pengadaan Barang
berupa Penyediaan Demplot berasal dari DPA APBD SKPD Dinas
Pertanian Provinsi Maluku Utara Rp 75.000.000,- (Tujuh Puluh Lima Juta
Rupiah)
b. Total perkiraan biaya yang diperlukan : Rp 74.976.000,- (Tujuh Puluh
Empat Juta Sembilan Ratus Tujuh Puluh Enam Ribu Rupiah).
6. Spesifikasi Tekhnis Barang
NO Uraian Satuan Vol Spesifikasi
1 2 3 4 5
1 Benih Padi Hibrida Kg 60 - Potensi Hasil Tinggi anatar 8-13 ton/Ha GKG
- Umur Genjah sekitar 75-95 HST
- Tahan Terhadap Hama Penyakit
- Batang Kokoh dan Besar sehingga Tahan Rebah
2 Pupuk NPK Kg 400 Memiliki Kandungan Hara sebagai Berikut :
- Nitrogen (N) : 16%
- Fosfor (P2O5) : 16%
- Kalium (K2O) : 16%
- Kemasan 50 Kg
- Terdaftar di Kementrian Pertanian RI
3 Pupuk Hayati Cair Ltr 12 Komposisi :
- Bacillus sp,
- Pseudomonas Flourescens,
- Azospirillium,
- Azotobacter,
- Bakteri Penambat N,
- Bakteri pelarut phospat.
Menambah fiksasi nitrogen, memacu pertumbuhan
-
bakteri fiksasi nitrogen bebas
- Kemasan : 1 Liter
Pupuk Cair (Booster
4 Ltr 12 Komposisi :
Anakan Padi)
- Makro :
N = 26%
P = 15,5%
K = 25,4%,
- Mikro :
Mg,Bo,Ca, Fe, dll.
Plus ZPT
Ga3 22%
Auksin 20%
- Kemasan : 1 Liter
1 2 3 4 5
5 Paket Boom Padi Pack Satu Pack Terdiri dari :
12
- Pupuk NPK Makro (Kemasan 1 kg)
Pupuk Majemuk untuk melengkapi nutrisi hara
makro tanaman pada fase pembungaan hingga fase
pengisian
- Fungisida Kemasan 100 ml
Fungisida Berbahan aktif difenakonazole untuk
menekan pertumbuhan jamur penyebab penyakit
BLAST pada padi
- Perekat Kemasan 100 ml
Ajuvan berupa perekat untuk meningkatkan
efisiensi pemakaian pestisida terutama di musim
penghujan
6 Pupuk MKP Pack 20 Mengandung Unsur Hara Makro :
- Fosfat (P₂O₅) = 52%
- Kalium Oksida (K₂O) =34%
- Kemasan 1 Kg
7 Pupuk Ambition Botol 8 zat aktivator tanaman mengandung bahan utama :
- Asam Amino
- Asam Fulvat
- Nutrisi Mikro
- Kemasan 500 Ml
8 Pupuk Ultradap Pack 8 Komposisi :
- Nitrogen (N) = 12%
- Fosfat (P₂O₅) = 60%
- Berbentuk Kristal
- Kemasan 1 Kg
9 Fungisida AmistarTop Botol 12 Bahan Aktif :
- Azoksistrobin 200 g/l
- Difenokonazol 125 g/l
- Bentuk : Pekatan suspensi
- Warna : Kuning muda
- Kemasan : 250 Ml
Jenis :
Fungisida sistemik bersifat protektif, kuratif, &
-
prevetif
10 Insektisida Spontan Botol 10 - Bahan aktif: Dimehipo 400 g/l
- Bentuk: Pekatan yang dapat larut dalam air
- Warna: Coklat kemerahan
- Kemasan 1 Liter
11 Insektisida Mipcinta Bungkus 12 Bahan Aktif:
- Isoprocarb 50%
Bentuk:
Tepung yang dapat disuspensikan (WP) berwarna
-
putih susu
- Kemasan 500 gr
1 2 3 4 5
12 Pupuk KCL Cair Botol 8 Bahan Aktif Utama:
- Kalium Oksida (K₂O) =34%
- Kadar Kalium : 30% - 60%
- pH: Umumnya berkisar antara 6.8 - 8.5.
- Kemasan 1 Liter
13 Insektisida Dangke Botol 8
Bahan Aktif:
-
Metomil 40%
Bentuk: Tepung yang dapat disuspensikan
-
(Wettable Powder)
-
Kemasan 400 gr
8
14 Pupuk Gandasil B Bungkus Mengandung Unsur Hara Makro :
-
Nitrogen (N) = 6%
-
Fosfat (P₂O₅) = 20%
-
Kalium Oksida (K₂O) =30%
-
Magnesium (MgSO₄)
-
Kemasan 1 Kg
Upah Tenaga Kerja Upa Tenaga Kerja Demplot yang ditugaskan
15 OH 60
Demplot untuk melakukan Pengolahan Tanah,
Persemaian, Tanam, samapai dengan
Penanganan Pascapanen
7. Keluaran Yang di Harapkan
Keluaran yang di harapkan adalah Terlaksananya Demplot Padi Hibrida di daerah Sentra
Produksi sehingga petani dapat melihat langsung produktivitas dari penggunaan benih Padi
Hibrida serta penerapan Good Agriculture Practices (GAP), dan Standard Operasional
Prosedure (SOP) sehingga dapat memacu mereka untuk melakukan sistem budidaya yang
baik dan benar yang dengan sendirinya dapat meningkatkan Produksi dan Produktivitas
yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan petani.
Sofifi, 20 November 2025
Pejabat Pembuat Komitmen
Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara
PARID SIALANA,SP
NIP. 19720222 200501 1 012