Peningkatan Jalan Mapadegat - Dermaga (Bkk)

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 4279489
Date: 11 June 2023
Year: 2023
KLPD: Kab. Kepulauan Mentawai
Work Unit: Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Gabungan Lumsum dan Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 946,260,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 946,225,000
Winner (Pemenang): CV Istano Mandani
NPWP: 964635197201000
RUP Code: 43799746
Work Location: Kecamatan Sipora Utara - Kepulauan Mentawai (Kab.)
Participants: 35
Applicants
Reason
0964635197201000Rp 756,980,000-
0016581373101000Rp 823,188,130-
Vertikama Kontinu Jaya
06*9**4****05**0--
0021182647221000--
0839143435211000Rp 926,966,925Tidak Menghadiri Undangan Klarifikasi Administrasi, Kualifikasi, Teknis, dan Harga
0012686754201000Rp 756,980,000Hasil Klarifikasi surat perjanjian sewa peralatan anatar CV. GUNUNG JANTAN dengen PT.MERANGIN KARYA SEJATI ( Dumptruk merek Mitsubishi sebanyak 2 unit ) tidak benar
0028788941201000Rp 756,976,4881. Personil yang di tawarkan tidak sesuai yang di minta di LDP SKT Pelaksana Lapangan Pekerjaan Jalan (028) 2. Identifikasi Bahaya yang tidak sama dengan LDP
0626689004205000--
0841483134201000--
0023609217201000--
0030754535201000--
0025513227201000--
0952728202225000--
0730500006201000--
CV Telu Sara Ita
0019252329201000--
Tri'VI, CV
00*2**9****46**0--
0821371176201000--
0667526750201000--
0028385946201000--
0650955438201000--
CV Lima Empat Lima Empat
0412461386201000--
CV Moramarsadamanatra
08*7**4****05**0--
0412201139212000--
0024506685201000--
0015212921201000--
0023817760202000--
0023371032201000--
0012679304202000--
CV Bintang Sago Jaya
0031916943203000--
0901130609212000--
0031423080201000--
0767387335205000--
0020455580201000--
0744879834205000--
0965134836201000--
Attachment
METODE    PELAKSANAAN     PEKERJAAN                         
                                                                       
                                                                       
                                                                       
Kegiatan       :  Pembangunan Peningkatan dan Pemeliharaan Jembatan    
                                                                       
Sub Kegiatan   :  Peningkatan Jalan Mapadegat - Dermaga (BKK)          
Lokasi         : Kec. Sipora Utara                                     
Tahun Anggaran : 2023                                                  
                                                                       
                                                                       
                                                                       
 1. DIVSI 1 UMUM                                                       
                                                                       
    1.2       Mobilisasi                                               
    1.19      Keselamatan dan Kesehatan Kerja                          
 2. DIVISI 3 PEKERJAAN TANAH DAN GEOTEKNIK                             
    3.2.(1b)  Timbunan Pilihan dari Sumber Galian (Quarry)             
 3. DIVISI 5. PERKERASAN BERBUTIR                                      
    5.3.(3)   Lapis Fondasi bawah Beton Kurus                          
                                                                       
                                                                       
 Semua item-item pekerjaan tersebut diatas akan dilaksanakan sesuai spesifikasi
 teknis dan menurut volume pekerjaan yang tersedia dalam Daftar Kuantitas dan
 Harga.                                                                
                                                                       
 1. DIVISI I UMUM                                                      
    1.2. PEKERJAAN MOBILISASI                                          
                                                                       
    A. Pekerjaan Persiapan                                             
                                                                       
      Pekerjaan Persiapan adalah pekerjaan awal yang meliputi kegiatan -
      kegiatan pendahuluan untuk mendukung permulaan proyek meliputi : 
      1. Pembuatan Job Mix Design                                      
                                                                       
         Sebelum pekerjaan utama dilaksanakan terlebih dahulu dilaksanakan
         pengambilan sampel bahan dari quarry yang berada di lokasi setempat
         atau yang berdekatan dengan lokasi tersebut, diantaranya : batu, pasir
                                                                       
         dan bahan yimbunan pilihan selanjutnya dibawa ke laboratorium job
         mix formula/job mix designn yang akan dipakai sebagai acuan kerja
         dalam pelaksanaan proyek.                                     
      2. Kantor Lapangan dan Faslitasnya                               
                                                                       
         Tahap berikutnya penentuan lokasi basecamp, pembuatan kantor  
         lapangan dan fasilitas dilokasi proyek dan kemudian dilanjutkan dengan
         mobilisasi peralatan yang diperlukan sesuai dengan tahapan    
                                                                       
         pelaksanaan pekerjaan..                                       
      3. Pengaturan Arus Transportasi dan Pemeliharaan Arus Lalu Lintas
                                                                       
         Untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan, pengaturan arus lalu lintas
         transportasi dilakukan dengan pembuatan tanda-tanda lalu lintas yang
         memadai disetiap kegiatan lapangan. Bila diperlukan dapat ditempatkan
         petugas pemberi isyarat yang bertugas mengatur arus lalu lintas pada
                                                                       
         saat pelaksanaan.                                             
      4. Rekayasa Lapangan                                             
                                                                       
         Dengan  petunjuk Direksi Teknis survey/rekayasa lapangan      
         dilaksanakan untuk menentukan kondisi fisik dan struktural dari
         pekerjaan dan fasilitas yang ada dilokasi pekerjaan, seehingga
         dimungkinkan untuk mengadakan peninjauan ulang terhadap       
         rancangan kerja yang telah diberikan sistem dan tatacara survey
                                                                       
         dikordinasikan dengan direksi teknis.                         
      5. Material dan Penyimpanan                                      
                                                                       
         Bahan yang akan digunakan di dalam pekerjaan harus menemui    
         spesifikasi dan standar yang berlaku, baik ukuran, tipe maupun
         ketentuan lainnya sesuai petunjuk Direksi Teknis. Semua material yang
         akan digunakan untuk proses pembuatan Concrete diambil dari quarry
                                                                       
         sungai yang berada di lokasi setempat.                        
      6. Jadwal Konstruksi                                             
                                                                       
         Jadwal konstruksi dibuat pihak kontraktor, diajukan kedapa Direksi
         Teknis untuk dibahas dan mendapatkan persetujuan pada saat    
         dilaksanakan rapat pendahuluan (Pre Construction Meeting/PCM).
                                                                       
      7. Pelaksanaan Mobilisasi Peralatan                              
                                                                       
         Dalam pelaksanaan proyek ini mobilisasi meliputi :            
         Alat-alat yang digunakan adalah:                              
                                                                       
            - DUMP TRUCK                                               
            - MOTOR GRADER 100 HP                                      
            - VIBRATORY ROLLER 6 - 8 Ton                               
                                                                       
            - TRUCK MIXER (AGITATOR)                                   
                                                                       
      8. Papan Nama Proyek                                             
                                                                       
         Papan nama ini digunakan sebagai identitas dan informasi mengenai
         proyek, dibuat dengan ukuran atas persetujuan Direksi Pekerjaan.
         Bahan yang dipakai adalah kayu kaso, baliho dan lain-lain. Papan nama
         proyek dipasang dipangkal dan ujung lokasi pekerjaan. Papan nama
                                                                       
         proyek dipelihara selama pelaksanaan proyek.                  
 B. Relokasi Utilitas dan Pelayanan                                    
                                                                       
 Relokasi Utilitas dan pelayan diantaranya untuk telokm, PDAM, Listrik serta utilitas
 umum lainnya melalui beberapa tahapan :                               
                                                                       
    a. Pendapatan terhadap sarana yang masuk dalam ketentuan relokasi yang
       sudah ditetapkan                                                
    b. Pelaporan terhadap Departemen terkait                           
    c. Pemindahan Utilitas setelah mendapatkan persetujuan dari departemen
                                                                       
       terkait.                                                        
                                                                       
 1.8.(1). Manajemen Keselamatan Lalu Lintas                            
                                                                       
 Dalam melaksanakan pekerjaan Pembangunan Jembatan setiap tahapan pekerjaan
 yang akan dilaksanakan mulai dari awal sampai dengan akhir kegiatan di lapangan
 diusahakan tidak mengganggu arus lalu lintas. Aktivitas arus lalu lintas yang
 terhambat akibat adanya kegiatan proyek akan merugikan pengguna jalan raya.
 Agar dalam pelaksanaan pekerjaan tidak terjadi kerugian dipihak pengguna jalan,
 maka manajemen lalu lintas dapat dilaksanakan dengan cara sebagai berikut :
                                                                       
 a. Menyiapkan Perlengkapan keselamatan jalan selama periode konstruksi sesuai
    ketentuan.                                                         
 b. Membuat rencana kerja manajemen lalu lintas sesuai schedule pekerjaan dan
    koordinasikan dengan seluruh personil yang terkait.                
 c. Mengatur secara tepat jadwal pelaksanaan setiap jenis pekerjaan di lapangan.
 d. Memasang rambu-rambu di sekitar lokasi pekerjaan dan menempatkannya
                                                                       
    secara tepat dan benar.                                            
 e. Menempatkan petugas pengatur lalu lintas untuk mengatur dan mengarahkan
    arus lalu lintas                                                   
 Peralatan Keselamatan Lalu Lintas                                     
                                                                       
 a. Rambu penghalang lalu lintas jenis plastik                         
 b. Rambu Peringatan                                                   
 c. Peralatan komunikasi dan lainnya                                   
 Tenaga yang terdiri dari :                                            
                                                                       
 a. Pekerja                                                            
 b. Koordinator                                                        
    Pada saat pekerjaan, rambu-rambu diletakkan sepanjang daerah galian,
    tujuannya agar kendaraan atau orang tidak masuk atau terperosok ke dalam
    daerah galian. Rambu-rambu yang dipasang haruslah mempunyai cat dengan
    pantulan cahanya, guna menghindari kecelakaan di malam hari.       
                                                                       
 2. DIVISI 3 PEKERJAAN TANAH                                           
                                                                       
 3.2.(1b). Timbunan Pilihan dari Sumber Galian (Quarry)                
                                                                       
 Timbunan yang diklasifikasikan sebagai timbunan pilihan harus terdiri dari bahan
 tanah atau bahan galian batu yang disetujui oleh Pengawas Pekerjaan sebagai
 bahan yang memenuhi syarat dalam pekerjaan permanen. Bahan yang dipilih
 sebaiknya harus memiliki nilai CBR tidak kurang dari karakteristik daya dukung
 tanah dasar yang diambil untuk rancangan dan ditunjukan dalam gambar atau
 tidak kurang dari 6% jika tidak disebutkan lain (CBR stelah perendaman 4 hari nilai
 dipadatkan 100% kepadatan kering maksimum (MDD) seperti yang ditentukan oleh
 SNI 1742:2008).                                                       
                                                                       
 Pekejaan Timbunan Pilihan dari Sumber Galian (Quarry) dilaksanakan dengan
 prosedur sebagai berikut:                                             
                                                                       
    a. Pengangkutan Material                                           
      Pengangkutan material timbunan pilihan dari sumber galian ke lokasi
                                                                       
      pekerjaan menggunakan dump truck dan loadingnya dilakukan dengan 
      menggunakan wheel loader. Pengecekan dan pencatatan volume material
      dilakukan pada saat penghamparan agar tidak terjadi kelebihan material
      disatu tempat dan kekurangan material ditempat lain.             
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                Ilustrasi pengambilan dan pengangkutan material        
                                                                       
                                                                       
                                                                       
    b. Penghamparan Material                                           
                                                                       
      Penghamparan material dilakukan dengan menggunakan motor grader. Ada
      beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penghamparan material,
      diantaranya :                                                    
                                                                       
       1. Kondisi cuaca yang memungkinkan                              
       2. Panjang hamparan pada saat setiap section yang dipadatkan sesuai
          dengan kondisi lapangan. Lebar penghamparan disesuaikan dengan
          kondisi lapangan dan tebal penghamparan sesuai dengan spesifikasi,
          semua tahapan pekerjaan hamparan dan tebal hamparan berdasarkan
          petunjuk dan persetujuan dari Direksi Pekerjaan.             
       3. Material yang tidak dipakai dipisahkan dan ditempatkan pada lokasi
          yang ditetapkan.                                             
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
               Ilustrasi Penghamparan Material dengan Motor Grader     
    c. Pemadatan Material                                              
    Pemadatan dilakukan dengan menggunakan vibro roller, dimulai dari bagian
    tepi ke bagian tengah. Pemadatan dilakukan berulang jika dimungkinkan
                                                                       
    untuk mendapat hasil yang maksimal dapat digunakan alat water tank untuk
    membasahi material timbunan biasa dari sumber galian dan diselingi dengan
    pemadatan dengan menggunakan vibro roller. Timbunan biasa dari sumber
    galian (quarry) dipadatkan mulai dari tepi luar dengan bergerak menuju ke
    arah sumbu jalan sedemikian rupa. Bila mana memungkinkan, lalu lintas
    alat-alat konstruksi harus terus menerus divariasi agar dapat menyebarkan
    pengaruh usaha pemadatan dari lalu lintas tersebut.                
                                                                       
    Dasar perhitungan analisis adalah:                                 
                                                                       
    1. Asumsi, Pekerjaan dilakukan secra mekanis dan lokasi pekerjaan  
    2. Urutan kerja/metode kerja :                                     
       - Material timbunan pilihan dimuat ke dump truck dengan menggunakan
         whell loader                                                  
       - Pengangkutan material timbunan pilihan dilakukan drump truck dari
         quarry                                                        
                                                                       
       - Material timbunan pilihan dihampar dengan menggunakan motor   
         grader                                                        
       - Hamparan Material dsisiram air dengan menggunakan water tank truck
         (sebelum pelaksanaan pemadatan) dan dipadatkan dengan         
         menggunakan vibro roller                                      
                                                                       
       - Selama pemadatan sekelompok pekerjaan akan merapikan tepi     
         hamparan dan level permukaan dengan menggunakan alat bantu    
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                     Ilustrasi Pemadatan Material Timbunan             
    5.3.(3). Lapis Pondasi Bawah Beton Kurus                           
         Lapis Pondasi Bawah Beton Kurus Beton K-100, Tujuan penghamparan
                                                                       
         lapis pondasi bawah beton mutu rendah K-100 ini adalah sebagai lapis
         pondasi bawah struktur perkerasan                             
         1. Peralatan :                                                
                                                                       
            - CONCRETE BATCHING PLANT                                  
            - TRUK MIXER (AGITATOR)                                    
                                                                       
            - CONCRETE VIBRATOR                                        
            - WATER TANKER 3000-4500 L.                                
                                                                       
         2. Bahan :                                                    
                                                                       
           - Semen                                                     
           - Pasir                                                     
           - Agregat Kasar                                             
                                                                       
           - Begisting/mal                                             
                                                                       
                                                                       
         3. Pelaksanaan pekerjaan                                      
                                                                       
           a. Persiapkan daerah bahu yang akan dicor, seperti pemasangan
             bekisting/mal sesuai ukuran yang tertera pada gambar kerja.
             Bagian bawahnya dipasang pelapis anti serap.              
           b. Agregat, semen dan air dicampur dengan menggunkan Conrete
             Mixing Plant (batching plant) sehingga menghasilkan mutu beton
             minimal K-100 dan memenuhi persyaratan dalam Spesifikasi  
             Teknik.                                                   
                                                                       
           c. Pemakaian ukuran agregat dipilih sesuai dengan kebutuhan Lantai
             kerja beton K-100 dan mendapat persetujuan dari Direksi   
             Pekerjaan.                                                
           d. Beton mutu K-100 sebagai lantai kerja akan dicampur, diangkut,
             dituang, disebar dan dipadatkan sesuai dengan sesuai dengan
             persyaratan dalam Spesifikasi Teknik.                     
           e. Setelah pengecoran lantai kerja beton mutu K-100 untuk bahu
             jalan maka akan diuji kerataannya dengan panjang mal tidak
             kurang dari 1,8 m                                         
                                                                       
           f. Lantai kerja beton mutu K-100 sebagai bahu jalan segera dirawat,
             setelah finishing tidak kurang dari 7 hari, perawatan tersebut
             yaitu dengan cara menutup permukaannya dengan plastik sampai
             lapisan berikutnya dihampar atau seluruh permukaan disemprot
             merata dengan white pigmented curing compound atau seluruh
             permukaan disemprot merata kontinyu dan kondisi kelembaban
             dijaga agar tetap selama masa perawatan.
Tenders also won by CV Istano Mandani
Authority
11 April 2022Pembangunan Fisik Gedung Balai Nikah Dan Manasik Haji Kua Kec. Aur Birugo Tigo BalehKementerian AgamaRp 1,082,000,000