| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0020455580201000 | Rp 426,230,874 | - | |
CV Bintang Gemilang Perkasa | 09*9**6****05**0 | Rp 426,230,874 | - |
CV Brima Gatra | 04*9**4****05**0 | Rp 442,155,122 | - |
| 0730500006201000 | Rp 506,149,163 | Tidak di evaluasi karena telah mendapatkan tiga harga penawaran terendah | |
| 0029495090202000 | Rp 433,769,367 | Tidak Menghadiri undangan klarifikasi Teknis dan Kualifikasi | |
CV Muara Gunung | 09*6**3****01**0 | - | - |
| 0733926653201000 | - | - | |
| 0900844739201000 | - | - | |
| 0744879834205000 | - | - | |
CV Solusi Mandiri Makmur | 02*1**9****05**0 | - | - |
| 0030389209201000 | - | - | |
| 0022585707533000 | - | - | |
| 0028788941201000 | - | - | |
| 0012686754201000 | - | - | |
| 0606462380205000 | - | - | |
| 0026681148201000 | - | - | |
| 0026391763202000 | - | - | |
| 0719513913201000 | - | - | |
| 0626689004205000 | - | - | |
| 0538840430214000 | - | - | |
CV Berkat Basamo Juo | 03*5**9****01**0 | - | - |
URAIAN SINGKAT
Pekerjaan : belanja pemeliharaan jalan dan jembatan penyeberangan spesifikasi
pemeliharaan fasilitas darat (Tuapejat)
1. Pek. Pembersihan Lapangan
Halaman atau lapangan kerja terutama dimana lokasi tempat bangunan harus dibersihkan terlebih
2.dPaehku.lPue. mbuatan Papan Nama Proyek
Pemasangan Papan Nama pada lokasi proyek yang mudah dilihat. Redaksi Papan Nama agar dibuat
sebagai berikut:
a. Kop Dinas Perhubungan pada bagian paling kiri atas,
b. Judul Kegiatan,
c. Nilai Kegiatan,
d. No. Kontrak,
e. Masa Kontrak,
f. Sumber Biaya,
g. Pelaksana,
h. Konsultan Pengawas
3. PEKERJAAN SMKK
a. Penyiapan RKK
- Penyiapan Dokumen Rencana Keselamatan Kontruksi
b. Sosialisasi Promosi dan Pelatihan
- Papan Informasi K3 ukuran 3m x 1m
c. Alat Pelindung Kerja dan Alat Pelindung Diri
- Pelindung pernafasan (Masker)
- Topi pelindung (Safety Helmet)
- Rompi keselamatan (Safety Vest)
d. Asuransi dan Perijinan
- BPJS Ketenagakerjaan
e. Personil Keselamatan Kerja
- Petugas K3 Konstruksi
f. Fasilitas, Sarana dan Prasarana Kesehatan
- Kotak P3K
g. Rambu-rambu yang diperlukan
- Rambu peringatan
h. Pengendalian Risiko Keselamatan Kontruksi
4. PE-KPEiRtaJApAeNngPaEmRaSnIA/PpAemN batas area pekerjaan
4.1 Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan Pembongkaran
Pembersihan lokasi yang akan dikerjakan
Pengadaan air untuk pelaksanaan pekerjaan
Pemasangan bouwplank
Pengadaan alat-alat kerja yang dibutuhkan : steger atau scafoolding
4.2 Persyaratan Bahan
Untuk penampungan air kerja disiapkan drum penampung, air harus memenuhi kualitas
yang ditentukan PBI 1991
Untuk plang nama kegiatan digunakan tiang dari kayu dan tripleks di cat putih
Bahan bouwplank dipakai tiang kayu merantih atau sengon ukuran 2/20 cm
Untuk alat-alat kerja berupa adukan, kotak takaran, gerobak dorong dan lain-lain
5. PEKERJdAiAguNnTakAaNnAbHa/haUnRkUaGyuANsetempat.
Tanah yang digunakan untuk urugan adalah tanah dari bekas galian pondasi. Sementara urugan
tanah yang dipadatkan menggunakan tanah clay yang didatangkan dari luar lokasi pekerjaan.
Tanah urugan yang digunakan untuk urugan yang dipadatkan haruslah tanah clay bersih dari
6. PEkKoEtoRrJaAnA,NsisPaObNaDhaAnSoIrPgLaAnTicSyTanEgMtPerAbTawPAaDbeArsGaEmDaUtNanGaDhAuNruPgaAnS.ANGAN PONDASI BATU KALI
PONDASI DEUKER
Lingkup Pekerjaan
A. Pekerjaan pasangan Plat stempat dikerjakan adalah campuran beton 1.2.3 pada pekerjaan
pondasi bangunan.
B. Pasangan Pondasi batu kali untuk plat deuker sesuai gambar kerja Pasangan dengan
campuran 1 .3.
C. Pekerjaan ini meliputi penyediaan tenaga kerja,peralatan dan alat-alat bantu lainnya untuk
keperluan pelaksanaan pekerjaan persiapan.
D. Pekerjaan Pondasi Batu Kali ini meliputi seluruh detail yang disebut/ditunjukan dalam
gambar.
Standard
A. PUBI : Peraturan Umum Bahan Bangunan Indonesia 1982 ( NI-3 )
B. Peraturan Portland Cement Indonesia 1973 ( NI-8 ).
C. PBN-Peraturan Bangunan Nasional 1978
D. ASTM :C150-Portland Cement.
ConEto. hSBtaanhdaanr Beton 1991.
Sebelum Pelaksanaan pekerjaan,kontraktor harus memberikan contoh-contoh material : Batu
Kali,Pasir untuk mendapatkan persetujuan dari konsultan pengawas.
Contoh-contoh yang telah disetujui oleh konsultan Pengawas akan dipakai sebagaimana
standar/pedoman untuk memeriksa/menerima material yang dikirim oleh kontraktor ke
Pesnitgei.rkiomnatrnakdtaonr PdiewnayjiimbkpaannmanemBbahuaatntempat penyimpanan contoh-contoh yang telah disetujui oleh
konsultan pengawas.
Bahan yang disimpan ditempat yang terlindung dan tertutup,kering,tidak lembab dan
bersih.Tempat Penyimpanan Bahan harus cukup proyek ini,bahan ditempatkan dan dilindungi
sesuai dengan jenisnya. kontraktor bertanggung jawab terhadap kerusakan selama pengiriman dan
SypaernaytiPmepnagnaamn.anan Pekerjaan
Untuk keperluan proses pengerasan Pasangan,Maka selama minimum 3 hari setelah pemasangan
pekerjaan,pondasi harus dilindungi dari benturan keras dan tidak dibebani.kontraktor diwajibkan
melindungi pekerjaan tersebut dari kerusakan yang diakibatkan oleh pekerjaan -pekerjaan
lainnya.bila terjadi kerusakan,kontraktor diwajibkan untuk memperbaikinya dengan tidak
mengurangi mutu pekerjaan segala biaya perbaikan menjadi tanggung jawab kontraktor.
Bahan/Produk
Semen Portland
Yang digunakan harus dari mutu yang terbaik,terdiri dari satu jenis merk dagang atau atas
persetujuan konsultan pengawas.semen yang telah mengeras sebagian/seluruhnya tidak
dibenarkan untuk digunakan.
Pasir
Pasir harus terdiri dari butir-butir yang bersih,tajam dan bebas dari bahan
organis,lumpur,tanah lempung dan sebagainya.
Batu Kali
Batu kali yang digunakan adalah Batu Pecah,Atau Batu Sungai,tidak berpori serta mempunyai
kekerasan sesuai dengan syarat-syarat dalam SK.SNI 1991.Ukuran Batu Kali Max.20 cm
Air
Air yang digunakan haris air tawar yang besih dan tidak mengandung minyak,asam,alkali dan
bahan-bahan lain yang dapat menurunkan mutu pekerjaan.apabila dipakai perlu.konsultan
pengawas dapat minta kepada kontraktor supaya air yang dipakai diperiksa dilaboratorium
pemeriskaan bahan yang resmi dan sah atas biaya kontraktor.
Pipa 1.5’’
Pipa menggunakan pipa 1.5” yang di benamkan atau dipasang bersamaan dengan pas.Batu
7. PEKEKRaJlAi,AdaNnBpEeTmOaNsangan Pipa dipasang dengan cara pemasangan dengan selang.
7.1 Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan beton bertulang dengan perbandingan 1 Pc : 2 Ps : 3 Kr dikerjakan untuk :
1. PEMBANGUNAN GAPURA
2. PEKERJAAN PAGAR
Kolom 20x20 (K-01 )
Ring Balok 13x15 9 (RB )
3. PEKERJAAN REHAB TERMINAL
Kolom 20x20 (K-01 )
Kolom 15x15 (KP )
Balok Late 13/15 ( BL )
Ring Balok 15/20 (RB )
Plat dak Beton Tebal=12 cm
Tempat-tempat lain yang mempergunakan beton bertulang sesuai dengan gambar rencana
Untuk semua beton struktur termasuk sloof, semua kolom beton, ring balok, pada masing-masing
8p.ePkeErKjaEaRnJAdiAfiNniDshINinDgIdNeGngan afwerking seperti yang dinyatakan pada gambar bestek.
8.1 Lingkup Pekerjaan
Pasangan dinding Batu Bata spesi 1 : 4 dikerjakan pada seluruh dinding bangunan.
8.2 Persyaratan Bahan
1. Bata
Mutu Bata yang digunakan dari empat persegi panjang, bersudut siku-siku dan tajam,
permukannya rata dan tidak menampakkan adanya retak-retak yang merugikan. Ukuran Batu
Bata yang diperbolehkan adalah minimal 10 x 20 x 5 cm
2. Pasir
Pasir harus berupa butiran-butiran tajam dan keras, bebas dari bahan-bahan organis, lumpur,
humus dan tidak diperbolehkan menggunakan pasir laut atau pasir dengan butiran yang
mengandung pasir laut, serta memenuhi komposisi butir serta kekerasan sesuai dengan syarat-
syarat yang tercantum dalam Sk SNI T-15. 11991. 03
3. Semen dan Air
Untuk persyaratan kedua bahan tersebut, mengikuti persyaratan yang telah dinyatakan pada
pasal beton bertulang.
4. Papan Beksiting yang digunakan bahan kayu kelas III yang tidak cacat
8.3 Pedoman Pelaksanaan
1. Pasangan dinding Bata
Ukuran dan tempat-tempat pemasangan dinding Bata berpedoman kepada gambar bestek.
2. Persyaratan adukan
Adukan pasangan harus dibuat secara hati-hati, diaduk di dalam bak kayu yang memenuhi syarat.
Mencampur semen dengan pasir harus dalam keadaan kering yang kemudian diberi air sampai
didapat campuran yang plastik. Adukan yang telah mengering akibat tidak habis digunakan
sebelumnya, tidak boleh dicampur lagi dengan adukan yang baru.
1. Pengukuran (Uit-Zet) harus dilakukan oleh kontraktor secara teliti dan sesuai gambar, dengan
syarat :
Semua pasangan dinding harus rata secara horizontal dan vertikal, dan pengukuran harus
dilakukan dengan benang.
Pengukuran pasangan benang antara satu kali menaikan benang tidak boleh melebihi 30
9. PEKERJAcmAN, daalruimpaisnainugmancoBmatpaoysaintgptaenlaehl (sAelCePsa)i.
Lingkup pekerjaan
1. Pasangan dinding ACP ( Aluminium Composit Panel ) dikerjakan pada di Depan Bangunan Bagian
Atas bangunan.
2.Persyaratan Bahan
Pedoman Pekerjaan
MC Bond dapat dipotong menggunakan gergaji Kayu atau besi.dianjurkan memakai pisau
“ Hard Alloy”
Disaat melakukan V Grooving,Sisakan 0.2 mm-0.4 mm bahan polyetilena + 1 lapisan
aluminium.
Rekomendasi Sudut V Grooving : 100’
Pemasangan Konstruksi Rangka Dudukan Aluminium Composit Panel ( ACP ) pada
bangunan.dengan asumsi pemasangan dilakukan pada dinding bangunan pada bagian luar
( yaitu bagian yang terkena panas matahari dan air hujan).
Jika konstruksi rangka dudukan ACP dipasang pada dinding yang terbuat dari pasangan batu
bata,maka dinding batu Bata tersebut harus diplester terlebih dahulu.minimal diplester tanpa
aci.atau bisa juga di aci.supaya konstruksi rangka ini tetap kuat mengikat saat menahan beban
rangka itu sendiri dan beban ACP nantinya,serta tahan lama.
Jika konstruksi rangka dudukan ACP dipasang pada dinding beton atau beton bertulang,maka
dinding tersebut tidak perlu di plester lagi,silahkan langsung dipasang.
Rangka dudukan ACP,Sebaiknya menggunakan material metal atau logam yang berkualitas
baik,sehingga tidak mudah korosi(berkarat) dan tidak mudah rusak akibat korosi
tersebut.seperti:luminium dan besi hollow yang di cat ( dengan ketebalan material logam yang
memadai untuk menahan beban sendiri rangka tersebut dan ACP yang akan dipasang pada
rangka tersebut.dalam hal ini,sebaiknya tidak menggunakan bahan seperti rangka Furrring
Gypsum Galvanis.Karena bahan ini tidak tahan terhadap cuaca,panas matahari,air hujan, dan
kelembaban,sehingga sangat mudah korosi ( berkarat).korosi ini akan cepat sekali merusak
furring tersebut.(Keterangan : Furring Galvanis Hanya Cocok digunakan untuk didalam
bangunan ).
Lakukan Marking pada dinding batubata.
(dalam hal ini,contoh pemasangan dilakukan pada dinding batuBata yang telah
diplester).jarak horizontal –nya kita misalkan 60 cm dan jaraknya-nya juga 60 cm.
Lakukan pemasangan rangka dudukan ACP menggunakan Besi Hollow 40x40.
Pemasangan Besi Hollow ini bisa dilakukan dengan 2 cara ,yaitu:
Satu-persatu besi hollow ( yang telah dipasang bracket) langsung dikunci pada dinding
tersebut,menggunakan Dynabolt,caranya dapat besi hollow lainnya bisa di-join
dengan sistem pengelasan sampai semua terpasang.
Bisa Juga semua besi hollow difabrikasi terlebih dahulu (dengan sistem
pengelasan),dan dipasang Bracket pada tempat-tempat tertentu.kemudian sekaligus
dipasang pada dinding tersebut.
10. PEKEPRasJADAiNndPinAgGAARCPpiBnetsuerta Motif Corak Hewan monyet dan cicak yang di ukir dan di dalam
diberikan pencahayaan.
Lingkup pekerjaan
1. Pasangan dinding Pagar pengaman Dipasangan Setelah Melakukan Afriking seluru beton yang
sudah di aci dikerjakan pada Lobang2 Dinding yang Sudah ditentukan Titiknya.
2. Pekerjaan Portal Gerbang Pintu masuk maupun keluar dermaga
11. P3E.KPEeRkJeArAjaNanLPAiNntTuATIeralis ( Pintu Samping+Complit dengan asesoris+ Rel Pagar )
A. Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan lantai terdiri dari :
1. Lantai beton campuran 1 Pc : 3 Ps : 5 Kr dikerjakan untuk lantai ruangan
2. Pemasangan lantai keramik 40 x 40 dan keramik 20x20 dikerjakan untuk lantai Ruangan
B. Bahan Digunakan
1. Beton 1 Pc : 3 Ps : 5 Kr
2. Keramik ukuran 40 x 40 dan keramik 20x20 seperti merek Setara Masterina dengan warna
akan ditentukan kemudian.
3. Dinding Batako tempat pemasangan keramik atau poselen diplester kasar dengan
campuran 1 Pc : 2 Ps, kemudian diatas diplester dan diaci.
4. Permukaan pasangan keramik harus datar, rata alurnya, harus sama besarnya. Celah-celah
antara keramik/porselen diis dengan semen besarnya sama dengan keramik.
5. Keramik 40 x 40 dan keramik 20x20 merk setara Luxury warna ditentukan kemudian
C. Pedoman Pelaksanaan
1. Dasar lantai
Diurug dengan tanah clay lalu dipadatkan dan dilapisi dengan pasir urug setebal 0,5 cm dan
dipadatkan kemudian dilakukan pengecoran dengan beton tumbuk 1 Pc : 3 Ps : 5 kr dengan
permukaan lantai diratakan dan dipasang keramik 20 x 20 spesi 1 : 4
2. Pemeriksaaan
Sebelum lantai dipasang, kontraktor harus memeriksa semua pasangan pipa-pipa, saluran-
saluran dan lain sebagainya yang harus sudah terpasang dengan baik sebelum pemasangan
lantai dimulai.
3. Pemasangan
Bagian-bagian dan ketebalan lantai yang akan dikerjakan dapat dipedomani seperti yang
dinyatakan dalam gambar bestek.
Adukan perakat untuk lantai harus betul-betul padat/penuh agar tidak terdapat ronga-
rongga dibawah keramik yang dapat melemah konstruksi. Sambungan antara keramik
dengan keramik harus sama lebarnya, lurus dan harus diisi dengan air semen yang warnya
sesuai dengan warna keramik. Hasil pasangan akhir harus rata dan tidak bergelombang
(waterpas).
Pekerjaan yang telah selesai tidak boleh ada yang retak, noda dan cacat-cacat lainnya.
Apabila terjadi cacat pada lantai, maka bagian cacat tersebut harus di bongkar sampai
berbentuk bujur sangkar, dan pasangan harus rata dengan sekitarnya.
12. PEKERJAAN ATAP
Lingkup Pekerjaan
13.BPaEgKiaEnRpJAekAeNrjPaaEnNyGaEnCgAdTilAaNksanakan adalah menutup semua bidang atap bangunan
Lingkup Pekerjaan
1. Meni kayu untuk bidang kozen yang melekat ke tembok, sambungan-sambungan konstruksi kayu.
2. Pengecatan dinding
3. Pengecatan plafond
4. Pengecatan kusen, pintu dan jendela
Bahan-bahan yang digunakan harus berkualitas baik seperti :
1. Meni kayu sekualitas kuda terbang, platon atau ftalit
2. Plamur kayu dan dinding merek vinilex atau RJ
3. Cat tembok sekualitas matex
4. Cat minyak kayu sekualitas platone
5. Minyak cat sekualitas kuda terbang
Pedoman Pelaksanaan
1. Pekerjaan cat, harus betul-betul rata, bewarna sama, pengecatan minimal 2 (dua) kali.
2. Pekerjaan pengecatan dilaksanakan setelah plafond
3. Pekerjaan cat kayu harus dilakukan lapis demi lapis dengan memperhatikan waktu penegringan
jenis bahan yang digunakan
Dua kali pengerjaan meny kayu/cat dasar
Satu kali lapis pengisi dengan plamur kayu
Penghalusan dengan amplas
14. PEKFEiRniJsAhAinNgIdNeSnTgAanLAcaStIkLaIySuTRsaIKmpai rata minimal 2 kali
Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan instalasi listrik meliputi pemasangan seluruh jaringan instalasi dalam bangunan,
penyediaan bola lampu, kabel-kabel, pipa-pipa PVC, sehingga apabila disambungkan dengan daya
listrik maka instalasi yang dipasang dapat berfungsi dengan baik. Jumlah titik lampu dan stop
kontak yang harus dipasang disesuaikan dengan jumlah yang tertera dalam gambar. Titik lampu
dan stop kontak mengandung maksud tempat mata lampu dan stop kontak yang telah
15. PdEipKaEsRanJAgkAaNbeSlA-kNaIbTeAlIyRang diperlukan sehingga arus listrik sudah berfungsi pada titik tersebut.
15.1 Lingkup Pekerjaan
1. Pasangan pipa air pembuang dari bak cuci ke saluran rabat yang ada.
2. Pas. Kran air
3. Pas. Bak air
4. Pas. Pipa instalasi air
15.2 Bahan-bahan yang digunakan harus berkualitas baik, seperti :
1. Pipa air pembuang PVC 2 ” dan 4” sesuai dengan gambar rencana
2. Pipa instalasi air dipakai Pipa PVC ¾ ” sesuai dengan gambar rencana
3. Kran air san-E ¾ ”
4. Bak terbuat dari Bata + lapisan granit 20 x 20 cm.
15.3 Pedoman Pelaksanaan
1. Pekerjaan pasangan pipa instalasi dilakukan sebelum pekerjaan lantai
dipasang/pengurungan
2. Pekerjaan pasangan bak dilakukan sebelum pekerjaan plesteran dinding
Pasangan kran dipasang bersamaan dengan pasangan dinding granit.
16. PEKERJAAN FINISHING
Sebelum pekerjaan diserahterimakan, kontraktor diwajibkan membongkar gudang, bangsal-
bangsal kerja, membersihkan bahan-bahan bangunan, kotoran-kotoran bekas yang ada dalam
lokasi bangunan, sehingga pada saat serah terima dilaksanakan, bangunan dalam keadaan bersih
17. PdEaKnEraRpJAi.AN LAIN-LAIN
Lingkup pekerjaanya adalah pekerjaan administrasi/dokumentasi, biaya keamanan/jaga malam,
obat-obatan/P3K. Penjelasan masing-masing lingkup pekerjaan ini telah dijabarkan pada masing-
masing lingkup pekerjaan ini telah dijabarkan pada masing-masing pasal diatas, kecuali pekerjaan
administrasi proyek berupa :
1. Laporan berkala mengenai pekerjaan secara keseluruhan dan segala sesuatunya yang
berhubungan dengan pekerjaan tersebut dalam kontrak.
2. Catatan yang jelas mengenai kemajuan pekerjaan yang telah dilaksanakan dan jika diminta oleh
direksi pekerjaan/pemilik untuk keperluan pemeriksaan sewaktu-waktu dapat diserahkan.
3. Dokumen foto :
Kontraktor diwajibkan membuat dokumen foto-foto, sebelum pekerjaan dimulai sampai pada
pekerjaan selesai 100% dan tiap tahap permintaan angsuran disertai keterangan lokasi, arah
pengambilan dan tahap pelaksanaan pembangunan serta disusun secara rapih dan diketahui
oleh direksi pekerjaan/pemilik dan pengelola teknis.
Syarat-syarat foto dokumentasi :
Tiap unit bangunan diambil dari empat arah
Gambar menyeluruh pandangan dari empat arah
Sudut pengambilan gambar dari tiap tahap harus tetap pada sudut pengambilan tersebut
pada butir (a).
Gambar dimasukkan dalam album diserahkan kepada PEMILIK melalui direksi pekerjaan
rangkap 5 (lima).
Biaya dokumen merupakan tanggung jawab kontraktor, foto-foto tersbut harus dibuat dan
menjadi lampiran setiap permohonan angsuran pembayaran.
4. Segala laporan atau catatan tersebut dalam ayat (1) dan (2) pasal ini, dibuat dalam bentuk buku
harian rangkap 5 (lima) diisi pada formulir yang telah disetujui oleh direksi pekerjaan/pemilik
dan harus selalu berada di tempat pekerjaan.
18. PENUTUP
Demikianlah Metode Pelaksanaan Pekerjaan Lanjutan Pembangunan Gedung Perpustakaan ini
dibuat untuk pedoman dalam melaksanakan pekerjaan konstruksi.
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN
DINASDPiEteRtIaNpDkaAnGOKlOehP:& UMK Tuapejat, 19 Juni 2024
Pejabat Pembuat Komitmen
WISAL ANPRIADI, SH
BENNY SINAGA, S.Kom
NIP. 19580826 198003 1 005
Nip : 19760405 200212 1 005