Penanganan Long Segment (Pemeliharaan Rutin, Pemeliharaan Berkala, Peningkatan/Rekonstruksi) Jalan Air Batu - Guguk

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 8030614
Date: 19 February 2024
Year: 2024
KLPD: Kab. Merangin
Work Unit: Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 8,755,798,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 8,753,416,000
Winner (Pemenang): CV Berkah Ibnu Jaya
NPWP: 435479076331000
RUP Code: 49690127
Work Location: Kabupaten Merangin - Merangin (Kab.)
Participants: 15
Applicants
Reason
0435479076331000Rp 8,609,282,321-
0738372341331000--
0841483134201000Rp 8,290,870,183bukti kepemilikan alat sama dengan CV. SURYA PANJI
0012682043203000Rp 8,487,358,893bukti kepemilikan alat sama denga CV. TATA KARYA PRATAMA
0025373481331000Rp 8,500,000,003tidak melampirkan bukti invoice kepemilikan alat untuk tendem roller dari perusahaan pemberi sewa alat
0942758343303000--
0029116977333000--
0012231841333000--
0012337242617000--
0402264311333000--
0410733000331000--
0752763599333000--
0022939805333000--
0031372956331000--
CV Mawar Intan
0011037959331000--
Attachment
PEMERINTAH KABUPATEN MERANGIN                        
              DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAN RUANG                   
                 Jl. Jend.Sudirman Km. 03 Bangko. (0746) 323112        
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                          KEGIATAN :                                   
                                                                       
        PERENCANAAN PEMBANGUNAN JALAN KABUPATEN (DAK 2024) WILAYAH III 
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                         SUB KEGIATAN:                                 
                                                                       
                                                                       
      PENYUSUNAN RENCANA, KEBIJAKAN, DAN STRATEGIS PENGEMBANGAN JARINGAN
       JALAN SERTAPERENCANAAN TEKNIS PENYELENGGARAAN JALAN DAN JEMBATAN
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                           LOKASI:                                     
                                                                       
                      JALAN AIR BATU - GUGUK                           
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
               TAHUN    ANGGARAN      2024                             
   URAIAN   SINGKAT    KEGIATAN/PEKERJAAN                  2024        
                                                                       
                                                                       
       URAIAN    SINGKAT   KEGIATAN/PEKERJAAN                          
                                                                       
   Untuk mempermudah cara kerja pelaksana di lapangan dalam rangka mendapatkan hasil
                                                                       
   sesuai yang dipersyaratkan dalam spesifikasi dan gambar serta berdasarkan lingkup pekerjaan
   yang akan diselesaikan dengan ini kami mengusulkan beberapa Metoda Pelaksanaan untuk
                                                                       
   Pekerjaan-pekerjaan utama atau Mayor Item dan Pekerjaan-pekerjaan pendukung atau
   Minor Item yang sangat mempengaruhi mutu hasil pekerjaan secara keseluruhan, antara
                                                                       
   lain sebagai berikut :                                              
                                                                       
                                                                       
   LINGKUP PEKERJAAN                                                   
   1. PEKERJAAN PERSIAPAN (DIVISI 1)                                   
      1. Mobilisasi dan Demobilisasi                                   
      2. Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK)                
                                                                       
   2. DRAINASE (DIVISI 2)                                              
      1. Galian untuk Selokan Drainase dan Saluran Air                 
      2. Pasangan Batu dengan Mortar                                   
   3. PEKERJAAN TANAH (DIVISI 3)                                       
      1. Timbunan Tanah Dari Sumber Galian                             
      2. Penyiapan Badan Jalan                                         
   4. PEKERASAN BERBUTIR (DIVISI 5)                                    
      1. Lapis pondasi aggregat Kelas A                                
                                                                       
   5. PEKERJAAN ASPAL (DIVISI 6)                                       
      1. Lapis resap pengikat-Aspal Cair                               
      2. Laston-lapisan Antara (AC-WC)                                 
      3. Bahan Anti Pelupasan                                          
   6. STRUKTUR (DIVISI 7)                                              
      1. Beton Fc 20 MPa                                               
                                                                       
                                                                       
   Semua item-item pekerjaan tersebut diatas akan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan menurut
   volume pekerjaan yang tersedia dalam daftar kuantitas dan harga.    
                                                                       
I  DIVISI I (UMUM                                                      
   1. PEKERJAAN MOBILISASI                                             
      1. Pekerjaan Persiapan                                           
                                                                       
         Pekerjaan Persiapan adalah pekerjaan awal yang meliputi kegiatan-kegiatan pendahuluan
         untuk mendukung permulaan proyek meliputi :                   
                                                                       
         1.1. Pembuatan Job Mix Design                                 
            Sebelum pekerjaan utama dilaksakan terlebih dahulu dilaksakan pengambilan
                                                                       
            sampel bahan dari quary di Sungai yang berada di lokasi setempat atau yang
            berdekatan dengan lokasi tersebut, diantanya: batu, pasir dan aspal selanjutnya
                                                                       
            dibawa ke laboratorium job Mix Formula/Job Mix Design yang akan dipakai
            sebagai   acuan   kerja   dalam    pelaksanaan proyek.     
   URAIAN   SINGKAT    KEGIATAN/PEKERJAAN                  2024        
                                                                       
                                                                       
         1.2. Kantor Lapangan dan Fasilitasnya                         
            Tahap berikutnya penentuan lokasi basecamp,pembuatan kantor Lapangan dan
            fasilitasnya dilokasi proyek dan kemudian dilanjutkan dengan mobilisasi peralatan
                                                                       
            yang diperlukan sesuai dengan tahapan pelaksaan pekerjaan. 
         1.3. Pengaturan Arus Transportasi dan Pemeliharaan Terhadap Arus Lalu Lintas
                                                                       
            Untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan, penganturan arus lalu lintas transportasi
            dilakukan dengan pembuatan tanda-tanda lalu lintas yang memadai disetiap
                                                                       
            kegiatan lapangan.Bila diperlukan dapat ditempatkan petugas pemberi isyarat yang
            bertugas mengatur arus lalu lintas pada saat pelaksanaan.  
                                                                       
         1.4. Rekayasa Lapangan                                        
            Dengan petunjuk Direksi Teknis survey/rekayasa lapangan dilaksanakan untuk
                                                                       
            menentukan kondisi fisik dan strucktural dari pekerjaan dan fasilitas yang ada
            dilokasi pekrjaan, sehingga dimungkinkan untuk mengadakan peninjauan ulang
                                                                       
            terhadap rancangan kerja yang telah diberikan sytem dan tatacara survey
            dikordinasikan dengan direksi teknis.                      
                                                                       
         15. Material dan Penyimpanan                                  
            Bahan yang akan digunakan didalam pekerjaan harus menemui spesifikasi dan
            standard yang berlaku, baik ukuran,type maupun ketentuan lainnya sesuai petunjuk
                                                                       
            Direksi Teknis. Semua material yang akan digunakan untuk proses pembuatan
            Asphalt Concrete diambil dari Quary Sungai yang berada di lokasi setempat, diolah
                                                                       
            dan dipoolkan di stone crusher/AMP pihak Direksi Teknis sewaktu-waktu dapat
            mengadakan pemeriksaan terhadap lokasi stone crusher dan AMP dimaksud guna
                                                                       
            mengetahui kondisi yang ada.                               
         16. Jadwal Konstruksi                                         
                                                                       
            Jadwal kontruksi dibuat pihak kontraktor, diajukan kepada Direksi Teknis untuk
            dibahas dan mendapatkan persetujuan pada saat dilaksanakan rapat pendahuluan
                                                                       
            (Pre Construction Meeting/PCM).                            
         1.7. Pelaksanaan Mobilisasi Peralatan                         
            Dalam pelaksanaan proyek ini mobilisasi meliputi :         
                                                                       
            a. Alat-alat yang digunakan adalah:                        
               1. Dump Truck 8 ton                                     
                                                                       
               2. Dump truck 3-4m3,6 ton                               
               3. Asphalt finisher                                     
                                                                       
               4. Tandem Roller                                        
               5. Vibrator Roller                                      
                                                                       
               6. Wheel Loader                                         
               7. Excavator                                            
   URAIAN   SINGKAT    KEGIATAN/PEKERJAAN                  2024        
                                                                       
                                                                       
               8. Motor Grader                                         
               9. Aspal Spayer                                         
               10. Water Tanker                                        
                                                                       
               11. Concrete Mixer                                      
               12. Generator Set                                       
                                                                       
               13. Compressor                                          
               14. Flat Bed Truck                                      
                                                                       
                                                                       
         1.8. Papan Nama Proyek                                        
                                                                       
            1. Papan Nama ini digunakan sebagai identitas dan informasi mengenai proyek.
            2. Papan nama proyek dibuat dengan ukuran atas persetujuan Direksi pekerjaan
                                                                       
            3. Bahan yang dipakai : kayu kaso, plywood, amplas, cat kayu, paku, split, cat
               minyak, semen, dan lain-lain.                           
                                                                       
            4. Papan nama Proyek dipasang dipangkal dan ujung lokasi pekerjaan.
            5. Papan nama dipelihara selama pelaksanaan proyek.        
                                                                       
                                                                       
      2. Relokasi Utilitas dan Pelayanan anatara lain:                 
         Relokasi Utilitas untuk telkom, PDAM, LISTRIK serta utilitas umum lainnya melalui
                                                                       
         beberapa tahapan :                                            
         a. Pendapatan terhadap sarana yang masuk dalam ketentuan relokasi yang sudah
                                                                       
            ditetapkan                                                 
         b. Pelaporan terhadap Depertemen terkait                      
                                                                       
         c. Pemindahan Utilitas setelah mendapatkan persetujuan dari depertemen terkait
                                                                       
                                                                       
   2. SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI (SMKK)                   
       Dalam melaksanakan pekerjaan pembangunan atau peningkatan jalan setiap tahapan
   pekerjaan yang akan dilaksanakan mulai dari awal sampai dengan akhir kegiatan di lapangan
                                                                       
   diusahakan agar pekerja dan pengguna jalan aman. Ada beberapa hal yang perlu di siapkan untuk
   keselamatan dan kesehatan kerja ddiantaranya :                      
                                                                       
   1. Penyiapan dokumen penerapan SMKK                                 
        Rencana keselamatan kerja di tuangkan dalam dokumen rencana keselamatan kerja,
                                                                       
    selanjutnya pembuatan prosedur dan instruksi kerja serta ppenyiapan formulir K3.
   URAIAN   SINGKAT    KEGIATAN/PEKERJAAN                  2024        
                                                                       
                                                                       
   2. Sosialisasi, Promosi dan Pelatihan                               
        Induksi Keselamatan Konstruksi (Safety Induction), Pengarahan Keselamatan Konstruksi
   (Safety Briefing), Simulasi Keselamatan Konstruksi, Spanduk (Banner) dan Papan Informasi
                                                                       
   Keselamatan Konstruksi.                                             
   3. Alat Pelindung Kerja dan Alat Pelindung Diri                     
                                                                       
   - Topi pelindung (Safety Helmet)                                    
   - Sarung tangan (Safety Gloves)                                     
                                                                       
   - Sepatu keselamatan (Safety Shoes, rubber safety shoes and toe cap)
   - Rompi keselamatan (Safety Vest)                                   
                                                                       
   4. Asuransi dan Perizinan terkait Keselamatan Konstruksi            
   - Asuransi (Construction All Risk/CAR)                              
                                                                       
   5. Fasilitas, Sarana dan Prasarana dan Alat KesehatanPeralatan P3K  
   6. Rambu dan Perlengkapan lalu lintas yang diperlukan atau manajemen lalu lintas Rambu yang di
                                                                       
     buat diantaranya, rambu petunjuk, rambu larangan, rambu peringatan dan rambu kewajiban.
                                                                       
                                                                       
   2. DIVISI 2. DRAINASE                                               
   Pekerjaan drainase dilakukan secara bertahap sesuai dengan ketentuan, pekerjaan drainase
   dilakukan setelah dilakukan pembersihan dan pengupasan lahan dan penyesuaian grade
                                                                       
   jalan (galian /Timbunan) dengan gambar kerja selesai dilaksanakan.  
                                                                       
                                                                       
  A.  GALIAN UNTUK SALURAN DRAINASE DAN SALURAN AIR                    
   Gambaran Pekerjaan                                                  
                                                                       
   Pekerjaan Galian untuk Selokan Drainase dan Saluran Air dilaksanakan di laksanakan di sisi luar
   kanan dan/ kiri bahu jalan atau saluran yang melintang jalan sesuai dengan gambar perencanaan.
                                                                       
   Adapun urutannya dapat kami gambarkan berikut ini :                 
   o Melakukan Pengukuran elevasi untuk penentuan arah aliran dan kemiringan saluran yang di
                                                                       
     kehendaki sesuai persetujuan pihak direksi pekerjaan.             
   o Memperhatikan utilitas yang ada di area pekerjaan.                
   o Pemasangan rambu rambu adanya pekerjaan tersebut 50 m sebelum titik lokasi pekerjaan
                                                                       
     dan di area lokasi pekerjaan.                                     
   o Penggalian dilakukan dengan menggunakan alat gali (excavator) yang diijinkan Direksi/
                                                                       
     Pengawas, dengan kedalaman sesuai Gambar Rencana atau atas persetujuan Direksi
     Pengawas.                                                         
                                                                       
   o Selanjutnya material hasil galian diangkut kedalam Dump Truck.    
   o Dump Truck membuang material hasil galian keluar lokasi jalan sejauh yang
                                                                       
     diperkenankan               Direksi/                Pengawas.     
   URAIAN   SINGKAT    KEGIATAN/PEKERJAAN                  2024        
                                                                       
                                                                       
   • Setelah kotoran/sisa galian terangkut kemudian pekerja merapikan hasil galian sampai diperoleh
     hasil galian yang rapi sesuai perencanaan.                        
     Penggalian tanah biasa untuk selokan Drainase dan saluran air yang umumnya berada dibahu
                                                                       
   jalan dilakukan dengan menggunakan Excavator kemudian dituangkan ke dalam Dump Truck lalu
   Dump Truck membuang material hasil galian keluar lokasi sejauh + 2 Km..
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
  B.  PASA NGAN BATU DENGAN MORTAR                                     
                                                                       
                                                                       
     Pelaksanaan pekerjaan meliputi hal sebagai berikut:               
         1. Membuat shop drawing, metode pelaksanaan serta mengajukan ijin
                                                                       
           pelaksanaan pekerjaan kepada direksi pekerjaan.             
         2. Melakukan pengukuran/pemasangan bowplank dan rambu pengaman.
                                                                       
           Melaksanakan penggalian dan pemotongan sebagaimana diperlukan secara
                                                                       
           mekanis dan manual harus mengikuti garis serta kelandaian yang ditunjuk
           pada gambar potongan memanjang dan sesuai dengan profil tipe selokan.
                                                                       
         3. Menyiapkan batu belah sesuai dengan ukuran yang diperlukan serta bebas dari
           unsur yang tidak diperlukan.                                
                                                                       
         4. Pemasangan batu belah dilakukan dengan menggunakan tenaga mandor,
           tukang dan pekerja dengan dibantu alat yang telah dijabarkan di atas.
                                                                       
         5. Adukan untuk spesi digunakan campuran yang telah tertulis pada analisis jadi
                                                                       
           di dalam pengadukan yang harus benar-benar merata adukannya sehingga
           tidak terjadi kelemahan sisi spesi nantinya. Adukan yang akan dipasang harus
                                                                       
           mendapat persetujuan Direksi dan dibuatkan bak takaran agar tidak terjadi
           kekurangan atau kelebihan semen.                            
                                                                       
         6. Air yang digunakan harus air yang bersih dan tidak mengandung zat-zat yang
                                                                       
           merusak ikatan semen.                                       
   URAIAN   SINGKAT    KEGIATAN/PEKERJAAN                  2024        
                                                                       
                                                                       
         7. Adukan harus diaduk sebanyak yang diperlukan sehingga tidak terjadi adukan
           yang terletak selama + 30 menit (adukan yang sudah terletak + 30 menit tidak
                                                                       
           dibenarkan memakainya).                                     
         8. Pembuatan suling-suling diperlukan untuk pekerjaan yang desakan air
                                                                       
           tanahnya tinggi sehingga pada masa-masa tekanan air tanah bertambah keras
                                                                       
           tidak akan merusak konstruksi. Air akan mencari celah keluar lewat suling-
           suling tersebut. Suling-suling dibuat dari pipa PVC ø 2 “ dan paling tidak 1
                                                                       
           buah tiap radius 2 m dan di belakangnya diberi saringan dari ijuk, kerikil dan
           batu-batu kecil. Pekerjaan ini disesuaikan dengan bestek dan spesifikasi
                                                                       
           teknisnya atau petunjuk dari Direksi nantinya.              
                                                                       
        9.   Perapihan hasil pekerjaan dan pembersihan lokasi pekerjaan.
                                                                       
   3. DIVISI 3. PEKERJAAN TANAH                                        
                                                                       
     A.  TIMBUNAN PILIHAN DARI SUMBER GALIAN                           
            Timbunan yang diklasifikasikan sebagai timbunan pilihan harus terdiri dari bahan
                                                                       
         tanah atau batu yang memenuhi semua ketentuan di atas level timbunan biasa dan sebagai
         tambahan harus memiliki sifat-sifat tertentu yang tergantung dari maksud
                                                                       
         penggunaannya, seperti diperintahkan atau disetujui oleh Direksi pekerjaan.Dalam segala
         hal, seluruh timbunan pilihan harus, bila di uji sesuai dan memiliki CBR paling sedikit
         10% setelah 4 hari perendaman bila dipadatkan sampai 100% kepadatan kering
                                                                       
         maksimum.                                                     
      Pekerjaan Urugan pilihan dilaksanakan dengan prosedur sebagai berikut :
                                                                       
      1. Pengangkutan Material                                         
         Pengangkutan Material Urugan pilihan kelokasi pekerjaan menggunakan dump truck dan
                                                                       
         loadingnya dilakukan dengan menggunakan wheel loader. Pengecekan dan pencatatan
         volume material dilakukan pada saat penghamparan agar tidak terjadi kelebihan material
                                                                       
         disatu tempat dan kekurangan material ditempat lain.          
      2. Penghampara Material                                          
                                                                       
         Penghamparan material dilakukan dengan menggunakan motor grader dalam tahap
         penghamparan ini harus diperhatikan hal-hal berikut :         
                                                                       
         a. Kondisi cuaca yang memungkinkan                            
         b. Panjang hamparan pada saat setiap section yang didapatkan sesuai dengan kondisi
           lapangan. Lebar penghamparan disesuaikan dengan kondisi lapangan dan tebal
                                                                       
           penghamparan sesuai dengan spesifikasi, semua tahapan pekerjaan hamparan dan
           tebal hamparan berdasarkan petunjuk dan persetujuan dari Direksi Pekerjaan.
                                                                       
         c. Material yang tidak dipakai dipisahkan dan ditempatkan pada lokasi yang ditetapkan.
   URAIAN   SINGKAT    KEGIATAN/PEKERJAAN                  2024        
                                                                       
                                                                       
      3. Pemadatan Material                                            
         Pemadatan dilakukan dengan menggunakan Vibro Roller, dimulai dari bagian tepi ke
                                                                       
         bagian tengah.Pemadatan dilakukan berulang jika dimungkinkan untuk mendapat hasil
         yang maksimal dengan dibantu alat water tank untuk membasahi material timbunan
         pilihan dan diselingi dengan pemadatan dengan menggunakan Vibro Roller.timbunan
                                                                       
         pilihan dipadatkan mulai dari tepi luar dan bergerak menuju ke arah sumbu jalan
         sedemikian rupa yang sama. Bilamana memungkinkan, lalu lintas alat-alat konstruksi
                                                                       
         harus terus menerus divariasi agar dapat menyebarkan pengaruh usaha pemadatan dari
         lalu lintas tersebut.                                         
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
     B. PENYIAPAN BADAN JALAN                                          
        - Pertama motor grader membentuk permukaan tanah, kemudian di check Mal datar
                                                                       
        untuk memeriksa ketepatan pekerjaan. Mal datar sepanjang 3 m diletakkan pada
        permukaan jalan sejajar dan tegak lurus terhadap garis sumbu jalan, variasi permukaan
                                                                       
        yang ada tidak melampaui 12 mm.                                
        -  Kemudian Vibro Roller memadatkan permukaan yang telah dibentuk oleh Motor
                                                                       
        Grader.                                                        
        Kepadatan sekurang – kurangnya 95 - 100% dari kepadatan kering maksimum dan pada
                                                                       
        berada pada - 3% atau + 1 dari kadar air optimum di laboraturium, Serta CBR minimum 6
        %.                                                             
        - Bila tanah dalam keadaan kering, maka tanah disiram air dengan water tanker untuk
                                                                       
        mendapatkan kadar air optimum ( atau mendekati Optimum ).      
        - Disamping itu sekelompok pekerja membantu meratakan permukaan tanah dengan alat
                                                                       
        bantu . Pekerjaan Penyiapan Badan Jalan adalah penyiapan badan jalan hasil dari galian
        tanah dasar diratakan dan dipadatkan dengan Vibro Roller sesuai dengan petunjuk
                                                                       
        Direksi. Dan sekelompok pekerja akan membantu meratakan badan jalan dengan alat
        bantu setelah itu di tes.                                      
   URAIAN   SINGKAT    KEGIATAN/PEKERJAAN                  2024        
                                                                       
                                                                       
   4. DIVISI 5. PERKERASAN BERBUTIR                                    
      Pekerjaan ini harus meliputi pemasokan, pengangkuatn, Penghamparan dan pemadatan bahan
                                                                       
      untuk pelaksanaan lapis pondasi jalan Tanpa penutup aspal dan suatu lapis permukaan
      sementara pada permukaan tanah dasar atau lapis pondasi bawah yang telah
      disiapkan.Pemasokan bahan akan mencakup , jika perlu, pemecahan, pengayakan,
                                                                       
      pencampuran dan operasi- operasi lainnya yang diperlukan, untuk memperoleh bahan yang
      memenuhi ketentuan dari spesifikasi ini.                         
                                                                       
     A.  LAPIS PONDASI AGREGAT KELAS A                                 
      Untuk pelaksanaan pekerjaan rapis pondasi aggregal kelas A ini dilaksanakan sesudah
                                                                       
      pelaksanaan lapis pondasi aggregat kelas B.                      
      Lapis pondasi Agregat Kelas A adalah mutu Lapis pondasi Atas untuk lapisan di bawah
                                                                       
      lapisan beraspal. Lapis pondasi Agregat Kelas A mempunyai 100 % berat agregat kasar
      dengan angularitas 95/90*                                        
                                                                       
      Pekerjaan Lapis pondasi Aggregat Keras A dengan prosedur sebagai berikut:
   a. Pengangkutan Material                                            
      Pengangkutan Material Base A kelokasi pekerjaan menggunakan Dump truck dan loadingnya
                                                                       
      dilakukan dengan menggunakan wheel loader. Pengecekan dan pencatatan volume material
      dilakukan pada saat tiap dilokasi pekerjaan sebelum material di stack.
                                                                       
      Material diturunkan dengan jarak dan volume tertentu untuk memudahkan pada saat
      penghamparan agar tidak terjadi kelebihan material disatu tempat dan kekurangan material
                                                                       
      ditempat lain.                                                   
   b. Penghamparan Material                                            
                                                                       
      Penghamparan material dilakukan dengan menggunakan Motor Grader dalam tahap
      penghamparan ini harus diperhatikan hal-hal sebagai berikui :    
                                                                       
      a. Kondisi cuaca yang memungkinkan                               
      b. Panjang hamparan pada saat setiap section yang dipadatkan sesuai dengan kondisi
                                                                       
        lapangan. Lebar penghamparan disesuaikan dengan kondisi lapangan dan tebal
        penghamparan sesuai dengan spesifikasi                         
      c. Material yang tidak dipakai dipisahkan dan ditempatkan pada lokasi yang telah ditetapkan'
                                                                       
   c. Pemadatan Material                                               
      Pemadatan dilakukan dengan menggunakan vibrator Roller, dimulai dari bagian tepi ke bagian
                                                                       
      tengah.                                                          
      Dasar Perhitungan Untuk Analisa Harga Satuan                     
                                                                       
      •                                                                
        Asumsi :                                                       
        o                                                              
          Pelaksanaan ini menggunakan alat berat {secara mekanik)      
        o                                                              
          Lokasi pekerjaan sepanjang jalan                             
        o                                                              
          Material aggregat kelas A dicampur di Lokasi Pengambilan Material
   URAIAN   SINGKAT    KEGIATAN/PEKERJAAN                  2024        
                                                                       
      o                                                                
        Prosedur Pelaksanaan :                                         
        o                                                              
           Pencampuran aggregat kelas A dicampur di Base Camp dengan menggunakan alat
          Wheel Loader                                                 
        o                                                              
           pengisian aggregat kelas A ke Dump Truck dilaksanakan dengan memakai alat Wheel
          Loader                                                       
        o                                                              
           Pengangkutan material aggregat kelas A dilaksanakan dengan Dump Truck
        o                                                              
           Penghamparan material aggregat kelas A dengan menggunakan alat Motor Grader
        o                                                              
           Hamparan aggregat dibasahi dengan wcter Tank Truck sebelum dipadatkan dengan
          Tandem Roller                                                
        o                                                              
          Operasi penggilasan harus dimulai dari sepanjang tepi dan bergerak sedikit demi
          sedikit ke arah sumbu jalan dalam arah memanjang. Pada bagian yang
          ber”superelevasi”, penggilas harus dimulai dari bagian yang rendah dan bergerak
          sedikit demi sedikit demi sedikit ke bagian yang lebih tinggi. Operasi penggilasan
          harus dilanjutkan sampai seluruh bekas roda mesin gilas hilang dan lapis tersebut
          terpadatkan secara merata.                                   
        o                                                              
          Selama pemadatan, sekelompok pekerjaan akan merapikan tepi hamparan dan level
          permukaan dengan menggunakan alat bantu.                     
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
     B.  LAPIS PONDASI AGREGAT KELAS B                                 
                                                                       
        Untuk pelaksanan pekerjaan lapis pondasi agregat kelas B ini dilaksanakan sesudah
   pekerjaan penyiapan badan jalan selesai dan sudah disetujui oleh Direksi Lapangan. Lapis pondasi
                                                                       
   Agregat kelas B adalah untuk Lapis Pondasi Bawah. Lapis pondasi Agregat kelas B yang berasal
   dari kerikil mempunyai 60% berat Agregat kasar dengan agnularitas 95/90*
                                                                       
   Pekerjaan Lapis Pondasi Agregat kelas B dengan prosedur sebagai berikut :
   a.   Pengangkutan Material                                          
                                                                       
        Pengangkutan material Base B kelokasi pekerjaan menggunakan dump truck dan
   loadingnya dilakukan dengan menggunakan wheel loader. Pengecekan dan pencatatan volume
                                                                       
   material dialakukan pada saat penghamparan agar tidak terjadi kelebihan disatu tempat dan
   kekurangan      material       ditempat       yang        lain.     
   URAIAN   SINGKAT    KEGIATAN/PEKERJAAN                  2024        
                                                                       
                                                                       
   b.   Penghamparan Material                                          
        Penghamparan material dilakukan dengan menggunakan Motor Grader dalam tahap
   penghamparan ini harus diperhatikan hal-hal sebagai berikut:        
                                                                       
        a.   Kondisi cuaca yang memungkinkan                           
        b.   Panjang hamparan pada saat setiap section yang dipadatkan sesuai dengan kondisi
                                                                       
        lapangan.Lebar penghamparan disesuaikan dengan kondisi lapangan dan tebal
        penghamparan sesuai dengan spesifikasi.                        
                                                                       
        c.   Material yang tidak dipakai dipisahkan dan ditempatkan pada lokasi yang telah
        ditetapkan                                                     
                                                                       
   c.   Pemadatan Material                                             
             Pemadatan dilakukan dengan menggunakan Vibro Roller dan PTR, Dimulai dari
                                                                       
   bagian tepi ke bagian tengah. Setelah pemadatan selesai alat pemadatan dipindahkan kejalur
   sebelahnya dengan over leving 1/8 panjang drum dan seterusnya hingga mencapai areal
                                                                       
   pemadatan.pemadatan dilakukan dengan jumlah passing sesuia dengan hasil trial compaction.
     •                                                                 
        Prosedur pelaksanan :                                          
                                                                
        Pencampuran agregat kelas B dicampurkan di base Camp dengan menggunakan alat
        Wheel loader                                                   
                                                                
        Pengangkutan material agregat kelas B dengan menggunakan alat Motor Grader
                                                                
        Hamparan agregat dibasahi dengan Water Tank Truck sebelum dipadatkan dengan Tandem
        Roller                                                         
                                                                
        Selama pemadatan, sekelompok pekerjaan akan merapikan tepi hamparan dan level
        permukaan dengan menggunakan alat batu                         
   URAIAN   SINGKAT    KEGIATAN/PEKERJAAN                  2024        
                                                                       
                                                                       
   5. DIVISI 6. PERKERASAN ASPAL                                       
     A.   LAPIS RESAP PENGIKAT ( PRIME COAT ) – Aspal Cair/Emulsi      
                                                                       
      Maksud dan Tujuan                                                
         Pekerjaan prime coat adalah pekerjaan pelaburan permukaan perkerasan agregat yang
      akan dilapisi perkerasan aspal baru dengan bahan perekat (prime coat), dengan tujuan
                                                                       
      agar terjadi ikatan antara permukaan lapis pondasi agregat dengan lapis hotmix baru.
                                                                       
                                                                       
      Pelaksanaan:                                                     
      - Sebelum penyemprotan dimulai, debu dan bahan kotoran disingkirkan terlebih dahulu
                                                                       
        dari permukaan dengan memakai sikat mekanis atau semprotan angin (air compressor) atau
        kombinasi kedua-duanya, jika belum bersih harus dibersihkan lagi dengan sapu baja.
                                                                       
      - Penyemprotan dilakukan dengan cara sedemikian rupa agar tidak menganggu lalu
        lintas dan memungkinkan lalu lintas satu arah tanpa merusak hasil pekerjaan.
                                                                       
      - Pembersihan dilanjutkan/melewati 20 cm dari tepi bidang yang akan disemprot. Jika ada
        tonjolan benda asing atau lainnya harus segera disingkirkan dari permukaan dengan
                                                                       
        memakai penggaruk baja atau cara lainnya yang disetujui pengawas.
      - Panjang permukaan yang akan disemprot oleh setiap lintasan penyemprot harus diukur dan
        ditandai.                                                      
                                                                       
      - Permukaan yang akan disemprot harus benar-benar kering.        
      - Asphalt sprayer harus mulai bergerak tak boleh kurang 5 meter di muka daerah yang
                                                                       
       disemprot dengan demikian kecepatan jelajahnya tepat sesuai ketentuan bila batang semprot
       mencapai lembaran kertas, dan kecepatan ini harus tetap dipertahankan sampai melalui titik
                                                                       
       akhir dari pemakaian bahan pengikat dan sisa prime coat dalam tangki tidak boleh kurang
       dari 10 % dari kapasitas tangki.                                
                                                                       
       - Ketentuan jumlah penyemprotan prime coat dan komposisi material yang dipergunakan
        harus mengikuti Spesifikasi.                                   
   URAIAN   SINGKAT    KEGIATAN/PEKERJAAN                  2024        
                                                                       
                                                                       
     B. Lapis Perekat ( TACK COAT ) – Aspal Cair/Emulsi                
                                                                       
                                                                       
   Maksud Dan Tujuan:                                                  
   Pekerjaan Lapis perekat meliputi: penyiapan material, tenaga kerja, peralatan, pengaturan dan
   pengamanan lalu lintas, pembersihan permukaan yang akan di Tack Coat. Pelaksanaan pekerjaan
                                                                       
   ini adalah dengan pelaburan permukaan perkerasan yang akan dilapisi perkerasan aspal baru atau
   aspal lama dengan bahan perekat (Tack coat), hal ini diperlukan untuk mengikat antara lapis
                                                                       
   permukaan lama dengan lapis permukaan baru.                         
   Pelaksanaan:                                                        
                                                                       
   - Sebelum penyemprotan dimulai, debu dan bahan kotoran disingkirkan terlebih dahulu dari
   permukaan dengan memakai sikat mekanis atau semprotan angin (air compressor) atau
                                                                       
   kombinasi kedua-duanya, jika belum bersih harus dibersihkan lagi dengan sapu baja.
   -    Penyemprotan dilakukan dengan cara sedemikian rupa agar tidak menganggu lalu
                                                                       
   lintas dan memungkinkan lalu lintas satu arah tanpa merusak hasil pekerjaan
   - Pembersihan dilanjutkan/melewati 20 cm dari tepi bidang yang akan disemprot, jika ada tonjolan
                                                                       
   benda asing atau lainnya harus disingkirkan dari permukaan dengan memakai penggaruk baja atau
   cara lainnya yang disetujui Direksi                                 
   - Panjang permukaan yang akan disemprot oleh setiap lintasan penyemprot harus diukur dan
                                                                       
   ditandai                                                            
   - Permukaan yang akan disemprot benar-benar harus kering dan bersih 
                                                                       
   - Asphalt sprayer mulai bergerak tak boleh kurang 5 meter di muka daerah yang disemprot dengan
   demikian kecepatan jelajahnya tepat sesuai ketentuan bila batang semprot mencapai lembaran
                                                                       
   kertas dan kecepatan ini harus tetap dipertahankan sampai melalui titik akhir dari pemakaian bahan
   pengikat                                                            
                                                                       
   - Penyemprotan segera dihentikan jika ternyata ada ketidaksempurnaan peralatan semprot pada saat
   beroperasi dan penyemprotan ulangan sama sekali tak diperkenankan sebelum diadakan pekerjaan
                                                                       
   perbaikan                                                 alat      
   URAIAN   SINGKAT    KEGIATAN/PEKERJAAN                  2024        
                                                                       
                                                                       
     C.   LASTON – LAPIS ANTARA (AC – BC)                              
          Tahapan pekerjaan ini harus sudah selesainya pekerjaan lapis aus aspal beton (AC –
                                                                       
          BC) dilaksanakan dan sudah mendapat persetujuan dari Direksi Lapangan. Pekerjaan ini
          mencakup pengadaan, penghamparan, pemadatan di atas permukaan jalan yang telah
          disiapkan sesuai dengan persyaratan.                         
                                                                       
       1. Tahap Pelaksanaan                                            
             Persiapan Lapangan                                        
                                                                       
            •                                                          
               Pembersihan Lapangan / lokasi pekerjaan dengan Air compressor.
            •                                                          
               Pekerjaan Marking batas – batas yang akan di lakukan penghamparan.
            •                                                          
              Pekerjaan Tack Coating/Prime Coating.                    
             Sebelum dihampar :                                        
            •                                                          
              Cek Suhu Hot Mix (130 - 150 ºC), bila suhu <125ºC maka hot mix tidak
               dipakai/rejected atau ditentukan lain sesuai spesifikasi teknis.
             Proses Penghamparan :                                     
            •                                                          
               Alat harus dalam kondisi siap operasi di site sebelum hot mix sampai di lokasi.
            •                                                          
              Aspal dihampar pada jalan yang telah selesai dilapis Lapis Resap Pengikat atau
               biasa disebut Prime Coat. Material yang digunakan mempunyai spesifikasi yang
               telah ditentukan oleh Direksi Pekerjaan.                
            •                                                          
              Material Aspal diangkut dari AMP dengan menggunakan Dump Truck. Bak
               Dump Truck harus terbuat dari metal dan harus bersih dari kotoran dan pada
               bagian atas Dump Truck ditutup rapat dengan terpal yang terbuat dari kain dan
               lahan terhadap air, agar material tidak melekat pada bak Dump Truck dan tidak
               cepat turun suhunya.                                    
                                                                       
            •                                                          
              Dari Dump Truck material Aspal dicurahkan ke Aspal Finisher yang dilengkapi
               dengan carang curah dan ulir-ulir pendisiribusian, menempalkan material secara
               merata didepan batang perata yang dapat distel. Dalam penghamparan selalu
               diikuti tenaga surveyor dan Direksi Pekerjaan, agar dapat mengontrol ketebalan
                                                                       
               dan kemiringan penghamparan.                            
            •                                                          
              Penghamparan hotmix dilaksanakan menggunakan Asphalt Finisher,
               dihamparkan pada permukaan yang telah disetujui, diratakan dan ditempa
               sesuai dengan kelandaian dan elevasi yang ditentukan serta dilaksanakan
               sesuai dengan ketentuan lebar dan ketebalan dalam gambar, dengan suhu
                                                                       
               penghamparan 130 °C dan 150 °C.                         
      2. Pemadatan Awal (Breakdawn Rolling) menggunakan Tandem Roller. 
                                                                       
         Pemadatan awal dilaksanakan sedekat mungkin dengan mesin penghampar. Pemadatan
         awal dilakukan pada saal temperatur 125 0C - l45 0C atau sekiiar 0-I0 menit setelah
   URAIAN   SINGKAT    KEGIATAN/PEKERJAAN                  2024        
                                                                       
                                                                       
         penghamparan. Pemadatan ini dilakukan dengan menggunakan Tandem Roller dengan
         jumlah lintasan sesuai dengan hasil lrial campection uniuk masing-masing jenis laporan
         perkerasan.                                                   
                                                                       
     3. Pemadatan Sekunder (lntermediale Ralling) menggunakan PTR      
         Pemadatan skunder dilaksanakan sedekat mungkin dengan mesin penghampar.
                                                                       
         Pemadatan skunder dilakukan pada saat temperatur 100 0C – 125 0C atau sekitar 0 – 10
         menit setelah penghamparan. Pemadatan ini dilakukan dengan menggunakan Tandem
                                                                       
         Roller dengan jumlah lintasan sesuai dengan hasil trial compection untuk masing-masing
         jenis lapisan perkerasan.                                     
                                                                       
     4. Akhir (Finish Rolling) menggunakan Tandem Roller               
        Pemadatan akhir dilaksanakan sedekat mungkin dengan mesin penghampar. Pemadatan
                                                                       
        akhir dilakukan pada saat suhu > 95 0C atau sekitar > 45 menit setelah penghamparan.
        Pemadatan ini dilakukan dengan menggunakan Tandem Roller dengan Jumlah lintasan
        sesuai dengan hasil trial compection untuk masing-masing jenis lapisan perkerasan.
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
     D. BAHAN ANTI PENGELUPASAN                                        
       Bahan anti pengelupasan (anti striping agent) harus ditambahkan dalam bentuk cairan di
                                                                       
       timbangan aspal AMP dengan mengunakan pompa penakar (dozing pump) sesaat
       sebelum dilakukan proses pencampuran basah di pugmil. Kuantitas pemakaian aditif anti
                                                                       
       striping dalam rentang 0,2% - 0,4% terhadap berat aspal. Jenis bahan anti pengelupasan yang
       digunakan  haruslah  yang    disetujui Konsultan  Pengawas.     
   URAIAN   SINGKAT    KEGIATAN/PEKERJAAN                  2024        
                                                                       
                                                                       
   6. DIVISI 7. STRUKTUR                                               
     1. BETON Fc 20 MPa                                                
                                                                       
    a. Tahap pelaksanaan                                               
    1) Bahan-bahan untuk campuran beton (semen, pasir, aggregat kasar dan air)
    2) Material (pasir, semen, aggregat kasar) pencampuran dilakukan menggunakan Batching
                                                                       
       Plant Mobile                                                    
    3) Ratakan dan padatkan lapisan dibawah beton sampai memenuhi spesifikasi umum.
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
    4) Cutting/Potong pinggiran aspal secara merata sampai kedalaman yang disyaratkan.
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
    5)  Selanjutnya pasang bekisting (disyaratkan yang kaku/dari besi) dan tutup lapisan dibawah
    beton dan permukaan aspal menggunakan membran kedap air. Membran kedap air harus terdiri
    dari lembaran plastik yang kedap air setebal 125 micron yang berguna agar air semen dari plat
                                                                       
    beton yang dicor tidak meresap ke dalam lapisan di bawahnya, dan juga untuk mencegah
    adanya ikatan antara plat beton dengan lapis pondasi bawah yang akan mengakibatkan
                                                                       
    terjadinya retak-retak pada plat beton setelah terjadinya penyusutan pada waktu pengerasan
    beton.                                                             
                                                                       
        Membran kedap air tersebut dipasang di atas permukaan lapis pondasi bawah
    yang telah siap. Lembar-lembar yang berdampingan dipasang overlap, dengan lebar
                                                                       
    tumpang-tindih tidak kurang dari 10 cm pada arah lebar dan 30 cm pada arah memanjang.
    Pemasangan lembar kedap air harus dilakukan secara hati-hati untuk mencegah sobeknya
   URAIAN   SINGKAT    KEGIATAN/PEKERJAAN                  2024        
                                                                       
                                                                       
    lembar-lembar tersebut, dan harus dipaku ke permukaan lapis pondasi bawah agar tidak mudah
    tergulung akibat tiupan angin.                                     
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
    6) Batching Plant Mobile memproduksi beton yang dibutuhkan dengan komposisi campuran
                                                                       
       yang sesuai dengan Batching plant Mobile setelah produksi lalu di tuangkan kedalam
       concrete mixer truk sesuai kapasitas, selanjutnya di bawa ke lokasi pekerjaan.
                                                                       
    7) Adukan beton ready mix dituang ke dalam cetakan.                
    8) Padatkan adukan beton secara merata menggunakan Concerete Vibrator.
    9) Permukaan beton dibentuk dan diratakan perlahan-lahan menggunakan Towel dan
                                                                       
       dilanjutkan menggunakan mistar lurus sampai permukaan menjadi rata dan halus.
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
    10) Perawatan dilakukan dengan menutupi permukaan beton menggunakan karung basah.
    Setelah minimal 12 jam pada saat pengecoran bekisting dibongkar.   
                                                                       
                                                                       
    7. PEKERJAAN LAIN – LAIN                                           
                                                                       
    -  Administrasi / Dokumentasi                                      
       Untuk melengkapi Administrasi/Dokumentasi dan laporan-laporan akan dikerjakan :
                                                                       
       *  Laporan berkala secara menyeluruh                            
       *  Catatan kemajuan pekerjaan, yang ditandatangani oleh Direksi Pekerjaan / Pemilik.
                                                                       
       *  Dokumen Foto, meliputi :                                     
          -  Pekerjaan sebelum dilaksanakan                            
   URAIAN   SINGKAT    KEGIATAN/PEKERJAAN                  2024        
                                                                       
                                                                       
          -  Pekerjaan sedang dilaksanakan                             
          -  Pekerjaan setelah dilaksanakan                            
       Disusun rapi dan diketahu Direksi Pekerjaan. Foto-foto bangunan diambil dari empat arah.
                                                                       
       *  Membuat as built drawing atau gambar yang sesuai pekerjaan lapangan
    Demobilisasi                                                       
                                                                       
    Semua alat kerja yang digunakan pada akhir / finishing pelaksanaan pekerjaan segera dilakukan
    Demobilisasi kembali kepada Pemberi Dukungan Alat.                 
                                                                       
    Pembersihan Akhir                                                  
    Setelah semua Pelaksanaan pekerjaan selesai maka kontraktor akan melakukan pembersihan akhir
                                                                       
    dimana barak kerja, kantor direksi dan lain-lain akan di bongkar dan diangkut ke luar lokasi
    menurut petunjuk direksi. Pembersihan ini dikerjakan pada semua lini yang terjadi akibat efek
                                                                       
    dari pelaksanaan pekerjaan. Pihak pelaksana bersama-sama konsultan pengawas/Direksi, PPTK
    dan KPA melakukan serah terima pekerjaan. Dalam jangka waktu masa pemeliharaan selama
    waktu 180 hari segala sesuatu yang terjadi dari hasil pekerjaan tersebut menjadi tanggung jawab
                                                                       
    pelaksana dan harus dilakukan perawatan.                           
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                        BIDANG BINA MARGA              
                                     DINAS PEKERJAAAN UMUM             
                                       DAN PENATAN RUANG               
                                      KABUPATEN MERANGIN               
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                       YADDY NOVIANTO, ST.MT           
                                       NIP. 19801106 200604 1 005
Tenders also won by CV Berkah Ibnu Jaya
Authority
13 March 2024Paket 2 ( Pemeliharaan Rutin Jalan Dalam Kecamatan Tebo Tengah )Kab. TeboRp 3,004,118,600
18 October 2023Rekonstruksi Jalan Kelud Desa Sukamaju Kec. Rimbo Ulu (352)Pemerintah Daerah Kabupaten TeboRp 2,293,010,000
22 June 2022Pekerjaan Rehab Panel Gedung KantorProvinsi JambiRp 2,000,000,000
28 May 2025Pekerjaan Rehabilitasi 4 Ruang KomisiProvinsi JambiRp 1,324,762,000
18 April 2022Rehab/Pemel. Jl. Simp. Ds. Pondok Meja - Ds. Suka Maju (Batas Kec. Sungai Gelam)Kab. Muaro JambiRp 1,088,201,072
3 June 2025Pembangunan Tanggul Sungai Dan Box Culvert RT 45 Kel. Bakung Jaya (Lanjutan)Kota JambiRp 700,000,000
16 June 2025Pembangunan Perkuatan Tebing RT 23 Kel. Kenali Asam AtasKota JambiRp 700,000,000
12 June 2025Pembangunan Tanggul Sungai RT 13 Kel. Suka Karya (Lanjutan)Kota JambiRp 600,000,000
19 June 2025Rehabilitasi Tanggul RT 08 Kel. Suka KaryaKota JambiRp 500,000,000
18 April 2022Peningkatan Jl. Smk 9 - Jl. Belakang Unja Mendalo (Lanjutan)Kab. Muaro JambiRp 490,047,953