| 0317257988331000 | Rp 1,191,591,124 | |
| 0749364816331000 | - | |
PT Sembilan Bintang Bestari | 09*8**4****35**0 | - |
| 0701111023331000 | - | |
| 0027150572331000 | - | |
| 0942758343303000 | - | |
| 0031192701201000 | - |
PEMERINTAH KABUPATEN MERANGIN
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
JALAN JENDERAL SUDIRMAN KM. 3 TELP. (0746) 323047
PROGRAM :
PENYELENGGARAAN JALAN
SUB KEGIATAN:
PEMBANGUNAN JEMBATAN
PEKERJAAN:
PERENCANAAN PEMBANGUNAN JEMBATAN KABUPATEN
PEMBANGUNAN JEMBATAN GANTUNG DESA MUARA BELENGO
KEC. PAMENANG
TAHUN ANGGARAN 2024
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Program : Penyelenggaran Jalan
Sub Kegiatan : Pembangunan Jembatan
Pekerjaan : Pembangunan Jembatan Gantung Desa Muara Belengo Kec. Pamenang
I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Dalam pelaksanaan pekerjaan, penentuan metode pelaksanaan sangat penting, karena penentuan metode
yang tepat sesuai dengan pekerjaan dan kondisi akan menentukan kinerja pelaksanaan pekerjaan tersebut.
Metode pelaksanaan ini merupakan suatu teknis pelaksanaanyang telah direncanakan secara cermat
sebelum pekerjaan berlangsung. Metode Pelaksanaan ini diajukan sebagai kelengkapan teknis pekerjaan
dilapangan dalam memulai suatu pelaksanaan pekerjaan.
1.2 Maksud dan Tujuan
Tujuan pembuatan metode pelaksanaan ini adalah acuan dalam pelaksanaan pekerjaan dilapangan agar
sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan baik biaya, mutu dan waktu.Didalam metode pelaksanaan ini
tercantum sistem kerja lapangan yang akan dipakai mulai dari awal kegiatan hingga selesai, yang terdiri
dari site management hingga quality controlpekerjaan serta unsur - unsur terkait selama pekerjaan
berlangsung, sehingga apa yang menjadi target dan rencana yang telah ditetapkan dapat terlaksana dengan
baik.Berikut kami tampilkan beberapa metode pelaksanaan sehingga dengan adanya metode ini diharapkan
akan dapat memandu berjalannya proses pekerjaan dengan baik dengan maksud :
• Pengaturan pekerjaan dilapangan lebih terkontrol
• Penggunaan sumber daya akan lebih maksimal
• Penggunaan alat kerja akan lebih efisien
• Pengaturan lalu lintas kendaraan di lokasi kegiatan akan lebih teratur.
1.3 Lingkup Pekerjaan
Lingkup Pekerjaan antara lain :
• Divisi 1. Umum
1. Mobilisasi
2. Manajemen dan Keselamatan Lalu lintas
3. Keselataman dan Kesehatan kerja
• Divisi 3. Pekerjaan Tanah dan Geosintetik
1. Galian Struktur dengan kedalaman 0-2 meter
• Divisi 7. Struktur
1. Beton mutu Fc’20 Mpa
2. Beton mutu Fc’10 Mpa
3. Baja Tulangan Sirip BJTS 280
4. Sandaran (Railling) Galvanis 2’’
5. Gelagar Melintang Balok Kayu 5/7
6. Gelagar Memanjang Balok Kayu 6/6
7. Lantai Jembatan Papan Tebal 3 Cm
8. Kawat Sling Jembatan Gantung ⍉ 1.1/2’’
9. Kawat Sling Jembatan Gantung ⍉ 1’’
10. Kawat Sling Jembatan Gantung ⍉ 1/2’’
11. Klem ⍉ 1.1/2’’
12. Klem ⍉ 1’’
13. Klem ⍉ 3/4’’
14. Klem ⍉ 1/2’’
15. Besi L.50.50.6
16. Stressing Sling Jembatan
17. Roll Tumpuan Sling
18. Besi Blok Angkur ⍉ 38mm
19. Pengecatan Tiang Baru
20. Perawatan Sling (Pelumas)
II. METODE PENYELESAIAN PEKERJAAN
Metode pelaksanaan pekerjaan yang diuraikan dibawah ini akan dijelaskan mengenai tahapan dan
tata cara pelaksanaan yang menggambarkan pelaksanaan pekerjaan dari awal sampai akhir, yang disusun
berdasarkan dokumen lelang, gambar teknis, dan spesifikasi. Penjelasan ini akan meliputi :
Secara garis besar, tahapan pelaksanaan pekerjaan konstruksi JUDESA
mengacu pada bagan alir di Gambar 4.5.
1. Persiapan Pelaksanaan
Persiapan meliputi:
a) Persiapan peralatan, yang terdiri dari
• Tambang
• Hand winch, tackle kapasitas 3 ton, tackle kapasitas 5 ton
• Kunci pas/ring
• Kunci sock
• Pipa atau box bantu
• Roda katrol
Gambar 4.5 Bagan alir pelaksanaan
• Balok kayu
• Alat ukur waterpass dan T0
• Compressor
• Genset
• Pacul
• Sekop
• Linggis
• Garpu
b) Pemeriksaan komponen
• Periksa komponen sesuai dengan packing list terlampir, jumlahnya, kodenya,
dan jenisnya.
• Kumpulkan atau pisahkan komponen sesuai dengan jenis dan ukuran- nya, agar
tidak terjadi pencampuran jenis, sehingga mengakibatkan keterlambatan
pelaksanaan pemasangan. Misalnya :
• ҉Komponen angkur pondasi
• Komponen pilon
• Komponen gelagar
• Komponen penggantung
• Dan lain sebagainya
2. Pekerjaan Site Plan
Pekerjaan site plan meliputi:
a. Peralatan dan Material
• Theodolit atau waterpass
• Patok dari kayu atau bambu
• Meteran
b. Langkah Kerja
• Tentukan as jembatan gantung yaitu dari pondasi angkur ke pondasi angkur yang
satunya lagi dengan ketentuan yang berlaku.
• Penentuan angkur blok kabel utama yang perlu diperhatikan adalah jarak antara
pondasi pilon ke angkur blok kabel utama tetapi
ini tidaklah mutlak, karena yang sangat menentukan dan perlu diperhatikan adalah
sudut kemiringan kabel utama yaitu 45˚
• Menentukan pondasi kabel ikatan angin, yang perlu diperhatikan adalah jarak antara
pondasi pilon dengan pondasi kabel ikatan angin. Jika tidak memungkinkan sesuai
dengan gambar maka diperbolehkan untuk merubah posisi atau kedudukkan pondasi
kabel angin.
3. Pekerjaan Pondasi
Pekerjaan pondasi meliputi:
a. Persiapan peralatan dan material
• Cangkul
• Meteran
• Gergaji
• Palu
• Papan kayu
• Kayu kaso
• Paku
• Semen
• Batu kali
b. Langkah kerja
• Setelah pemasangan bouwplank selesai dan sesuai dengan gambar rencana untuk pondasi
angkur kabel, pondasi pilon dan pondasi angkur ikatan angin perlu dilakukan pengecekan ulang
untuk memastikan as dan elevasi dari pondasi tersebut.
Gambar 4.6 Contoh pengukuran as dan pemasangan bouwplank pondasi
• Setelah pengecekan ulang selesai mulailah menggali sesuai dengan ukuran, bentuk dan
struktur pondasi. Tipe pondasi yang digunakan adalah tipe silinder (bentuk pondasi yang
terlihat pada gambar hanyalah sebagai representasi tahapan pelaksanaan)
• Dilanjutkan pemasangan bekisting dengan menggunakan pasangan batu kali.
• Penyetelan angkur pondasi harus diperhatikan as sesuai dengan gambar rencana
• Langsir material angkur dan untuk pengecoran ke lokasi jembatan
• Siapkan juga bahan-bahan pengecoran seperti, semen, pasir, batu kali, batu kerikil, dan alat
bantu untuk pengecoran.
• Tentukan perbandingan bahan-bahan adukan, sesuai dengan ketentuan yang benar.
Gambar 4.7 Galian tanah untuk pondasi
Gambar 4.8 Langsir material
Gambar 4.9 Bekisting pasangan batu untuk pondasi
Gambar 4.10 Setting angkur pondasi jembatan gantung
Gambar 4.11 Pengecoran pondasi
Gambar 4.12 Sketsa Pondasi Pilon dan Blok Angkur
Gambar 4.13 Setting segmen pilon bagian atas
4. Setting Segmen Pilon Bagian atas
Setting pilon meliputi:
a. Peralatan dan material
• Kunci torsi
• Tackle 3 ton
• Pipa (box bantu ± 12,00 m)
• Tambang
• Seling
• Baut dan mur penyambung segmen pilon
• Hand winch
• Segmen pilon bagian atas
b. Langkah kerja
• Setting hand winch untuk alat bantu memindahkan material dari sisi seberang
Gambar 4.14 Sketsa pilon single untuk bentang 40 m dan double untuk
bentang 60 m
• Setting pipa atau box bantu dengan bantuan tambang sebagai pengikat atau penahan yang
dikaitkan pada batang pohon
• Periksalah bahwa pipa/box bantu itu benar-benar aman, dan mampu untuk menahan
beban, sehingga waktu pemasangan tidak mengalami kecelakaan.
• Ikatlah seling (rantai tackle 3 ton) tersebut pada bagian atas pipa.
• Mulailah pemasangan, paskan lubang kaki pilon dengan angkur pilon yang telah terpasang
• Jika sudah terpasang, pasanglah baut lalu kencangkan
• Setelah selesai pemasangan segmen pilon yang kedua dilanjutkan pada segmen pilon
berikutnya.
5. Pekerjaan Pemasangan kabel utama
Pemasangan kabel utama meliputi:
a. Persiapan peralatan dan material
• Tackle 5 ton
• Tambang
• Kunci torsi
• Kabel utama diameter 5 cm
• Buldog grip
b. Langkah kerja
• Setelah pilon terpasang dengan sempurna, mulailah persiapan untuk pemasangan kabel
utama.
• Langkah pertama kabel diurai terlebih dahulu sampai ke sisi seberang.
• Salah satu sisi kabel kita ikatkan terlebih dahulu ke angkur kabel dan kabel dijepit
dengan menggunakan buldog grip
• Setelah salah satu sisi kabel terikat dilanjutkan dengan menempatkan kabel utama diatas
pilon, dimana untuk bagian atas pilon sudah tersedia tempat sebagai jalur kabel
Gambar 4.15 Pemasangan kabel utama
• Kemudian untuk sisi satunya kita ikatkan kabel ke angkur kabel dan dilanjutkan
dengan penarikan kabel dengan menggunakan tackle
• Setelah kekencangan kabel sudah sesuai dengan rencana maka kabel dijepit dengan
menggunakan buldog grip.
6. Pekerjaan Pemasangan Clamp dan Hanger
Pemasangan clamp dan hanger meliputi:
a) Persiapan peralatan dan material
• Tangga yang dibuat dari tambang atau bambu
• Tackle
• Kunci pas dan kunci ring
Gambar 4.16 SketsaBagian ujung Kabel Terpasang Pasa
Gambar 4.18 Sketsa Clamp terpasang pada hanger di jembatan
• Baut
• Clamp
• Hanger
• Turnbuckle
b) Langkah kerja
• Setelah kabel utama terpasang dan sesuai dengan aturan layout, siapkanlah clamp,
batang-batang hanger, dan turnbuckle
• Langkah pertama ialah dengan cara merangkai hanger satu dengan yang lain dengan
alat sambung menggunakan turn- buckle sesuai dengan panjang rencana
• Pemasangan clamp ke kabel utama dengan menggunakan alat bantu tangga dari
anyaman bambu dan alat pengaman lain- nya, untuk clamp kabel yang berdekatan
dengan pilon perlu ditahan dengan penjepit agar clamp tidak bergeser ke bawah
• Setelah clamp terpasang dilan- jutkan dengan pemasangan hanger sesuai dengan
urutan panjang yang telah direncanakan.
7. Pekerjaan Pemasangan gelagar dan Panel Lantai
Pemasangan gelagar dan panel lantai meliputi:
• Persiapan peralatan dan material
• Kunci pass
• Tambang
• Linggis
• Balok kayu atau bambu
• Gelagar
• Panel Lantai
a) Langkah kerja
• Setelah clamp dan hanger terpasang dilanjutkan pema- sangan gelagar
• Pemasangan gelagar dimulai dari arah yang berdekatan dengan pilon
• Pemasangan gelagar dilakukan tiap segmen dengan dilanjut- kan pemasangan panel
lantai, berlanjut tiap segmennya
• Pada setiap pemasangan gelagar dan panel lantai jangan lupa untuk di baut, dengan
keadaan baut Iangsung di kencangkan
• Dalam pelaksanaan jangan lupa menggunakan alat pengaman.
Gambar 4.19 Pemasangan gelagar dan panel lantai
8. Pekerjaan Pemeriksaan Camber
Pekerjaan pemeriksaan camber meliputi:
a. Persiapan peralatan
• Theodolit atau waterpass
• Rambu
b. Langkah kerja
• Pemeriksaan ini dilakukan setelah semua panel lantai sudah terpasang
• Pemeriksaan camber mengacu pada gambar pelaksanaan
• Pemeriksaan di mulai dari salah satu ujung jembatan dengan meng- gunakan theodolit
atau waterpass
Gambar 4.20 Sketsa pelat lantai (3D, tampak samping, tampak depan)
Gambar 4.21 Pemeriksaan Camber Jembatan
• Jika ada elevasi yang tidak sesuai dengan gambar rencana maka peng- aturan
elevasi dapat dilakukan dengan memutar turnbuckle pada hanger sesuai dengan
elevasi rencana.
9. Pekerjaan Pemasangan ikatan angin
Pemasangan ikatan angin:
a. Persiapan peralatan dan material
• Tambang
• Buldog grip
• Kunci pass dan kunci ring
• Tackle
• Seling diameter 19 mm b. Langkah kerja
• Setelah panel lantai Iantai jembatan telah terpasang maka kita bersiap untuk
memasang kabel angin
• Langkah pertama yaitu kita buka gulungan kabel terlebih dahulu, kemu- dian
kita bentangkan sejajar dengan bentangan jembatan
• Kemudian salah satu ujungnya kita ikatkan pada gelagar jembatan (gelagar ke
12 atau bentang tengah jembatan) dalam hal ini sebagai kabel utama ikatan
angin dan kita jepit kabel dengan menggunakan buldog grip, untuk ujung
yang lain kita ikatkan pada angkur ikatan angin yang letaknya sejajar dengan
pilon.
Gambar 4.22 Pemasangan Ikatan Angin
Gambar 4.23 Sketsa ikatan angin yang telah terpasang pada jembatan
• Setelah kabel ikatan angin terpasang dilanjutkan dengan kabel ikatan angin
pengaku dimana salah satu ujungnya diikatkan pada kabel ikatan angin utama
dan ujung yang lain diikatkan pada gelagar jemabatan per
• 3 segmen untuk penarikannya dibantu dengan menggunakan tackle
• Untuk mempercepat waktu pemasangan, setel kedua kabel angin secara
bersamaan
• Setelah semua kabel angin terpasang periksa kelurusan dan goyangan jembatan
dengan cara :
Ø ҉Melihat as pondasi ke as jembatan (untuk kelurusan jembatan)
Ø ҉Merasakan ayunan jembatan pada saat dilalui (untuk goyangan)
10. Pekerjaan Pengecatan jembatan
Apabila struktur jembatan belum memiliki proteksi, maka perlu diberikan proteksi
dengan pengecatan jembatan yang meliputi kegiatan sebagai berikut:
a. Persiapan peralatan dan material
• Compressor
• Genset
• Airless Spraygun
• Kuas dan Roll
• Cat Galvanis
• Thinner
b. Langkah kerja
• Bersihkan bagian jembatan yang akan dilakukan pengecatan, gosok dengan
menggunakan amplas agar tingkat kekasaran pada bagian yang akan dicat
dapat tercapai dan cat dapat melekat dengan sempurna
• Campur thinner dan cat sesuai dengan komposisi yang disyaratkan
• Pengecatan bisa dilakukan dengan menggunakan airless spraygun, kuas dan
roll.
11. Pemeriksaan akhir
Pemeriksaan akhir dilakukan setelah konstruksi jembatan selesai dilaksana- kan
untuk memastikan komponen-komponen jembatan terpasang dengan baik.
a. Persiapan peralatan
• Waterpass atau theodolite
• Rambu ukur
• Kunci torsi
• Unting-unting
• Stopwatch
b. Langkah kerja
• Setelah segalanya telah terpasang dan bentangan jembatan gantung telah lurus
maka yang harus kita lakukan adalah mengadakan pemerik- saan menyeluruh
atau pemeriksaan akhir.
• Pertama yang harus selalu kita periksa adalah kekencangan mur baut
menggunakan kunci torsi
• Kemudian memeriksa ketepatan camber dengan menggunakan waterpass atau
theodolite
• Periksa kemiringan pilon yang terpasang dengan menggunakan unting- unting
• Untuk pengujian kekencangan kabel belakang, diberikan pukulan pada kabel
sebanyak satu kali sebagai pemicu getaran
• Untuk mengetahui kekencangan kabel yang terpasang, letakkan tangan di
permukaan kabel dan hitung jumlah sentuhan kabel pada telapak tangan dalam
rentang waktu tertentu yang diukur menggunakan stopwatch
Langkah kerja dalam metode pelaksanaan ini kami susun dengan
berdasarkan spesifikasi yang ada pada dokumen pengadaan.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 26 December 2022 | Penggantian Jembatan Sei Ketalo Kecil | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 8,635,600,000 |
| 16 March 2022 | Renovasi Bangunan Gedung Bpjn Lampung | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 7,767,240,000 |
| 8 February 2022 | Rekonstruksi/Peningkatan Struktur Toto Katon - Toto Wonodadi | Kab. Tulang Bawang Barat | Rp 5,932,085,800 |
| 6 December 2022 | Preservasi Jembatan Siulak I Cs | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 4,405,838,000 |
| 2 September 2021 | Peningkatan Jalan Sp. Tunas Jaya - Sp. Mekar Jaya | Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat | Rp 3,600,000,000 |
| 7 March 2022 | Pembangunan Jembatan Gantung Sungai Bungur | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 3,486,461,000 |
| 1 July 2024 | Pekerjaan Pembangunan Tangki Septik Individual Perkotaan | Kota Jambi | Rp 3,200,000,000 |
| 19 March 2018 | Jalan Pauh - Lubuk Napal - Sipintun - Bts. Sumsel | Provinsi Jambi | Rp 2,500,000,000 |
| 28 June 2018 | Pembangunan Jalan Rabbat Beton | Provinsi Jambi | Rp 2,107,174,469 |
| 5 September 2014 | Penyempurnaan Ancol Beach IV | Rp 1,500,000,000 |