| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0729908806831000 | Rp 3,547,787,367 | Sebagaimana dipersyaratkan dalam Dokumen Tender, bahwa dalam Personel Manajerial yaitu Pelaksana Pekerjaan Interior Jenjang 4 dengan Pendidikan S1 Arsitektur / S1 Desain Interior. Sedangkan Pelaksana Pekerjaan Interior an. Rahmat Fajri adalah menggunakan ijazah SMK. Sehingga tidak sesuai dan dinyatakan gugur. | |
| 0316665876831000 | Rp 3,466,526,951 | Gugur Evaluasi Teknis : Peralatan Utama Genset yang di tawarkan hanya 1 unit, sementara yang disyaratkan dalam Dokumen Pemilihan Genset 2 Unit | |
| 0905368254805000 | - | - | |
| 0028212363804000 | Rp 3,547,412,187 | Persyaratan Teknis lainnya yaitu Dukungan Pabrik / Distributor HPL sebagaimana di persyaratkan dalam Dokumen Tender, berdasarkan hasil klarifikasi tidak memenuhi syarat dan dinyatatkan gugur. | |
| 0711230243831000 | - | - | |
CV Arloka Karya Jaya | 01*9**1****31**0 | - | - |
| 0014931232832000 | - | - | |
CV Puncak Songi | 07*2**4****33**0 | - | - |
Aukada Perkasa | 08*0**5****55**0 | - | - |
URAIAN SINGKAT PELAKSANAAN
PEKERJAAN KONSTRUKSI
INTERIOR KANTOR BUAPATI
LOKASI KEC. PETASIA, KAB. MOROWALI UTARA
I. URAIAN PEKERJAAN
Uraian pelaksanaan pekerjaan ini menjelaskan mengenai tahapan
pelaksanaan pekerjaan yang akan dilakukan dan bertujuan agar pekerjaan dapat
berjalan dengan lancar. Berikut ini adalah tahapan-tahapan pekerjaan, yaitu:
1. Pekerjaan Pendahuluan
2. Pekerjaan Interior A
a. Pek. Interior BKD
b. Pek. Interior Umum
c. Pek. Interior Diskominfo
d. Pek. Interior Gedung Belakang
e. Pek. Interior Ruang Staff LT.1
3. Pekerjaan Interior B
a. Pek. Interior Bupati
b. Pek. Interior Wakil Bupati
c. Pek. Interior Sekertaris Daerah
d. Pek. Interior Hukum & Pemerintahan
e. Pek. Interior Pembangunan Dan Kesra
4. Pekerjaan Interior C
a. Pek. Interior Ruang Pola
b. Pek. Interior Ruang Staff LT.2
c. Pek. Pengecatan
5. Pekerjaan Akhir
a. Dokumentasi & Pelaporan
II. Pelaksanaan Pekerjaan
Dalam melaksanakan pekerjaan di atas perlu mengacu pada Gambar, RAB
dan Spesifisi teknis yang telah menjadi dokumen kontrak. Dalam pelaksanaan
pekerjaan perlu adanya diskusi dari dinas terkait untuk meminimalisir adanya
keslahan dan untuk menyatukan persepsi dan kebutuhan sesuai dengan
kebutuhan lapangan.
III. Diskusi dan Pelaporan
1. Koordinasi antar instansi
Diskusi adalah pertemuan dua atau lebih individu dengan visi yang
sama dan berfungsi sebagai pertukaran informasi atau mempertahankan
(Hasibuan, 1985). Pengaruh diskusi untuk pekerjaan INTERIOR KANTOR
BUPATI adalah untuk mencari solusi pada permasalahan-permasalahan
yang muncul dengan melakukan diskusi antar instansi yang terkait. Berikut
ini adalah beberapa diskusi dan koordinasi dengan instansi terkait yang
dilakukan:
a. Diskusi pekerjaan INTERIOR KANTOR BUPATI dimulai dari tahap
pelaksanaan sampai tahap akhir pekerjaan.
b. Diskusi kemajuan pekerjaan/progress Pembahasan kemajuan pekerjaan
konstruksi didireksi dengan dinas terkait.
2. Pelaporan
Laporan adalah sebuah dokumen yang berbentuk data yang telah
terformat dan terorganisir dengan rapi sehingga laporan ini bermanfaat
sebagai informasi bagi pembacanya (Mulyadi, 2008: p5). Pelaporan
berfungsi sebagai bukti pekerjaan konstruksi yang telah dibuat oleh penyedia
jasa sebagai bukti kontrak dengan pemilik proyek dan pedoman saat
pelaksanaan berlangsung. Berikut ini adalah beberapa laporan:
a. Laporan harian
b. Laporan mingguan
c. Laporan bulanan
d. Laporan back up data
e. As built Drawing
f. Laporan MC
g. Dokumentasi pelaksanaan pekerjaan