| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0021737010404000 | Rp 395,104,500 | 79.29 | 83.43 | - | |
| 0022652663541000 | - | - | - | Terdapat kesamaan data NPWP: 24.408.086.7-542.000 pada PT CITRA BINTANG MATARAM | |
| 0315392357542000 | - | - | - | Terdapat kesamaan data NPWP: 24.408.086.7-542.000 pada CV. Madani Callysta Saibuyun | |
| 0032111197014000 | - | - | - | - | |
| 0014218218424000 | - | - | - | - | |
CV Citra Data Indonesia | 06*1**5****06**0 | - | - | - | Tidak lulus ambang batas. |
| 0025470634307000 | - | - | - | Tidak Memiliki Sertifikat badan Usaha SBU Pemetaan dengan Sub KlasifikasiLayanan Penginderaan Jauh/Fotogrametri yang masih berlaku. | |
| 0401941398542000 | - | - | - | Tidak lulus ambang batas | |
| 0955221122603000 | - | - | - | Tidak lulus ambang batas. | |
| 0315702746429000 | - | - | - | Tidak Memiliki Sertifikat badan Usaha SBU Pemetaan dengan Sub KlasifikasiLayanan Penginderaan JauhFotogrametri yang masih berlaku. | |
| 0731949707403000 | - | - | - | Tidak dapat menunjukan bukti dokumen kualifikasi asli (Memiliki Sertifikat badan Usaha SBU Pemetaan dengan Sub KlasifikasiLayanan Penginderaan JauhFotogrametri yang masih berlaku) | |
| 0032688483444000 | - | - | - | - | |
| 0849077599605000 | - | - | - | - | |
| 0015147242331000 | - | - | - | - | |
| 0957836307323000 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
JASA KONSULTANSI PEMBUATAN PETA CITRA
(RESOLUSI SANGAT TINGGI SETARA SKALA 1:1000)
1. PENDAHULUAN
Di era Teknologi informasi dan komunikasi berbasis digital sekarang ini, kandungan
informasi yang dikaitkan dengan aspek lokasi merupakan hal yang sangat strategis saat.
Informasi ini sangat diperlukan, baik untuk kepentingan penyusunanan rencanan dalam
pengambilan keputusan maupun dalam kehidupan sehari-hari. Terdorong oleh begitu
pesatnya penggunaan platform digital dalam menyajikan dan menyampaikan berbagai
informasi, pembangunan materi informasi berbasis geospasial perlu dibangun secara
komprehensif dan sistematis. Pengertian komprehensif di sini adalah informasi tersebut
memiliki banyak tema yang mencakup kebutuhan dari masyarakat umum maupun
kepentingan pemerintah atau lembaga usaha lainnya. Sistematis mengandung arti harus
terbangun agar memiliki informasi yang tepat, konsisten, dan ter-update setiap ada
perubahan. Karena basisnya adalah geospasial, yakni menyangkut aspek ruang muka
bumi, upaya pembangunan informasi ini perlu memenuhi kaidah pemetaan terutama
pada tahapan akuisisi data spasial. Di sisi lain, pembangunan informasi berbasis
geospasial membutuhkan kelengkapan konten informasi yang harus dibangun. Dalam
istilah sistem informasi geografis, konten informasi ini merupakan attribute atau deskripsi
dari entitas objek yang dipetakan. Entitas objek muka bumi baik, yang berupa titik, garis
dan poligon akan lebih bermanfaat apabila dilengkapi deskripsi sebagai informasi yang
terkandung di dalamnya, misalnya tentang informasi hak penguasaan lahan, harga lahan
dan sebagainya.
Terdapat dua proses dalam tahapan pembangunan informasi berbasis geospasial,
dan proses pertama adalah proses pemetaan sebagai tahapan pembangunan baseline
penggambaran entitas objek muka bumi dalam basis sistem koordinat tertentu dengan
produk berupa Peta atau Citra. Tahapan ini dapat dilakukan melalui pemotretan dari
udara dengan pesawat terbang ataupun wahana udara tanpa awak (drone), dapat pula
melalui pemanfaatan citra satelit resolusi tinggi atau sangat tinggi agar entitas objeknya
dapat tergambar dengan detail. Sedangkan tahap kedua adalah pengisian attribute
sebagai deskripsi dari setiap entitas yang terkandung dalam peta atau citra dari hasil
pekerjaan tahap pertama. Dalam pengisian deskripsi ini, harus dilakukan secara lengkap
agar informasi yang terkandung dapat dimanfaatkan secara luas.
Dalam rangka mengantisipasi pembangunan wilayah Kabupaten Musi Banyuasin
yang saat ini sedang giat-giatnya menarik para investor, informasi geospasial yang tertata
dalam struktur dan format yang baik dan benar serta ter-update akan menunjang
kemudahan dalam memperoleh informasi berbasis lokasi. Informasi ini penting untuk
menunjang kemudahan dalam penyusunan rencana pengembangan berbagai sektor
pembangunan ekonomi di Kabupaten Musi Banyuasin. Oleh karena itu perlu diupayakan
pembangunan basisdata geospasial secara komprehensif dan sistematis berlandaskan
pada konsep kebijakan satu data dan satu peta, untuk memaksimalkan pemanfaatan
Sistem Informasi Geografis (SIG), yakni sistem informasi yang mengelola, mengolah,
mengitegrasikan, menganalisis dan menampilkan entitas objek secara interaktif berbasis
spasial. Data yang dikelola dengan pemanfaatan sistem informasi geografis nantinya
dipergunakan untuk mendukung peyelanggaraan Satu Data Indonesia.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Badan
Perencanaan Pembangunan. Daerah akan melaksanakan Kegiatan Koordinasi
Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Bidang kewilayahan dengan sub
kegiatan Koordinasi Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Bidang
kewilayahan (RPJPD, RPJMD, dan RKPD) khususnya Pekerjaan Swakelola Pembuatan
Peta Citra.
2. PERSYARATAN DAN KUALIFIKASI TENAGA AHLI
Persyaratan dan kualifikasi yang diperlukan dalam pekerjaan swakelola Pembuatan
Peta Citra Udara adalah sebagai berikut:
a. Team Leader
Team Leader dengan kualifikasi ahli Pemetaan dengan persyaratan pendidikan
minimal Sarjana/Strata 2 (S2) Teknik Geodesi/Geografi dan Minimal 5 tahun
pengalaman.
b. Tenaga Ahli Pengelola Geospatial Database
Satu orang Ahli Geodesi/ Ahli Geomatika dengan persyaratan pendidikan
minimal Sarjana/Strata 1 (S1) Teknik Geodesi/Teknik Geomatika dan Minimal
5 tahun pengalaman.
c. Tenaga Ahli Sistem Analis
Satu orang Ahli Sistem Analis dengan persyaratan Pendidikan minimal
Sarjana/Strata 1 (S1) Teknik Informatika/Komputer dan memiliki pengalaman
minimal 3 tahun dan memiliki Sertifikat Sistem Analis.
d. Tenaga Ahli Programmer (1)
Satu orang Ahli Sistem Analis dengan persyaratan Pendidikan minimal
Sarjana/Strata 1 (S1) Teknik Informatika/Komputer dan memiliki pengalaman
minimal 2 tahun dan memiliki Sertifikat Programmer.
e. Tenaga Ahli GIS (1)
Satu orang Ahli GIS dengan persyaratan pendidikan minimal Sarjana/Strata 1
(S1) Teknik Geodesi/Teknik Geomatika dan Minimal 2 tahun pengalaman dan
memiliki sertifikat ahli GIS.
f. Tenaga Ahli Fotogrametri
Satu orang Ahli Geodesi/Ahli Geomatika dengan persyaratan pendidikan
minimal Sarjana/Strata 1 (S1) Teknik Geodesi/Teknik Geomatika dan Minimal
5 tahun pengalaman.
g. Pelaksana teknis kegiatan
1) 1 orang pilot drone dengan persyaratan memiliki lisensi yang dikeluarkan
oleh lembaga standar sertifikasi yang diakui oleh Kementrian Perhubungan
2) 1 orang pembantu pilot (navigator) dengan persyaratan pendidikan minimal
SMA/SMK/Sederajat
3) 3 orang surveyor GNSS dengan persyaratan Pendidikan minimal
SMA/SMK/Sederajat
4) 2 orang operator fotogrametri dengan persyaratan Pendidikan minimal
SMA/SMK/Sederajat.
3. RUANG LINGKUP PEKERJAAN
Ruang lingkup dari pekerjaan yang dilakukan dalam pekerjaan ini antara lain:
a. Kegiatan perencanaan pemotretan udara dan penentuan lokasi titik kontrol
tanah
b. Kegiatan pemasangan pre-marker di lokasi rencana titik kontrol
c. Kegiatan pemotretan udara di wilayah Perkotaan di Kecamatan Lais, Plakat
Tinggi, Sungai Keruh, dan Jirak Jaya untuk Kegiatan Pembuatan Peta Citra
Udara di wilayah area pemetaan yang telah ditentukan
d. Kegiatan pengukuran titik kontrol dengan teknik Global Navigation Satellite
System (GNSS) secara rapid static
e. Kegiatan pengecekan hasil pemotretan, pengecekan titik kontrol, pengukuran
titik kontrol dan pengolahan hasil ukur titik kontrol menjadi koordinat definitif
f. Kegiatan triangulasi udara untuk menghasilkan posisi dan orientasi dari setiap
foto (georeferencing)
g. Kegiatan kompilasi produk fotogrametri ortofoto
h. Kegiatan kontrol kualitas produk
i. Instalasi software pendukung untuk menampilkan data peta orthofoto secara
online.
j. Publikasi data peta orthofoto hasil kegiatan.
4. LUARAN
Luaran dari Pekerjaan Swakelola Pembuatan Peta Citra Udara yaitu:
a. Laporan Pendahuluan;
b. Laporan Antara;
c. Laporan Akhir;
d. Peta Citra Udara di 4 wilayah perkotaan dengan skala 1:1000 seluas 10.000
hektare;
e. Software pendukung pengolahan dan publikasi hasil peta orthofoto kegiatan.
5. JANGKA WAKTU PENYELESAIAN KEGIATAN
Kegiatan dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2024, dengan perkiraan waktu
pekerjaan selama 4 (empat) bulan atau 120 (serratus dua puluh) hari kalender.
Pejabat Pembuat Komitmen
Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah
Bappeda Musi Banyuasin
dto
Tri Mulyadi, SP., M.Si
NIP. 19770202 200902 1 004| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 27 April 2021 | Pengelolaan Data Fatwa Planologi Berbasis Gis | Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Dan Pelabuhan Bebas Batam | Rp 744,320,000 |
| 5 May 2021 | Belanja Jasa Konsultasi Berorientasi Bidang Telematika | Kab. Musi Banyuasin | Rp 500,000,000 |
| 31 January 2024 | Belanja Pengadaan Konsultan Penyelidikan Geolistrik Paket I | Kab. Bogor | Rp 99,970,000 |