PT Hana Caraka Insaat | 05*7**3****47**0 | - |
| 0011138963822000 | - | |
| 0705946937822000 | - | |
PT Arnold Asima Abadi | 00*7**2****07**0 | - |
| 0012169256422000 | - | |
| 0755659232101000 | - | |
| 0963248885907000 | - | |
| 0013977178021000 | - | |
| 0018457176403000 | - | |
| 0410870430831000 | - | |
| 0912013349009000 | - | |
| 0806806873831000 | - | |
| 0537467920902000 | - | |
| 0016465023008000 | - | |
| 0814980629101000 | - | |
CV Heora Istiqomah | 04*1**7****07**0 | - |
PT Epithu Logica Sembada | 09*5**4****15**0 | - |
| 0929122752955000 | - | |
| 0929022275101000 | - | |
| 0028385946201000 | - | |
CV Internusa Persada | 0020885752723000 | - |
| 0961246840009000 | - | |
| 0828817148435000 | - | |
| 0027487388009000 | - | |
| 0945495216009000 | - | |
| 0935132043903000 | - | |
| 0012364279904000 | - | |
| 0028640829908000 | - | |
| 0730211869626000 | - | |
| 0944955202447000 | - | |
| 0830157996001000 | - | |
| 0864592183006000 | - | |
Indrajaya Sejahtera | 00*5**9****33**0 | - |
| 0210798070411000 | - | |
| 0907810378542000 | - | |
| 0019147917823000 | - | |
PT Putra Irian Cahaya | 0720451814955000 | - |
| 0718149735656000 | - | |
| 0722984598624000 | - | |
Solusi Pratama Mandiri, CV | 01*9**8****25**0 | - |
| 0032620395101000 | - | |
| 0023134265624000 | - | |
| 0019491422013000 | - | |
| 0024154528017000 | - | |
| 0600424212001000 | - | |
CV Arshaka Gavrila Xavier | 05*2**9****29**0 | - |
CV Luthfiah | 00*5**7****27**0 | - |
PT Ensargus Indra Utama | 02*0**0****01**0 | - |
| 0016698888009000 | - | |
| 0019946813907000 | - | |
| 0921383410624000 | - | |
| 0425413234401000 | - | |
| 0018933473101000 | - | |
| 0427478557802000 | - | |
| 0030152011009000 | - | |
| 0410387260626000 | - | |
CV Etnis Lany Putra | 02*8**0****52**0 | - |
| 0804457232529000 | - | |
PT Dioda Inti Nusantara | 02*8**5****01**0 | - |
| 0924593007821000 | - | |
CV Binangkit Bagja Rahayu | 06*7**5****42**0 | - |
| 0908421415101000 | - | |
| 0032883415027000 | - | |
| 0630554160101000 | - | |
| 0026209031811000 | - | |
| 0861300945027000 | - | |
| 0027480300008000 | - | |
PT Karya Taksu Hutama | 04*7**6****07**0 | - |
| 0608374294617000 | - | |
| 0847965621002000 | - | |
PT Mazmur Karya Jaya | 04*3**4****23**0 | - |
| 0809093222822000 | - | |
| 0943417154008000 | - | |
| 0016286619008000 | - | |
| 0021807664308000 | - | |
| 0012173084627000 | - | |
| 0030567432105000 | - | |
CV Raoda Global | 07*4**5****15**0 | - |
| 0631236437322000 | - | |
| 0019517556218000 | - | |
| 0762059350101000 | - | |
| 0013951660003000 | - | |
| 0015758220101000 | - |
KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN REPUBLIK
INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN
LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS II A KEROBOKAN
JL. GN. TANGKUBAN PERAHU, KEROBOKAN , BALI
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pagar Pembatas Area, Pagar Depan Style Bali, Sarana
dan Prasarana Lingkungan pada Lapas Kelas II A Kerobokan - Bali
Latar Belakang :
Lembaga Pemasyarakatan adalah tempat untuk melakukan pembinaan terhadap
narapidana dan anak didik pemasyarakatan di Indonesia. Sebelum dikenal istilah Lapas di
Indonesia, tempat tersebut disebut dengan istilah penjara. Lembaga Pemasyarakatan
merupakan Unit Pelaksana Teknis di bawah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian
Imigrasi dan Pemasyarakatan. Penghuni Lembaga Pemasyarakatan bisa narapidana (napi) atau
Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bisa juga yang statusnya masih tahanan, maksudnya
orang tersebut masih berada dalam proses peradilan dan belum ditentukan bersalah atau tidak
oleh hakim. Pegawai negeri sipil yang menangani pembinaan narapidana dan tahanan di
lembaga pemasyarakatan disebut Petugas Pemasyarakatan, atau dahulu lebih dikenal dengan
istilah sipir penjara. Konsep pemasyarakatan pertama kali digagas oleh Menteri Kehakiman
Sahardjo pada tahun1962, di mana disebutkan bahwa tugas jawatan kepenjaraan bukan hanya
melaksanakan hukuman, namun tugas yang jauh lebih berat adalah mengembalikan orang-
orang yang dijatuhi pidana ke dalam masyarakat. Dari data yang ada jumlah penghuni Lembaga
Pemasyarakatan di Indonesia lebih besar dari kapasitas hunian. Maraknya peredaran narkoba
di Indonesia juga salah satu penyebab terjadinya over Pemasyarakatan, kapasitas pada tingkat
hunian Lembaga.
Pada saat ini kondisi lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara sebagian
besar mengalami over kapasitas. Jumlah penghuni lembaga pemasyarakatan di Indonesia sudah
jauh melebihi kapasitas yang seharusnya. Kondisi over kapasitas akan menimbulkan terjadinya
berbagai kasus tindak pidana yang melibatkan paranara pidana, seperti kasus perkelahian antar
narapidana serta kasus tindak pidana lainnya. Over kapasitas juga mengakibatkan menurunnya
pelayanan dan perawatan, rentan gangguan keamanan dan ketertiban, melemahnya rentang
kendali dan pengawasan. Kondisi over kapasitas ini sudah berlangsung lama dan hampir terjadi
di seluruh lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara di Indonesia terutama yang
berada di kota besar. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi hal tersebut, misalnya
dengan pembangunan lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara baru pada wilayah
pemekaran untuk menambah kapasitas hunian. Selain itu juga dilakukan rehabilitasi lembaga
pemasyarakatan dan rumah tahanan negara lama dengan penambahan ruang hunian,
optimalisasi pemberian asimilasi, pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas, cuti
mengunjungi keluarga, dan cuti bersyarat. Dengan langkah seperti itu diharapkan kelebihan
penghuni lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara yang cukup besar bisa diatasi.
Pembangunan lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara baik dalam bentuk
rehabilitasi maupun rekonstruksi merupakan salah satu upaya meningkatkan kapasitas hunian
dalam rangka mengatasi over kapasitas, meningkatkan kualitas pelayanan serta menjamin
penyelenggaraan pembinaan dan pengamanan secara lebih baik. Pemenuhan sarana dan
prasarana lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara merupakan keharusan yang
tidak terpisahkan dari pelaksanaan tugas dan fungsi lembaga pemasyarakatan dan rumah
tahanan negara, sehingga kebijakan penganggaran harus mempertimbangkan risiko yang
timbul akibat tidak dipenuhinya sarana dan prasarana tersebut. Diperlukan perencanaan
pembangunan yang baik agar masalah over kapasitas lembaga pemasyarakatan dan rumah
tahanan negara dapat diatasi. Oleh karena itu, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan perlu
menyusun pola pembangunan lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara untuk
menangani masalah over kapasitas dengan menyusun Peraturan Menteri tentang Rencana
Induk Pembangunan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Lingkungan Kementerian
Imigrasi dan Pemasyarakatan. Pada Tahun Anggaran 2025 Lembaga Pemasyarakatan Kelas
IIA Kerobokan menjadi skala prioritas pembangunan Lembaga Pemasyarakatan.
a. Maksud dan Tujuan :
Maksud: Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pagar Pembatas Area, Pagar Depan Style
Bali, Sarana dan Prasarana Lingkungan pada Lapas Kelas II A Kerobokan -
Bali
Tujuan : Meningkatkan Keamanan dan menyiapkan fasilitas olah raga dan lingkungan yang memadai
serta nyaman.
b. Penerima Manfaat : Pegawai Lapas dan narapidana.
c. Ruang Lingkup Pekerjaan :
Pekerjaan yang harus diselesaikan adalah :
1. Perlengkapan SMKK (Sistem Manajemen Keselamatan Kerja Konstruksi)
- Sosialisasi dan Promosi K3
- Alat Pelindung Kerja
- Alat Pelindung Diri
- Asuransi
- Personil K3
- Fasilitas Sarana Kesehatan
- Rambu-rambu
- Lain-lain terkait pengendalian Risiko K3
2. Pekerjaan Pembangunan Pagar Pembatas antar Block 4 + 1,20
- Pek. Galian Tanah Pondasi Plat setempat
- Pek. Urugan tanah kembali
- Pek. Urugan pasir pondasi plat setempat
- Pek. Cor beton lantai kerja 1 pc : 3 psr : 5 krl
- Pek. Beton plat pondasi setempat
- Pek. Beton kolom 40 x 40 cm
- Pek. Beton Shear wall 20/105 cm
- Baut Angker besi Ø12 mm
- Pek. Pipa Hollow Galvanis 100 x 100 x 5 mm
- Pas. high security system HSS ∅4 mm mesh 12,5x75mm
- Pas. Kawat duri silet (razor wire) diameter 73 dan 45 cm
- Pekerjaan Pintu Bevamesh Geser Otomatis (410 x 330) (mesin Fest)
- Pekerjaan Pintu Bevamesh (410 x 330)
- Pek. Pintu Besi + Bevamesh 100 x 200
- Pek. Pintu Besi + Bevamesh 200 x 200
- Dop Tutup Pipa Kotak Galvanis
3. Pagar Depan Style Bali, Paduraksa dan Candi Bentar
- Pek. Galian tanah pondasi
- Pek. Urugan tanah kembali
- Pek. Urugan pasir pondasi
- 'Pek. Batu Kosong
- Pek. Pasangan Batu Kali 1 : 5
- Pek. Beton Sloof Praktis
- Pek. Beton Kolom Praktis
- Pek. Beton Ring Praktis
- Pengresek
- Pes. Batu Candi
- Pas. Bata Press Pejaten
- Pas. Simbar bata Press
- Pas. Murdha Paduraksa
- Pas. Murdha Candi
- Pas. Logo Instansi
- Tulisan Nama Kantor
4. Pekerjaan Pintu Besi dan Got Area Depan
- Pek. Pintu Besi
- Galian Tanah Got
- Pas. Batako
- Plesteran
5. Pembangunan Pos Jaga
- Galian Tanah
- Urugan Tanah Kembali
- Urugan Pasir bawah Pondasi
- Urugan Pasir bawah Lantai
- Pas. Batu Kosong
- Pas. Batu Kali
- Pek. Beton Rabat Lantai
- Pek. Sloof Praktis
- Kolom praktis
- Pek. Ring praktis
- Pek. Plat beton
- Pek. Pas. Bata 1 : 5
- Pek. Plesteran
- Pek Acian
- Pekerjaan Kuda-kuda Baja Ringan Profil C
- Pas Atap Genteng Kodok Goodyear
- Bubungan Genteng Goodyear
- Pas. Ikut Celedu Paras
- Pas. Murdha Paras
- Pas.Keramik 40 x 40 cm
- Tempelan Batu Candi
- Pekerjaan Plafond Gypsum rangka hollow
- Pek. List plafond 1,5 x 3
- Pengecatan Tembok
- Pengecatan Plafond
- Pek. Instalasi Listrik dan stop Kontak
- Pas. Saklar Tunggal
- Pas. Stop kontak
- Pas. Lampu Down Light 11 watt
6. Perkerasan Jalan, Lapangan dan Got
- Pengurugan Lahan
- Pengupasan dan perataan badan jalan
- Perkerasan Jalan dengan beton tebal 12 cm
- Pekerjaan Perkerasan Jalan depan Ibadah
- Pekerjaan Perkerasan Lapangan Tennis
- Pekerjaan Perkerasan Lapangan Basket
- Pekerjaan Got U Ditch 30 x 40 cm
d. Lokasi Pekerjaan : Di Jalan Gunung Tangkuban Perahu, Kerobokan, Bali.
f. Jangka Waktu
Pelaksanaan:
Jangka Waktu Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Pagar Pembatas Area, Pagar Depan
Style Bali, Sarana dan Prasarana Lingkungan pada Lapas Kelas II A Kerobokan - Bali
adalah sebagai berikut:
Masa Pelaksanaan Konstruksi : Masa Pelaksanaan selama 150 (seratus lima
puluh) hari kalender terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja yang tercantum dalam
SPMK
Masa Pemeliharaan : 180 (seratus delapan puluh) Hari Kalender
e. Sumber Pendanaan:
Biaya Konstruksi Pekerjaan Konstruksi Pagar Pembatas Area, Pagar Depan Style Bali, Sarana
dan Prasarana Lingkungan pada Lapas Kelas II A Kerobokan – Bali Tahun Anggaran 2025
dibebankan pada SP DIPA-137.04.2.692443/2024 tanggal 02 Desember 2024 Lembaga
Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan. Total Perkiraan Biaya yang diperlukan untuk pekerjaan
fisik bangunan :
- Pagu Anggaran = Rp. 5.724.895.000
- HPS = Rp. 5.724.680.000
Kerobokan, 11 Juni 2025
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan
NI NYOMAN AYU LASMIYANTHI, SH.MH.
NIP. 19800726008012001