| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0023021165621000 | - | - | |
| 0020961090952000 | - | Tidak memenuhi nilai unsur pengalaman berdasarkan subklasifikasi dan pengalaman sejenis (perencanaan masterplan rumah sakit) selama 10 tahun terakhir | |
| 0022823371952000 | - | Tidak memenuhi nilai unsur pengalaman sejenis (perencanaan masterplan rumah sakit) selama 10 tahun terakhir | |
| 0023982812542000 | - | - | |
| 0018262246952000 | - | Tidak memenuhi nilai unsur pengalaman sejenis (perencanaan masterplan rumah sakit) selama 10 tahun terakhir | |
| 0012243556508000 | - | - | |
| 0026240051061000 | - | - | |
| 0016910150805000 | - | - | |
CV Maju Bersama Keerom | 08*9**4****52**0 | - | - |
| 0810218073952000 | - | - | |
| 0942201740805000 | - | - | |
| 0436104467801000 | - | - | |
PT Benuanta Indo Plan | 04*5**5****05**0 | - | - |
URAIAN KEGIATAN
NAMA PAKET PENYUSUNAN MASTERPLAN KAWASAN SELUAS 30 HA DAN
RS TIPE A PROPINSI PAPUA TENGAH DI NABIRE
LOKASI PEKERJAAN Kampung Karadiri, Distrik Wanggar Kabupaten Nabire Provinsi
Papua Tengah
SUMBER PENDANAAN Pelaksanaan kegiatan ini dibiaya dana APBD Provinsi papua
Tengah Tahun Anggaran 2023 yang disediakan dalam DPA
SKPD Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga
Berencana Provinsi papua Tengah sebesar Rp 1.800.000.000,-
(satu Milyar delapan ratus juta rupiah) dengan HPS Rp
1.800.000.000,- (satu Milyar delapan ratus juta rupiah)termasuk
PPN dengan . Kode RUP 43922301
LINGKUP Perencanaan pemanfaatan Kawasan seluas 30 Ha dan RS Tipe A
PEKERJAAN sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan no 40 tahun 2022
KEGIATAN tentang Persyaratan Teknis Bangunan, Prasaranan, dan Peralatan
Kesehatan Rumah Sakit di Nabire (Distrik Wanggar)) dengan
penyesuaian dari business plan terkait rencana pengembangan
bisnis rumah sakit dengan memanfaatkan aset – aset yang dimiliki
propinsi. Rencana pengembangan gedung rawat jalan dan gedung
medik sentral yang baru untuk memaksimalkan alur pelayanan.
Juga memuat pewadahan fungsi-fungsi terkait untuk mendukung
layanan kesehatan di Propinsi Papua Tengah yang antara lain
tetapi terbatas pada Sekolah Kesehatan, Balai Laboratorium
Kesehatan Propinsi, Balai Pelatihan Kesehatan Propinsi, Pusat
Penelitian Kesehatan Propinsi dan Perumahan Kesehatan Propinsi
serta Rumah Singgah Keluarga Pasien.
KELUARAN 1. Memuat Perencanaan secara baik dan logis atas
pemanfaatan lahan untuk pengembangan layanan
Kesehatan yang terintegrasi termasuk perencanaan
gedung-gedung yang dibutuhkan untuk layanan fasilitas
kesehatan yang komprehensif.
2. Dokumen Penyusunan Masterplan Kawasan 30 Ha dan
Maasterplan Fisik RS Tipe A Propinsi Papua Tengah di
Nabire (Distrik Wanggar)
3. Hasil survey yang disusun untuk perencanaan rumah sakit
tipe A dan fasilitasnya penunjangnya.
4. Rencana Tata Ruang Kawasan 30 Ha dan Kawasan
Rumah Sakit berdasarkan data kebutuhan ruang yang telah
disusun, Konsultan menyusun rencana tata ruang yang
berisi kebutuhan ruang, besaran ruang yang dibutuhkan,
serta jenis fasilitas penunjang.
5. Rencana Tata Massa. Identifikasi aktifitas untuk
dikelompokan dalam fungsi ruang. Identifikasi antar fungsi
ruang ke dalam massa bangunan. Hasil identifikasi
dituangkan dalam gambar rencana tatamassa bangunan
yang di dalamnya berisi rencana pola konfigurasi massa
bangunan, rencana sistem hubungan antar massa
bangunan, rencana fungsi serta sistem zonasi yang baik
dan terintegrasi
6. Rencana Tata Sirkulasi. Identifikasi aspek eksternal terkait
dengan sistem sirkulasi kawasan dam Kawasan sekitar
rumah sakit. Sirkulasi eksternal menyangkut rencana alur
pergerakan mencapai pintu utama pelayanan rumah sakit.
Berdasarkan identifikasi organisasi aktifitas yang
menunjukkan keterhubungan antara aktifitas disusun
sistem sirkulasi internal. Sirkulasi internal menyangkut alur
pergerakan serta pencapaian dari dan menuju masing-
masing zona pelayanan yang harus berhubungan
langsung, atau bisa berhubungan, ataupun tidak
berhubungan. Hasil rencana tersebut disajikan dalam
bentuk gambar rencana sistem sirkulasi eksternal dan
internal.
7. Rencana Sistem Infrastruktur Kawasan 30 Ha dan
Kawasan Rumah Sakit. Berdasarkan aspek-aspek terkait
yang telah dianalisis sebelumnya, disusun rencana sistem
infrastruktur. Jenis infrastruktur pendukung antara lain air
bersih, pengelolaan sampah, pengelolaan limbah cair,
pengelolaan air hujan, suplai listrik, suplai gas medik,
sistem telekomunikasi, pengkondisian udara dalam ruang.
Rencana infrastruktur berisi besaran dan kapasitas yang
diperlukan sesuai dengan tahapan pengembangan, sistem
jaringan distribusi pelayanan infrastruktur, persyaratan
pengelolaan sistem jaringan. Hasil rencana disajikan dalam
gambar rencana sistem jaringan infrastruktur, serta
diagram pengelolaan.
8. Rencana Sistem Pentahapan Pembangunan. Berdasarkan
hasil gambar masterplan yang telah disusun secara
internal, diambil target pengembangan dalam kerangka
waktu sebagai input penyusunan konsep rencana sistem
pentahapan. Hasilnya berupa jenis pengembangan fisik,
volume pengembangan, tahap pelaksanaan; kerangka
waktu. Keseluruhan hasil disajikan dalam gambar-gambar
tiga dimensi serta arahan pengembangan per tahap
Rencana Sistem Pentahapan Kawasan.
9. Estimasi Biaya Keseluruhan Bangunan. Berdasarkan
rencana bisnis yang telah disusun secara internal dan
penyusunan desain skematik bangunan, didapatkan jumlah
volume dan volume luasa sehingga dapat dihitung estimasi
biaya yang dibutuhkan.
10. Gambar Desain Kasawan dan Bangunan Dalam 3D. Hasil
perencanaan denah, tata massa dan tata ruangan
dikembangkan lagi dalam bentuk 3D untuk menjadi acuan
pengembangan desain kulit bangunan.
11. Animasi Kawasan dan Rumah Sakit masing-masing selama
5 menit.
JANGKA WAKTU 1. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan Jasa Konsultan
PENYELESAIAN Masterplan Kawasan 30 Ha dan RS Tipe A Propinsi Papua
PEKERJAAN Tengah di Nabire adalah 60 (enam puluh) hari kalender.
2. Dalam jangka 60 (enam puluh) hari tersebut Penyedia Jasa
Konsultansi harus menyelesaikan pekerjaan penyusunan
Masterplan Kawasan 30 Ha dan RS Tipe A Propinsi Papua
Tengah di Nabire (Distrik Wanggar).