| 0019443035326000 | Rp 851,335,761 | |
CV Alroy Sun Jaya | 06*5**3****21**0 | - |
CV Salamah Swarna Indonesia | 03*3**7****25**0 | - |
| 0533964722325000 | - | |
CV Nusantara Konsultan | 00*7**8****56**1 | - |
| 0020771101321000 | - | |
| 0016356149323000 | - | |
| 0316622125831000 | - | |
| 0032664815323000 | - | |
Rizka Rizky Kontruksi | 00*7**6****21**0 | - |
| 0032168551323000 | - | |
| 0831509922105000 | - |
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KABUPATEN TULANG BAWANG
TAHUN ANGGARAN 2024
SPESIFIKASI TEKNIS DAN
METODE
Kegiatan : Penataan Bangunan Dan Lingkungan
Pekerjaan : Rehabilitasi Gapura Pemda Tulang Bawang
Kabupaten Tulang Bawang
RUANG LINGKUP PEKERJAAN INI MELIPUTI :
1. PEKERJAAN PERSIAPAN
2. PEKERJAAN PENERAPAN BIAYA SMKK
3. PEKERJAAN GAPURA PEMERINTAH DAERAH KAB. TULANG BAWANG
4. PEKERJAAN PAGAR PEMERINTAH DAERAH KAB. TULANG
I. PEKERJAAN PERSIAPAN
1. Pek. Bowplank dan Pengukuran Ulang
Kontraktor harus melaksanakan pengukuran untuk menentukan batas bangunan dan
penentuan peil + 0,00, dengan disaksikan dan disetujui oleh Direksi / Pengawas.
Alat-alat ukur yang dapat dipakai adalah Waterpass dilengkapi dengan papan / kaso
sebagai patok atau profil.
Bahan yang digunakan untuk bowplank kayu racuk papan dan kaso kls IV, benang
nyilon, paku, meteran ;
dan peralatan tukang lainnya.
METODE PEKERJAAN :
Pekerjaan pengkuran dilakukan menggunakan waterpass, pengukuran dilaksanakan
sekaligus membuat bouwplank. Bowplank terbuat dari papan yang bagian atasnya
dipakukan pada patok kayu persegi 5/7 cm yang tertanam dalam tanah cukup kuat.
Untuk menentukan ketinggian papan bouwplank secara rata bagian atasnya dari papan
bowplank harus di waterpass (horizontal dan siku), sedangkan untuk mengukur dari titik
Aske As antar ruangan digunakan meteran. Setiap titik pengukuran ditandai dengan paku
dan dicat dan ditulis ukuran pada papan bouwplank agar mudah di cek kembali.
Pemasangan papan bowplank dilaksanakan pada jarak 1,5 m dari Asse keliling bangunan
dan dipakukan pada patok – patok yang terlebih dahulu ditancapkan ke dalam tanah.
Tenaga yang di gunakan
- Manager Pelaksanaan
- Petugas K3
- Mandor
- Pekerja
Bahan Yang Digunakan
- Kaso
- Benang
- Paku
Peralatan Yang Digunakan
- Meteran
- Waterpas
- Palu
- Gergaji
2. Direksi Keet dan Gudang Material
a. Pada prinsipnya Kontraktor harus mengusahakan memiliki kantor atau direksi
keet dilokasi bila perlu dapat menyewa rumah yang memiliki Gudang agar
barang-barang berharga lainnya terlindung dari cuaca dan keamanan bila
Gudang tidak tersedia dapat dibuat Gudang sementara.
b. Gudang bahan dibuat dari kayu dinding triplek atau papan kayu racuk, atap seng
gelombang atau asbes sehingga dapat berfungsi dengan baik.
METODE PEKERJAAN :
Lokasi kantordireksi di tempat yang mudah dijangkau, tidak mengganggu jalannya
pekerjaan dan harus mendapat persetujuan direksi. Lantai dari kantor direksi dan
gudang semen disarankan dirabat dengan semen untuk mengurangi kelembaban.
Direksi keet untuk menunjang pelaksanaan pekerjaan. Pada direksi keet
ditempatkan perabot dan perlengkapan kantor, gambar kerja, dokumen spesifikasi
teknis, jadwal pelaksanaan dan perlengkapan SMKK.
Tenaga yang di gunakan
- Manager Pelaksanaan
- Petugas K3
- Mandor
- Pekerja
3. Pek. Pembersihan & Perapihan Lokasi Setelah Pekerjaan
Menyiapkan Peralatan Untuk Pembersihan Gedung/ Bangunan. Pelaksanaan
pemberihan Bangunan Gedung mengikuti Prinsip-Prinsip Keselamatan Dan
Kesehatan Kerja (K3).
Adapun yang dimaksud dengan pekerjaan pembersihan lapangan adalah pekerjaan
yang terdiri dari pembersihan lahan dari semua pohon, halangan- halangan, semak–
semak, sampah, dan bahan lainnya yang tidak dikehendaki atau menggangu
keberadaannya sesuai dengan yang diperintahkan oleh direksi Pekerjaan.
Pembersihan akibat pekerjaan pembongkaran menggunakan mobil pick up dengan
sisa material yang masih bermanfaat/bernilai jual untuk dapat dikeluarkan dari lokasi
pekerjaan dan diletakan pada Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Kab. Tulang Bawang.
Pekerjaan Pembersihan Lapangan yang dilaksanakan pada Lahan existing menjadi
tanggung jawab kontraktor. Sampah, Semak-semak bekas Pembersihan harus
dibuang keluar areal Lokasi segera, tanpa menumpuk/ menimbun di area proyek.
Setelah pekerjaan selesai Pelaksana harus membersihkan sisa puing – puing
bangunan mengunakan Mobil Pickup keluar dari lokasi pekerjaan.
4. Papan Nama Proyek
Kontraktor diharuskan membuat papan nama kegiatan yang sudah diperhitungkan didalam
penawaran sesuai dengan petunjuk Direksi / Pengawas Lapangan, yang memuat segala
informasi tentang pelaksanaan kegiatan tersebut seperti nama pekerjaan, sumber dana dan
tahun anggaran, biaya pekerjaan, pelaksana pekerjaan, waktu pelaksanaan dan lain-lain.
METODE PEKERJAAN :
Papan Nama Proyek akan dibuat dan dipasang pada awal pelaksanaan kegiatan.
Papan Nama Proyek ini dibuat dari triplek t. 6 mm denganukuran 100 x 120 cm,
ditopangkayukaso (5/7) kelas 2 dengantinggi 250 cm dari permukaan tanah dan dicat dasar
warna yang sesuai dan huruf cetak berwarna hitam yang berisi informasi mengenai cakupan
kegiatan yang akan dilaksanakan, antara lain :
- Nama Kegiatan
- Pekerjaan yang harus dilaksanakan
- Biaya pekerjaan/ nilai kontrak
- Sumber dana dan Jangka waktu
- Nama penyedia jasa
Tenaga yang di gunakan
- Pekerja
- Mandor
Bahan Yang Digunakan
- Kaso
- Triplek
- Paku
Peralatan Yang Digunakan
- Meteran
- Waterpas
- Palu
- Gergaji
5. Penerapan SMKK (K3)
Keselamatan Kerja Kontruksi adalah alat – alat perlengkapan yang wajib di gunakan untuk
melindungi dan menjaga keselamatan pekerja saat melakukan pekerjaan yang memilikip
otensi bahaya atau resiko kecelakaan kerja. Keselamatan Kerja Konstruksi (K3) yang di
gunakan harus sesuai dengan potensi bahaya dan resiko pekerjaannya sehingga efektif
melindungi pekerja sebagai pengunanya.
Berikut alat-alat yang digunakan dalam bekerja:
1. Penyiapan RKK:
- Pembuatan dokumen Rencana
- Pembuatan prosedur dan instruksi kerja
- Penyiapan formulir
2. Sosialisasi, Promosi dan Pelatihan :
- Induksi Keselamatan Konstruksi
- Spanduk (Banner) Poster himbauan pencegahan COVID-19;
- Papan Informasi K3
3. Alat Pelindung Kerja dan Alat Pelindung Diri :
- Topi pelindung (Safety Helmet)
- Pelindung mata (Googles ,Spectades)
- Pelindung pernafasan dan mulut (Masker)
- Pelindung tangan (Safety gloves)
- Sepatu keselamatan (Safety Shoes and toe cap)
- Rompi keselamatan (Safety Vest)
4. Asuransi dan Perizinan
- Asuransi
5. Personel K3 Konstruksi
- Petugas Kontruksi
6. FasilitasSarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan
- Peralatan P3K (Kotak P3K,Tandu,Obat Luka,Perban)
- Pengukur suhu badan nir-sentuh (Thermoscan )
7. Kegiatan dan Peralatan Terkait Pengendalian Resiko Keselamatan Kontruksi
- Bendera K3
- Tempat Cuci Tangan,Hand Sanitaser, Sabundll
METODE PEKERJAAN :
Keselamatan Kerja Kontruksi adalah alat – alat perlengkapan yang wajib di gunakan untuk
melindungi dan menjaga keselamatan pekerja saatmelakukan pekerjaan yang memiliki
potensi bahaya atau resiko kecelakaan kerja. Keselamatan Kerja Konstruksi (K3) yang di
gunakan harus sesuai dengan potensi bahaya dan resiko pekerjaannya sehingga efektif
melindungi pekerja sebagai pengunanya.
Berikut alat-alat yang digunakan dalam bekerja:
b. Penyiapan RKK:
- Pembuatan dokumenRencana
- Pembuatan prosedur dan instruksi kerja
- Penyiapan formulir
-
c. Sosialisasi, Promosi dan Pelatihan :
- Induksi Keselamatan Konstruksi
- Spanduk (Banner) Poster himbauan pencegahan COVID-19;
- Papan Informasi K3
d. Alat PelindungKerja dan Alat PelindungDiri :
- Topi pelindung (Safety Helmet)
- Pelindungmata (Googles,Spectades)
- Pelindung pernafasan dan mulut (Masker)
- Pelindung tangan (Safety gloves)
- Sepatu keselamatan (Safety Shoes and toe cap)
- Rompi keselamatan (Safety Vest)
e. Asuransi dan Perizinan
- Asuransi
f. Personel K3 Konstruksi
- Petugas K3 Kontruksi
g. FasilitasSarana ,Prasarana, dan Alat Kesehatan
- Peralatan P3K (Kotak P3K,Tandu,Obat Luka,Perban)
- Pengukur suhu badan nir-sentuh (Thermoscan )
h. Kegiatan dan PeralatanTerkait Pengendalian Resiko Keselamatan Kontruksi
- Bendera K3
- Tempat Cuci Tangan, Hand Sanitaser, Sabun dll
6. MOBILISASI PERALATAN KERJA
Yang dimaksud dengan mobilisasi dan demobilisasi alat bantu adalah semua kegiatan
yang berhubungan dengan transportasi peralatan yang akan dipergunakan dalam
melaksanakan paket pekerjaan. Dengan memperhitungkan semua biaya yang
diperlukan dalam rangkaian kegiatan untuk mendatangkan peralatan dan
mengembalikannya nanti bila pekerjaan telah selesai ketempat semula.
Cara Pelaksanaan
Penyediaan Peralatan dan Personil
- Penyedia Harus menyediaka nperalatan dan personal sesuai dengan kebutuhan
seperti yang termuat dalam kontrak untuk menyelesaikan pekerjaan.
- Sebelum mobilisasi dilaksanakan, maka segera melaporkan kepada direksi untuk
mendapatkan persetujuan, dan bila dipandang perlu, direksi dapat meminta
tambahan peralatan maupun personil.
Program dan Pemberitahuan
- Penyedia membuat schedule mobilisas iperalatan dan personil yang dilengkapi
dengan keterangan akan jenis dan kapasitas peralatan yang akan didatangkan.
- Semua peralatan yang telah berada di Lokasi pekerjaan, bilas udah tidak diperlukan,
dapat dipindahkan dari areal pekerjaan dengan seijin direksi.
7. DOKUMENTASI DAN PELAPORAN
Mempersiapkan format pelaporan progress kemajuanproyek yang
disepakatidariKonsultan MK, sehinggabegituproyekmulaiberjalan, bisadibuatlaporan-
laporan yang diperlukanselamaproyek. Selain itudiperlukan juga
membuatlaporanfoto-
fotoperkembanganproyeksecaraberkalasesuaitahapanpekerjaan di lapangan.
Sehinggasemua proses pelaksanaan di lapanganterdokumentasidenganbaik dan
lengkap. Untukkelengkapanlaporanharusdibuatfoto-fotodokumentasiukuran 4 R,
dibuatsebelumpekerjaandimulai (0%), tahappelaksanaan(5%), hinggaselesai (100%)
dan setiap kali akanmelakukan
tagihan/termyn, fotodokumentasiharusselaludiambil pada posisi yang
samauntuksetiapkemajuan dan setiapbagian yang penting.
8. SHOP DRAWING DAN ASBUILT DRAWING
Pekerjaanpersiapandarisegiteknisuntukmemulaipekerjaanadalahdenganmempelajari
shop drawing sebagaigambarkerjauntuk proses pekerjaan.
Setelahselesaipekerjaanakan di buatasbuild drawing mengacu pada kondisiaktual
yang terpasang di lapangan.
9. PENERANGAN PROYEK
Metode PelaksanaanPenyediaan Listrik Kerja.
Listrik kerjadiperlukanuntukmembantupekerjaanfabrikasibekisting, pemotonganbesi,
pompa air, penerangankerjaserta power
untukmengoperasikanalatbantukerjalainnya.
PengadaanlistrikkerjadenganGenset/Listrik Dilokasi
Pekerjaantergantungdariefisiensinyaterhadappelaksanaanpekerjaan.
10. PENGADAAN AIR KERJA
Metode Pelaksanaan Air Kerja
Air kerja sangat diperlukandalammenunjangpelaksanaanpekerjaan, dimana air
kerjaberfungsiuntukpekerjaandariawalsampaiakhir proses pelaksanaandilapangan,
testing comissioning dan campuranadukanpekerjaanlainnya. Air
untukkeperluankerjaditampungdalamtoren air atau drum air. Air kerjadapat juga
diperolehdarisumber existing yang adadenganpenyambungan dan
membayarsejumlahbiaya yang telahditentukan.
11. Pek. Pembongkaran gapura dan Pagar Rusak Existing
pekerjaanBongkar PagarEkisting Dan Gapuradenganmenggunakanalat manual.
melakukanBongkar PagarEkisting Dan Gapurainidenganmengikutigambarrencana.
MenyiapkanPeralatanUntukBongkar Pagar Existing Dan Gapura. pelaksanaanBongkar
Pagar Existing Dan GapuramengikutiPrinsip-PrinsipKeselamatan Dan Kesehatan Kerja
(K3).
Pembongkaran gapura di bongkar dengan menunakanexsavator mini dengan
kapasitas minimal 0,2 m3
METODE PEKERJAAN :
Adapun yang dimaksuddenganpekerjaanBongkar Pagar Existing Dan
Gapuraadalahpekerjaan yang terdiridariPembongkaran Pada Pagar Dan
GapuraExisting ,pembersihanlahandarisemua Pagar Existing,pohon, halangan-
halangan, semak– semak, sampah, dan lainnya yang
tidakdikehendakiataumenggangukeberadaannyasesuaidengan yang diperintahkan
oleh direksiPekerjaan.
PekerjaanPembersihanLapangan yang dilaksanakan pada Lahan existing
menjaditanggungjawabkontraktor. Puing-puingBeton,Sampah, Semak-
semakbekasPembersihanharusdibuangkeluar areal lokasisegera,
tanpamenumpuk/menimbun di area proyek.
SetelahpekerjaanselesaiPelaksanaharusmembersihkansisapuing – puingbangunan.
Tenaga yang di gunakan
- Mandor
- Pekerja
Peralatan Yang Digunakan
- Dump Truck
- Exsavator mini kapsitas minimal 0,2 m3
- Alat Bantu (Palu ,Bodemdll.)
II. PEKERJAAN TANAH DAN GALIAN
1. Pek. Galian Tanah pondasi
Pekerjaan galian dilakukan pada item pekerjaan galian tanah untuk pondasi, baik pondasi
menerus ataupun setempat dan saluran air hujan yaitu pada kondisi tanah asli digali untuk
dipasanganpondasi sesuai dengan gambar rencana. Galian harus sesuai dengan gambar
rencana baik mengenai ukuran lebar dan kedalaman serta kemiringan untuk mendapatkan
elevasi sesuai rencana.
Untuk galian pondasifootplat atau tapak gunakan alat bantu kerja exsavator mini unTuk
mempermudah galian pondasifootplat atau tapak kapasitas exsavator minimal 0,2 m3
METODE PEKERJAAN :
Setelah proses bouwlplank selesai, maka dilakukan pekerjaan Penggalian tanah
untuk pondasi dengan menggunakan alat manual. Kita akan melakukan penggalian
ini dengan mengikuti gambar rencana.
4Cara Pelaksanaan :
- Galian tanah harus terlebih dahulu melakukan pengukuran posisi, lebar galian.
- Galian tanah untuk pondasi batu kali menembus tiap pondasi setempat. Galian
pondasi setempat diisi kembali dengan tanah bekas galian setelah bekesting dibuka.
Timbunan galian pedestal dilakukan sampai elevasi dasar rencana galian
pondasiFootplat
- Galian tanah yang tidak dapat dipakai sebagai bahan timbunan harus dibuang ke luar
areal kerja
- Material dari hasil galian yang akan digunakan sebagai bahan timbunan harus
mendapat persetujuan dari pengawas.
- Kemudian dilakukan perataan permukaan pondasi sehingga level permukaan rata
dan sama.
Tenaga yang di gunakan
- Tukang
- Kepala Tukang
- Mandor
- Pekerja
Peralatan Yang Digunakan
- Cangkul
- Exsavator mini minimal Kapasitas (0,2 m3)
- Blancong
- Garpu
- Sekop
2.Pek Timbunanbekas galian
Pekerjaantimbunan yang dimaksudadalahmenimbuntempat-tempat yang telahditentukan
yang
tanahnyaberasaldaribekasgalian.Timbunaninidilakukandisisikanankiripondasikarenasetelahp
emasanganpondasiselesaisisipondasiterdapatcelah / lubangbekasgalian.
METODE PEKERJAAN :
pekerjaanurugantanahdisiniadalahpenimbunankembalibekasgalianPondasi dan
atauuntukpeninggianelevasibangunan/lantaidengantanahbekasgalianataujenis dan
kualitastanah yang tertentu. Material
untuksetiaptimbunanharussesuaidengankondisitanah yang telahdisetujui oleh
Pengawassetelahsampeltanahtersebutsesuaidenganspesifikasi yang diatur dan
disetujui oleh pengawas. Material
uruganbisamenggunakantanahbekasgalianjikakondisitanahnyalayakuntuk material
uruganatau material luar yang diambildariluarlokasi yang
sesuaidenganspesifikasitanahuruganbila material
bekasgaliantidakmemenuhisyaratsebagai material urugan.
Cara Pelaksanaan :
- Material urugandigunakanyangtelahdisetujui oleh Pengawas.
- Material urugandihampar lapis demi lapis dan apabiladibutuhkandisiram air
untukpemadatan.
- Material timbunan yang
dihamparkemudiandipadatkandenganmenggunakanalat stamper.
- Kepadatantimbunankemudianditentukansesuaispesifikasi yang
diinginkangunamemperolehhasilpemadatan yang baik
- Ukuran dan dimensiditentukanberdasarkangambar.
- Pekerjaanurugankembalidilaksanakanumumnyasetelahdilakukanpekerjaansl
oof.
Tenaga yang di gunakan
- Mandor
- Pekerja
Peralatan Yang Digunakan
- Cangkul
- Sekop
3. Pek. Urugan Pasir Bawah Pondasi
Uruganpasirharusdilaksanakan/dipasangdibawahsemuapekerjaanpondasi minimal
setebal 5 cm.
Sebelumpekerjaandiatasnyadilaksanakan (pondasi)
lapisanpasirharusdipadatkandengandiberi air dan diratakan.
Pasir urug yang digunakanharusbersihdariakar-akaran dan kotoranlainnya.
METODE PEKERJAAN :
pekerjaanuruganpasirdisiniadalahbagiandaribawahPondasiPenimbunanpasirharusdiperh
atikantinggiurugandalamgambar.
Cara Pelaksanaan :
- Material pasir yang digunakanadalahpasirurug yang telahdisetujui oleh
Pengawas.
- Material pasirurugdihamparDibawahPondasi
- Ukuran dan dimensiditentukanberdasarkangambar.
Tenaga yang di gunakan
- Mandor
- Pekerja
Bahan Yang Digunakan
- Pasir Urug
Peralatan Yang Digunakan
- Waterpas
- Cangkul
- Sekop
4. Pek. Uruganpeninggi lantai
- Selain urugangalianpondasiurugantanah juga dilakukan pada permukaanlantai. Bagian
lantai yang perluditinggikan di urugdengantanahurug. Tanah urug yang dipakaitanahurug
yang didatangkan. Tanah dihamparkankemudiandipadatkan lapis demi lapis
hinggadidapatkankepadatan dan ketebalan yang sesuaidenganspesifikasiteknis. Material
timbunan yang dihamparkemudiandipadatkandenganmenggunakanalat stamper.
METODE PEKERJAAN :
- TimbunantanahmenggunakantanahurugBiasa ,tanah yang
didatangkandaridaerahluar, tingginyatimbunanbiasanyadiatasSloof yang
direncanakan.
- Tanah timbunandipadatkanmenggunakanalatstemperkodok.
- Tanah bersihdaribahan –bahanorganik yang mudahancursepertiplastik, kayu-
kayu dan masihbanyaklagi
- Tanah yang telahdipadatkandisiramdengan air dan dipadatkanlagihinggabenar-
benarpadat.
- Peninggian rata-rata ± 35cm darimukatanahasliSesuaiDengan Gambar Rencana
Tenaga yang di gunakan
- Mandor
- Pekerja
Bahan Yang Digunakan
- Tanah UrugBiasa
Peralatan Yang Digunakan
- Stemper
- Cangkul
- Sekop
III. PEKERJAAN PONDASI DAN PASANGAN
1. Pas. Pondasi Batu belah adk. 1 Pc : 4 Ps
- semuapekerjaan, peralatan dan bahan-bahan yang diperlukanuntukpekerjaanpasangan
batu belahmenggunakan batu belahhitam.Bentuk dan dimensisesuaidengangambarkerja.
- Batu belah yang digunakanadalahjenis batu belah yang berasaldarigunungataudari kali
yaitujenis batu belahhitam.
- Batu belahharusbenar-benarpadat dan tidakmemperlihatkantanda-tandakelapukan.
- Batu karangsamasekalitidakbolehdigunakansebagaipasanganpondasi.
- Semen yang digunakanuntukpekerjaanpasanganadalahjenis semen portland (PC 50
kg/zak)yangberedar di pasaran dan disahkan oleh Pemerintah dan Instansi yang
berwenangdarijenis dan merk yang sama
- Pasir untukpekerjaanpasanganharuspasir yang halusdengangradasitidaklebihdari
diameter 0,35 mm.
- Pasir harusbersih dan kadarlumpurmaksimum yang terkandung 5%.
- Dan syarat-syarat lain samadengan yang digunakanuntukpekerjaanbeton.
- Air yang digunakanuntukpekerjaanpasanganharusberkualitasbaik yang
samadengankualitas dan syarat air minumyaitutidakmerwarna, tidakberasa dan
titakberbau.
METODE PEKERJAAN :
Pek. PasanganPondasi Batu Kali
LINGKUP PEKERJAAN
Bagian Pondasi Batu Belah ini meliputi pengadaan dan pemasangan semua pondasi batu
belahsesuai dengan gambar dan persyaratan disini.
BAHAN - BAHAN
1. Batu Belah
Batu-batu harus keras dengan permukaan kasar tanpa cacat/ retak.dan cara
pengerjaannya harus dilakukan menurut cara terbaik yang dikenal disini.
2. Pasir
Galian pondasi harus diurug dengan pasir setebal 5 cm dan dipadatkan dengan alat
timbris tangan terbuat dari logam atau stamper.
3. Adukan
Adukan yang dipakai terdiri dari campuran 1semen : 4 pasir.
PEMASANGAN
Pondasi batu belah
Pekerjaan pasangan batu dilaksanakan sesuai dengan ukuran dan bentuk-bentuk
yang ditunjukkan dalam gambar. Tiap-tiap batu harus dipasang penuh dengan adukan
sehingga semua hubungan batu melekat satu sama lain dengan
sempurna.Setiap batu harus dipasang diatas lapisan adukan dan diketok ke
tempatnya hingga teguh.Adukan harus mengisi penuh rongga-rongga antar
batu untuk mendapatkan massa yang kuat dan integral di beberapa sisi luar dan
dalam.Batu yang akan dipasang dibasahi dahulu, lalu dibentuk menjadi bidang luar yang
harus sesuai dengan gambar rencana atau petunjuk Ahli. Anker/ stek dipasang dengan
cara dibungkus campuran batu kali dengan adukan 10
cm sekelilingnya, sedalam 20 cm tiap 1 m' dengan diameter anker/ stek minimum 10
mm. Yang termasuk dalam pekerjaan pondasi batu belahadalah :
- Material batu belah yang kerastidakcacat dan tidakretak.
- Air yang digunakanbersih, tawardaribahankimia yang dapatmerusakpondasi,
asam kali ataubahanorganik.
- Pasir pasang samasepertisyaratpasirbeton, kadarlumpur yang
bolehdikandungmaksimal 10 % dan mempunyaibutiranantara 0 sampai 1 mm
Tenaga yang di gunakan
- Tukang
- Kepala Tukang
- Mandor
- Pekerja
Bahan Yang Digunakan
- Pasir Pasang
- Batu Belah
- Semen PC(SNI)
- Air
Peralatan Yang Digunakan
- Waterpas
- Benang
- Cangkul
- Sendok Semen
- Selang air
- Ember
- Bak
- Unting-Unting
- Meteran
- Profil
2. Pek. PasanganDinding Bata adk. 1Pc : 4Ps
- LingkupPekerjaan
Bagian pekerjaaninimeliputipenyediaanbahan,
pemasanganuntuksemuapasanganbataseperti yang tertera pada gambar,yaitupasangan
dinding bata biasa.Pelaksanaanpemasangannyaharusbenar-benarmengikuti garis-garis
ketinggian dan bentuk-bentuk yang terlihat pada gambar dan
disebutkandalamspesifikasiini.
- Material :
1. Batu bata yang digunakanharusbaru, terbakarkeras dan tidakpatah-patah.
2. Adukan yang digunakanuntukpasanganbatabiasaadalahcampuran 1 PC : 4 Pasir.
- Pelaksanaan
A. Pekerjaan Pasangan Dinding Tembok
- Batu bata yang dipakai pada bangunan ini, menggunakan bata yang
berkualitas baik, utuh dan tidak cacat serta bata yang dipakai harus dengan
ukuran yang sama.
- Bata merah sebelum dipasang harus direndam dahulu dalam bak atau drum
air, sampai jenuh yang harus disiapkan di lapangan.
- Pasangan dinding bata merah dipasang sesuai dengan gambar kerja yang
sudah ada dan untuk pasangan tembok bata menggunakan pasangan
setengah bata.
Perekat yang dipergunakan untuk pasangan bata adalah sebagai berikut :
o Untuk pasangan tembok bata biasa menggunakan campuran 1 PC : 4
Ps
o Hubungan kolom beton dengan pasangan bata maupun kusen diberi
angker dari besi Ø 10 mm dengan jarak maksimal 80 cm.
o Bata yang mentah, retak/tidak memenuhi syarat dan tetap
terpasang agar dibongkar dan segera digantii dengan bata yang
memenuhi syarat tersebut.
METODE PEKERJAAN :
Pasanganbatadimulaidiatassloof. Benangbantuditarikdariprofilan/kerangkabantu.
Benangditarikbiasanya pada sisiluaratausisidalampasanganbata. Pemasanganbata pada
sekat RKB adalah rata as, sedangkanpemasanganatas pada sisibelakang, sisidepan dan
sisisampingadalah rata dalam, artinyakolomtidakterlihatdaridalamruangan
(kolomhanyaterlihatdariluarbangunan).
Pasanganbatadilaksanakanuntukketinggiandibawahkusen (sekitar 120 cm di atassloof),
sampaisekelilingbangunan dan sekat. Pemasanganbataselanjutnyadilakukansampai level
bawahbalok lintel.
- TATACARA PELAKSANAN PEKERJAAN PASANGAN DINDING ½ BATA
o Persiapan
- Pembuatan dan pengajuangambar shop drawing pekerjaan pasang dinding ½
bata.
- Approval material yang akandigunakan.
- Persiapanlahankerja.
- Persiapan material kerja, antaralain :bata, semen PC, pasir pasang dan air..
- Persiapanalatbantukerja, antaralain : water pass, meteran, benang, unting-
unting, profil, selang air, sendok semen, dll.
o Pengukuran
- Pengukurandenganmenggunakanalatukurwaterpass.
- Juru ukur/tukangmenentukan dan menandai (marking) lokasi yang akandipasang
batu batatermasuktitik-titikkolompraktis, as dinding, ketinggianpasangan, siku
ruangan dan ketebalandinding.
o Pelaksanaanpekerjaan pasang dindingbata ½ bata
- Pasanganbatabiasadenganmenggunakanadukan 1PC : 4Psr.
- Sebelumbatadipasangterlebihdahuludirendamdalam air jenuh, agar air semen
adukantidakterserapdalambata yang mana
akanmengakibatkanadukanmudahrontok dan pasangan batu batacukupkuat.
- Buatadukanuntukpasangandindingbata.
- Pasang profil dan benangsertaunting-untinguntukacuanpasangandindingbata.
- Pasang dan susunbata pada area yang telahdiberitanda marking
denganmenggunakanperekatadukan.
- Pemasanganbatadiikutidenganpengecorankolompraktis.
- Cek dan periksakesikuan/kerataanpasanganbata pada setiapketinggian 1 m.
- Pekerjaanpasanganbatadihentikan pada ketinggian 1 m,
setelahkolompraktisdicor dan pasanganbata
/kuatbarupekerjaanpemasanganbatadapatdilanjutkankembali
Tenaga yang di gunakan
- Mandor
- Tukang
- KepalaTukang
- Pekerja
Bahan Yang Digunakan
- Bata
- semen PC(SNI)
- pasir pasang
- air
Peralatan Yang Digunakan
- water pass
- meteran
- benang
- unting-unting
- profil
- selang air
- sendok semen, dll.
2. Pek.Plesteranadk. 1Pc : 4Ps
a. semua pekerjaan, dinding bata di plester lihat gambar kerja
b. Plesteran harus rata dan tegak lurus dengan ketebalan 1,5 mm.
c. Plesteran dinding dikerjakan luar dalam, sebelum diplester dinding bata harus disiram
dengan air hingga kedap.
d. Semen yang digunakan untuk pekerjaan pasangan adalah jenis semen portland (PC 50
kg/zak) yang beredar di pasaran dan disahkan oleh Pemerintah dan Instansi yang berwenang
dari jenis dan merk yang sama
e. Pasir untuk pekerjaan pasangan harus pasir yang halus dengan gradasi tidak lebih dari
diameter 0,35 mm.
f. Pasir yang digunakan pasir pasang dan harus bersih dan kadar lumpur maksimum yang
terkandung 5%.
g. Dan syarat-syarat lain sama dengan yang digunakan untuk pekerjaan beton.
h. Air yang digunakan untuk pekerjaan pasangan harus berkualitas baik yang sama dengan
kualitas dan syarat air minum yaitu tidak merwarna, tidak berasa dan tidak berbau.
METODE PEKERJAAN :
Pekerjaan plesteran dilakukan setelah pekerjaan dinding dilakukan atau dapat
jugadilakukan sehari setelah dinding dipasang. Proses pelaksanaan pekerjaan plesteran
yaitu:
- Pasirpasangyangakandigunakanterlebihdahuludiayak.Haliniuntukmenghilangkansam
pah-sampahyangadapadapasir.
- Kemudian spesi diaduk sesuai dengan kebutuhan spesiyangdiperlukan.
- Pasangan dinding bata terlebih dahulu disiramair
- Dibuat kepala plesteran pada beberapabagian
- Permukaan dinding diplester kemudian diratakan dengansipatan
- Setelahprosesplesteranselesaidilakukanbarulahdapat
dilakukanprosespengaciandenganmenggunakancampuransemendanair.
- Apabila sudah kering digosok menggunakan kertas bekas sak semen hinggahalus.
- Peralatan yang digunakan pada pekerjaan ini sama dengan peralatan yang digunakan
pada pekerjaandinding.
Campuran adukan dan plester
- Perbandingan campuran dan pengetesannya dapat dilaksanakan dalam waktu 1
minggu dan tidak ada penambahan waktu lagi untukitu.
- Plester/adukandengancampuran1Pc:4Psdigunakanpadadaerah-
daerahseluruhdindingbatasepertiditunjukkandalamgambar.
- Plester/adukanharusdicampurdenganbahan“Additive”untukmencegahkeretakanyang
tidakdiinginkandanterlebihdahulumendapatkan persetujuan pengawas
Tenaga yang di gunakan
- Mandor
- Tukang
- KepalaTukang
- Pekerja
Bahan Yang Digunakan
- semen PC(SNI)
- pasir pasang
- air
Peralatan Yang Digunakan
- Waterpas
- Selang Air
- Jidar
- Benang
- Sendok Semen dll.
4. Pek. Pas. Acian
a. semua pekerjaan, dinding bata diaci lihat gambar kerja
b. acian harus rata dan tegak lurus
c. Acian dinding dikerjakan luar dalam, sebelum diaci Plesteran,Kolom harus disiram dengan air
hingga kedap.
d. Semen yang digunakan untuk pekerjaan pasangan adalah jenis semen portland (PC 50
kg/zak) yang beredar di pasaran dan disahkan oleh Pemerintah dan Instansi yang berwenang
dari jenis dan merk yang sama
e. Dan syarat-syarat lain sama dengan yang digunakan untuk pekerjaan beton.
f. Air yang digunakan untuk pekerjaan pasangan harus berkualitas baik yang sama dengan
kualitas dan syarat air minum yaitu tidak merwarna, tidak berasa dan titak berbau.
METODE PEKERJAAN :
- Mengajukan Request dan ChecklistKepadaDireksi
- Acian dapat dilaksanakan setelah permukaan plesteran sudah kering (cukupumur).
- Permukaan plesteran sebelum di Acian telebih dahulu disiram air. Untuk
memperoleh hasil Acian yang halus, setelah plesteran diberi lapisan acian semen pc,
permukaan acian sebelum mengering digosok dengan menggunakan kertas gosok
Setelah pekerjaan plesteran telah selesai dan telah di cek kebenarannyamaka pekerjaan
dilanjutkan dengan pekerjaan Acian.
Tahapan pekerjaan :
- Lakukan kuring pada Plesterandengan di siram setiap hari, guna menjaga penyusutan
yangberlebihan.
- Lakukan pengacian dengan komposisi 2 Pc : 3 kapur dengan steeltrower dan ratakan
dengan jidar alumunium. Pemakaian kapur juga diperuntungkan untuk menghindari
retak rambut pada permukaan dinding.
- Siram permukaan plesteran sampai dengan jenuh air sebelum pekerjaan acian.
- Untuk mengurangi pori-pori, gosok permukaan dengan kertassemen.
- Curing permukaan acian minimal 1 kali sehari dalam waktu selama 3hari
Tenaga yang di gunakan
- Mandor
- Tukang
- KepalaTukang
- Pekerja
Bahan Yang Digunakan
- Semen pc(SNI)
- Air
Peralatan Yang Digunakan
- Waterpas
- Selang Air
- Jidar
- Benang
- Sendok Semen dll.
5. Pek. Profiltiangkolom Pagar (Fasad)
- Permukaan Yang Akan di BuatPofil Tiang DibersihkanTerlebihdahuludariKotoran/debu dan
disirammenggunakan air sebelum di tebaradukan.
- ProfilandikerjakanLihat Pada Gambar Kerja, sebelumDikerjakan Tiang harusdisiramdengan air
hinggakedap.
- Pasang Benanguntukbantuanmendapatkanpermukaan yang rata .
- Bentuk, Motif dan ukuransesuaidengangambarrencana.
METODE PEKERJAAN :
- Permukaan Yang Akan di ProfilDibersihkanTerlebihdahuludariKotoran/debu dan
disirammenggunakan air sebelum di tebaradukan.
- ProfilanDikerjakan Pada Tiang, sebelumDiprofil Tiang harusdisiramdengan air hinggakedap.
- Pasang Benanguntukbantuanmendapatkanpermukaan yang rata.
- Semen yang digunakanadalahjenis semen portland (PC 50kg/zak) yang beredar di pasaran
dan disahkan oleh Pemerintah dan Instansi yang berwenangdarijenis dan merk yang sama
- Dan syarat-syarat lain samadengan yang digunakanuntukpekerjaanbeton.
- Air yang digunakanuntukpekerjaanpasanganharusberkualitasbaik yang samadengankualitas
dan syarat air minumyaitutidakmerwarna, tidakberasa dan titakberbau.
- Bentuk, Motif dan ukuransesuaidengangambarrencana.
Tenaga yang di gunakan
- Mandor
- Tukang
- KepalaTukang
- Pekerja
Bahan Yang Digunakan
- Semen pc SNI
- Pasir Pasang
- Air
Peralatan Yang Digunakan
- Waterpas
- Meteran
- Selang Air
- Unting – Unting
- Benang
- Sendok Semen dll.
5. Pek. Pasangan batu Alam
a. Permukaan Yang Akan dipasang Batu Alam Dibersihkan Terlebih dahulu dari Kotoran/debu
dan disiram menggunakan air sebelum di tebar adukan.
b. Pasang Benang untuk bantuan mendapatkan permukaan batu alam yang rata dan garis
siar/nat yang lurus
c. Batu Alam sebelum dipasang harus direndam dahulu dalam bak atau drum air, sampai jenuh
yang harus disiapkan di lapangan.
d. Pasangan Batu Alam dipasang sesuai dengan gambar kerja yang sudah ada.
e. Setelah Selesai Dipasang Permukaan Batu alam Dibersihkan Dari Sisa Adukan Semen.
METODE PEKERJAAN :
Pasang batu Alammerupakanpekerjaanpemasangan batu alam pada Kolom Tiang. Jenis batu
alamsertaukuran dan lokasipemasanganmengikutiketentuandarigambarkerja dan
spesifikasiteknis yang diberikan. Metode PelaksanaanPemasangan Batu
Alamyaitusebagaiberikut :
Metode PelaksanaanPemasanganBatu Alamyaitusebagaiberikut :
Persiapan
- Pembuatan dan pengajuangambar shop drawing pekerjaan pasang batu Alam
- Approval material yang akandigunakan.
- Persiapanlahankerja.
- Persiapan material kerja, antaralain : Batu Andesit 10x20, semen PC, dan air.
- Persiapanalatbantukerja, antaralain :meteran, waterpass, gerindalistrik, benang,
selang air, dll.
Pekerjaanpengukuran
- Lebihdahulujuruukur/surveyor menentukan dan menandai (marking) lokasi yang
akandipasang batu Alam
Pelaksanaanpekerjaan pasang batu AlamAndesit
- Permukaandindingdibersihakandarikotoran/debu dan
disiramterlebihdahulusebelumditebaradukanpasangan Batu Alamandesit.
- Pasang benanguntukpertolonganmenerimapasanganpermukaandinding Batu
Alamandesit yang rata dan garis siar/nat yang lurus.
- Buatadukanuntukmelekatkan batu alam.
- Rendam batu alamterlebihdahuludalam air.
- Buatkepalaanpemasangan batu alam yang
nantinyadijadikanpolauntukpemasanganberikutnya.
- Kemudianlekatkan batu alamselanjutnya pada
permukaandindingdenganpolapasangankepalaan Batu Alamandesit yang
telahdibuat.
- Tekan dengantanganataupukuldenganpalukaretmenerimapermukaanpasangan batu
alam yang rata.
- Batu Alamandesitdipasang pada Dindinghinggadengan ketinggian yang
direncanakan,
- Cek denganwaterpassuntukkerataanpemasangan batu alam.
- Setelahpemasangan batu
alamselesai, biarkanbeberapadikalauntukmengeluarkanudara yang
adadalamadukanpasangan batu alam.
Setelahitugresdilanjutkandenganpekerjaanperapihan/finish garis siar/nat.
- Pekerjaanterakhiryaitupembersihanpermukaanpasangan batu alamdarisisaadukan
semen.
Tenaga yang di gunakan
- Mandor
- Tukang
- KepalaTukang
- Pekerja
Bahan Yang Digunakan
- Semen pc
- Batu Alamandesit
- Batu Alamandesit Susun Sirih
- Batu Paras
- Air
Peralatan Yang Digunakan
- Waterpas
- Meteran
- gerindalistrik
- Selang Air
- Benang
- Sendok Semen Dll.
IV. PEKERJAAN BETON BERTULANG ADK 1 : 2 : 3
1. Pek. Lantai Kerja
- Pekerjaaninimeliputipenyediaantenagakerja. bahan-bahan, peralatan dan
alatalatbantulainnya yang
dibutuhkandalampalaksanaanpekerjaaninisehinggadiperolehhasilpekerjaan yang
bermutubaik dan sempurna
- adukanbetonharusmencapaiKekuatan Tekan Beton karakteristik (K 100)
- Pekerjaanlantaikerjainidilakukan di bawahlapisanpondasi Food Plat dan finishing lantai pada
seluruh detail yang disebutkan/ditunjukkandalam detail gambar.
- Semen yang digunakanadalahsamadengan semen pada syaratpekerjaanpasangan.
- Pasir untukpekerjaanbetonharuspasir yang kasardengangradasitidakkurangdari diameter
0,35 mm.
- Pasir harusbersih dan kadarlumpurmaksimum yang terkandung 5%.
- Split / batu pecah yang digunakanadalahdenganukuran 1/2 cm sampaidengan 2/3 cm
dengantidakmemperlihatkantanda-tandakelapukan.
- Split harusbersihdarikotoran dan lumpur.
METODE PEKERJAAN :
Persiapan
Pembuatan dan pengajuan gambar shopdrawing pekerjaan lantai Kerja.
Approval material yang akan digunakan.
Pengukuran
- Terlebih dahulu juru ukur melaksanakan pengukuran dengan Meteran Dan
WaterPassuntuk menentukan leveling lantai kerja.
- Tandai hasil pengukuran dengan menggunakan patok kayu yang diberi warna cat
Pelaksanaan pekerjaan lantai Kerja
- Untuk lantai Kerja dibuat dengan ketebalan sesuai rencana.
- Buat adukan untuk lantai Beton SesuaiDengan“campuran yang direncanakan”
(MIXDESIGNED). (k 100).
- Pastikan bahwa lokasi yang akan dipasang lantai kerjasudah terdapat urugan pasir
dengan ketebalan yang sesuai rencana dan telah diratakan.
- Bersihkan lokasi yang akan dipasang lantai Beton dari sampah atau kotoran.
- Pasang patok dan leveling lantai kerja yang dibutuhkan sebagai pola untuk
menentukan ketebalan. Bisa juga dengan terlebih dahulu dibuat kepalaan dengan
jarak per 1 m untuk leveling lantai kerja.
- Tuangkan adukan lantai Beton ke area melalui talang cor atau ember.
- DipadatkanMenggunakan Alat Pemadatbeton
- Adukan lantai Beton diratakan dengan menggunakan cangkul maupun sendok
adukan/raskam hingga ketinggian yang telah ditentukan dengan cara melaksanakan
tarikan benang dari patok level satu dengan yang lainnya.
Tenaga yang di gunakan
- Pekerja
- Tukang
- Kepala Tukang
- Mandor
- Pekerja
Bahan Yang Digunakan
- Pasir Cor / Beton (Pasir GunungSugih)
- split
- air.
- semen PC (Semen Batu Raja/TigaRoda/Daynamix)
Peralatan Yang Digunakan
- concrete mixer (Molen)
- meteran
- waterpass
- cangkul
- talangcor
- ember
- sendok semen
- raskam
- benang
- selang air, dll.
2. Pek. Beton Bertualang
a. Pekerjaan Beton Fc’17 Mpa
- adukanbetonharusmencapaiKekuatan Tekan Beton karakteristikf’c =17 MPa
- Pasangan Beton dibuatsesuaidengangambarbaikukuranmaupunbentuk.
- Semen yang digunakanadalahsamadengan semen pada syaratpekerjaanpasangan.
- Pasir untukpekerjaanbetonharuspasir yang kasardengangradasitidakkurangdari diameter
0,35 mm.
- Pasir harusbersih dan kadarlumpurmaksimum yang terkandung 5%.
- Split / batu pecah yang digunakanadalahdenganukuran 1/2 cm sampaidengan 2/3 cm
dengantidakmemperlihatkantanda-tandakelapukan.
- Split harusbersihdarikotoran dan lumpur.
- Pemadatan Beton Menggunakan Alat Pemadat Beton
b. Pekerjaan Beton Fc’20 Mpa
- adukanbetonharusmencapaiKekuatan Tekan Beton karakteristikf’c =20 MPa
- Pasangan Beton dibuatsesuaidengangambarbaikukuranmaupunbentuk.
- Semen yang digunakanadalahsamadengan semen pada syaratpekerjaanpasangan.
- Pasir untukpekerjaanbetonharuspasir yang kasardengangradasitidakkurangdari diameter
0,35 mm.
- Pasir harusbersih dan kadarlumpurmaksimum yang terkandung 5%.
- Split / batu pecah yang digunakanadalahdenganukuran 1/2 cm sampaidengan 2/3 cm
dengantidakmemperlihatkantanda-tandakelapukan.
- Split harusbersihdarikotoran dan lumpur.
- Pemadatan Beton Menggunakan Alat Pemadat Beton
c. PekerjaanPembesian
- Besitulanganbetonsebelumdipasangharusdibersihkandariserpih-serpih, karat, minyak,
gemuk dan pelapisan yang akanmerusak dan mengurangidayarekatnyadenganbeton.
- Besitulanganharusdibengkokkan/dibentukdengantelitisesuaidenganbentuk dan ukuran
yang tertera pada
gambarkerja.besitulanganbetontidakbolehdiluruskanataudibengkokkankembalidenganca
ramerusakbahannya.
- Besitulangandenganbengkokan yang tidakditunjukandalamgambartidakbolehdipakai,
semuabatangtulanganharusdibengkokkandalamkeadaandingin.
Pemasangandaribesibetonhanyadapatdiperkenankanbilaseluruhcara-
carapengerjaanyadisetujui oleh Pengawas.
- Sistempemasangan, penggunaanbesibeton, ketepatan diameter dalampembesianini agar
tetapmengikutigambar yang ada,
- Besibeton yang dipakaiadalahjenisBesi (SNI)untuk diameter sampaidengan 8 – D 13 mm
sedangkanuntuk diameter yang lebihdari13 mmmenggunakanjenisBesi (SNI)
denganmutubaja minimal U 24
- Besibekastidakbolehdipasang / dipergunakan.
- Kawatbeton dan kawatpengikatharusterbuatdaribajalunakdengan diameter minimal 1
mm.
- Besi dan kawatbetonsepertidimaksud di atasharusbebasdarikotoran-kotoran, karat, cat,
minyak, dan bahan lain yang mengurangidayalekatterhadapbeton.
d. PekerjaanBegisting
- Seluruhbahanpekerjaanbekistingmenggunakan Kayu Papan Kelas III Dan Usuk Bambu
Tidak Diperbolehkan ,untukmendapatkanhasilcetakan yang
memenuhisyaratpekerjaanbekistingharusdikerjakan oleh tukang yang ahli.
- Celah-celahantarapapanbekistingharuscukuprapat, agar waktumengecortidakada air
adukan yang lolos, sebelummulaimengecorbagiandaridalambekistingharusdisiram air
dan dibersihkandarikotoran.
- Bekistingharusdirencanakan, dilaksanakan dan diusahakansedemikianrupa agar
waktupengecoran dan pembongkarantidakmengakibatkancacat-cacat, gelombang-
gelombangmaupunperubahan-perubahanbentuk, ukuran-ukuran, ketinggian-
ketinggiansertaposisidaripadabeton yang dicor.
- Penyangga-penyanggaharusdiberijarakantara, yang dapatmencegahdefleksibahan-
bahanbekisting. Bekistingsertasambungan-sambunganharusrapat,
sehinggamencegahkebocoran-kebocoranadukanselamapengecoran. Lubang-
lubangpermukaansementaraharusdisediakan di
dalambekistinguntukmemudahkanpembersihan
METODE PEKERJAAN :
a. Pekerjaan Beton Fc’17Mpa
Persiapan
Pembuatan dan pengajuan gambar shopdrawing pekerjaan Beton
Approval material yang akan digunakan.
Pengukuran
- Terlebih dahulu juru ukur melaksanakan pengukuran dengan Meteran Dan
WaterPassuntuk menentukan leveling.
- Tandai hasil pengukuran dengan menggunakan patok kayu yang diberi warna cat
Pelaksanaan pekerjaan cor Beton
- Untuk PondasiFootplat dibuat dengan ketebalan sesuai rencana.
- Buat adukan untuk Beton SesuaiDengan“campuran yang direncanakan” (MIX
DESIGNED).( Fc’17 Mpa).
- Pastikan bahwa lokasi yang akan dipasang Beton dengan ketebalan yang sesuai
rencana dan telah diratakan.
- Bersihkan lokasi yang akan dipasangBetondari sampah atau kotoran.
- Pasang patok dan levelingkolom yang dibutuhkan sebagai pola untuk menentukan
ketebalan. Bisa juga dengan terlebih dahulu dibuat kepalaan dengan jarak per 1 m
untuk leveling
- Tuangkan adukan Beton ke area melalui talang cor atau ember.
- Adukan Beton diratakan dengan menggunakan cangkul maupun sendok
adukan/raskam hingga ketinggian yang telah ditentukan dengan cara melaksanakan
tarikan benang dari patok level satu dengan yang lainnya.
- LakukanPemadatanMenggunakan Alat pemadat Beton
b. Pekerjaan Beton Fc’20 Mpa
Persiapan
Pembuatan dan pengajuan gambar shopdrawing pekerjaan Beton
Approval material yang akan digunakan.
Pengukuran
- Terlebih dahulu juru ukur melaksanakan pengukuran dengan Meteran Dan
WaterPassuntuk menentukan leveling.
- Tandai hasil pengukuran dengan menggunakan patok kayu yang diberi warna cat
Pelaksanaan pekerjaan cor Beton
- Untuk PondasiFootplat dibuat dengan ketebalan sesuai rencana.
- Buat adukan untuk Beton SesuaiDengan“campuran yang direncanakan” (MIX
DESIGNED).( Fc’20Mpa).
- Pastikan bahwa lokasi yang akan dipasang Beton dengan ketebalan yang sesuai
rencana dan telah diratakan.
- Bersihkan lokasi yang akan dipasangBetondari sampah atau kotoran.
- Pasang patok dan levelingkolom yang dibutuhkan sebagai pola untuk menentukan
ketebalan. Bisa juga dengan terlebih dahulu dibuat kepalaan dengan jarak per 1 m
untuk leveling
- Tuangkan adukan Beton ke area melalui talang cor atau ember.
- Adukan Beton diratakan dengan menggunakan cangkul maupun sendok
adukan/raskam hingga ketinggian yang telah ditentukan dengan cara melaksanakan
tarikan benang dari patok level satu dengan yang lainnya.
- LakukanPemadatanMenggunakan Alat pemadat Beton
c. PekerjaanPembesian
- Besi Beton dipasangterlebihdahuluuntuksemuarencanapemasanganPondasiFootplat.
Panjang penyaluranpemasanganbesiuntukbahagianpojokmengikuti standard
pemasanganbesi. SebelumbesiDindingdinaikkan,
terlebihdahulusetiapbesidiukurkembali di bawah, agar
tidakterlalubanyakpekerjaanpembenahanpembesian di atas. Kegiatanpembesian
yang dilakukan di atashanyalahpekerjaanpenyambungan pada pojok dan
pelurusanpemasanganbesi.menggunakanbesiulir/polos.
d. PekerjaanBekisting
- Diasumsikanbekistingmenggunakanbahandaripapan/triplek dan perkuatanbalokkayu
5/7.
- Supayabeton yang dihasilkantidakmelengkungmakawaktumembuatbekisting,
jaraksumbutumpuanbekistingnyaharusmemenuhipersyaratantertentu.
- Bekistingdisusunsecararapihberdasarkanbentukbeton yang akan di cor.
- Bekistingdibentukdenganbaik dan ditunjangdenganbalok agartegaklurustidak miring
denganbantuanalatwaterpass.
- Bekistingtidakboleh bocor
- Papan-papandisambungdenganklem / penguat / penjepit
- Paku diantarapapansecaraberselang-seling dan tidaksegaris agar tidakterjadiretak.
- DigunakanbetonmutuFc’17 MpaDan Fc’ 20 Mpamenggunakan concrete mixer (Molen).
- Pengecorandiupayakandilaksanakan 1 hari, agar menghematwaktupelaksanaan.
- Vibrasi yang cukupselamapengecoran
- Pengetokan pada kelilingluarbekisting
- DipadatkanMenggunakan Alat Pemadat Beton
Pelepasanbekisting
Setelahmemenuhipersyaratanumurbetonuntukbisa di lepasbekisting
,barulahdilakukanbekistingdilepasMelepasscafolding/perancahMelepastripleks/papancor
Perawatanbeton
Menyirambetonsetiapsiang dan sore selama minimal 3 hariMenutupidengankarungbasah
Tenaga yang di gunakan
- Tukang
- Kepala Tukang
- Mandor
- Pekerja
Bahan Yang Digunakan
- Pasir Cor / Beton
- split
- air
- semen PC(SNI)
- Besi (SNI)
- papan /triplek
- kaso
- kawat
- paku
Peralatan Yang Digunakan
- concrete mixer (Molen)
- meteran
- waterpass
- cangkul
- talangcor
- ember
- sendok semen
- Palu
- raskam
- benang
selang air, dll.
X. PEKERJAAN PAGAR BESI DAN GERBANG BESI
1. Pas. Pagar Besi BRC +Tiang Galvanis Dan asesories
- Pagar Besi BRC Menggunakan type KW-1 Dengankualitas yang baik dan
ukuransesuaidengangambarkerja.
- Besi BRC Yang Harus Bebas Dari kotoranmaupunkarat,minyak,
besitidakdalamkeadaanbengkok dan bukanbarangbekas.
- Sebelumkontraktormemasangpagarbrc, contohbahanini di
perlihatkandulukepadapengawasuntukmendapatkanpersetujuan.
- Besi Yang Di gunakan Mengunakan Besi Dia. 7 mm Dan Plat Galvanis 1 mm di cat
Mengunakan cat Besi
METODE PEKERJAAN :
- Memasangpagarsesuaidengan detail yang ditunjukan pada gambar dan
sesuaidenganpetunjukPemberiTugas.Pemasanganpagarsesuaidenganbatas – batasyang
gambarsesuaidenganarahanPemberi Tugas. Bagian atas / tinggi
- Pagar sesuaidengangambarperencanaan. Pagar terpasangharustegak dan
berderetsesuaigambar.
- Pemasangan Pagar BRC MenggunakanWaterpass, Bahan Dan Asessoris Harus
SesuaiDengan Gambar Kerja.
-
Tenaga yang di gunakan
- Mandor
- Tukang
- KepalaTukang
- Pekerja
Bahan Yang Digunakan
- Pagar BRC 7 mm
- Plat Besi Galvanis 1 mm
- Pipa Galvanis 2 In (1.6)
- Baut Gal.2 “+ 2 klem
Peralatan Yang Digunakan
- Waterpas
- Alat Bantu dll.
2. Pas. Pintu GerbangBesi +Asesories Dan Rel
- SemuaPekerjaan Pintu GerbangBesiharus di kerjakansesuaigambarkerja yang
sudahditentukan.
- Bahan yang di gunakanUntukMenggunakanBesi Plat Galvanis = 1.2 mm Hollow 4/4 dan
Hollow 4/6
- PekerjaanPasangan Pintu GerbangBesiharus di kerjakan oleh tukang Las professional
- Untuk Plat Di laser catiing Di workshoopMengunakan Mesin Kusus Laser Catting.
- Besi Plat Galvanis = 1.2 mm Hollow 4/4 dan Hollow 4/6 yang di
gunakanataudipasangdalamkualitasbaiktidakcacatataurusak .
- PengelasanPasangan Pintu GerbangBesidilaksanakansesuaiDenganPengelasan SNI.
- Kontraktorharusmenyediakantukang las yang berpengalamandenganhasilpengalaman yang
baik.Permukaanbagian yang akandilasharusdibersihkandari cat, minyak, karat dan bekas-
bekaspotonganapi yang kasar.
- Pihakpengawas dan PPK wajibmenolakjikadalampelaksanaanpekerjaan material
ataupunpelaksanapekerjaantidaksesuaidenganmutu dan syarat yang telahdisyaratkan dan
tertuangdalamsatukesatuankontrakpekerjaan.
METODE PEKERJAAN :
- Pelaksanaanpekerjaan Pintu GerbangBesiharusmenggunakantenagaahli yang disyaratkan dan
profesional pada bidangnya
- MelakukanPengukuran Lebar Dan Tinggi Pada Lokasi Yang Dipasang Pintu GerbangBesi
- PotongMenggunakanBesi Plat Galvanis = 1.2 mm Hollow 4/4 dan Hollow 4/6.
menjadibeberapabagiansesuatdenganukuran dan gambarkerja.
KemudianmerangkaitralisBesi yang
sebelumnyasudahdipotongtadimenjadirangkaiantralisBesisesuaidengangambarkerja.
- Bekas potonganapiharusdigrindadengan rata. Kerak bekaspengelasanharusdibersihkan dan
disikat.
- Pengecatan Pintu GerbangBesidengan cat kualitasbaik..
- Pengecatanakhirberulang kali (2 atau 3 kali) sampaimencapaiwarna yang dikehendaki.
- Untuk Warna PengecatanDitentukan Pada Saat Pekerjaan Dan Disetujui Oleh
KonsultanPengawas Dan Pengawas Dinas
- Pekerjaan-pekerjaanpengecatan Finishing dilakukandengan Cat Semprot.
- PemasanganRoda Pintu/ Pintu GerbangMenggunakanWaterpass, Bahan Dan Asessoris Harus
SesuaiDengan Gambar Kerja.
Tenaga yang di gunakan
- Mandor
- Tukang Khusus Besi
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan Yang Digunakan
- Plat Galvanis 1,2 mm (SNI)
- Hollow Galvanis 40 x 40 (SNI)
- Hollow Galvanis 40 x 60 (SNI)
- Cat Besi
Peralatan Yang Digunakan
- Alat Las
- Alat bantudll.
XI. PEKERJAAN INTALASI LISTRIK
1. Pek. Pasangan Instalasi Kabel NYY 3 x 1,5mm + Asesoires.
1. Pekerjaan Pasang Instalasi Kabel Listrik NYY 3 x 2,5 mm
a. Galian dan Bobokan, Pemborong harus menutup dan merapikan kembali
setiap galian dan bobokan yang dilakukan pada konstruksi bangunan, yang
disebabkan pekerjaan-pekerjaan instalasi elektrikal. Untuk menghindari
sejauh mungkin pekerjaan pembobokan maka harus telah dipersiapkan dan
dipasang dalam tahap pekerjaan konstruksi.
b. kabel yang digunakan untuk instalasi listrik harus memenuhi persyaratan
PUIL / LMK. Semua kabel / kawat harus baru dan jelas ditandai dengan
ukurannya, jenis kabelnya, nomor dan jenis pintalannya. Kecuali persyaratan
lain, konduktor yang dipakai ialah kabel SM dengan luas penampang yang
sesuai dengan Gambar Rencana. Tidak diperbolehkan adanya splice ataupun
sambungan-sambugan kecuali outlet, sambungan pada kabel harus dibuat
secara mekanis dan harus teguh electric dengan cara-cara
SolderleesConductor dalam membuat Splice, konektor harus dihubungkan
pada konduktor-konduktor dengan baik sehingga semua konduktor
tersambung dengan kuat dan tidak bisa lepas oleh getaran.
c. Penyambungan Kabel Instalasi Penerangan. Semua penyambungan kabel
harus dilakukan dalam kotak-kotak penyambungan yang khusus untuk itu
(misalnya Juction Box). Pemborong harus memberikan brosur-brosur
mengenai cara-cara penyambungan yang dinyatakan oleh Pabrik kepada
Direksi
d. Penyambungan kabel yang berisolasi PVC harus diisolasi dengan PV /
Protolen yang khusus untuk listrik.
e. Kabel-kabel yang disambung sesuai dengan warna-warna atau nama-
namanya masing-masing dan harus diadakan pengetesan tahanan isolasi
sebelum dan sesudah penyambungan dilakukan. Hasil pengetesan harus
tertulis dan disaksikan oleh Direksi.
f. Setiap saluran kabel dalam bangunan dipergunakan pipa conduit minimum
5/8” diameternya. Setiap pencabangan ataupun pengambilan keluar harus
menggunakan junctionbox yang sesuai dan sambungan yang lebih dari satu
harus menggunakan terminal strip didalamjunctionbox. Juctionbox yang
terlihat dipakai juctionbox BERKER ex. Jerman, Eropa tutup
blankplatestainlesssteel, typestarpoint.
g. Pada umunya kabel instalasi penerangan dan instalasi stop kontak harus
kabel inti tembaga dengan insulasi PVC, satu inci atau kabel NYY dan untuk
instalasi bawah tanah menggunakan kabel tuwisteedallberpenampang 4 x 25
mm (SM) dan kabel tuwisteedallberpenampang 2 x 16 mm (SR).
Kode warna insulasi kabel harus mengikuti ketentuan PUIL sebagai berikut:
1. Fasa -1 : Merah
2. Fasa -2 : Kuning
3. Fasa -3 : Hitam
4. Netral : Biru
5. Tanah (Ground) : Hijau-Kuning
h. Pemborong harus menyiapkan tenaga ahli bidang kelistrikan yang
terampil.
METODE PEKERJAAN :
PemasanganInstalasikabellistrik
URUTAN PELAKSANAAN INSTALASI INDOOR
Masukkan kawatpancingankedalam pipa conduit sesuaigroupnya
Tarik kabeldenganbantuankawatpancingantersebut
Tandaikabelsesuai group denganlakban&spidol
Sambungankabelbanyaboleh pada tee dos dan dengan las dop
Merger kabel yang telahterpasang
URUTAN PELAKSANAAN INSTALASI OUTDOOR
Marking jalurinscalasi
Tandailokasitianglampu
Galijalur yang relah demarking
Gelar Kabel Listrik NYY3 x 2,5 mm sesuaiukuran pada shop drawing
sesuaigroupnya
Timbundenganpasir
Uruggaliandengantanahkembali
METODE PEMASANGAN KABEL
KABEL PADA TRAY
- Pastikanlebar tray cukupuntukjumlahkabel yang akandipasang
- Potongkabeldenganpanjangdilebihkan1 meterdarikebutuhan
- Tarik kabelsatu per satudenganurutandaripinggir
- Gunakankabel ties sebagaipengikatkabeldenganjarak 1 meter
- Kabel siapdisambungdengan panel
KABEL PADA LADDER
- Pastikanlebar ladder cukupuntukjumlahkabel yang akandipasang
- Potongkabeldenganpanjangdilebihkan1 meterdarikebutuhan
- Tarik kabelsatu per satudenganurutandaripinggir
- Gunakantalijikakabelakandipasang vertical
- Gunakankabel ties sebagaipengikatkabeldenganjarak 1
meterKabelsiapdisambungdengan panel
Tenaga yang di gunakan
- Instalatur Listrik
- Asisten Instalatur Listrik
- Mandor
Bahan Yang Digunakan
- KabelListrik NYY3 x 1,5 mm
- Las Dop
- Pipa Coudit
- T Dus
- Isolasi
Peralatan Yang Digunakan
- Tang ampere
- Kabel ties
- Tang, Obeng
- Alat Bantu dll.
2. Pek. Pas. MCB
- MCB yang digunakan 6-10 V.
- Sebelum Memasang MCB Matikan Arus Listrik Terlebih Dahulu,
- Memasang MCB harus menentukan kabel fasa/netral untuk Menyambung Kabel
Output.
- Posisi MCB Lihat pada gambar kerja.
- Pasang Box Panel Ter lebih dahulu.
METODE PEKERJAAN :
- MCB yang digunakan 6 -10 V.
- Sebelum Memasang MCB Matikan Arus Listrik Terlebih Dahulu
- Memasang MCB harus menentukan kabel fasa/netral untuk Menyambung Kabel
Output.
Tenaga yang di gunakan
- Instalatur Listrik
- Asisten Instalatur Listrik
- Mandor
- Pekerja
Bahan Yang Digunakan
- MCB 6 A -10 A( SNI)
- Gridswitch
- Kabel
- Box Panel
Peralatan Yang Digunakan
- Tang
- Waterpass
- Obeng dll
3. Pek.Pasangan Lampu TanamLed5Watt
- Pemborongharusmenyiapkantenagaahlibidangkelistrikan yang
terampildalampemasanganLampuLed
- Lampu Led yang dipasangsesuaidengangambarkerja
- MenggunakanLampuTanam LED 5 Watt(Waterprofoudoor)
- Lampu Yang Rusak / Putus Tidak Boleh Di Pasang.
METODE PEKERJAAN :
UrutanPelaksanaan
- Marking posisilampuSesuaiDengan Gambar Kerja
- Buatdudukan fitting lampu
- Pasang lampu pada dudukan Fitting Lampu
- Sambungkeinstalasi/Kabel
Tenaga yang di gunakan
- Instalatur Listrik
- Asisten Instalatur Listrik
- Mandor
- Pekerja
Bahan Yang Digunakan
- Lampu Led5 Watt(Philip)
- Isolasi
- Kabel
Peralatan Yang Digunakan
- Tang
- Obeng dll
3. Pek.Pasangan Lampu Tanam Led3 Watt
- Pemborongharusmenyiapkantenagaahlibidangkelistrikan yang
terampildalampemasanganLampu Led
- Lampu Led yang dipasangsesuaidengangambarkerja
- MenggunakanLampuTanam LED3 Watt (Waterprofoudoor)
- Lampu Yang Rusak / Putus Tidak Boleh Di Pasang.
METODE PEKERJAAN :
UrutanPelaksanaan
- Marking posisilampuSesuaiDengan Gambar Kerja
- Buatdudukan fitting lampu
- Pasang lampu pada dudukan Fitting Lampu
- Sambungkeinstalasi/Kabel
Tenaga yang di gunakan
- Instalatur Listrik
- Asisten Instalatur Listrik
- Mandor
- Pekerja
Bahan Yang Digunakan
- Lampu Led3 Watt (Philip)
- Isolasi
- Kabel
Peralatan Yang Digunakan
- Tang
- Obeng dll
3. Pek.Pasangan Lampu LED Downlight 9Watt
- Pemborongharusmenyiapkantenagaahlibidangkelistrikan yang
terampildalampemasanganLampu Led
- Lampu Led yang dipasangsesuaidengangambarkerja
- MenggunakanLampuLED Downlight 9 Watt Tempeldak
- Lampu Yang Rusak / Putus Tidak Boleh Di Pasang.
METODE PEKERJAAN :
UrutanPelaksanaan
- Marking posisilampuSesuaiDengan Gambar Kerja
- Buatdudukan fitting lampu
- Pasang lampu pada dudukan Fitting Lampu
- Sambungkeinstalasi/Kabel
Tenaga yang di gunakan
- Instalatur Listrik
- Asisten Instalatur Listrik
- Mandor
- Pekerja
Bahan Yang Digunakan
- Lampu LED Downlight 9 Watt(Philip)
- Isolasi
- Kabel
Peralatan Yang Digunakan
- Tang
- Obeng dll
XI. PEKERJAAN PENGECATAN
1. PekerjaanPengecatanDinding
- Bahan yang dipergunakan dalam pekerjaan ini adalah cat emulsi Spektrum/Duluk
atau yang disepakati oleh pihak Direksi dan Pengawas lapangan. Pekerjaan
pengecatan ini dilaksanakan pada seluruh permukaan DindingPada Bangunan.
- Sebelum pengecatan padaDinding terlebih dahulu bidang-bidang tersebut
dibersihkan dari kotoran yang melekat serta dibuat rata dengan cara menggosok
dengan menggunakan kertas gosok/amplas.
- Setelah dalam keadaan bersih, bidang-bidang yang akan dicat diplamir/cat dasar
Spektrum/Duluk
- Setelah plamir benar-benar kering pekerjaan dilanjutkan dengan menggosok
plamir hingga permukaan bidang yang akan dicat benar-benar rata.
- Pekerjaan akhir adalah pengecatan permukaan tersebut dilaksanakan hingga
pekat dan rata.
- Pengecatan akhir berulang kali (2 atau 3 kali) sampai mencapai warna yang
dikehendaki.
- Pekerjaan-pekerjaan pengecatan dilakukan dengan kuas/Roll.
METODE PEKERJAAN :
Pekerjaan pengecatan dilakukan setelah pekerjaan struktur dan ME selesai dilakukan
Bahan :
Dinding dalam.
- Untuk dinding-dinding dalam bangunan digunakan cat Spektrum/Duluk Cat
ini tidak mengandung bahan-bahan tambahan yang membahayakan
lingkungan dan Kesehatan penghuni, dengan lapisan dasar Alkali Resistance
Sealer warna ditentukan Perencana.
- Plamur yang digunakan adalah plamur tembok dan plamer wall Putty kualitas
Dinding Luar.
- Untuk dinding luar bangunan digunakan Cat Spektrum/Duluk. Dengan
lapisan dasar cat primer berbahan dasar alkali resistant sealer.
- Cat luar bangunan tidak boleh di plamur, bila permukaan tidak rata/
bergelombang harus diratakandengan bahan / semen khusus
Syarat Pelaksanaan
Pekerjaan dinding
1. Yang termasuk pekerjaan cat dinding adalah pengecatan seluruh plesteran
kolom dan balok dan/ataubagian-bagian lain yang ditentukangambar.
2. Pekerjaan plamur dilaksanakan dengan pisal plamur dan plat baja tipis dan
lapisan plamur dibuat setipis mungkin sampai membentuk bidang yang rata.
3.. Lapisan pengecatandinding kolom balok dalam terdiri dari 1 (satu) lapis alkali
resistance sealer atau cat primer untuk exterior yang dilanjutkan dengan 3
(tiga) lapis emulsion dengan kekentalan cat sebagai berikut :
- Lapis I encer( tambahan 20 % air )
- Lapis II kental
- Lapis III encer
Pelaksanaan :
- Bersihkan permukaan dinding kolom balok dari debu, kotoran dan bekas percikan
plesteran dengan kain.
- Lindungi bahan-bahan/ pekerjaan lain yang berbatasan dengan dinding kolom balok
yang akan dicat dengan kertas semen/ koran dan lakban.
- Gunakan skrap untuk memperbaiki bagian-bagian dindingkolom blok yang retak &k
urang rata dengan pilamur, kemudian tunggu sampai kering.
- Haluskan plamur yang telah kering dengan amplas hingga rata.
- Cek, apakah permukaan dinding sudah rata ?
- Jika permukaan sudah rata, makalakukan pengecatan dasar dengan alat rol pada bidang
yang luas & dengan kuas untu kbidang yang sempit (sulit).
- Jika cat dasar tersebut sudah kering, lakukan pengecatan finish yang pertama.
- Jika cat finish yang pertama sudah kering, lakukan pengecatan finish yang kedua/
terakhir (jumlah pelapisan cat sesuai dengan spesifikasi).
- Cek apakah pengecatan finish yang kedua/ terakhir itu sudah rata
- Apabila sudah rata, bersihkan cat-cat yang mengotori bahan-bahan/ pekerjaan lain yang
seharusnya tidak terkena cat dengan kain lap.
d. Hasil akhir :
hasil akhir pengecatan dinding yang baik adalah sebagai berikut:
- Permukaan rata
- Tidak mengenai bidang lain
- Tidak mengelupas
Tenaga yang di gunakan
- Tukang
- Kepala Tukang
- Mandor
- Pekerja
Bahan Yang Digunakan
- Cat dasar Tembok
- Cat Penutup Tembok ( Merkjotun )
Peralatan Yang Digunakan
- Kertas semen/Koran
- Lakban
- Amplas
- Rol
- Kuas
- Skrap
- Kain lap
2. Pengecatan Batu Alam
- Batu Alam yang akan dicat harus sudah bersih dari kotoran adukan dan debu.
- Kemudian dicat dengan lapisan pertama dengan campuran Thineer.
- Pengecer Cat menggunakan Thiner. Tidak dibenarkan menggunakan minyak cat atau
minyak tanah.
- Pengecatan akhir berulang kali (2 atau 3 kali) sampai mencapai warna yang
dikehendaki.
- Pekerjaan-pekerjaan pengecatan dilakukan dengan Kuas.
METODE PEKERJAAN :
- Bersihkan permukaan Batu Alam Dari kotoran dan bekas percikan Kotoran.
- Lindungi bahan-bahan/ pekerjaan lain yang berbatasan dengan Batu Alam yang
akan dicat dengan kertas semen/ koran dan lakban.
- Jika cat dasar tersebut sudah kering, lakukan pengecatan finish yang pertama.
- Jika cat finish yang pertama sudah kering, lakukan pengecatan finish yang
kedua/ terakhir (jumlah pelapisan cat sesuai dengan spesifikasi).
- Cek apakah pengecatan finish yang kedua/ terakhir itu sudah rata
- Apabila sudah rata, bersihkan cat-cat yang mengotori bahan-bahan/ pekerjaan
lain yang seharusnya tidak terkena cat dengan kain lap.
Hasil akhir pengecatan dinding yang baik adalah sebagai berikut:
- Permukaan rata
- Tidak mengenai bidang lain
- Tidak mengelupas
Tenaga yang di gunakan
- Tukang
- Kepala Tukang
- Mandor
- Pekerja
Bahan Yang Digunakan
- Cat Batu Alam
Peralatan Yang Digunakan
- Kertas semen/Koran
- Lakban
- Amplas
- Kuas
- Skrap
- Kain lap
VIII. PEKERJAAN LAIN - LAIN
1. Pek. Pasangan Huruf Timbul
- KANTOR BUPATI TULANG BAWANG
- Meggunakan Bahan Plat galvanis Dengan Bentuk Dan Ukuran Sesuai Dengan Gambar.
- Tebal Plat Galvanis. 1.2 MM
- Tebal Balok Huruf 3-5 cm
- Plat Yang Cacat/Rusak Tidak Boleh Dipasang/Digunakan
METODE PEKERJAAN :
- Bahan Plat Galvanis Dibuat Dengan Bentuk Dan Ukuran Sesuai Dengan Gambar.
- Plat Galvanis Di Las Dengan Rapi Dan Tidak Ada Cacat Bekas Las.
- Pemasangan Fond Nama Di Pasang Sesuai Dengan Gambar kerja.
Tenaga yang di gunakan
- Mandor
- Tukang Khusus Allumunium
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan Yang Digunakan
- Plat Galvanis 1.2 mm (SNI)
Peralatan Yang Digunakan
- Alat Las
- Alat bantudll.
2. Pek. Pasangan Siger Kopiah Lampung GRC
- Pekerjaan Ini meliputi Pembuatan kopiah siger lampung
- Kopiah siger lampung mengunakan bahan GRC Yang di buat langusung Oleh pengrajin
Pembuatan Kopiah Siger Dengan Bahan GRC dengan Ketebalan GRC 2 – 3 cm
- Pekerjaan Ini harus di lakukan oleh tukang atau pengrajin yang profesional di bidang nya
- Sebelum mengajukan pembuatan terlebih dahulu di konsultasikan oleh pengawas dinas dan
pengwas konsultan
- Untuk bentuk motif di konsultasikan oleh pengawas
- GRC yang rusak atau cacat tidak digunakan untuk dipasangan
- Pekerjaan ini harus rapih dan di cat dengan cat kualitas baik
3. Pek. Pasangan Ornamen Lampung GRC
- Pekerjaan Ini meliputi Pembuatan Ornamen Lampung
- Ornamen lampung mengunakan bahan GRC Yang di buat langusung Oleh pengrajin
Pembuatan Kopiah Siger Dengan Bahan GRC dengan Ketebalan GRC 2 – 3 cm
- Pekerjaan Ini harus di lakukan oleh tukang atau pengrajin yang profesional di bidang nya
- Sebelum mengajukan pembuatan terlebih dahulu di konsultasikan oleh pengawas dinas dan
pengwas konsultan
- Untuk bentuk motif di konsultasikan oleh pengawas
- GRC yang rusak atau cacat tidak digunakan untuk dipasangan
- Pekerjaan ini harus rapih dan di cat dengan cat kualitas baik.
4. Pek. Pasangan Drainase Batu Belah
a. Pasangan Batu Belah
- Semua pekerjaan, peralatan dan bahan-bahan yang diperlukan untuk pekerjaan
pasangan batu belah menggunakan batu belah hitam.Bentuk dan dimensi sesuai dengan
gambar kerja.
- Batu belah yang digunakan adalah jenis batu belah yang berasal dari gunung atau dari
kali yaitu jenis batu belah hitam.
- Batu belah harus benar-benar padat dan tidak memperlihatkan tanda-tanda kelapukan.
- Batu karang sama sekali tidak boleh digunakan sebagai pasangan pondasi.
- Semen yang digunakan untuk pekerjaan pasangan adalah jenis semen portland (PC 50
kg/zak) yang beredar di pasaran dan disahkan oleh Pemerintah dan Instansi yang
berwenang dari jenis dan merk yang sama
- Pasir untuk pekerjaan pasangan harus pasir yang halus dengan gradasi tidak lebih dari
diameter 0,35 mm.
- Pasir harus bersih dan kadar lumpur maksimum yang terkandung 5%.
- Dan syarat-syarat lain sama dengan yang digunakan untuk pekerjaan beton.
- Air yang digunakan untuk pekerjaan pasangan harus berkualita sbaik yang sama dengan
kualitas dan syarat air minumya itu tidak merwarna, tidak berasa dan titak berbau.
METODE PEKERJAAN :
Pek. PasanganPondasi Batu Kali
LINGKUP PEKERJAAN
Bagian Pondasi Batu Belah ini meliputi pengadaan dan pemasangan semua pondasi batu
belahsesuai dengan gambar dan persyaratan disini.
BAHAN - BAHAN
1. Batu Belah
Batu-batu harus keras dengan permukaan kasar tanpa cacat/ retak.dan cara
pengerjaannya harus dilakukan menurut cara terbaik yang dikenal disini.
2. Pasir
Galian pondasi harus diurug dengan pasir setebal 5 cm dan dipadatkan dengan alat
timbris tangan terbuat dari logam atau stamper.
3. Adukan
Adukan yang dipakai terdiri dari campuran 1semen : 4 pasir.
PEMASANGAN
Pondasi batu belah
Pekerjaan pasangan batu dilaksanakan sesuai dengan ukuran dan bentuk-bentuk
yang ditunjukkan dalam gambar. Tiap-tiap batu harus dipasang penuh dengan adukan
sehingga semua hubungan batu melekat satu sama lain dengan
sempurna.Setiap batu harus dipasang diatas lapisan adukan dan diketok ke
tempatnya hingga teguh. Adukan harus mengisi penuh rongga-rongga antar
batu untuk mendapatkan massa yang kuat dan integral di beberapa sisi luar dan
dalam.Batu yang akan dipasang dibasahi dahulu, lalu dibentuk menjadi bidang luar yang
harus sesuai dengan gambar rencana atau petunjuk Ahli. Anker/ stek dipasang dengan
cara dibungkus campuran batu kali dengan adukan 10
cm sekelilingnya, sedalam 20 cm tiap 1 m' dengan diameter anker/ stek minimum 10
mm. Yang termasuk dalam pekerjaan pondasi batu belahadalah :
- Material batu belah yang keras tidak cacat dan tida kretak.
- Air yang digunakan bersih, tawar dari bahan kimia yang dapat merusak pondasi,
asam kali atau bahan organik.
- Pasir pasang sama seperti syarat pasir beton, kadar lumpur yang boleh
dikandung maksimal 10 % dan mempunyai butiran antara 0 sampai 1 mm
Tenaga yang di gunakan
- Tukang
- Kepala Tukang
- Mandor
- Pekerja
Bahan Yang Digunakan
- Pasir Pasang
- Batu Belah
- Semen PC (SNI)
- Air
Peralatan Yang Digunakan
- Waterpas
- Benang
- Cangkul
- Sendok Semen
- Selang air
- Ember
- Bak
- Unting-Unting
- Meteran
- Profil
b. Urugan Pasir
- Urugan pasir harus dilaksanakan/ dipasang dibawah semua pekerjaan pondasi
minimal setebal 5 cm.
- Sebelum pekerjaan diatasnya dilaksanakan (pondasi) lapisan pasir harus dipadatkan
dengan diberi air dan diratakan.
- Pasir urug yang digunakan harus bersih dari akar-akaran dan kotoran lainnya.
METODE PEKERJAAN :
Pekerjaan urugan pasir disini adalah bagian dari bawah Pondasi Penimbunan pasir harus
diperhatikan tinggi urugan dalam gambar.
Cara Pelaksanaan :
- Material pasir yang digunakan adalah pasir urug yang telah disetujui oleh
Pengawas.
- Material pasir urug dihampar Dibawah Pondasi
- Ukuran dan dimensi ditentukan berdasarkan gambar.
Tenaga yang di gunakan
- Mandor
- Pekerja
Bahan Yang Digunakan
- Pasir Urug
Peralatan Yang Digunakan
- Waterpas
- Cangkul
- Sekop
c. Galian Tanah
Pekerjaan galian dilakukan pada item pekerjaan galian tanah untuk pondasi, baik pondasi
menerus ataupun setempat dan saluran air hujan yaitu pada kondisi tanah asli digali untuk
dipasangan pondasi sesuai dengan gambar rencana. Galian harus sesuai dengan gambar
rencana baik mengenai ukuran lebar dan kedalaman serta kemiringan untuk mendapatkan
elevasi sesuai rencana.
METODE PEKERJAAN :
Setelah proses bouwlplank selesai, maka dilakukan pekerjaan Penggalian tanah
untuk pondasi dengan menggunakan alat manual. Kita akan melakukan penggalian
ini dengan mengikuti gambar rencana.
4Cara Pelaksanaan :
- Galian tanah harus terlebih dahulu melakukan pengukuran posisi, lebar galian.
- Galian tanah untuk pondasi batu kali menembus tiap pondasi setempat. Galian
pondasi setempat diisi kembali dengan tanah bekas galian setelah bekesting dibuka.
Timbunan galian pedestal dilakukan sampai elevasi dasar rencana galian
pondasiFootplat
- Galian tanah yang tidak dapat dipakai sebagai bahan timbunan harus dibuang ke luar
areal kerja
- Material dari hasil galian yang akan digunakan sebagai bahan timbunan harus
mendapat persetujuan dari pengawas.
- Kemudian dilakukan perataan permukaan pondasi sehingga level permukaan rata
dan sama.
Tenaga yang di gunakan
- Tukang
- Kepala Tukang
- Mandor
- Pekerja
Peralatan Yang Digunakan
- Cangkul
- Blancong
- Garpu
- Sekop