Chandra Jaya | 0084835602321000 | Rp 871,694,894 |
CV Alroy Sun Jaya | 06*5**3****21**0 | - |
Rizka Rizky Kontruksi | 00*7**6****21**0 | - |
CV Salamah Swarna Indonesia | 03*3**7****25**0 | - |
| 0032664815323000 | - | |
| 0032168551323000 | - | |
CV Nusantara Konsultan | 00*7**8****56**1 | - |
PEMERINTAH KABUPATEN TULANG BAWANG
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
Jln.Cemara Lk.Gunung Sakti Kel.Menggala Selatan Kec.Menggala Kab.Tulang Bawang
Prov.Lampung Kode Pos: 34596 Telp. (0729)21186 Fax(0726)21186
Email: dinaspuprtuba@gmail.com Website: www.tulangbawangkab.go.id
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN
PEMBANGUNAN MASJID NUR IMAN SULAIMAN DI KECAMATAN
MENGGALA ( LANJUTAN )
TAHUN ANGGARAN 2024
UMUM
Data pekerjaan yang dilaksanakan adalah :
Pekerjaan : Pembangunan Masjid Nur Iman Sulaiman Di Kecamatan
Menggala ( Lanjutan )
Lokasi : Kab. Tulang Bawang
Tahun Anggaran : 2024
Persyaratan Teknis Umum ini merupakan persyaratan dari segi teknis yang secara
umum berlaku untuk seluruh bagian pekerjaan dimana persyaratan ini bisa
diterapkan untuk Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Masjid Nur Iman Sulaiman
Di Kecamatan Menggala ( Lanjutan )
Pekerjaan Pembangunan Masjid Nur Iman Sulaiman Di Kecamatan Menggala
(Lanjutan), meliputi Pekerjaan Persiapan, Pekerjaan Lantai I, Pekerjaan Lantai II.
A. PEKERJAAN PERSIAPAN
Pekerjaan Persiapan meliputi Pekerjaan Kebutuhan Air dan Listrik, Alat Bantu
Scafholding, Pembuatan direksi keet (Kantor), los kerja dan gudang*), Pembuatan
1 m’ pagar keliling sementara untuk pengamanan proyek, Pasang Listrik Baru 1300
VA, Penerapan SMKK .
I. PEKERJAAN PERSIAPAN
1. Kebutuhan Air dan Listrik
Penyedia diharuskan menyediakan Listrik Kerja dan Air Kerja untuk
mendukung selama pelaksanaan proses pekerjaan.
2. Perancah (scaffolding)
a. Perancah dengan tinggi lebih dari 5 m dari permukaan hanya dapat
dibangun oleh orang yang mempunyai kompetensi sebagai scaffolder
b. Seluruh perancah harus diinspeksi oleh orang yang berkompeten pada
saat:
- Sebelum digunakan
- Sekurang-kurangnya seminggu sekali saat digunakan
- Setelah cuaca buruk atau gangguan lain yang dapat mempengaruhi
stabilitasnya
- Jika perancah tidak digunakan dalam jangka waktu lama
Hasil inspeksi harus dicatat, termasuk kerusakan yang diperbaiki saat inspeksi.
Catatan tersebut harus ditandatangani oleh orang yang melakukan inspeksi
c. Orang yang melakukan inspeksi harus memastikan bahwa:
- Tersedia akses yang cukup pada lantai kerja perancah
- Semua komponen tiang diletakkan di atas pondasi yang kuat dan
dilengkapi dengan plat dasar. Jika perlu, gunakan alas kayu atau cara
lainnya untuk mencegah tiang bergeser dan/atau tenggelam
- Perancah telah terhubung dengan bangunan/struktur dengan kuat
sehingga dapat mencegah runtuhnya perancah dan menjaga agar
ikatanyya cukup kuat
- Jika beberapa pengikat telah dipindahkan sejak perancah didirikan,
maka ikatan tambahan atau cara lainnya untuk mengganti harus
dilakukan
- Perancah telah diperkaku (bracing) dengan cukup untuk menjamin
stabilitas
- Tiang, batang, pengaku (bracing), atau strut belum dipindahkan
- Papan lantai kerja telah dipasang dengan benar, papan harus bersih
dari cacat dan telah tersusun dengan baik
- Seluruh papan harus diikat dengan benar agar tidak terjadi pergeseran
- Tersedia pagar pengaman dan toeboard di setiap sisi dimana suatu
orang dapat jatuh
- Jika perancah didesain dan dibangun untuk menahan beban material
pastikan bahwa bebannya disebarkan secara merata
- Tersedia penghalang atau peringatan untuk mencegah orang
menggunakan perancah yang tidak lengkap
3. Pembuatan direksi keet (Kantor), los kerja dan gudang*)
a. Pekerjaan pembuatan kantor sementara/ Direksi Keet adalah pekerjaan
penyediaan kantor di lokasi proyek sebagai sarana untuk pengawasan,
evaluasi dan koordinasi proyek, pekerjaan ini tidak masuk dalam
penawaran namun menjadi kewajiban Penyedia Jasa Konstruksi dalam
pengadaannya, untuk kelancaran pekerjaan
b. Kantor sementara/ Direksi Keet merupakan bangunan dengan konstruksi
rangka kayu, lantai diplester, penutup pintu/jendela secukupnya untuk
penghawaan/ pencahayaan. Ukuran luas kantor disesuaikan dengan
kebutuhan dengan tidak mengabaikan keamanan dan kebersihan serta
dilengkapi dengan pemadam kebakaran.
c. Perlengkapan-perlengkapan kantor yang harus disediakan Penyedia Jasa
Konstruksi berupa: Meja kursi tamu, Meja Kursi Rapat, Papan Tulis (white
board) dan Alat tulis, Helm Pengaman, P3K, Satu Unit Komputer dan Alat
Pemadam Api Ringan (APAR).
d. Setelah proyek selesai barang tersebut menjadi milik Penyedia Jasa
Konstruksi.
4. Pembuatan 1 m’ pagar keliling sementara untuk pengamanan proyek
a. Pekerjaan pagar sementara dari seng gelombang adalah pekerjaan
pembuatan/ sewa pagar sementara pada sekeliling proyek yang
diperlukan, hingga lokasi proyek siap untuk pekerjaan selanjutnya.
b. Pelaksanaan pekerjaan :
1). Sebelum Penyedia Jasa Konstruksi mulai melaksanakan pekerjaannya,
maka terlebih dahulu memberi pagar pengaman pada sekeliling site
pekerjaan yang akan dilakukan.
2). Pagar dibuat sedemikian rupa, sehingga dapat bertahan/kuat sampai
pekerjaan selesai.
3). Pagar pengaman terbuat dari seng gelombang dan penguat kayu
tertancap kuat setinggi minimal 2 m.
5. Pasang Listrik Baru 1300 VA
- Pastikan pemasangan KWH meter dilakukan oleh tenaga terlatih dan
sesuai dengan petunjuk pemasangan dari produsen.
- Pemasangan harus mematuhi standar dan peraturan yang berlaku,
termasuk tata letak kabel, penyambungan yang benar, dan perlindungan
keselamatan.
- Sudah ada ULO (Uang Laik Oprasi) Daya 1300 va
- Sudah ada Slo (Sartifikat Laik Oprasi) Daya 1300 va
- Sudah ada Nidi (Nomor Identitas Instalasi Listrik).
- Lakukan pengadaan KWH meter dari pemasok yang terpercaya dan
menyediakan meter berkualitas dengan sertifikasi yang sesuai.
- Pastikan meter yang diperoleh memiliki garansi dan dukungan teknis yang
memadai.
- Tentukan lokasi pemasangan meter yang sesuai, seperti pada panel listrik
utama atau subpanel yang relevan.
- Pastikan area pemasangan bersih, aman, dan mudah diakses.
- Persiapkan kabel listrik yang sesuai dengan daya dan arus yang akan
diukur.
- Pastikan koneksi listrik yang benar dan aman, baik di sisi masukan
maupun keluaran meter.
- Sambungkan kabel listrik dengan benar ke terminal atau konektor yang
disediakan pada KWH meter.
- Pastikan penyambungan kabel kuat, kokoh, dan tidak longgar.
- Pasang KWH meter pada area yang telah ditentukan dengan
menggunakan braket, klip, atau mounting yang sesuai.
- Pastikan meter terpasang dengan kokoh dan stabil.
- Setelah pemasangan, lakukan pengujian dan verifikasi untuk memastikan
KWH meter berfungsi dengan baik.
- Periksa pembacaan meter dengan menggunakan beban listrik yang
diketahui untuk memastikan akurasi pengukuran.
- Setelah pemasangan dan pengujian, pastikan KWH meter diperiksa oleh
otoritas yang berwenang untuk mendapatkan sertifikasi yang diperlukan.
- Pastikan meter terverifikasi dan memenuhi standar yang berlaku.
II. PEKERJAAN SMKK
1. Penerapan SMKK
1.1. Perlengkapan Keamanan, Kesehatan dan keselamatan kerja (K3)
- Kontraktor juga wajib menyediakan rambu-rambu K3 sesuai dengan
ketetapan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
- Kontraktor juga wajib menyediakan Tenaga K3 yang bertugas
menjamin keselamatan dan Kesehatan kerja selama masa pelaksanan
pekerjaan.
- Kontraktor melalui tenaga ahli K3 wajib menyediakan RKK (Rencana
Keselamatan Konstruksi) serta idektifikasi resiko bahaya ditiap item
pekerjaan serta cara pengendaliannya dan dibahas dalam rapat pra
konstruksi serta disepakai bersama semua pihak sebagai alat kendali
pekerjaan.
- Tenaga K3 wajib melakukan Induksi K3 (pengarahan K3) kepada
semua tenaga kerja konstruksi setiap minggu sekali diwaktu pagi hari
dan wajib mengambil daftar hadir dan dokumentasi.
- Biaya Tenaga Ahli K3 dibebankan pada kontraktor
- Semua pekerja diwajibkan untuk mematuhi prosedur K3 yang sudah
ditetapkan oleh petuhas K3 seperti memakai Alat Pelindung Diri (APD),
unuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat bekerja. APD yang
digunakan oleh pekerja haus sesuai dengan SOP yang sudah
ditetaplan.
1.2. Perlengkapan Keamanan, Kesehatan dan keselamatan kerja (K3)
Perlengkapan dan Peralatan penunjang Program K3, meliputi :
- Pemasangan Bendera K3, bendera Republik Indonesia dan Bendera
Perusahaan.
- Pemasangan Sign Board K3, yang berisi antaralain slogan-slogan yang
mengingatkan perlunya bekerja dengan sehat dan selamat.
- Sarana peralatan yang melekat pada orang atau disebut perlengkapan
perlindungan diri (APD) antaralain :
Perlindungan kepala (Safety Helmet ) harus memiliki material yang
keras, kuat dan tahan terhadap benturan, memiliki system
suspense didalam helem yang bertindak sebagai penahan
goncangan.
Kontraktor menyediakan Untuk pekerja berwarna kuning, untuk
Manajemen berwarna putih, K3 berwarna merah, utk MEP
berwarna Biru, dan untuk tamu berwarna Merah muda.
Perlindungan pernafasan (safety masker), terbuat dari bahan serat
halus, kuat dan dapat menyaring partikel debu halus dari semen
dan debu material. Masker sekali pakai harus disiapkan secara
kontinyu diarea proyek.
Perlingdungan kulit tangan safety gloves), ,terbut dari material
serat kain yang kuat, tahan terhadap sobekan, terdiri dari dua jenis
yaitu sarung tangan biasa dan sarung tangan pengelasan, masing-
masing harus disediakan diarea proyek sesuai kebutuhan.
Perlindungan Kaki (Safery Shoes), terdiri dari boot palstik untuk
pekerja dan boot kulit untuk manajemen dan direksi proyek.
Perlindungan Mata dan wajah (safety Glasses / Googles),
digunakan pada item pekerjaan tertentu yang berhubungan dengan
resiko bahaya pada mata dan wajah.
Rompi kerja, terbuat dari bahan kain jaring berwarna mencolok
agar mudah dilihat dalam kondisi siang atau malamhari.
Untuk pekerja berwarna oranye, untuk manajemen berwarna hijau
menyala, untuk K3 berwarna merah, dan untuk tamu berwarna
hijau menyala.
- Sarana peralatan lingkungan berupa :
Tabung Pemadam kebakaran ABC Powder minimal 6 Kg
Kotak P3K yang berisi obat-obatan pertolongan pertama pada
kecelakaan lengkap,
Pagar Pengaman
Pemeliharaan jalan dan sirkulasi menuju dan dari proyek ke jalan
raya.
Jaring pengaman dinding yang berbatasan dengan tetangga agar
tidak kejatuhan material proyek
Tangga akses sementara menuju lantai 2
- Rambu-Rambu peringatan antaralain :
Rambu petunjuk (digunakan pada area yang berhubungan dengan
instruksi penggunaan ala tantaralain diatas APAR, diatas Genset,
dan diatas pompa air)
Rambu larangan digunakan untuk penanda area yang berpotensi
bahaya antaralain (larangan merokok dan menyalakan api diarea
mudah terbakar, larangan bekerjaan menggunakan listrik diarea
terbuka, dilarang mengangkat material besi diarea dekat kabel
tegangan tinggi PLN, dilarang membawa alcohol dan Sajam diarea
proyek, dll)
Rambu Kewajiban digunakan untuk mengingatkan kewajiban
menggunakan APD dan pendanda area wajib APD.
Rambu Peringatan digunakan untuk menandai area atau beda
berbahaya seperti Peringatan Area tepi lantai mudah terjatuh,
peringatan area rawan kejatuhan material, dll.
Rambu Lalulintas kendaraan keluar masuk proyek, dipasang pada
jalur pintu masuk keluar proyek agar masyarakat sekitar menjadi
waspada dan hati-hati jika mendekati area proyek.
Rambu area bahaya dipasang pada area yang beresiko tinggi yaitu
pada area radius bahaya tersengat listrik PLN, Area bahaya
kejatuhan puing dll.
Rambu Titik kumpul dipasang pada area terbuka dan jauh dari area
bahaya, area tersebut harus dekat dengan area jalan untuk evukasi
kondisi darurat.
Rambu Area timbunan sampah, ditempatkan pada area yang tidak
mengganggu sirklulasi proyek, dan wajib dipisah antara sampah
organic, sampah anorganik dan sampah B3. Diangkut secara
berkala tiap minggu.
- Asuransi dan perijinan harus diurus oleh kontraktor sebelum memulai
pekerjaan dan bukti setoran diserahkan pada pengawas dan direksi
proyek.
B. PEKERJAAN LANTAI I
Pekerjaan Lantai I Meliputi Pekerjaan Pekerjaan Tanah, Pekerjaan Pasangan,
Pekerjaan Pintu Dan Jendela, Pekerjaan Pengecatan, Pekerjaan Plumbing,
Pekerjaan Instalasi Listrik
I. PEKERJAAN TANAH
1. Pek. Galian Tanah
Syarat – bahan
Pekerjaan galian dilakukan pada item pekerjaan galian tanah untuk
pondasi, baik pondasi menerus ataupun setempat yaitu pada kondisi
tanah asli digali untuk dipasangan pondasi sesuai dengan gambar rencana.
Galian harus sesuai dengan gambar rencana baik mengenai ukuran lebar
dan kedalaman serta kemiringan untuk mendapatkan elevasi sesuai rencana.
Metode Pekerjaan :
- Setelah proses bouwlplank selesai, maka dilakukan pekerjaan
Pembersihan Dan Perataan Tanah dengan menggunakan alat manual.
- Pembersihan Dan Perataan Tanah ini dengan mengikuti gambar rencana.
- Pembersihan Tanah Dan Perataan Tanah harus terlebih dahulu
melakukan pengukuran posisi, lebar Lahan.
- Pembersihan Dan Perataan Tanah untuk Lahan Yang Akan Dikerjakan.
- Pembersihan Dan Perataan Tanah yang tidak dapat dipakai sebagai
bahan timbunan harus dibuang ke luar areal kerja
- Material dari hasil Pembersihan Dan Perataan Tanah yang akan
digunakan sebagai bahan timbunan harus mendapat persetujuan dari
pengawas.
- Kemudian dilakukan perataan permukaan pondasi sehingga level
permukaan rata dan sama.
Tenaga
- Pelaksana Bangunan Gedung
- Petugas K3
- Pekerja
Peralatan
- Cangkul
- Blancong
- Garpu
- Sekop
2. Pekerjaan Urugan Kembali Galian Tanah
Syarat – Bahan
Pekerjaan timbunan untuk peninggian lantai yang dimaksud adalah
menimbun tempat-tempat yang telah ditentukan yang tanahnya berasal dari
luar lokasi atau bekas galian setempat.
Metode pekerjaan :
- Pekerjaan urugan tanah disini adalah penimbunan untuk galian pondasi.
- Material untuk setiap timbunan harus sesuai dengan kondisi tanah yang
telah disetujui oleh Pengawas setelah sampel tanah tersebut sesuai
dengan spesifikasi yang diatur dan disetujui oleh pengawas.
- Material urugan bisa menggunakan tanah bekas galian jika kondisi
tanahnya layak untuk material urugan atau material luar yang diambil dari
luar lokasi yang sesuai dengan spesifikasi tanah urugan bila material bekas
galian tidak memenuhi syarat sebagai material urugan.
- Material urugan yang digunakan telah disetujui oleh Pengawas.
- Material timbunan yang dihampar kemudian dipadatkan
- Kepadatan timbunan kemudian ditentukan sesuai spesifikasi yang
diinginkan guna memperoleh hasil pemadatan yang baik
- Ukuran dan dimensi ditentukan berdasarkan gambar.
Tenaga
- Pekerja
Bahan
- Tanah Urug
Peralatan
- Cangkul
- Sekop
3. Pek. Urukan Lantai dengan Pasir
Syarat-bahan
Urugan pasir harus dilaksanakan / dipasang dibawah semua pekerjaan Lantai
minimal setebal 5 cm.
Sebelum pekerjaan diatasnya dilaksanakan lapisan pasir harus dipadatkan
dengan diberi air dan diratakan.
Pasir urug yang digunakan harus bersih dari akar-akaran dan kotoran lainnya.
Metode Pekerjaan:
Pekerjaan urugan pasir disini adalah bagian dari lantai Penimbunan pasir harus
diperhatikan tinggi urugan dalam gambar.
Cara Pelaksanaan
- Material pasir yang digunakan adalah pasir urug yang telah disetujui oleh
Pengawas.
- Material pasir urug dihampar Dibawah Lantai
- Ukuran dan dimensi ditentukan berdasarkan gambar.
Tenaga
- Mandor
- Pekerja
- Pekerja
Bahan
- Kaso
- Benang
- Paku
Peralatan
- Meteran
- Waterpas
- cangkul
- stemper Jenis Kuda
- skop
II. PEKERJAAN PASANGAN
1. Pek. Sloff 15/20
Syarat – Bahan
- Adukan beton harus mencapai Kekuatan Tekan Beton karakteristik mutu
beton fc 20 untuk Pekerjaan sloof beton.
- Pekerjaan sloof beton dibuat sesuai dengan gambar kerja baik ukuran
maupun bentuk.
- Semen yang digunakan adalah sama dengan semen pada syarat
pekerjaan pasangan.
- Pasir untuk pekerjaan beton harus pasir yang kasar dengan gradasi tidak
kurang dari diameter 0,35 mm.
- Pasir harus bersih dan kadar lumpur maksimum yang terkandung 5%.
- Split / batu pecah yang digunakan adalah dengan ukuran 1-2 cm sampai
dengan 2 - 3 cm dengan tidak memperlihatkan tanda-tanda kelapukan.
- Split harus bersih dari kotoran dan lumpur.
- Pemadatan Beton Menggunakan Alat Pemadat Beton (Vibrator)
Pekerjaan Pembesian
- Besi tulangan beton sebelum dipasang harus dibersihkan dari serpih-
serpih, karat, minyak, gemuk dan pelapisan yang akan merusak dan
mengurangi daya rekatnya dengan beton.
- Besi tulangan harus dibengkokkan/dibentuk dengan teliti sesuai dengan
bentuk dan ukuran yang tertera pada gambar kerja.besi tulangan beton
tidak boleh diluruskan atau dibengkokkan kembali dengan cara merusak
bahannya.
- Besi tulangan utama menggunakan besi beton Ø10 mm.
- Besi sengkang menggunakan besi beton Ø8 mm
- Besi tulangan dengan bengkokan yang tidak ditunjukan dalam gambar
tidak boleh dipakai, semua batang tulangan harus dibengkokkan dalam
keadaan dingin. Pemasangan dari besi beton hanya dapat diperkenankan
bila seluruh cara-cara pengerjaanya disetujui oleh Pengawas.
- Sistem pemasangan, penggunaan besi beton, ketepatan diameter dalam
pembesian ini agar tetap mengikuti gambar yang ada,
- Besi bekas tidak boleh dipasang / dipergunakan.
- Kawat beton dan kawat pengikat harus terbuat dari baja lunak dengan
diameter minimal 1 mm.
- Besi dan kawat beton seperti dimaksud di atas harus bebas dari kotoran-
kotoran, karat, cat, minyak, dan bahan lain yang mengurangi daya lekat
terhadap beton.
Bekisting
- Pekerjaan Bekisting dilakukan sebelum pembesian Sloof.
- Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu
papan dengan rangka kaso.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen pc Tiga Roda atau batu RaJa
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 10 (7,40 Kg per Batang)
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 8 (4,74 Kg per Batang)
- Papan /triplek
- Kaso
- Kawat
- Paku
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Raskam
- Benang
- Selang air, dll
2. Pek. Kolom K2 ( 20/20 )
Syarat – Bahan
- Adukan beton harus mencapai Kekuatan Tekan Beton karakteristik mutu
beton fc 20 untuk Pekerjaan Kolom beton.
- Pekerjaan Kolom beton dibuat sesuai dengan gambar kerja baik ukuran
maupun bentuk.
- Semen yang digunakan adalah sama dengan semen pada syarat
pekerjaan pasangan.
- Pasir untuk pekerjaan beton harus pasir yang kasar dengan gradasi tidak
kurang dari diameter 0,35 mm.
- Pasir harus bersih dan kadar lumpur maksimum yang terkandung 5%.
- Split / batu pecah yang digunakan adalah dengan ukuran 1-2 cm sampai
dengan 2 - 3 cm dengan tidak memperlihatkan tanda-tanda kelapukan.
- Split harus bersih dari kotoran dan lumpur.
- Pemadatan Beton Menggunakan Alat Pemadat Beton (Vibrator)
Pekerjaan Pembesian
- Besi tulangan beton sebelum dipasang harus dibersihkan dari serpih-
serpih, karat, minyak, gemuk dan pelapisan yang akan merusak dan
mengurangi daya rekatnya dengan beton.
- Besi tulangan harus dibengkokkan/dibentuk dengan teliti sesuai dengan
bentuk dan ukuran yang tertera pada gambar kerja.besi tulangan beton
tidak boleh diluruskan atau dibengkokkan kembali dengan cara merusak
bahannya.
- Besi tulangan utama menggunakan besi beton Ø12 mm dan Ø10 mm..
- Besi sengkang menggunakan besi beton Ø8 mm
- Besi tulangan dengan bengkokan yang tidak ditunjukan dalam gambar
tidak boleh dipakai, semua batang tulangan harus dibengkokkan dalam
keadaan dingin. Pemasangan dari besi beton hanya dapat diperkenankan
bila seluruh cara-cara pengerjaanya disetujui oleh Pengawas.
- Sistem pemasangan, penggunaan besi beton, ketepatan diameter dalam
pembesian ini agar tetap mengikuti gambar yang ada,
- Besi bekas tidak boleh dipasang / dipergunakan.
- Kawat beton dan kawat pengikat harus terbuat dari baja lunak dengan
diameter minimal 1 mm.
- Besi dan kawat beton seperti dimaksud di atas harus bebas dari kotoran-
kotoran, karat, cat, minyak, dan bahan lain yang mengurangi daya lekat
terhadap beton.
Bekisting
- Pekerjaan Bekisting dilakukan sebelum pembesian kolom.
- Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu
papan dengan rangka kaso.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen pc Tiga Roda atau batu RaJa
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 12 (10,70 Kg per Batang)
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 10 (7,40 Kg per Batang)
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 8 (4,74 Kg per Batang)
- Papan /triplek
- Kaso
- Kawat
- Paku
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Benang
- Selang air, dl
3. Pek. Beton Gawangan 20/30
Syarat – Bahan
- Adukan beton harus mencapai Kekuatan Tekan Beton karakteristik mutu
beton fc 20 untuk Pekerjaan Gawangan beton.
- Pekerjaan gawangan beton dibuat sesuai dengan gambar kerja baik
ukuran maupun bentuk.
- Semen yang digunakan adalah sama dengan semen pada syarat
pekerjaan pasangan.
- Pasir untuk pekerjaan beton harus pasir yang kasar dengan gradasi tidak
kurang dari diameter 0,35 mm.
- Pasir harus bersih dan kadar lumpur maksimum yang terkandung 5%.
- Split / batu pecah yang digunakan adalah dengan ukuran 1-2 cm sampai
dengan 2 - 3 cm dengan tidak memperlihatkan tanda-tanda kelapukan.
- Split harus bersih dari kotoran dan lumpur.
- Pemadatan Beton Menggunakan Alat Pemadat Beton (Vibrator)
Pekerjaan Pembesian
- Besi tulangan beton sebelum dipasang harus dibersihkan dari serpih-
serpih, karat, minyak, gemuk dan pelapisan yang akan merusak dan
mengurangi daya rekatnya dengan beton.
- Besi tulangan harus dibengkokkan/dibentuk dengan teliti sesuai dengan
bentuk dan ukuran yang tertera pada gambar kerja.besi tulangan beton
tidak boleh diluruskan atau dibengkokkan kembali dengan cara merusak
bahannya.
- Besi tulangan utama menggunakan besi beton Ø12 mm.dan Ø10 mm.
- Besi sengkang menggunakan besi beton Ø8 mm
- Besi tulangan dengan bengkokan yang tidak ditunjukan dalam gambar
tidak boleh dipakai, semua batang tulangan harus dibengkokkan dalam
keadaan dingin. Pemasangan dari besi beton hanya dapat diperkenankan
bila seluruh cara-cara pengerjaanya disetujui oleh Pengawas.
- Sistem pemasangan, penggunaan besi beton, ketepatan diameter dalam
pembesian ini agar tetap mengikuti gambar yang ada,
- Besi bekas tidak boleh dipasang / dipergunakan.
- Kawat beton dan kawat pengikat harus terbuat dari baja lunak dengan
diameter minimal 1 mm.
- Besi dan kawat beton seperti dimaksud di atas harus bebas dari kotoran-
kotoran, karat, cat, minyak, dan bahan lain yang mengurangi daya lekat
terhadap beton.
Bekisting
- Pekerjaan Bekisting dilakukan sebelum pembesian gawangan.
- Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu
papan dengan rangka kaso.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen pc Tiga Roda atau batu RaJa
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 12 (10,70 Kg per Batang)
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 10 (7,40 Kg per Batang)
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 8 (4,74 Kg per Batang)
- Papan /triplek
- Kaso
- Kawat
- Paku
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Benang
- Selang air, dll
4. Pek. Canopi
Syarat – Bahan
- Adukan beton harus mencapai Kekuatan Tekan Beton karakteristik mutu
beton fc 20 untuk Pekerjaan canopi beton.
- Pekerjaan canopi beton dibuat sesuai dengan gambar kerja baik ukuran
maupun bentuk.
- Semen yang digunakan adalah sama dengan semen pada syarat
pekerjaan pasangan.
- Pasir untuk pekerjaan beton harus pasir yang kasar dengan gradasi tidak
kurang dari diameter 0,35 mm.
- Pasir harus bersih dan kadar lumpur maksimum yang terkandung 5%.
- Split / batu pecah yang digunakan adalah dengan ukuran 1-2 cm sampai
dengan 2 - 3 cm dengan tidak memperlihatkan tanda-tanda kelapukan.
- Split harus bersih dari kotoran dan lumpur.
- Pemadatan Beton Menggunakan Alat Pemadat Beton (Vibrator)
Pekerjaan Pembesian
- Besi tulangan beton sebelum dipasang harus dibersihkan dari serpih-
serpih, karat, minyak, gemuk dan pelapisan yang akan merusak dan
mengurangi daya rekatnya dengan beton.
- Besi tulangan harus dibengkokkan/dibentuk dengan teliti sesuai dengan
bentuk dan ukuran yang tertera pada gambar kerja.besi tulangan beton
tidak boleh diluruskan atau dibengkokkan kembali dengan cara merusak
bahannya.
- Besi tulangan utama menggunakan besi beton Ø10 mm.
- Besi sengkang menggunakan besi beton Ø8 mm.
- Besi tulangan dengan bengkokan yang tidak ditunjukan dalam gambar
tidak boleh dipakai, semua batang tulangan harus dibengkokkan dalam
keadaan dingin. Pemasangan dari besi beton hanya dapat diperkenankan
bila seluruh cara-cara pengerjaanya disetujui oleh Pengawas.
- Sistem pemasangan, penggunaan besi beton, ketepatan diameter dalam
pembesian ini agar tetap mengikuti gambar yang ada,
- Besi bekas tidak boleh dipasang / dipergunakan.
- Kawat beton dan kawat pengikat harus terbuat dari baja lunak dengan
diameter minimal 1 mm.
- Besi dan kawat beton seperti dimaksud di atas harus bebas dari kotoran-
kotoran, karat, cat, minyak, dan bahan lain yang mengurangi daya lekat
terhadap beton.
Bekisting
- Pekerjaan Bekisting dilakukan sebelum pembesian canopi.
- Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu
papan dengan rangka kaso.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen pc batu raja dan tiga roda
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 10 (7,40 Kg per Batang)
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 8 (4,74 Kg per Batang)
- Papan /triplek
- Kaso
- Kawat
- Paku
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Benang
- Selang air, dl
5. Pek. Tangga
Syarat – Bahan
- Adukan beton harus mencapai Kekuatan Tekan Beton karakteristik mutu
beton Fc 20 untuk Pekerjaan tangga beton.
- Pekerjaan Tangga beton dibuat sesuai dengan gambar kerja baik ukuran
maupun bentuk.
- Semen yang digunakan adalah sama dengan semen pada syarat
pekerjaan pasangan.
- Pasir untuk pekerjaan beton harus pasir yang kasar dengan gradasi tidak
kurang dari diameter 0,35 mm.
- Pasir harus bersih dan kadar lumpur maksimum yang terkandung 5%.
- Split / batu pecah yang digunakan adalah dengan ukuran 1-2 cm sampai
dengan 2 - 3 cm dengan tidak memperlihatkan tanda-tanda kelapukan.
- Split harus bersih dari kotoran dan lumpur.
- Pemadatan Beton Menggunakan Alat Pemadat Beton (Vibrator)
Pekerjaan Pembesian
- Besi tulangan beton sebelum dipasang harus dibersihkan dari serpih-
serpih, karat, minyak, gemuk dan pelapisan yang akan merusak dan
mengurangi daya rekatnya dengan beton.
- Besi tulangan harus dibengkokkan/dibentuk dengan teliti sesuai dengan
bentuk dan ukuran yang tertera pada gambar kerja.besi tulangan beton
tidak boleh diluruskan atau dibengkokkan kembali dengan cara merusak
bahannya.
- Besi tulangan utama menggunakan besi beton Ø12 mm dan Ø10 mm.
- Besi tulangan utama Balok menggunakan besi beton Ø12 mm
- Besi sengkang Balok menggunakan besi beton Ø8 mm.
- Besi tulangan dengan bengkokan yang tidak ditunjukan dalam gambar
tidak boleh dipakai, semua batang tulangan harus dibengkokkan dalam
keadaan dingin. Pemasangan dari besi beton hanya dapat diperkenankan
bila seluruh cara-cara pengerjaanya disetujui oleh Pengawas.
- Sistem pemasangan, penggunaan besi beton, ketepatan diameter dalam
pembesian ini agar tetap mengikuti gambar yang ada,
- Besi bekas tidak boleh dipasang / dipergunakan.
- Kawat beton dan kawat pengikat harus terbuat dari baja lunak dengan
diameter minimal 1 mm.
- Besi dan kawat beton seperti dimaksud di atas harus bebas dari kotoran-
kotoran, karat, cat, minyak, dan bahan lain yang mengurangi daya lekat
terhadap beton.
Bekisting
- Pekerjaan Bekisting dilakukan sebelum pembesian tangga.
- Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu
papan dengan rangka kaso.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen pc batu raja dan tiga roda
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 12 (10,70 Kg per Batang)
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 10 (7,40 Kg per Batang)
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 8 (4,74 Kg per Batang)
- Papan /triplek
- Kaso
- Kawat
- Paku
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Raskam
- Benang
- Selang air, dll
6. Pek. Lantai Teras
a. Pek. Pasangan Dinding Bata 1/2 Batu Ad 1:4
Syarat – Bahan
- Bagian pekerjaan ini meliputi penyediaan bahan, pemasangan untuk
semua pasangan bata seperti yang tertera pada gambar,yaitu pasangan
dinding bata biasa.Pelaksanaan pemasangannya harus benar-benar
mengikuti garis-garis ketinggian dan bentuk-bentuk yang terlihat pada
gambar dan disebutkan dalam spesifikasi ini.
- Batu bata yang digunakan harus baru, terbakar keras dan tidak patah-
patah.
- Adukan yang digunakan untuk pasangan bata biasa adalah campuran 1
PC : 4 Pasir.
- Batu bata yang dipakai pada bangunan ini, menggunakan bata yang
berkualitas baik, utuh dan tidak cacat serta bata yang dipakai harus
dengan ukuran yang sama.
- Bata merah sebelum dipasang harus direndam dahulu dalam bak atau
drum air, sampai jenuh yang harus disiapkan di lapangan.
- Pasangan dinding bata merah dipasang sesuai dengan gambar kerja yang
sudah ada dan untuk pasangan tembok bata menggunakan pasangan
setengah bata.
- Perekat yang dipergunakan untuk pasangan bata adalah sebagai berikut :
Untuk pasangan tembok bata biasa menggunakan campuran 1 PC : 4 Ps
- Bata yang mentah, retak/tidak memenuhi syarat dan tetap terpasang agar
dibongkar dan segera digantii dengan bata yang memenuhi syarat
tersebut.
Metode pekerjaan :
- Benang ditarik biasanya pada sisi luar atau sisi dalam pasangan bata.
- Pembuatan dan pengajuan gambar shop drawing pekerjaan pasang
dinding ½ bata.
- Approval material yang akan digunakan.
- Persiapan lahan kerja.
- Persiapan material kerja, antara lain : bata, semen PC, pasir pasang dan
air.
- Persiapan alat bantu kerja, antara lain : water pass, meteran, benang,
unting- unting, profil, selang air, sendok semen, dll.
- Pengukuran dengan menggunakan alat ukur waterpass.
- Juru ukur/tukang menentukan dan menandai (marking) lokasi yang akan
dipasang batu bata termasuk titik-titik kolom praktis, as dinding, ketinggian
pasangan, siku ruangan dan ketebalan dinding.
- Pasangan bata biasa dengan menggunakan adukan 1PC : 4Psr.
- Sebelum bata dipasang terlebih dahulu direndam dalam air jenuh, agar air
semen adukan tidak terserap dalam bata yang mana akan mengakibatkan
adukan mudah rontok dan dan pasangan batu bata cukup kuat.
- Buat adukan untuk pasangan dinding bata.
- Pasang profil dan benang serta unting-unting untuk acuan pasangan
dinding bata.
- Pasang dan susun bata pada area yang telah diberi tanda marking dengan
menggunakan perekat adukan.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Bata
- Semen PC batu raja dan tiga roda
- Pasir pasang
- Air
Peralatan
- Water pass
- Meteran
- Benang
- Unting-unting
- Profil
- Selang air
b. Pek. Plesteran Dinding, Adk. 1:4
Syarat – Bahan
- Semua pekerjaan, dinding bata di plester lihat gambar kerja
- Plesteran harus rata dan tegak lurus dengan ketebalan 1,5 mm.
- Plesteran dinding dikerjakan luar dalam, sebelum diplester didnding bata
harus disiram dengan air hingga kedap.
- Semen yang digunakan untuk pekerjaan pasangan adalah jenis semen
portland (PC 50 kg/zak Merk Batu Raja) yang beredar di pasaran dan
disahkan oleh Pemerintah dan Instansi yang berwenang dari jenis dan
merk yang sama
- Pasir untuk pekerjaan pasangan harus pasir yang halus dengan gradasi
tidak lebih dari diameter 0,35 mm.
- Pasir yang digunakan pasir pasang dan harus bersih dan kadar lumpur
maksimum yang terkandung 5%.
- Air yang digunakan untuk pekerjaan pasangan harus berkualitas baik yang
sama dengan kualitas dan syarat air minum yaitu tidak merwarna, tidak
berasa dan tidak berbau.
Metode pekerjaan :
- Pekerjaan plesteran dilakukan setelah pekerjaan dinding dilakukan atau
dapat juga dilakukan sehari setelah dinding dipasang.
- Pasir pasang yang akan digunakan terlebih dahulu di ayak.Hal ini
untuk menghilangkan sampah-sampah yang ada pada pasir.
- Kemudian spesi diaduk sesuai dengan kebutuhan spesi yang diperlukan.
- Pasangan dinding bata terlebih dahulu disiram air
- Dibuat kepala plesteran pada beberapa bagian
- Permukaan dinding diplesteer kemudian diratakan dengan sipatan
- Setelah proses plesteran selesai dilakukan barulah dapat dilakukan
proses pengacian dengan menggunakan campuran semen dan air.
- Apabila sudah kering digosok menggunakan kertas bekas sak semen
hingga halus.
- Peralatan yang digunakan pada pekerjaan ini sama dengan peralatan
yang digunakan pada pekerjaan dinding.
- Perbandingan campuran dan pengetesannya dapat dilaksanakan dalam
waktu 1 minggu dan tidak ada penambahan waktu lagi untuk itu.
- Plester/adukan dengan campuran 1Pc:4Ps digunakan pada daerah-
daerah seluruh dinding bata seperti ditunjukkan dalam gambar.
- Plester/adukan harus dicampur dengan bahan“Additive” untuk mencegah
keretakan yang tidak diinginkan dan terlebih dahulu mendapatkan
persetujuan pengawas
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Semen PC batu raja dan tiga roda
- Pasir pasang
- Air
Peralatan
- Waterpas
- Selang Air
- Jidar
- Benang
- Sendok Semen dll
c. Pekerjaan Acian
Syarat – Bahan
- Semua pekerjaan, dinding bata diaci lihat gambar kerja acian harus rata
dan tegak lurus
- Acian dinding dikerjakan luar dalam, sebelum diaci Plesteran.
- Semen yang digunakan untuk pekerjaan pasangan adalah jenis semen
portland (PC 50 kg/zak baturaja) yang beredar di pasaran dan disahkan
oleh Pemerintah dan Instansi yang berwenang dari jenis dan merk yang
sama
- Air yang digunakan untuk pekerjaan pasangan harus berkualitas baik yang
sama dengan kualitas dan syarat air minum yaitu tidak merwarna, tidak
berasa dan titak berbau.
Metode pekerjaan :
- Pekerjaan acian dilakukan setelah pekerjaan plesteran dilakukan. Apabila
sudah kering digosok menggunakan kertas bekas sak semen hingga
halus.
- Acian dapat dilaksanakan setelah permukaan plesteran sudah kering
(cukup umur).
- Permukaan plesteran sebelum di Acian telebih dahulu disiram air. Untuk
memperoleh hasil Acian yang halus, setelah plesteran diberi lapisan acian
semen pc, permukaan acian sebelum mengering digosok dengan
menggunakan kertas gosok
- Lakukan kuring pada Plesteran dengan di siram setiap hari, guna
menjaga penyusutan yang berlebihan.
- Lakukan pengacian dengan komposisi 2 Pc : 3 kapur dengan steel trower
dan ratakan dengan jidar alumunium. Pemakaian kapur juga
diperuntungkan untuk menghindari retak rambut pada permukaan dinding.
- Siram permukaan plesteran sampai dengan jenuh air sebelum pekerjaan
acian.
- Untuk mengurangi pori-pori, gosok permukaan dengan kertas semen.
- Lakukan pengecekan dan pengukuran dilapangan untuk opening yang
akan dipasang kusen aluminium apakah sudah sesuai dengan gambar
kerja atau belum.
- Curing permukaan acian minimal 1 kali sehari dalam waktu selama 3 hari.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Semen pc batu raja dan tiga roda
- Kapur aci
- Air
Peralatan
- Waterpas
- Selang Air
- Jidar
- Benang
- Sendok Semen dll.
d. Pekerjaan Pemasangan lantai Rabat fc 15 mpa tebal 7cm
Syarat – Bahan
- Adukan beton harus mencapai Kekuatan Tekan Beton karakteristik mutu
beton fc 15 untuk Pekerjaan balok latai.
- Pekerjaan balok dibuat sesuai dengan gambar kerja baik ukuran maupun
bentuk.
- Semen yang digunakan adalah sama dengan semen pada syarat
pekerjaan pasangan.
- Pasir untuk pekerjaan beton harus pasir yang kasar dengan gradasi tidak
kurang dari diameter 0,35 mm.
- Pasir harus bersih dan kadar lumpur maksimum yang terkandung 5%.
- Split / batu pecah yang digunakan adalah dengan ukuran 1 - 2 cm sampai
dengan 2 - 3 cm dengan tidak memperlihatkan tanda-tanda kelapukan.
- Split harus bersih dari kotoran dan lumpur.
- Pemadatan Beton Menggunakan Alat Pemadat Beton (Vibrator)
Bekisting
- Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu
papan dengan rangka kaso.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen pc batu raja dan tiga roda
- Papan /triplek
- Kaso
- Kawat
- Paku
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Raskam
- Benang
- Selang air, dll
7. Pek. kolom praktis beton bertulang (11x11)
Syarat – Bahan
- Adukan beton harus mencapai Kekuatan Tekan Beton karakteristik mutu
beton Fc 20 untuk Pekerjaan kolom praktis beton.
- Pekerjaan kolom praktis beton dibuat sesuai dengan gambar kerja baik
ukuran maupun bentuk.
- Semen yang digunakan adalah sama dengan semen pada syarat
pekerjaan pasangan.
- Pasir untuk pekerjaan beton harus pasir yang kasar dengan gradasi tidak
kurang dari diameter 0,35 mm.
- Pasir harus bersih dan kadar lumpur maksimum yang terkandung 5%.
- Split / batu pecah yang digunakan adalah dengan ukuran 1-2 cm sampai
dengan 2 - 3 cm dengan tidak memperlihatkan tanda-tanda kelapukan.
- Split harus bersih dari kotoran dan lumpur.
- Pemadatan Beton Menggunakan Alat Pemadat Beton (Vibrator)
Pekerjaan Pembesian
- Besi tulangan beton sebelum dipasang harus dibersihkan dari serpih-
serpih, karat, minyak, gemuk dan pelapisan yang akan merusak dan
mengurangi daya rekatnya dengan beton.
- Besi tulangan harus dibengkokkan/dibentuk dengan teliti sesuai dengan
bentuk dan ukuran yang tertera pada gambar kerja.besi tulangan beton
tidak boleh diluruskan atau dibengkokkan kembali dengan cara merusak
bahannya.
- Besi tulangan utama menggunakan besi beton Ø10 mm.
- Besi sengkang menggunakan besi beton Ø8 mm.
- Besi tulangan dengan bengkokan yang tidak ditunjukan dalam gambar
tidak boleh dipakai, semua batang tulangan harus dibengkokkan dalam
keadaan dingin. Pemasangan dari besi beton hanya dapat diperkenankan
bila seluruh cara-cara pengerjaanya disetujui oleh Pengawas.
- Sistem pemasangan, penggunaan besi beton, ketepatan diameter dalam
pembesian ini agar tetap mengikuti gambar yang ada,
- Besi bekas tidak boleh dipasang / dipergunakan.
- Kawat beton dan kawat pengikat harus terbuat dari baja lunak dengan
diameter minimal 1 mm.
- Besi dan kawat beton seperti dimaksud di atas harus bebas dari kotoran-
kotoran, karat, cat, minyak, dan bahan lain yang mengurangi daya lekat
terhadap beton.
Bekisting
- Pekerjaan Bekisting dilakukan sebelum pembesian kolom praktis.
- Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu
papan dengan rangka kaso.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen pc batu raja dan tiga roda
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 10 (7,40 Kg per Batang)
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 8 (4,74 Kg per Batang)
- Papan /triplek
- Kaso
- Kawat
- Paku
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Raskam
- Benang
Selang air, dll
8. Pekerjaan Balok Late
Syarat – Bahan
- Adukan beton harus mencapai Kekuatan Tekan Beton karakteristik mutu
beton fc 20 untuk Pekerjaan balok latai.
- Pekerjaan balok dibuat sesuai dengan gambar kerja baik ukuran maupun
bentuk.
- Semen yang digunakan adalah sama dengan semen pada syarat
pekerjaan pasangan.
- Pasir untuk pekerjaan beton harus pasir yang kasar dengan gradasi tidak
kurang dari diameter 0,35 mm.
- Pasir harus bersih dan kadar lumpur maksimum yang terkandung 5%.
- Split / batu pecah yang digunakan adalah dengan ukuran 1 - 2 cm sampai
dengan 2 - 3 cm dengan tidak memperlihatkan tanda-tanda kelapukan.
- Split harus bersih dari kotoran dan lumpur.
- Pemadatan Beton Menggunakan Alat Pemadat Beton (Vibrator)
Pekerjaan Pembesian
- Besi tulangan beton sebelum dipasang harus dibersihkan dari serpih-
serpih, karat, minyak, gemuk dan pelapisan yang akan merusak dan
mengurangi daya rekatnya dengan beton.
- Besi tulangan harus dibengkokkan/dibentuk dengan teliti sesuai dengan
bentuk dan ukuran yang tertera pada gambar kerja.besi tulangan beton
tidak boleh diluruskan atau dibengkokkan kembali dengan cara merusak
bahannya.
- Besi tulangan utama menggunakan besi beton Ø10mm, besi
sengkang/cincin menggunakan besi beton Ø8 mm dengan jarak antar
sengkang/cincin 15cm.
- Besi tulangan dengan bengkokan yang tidak ditunjukan dalam gambar
tidak boleh dipakai, semua batang tulangan harus dibengkokkan dalam
keadaan dingin. Pemasangan dari besi beton hanya dapat diperkenankan
bila seluruh cara-cara pengerjaanya disetujui oleh Pengawas.
- Sistem pemasangan, penggunaan besi beton, ketepatan diameter dalam
pembesian ini agar tetap mengikuti gambar yang ada,
- Besi bekas tidak boleh dipasang / dipergunakan.
- Kawat beton dan kawat pengikat harus terbuat dari baja lunak dengan
diameter minimal 1 mm.
- Besi dan kawat beton seperti dimaksud di atas harus bebas dari kotoran-
kotoran, karat, cat, minyak, dan bahan lain yang mengurangi daya lekat
terhadap beton.
Bekisting
- Pekerjaan Bekisting dilakukan sebelum pembesian Balok Latai
- Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu
papan dengan rangka kaso.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen pc batu raja dan tiga roda
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 10 (7,40 Kg per Batang)
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 8 (4,74 Kg per Batang)
- Papan /triplek
- Kaso
- Kawat
- Paku
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Raskam
- Benang
- Selang air, dll
9. Pekerjaan Pasangan Dinding Bata 1/2 Batu Ad 1:4
Syarat – Bahan
- Bagian pekerjaan ini meliputi penyediaan bahan, pemasangan untuk
semua pasangan bata seperti yang tertera pada gambar,yaitu pasangan
dinding bata biasa.Pelaksanaan pemasangannya harus benar-benar
mengikuti garis-garis ketinggian dan bentuk-bentuk yang terlihat pada
gambar dan disebutkan dalam spesifikasi ini.
- Batu bata yang digunakan harus baru, terbakar keras dan tidak patah-
patah.
- Adukan yang digunakan untuk pasangan bata biasa adalah campuran 1
PC : 4 Pasir.
- Batu bata yang dipakai pada bangunan ini, menggunakan bata yang
berkualitas baik, utuh dan tidak cacat serta bata yang dipakai harus
dengan ukuran yang sama.
- Bata merah sebelum dipasang harus direndam dahulu dalam bak atau
drum air, sampai jenuh yang harus disiapkan di lapangan.
- Pasangan dinding bata merah dipasang sesuai dengan gambar kerja yang
sudah ada dan untuk pasangan tembok bata menggunakan pasangan
setengah bata.
- Perekat yang dipergunakan untuk pasangan bata adalah sebagai berikut :
Untuk pasangan tembok bata biasa menggunakan campuran 1 PC : 4 Ps
- Bata yang mentah, retak/tidak memenuhi syarat dan tetap terpasang agar
dibongkar dan segera digantii dengan bata yang memenuhi syarat
tersebut.
Metode pekerjaan :
- Benang ditarik biasanya pada sisi luar atau sisi dalam pasangan bata.
- Pembuatan dan pengajuan gambar shop drawing pekerjaan pasang
dinding ½ bata.
- Approval material yang akan digunakan.
- Persiapan lahan kerja.
- Persiapan material kerja, antara lain : bata, semen PC, pasir pasang dan
air.
- Persiapan alat bantu kerja, antara lain : water pass, meteran, benang,
unting- unting, profil, selang air, sendok semen, dll.
- Pengukuran dengan menggunakan alat ukur waterpass.
- Juru ukur/tukang menentukan dan menandai (marking) lokasi yang akan
dipasang batu bata termasuk titik-titik kolom praktis, as dinding, ketinggian
pasangan, siku ruangan dan ketebalan dinding.
- Pasangan bata biasa dengan menggunakan adukan 1PC : 4Psr.
- Sebelum bata dipasang terlebih dahulu direndam dalam air jenuh, agar air
semen adukan tidak terserap dalam bata yang mana akan mengakibatkan
adukan mudah rontok dan dan pasangan batu bata cukup kuat.
- Buat adukan untuk pasangan dinding bata.
- Pasang profil dan benang serta unting-unting untuk acuan pasangan
dinding bata.
- Pasang dan susun bata pada area yang telah diberi tanda marking dengan
menggunakan perekat adukan.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Bata
- Semen PC batu raja dan tiga roda
- Pasir pasang
- Air
Peralatan
- Water pass
- Meteran
- Benang
- Unting-unting
- Profil
- Selang air
10. Pek. Plesteran Dinding, Adk. 1:4
Syarat – Bahan
- Semua pekerjaan, dinding bata di plester lihat gambar kerja
- Plesteran harus rata dan tegak lurus dengan ketebalan 1,5 mm.
- Plesteran dinding dikerjakan luar dalam, sebelum diplester didnding bata
harus disiram dengan air hingga kedap.
- Semen yang digunakan untuk pekerjaan pasangan adalah jenis semen
portland (PC 50 kg/zak Merk Batu Raja) yang beredar di pasaran dan
disahkan oleh Pemerintah dan Instansi yang berwenang dari jenis dan
merk yang sama
- Pasir untuk pekerjaan pasangan harus pasir yang halus dengan gradasi
tidak lebih dari diameter 0,35 mm.
- Pasir yang digunakan pasir pasang dan harus bersih dan kadar lumpur
maksimum yang terkandung 5%.
- Air yang digunakan untuk pekerjaan pasangan harus berkualitas baik yang
sama dengan kualitas dan syarat air minum yaitu tidak merwarna, tidak
berasa dan tidak berbau.
Metode pekerjaan :
- Pekerjaan plesteran dilakukan setelah pekerjaan dinding dilakukan atau
dapat juga dilakukan sehari setelah dinding dipasang.
- Pasir pasang yang akan digunakan terlebih dahulu di ayak.Hal ini
untuk menghilangkan sampah-sampah yang ada pada pasir.
- Kemudian spesi diaduk sesuai dengan kebutuhan spesi yang diperlukan.
- Pasangan dinding bata terlebih dahulu disiram air
- Dibuat kepala plesteran pada beberapa bagian
- Permukaan dinding diplesteer kemudian diratakan dengan sipatan
- Setelah proses plesteran selesai dilakukan barulah dapat dilakukan
proses pengacian dengan menggunakan campuran semen dan air.
- Apabila sudah kering digosok menggunakan kertas bekas sak semen
hingga halus.
- Peralatan yang digunakan pada pekerjaan ini sama dengan peralatan
yang digunakan pada pekerjaan dinding.
- Perbandingan campuran dan pengetesannya dapat dilaksanakan dalam
waktu 1 minggu dan tidak ada penambahan waktu lagi untuk itu.
- Plester/adukan dengan campuran 1Pc:4Ps digunakan pada daerah-
daerah seluruh dinding bata seperti ditunjukkan dalam gambar.
- Plester/adukan harus dicampur dengan bahan“Additive” untuk mencegah
keretakan yang tidak diinginkan dan terlebih dahulu mendapatkan
persetujuan pengawas
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Semen PC batu raja dan tiga roda
- Pasir pasang
- Air
Peralatan
- Waterpas
- Selang Air
- Jidar
- Benang
- Sendok Semen dll
11. Pekerjaan Acian
Syarat – Bahan
- Semua pekerjaan, dinding bata diaci lihat gambar kerja acian harus rata
dan tegak lurus
- Acian dinding dikerjakan luar dalam, sebelum diaci Plesteran.
- Semen yang digunakan untuk pekerjaan pasangan adalah jenis semen
portland (PC 50 kg/zak baturaja) yang beredar di pasaran dan disahkan
oleh Pemerintah dan Instansi yang berwenang dari jenis dan merk yang
sama
- Air yang digunakan untuk pekerjaan pasangan harus berkualitas baik yang
sama dengan kualitas dan syarat air minum yaitu tidak merwarna, tidak
berasa dan titak berbau.
Metode pekerjaan :
- Pekerjaan acian dilakukan setelah pekerjaan plesteran dilakukan. Apabila
sudah kering digosok menggunakan kertas bekas sak semen hingga
halus.
- Acian dapat dilaksanakan setelah permukaan plesteran sudah kering
(cukup umur).
- Permukaan plesteran sebelum di Acian telebih dahulu disiram air. Untuk
memperoleh hasil Acian yang halus, setelah plesteran diberi lapisan acian
semen pc, permukaan acian sebelum mengering digosok dengan
menggunakan kertas gosok
- Lakukan kuring pada Plesteran dengan di siram setiap hari, guna
menjaga penyusutan yang berlebihan.
- Lakukan pengacian dengan komposisi 2 Pc : 3 kapur dengan steel trower
dan ratakan dengan jidar alumunium. Pemakaian kapur juga
diperuntungkan untuk menghindari retak rambut pada permukaan dinding.
- Siram permukaan plesteran sampai dengan jenuh air sebelum pekerjaan
acian.
- Untuk mengurangi pori-pori, gosok permukaan dengan kertas semen.
- Lakukan pengecekan dan pengukuran dilapangan untuk opening yang
akan dipasang kusen aluminium apakah sudah sesuai dengan gambar
kerja atau belum.
- Curing permukaan acian minimal 1 kali sehari dalam waktu selama 3 hari.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Semen pc batu raja dan tiga roda
- Kapur aci
- Air
Peralatan
- Waterpas
- Selang Air
- Jidar
- Benang
- Sendok Semen dll.
12. Pekerjaan Lantai dan Dinding
a. Pekerjaan Pasangan Lantai Ubin Granit 60 x 60 cm
Syarat – Bahan
- Pekerjaan finishing lantai dan dinding Granit baru boleh dilaksanakan
setelah seluruh pekerjaan plafond dan seluruh pemasangan lapisan-lapisan
pada dinding selesai dikerjakan.
- Permukaan yang akan dipasang Granit harus bersih dan bebas dari
kontaminasi material yang mengandung bahan kimia.
- Granit yang terpasang harus dalam keadaan baik, tidak retak, tidak cacat
dan tidak bernoda.
- Bidang pemasangan harus merupakan bidang yang benar benar rata.
- Jarak antara unit unit pemasangan Granit yang terpasang (lebar siar siar),
harus sama lebarnya. Siar-siar harus membentuk garis garis sejajar dan
lurus yang sama lebar dan sama dalamnya. Untuk siar siar yang
berpotongan harus membentuk siku dan saling berpotongan tegak lurus
sesamanya.
- Siar siar diisi dengan bahan pengisi siar sesuai ketentuan dalam
persyaratan bahan, dengan warna bahan pengisi sesuai dengan warna
bahan yang dipasangnya.
- Pemotongan unit unit Keramik harus menggunakan alat pemotong khusus
sesuai persyaratan dari pabrik bersangkutan.
- Keramik yang sudah terpasang harus dibersihkan dari segala macam noda
yang terjadi pada permukaan hingga betul betul bersih.
- Ruang –ruang yang di pasang keramik lihat pada gambar kerja. Keramik
yang digunakan ukuran Ubin Granit 60 x 60 cm
- Semua jenis bahan, bentuk, ukuran dan ketinggian telah ditentukan pada
gambar.
- Pemasangan lantai harus dilaksanakan dengan rata / waterpass, rapi dan
tidak bergelombang. Untuk daerah-daerah tertentu, pemasangan
dilaksanakan dengan kemiringan 1% kearah lubang pembuangan (floor
drain). Pada lantai yang tidak berhubungan dengan dinding / pengakhiran
bebas atau karena perbedaan tinggi dengan lantai lainnya, harus dipasang
ubin pinggul.
- Pemasangan lantai dilakukan diatas pasir urug (tebal 5 cm) yang telah
dipadatkan. Pemasangan lantai dilakukan dengan rata dan adukan terisi
padat (tidak boleh terdapat rongga).
- Semen yang digunakan untuk pekerjaan pasangan adalah jenis semen
portland (PC 50 kg/zak) yang beredar di pasaran dan disahkan oleh
Pemerintah dan Instansi yang berwenang dari jenis dan merk yang sama
- Pasir untuk pekerjaan pasangan harus pasir yang halus dengan gradasi
tidak lebih dari diameter 0,35 mm.
- Pasir yang digunakan pasir pasang dan harus bersih dan kadar lumpur
maksimum yang terkandung 5%.
- Air yang digunakan untuk pekerjaan pasangan harus berkualitas baik yang
sama dengan kualitas dan syarat air minum yaitu tidak merwarna, tidak
berasa dan tidak berbau.
Metode pekerjaan :
Pelaksanaan Pemasangan Ubin Granit 60 x 60 cm
- Sebagai patokan pemasangan kita ikuti gambar rencana pemasangan yang
telah dibuat sebelumnya.
- Pemasangan Granit kepalaan yang vertikal dan horizontal dimulai dari
tengah dinding menuju kearah pinggir
- Pasangan Granit bagian pinggir tidak boleh terpadat potongan yang kecil,
harus > ½ tegel keramik
- Pasangan Granit harus mengikuti tarikan benang vertikal dan horizontal
yang waterpas dan benang
- Untuk pasangan baris pertama Granit harus diplot dulu agar sesuai dengan
gambar rencana dan tidak terdapat potongan yang kecil dibagian pinggir
- Tiap baris pasangan Granit nad –nadnya harus dijamin lurus dan sejajar
- Spesi pasangan harus mempergunakan campuran yang kuat dan kedap
air, cara pemasangannya spesi harus dipasang pada Granit dulu baru
ditempelkan pada dasar dengan cara titekan dan diketok –ketok sampai
dengan rata dan padat
- Pasangan spesi Granit harus padat dan rata tidak boleh terdapat bagian
yang kosong
- Sebelum pemasangan dilakukan lantai kerja maupun Granit nya harus
dibasahi air terlebih dahulu.
- Setelah Granit kepalaan terpasang, untuk pemasangan Keramik
selanjutnya dilakukan tegak lurus kepalaan.
- Untuk mendapatkan permukaan yang rata, pasangan Granit tiap baris
harus ditap (diratakan) dengan jidar panjang dan diraba dengan tangan tiap
sambungan nad Granit
- Nad-nad Granit yang diberi celah, pengisiannya dengan mengoleskan
adonan semen kental atau dengan bahan khusus
- Pertemuan nad Granit pada pojokan harus ketemu dan sudutnya harus
siku-siku dan lurus
- Pertemuan Granit pada pojokan sebaiknya dipinggul (dibulatkan) atau
dislep serong
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Ubin Granit 60 x 60 cm (1 Kotak = 144 m2) Magia Tile
- Semen Batu Raja dan tiga roda
- Pasir
- Air
- Semen warna
Peralatan
- Sendok Semen
- Benang
- Waterpass
- Palu karet.
Alat Bantu
b. Pekerjaan Pasangan Lantai Keramik Uk. 25x25 cm
c. Pekerjaan Pasangan Dinding Keramik Uk. 25x40 cm
Syarat – Bahan
- Pekerjaan finishing lantai dan dinding kramik baru boleh dilaksanakan
setelah seluruh pekerjaan plafond dan seluruh pemasangan lapisan-lapisan
pada dinding selesai dikerjakan.
- Permukaan yang akan dipasang Keramik harus bersih dan bebas dari
kontaminasi material yang mengandung bahan kimia.
- Keramik yang terpasang harus dalam keadaan baik, tidak retak, tidak cacat
dan tidak bernoda.
- Bidang pemasangan harus merupakan bidang yang benar benar rata.
- Jarak antara unit unit pemasangan Keramik yang terpasang (lebar siar siar),
harus sama lebarnya. Siar-siar harus membentuk garis garis sejajar dan
lurus yang sama lebar dan sama dalamnya. Untuk siar siar yang
berpotongan harus membentuk siku dan saling berpotongan tegak lurus
sesamanya.
- Siar siar diisi dengan bahan pengisi siar sesuai ketentuan dalam
persyaratan bahan, dengan warna bahan pengisi sesuai dengan warna
bahan yang dipasangnya.
- Pemotongan unit unit Keramik harus menggunakan alat pemotong khusus
sesuai persyaratan dari pabrik bersangkutan.
- Keramik yang sudah terpasang harus dibersihkan dari segala macam noda
yang terjadi pada permukaan hingga betul betul bersih.
- Ruang –ruang yang di pasang keramik lihat pada gambar kerja. Keramik
yang digunakan ukuran 25x25 cm SNI.dan 25x40 SNI
- Semua jenis bahan, bentuk, ukuran dan ketinggian telah ditentukan pada
gambar.
- Pemasangan lantai harus dilaksanakan dengan rata / waterpass, rapi dan
tidak bergelombang. Untuk daerah-daerah tertentu, pemasangan
dilaksanakan dengan kemiringan 1% kearah lubang pembuangan (floor
drain). Pada lantai yang tidak berhubungan dengan dinding / pengakhiran
bebas atau karena perbedaan tinggi dengan lantai lainnya, harus dipasang
ubin pinggul.
- Pemasangan lantai dilakukan diatas pasir urug (tebal 5 cm) yang telah
dipadatkan. Pemasangan lantai dilakukan dengan rata dan adukan terisi
padat (tidak boleh terdapat rongga).
- Semen yang digunakan untuk pekerjaan pasangan adalah jenis semen
portland (PC 50 kg/zak) yang beredar di pasaran dan disahkan oleh
Pemerintah dan Instansi yang berwenang dari jenis dan merk yang sama
- Pasir untuk pekerjaan pasangan harus pasir yang halus dengan gradasi
tidak lebih dari diameter 0,35 mm.
- Pasir yang digunakan pasir pasang dan harus bersih dan kadar lumpur
maksimum yang terkandung 5%.
- Air yang digunakan untuk pekerjaan pasangan harus berkualitas baik yang
sama dengan kualitas dan syarat air minum yaitu tidak merwarna, tidak
berasa dan tidak berbau.
Metode pekerjaan :
Pelaksanaan Pemasangan Keramik 25x25cm dan 25x40
- Sebagai patokan pemasangan kita ikuti gambar rencana pemasangan yang
telah dibuat sebelumnya.
- Pemasangan keramik kepalaan yang vertikal dan horizontal dimulai dari
tengah dinding menuju kearah pinggir
- Pasangan keramik bagian pinggir tidak boleh terpadat potongan yang kecil,
harus > ½ tegel keramik
- Pasangan keramik harus mengikuti tarikan benang vertikal dan horizontal
yang waterpas dan benang
- Untuk pasangan baris pertama keramik harus diplot dulu agar sesuai
dengan gambar rencana dan tidak terdapat potongan yang kecil dibagian
pinggir
- Tiap baris pasangan Keramik nad –nadnya harus dijamin lurus dan sejajar
- Spesi pasangan harus mempergunakan campuran yang kuat dan kedap
air, cara pemasangannya spesi harus dipasang pada keramik dulu baru
ditempelkan pada dasar dengan cara titekan dan diketok –ketok sampai
dengan rata dan padat
- Pasangan spesi keramik harus padat dan rata tidak boleh terdapat bagian
yang kosong
- Sebelum pemasangan dilakukan lantai kerja maupun Keramiknya harus
dibasahi air terlebih dahulu.
- Setelah keramik kepalaan terpasang, untuk pemasangan Keramik
selanjutnya dilakukan tegak lurus kepalaan.
- Untuk mendapatkan permukaan yang rata, pasangan keramik tiap baris
harus ditap (diratakan) dengan jidar panjang dan diraba dengan tangan tiap
sambungan nad keramik
- Nad-nad keramik yang diberi celah, pengisiannya dengan mengoleskan
adonan semen kental atau dengan bahan khusus
- Pertemuan nad keramik pada pojokan harus ketemu dan sudutnya harus
siku-siku dan lurus
- Pertemuan keramik pada pojokan sebaiknya dipinggul (dibulatkan) atau
dislep serong
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Keramik bermotif warna 25 x 25 cm (Buah) merk diamond/uno
- Keramik bermotif warna 25 x 40 cm (Buah) merk diamond/uno
- Semen Batu Raja dan tiga roda
- Pasir
- Air
- Semen warna
Peralatan
- Sendok Semen
- Benang
- Waterpass
- Palu karet.
- Alat Bantu (balok-balok kayu, dll)
a. Pekerjaan Pemasangan lantai Rabat fc 15 mpa tebal 7cm
Syarat – Bahan
- Adukan beton harus mencapai Kekuatan Tekan Beton karakteristik mutu
beton fc 15 untuk Pekerjaan balok latai.
- Pekerjaan balok dibuat sesuai dengan gambar kerja baik ukuran maupun
bentuk.
- Semen yang digunakan adalah sama dengan semen pada syarat
pekerjaan pasangan.
- Pasir untuk pekerjaan beton harus pasir yang kasar dengan gradasi tidak
kurang dari diameter 0,35 mm.
- Pasir harus bersih dan kadar lumpur maksimum yang terkandung 5%.
- Split / batu pecah yang digunakan adalah dengan ukuran 1 - 2 cm sampai
dengan 2 - 3 cm dengan tidak memperlihatkan tanda-tanda kelapukan.
- Split harus bersih dari kotoran dan lumpur.
- Pemadatan Beton Menggunakan Alat Pemadat Beton (Vibrator)
Bekisting
- Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu
papan dengan rangka kaso.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen pc batu raja dan tiga roda
- Papan /triplek
- Kaso
- Kawat
- Paku
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Raskam
- Benang
- Selang air, dll
13. Pek. Bingkai Jendela/GRC Motif
a. Pekerjaan Pasangan GRC Motif
Syarat – Bahan
- Dimensi lebar dan panjang disesuaikan dengan motif dan desain yang
diinginkan.
- Motif dan desain GRC sesuai dengan gambar desain Rencana yang telah
disetujui.
Metode pekerjaan :
Pelaksanaan Pemasangan GRC Motif
- Pemasangan menggunakan metode basah dengan adukan perekat khusus
GRC.
- Menggunakan perekat GRC yang direkomendasikan oleh produsen,
dengan rasio campuran sesuai petunjuk produsen.
- Pemotongan dan penyesuaian GRC dilakukan sesuai kebutuhan proyek
menggunakan alat potong yang sesuai.
- Pemasangan GRC dengan memperhatikan pola dan arah yang sesuai
dengan desain, dengan tingkat presisi yang tinggi.
- Pewarnaan GRC dilakukan sesuai dengan desain, menggunakan pigmen
warna tahan cuaca dan UV.
- Menggunakan metode curing yang tepat setelah pemasangan untuk
menghindari retak dan memastikan kekuatan optimal.
- Setelah pemasangan selesai, permukaan GRC ditutup dengan lapisan
pelindung sesuai petunjuk produsen.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- GRC Motif SNI
- Perekat GRC SNI
Peralatan
- Benang
- Meteran
- Waterpass
- Gunting
b. Pek. Pasangan Dinding Bata 1/2 Batu Ad 1:4
Syarat – Bahan
- Bagian pekerjaan ini meliputi penyediaan bahan, pemasangan untuk
semua pasangan bata seperti yang tertera pada gambar,yaitu pasangan
dinding bata biasa.Pelaksanaan pemasangannya harus benar-benar
mengikuti garis-garis ketinggian dan bentuk-bentuk yang terlihat pada
gambar dan disebutkan dalam spesifikasi ini.
- Batu bata yang digunakan harus baru, terbakar keras dan tidak patah-
patah.
- Adukan yang digunakan untuk pasangan bata biasa adalah campuran 1
PC : 4 Pasir.
- Batu bata yang dipakai pada bangunan ini, menggunakan bata yang
berkualitas baik, utuh dan tidak cacat serta bata yang dipakai harus
dengan ukuran yang sama.
- Bata merah sebelum dipasang harus direndam dahulu dalam bak atau
drum air, sampai jenuh yang harus disiapkan di lapangan.
- Pasangan dinding bata merah dipasang sesuai dengan gambar kerja yang
sudah ada dan untuk pasangan tembok bata menggunakan pasangan
setengah bata.
- Perekat yang dipergunakan untuk pasangan bata adalah sebagai berikut :
Untuk pasangan tembok bata biasa menggunakan campuran 1 PC : 4 Ps
- Bata yang mentah, retak/tidak memenuhi syarat dan tetap terpasang agar
dibongkar dan segera digantii dengan bata yang memenuhi syarat
tersebut.
Metode pekerjaan :
- Benang ditarik biasanya pada sisi luar atau sisi dalam pasangan bata.
- Pembuatan dan pengajuan gambar shop drawing pekerjaan pasang
dinding ½ bata.
- Approval material yang akan digunakan.
- Persiapan lahan kerja.
- Persiapan material kerja, antara lain : bata, semen PC, pasir pasang dan
air.
- Persiapan alat bantu kerja, antara lain : water pass, meteran, benang,
unting- unting, profil, selang air, sendok semen, dll.
- Pengukuran dengan menggunakan alat ukur waterpass.
- Juru ukur/tukang menentukan dan menandai (marking) lokasi yang akan
dipasang batu bata termasuk titik-titik kolom praktis, as dinding, ketinggian
pasangan, siku ruangan dan ketebalan dinding.
- Pasangan bata biasa dengan menggunakan adukan 1PC : 4Psr.
- Sebelum bata dipasang terlebih dahulu direndam dalam air jenuh, agar air
semen adukan tidak terserap dalam bata yang mana akan mengakibatkan
adukan mudah rontok dan dan pasangan batu bata cukup kuat.
- Buat adukan untuk pasangan dinding bata.
- Pasang profil dan benang serta unting-unting untuk acuan pasangan
dinding bata.
- Pasang dan susun bata pada area yang telah diberi tanda marking dengan
menggunakan perekat adukan.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Bata
- Semen PC batu raja dan tiga roda
- Pasir pasang
- Air
Peralatan
- Water pass
- Meteran
- Benang
- Unting-unting
- Profil
- Selang air
c. Pek. Plesteran Dinding, Adk. 1:4
Syarat – Bahan
- Semua pekerjaan, dinding bata di plester lihat gambar kerja
- Plesteran harus rata dan tegak lurus dengan ketebalan 1,5 mm.
- Plesteran dinding dikerjakan luar dalam, sebelum diplester didnding bata
harus disiram dengan air hingga kedap.
- Semen yang digunakan untuk pekerjaan pasangan adalah jenis semen
portland (PC 50 kg/zak Merk Batu Raja) yang beredar di pasaran dan
disahkan oleh Pemerintah dan Instansi yang berwenang dari jenis dan
merk yang sama
- Pasir untuk pekerjaan pasangan harus pasir yang halus dengan gradasi
tidak lebih dari diameter 0,35 mm.
- Pasir yang digunakan pasir pasang dan harus bersih dan kadar lumpur
maksimum yang terkandung 5%.
- Air yang digunakan untuk pekerjaan pasangan harus berkualitas baik yang
sama dengan kualitas dan syarat air minum yaitu tidak merwarna, tidak
berasa dan tidak berbau.
Metode pekerjaan :
- Pekerjaan plesteran dilakukan setelah pekerjaan dinding dilakukan atau
dapat juga dilakukan sehari setelah dinding dipasang.
- Pasir pasang yang akan digunakan terlebih dahulu di ayak.Hal ini
untuk menghilangkan sampah-sampah yang ada pada pasir.
- Kemudian spesi diaduk sesuai dengan kebutuhan spesi yang diperlukan.
- Pasangan dinding bata terlebih dahulu disiram air
- Dibuat kepala plesteran pada beberapa bagian
- Permukaan dinding diplesteer kemudian diratakan dengan sipatan
- Setelah proses plesteran selesai dilakukan barulah dapat dilakukan
proses pengacian dengan menggunakan campuran semen dan air.
- Apabila sudah kering digosok menggunakan kertas bekas sak semen
hingga halus.
- Peralatan yang digunakan pada pekerjaan ini sama dengan peralatan
yang digunakan pada pekerjaan dinding.
- Perbandingan campuran dan pengetesannya dapat dilaksanakan dalam
waktu 1 minggu dan tidak ada penambahan waktu lagi untuk itu.
- Plester/adukan dengan campuran 1Pc:4Ps digunakan pada daerah-
daerah seluruh dinding bata seperti ditunjukkan dalam gambar.
- Plester/adukan harus dicampur dengan bahan“Additive” untuk mencegah
keretakan yang tidak diinginkan dan terlebih dahulu mendapatkan
persetujuan pengawas
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Semen PC batu raja dan tiga roda
- Pasir pasang
- Air
Peralatan
- Waterpas
- Selang Air
- Jidar
- Benang
- Sendok Semen dll
d. Pekerjaan Acian
Syarat – Bahan
- Semua pekerjaan, dinding bata diaci lihat gambar kerja acian harus rata
dan tegak lurus
- Acian dinding dikerjakan luar dalam, sebelum diaci Plesteran.
- Semen yang digunakan untuk pekerjaan pasangan adalah jenis semen
portland (PC 50 kg/zak baturaja) yang beredar di pasaran dan disahkan
oleh Pemerintah dan Instansi yang berwenang dari jenis dan merk yang
sama
- Air yang digunakan untuk pekerjaan pasangan harus berkualitas baik yang
sama dengan kualitas dan syarat air minum yaitu tidak merwarna, tidak
berasa dan titak berbau.
Metode pekerjaan :
- Pekerjaan acian dilakukan setelah pekerjaan plesteran dilakukan. Apabila
sudah kering digosok menggunakan kertas bekas sak semen hingga
halus.
- Acian dapat dilaksanakan setelah permukaan plesteran sudah kering
(cukup umur).
- Permukaan plesteran sebelum di Acian telebih dahulu disiram air. Untuk
memperoleh hasil Acian yang halus, setelah plesteran diberi lapisan acian
semen pc, permukaan acian sebelum mengering digosok dengan
menggunakan kertas gosok
- Lakukan kuring pada Plesteran dengan di siram setiap hari, guna
menjaga penyusutan yang berlebihan.
- Lakukan pengacian dengan komposisi 2 Pc : 3 kapur dengan steel trower
dan ratakan dengan jidar alumunium. Pemakaian kapur juga
diperuntungkan untuk menghindari retak rambut pada permukaan dinding.
- Siram permukaan plesteran sampai dengan jenuh air sebelum pekerjaan
acian.
- Untuk mengurangi pori-pori, gosok permukaan dengan kertas semen.
- Lakukan pengecekan dan pengukuran dilapangan untuk opening yang
akan dipasang kusen aluminium apakah sudah sesuai dengan gambar
kerja atau belum.
- Curing permukaan acian minimal 1 kali sehari dalam waktu selama 3 hari.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Semen pc batu raja dan tiga roda
- Kapur aci
- Air
Peralatan
- Waterpas
- Selang Air
- Jidar
- Benang
- Sendok Semen dll.
14. Pek. Meja Dapur
a. Pek. Meja Dapur
Syarat – Bahan
- Adukan beton harus mencapai Kekuatan Tekan Beton karakteristik mutu
beton fc 20 untuk Pekerjaan balok latai.
- Pekerjaan balok dibuat sesuai dengan gambar kerja baik ukuran maupun
bentuk.
- Semen yang digunakan adalah sama dengan semen pada syarat
pekerjaan pasangan.
- Pasir untuk pekerjaan beton harus pasir yang kasar dengan gradasi tidak
kurang dari diameter 0,35 mm.
- Pasir harus bersih dan kadar lumpur maksimum yang terkandung 5%.
- Split / batu pecah yang digunakan adalah dengan ukuran 1 - 2 cm sampai
dengan 2 - 3 cm dengan tidak memperlihatkan tanda-tanda kelapukan.
- Split harus bersih dari kotoran dan lumpur.
- Pemadatan Beton Menggunakan Alat Pemadat Beton (Vibrator)
Pekerjaan Pembesian
- Besi tulangan beton sebelum dipasang harus dibersihkan dari serpih-
serpih, karat, minyak, gemuk dan pelapisan yang akan merusak dan
mengurangi daya rekatnya dengan beton.
- Besi tulangan harus dibengkokkan/dibentuk dengan teliti sesuai dengan
bentuk dan ukuran yang tertera pada gambar kerja.besi tulangan beton
tidak boleh diluruskan atau dibengkokkan kembali dengan cara merusak
bahannya.
- Besi tulangan utama menggunakan besi beton Ø10mm,
- Besi tulangan dengan bengkokan yang tidak ditunjukan dalam gambar
tidak boleh dipakai, semua batang tulangan harus dibengkokkan dalam
keadaan dingin. Pemasangan dari besi beton hanya dapat diperkenankan
bila seluruh cara-cara pengerjaanya disetujui oleh Pengawas.
- Sistem pemasangan, penggunaan besi beton, ketepatan diameter dalam
pembesian ini agar tetap mengikuti gambar yang ada,
- Besi bekas tidak boleh dipasang / dipergunakan.
- Kawat beton dan kawat pengikat harus terbuat dari baja lunak dengan
diameter minimal 1 mm.
- Besi dan kawat beton seperti dimaksud di atas harus bebas dari kotoran-
kotoran, karat, cat, minyak, dan bahan lain yang mengurangi daya lekat
terhadap beton.
Bekisting
- Pekerjaan Bekisting dilakukan sebelum pembesian Balok Latai
- Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu
papan dengan rangka kaso.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen pc batu raja dan tiga roda
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 10 (7,40 Kg per Batang)
- Papan /triplek
- Kaso
- Kawat
- Paku
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Raskam
- Benang
- Selang air, dll
b. Pekerjaan Pasangan Lantai Keramik Uk. 25x25 cm
c. Pekerjaan Pasangan Dinding Keramik Uk. 25x40 cm
d. Pengadaan Pemasangan zink/cuci piring
Syarat – Bahan
- Pekerjaan finishing lantai dan dinding kramik baru boleh dilaksanakan
setelah seluruh pekerjaan plafond dan seluruh pemasangan lapisan-lapisan
pada dinding selesai dikerjakan.
- Permukaan yang akan dipasang Keramik harus bersih dan bebas dari
kontaminasi material yang mengandung bahan kimia.
- Keramik yang terpasang harus dalam keadaan baik, tidak retak, tidak cacat
dan tidak bernoda.
- Bidang pemasangan harus merupakan bidang yang benar benar rata.
- Jarak antara unit unit pemasangan Keramik yang terpasang (lebar siar siar),
harus sama lebarnya. Siar-siar harus membentuk garis garis sejajar dan
lurus yang sama lebar dan sama dalamnya. Untuk siar siar yang
berpotongan harus membentuk siku dan saling berpotongan tegak lurus
sesamanya.
- Siar siar diisi dengan bahan pengisi siar sesuai ketentuan dalam
persyaratan bahan, dengan warna bahan pengisi sesuai dengan warna
bahan yang dipasangnya.
- Pemotongan unit unit Keramik harus menggunakan alat pemotong khusus
sesuai persyaratan dari pabrik bersangkutan.
- Keramik yang sudah terpasang harus dibersihkan dari segala macam noda
yang terjadi pada permukaan hingga betul betul bersih.
- Ruang –ruang yang di pasang keramik lihat pada gambar kerja. Keramik
yang digunakan ukuran 25x25 cm SNI.dan 25x40 SNI
- Semua jenis bahan, bentuk, ukuran dan ketinggian telah ditentukan pada
gambar.
- Pemasangan lantai harus dilaksanakan dengan rata / waterpass, rapi dan
tidak bergelombang. Untuk daerah-daerah tertentu, pemasangan
dilaksanakan dengan kemiringan 1% kearah lubang pembuangan (floor
drain). Pada lantai yang tidak berhubungan dengan dinding / pengakhiran
bebas atau karena perbedaan tinggi dengan lantai lainnya, harus dipasang
ubin pinggul.
- Pemasangan lantai dilakukan diatas pasir urug (tebal 5 cm) yang telah
dipadatkan. Pemasangan lantai dilakukan dengan rata dan adukan terisi
padat (tidak boleh terdapat rongga).
- Semen yang digunakan untuk pekerjaan pasangan adalah jenis semen
portland (PC 50 kg/zak) yang beredar di pasaran dan disahkan oleh
Pemerintah dan Instansi yang berwenang dari jenis dan merk yang sama
- Pasir untuk pekerjaan pasangan harus pasir yang halus dengan gradasi
tidak lebih dari diameter 0,35 mm.
- Pasir yang digunakan pasir pasang dan harus bersih dan kadar lumpur
maksimum yang terkandung 5%.
- Air yang digunakan untuk pekerjaan pasangan harus berkualitas baik yang
sama dengan kualitas dan syarat air minum yaitu tidak merwarna, tidak
berasa dan tidak berbau.
Metode pekerjaan :
Pelaksanaan Pemasangan Keramik 25x25cm dan 25x40
- Sebagai patokan pemasangan kita ikuti gambar rencana pemasangan yang
telah dibuat sebelumnya.
- Pemasangan keramik kepalaan yang vertikal dan horizontal dimulai dari
tengah dinding menuju kearah pinggir
- Pasangan keramik bagian pinggir tidak boleh terpadat potongan yang kecil,
harus > ½ tegel keramik
- Pasangan keramik harus mengikuti tarikan benang vertikal dan horizontal
yang waterpas dan benang
- Untuk pasangan baris pertama keramik harus diplot dulu agar sesuai
dengan gambar rencana dan tidak terdapat potongan yang kecil dibagian
pinggir
- Tiap baris pasangan Keramik nad –nadnya harus dijamin lurus dan sejajar
- Spesi pasangan harus mempergunakan campuran yang kuat dan kedap
air, cara pemasangannya spesi harus dipasang pada keramik dulu baru
ditempelkan pada dasar dengan cara titekan dan diketok –ketok sampai
dengan rata dan padat
- Pasangan spesi keramik harus padat dan rata tidak boleh terdapat bagian
yang kosong
- Sebelum pemasangan dilakukan lantai kerja maupun Keramiknya harus
dibasahi air terlebih dahulu.
- Setelah keramik kepalaan terpasang, untuk pemasangan Keramik
selanjutnya dilakukan tegak lurus kepalaan.
- Untuk mendapatkan permukaan yang rata, pasangan keramik tiap baris
harus ditap (diratakan) dengan jidar panjang dan diraba dengan tangan tiap
sambungan nad keramik
- Nad-nad keramik yang diberi celah, pengisiannya dengan mengoleskan
adonan semen kental atau dengan bahan khusus
- Pertemuan nad keramik pada pojokan harus ketemu dan sudutnya harus
siku-siku dan lurus
- Pertemuan keramik pada pojokan sebaiknya dipinggul (dibulatkan) atau
dislep serong
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Keramik bermotif warna 25 x 25 cm (Buah) mrek diamond/uno
- Keramik bermotif warna 25 x 40 cm (Buah) mrek diamond/uno
- Kitchen zink/cuci piring stainless
- Semen Batu Raja dan tiga roda
- Pasir
- Air
- Semen warna
Peralatan
- Sendok Semen
- Benang
- Waterpass
- Palu karet.
- Alat Bantu (balok-balok kayu, dll)
III. PEKERJAAN PINTU DAN JENDELA
1. Pekerjaan Pintu
2. Pekerjaan Jendela
3. Pekerjaan boven
a. Pek. Kusen Allumunium 4" (Hitam / Coklat)
Syarat – Bahan
Kusen Aluminium yang digunakan :
- Bahan : Dari bahan Aluminium framing system.
- Bentuk profil : Sesuai shop drawing yang disetujui Direksi/Konsultan
Pengawas.
- Warna Profil : Hitam / Coklat (contoh warna diajukan Kontraktor).
- Lebar Profil : Tebal 4” (pemakaian lebar bahan sesuai yang ditunjukkan
dalam gambar.
- Persyaratan bahan yang digunakan harus memenuhi uraian dan syarat-
syarat dari pekerjaan aluminium serta memenuhi ketentuan-ketentuan dari
pabrik yang bersangkutan.
- Konstruksi kusen aluminium yang dikerjakan seperti yang
ditunjukkan dalam detail gambar termasuk bentuk dan ukurannya.
Bahan yang akan diproses fabrikasi harus diseleksi terlebih
-
dahulu sesuai dengan bentuk toleransi ukuran, ketebalan, kesikuan,
kelengkungan dan pewarnaan yang dipersyaratkan.
Metode pekerjaan :
Pelaksanaan Pemasangan Kusen Aluminium
- Perakitan Kusen & Rangka Pintu Dan Jendela Alumunium dikerjakan
secara maksimal dengan mesin potong, mesin punch, drill, sehingga hasil
yang telah dirangkai mempunyai ukuran yang presisi.
- Pemasangan kusen aluminium ke bangunan harus dengan angker yang
kuat.
- Pemasangan kaca-kaca terhadap kusen & Rangka Pintu Dan Jendela
menggunakan “Seal” yang berupa alur karet.
- Sebelum pemasangan kaca, semua kotoran dan bekas minyak harus
dibersihkan, sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan.
- Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus dan harus distel tengah-tengah
dengan hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama
Tenaga
- Tukang Alumunium
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Profil Kusen Alumunium 4” Merk.Alexindo
- Sealant
- sekrup 3,5”
Peralatan
- Mesin potong
- Mesin punch
- Drill
- Benang
- Waterpass
- Meteran
- Bor dll
b. Pek. Daun Pintu dan Jendela Allumunium (Hitam / Coklat)
Syarat – Bahan
Pintu Aluminium yang digunakan :
- Bahan Rangka - Dari bahan aluminium framing system
- Bentuk dan ukuran profil disesuaikan terhadap shop drawing yang telah
disetujui Direksi/Pengawas Lapangan.
- Warna Profil : Hitam / Coklat (contoh warna diajukan Kontraktor).
- Daun pintu dengan konstruksi panel kaca rangka aluminium, seperti yang
ditunjukkan dalam gambar, termasuk bentuk dan ukurannya.
- Ketebalan Kaca Pintu 5mm.
- Warna Kaca Hitam Transparan.
- Penjepit Kaca Digunakan penjepit kaca dari bahan karet yang bermutu baik
dan memenuhi persyaratan yang ditentukan dari pabrik, pemasangan di
syaratkan hanya 1 (satu) sambungan serta harus kedap air.
- Semua bahan kaca yang digunakan harus bebas noda dan cacat, bebas
sulfida maupun bercak lainnya,
-
Metode pekerjaan :
Pelaksanaan Pemasangan Kusen Aluminium
- Perakitan Kusen & Rangka Pintu Dan Jendela Alumunium dikerjakan
secara maksimal dengan mesin potong, mesin punch, drill, sehingga hasil
yang telah dirangkai mempunyai ukuran yang presisi.
- Pemasangan kusen aluminium ke bangunan harus dengan angker yang
kuat.
- Pemasangan kaca-kaca terhadap kusen & Rangka Pintu Dan Jendela
menggunakan “Seal” yang berupa alur karet.
- Sebelum pemasangan kaca, semua kotoran dan bekas minyak harus
dibersihkan, sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan.
- Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus dan harus distel tengah-tengah
dengan hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama
Tenaga
- Tukang Alumunium
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Profil Kusen Alumunium 4” Merk.Alexindo
- Profil Allum "T"
- Kaca Polos 5 mm merk Ashahi
- Sealant
Peralatan
- Mesin potong
- Mesin punch
- Drill
- Benang
- Waterpass
- Meteran
- Bor dll
c. Pekerjaan Aksesoris Pintu & Jendela,
d. Pas. Pintu UPVC (KM/WC) Umum + Acc
Syarat – Bahan
- Setiap Daun Pintu dipasang kunci 2 x putar dengan kwalitas terbaik.
- Setiap Daun Pintu dipasang 3 engsel dengan kwalitas terbaik.
- Pemasangan Engsel Harus Rata dengan Kusen & daun pintu
- Pemasangan Kunci daun pintu disesuikan ketingiannya.
- Kunci dipasang jangan sampai sulit dibuka atau di tutup karena biasanya
pemasangan kunci terlalu kepinggi/tepi.
- Pada Pintu Utama dipasang Handle Pintu Full (Pull Handle) sesuai dengan
gambar kerja.
- Setiap Daun Jendel dipasang Grendel putar dengan kwalitas terbaik.
- Setiap Daun Jendela dipasang 2 buah engsel dengan kwalitas terbaik.
- Setiap Daun Jendela dipasang 2 buah kait angin dengan kwalitas terbaik.
- Pemasangan Engsel Harus Rata dengan Kusen & daun jendela
Metode pekerjaan :
- Mengukur ketinggian kunci pintu dan handle
- Menandai pada bagian mana akan dipasangnya Kunci pintu Untuk
menandai pintu gunakan dengan pensil ataupun bolpoin agar tidak mudah
hilang dan bisa terlihat saat akan dilubangi dengan bor.
- selanjutnya yakni dengan melakukan pengeboran pada bagian pintu yang
sudah ditandai sebelumnya. Setelah dirasa cukup dan pas anda bisa
mengebor pada bagian yang sudah ditandai guna memasang pengait
(baut) untuk memasangkan handle pintu pada pintu menandai pada bagian
mana akan dipasangnya handle pintu.
- Buat poros untuk memperlebar lubang bekas pengeboran pada proses
sebelumnya. Ulangi proses pengeboran ini di sisi lain dari pintu. Fungsi
lubang ini nanti adalah untuk menentukan di mana pegangan / Kunci pintu
akan disisipkan dan diaplikasikan.
- Buat lubang pada bagian samping pintu dengan cara mengebornya setelah
memberikan tanda yang tepat dan benar sehingga bisa pas pada tempat
yang seharusnya.
- memasukkan pengait dari pegangan pintu ke dalam lubang yang telah di
bor pada sisi samping pintu. Gunakan pensil atau bolpoin untuk menandai
dan menggambar di sekitar cover depan. Tandai dengan pola yang jelas
agar tidak terjadi kesalahan-kesalahan yang dapat merusak bagian-bagian
dari pintu anda.
- Gunakan gerinda untuk membuat lubang pengait. Lakukan pahatan secara
perlahan-lahan, hati-hati, dan lakukan dengan teliti agar tidak merusak
bagian-bagian dari pintu itu sendiri. Pahat sesuai pol yang sudah
ditentukan, sehingga pada saat proses pemasangan pengait tidak
kelebaran ataupun kekecilan.
- Apabila lubang pengait sudah rapi, memasukkan pengait pada lubang
tersebut yang ada di sisi pintu / cover depannya. Pastikan pengait sudah
terpasang dan duduk dengan pas di lubang pengait agar pengaitnya tidak
mudah lepas. Pasang baut pada sisi atas dan bawah pada bagian lubang
yang sudah ada
- Untuk membuat pelat pada pintu, tutup pintu terlebih dahulu untuk
menandai kusen dengan memanfaatkan pengait yang sebelumnya sudah
dipasang. Setelah dirasa cukup anda bisa memasang pelatnya. Pastikan
terpasang dengan baik agar tidak mudah lepas. Pasang baut pada sisi atas
dan bawah pada bagian lubang yang sudah ada..
- Masukkan dua sekrup ke dalam ke dalam lubang kecil pintu yang
sebelumnya sudah di bor dan masukkan baut ke dalam lubang yang lebih
besar. Kemudian masukkan dan pasang handle pintu ke dalam lubang
yang sudah dibuat. Masukkan sekrup pada lubang yang sudah ada.
Kencangkan sekrup dan baut agar handle pintu terpasang dengan baik dan
kencang.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Pas. Pintu UPVC (KM/WC) Umum + Acc merk SPLUS
- Door closer Hamton Merk. Hamton
- Handle Pintu Mortise Lock and Cylinder Key Merk.Dekkson
- Engsel pintu dan jendela Merk.Dekkson
- Casement Swing 12" Merk.Dekkson
- Pek. Rambuncis Merk.Dekkson
- Paku skrup
Peralatan
- Gerinda
- Palu
- Bor
- Meteran
- Waterpass
- Obeng dll.
e. Plesteran Skoning 1SP : 3PP
Syarat – Bahan
- Semua pekerjaan, dinding bata di plester lihat gambar kerja
- Plesteran harus rata dan tegak lurus dengan ketebalan 1,5 mm.
- Plesteran dinding dikerjakan luar dalam, sebelum diplester didnding bata
harus disiram dengan air hingga kedap.
- Semen yang digunakan untuk pekerjaan pasangan adalah jenis semen
portland (PC 50 kg/zak Merk Batu Raja) yang beredar di pasaran dan
disahkan oleh Pemerintah dan Instansi yang berwenang dari jenis dan
merk yang sama
- Pasir untuk pekerjaan pasangan harus pasir yang halus dengan gradasi
tidak lebih dari diameter 0,35 mm.
- Pasir yang digunakan pasir pasang dan harus bersih dan kadar lumpur
maksimum yang terkandung 5%.
- Air yang digunakan untuk pekerjaan pasangan harus berkualitas baik yang
sama dengan kualitas dan syarat air minum yaitu tidak merwarna, tidak
berasa dan tidak berbau.
Metode pekerjaan :
- Pekerjaan plesteran dilakukan setelah pekerjaan dinding dilakukan atau
dapat juga dilakukan sehari setelah dinding dipasang.
- Pasir pasang yang akan digunakan terlebih dahulu di ayak.Hal ini
untuk menghilangkan sampah-sampah yang ada pada pasir.
- Kemudian spesi diaduk sesuai dengan kebutuhan spesi yang diperlukan.
- Pasangan dinding bata terlebih dahulu disiram air
- Dibuat kepala plesteran pada beberapa bagian
- Permukaan dinding diplesteer kemudian diratakan dengan sipatan
- Setelah proses plesteran selesai dilakukan barulah dapat dilakukan
proses pengacian dengan menggunakan campuran semen dan air.
- Apabila sudah kering digosok menggunakan kertas bekas sak semen
hingga halus.
- Peralatan yang digunakan pada pekerjaan ini sama dengan peralatan
yang digunakan pada pekerjaan dinding.
- Perbandingan campuran dan pengetesannya dapat dilaksanakan dalam
waktu 1 minggu dan tidak ada penambahan waktu lagi untuk itu.
- Plester/adukan dengan campuran 1Pc:4Ps digunakan pada daerah-
daerah seluruh dinding bata seperti ditunjukkan dalam gambar.
- Plester/adukan harus dicampur dengan bahan“Additive” untuk mencegah
keretakan yang tidak diinginkan dan terlebih dahulu mendapatkan
persetujuan pengawas
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Semen PC batu raja dan tiga roda
- Pasir pasang
- Air
Peralatan
- Waterpas
- Selang Air
- Jidar
- Benang
- Sendok Semen dll
f. Acian Skoning
Syarat – Bahan
- Semua pekerjaan, dinding bata diaci lihat gambar kerja acian harus rata
dan tegak lurus
- Acian dinding dikerjakan luar dalam, sebelum diaci Plesteran.
- Semen yang digunakan untuk pekerjaan pasangan adalah jenis semen
portland (PC 50 kg/zak baturaja) yang beredar di pasaran dan disahkan
oleh Pemerintah dan Instansi yang berwenang dari jenis dan merk yang
sama
- Air yang digunakan untuk pekerjaan pasangan harus berkualitas baik yang
sama dengan kualitas dan syarat air minum yaitu tidak merwarna, tidak
berasa dan titak berbau.
Metode pekerjaan :
- Pekerjaan acian dilakukan setelah pekerjaan plesteran dilakukan. Apabila
sudah kering digosok menggunakan kertas bekas sak semen hingga
halus.
- Acian dapat dilaksanakan setelah permukaan plesteran sudah kering
(cukup umur).
- Permukaan plesteran sebelum di Acian telebih dahulu disiram air. Untuk
memperoleh hasil Acian yang halus, setelah plesteran diberi lapisan acian
semen pc, permukaan acian sebelum mengering digosok dengan
menggunakan kertas gosok
- Lakukan kuring pada Plesteran dengan di siram setiap hari, guna
menjaga penyusutan yang berlebihan.
- Lakukan pengacian dengan komposisi 2 Pc : 3 kapur dengan steel trower
dan ratakan dengan jidar alumunium. Pemakaian kapur juga
diperuntungkan untuk menghindari retak rambut pada permukaan dinding.
- Siram permukaan plesteran sampai dengan jenuh air sebelum pekerjaan
acian.
- Untuk mengurangi pori-pori, gosok permukaan dengan kertas semen.
- Lakukan pengecekan dan pengukuran dilapangan untuk opening yang
akan dipasang kusen aluminium apakah sudah sesuai dengan gambar
kerja atau belum.
- Curing permukaan acian minimal 1 kali sehari dalam waktu selama 3 hari.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Semen pc baturaja dan tiga roda
- Kapur aci
- Air
Peralatan
- Waterpas
- Selang Air
- Jidar
- Benang
- Sendok Semen dll.
g. Pekerjaan Pas. Roster
Syarat-Syarat
- Pekerjaan Pas. Roster harus dikerjakan oleh tenaga terampil dan
berpengalaman dalam pekerjaan ini
- Bahan yang digunakan harus kwalitas SNI
- Pas. Roster yang digunakan harus dalam kondisi baru dan tidak rusak
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Pas. Roster beton SNI
- Semen batu raja dan tiga roda
- air
Peralatan
- Waterpas
- Meteran
- Benang
Mesin Bor dll.
h. Baja ringan canai dingin C.75 t 0.75
Rangka Kanal
Syarat-Syarat
- Pekerjaan Rangka Baja Ringan harus dikerjakan oleh tenaga terampil dan
berpengalaman dalam pekerjaan ini
- Bahan yang digunakan harus kwalitas SNI
- Bahan Baja ringan yang digunakan harus dalam kondisi baru dan tidak
rusak
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Baja Ringan Chanal 0,75 merk Sunplus Premium Gold
- Reng Baja Ringan merk Sunplus Premium Gold
- Plat Perletakan
- Plat Sudut
- Scrup
Peralatan
- Waterpas
- Meteran
- Benang
- Mesin Bor dll.
Pek. Penutup Atap metal pasir
Syarat-Syarat
- Pekerjaan Atap Genteng harus dikerjakan oleh tenaga terampil dan
berpengalaman dalam pekerjaan ini
- Bahan yang digunakan harus kwalitas SNI
- Genteng Metal Pasir yang digunakan harus dalam kondisi baru dan tidak
rusak
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Genteng metal pasir
- Paku Biasa
- Scrup
Peralatan
- Waterpas
- Meteran
- Benang
- Mesin Bor dll.
IV. PEKERJAAN PENGECETAN
1. Pengecatan 1 m² Tembok Baru (1 Lapis Cat Dasar, 2 Lapis Cat Penutup)
Syarat – Bahan
- Bahan yang dipergunakan dalam pekerjaan ini adalah Cat Tembok
Merk Jotun atau yang disepakati oleh pihak Direksi dan Pengawas
lapangan. Pekerjaan pengecatan ini dilaksanakan pada seluruh
permukaan Pada Bangunan sesuai gambar kerja
- Sebelum pengecatan terlebih dahulu bidang-bidang tersebut
dibersihkan dari kotoran yang melekat serta dibuat rata dengan cara
menggosok dengan menggunakan kertas gosok/amplas.
- Setelah dalam keadaan bersih, bidang-bidang yang akan dicat
diplamir/cat dasar Merk Jotun
Metode pekerjaan :
- Bersihkan permukaan pengecatan dari debu, kotoran dengan kain.
- Gunakan skrap untuk memperbaiki bagian-bagian permukaan yang
retak & kurang rata dengan pilamur, kemudian tunggu sampai kering.
- Haluskan plamur yang telah kering dengan amplas hingga rata.
- Jika permukaan sudah rata, maka lakukan pengecatan dasar dengan alat
kuas
- Jika cat dasar tersebut sudah kering, lakukan pengecatan finish yang
pertama.
- Jika cat finish yang pertamasudah kering, lakukan pengecatan finish yang
kedua/ terakhir (jumlah pelapisan cat sesuai dengan spesifikasi).
- Apabila sudah rata, bersihkan cat-cat yang mengotori bahan-bahan/
pekerjaan lain yang seharusnya tidak terrkena cat dengan kain lap.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Plamur
- Cat Tembok Merk Jotun type Jotashield (EXTERIOR)
- Cat Tembok Merk Jotun type Jotashield (IXTERIOR)
Peralatan
- Kertas semen/Koran
- Lakban
- Amplas
- Rol
- Kuas
- Skrap
- Kain lap
- Kepala Tukang
- Pekerja
V. PEKERJAAN PLUMBING DAN SANITASI
1. Pek. Plumbing Air Bersih
Syarat – Bahan
Seperti apa yang ditunjukkan dalam Gambar Rencana, jalur-jalur pipa yang
terlihat pada adalah gambar dasar yang menunjukkan route dan ukuran pipa.
Kontraktor wajib menyesuaikan dengan keadaan setempat (shop drawing) dan
dengan jalur-Jalur instalasi lainnya, diperlukan dan mendapat persetujuan dari
Pengawas Lapangan sebelum dilaksanakan
Pengadaan, pemasangan dan pengujian sistem pemipaan didalam dan di luar
bangunan, lengkap berikut sistem pemompaan sesuai dengan gambar rencana
dan spesifikasi teknisnya.
Pengadaan tenaga kerja yang berpengalaman dalam menangani instalasi
plumbing serta peralatan-peralatannya.
- Pengujian terhadap tekanan dan kebocoran
Setelah semua pipa dan perlengkapannya terpasang, harus diuji dengan
tekanan hydrolik sebesar 15 kg/cm2 selama 24 jam tanpa terjadi
perubahan/penurunan tekanan.
Peralatan pengujian ini harus disediakan oleh kontraktor.
Pengujian harus disaksikan oleh direksi/pengawas atau yang dikuasakan untuk
itu.
Apabila terjadi kegagalan dalam pengujian kontraktor harus memperbaiki
bagian-bagian yang rusak dan melakukan pengujian kembali sampai berhasil
dengan baik.
Dalam hal ini semua biaya ditanggung oleh kontraktor, termasuk biaya
pemakaian air dan listrik.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Pipa AW Ø 3/4" (PIPA PVC RUCIKA JIS K-6741 / K-6767DN20 mm¾"
OD26 mm 58 M/BUAH AW)
- Pipa AW Ø ½" (Pipa PVC Rucika Standard DN16 mm½" OD22 mm4
m/buah AW)
- Pipa AW Ø3" (PIPA PVC RUCIKA JIS K-6741 / K-6783DN75 mm3" OD89
mm 58 M/BUAH D)
- Kran Air Ø ½" (stenlis Ø 1/2")
- Closet jongkok (Merek TOTO)
- Floor drain (stenlis)
- isolasi
- Sealtape
Peralatan
- Gergaji besi
- Gerinda Tangan
- Bor Duduk & Bor Tangan
- Gunting
- Kunci Pipa, Kunci Pas
- Tang, obeng dll
2. Pek. Pembuatan Septic Tank
- Pek. Galian Tanah
- Pek. Pas. Bata
- Pas. Beton fc 20 mpa Plat Penutup Septic Tank
- Pek. Besi Tulangan
- Pek. Bekisting
Syarat – Bahan
- Bahan dan tenaga yang dipergunakan dalam pekerjaan ini adalah sesuai
gambar kerja yang telah di setujui oleh PPK
- Bahan harus standar SNI dan sudah mendapatkan persetujuan PPK dan
Pengawas
Bahan
- Bata Merah
- Semen (50 Kg) batu raja dan tiga roda
- Pasir Pasang
- 1 m3 beton mutu sedang f'c 20 MPa, Slump (100 ± 25) mm,
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 10 (7,40 Kg per Batang)
- Paku 7 – 10 cm
- Minyak bekisting
- Balok kayu kelas II
- Plywood 4mm
- Kaso 5/7 cm
3. Pek. Pembuatan Bak Kontrol Pembuangan
- Pek. Galian Tanah
- Pek. Pas. Bata
- Pas. Beton fc 20 mpa Bak Kontrol Pembuangan
- Pek. Besi Tulangan
- Pek. Bekisting
Syarat – Bahan
- Bahan dan tenaga yang dipergunakan dalam pekerjaan ini adalah sesuai
gambar kerja yang telah di setujui oleh PPK
- Bahan harus standar SNI dan sudah mendapatkan persetujuan PPK dan
Pengawas
Bahan
- Bata Merah
- Semen (50 Kg) batu raja dan tiga roda
- Pasir Pasang
- 1 m3 beton mutu sedang f'c 20 MPa, Slump (100 ± 25) mm,
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 10 (7,40 Kg per Batang)
- Pipa 3 in rucika
- Paku 7 – 10 cm
- Minyak bekisting
- Balok kayu kelas II
- Plywood 4mm
- Kaso 5/7 cm
VI. PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK
1. Pekerjaan Titik Instalasi Listrik
Syarat – Bahan
- Bahan dan tenaga instalasi listrik yang dipergunakan dalam pekerjaan ini
adalah sesuai gambar kerja yang telah di setujui oleh PPK
- Bahan Pengadaan dan Pemasangan Kabel NYY 3 x 25 (merk supreme)
dan Pipa Conduit harus standar SNI dan sudah mendapatkan
persetujuan PPK dan Pengawas.
Metode pekerjaan :
- Lakukan pekerjaan pemasangan instalasi listrik baik kabel dan pipa
conduit setelah pemasangan dinding sudah selesai.
- Setelah instalasi kabel dan pipa conduit selesai dipasang jika ada bobokan
bekas pemasangan harus dirapihkan kembali.
Tenaga
- Tukang Instalatur Listrik
- Asisten Instalatur Listrik
Bahan
- Pengadaan dan Pemasangan Kabel NYY 3 x 25 (merk supreme)
- Pipa Listrik
- T Dus
- Socket Conduit 20 mm
- Klem biasa
- Fischer S6 + sekrup
- Flexible Conduit 20 mm
- Elbow
- Isolasi
- Lasdop
Peralatan
- Palu
- Meteran
- Kain lap
- Skop semen
- Tespen
- Tang
2. Pekerjaan Dan Pengadaan dan Pemasangan Lampu LED Downlight 15w
Syarat – Bahan
- Bahan dan tenaga Pemasangan lampu LED Downlight 15w yang
dipergunakan dalam pekerjaan ini adalah sesuai gambar kerja yang telah
di setujui oleh PPK
- Bahan lampu LED Downlight 15w standar SNI dengan kwalitas Garansi.
- Titik lampu sesuai dengan gambar.
Tenaga
- Tukang Instalatur Listrik
- Asisten Instalatur Listrik
Bahan
- Lampu LED Downlight 15w Merk Philip
- Lakban listrik
Peralatan
- Palu
- Meteran
- Kain lap
- Skop semen
- Tespen
- Tang
3. Pekerjaan Pemasangan Stop Kontak
Syarat dan Bahan
- Pekerjaan pasangan stop kontak harus dikerjakan oleh tenaga terampil
dan berpengalaman dalam pekerjaan ini
- Bahan stop kontak tunggal harus dalam kondisi baru dan tidak rusak
Tenaga
- Tukang Instalatur Listrik
- Asisten Instalatur Listrik
Bahan
- Stop kontak merk Panasonic
- Lakban listrik
Peralatan
- Tang
- Tespen
- Obeng
4. Pekerjaan Pemasangan Saklar Ganda
Syarat dan Bahan
- Pekerjaan pasangan saklar gamda harus dikerjakan oleh tenaga terampil
dan berpengalaman dalam pekerjaan ini
- Bahan saklar tunggal harus dalam kondisi baru dan tidak rusak
Tenaga
- Tukang Instalatur Listrik
- Asisten Instalatur Listrik
Bahan
- Saklar ganda merk Panasonic
- Lakban listrik
Peralatan
- Tang
- Tespen
- Obeng
5. Pekerjaan Pemasangan Saklar Tunggal
Syarat dan Bahan
- Pekerjaan pasangan saklar tunggal harus dikerjakan oleh tenaga terampil
dan berpengalaman dalam pekerjaan ini
- Bahan saklar tunggal harus dalam kondisi baru dan tidak rusak
Tenaga
- Tukang Instalatur Listrik
- Asisten Instalatur Listrik
Bahan
- Saklar Tunggal merk Panasonic
- Lakban listrik
Peralatan
- Tang
- Tespen
- Obeng
6. Pekerjaan Pemasangan Saklar Tripel
Syarat dan Bahan
- Pekerjaan pasangan saklar Tripel harus dikerjakan oleh tenaga terampil
dan berpengalaman dalam pekerjaan ini
- Bahan saklar tunggal harus dalam kondisi baru dan tidak rusak
Tenaga
- Tukang Instalatur Listrik
- Asisten Instalatur Listrik
Bahan
- Saklar Tripel merk Panasonic
- Lakban listrik
Peralatan
- Tang
- Tespen
- Obeng
C. PEKERJAAN LANTAI II
I. PEKERJAAN PASANGAN
1. Pek. Kolom K1
2. Pek. Kolom K2
3. Pek. Balok BL 20/30 Elv. +6.90
4. Pek. Balok BL 20/30 Elv. +7.90
Syarat – Bahan
- Adukan beton harus mencapai Kekuatan Tekan Beton karakteristik mutu
beton fc 20.
- Pekerjaan dibuat sesuai dengan gambar kerja baik ukuran maupun bentuk.
- Semen yang digunakan adalah sama dengan semen pada syarat
pekerjaan pasangan.
- Pasir untuk pekerjaan beton harus pasir yang kasar dengan gradasi tidak
kurang dari diameter 0,35 mm.
- Pasir harus bersih dan kadar lumpur maksimum yang terkandung 5%.
- Split / batu pecah yang digunakan adalah dengan ukuran 1-2 cm sampai
dengan 2 - 3 cm dengan tidak memperlihatkan tanda-tanda kelapukan.
- Split harus bersih dari kotoran dan lumpur.
- Pemadatan Beton Menggunakan Alat Pemadat Beton (Vibrator)
Pekerjaan Pembesian
- Besi tulangan beton sebelum dipasang harus dibersihkan dari serpih-
serpih, karat, minyak, gemuk dan pelapisan yang akan merusak dan
mengurangi daya rekatnya dengan beton.
- Besi tulangan harus dibengkokkan/dibentuk dengan teliti sesuai dengan
bentuk dan ukuran yang tertera pada gambar kerja.besi tulangan beton
tidak boleh diluruskan atau dibengkokkan kembali dengan cara merusak
bahannya.
- Besi tulangan utama menggunakan besi beton Ø12mm dan Ø10mm, besi
sengkang/cincin menggunakan besi beton Ø8 mm dengan jarak antar
sengkang/cincin 15cm..
- Besi tulangan dengan bengkokan yang tidak ditunjukan dalam gambar
tidak boleh dipakai, semua batang tulangan harus dibengkokkan dalam
keadaan dingin. Pemasangan dari besi beton hanya dapat diperkenankan
bila seluruh cara-cara pengerjaanya disetujui oleh Pengawas.
- Sistem pemasangan, penggunaan besi beton, ketepatan diameter dalam
pembesian ini agar tetap mengikuti gambar yang ada,
- Besi bekas tidak boleh dipasang / dipergunakan.
- Kawat beton dan kawat pengikat harus terbuat dari baja lunak dengan
diameter minimal 1 mm.
- Besi dan kawat beton seperti dimaksud di atas harus bebas dari kotoran-
kotoran, karat, cat, minyak, dan bahan lain yang mengurangi daya lekat
terhadap beton.
Bekisting
- Pekerjaan Bekisting dilakukan sebelum pembesian
- Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu
papan dengan rangka kaso.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen pc batu raja dan tiga roda
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 12 (10,70 Kg per Batang)
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 10 (7,40 Kg per Batang)
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 8 (4,74 Kg per Batang)
- Papan /triplek
- Kaso
- Kawat
- Paku
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Raskam
- Benang
- Selang air, dll
5. Pek. Plat dak
Pas. Beton fc 20 mpa
Pemasangan Ruf drain Pipa AW Ø3"
Syarat – Bahan
- Adukan beton harus mencapai Kekuatan Tekan Beton karakteristik mutu
beton fc 20
- Pekerjaan dibuat sesuai dengan gambar kerja baik ukuran maupun bentuk.
- Semen yang digunakan adalah sama dengan semen pada syarat
pekerjaan pasangan.
- Pasir untuk pekerjaan beton harus pasir yang kasar dengan gradasi tidak
kurang dari diameter 0,35 mm.
- Pasir harus bersih dan kadar lumpur maksimum yang terkandung 5%.
- Split / batu pecah yang digunakan adalah dengan ukuran 1-2 cm sampai
dengan 2 - 3 cm dengan tidak memperlihatkan tanda-tanda kelapukan.
- Split harus bersih dari kotoran dan lumpur.
- Pemadatan Beton Menggunakan Alat Pemadat Beton (Vibrator)
Pekerjaan Pembesian
- Besi tulangan beton sebelum dipasang harus dibersihkan dari serpih-
serpih, karat, minyak, gemuk dan pelapisan yang akan merusak dan
mengurangi daya rekatnya dengan beton.
- Besi tulangan harus dibengkokkan/dibentuk dengan teliti sesuai dengan
bentuk dan ukuran yang tertera pada gambar kerja.besi tulangan beton
tidak boleh diluruskan atau dibengkokkan kembali dengan cara merusak
bahannya.
- Besi tulangan utama menggunakan besi beton Ø10 mm.
- Besi tulangan dengan bengkokan yang tidak ditunjukan dalam gambar
tidak boleh dipakai, semua batang tulangan harus dibengkokkan dalam
keadaan dingin. Pemasangan dari besi beton hanya dapat diperkenankan
bila seluruh cara-cara pengerjaanya disetujui oleh Pengawas.
- Sistem pemasangan, penggunaan besi beton, ketepatan diameter dalam
pembesian ini agar tetap mengikuti gambar yang ada,
- Besi bekas tidak boleh dipasang / dipergunakan.
- Kawat beton dan kawat pengikat harus terbuat dari baja lunak dengan
diameter minimal 1 mm.
- Besi dan kawat beton seperti dimaksud di atas harus bebas dari kotoran-
kotoran, karat, cat, minyak, dan bahan lain yang mengurangi daya lekat
terhadap beton.
Bekisting
- Pekerjaan Bekisting dilakukan sebelum pembesian
- Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu
papan dengan rangka kaso.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen pc batu raja dan tiga roda
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 10 (7,40 Kg per Batang)
- PIPA PVC RUCIKA JIS K-6741 / K-6783DN75 mm3" OD89 mm 58
M/BUAH D
- Papan /triplek
- Kaso
- Kawat
- Paku
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Benang
- Selang air, dl
6. Pek. Beton Gawangan 20/30
Syarat – Bahan
- Adukan beton harus mencapai Kekuatan Tekan Beton karakteristik mutu
beton fc 20 untuk Pekerjaan Gawangan beton.
- Pekerjaan gawangan beton dibuat sesuai dengan gambar kerja baik
ukuran maupun bentuk.
- Semen yang digunakan adalah sama dengan semen pada syarat
pekerjaan pasangan.
- Pasir untuk pekerjaan beton harus pasir yang kasar dengan gradasi tidak
kurang dari diameter 0,35 mm.
- Pasir harus bersih dan kadar lumpur maksimum yang terkandung 5%.
- Split / batu pecah yang digunakan adalah dengan ukuran 1-2 cm sampai
dengan 2 - 3 cm dengan tidak memperlihatkan tanda-tanda kelapukan.
- Split harus bersih dari kotoran dan lumpur.
- Pemadatan Beton Menggunakan Alat Pemadat Beton (Vibrator)
Pekerjaan Pembesian
- Besi tulangan beton sebelum dipasang harus dibersihkan dari serpih-
serpih, karat, minyak, gemuk dan pelapisan yang akan merusak dan
mengurangi daya rekatnya dengan beton.
- Besi tulangan harus dibengkokkan/dibentuk dengan teliti sesuai dengan
bentuk dan ukuran yang tertera pada gambar kerja.besi tulangan beton
tidak boleh diluruskan atau dibengkokkan kembali dengan cara merusak
bahannya.
- Besi tulangan utama menggunakan besi beton Ø12mm dan Ø10mm, besi
sengkang/cincin menggunakan besi beton Ø8 mm dengan jarak antar
sengkang/cincin 15cm..
- Besi tulangan dengan bengkokan yang tidak ditunjukan dalam gambar
tidak boleh dipakai, semua batang tulangan harus dibengkokkan dalam
keadaan dingin. Pemasangan dari besi beton hanya dapat diperkenankan
bila seluruh cara-cara pengerjaanya disetujui oleh Pengawas.
- Sistem pemasangan, penggunaan besi beton, ketepatan diameter dalam
pembesian ini agar tetap mengikuti gambar yang ada,
- Besi bekas tidak boleh dipasang / dipergunakan.
- Kawat beton dan kawat pengikat harus terbuat dari baja lunak dengan
diameter minimal 1 mm.
- Besi dan kawat beton seperti dimaksud di atas harus bebas dari kotoran-
kotoran, karat, cat, minyak, dan bahan lain yang mengurangi daya lekat
terhadap beton.
Bekisting
- Pekerjaan Bekisting dilakukan sebelum pembesian gawangan.
- Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu
papan dengan rangka kaso.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen pc batu raja dan tiga roda
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 12 (10,70 Kg per Batang)
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 10 (7,40 Kg per Batang)
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 8 (4,74 Kg per Batang)
- Papan /triplek
- Kaso
- Kawat
- Paku
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Benang
- Selang air, dll
7. Pek. Canopi
Syarat – Bahan
- Adukan beton harus mencapai Kekuatan Tekan Beton karakteristik mutu
beton fc 20 untuk Pekerjaan canopi beton.
- Pekerjaan canopi beton dibuat sesuai dengan gambar kerja baik ukuran
maupun bentuk.
- Semen yang digunakan adalah sama dengan semen pada syarat
pekerjaan pasangan.
- Pasir untuk pekerjaan beton harus pasir yang kasar dengan gradasi tidak
kurang dari diameter 0,35 mm.
- Pasir harus bersih dan kadar lumpur maksimum yang terkandung 5%.
- Split / batu pecah yang digunakan adalah dengan ukuran 1-2 cm sampai
dengan 2 - 3 cm dengan tidak memperlihatkan tanda-tanda kelapukan.
- Split harus bersih dari kotoran dan lumpur.
- Pemadatan Beton Menggunakan Alat Pemadat Beton (Vibrator)
Pekerjaan Pembesian
- Besi tulangan beton sebelum dipasang harus dibersihkan dari serpih-
serpih, karat, minyak, gemuk dan pelapisan yang akan merusak dan
mengurangi daya rekatnya dengan beton.
- Besi tulangan harus dibengkokkan/dibentuk dengan teliti sesuai dengan
bentuk dan ukuran yang tertera pada gambar kerja.besi tulangan beton
tidak boleh diluruskan atau dibengkokkan kembali dengan cara merusak
bahannya.
- Besi tulangan utama menggunakan besi beton Ø10 mm.
- Besi sengkang menggunakan besi beton Ø8 mm.
- Besi tulangan dengan bengkokan yang tidak ditunjukan dalam gambar
tidak boleh dipakai, semua batang tulangan harus dibengkokkan dalam
keadaan dingin. Pemasangan dari besi beton hanya dapat diperkenankan
bila seluruh cara-cara pengerjaanya disetujui oleh Pengawas.
- Sistem pemasangan, penggunaan besi beton, ketepatan diameter dalam
pembesian ini agar tetap mengikuti gambar yang ada,
- Besi bekas tidak boleh dipasang / dipergunakan.
- Kawat beton dan kawat pengikat harus terbuat dari baja lunak dengan
diameter minimal 1 mm.
- Besi dan kawat beton seperti dimaksud di atas harus bebas dari kotoran-
kotoran, karat, cat, minyak, dan bahan lain yang mengurangi daya lekat
terhadap beton.
Bekisting
- Pekerjaan Bekisting dilakukan sebelum pembesian canopi.
- Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu
papan dengan rangka kaso.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen pc batu raja dan tiga roda
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 10 (7,40 Kg per Batang)
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 8 (4,74 Kg per Batang)
- Papan /triplek
- Kaso
- Kawat
- Paku
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Benang
- Selang air, dl
8. Pek. kolom praktis beton bertulang (11x11)
Syarat – Bahan
- Adukan beton harus mencapai Kekuatan Tekan Beton karakteristik mutu
beton Fc 20 untuk Pekerjaan kolom praktis beton.
- Pekerjaan kolom praktis beton dibuat sesuai dengan gambar kerja baik
ukuran maupun bentuk.
- Semen yang digunakan adalah sama dengan semen pada syarat
pekerjaan pasangan.
- Pasir untuk pekerjaan beton harus pasir yang kasar dengan gradasi tidak
kurang dari diameter 0,35 mm.
- Pasir harus bersih dan kadar lumpur maksimum yang terkandung 5%.
- Split / batu pecah yang digunakan adalah dengan ukuran 1-2 cm sampai
dengan 2 - 3 cm dengan tidak memperlihatkan tanda-tanda kelapukan.
- Split harus bersih dari kotoran dan lumpur.
- Pemadatan Beton Menggunakan Alat Pemadat Beton (Vibrator)
Pekerjaan Pembesian
- Besi tulangan beton sebelum dipasang harus dibersihkan dari serpih-
serpih, karat, minyak, gemuk dan pelapisan yang akan merusak dan
mengurangi daya rekatnya dengan beton.
- Besi tulangan harus dibengkokkan/dibentuk dengan teliti sesuai dengan
bentuk dan ukuran yang tertera pada gambar kerja.besi tulangan beton
tidak boleh diluruskan atau dibengkokkan kembali dengan cara merusak
bahannya.
- Besi tulangan utama menggunakan besi beton Ø10 mm.
- Besi sengkang menggunakan besi beton Ø8 mm.
- Besi tulangan dengan bengkokan yang tidak ditunjukan dalam gambar
tidak boleh dipakai, semua batang tulangan harus dibengkokkan dalam
keadaan dingin. Pemasangan dari besi beton hanya dapat diperkenankan
bila seluruh cara-cara pengerjaanya disetujui oleh Pengawas.
- Sistem pemasangan, penggunaan besi beton, ketepatan diameter dalam
pembesian ini agar tetap mengikuti gambar yang ada,
- Besi bekas tidak boleh dipasang / dipergunakan.
- Kawat beton dan kawat pengikat harus terbuat dari baja lunak dengan
diameter minimal 1 mm.
- Besi dan kawat beton seperti dimaksud di atas harus bebas dari kotoran-
kotoran, karat, cat, minyak, dan bahan lain yang mengurangi daya lekat
terhadap beton.
Bekisting
- Pekerjaan Bekisting dilakukan sebelum pembesian kolom praktis.
- Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu
papan dengan rangka kaso.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen pc batu raja dan tiga roda
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 10 (7,40 Kg per Batang)
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 8 (4,74 Kg per Batang
- Papan /triplek
- Kaso
- Kawat
- Paku
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Raskam
- Benang
- Selang air, dll
9. Pekerjaan Rink Balk 11/15
Syarat – Bahan
- Adukan beton harus mencapai Kekuatan Tekan Beton karakteristik mutu
beton fc 20 untuk Pekerjaan Rink balok.
- Pekerjaan balok dibuat sesuai dengan gambar kerja baik ukuran maupun
bentuk.
- Semen yang digunakan adalah sama dengan semen pada syarat
pekerjaan pasangan.
- Pasir untuk pekerjaan beton harus pasir yang kasar dengan gradasi tidak
kurang dari diameter 0,35 mm.
- Pasir harus bersih dan kadar lumpur maksimum yang terkandung 5%.
- Split / batu pecah yang digunakan adalah dengan ukuran 1 - 2 cm sampai
dengan 2 - 3 cm dengan tidak memperlihatkan tanda-tanda kelapukan.
- Split harus bersih dari kotoran dan lumpur.
- Pemadatan Beton Menggunakan Alat Pemadat Beton (Vibrator)
Pekerjaan Pembesian
- Besi tulangan beton sebelum dipasang harus dibersihkan dari serpih-
serpih, karat, minyak, gemuk dan pelapisan yang akan merusak dan
mengurangi daya rekatnya dengan beton.
- Besi tulangan harus dibengkokkan/dibentuk dengan teliti sesuai dengan
bentuk dan ukuran yang tertera pada gambar kerja.besi tulangan beton
tidak boleh diluruskan atau dibengkokkan kembali dengan cara merusak
bahannya.
- Besi tulangan utama menggunakan besi beton Ø10mm, besi
sengkang/cincin menggunakan besi beton Ø8 mm dengan jarak antar
sengkang/cincin 15cm.
- Besi tulangan dengan bengkokan yang tidak ditunjukan dalam gambar
tidak boleh dipakai, semua batang tulangan harus dibengkokkan dalam
keadaan dingin. Pemasangan dari besi beton hanya dapat diperkenankan
bila seluruh cara-cara pengerjaanya disetujui oleh Pengawas.
- Sistem pemasangan, penggunaan besi beton, ketepatan diameter dalam
pembesian ini agar tetap mengikuti gambar yang ada,
- Besi bekas tidak boleh dipasang / dipergunakan.
- Kawat beton dan kawat pengikat harus terbuat dari baja lunak dengan
diameter minimal 1 mm.
- Besi dan kawat beton seperti dimaksud di atas harus bebas dari kotoran-
kotoran, karat, cat, minyak, dan bahan lain yang mengurangi daya lekat
terhadap beton.
Bekisting
- Pekerjaan Bekisting dilakukan sebelum pembesian Rink balok.
- Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu
papan dengan rangka kaso.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen pc batu raja dan tiga roda
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 10 (7,40 Kg per Batang)
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 8 (4,74 Kg per Batang
- Papan /triplek
- Kaso
- Kawat
- Paku
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Raskam
- Benang
- Selang air, dll
10. Pekerjaan Balok Late
Syarat – Bahan
- Adukan beton harus mencapai Kekuatan Tekan Beton karakteristik mutu
beton fc 20 untuk Pekerjaan balok latai.
- Pekerjaan balok dibuat sesuai dengan gambar kerja baik ukuran maupun
bentuk.
- Semen yang digunakan adalah sama dengan semen pada syarat
pekerjaan pasangan.
- Pasir untuk pekerjaan beton harus pasir yang kasar dengan gradasi tidak
kurang dari diameter 0,35 mm.
- Pasir harus bersih dan kadar lumpur maksimum yang terkandung 5%.
- Split / batu pecah yang digunakan adalah dengan ukuran 1 - 2 cm sampai
dengan 2 - 3 cm dengan tidak memperlihatkan tanda-tanda kelapukan.
- Split harus bersih dari kotoran dan lumpur.
- Pemadatan Beton Menggunakan Alat Pemadat Beton (Vibrator)
Pekerjaan Pembesian
- Besi tulangan beton sebelum dipasang harus dibersihkan dari serpih-
serpih, karat, minyak, gemuk dan pelapisan yang akan merusak dan
mengurangi daya rekatnya dengan beton.
- Besi tulangan harus dibengkokkan/dibentuk dengan teliti sesuai dengan
bentuk dan ukuran yang tertera pada gambar kerja.besi tulangan beton
tidak boleh diluruskan atau dibengkokkan kembali dengan cara merusak
bahannya.
- Besi tulangan utama menggunakan besi beton Ø10mm, besi
sengkang/cincin menggunakan besi beton Ø8 mm dengan jarak antar
sengkang/cincin 15cm.
- Besi tulangan dengan bengkokan yang tidak ditunjukan dalam gambar
tidak boleh dipakai, semua batang tulangan harus dibengkokkan dalam
keadaan dingin. Pemasangan dari besi beton hanya dapat diperkenankan
bila seluruh cara-cara pengerjaanya disetujui oleh Pengawas.
- Sistem pemasangan, penggunaan besi beton, ketepatan diameter dalam
pembesian ini agar tetap mengikuti gambar yang ada,
- Besi bekas tidak boleh dipasang / dipergunakan.
- Kawat beton dan kawat pengikat harus terbuat dari baja lunak dengan
diameter minimal 1 mm.
- Besi dan kawat beton seperti dimaksud di atas harus bebas dari kotoran-
kotoran, karat, cat, minyak, dan bahan lain yang mengurangi daya lekat
terhadap beton.
Bekisting
- Pekerjaan Bekisting dilakukan sebelum pembesian Balok Latai
- Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu
papan dengan rangka kaso.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen pc batu raja dan tiga roda
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 10 (7,40 Kg per Batang)
- Besi Beton (polos/ulir) Diameter 8 (4,74 Kg per Batang
- Papan /triplek
- Kaso
- Kawat
- Paku
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Raskam
- Benang
- Selang air, dll
11. Pekerjaan Pasangan Dinding Bata 1/2 Batu Ad 1:4
Syarat – Bahan
- Bagian pekerjaan ini meliputi penyediaan bahan, pemasangan untuk
semua pasangan bata seperti yang tertera pada gambar,yaitu pasangan
dinding bata biasa.Pelaksanaan pemasangannya harus benar-benar
mengikuti garis-garis ketinggian dan bentuk-bentuk yang terlihat pada
gambar dan disebutkan dalam spesifikasi ini.
- Batu bata yang digunakan harus baru, terbakar keras dan tidak patah-
patah.
- Adukan yang digunakan untuk pasangan bata biasa adalah campuran 1
PC : 4 Pasir.
- Batu bata yang dipakai pada bangunan ini, menggunakan bata yang
berkualitas baik, utuh dan tidak cacat serta bata yang dipakai harus
dengan ukuran yang sama.
- Bata merah sebelum dipasang harus direndam dahulu dalam bak atau
drum air, sampai jenuh yang harus disiapkan di lapangan.
- Pasangan dinding bata merah dipasang sesuai dengan gambar kerja yang
sudah ada dan untuk pasangan tembok bata menggunakan pasangan
setengah bata.
- Perekat yang dipergunakan untuk pasangan bata adalah sebagai berikut :
Untuk pasangan tembok bata biasa menggunakan campuran 1 PC : 4 Ps
- Bata yang mentah, retak/tidak memenuhi syarat dan tetap terpasang agar
dibongkar dan segera digantii dengan bata yang memenuhi syarat
tersebut.
Metode pekerjaan :
- Benang ditarik biasanya pada sisi luar atau sisi dalam pasangan bata.
- Pembuatan dan pengajuan gambar shop drawing pekerjaan pasang
dinding ½ bata.
- Approval material yang akan digunakan.
- Persiapan lahan kerja.
- Persiapan material kerja, antara lain : bata, semen PC, pasir pasang dan
air.
- Persiapan alat bantu kerja, antara lain : water pass, meteran, benang,
unting- unting, profil, selang air, sendok semen, dll.
- Pengukuran dengan menggunakan alat ukur waterpass.
- Juru ukur/tukang menentukan dan menandai (marking) lokasi yang akan
dipasang batu bata termasuk titik-titik kolom praktis, as dinding, ketinggian
pasangan, siku ruangan dan ketebalan dinding.
- Pasangan bata biasa dengan menggunakan adukan 1PC : 4Psr.
- Sebelum bata dipasang terlebih dahulu direndam dalam air jenuh, agar air
semen adukan tidak terserap dalam bata yang mana akan mengakibatkan
adukan mudah rontok dan dan pasangan batu bata cukup kuat.
- Buat adukan untuk pasangan dinding bata.
- Pasang profil dan benang serta unting-unting untuk acuan pasangan
dinding bata.
- Pasang dan susun bata pada area yang telah diberi tanda marking dengan
menggunakan perekat adukan.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Bata
- Semen PC batu raja dan tiga roda
- Pasir pasang
- Air
Peralatan
- Water pass
- Meteran
- Benang
- Unting-unting
- Profil
- Selang air
12. Pek. Plesteran Dinding, Adk. 1:4
Syarat – Bahan
- Semua pekerjaan, dinding bata di plester lihat gambar kerja
- Plesteran harus rata dan tegak lurus dengan ketebalan 1,5 mm.
- Plesteran dinding dikerjakan luar dalam, sebelum diplester didnding bata
harus disiram dengan air hingga kedap.
- Semen yang digunakan untuk pekerjaan pasangan adalah jenis semen
portland (PC 50 kg/zak Merk Batu Raja) yang beredar di pasaran dan
disahkan oleh Pemerintah dan Instansi yang berwenang dari jenis dan
merk yang sama
- Pasir untuk pekerjaan pasangan harus pasir yang halus dengan gradasi
tidak lebih dari diameter 0,35 mm.
- Pasir yang digunakan pasir pasang dan harus bersih dan kadar lumpur
maksimum yang terkandung 5%.
- Air yang digunakan untuk pekerjaan pasangan harus berkualitas baik yang
sama dengan kualitas dan syarat air minum yaitu tidak merwarna, tidak
berasa dan tidak berbau.
Metode pekerjaan :
- Pekerjaan plesteran dilakukan setelah pekerjaan dinding dilakukan atau
dapat juga dilakukan sehari setelah dinding dipasang.
- Pasir pasang yang akan digunakan terlebih dahulu di ayak.Hal ini
untuk menghilangkan sampah-sampah yang ada pada pasir.
- Kemudian spesi diaduk sesuai dengan kebutuhan spesi yang diperlukan.
- Pasangan dinding bata terlebih dahulu disiram air
- Dibuat kepala plesteran pada beberapa bagian
- Permukaan dinding diplesteer kemudian diratakan dengan sipatan
- Setelah proses plesteran selesai dilakukan barulah dapat dilakukan
proses pengacian dengan menggunakan campuran semen dan air.
- Apabila sudah kering digosok menggunakan kertas bekas sak semen
hingga halus.
- Peralatan yang digunakan pada pekerjaan ini sama dengan peralatan
yang digunakan pada pekerjaan dinding.
- Perbandingan campuran dan pengetesannya dapat dilaksanakan dalam
waktu 1 minggu dan tidak ada penambahan waktu lagi untuk itu.
- Plester/adukan dengan campuran 1Pc:4Ps digunakan pada daerah-
daerah seluruh dinding bata seperti ditunjukkan dalam gambar.
- Plester/adukan harus dicampur dengan bahan“Additive” untuk mencegah
keretakan yang tidak diinginkan dan terlebih dahulu mendapatkan
persetujuan pengawas
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Semen PC batu raja dan tiga roda
- Pasir pasang
- Air
Peralatan
- Waterpas
- Selang Air
- Jidar
- Benang
- Sendok Semen dll
13. Pekerjaan Acian
Syarat – Bahan
- Semua pekerjaan, dinding bata diaci lihat gambar kerja acian harus rata
dan tegak lurus
- Acian dinding dikerjakan luar dalam, sebelum diaci Plesteran.
- Semen yang digunakan untuk pekerjaan pasangan adalah jenis semen
portland (PC 50 kg/zak baturaja) yang beredar di pasaran dan disahkan
oleh Pemerintah dan Instansi yang berwenang dari jenis dan merk yang
sama
- Air yang digunakan untuk pekerjaan pasangan harus berkualitas baik yang
sama dengan kualitas dan syarat air minum yaitu tidak merwarna, tidak
berasa dan titak berbau.
Metode pekerjaan :
- Pekerjaan acian dilakukan setelah pekerjaan plesteran dilakukan. Apabila
sudah kering digosok menggunakan kertas bekas sak semen hingga
halus.
- Acian dapat dilaksanakan setelah permukaan plesteran sudah kering
(cukup umur).
- Permukaan plesteran sebelum di Acian telebih dahulu disiram air. Untuk
memperoleh hasil Acian yang halus, setelah plesteran diberi lapisan acian
semen pc, permukaan acian sebelum mengering digosok dengan
menggunakan kertas gosok
- Lakukan kuring pada Plesteran dengan di siram setiap hari, guna
menjaga penyusutan yang berlebihan.
- Lakukan pengacian dengan komposisi 2 Pc : 3 kapur dengan steel trower
dan ratakan dengan jidar alumunium. Pemakaian kapur juga
diperuntungkan untuk menghindari retak rambut pada permukaan dinding.
- Siram permukaan plesteran sampai dengan jenuh air sebelum pekerjaan
acian.
- Untuk mengurangi pori-pori, gosok permukaan dengan kertas semen.
- Lakukan pengecekan dan pengukuran dilapangan untuk opening yang
akan dipasang kusen aluminium apakah sudah sesuai dengan gambar
kerja atau belum.
- Curing permukaan acian minimal 1 kali sehari dalam waktu selama 3 hari.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Semen PC batu raja dan tiga roda
- Kapur aci
- Air
Peralatan
- Waterpas
- Selang Air
- Jidar
- Benang
- Sendok Semen dll.
14. Pekerjaan Geranit Lantai dan Dinding
d. Pekerjaan Pasangan Lantai Ubin Granit 60 x 60 cm
Syarat – Bahan
- Pekerjaan finishing lantai dan dinding Granit baru boleh dilaksanakan
setelah seluruh pekerjaan plafond dan seluruh pemasangan lapisan-lapisan
pada dinding selesai dikerjakan.
- Permukaan yang akan dipasang Granit harus bersih dan bebas dari
kontaminasi material yang mengandung bahan kimia.
- Granit yang terpasang harus dalam keadaan baik, tidak retak, tidak cacat
dan tidak bernoda.
- Bidang pemasangan harus merupakan bidang yang benar benar rata.
- Jarak antara unit unit pemasangan Granit yang terpasang (lebar siar siar),
harus sama lebarnya. Siar-siar harus membentuk garis garis sejajar dan
lurus yang sama lebar dan sama dalamnya. Untuk siar siar yang
berpotongan harus membentuk siku dan saling berpotongan tegak lurus
sesamanya.
- Siar siar diisi dengan bahan pengisi siar sesuai ketentuan dalam
persyaratan bahan, dengan warna bahan pengisi sesuai dengan warna
bahan yang dipasangnya.
- Pemotongan unit unit Keramik harus menggunakan alat pemotong khusus
sesuai persyaratan dari pabrik bersangkutan.
- Keramik yang sudah terpasang harus dibersihkan dari segala macam noda
yang terjadi pada permukaan hingga betul betul bersih.
- Ruang –ruang yang di pasang keramik lihat pada gambar kerja. Keramik
yang digunakan ukuran Ubin Granit 60 x 60 cm
- Semua jenis bahan, bentuk, ukuran dan ketinggian telah ditentukan pada
gambar.
- Pemasangan lantai harus dilaksanakan dengan rata / waterpass, rapi dan
tidak bergelombang. Untuk daerah-daerah tertentu, pemasangan
dilaksanakan dengan kemiringan 1% kearah lubang pembuangan (floor
drain). Pada lantai yang tidak berhubungan dengan dinding / pengakhiran
bebas atau karena perbedaan tinggi dengan lantai lainnya, harus dipasang
ubin pinggul.
- Pemasangan lantai dilakukan diatas pasir urug (tebal 5 cm) yang telah
dipadatkan. Pemasangan lantai dilakukan dengan rata dan adukan terisi
padat (tidak boleh terdapat rongga).
- Semen yang digunakan untuk pekerjaan pasangan adalah jenis semen
portland (PC 50 kg/zak) yang beredar di pasaran dan disahkan oleh
Pemerintah dan Instansi yang berwenang dari jenis dan merk yang sama
- Pasir untuk pekerjaan pasangan harus pasir yang halus dengan gradasi
tidak lebih dari diameter 0,35 mm.
- Pasir yang digunakan pasir pasang dan harus bersih dan kadar lumpur
maksimum yang terkandung 5%.
- Air yang digunakan untuk pekerjaan pasangan harus berkualitas baik yang
sama dengan kualitas dan syarat air minum yaitu tidak merwarna, tidak
berasa dan tidak berbau.
Metode pekerjaan :
Pelaksanaan Pemasangan Ubin Granit 60 x 60 cm
- Sebagai patokan pemasangan kita ikuti gambar rencana pemasangan yang
telah dibuat sebelumnya.
- Pemasangan Granit kepalaan yang vertikal dan horizontal dimulai dari
tengah dinding menuju kearah pinggir
- Pasangan Granit bagian pinggir tidak boleh terpadat potongan yang kecil,
harus > ½ tegel keramik
- Pasangan Granit harus mengikuti tarikan benang vertikal dan horizontal
yang waterpas dan benang
- Untuk pasangan baris pertama Granit harus diplot dulu agar sesuai dengan
gambar rencana dan tidak terdapat potongan yang kecil dibagian pinggir
- Tiap baris pasangan Granit nad –nadnya harus dijamin lurus dan sejajar
- Spesi pasangan harus mempergunakan campuran yang kuat dan kedap
air, cara pemasangannya spesi harus dipasang pada Granit dulu baru
ditempelkan pada dasar dengan cara titekan dan diketok –ketok sampai
dengan rata dan padat
- Pasangan spesi Granit harus padat dan rata tidak boleh terdapat bagian
yang kosong
- Sebelum pemasangan dilakukan lantai kerja maupun Granit nya harus
dibasahi air terlebih dahulu.
- Setelah Granit kepalaan terpasang, untuk pemasangan Keramik
selanjutnya dilakukan tegak lurus kepalaan.
- Untuk mendapatkan permukaan yang rata, pasangan Granit tiap baris
harus ditap (diratakan) dengan jidar panjang dan diraba dengan tangan tiap
sambungan nad Granit
- Nad-nad Granit yang diberi celah, pengisiannya dengan mengoleskan
adonan semen kental atau dengan bahan khusus
- Pertemuan nad Granit pada pojokan harus ketemu dan sudutnya harus
siku-siku dan lurus
- Pertemuan Granit pada pojokan sebaiknya dipinggul (dibulatkan) atau
dislep serong
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Ubin Granit 60 x 60 cm (1 Kotak = 144 m2) Magia Tile
- Semen Batu Raja dan tiga roda
- Pasir
- Air
- Semen warna
Peralatan
- Sendok Semen
- Benang
- Waterpass
- Palu karet.
- Alat Bantu
II. PEKERJAAN PINTU DAN JENDELA
1. Pekerjaan Pintu
2. Pekerjaan Jendela
a. Pek. Kusen Allumunium 4" (Hitam / Coklat)
Syarat – Bahan
Kusen Aluminium yang digunakan :
- Bahan : Dari bahan Aluminium framing system.
- Bentuk profil : Sesuai shop drawing yang disetujui Direksi/Konsultan
Pengawas.
- Warna Profil : Hitam / Coklat (contoh warna diajukan Kontraktor).
- Lebar Profil : Tebal 4” (pemakaian lebar bahan sesuai yang ditunjukkan
dalam gambar.
- Persyaratan bahan yang digunakan harus memenuhi uraian dan syarat-
syarat dari pekerjaan aluminium serta memenuhi ketentuan-ketentuan dari
pabrik yang bersangkutan.
- Konstruksi kusen aluminium yang dikerjakan seperti yang
ditunjukkan dalam detail gambar termasuk bentuk dan ukurannya.
Bahan yang akan diproses fabrikasi harus diseleksi terlebih
-
dahulu sesuai dengan bentuk toleransi ukuran, ketebalan, kesikuan,
kelengkungan dan pewarnaan yang dipersyaratkan.
Metode pekerjaan :
Pelaksanaan Pemasangan Kusen Aluminium
- Perakitan Kusen & Rangka Pintu Dan Jendela Alumunium dikerjakan
secara maksimal dengan mesin potong, mesin punch, drill, sehingga hasil
yang telah dirangkai mempunyai ukuran yang presisi.
- Pemasangan kusen aluminium ke bangunan harus dengan angker yang
kuat.
- Pemasangan kaca-kaca terhadap kusen & Rangka Pintu Dan Jendela
menggunakan “Seal” yang berupa alur karet.
- Sebelum pemasangan kaca, semua kotoran dan bekas minyak harus
dibersihkan, sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan.
- Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus dan harus distel tengah-tengah
dengan hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama
Tenaga
- Tukang Alumunium
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Profil Kusen Alumunium 4” Merk.Alexindo
- Sealant
- sekrup 3,5”
Peralatan
- Mesin potong
- Mesin punch
- Drill
- Benang
- Waterpass
- Meteran
- Bor dll
b. Pek. Daun Pintu dan Jendela Allumunium (Hitam / Coklat)
Syarat – Bahan
Pintu Aluminium yang digunakan :
- Bahan Rangka - Dari bahan aluminium framing system
- Bentuk dan ukuran profil disesuaikan terhadap shop drawing yang telah
disetujui Direksi/Pengawas Lapangan.
- Warna Profil : Hitam / Coklat (contoh warna diajukan Kontraktor).
- Daun pintu dengan konstruksi panel kaca rangka aluminium, seperti yang
ditunjukkan dalam gambar, termasuk bentuk dan ukurannya.
- Ketebalan Kaca Pintu 5mm.
- Warna Kaca Hitam Transparan.
- Penjepit Kaca Digunakan penjepit kaca dari bahan karet yang bermutu baik
dan memenuhi persyaratan yang ditentukan dari pabrik, pemasangan di
syaratkan hanya 1 (satu) sambungan serta harus kedap air.
- Semua bahan kaca yang digunakan harus bebas noda dan cacat, bebas
sulfida maupun bercak lainnya,
Metode pekerjaan :
Pelaksanaan Pemasangan Kusen Aluminium
- Perakitan Kusen & Rangka Pintu Dan Jendela Alumunium dikerjakan
secara maksimal dengan mesin potong, mesin punch, drill, sehingga hasil
yang telah dirangkai mempunyai ukuran yang presisi.
- Pemasangan kusen aluminium ke bangunan harus dengan angker yang
kuat.
- Pemasangan kaca-kaca terhadap kusen & Rangka Pintu Dan Jendela
menggunakan “Seal” yang berupa alur karet.
- Sebelum pemasangan kaca, semua kotoran dan bekas minyak harus
dibersihkan, sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan.
- Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus dan harus distel tengah-tengah
dengan hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama
Tenaga
- Tukang Alumunium
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Profil Kusen Alumunium 4” Merk.Alexindo
- Profil Allum "T"
- Kaca Polos 5 mm merk Ashahi
- Sealant
Peralatan
- Mesin potong
- Mesin punch
- Drill
- Benang
- Waterpass
- Meteran
- Bor dll
c. Pekerjaan Aksesoris Pintu & Jendela,
Syarat – Bahan
- Setiap Daun Pintu dipasang kunci 2 x putar dengan kwalitas terbaik.
- Setiap Daun Pintu dipasang 3 engsel dengan kwalitas terbaik.
- Pemasangan Engsel Harus Rata dengan Kusen & daun pintu
- Pemasangan Kunci daun pintu disesuikan ketingiannya.
- Kunci dipasang jangan sampai sulit dibuka atau di tutup karena biasanya
pemasangan kunci terlalu kepinggi/tepi.
- Pada Pintu Utama dipasang Handle Pintu Full (Pull Handle) sesuai dengan
gambar kerja.
- Setiap Daun Jendel dipasang Grendel putar dengan kwalitas terbaik.
- Setiap Daun Jendela dipasang 2 buah engsel dengan kwalitas terbaik.
- Setiap Daun Jendela dipasang 2 buah kait angin dengan kwalitas terbaik.
- Pemasangan Engsel Harus Rata dengan Kusen & daun jendela
Metode pekerjaan :
- Mengukur ketinggian kunci pintu dan handle
- Menandai pada bagian mana akan dipasangnya Kunci pintu Untuk
menandai pintu gunakan dengan pensil ataupun bolpoin agar tidak mudah
hilang dan bisa terlihat saat akan dilubangi dengan bor.
- selanjutnya yakni dengan melakukan pengeboran pada bagian pintu yang
sudah ditandai sebelumnya. Setelah dirasa cukup dan pas anda bisa
mengebor pada bagian yang sudah ditandai guna memasang pengait
(baut) untuk memasangkan handle pintu pada pintu menandai pada bagian
mana akan dipasangnya handle pintu.
- Buat poros untuk memperlebar lubang bekas pengeboran pada proses
sebelumnya. Ulangi proses pengeboran ini di sisi lain dari pintu. Fungsi
lubang ini nanti adalah untuk menentukan di mana pegangan / Kunci pintu
akan disisipkan dan diaplikasikan.
- Buat lubang pada bagian samping pintu dengan cara mengebornya setelah
memberikan tanda yang tepat dan benar sehingga bisa pas pada tempat
yang seharusnya.
- memasukkan pengait dari pegangan pintu ke dalam lubang yang telah di
bor pada sisi samping pintu. Gunakan pensil atau bolpoin untuk menandai
dan menggambar di sekitar cover depan. Tandai dengan pola yang jelas
agar tidak terjadi kesalahan-kesalahan yang dapat merusak bagian-bagian
dari pintu anda.
- Gunakan gerinda untuk membuat lubang pengait. Lakukan pahatan secara
perlahan-lahan, hati-hati, dan lakukan dengan teliti agar tidak merusak
bagian-bagian dari pintu itu sendiri. Pahat sesuai pol yang sudah
ditentukan, sehingga pada saat proses pemasangan pengait tidak
kelebaran ataupun kekecilan.
- Apabila lubang pengait sudah rapi, memasukkan pengait pada lubang
tersebut yang ada di sisi pintu / cover depannya. Pastikan pengait sudah
terpasang dan duduk dengan pas di lubang pengait agar pengaitnya tidak
mudah lepas. Pasang baut pada sisi atas dan bawah pada bagian lubang
yang sudah ada
- Untuk membuat pelat pada pintu, tutup pintu terlebih dahulu untuk
menandai kusen dengan memanfaatkan pengait yang sebelumnya sudah
dipasang. Setelah dirasa cukup anda bisa memasang pelatnya. Pastikan
terpasang dengan baik agar tidak mudah lepas. Pasang baut pada sisi atas
dan bawah pada bagian lubang yang sudah ada..
- Masukkan dua sekrup ke dalam ke dalam lubang kecil pintu yang
sebelumnya sudah di bor dan masukkan baut ke dalam lubang yang lebih
besar. Kemudian masukkan dan pasang handle pintu ke dalam lubang
yang sudah dibuat. Masukkan sekrup pada lubang yang sudah ada.
Kencangkan sekrup dan baut agar handle pintu terpasang dengan baik dan
kencang.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Door closer Hamton Merk. Hamton
- Handle Lockcase Quality Merk.Dekkson
- Engsel pintu dan jendela Merk.Dekkson
- Casement Swing 12" Merk.Dekkson
- Pek. Rambuncis Merk.Dekkson
- Paku skrup
Peralatan
- Gerinda
- Palu
- Bor
- Meteran
- Waterpass
- Obeng dll.
d. Plesteran Skoning 1SP : 3PP
Syarat – Bahan
- Semua pekerjaan, dinding bata di plester lihat gambar kerja
- Plesteran harus rata dan tegak lurus dengan ketebalan 1,5 mm.
- Plesteran dinding dikerjakan luar dalam, sebelum diplester didnding bata
harus disiram dengan air hingga kedap.
- Semen yang digunakan untuk pekerjaan pasangan adalah jenis semen
portland (PC 50 kg/zak Merk Batu Raja) yang beredar di pasaran dan
disahkan oleh Pemerintah dan Instansi yang berwenang dari jenis dan
merk yang sama
- Pasir untuk pekerjaan pasangan harus pasir yang halus dengan gradasi
tidak lebih dari diameter 0,35 mm.
- Pasir yang digunakan pasir pasang dan harus bersih dan kadar lumpur
maksimum yang terkandung 5%.
- Air yang digunakan untuk pekerjaan pasangan harus berkualitas baik yang
sama dengan kualitas dan syarat air minum yaitu tidak merwarna, tidak
berasa dan tidak berbau.
Metode pekerjaan :
- Pekerjaan plesteran dilakukan setelah pekerjaan dinding dilakukan atau
dapat juga dilakukan sehari setelah dinding dipasang.
- Pasir pasang yang akan digunakan terlebih dahulu di ayak.Hal ini
untuk menghilangkan sampah-sampah yang ada pada pasir.
- Kemudian spesi diaduk sesuai dengan kebutuhan spesi yang diperlukan.
- Pasangan dinding bata terlebih dahulu disiram air
- Dibuat kepala plesteran pada beberapa bagian
- Permukaan dinding diplesteer kemudian diratakan dengan sipatan
- Setelah proses plesteran selesai dilakukan barulah dapat dilakukan
proses pengacian dengan menggunakan campuran semen dan air.
- Apabila sudah kering digosok menggunakan kertas bekas sak semen
hingga halus.
- Peralatan yang digunakan pada pekerjaan ini sama dengan peralatan
yang digunakan pada pekerjaan dinding.
- Perbandingan campuran dan pengetesannya dapat dilaksanakan dalam
waktu 1 minggu dan tidak ada penambahan waktu lagi untuk itu.
- Plester/adukan dengan campuran 1Pc:4Ps digunakan pada daerah-
daerah seluruh dinding bata seperti ditunjukkan dalam gambar.
- Plester/adukan harus dicampur dengan bahan“Additive” untuk mencegah
keretakan yang tidak diinginkan dan terlebih dahulu mendapatkan
persetujuan pengawas
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Semen PC batu raja dan tiga roda
- Pasir pasang
- Air
Peralatan
- Waterpas
- Selang Air
- Jidar
- Benang
- Sendok Semen dll
e. Acian Skoning
Syarat – Bahan
- Semua pekerjaan, dinding bata diaci lihat gambar kerja acian harus rata
dan tegak lurus
- Acian dinding dikerjakan luar dalam, sebelum diaci Plesteran.
- Semen yang digunakan untuk pekerjaan pasangan adalah jenis semen
portland (PC 50 kg/zak baturaja) yang beredar di pasaran dan disahkan
oleh Pemerintah dan Instansi yang berwenang dari jenis dan merk yang
sama
- Air yang digunakan untuk pekerjaan pasangan harus berkualitas baik yang
sama dengan kualitas dan syarat air minum yaitu tidak merwarna, tidak
berasa dan titak berbau.
Metode pekerjaan :
- Pekerjaan acian dilakukan setelah pekerjaan plesteran dilakukan. Apabila
sudah kering digosok menggunakan kertas bekas sak semen hingga
halus.
- Acian dapat dilaksanakan setelah permukaan plesteran sudah kering
(cukup umur).
- Permukaan plesteran sebelum di Acian telebih dahulu disiram air. Untuk
memperoleh hasil Acian yang halus, setelah plesteran diberi lapisan acian
semen pc, permukaan acian sebelum mengering digosok dengan
menggunakan kertas gosok
- Lakukan kuring pada Plesteran dengan di siram setiap hari, guna
menjaga penyusutan yang berlebihan.
- Lakukan pengacian dengan komposisi 2 Pc : 3 kapur dengan steel trower
dan ratakan dengan jidar alumunium. Pemakaian kapur juga
diperuntungkan untuk menghindari retak rambut pada permukaan dinding.
- Siram permukaan plesteran sampai dengan jenuh air sebelum pekerjaan
acian.
- Untuk mengurangi pori-pori, gosok permukaan dengan kertas semen.
- Lakukan pengecekan dan pengukuran dilapangan untuk opening yang
akan dipasang kusen aluminium apakah sudah sesuai dengan gambar
kerja atau belum.
- Curing permukaan acian minimal 1 kali sehari dalam waktu selama 3 hari.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Semen pc baturaja dan tiga roda
- Kapur aci
- Air
Peralatan
- Waterpas
- Selang Air
- Jidar
- Benang
- Sendok Semen dll.
III. PEKERJAAN ATAP DAN PLAFOND
1. Pekerjaan Plafond PVC Rangka Hollow Galvalum
a. Pas. Rangka Hollow 60 x 60 cm
b. Pasangan Papan Plafon PVC
Syarat – Bahan
Rangka plafond
- Rangka plafond menggunakan rangka Hollow dengan ukuran Besi Hollow
Galvalum 4x4 untuk rangka plafond
- Gambar-gambar detail, pemasangan rangka serta langit-langit / plafond
harus sesuai dengan gambar rencana.
Pekerjaan langit-langit
- Pemasangan langit-langit menggunakan bahan Papan PVC
- Bahan papan PVC harus rata tidak melengkung, tidak cacat / pecah-pecah,
harus sesuai dengan bahan yang sudah ada dengan memberi tahu
pengawas Lapangan.
- PVC harus dipasang kuat pada rangkanya, menggunakan paku skrup 1 cm
- 2,5 cm dengan jarak 10 cm
- Skrup harus masuk melebihi permukaan papan PVC.
- Bidang papan PVC satu sama lain harus rata tidak bergelombang
- Bahan plafond menggunakan papan PVC dengan tebal 8 mm
- Ukuran dan bentuk plafond sesuai dengan type yang digunakan adalah
type standard atau sesuai dengan keputusan pihak Direksi atau Pengawas
Lapangan (motif ditentukan kembali).
Metode pekerjaan :
Pemasangan Rangka Besi Hollow
- Setelah posisi peil plafond didapatkan, pekerjaan awal adalah pemasangan
rangka hollow pada bagian tepi untuk memperoleh titik tetap plofond.
- Dilanjutkan pemasangan rangka pembagi yang digantung ke plat beton
dengan menggunakan paku beton/penggantung. Perkuatan antara rangka
dengan menggunakan sekrup.
- Penempatan jarak rangka maksimum berjarak 60 cm.
- Setalah semua rangka terpasang, lakukan perataan (leveling) dengan
menggunakan tarikan benang, setelah itu penggantung bisa dimatikan.
- Setelah rangka terpasang dengan benar, rata dan kuat serta instalasi ME
sudah terpasang semua, maka lembaran PVC dapat mulai dipasang.
- Untuk PVC, pertemuan diatur secara menyilang.
- Sebelum pemasangan sekrup pastikan bor sekrup disesuaikan benar,
sehingga kepala
- sekrup hanya masuk sedikit kedalam permukaan lembaran PVC.
- Tekan ujung sekrup perlahan ke dalam permukaan lembaran PVCsebelum
- menjalankan mesin bor untuk memasukkan sekrup.
- Sekrup berfungsi sebagai titik perkuatan dipasang pada jarak maksimal 30
cm.
- Setelah lembaran PVC terpasang semua, cek leveling permukaan plafond.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Besi Hollow Galvalum 4x4 Sni
- Plafond PVC 8mm merk Sun plush
- Skrup
Peralatan
- Benang/Tali tambang
- Tangga atau scafolding
- Waterpass dan selang waterpass
- Paku beton
- spidol atau kapur
- Bor (balok-balok kayu, dll)
c. Pekerjaan List Plafon PVC
Syarat – Bahan
- List Plafond dengan PVC yang ada dipasaran/toko
- List PVC sudah ada di toko-toko Plafond PVC terdekat. Dan
- List yang rusak tidak diperbolehkan untuk dipergunakan.
- List dipasang keliling ruangan.
Metode pekerjaan :
- Untuk List Pvc, sambungan antara pertemuan diberi textile tape dan di
compound kemudian digosok dengan ampelas untuk permukaan yang
rata/flat.
- Tutup semua kepala sekrup dengan compound lalu gosok dengan
ampelas halus.
- Setelah plafond selesai terpasang, dilanjutkan dengan pemasangan list
plafond pvc. Untuk List plafond pvc dipasang pada pertemuan antara
dinding.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- List PVC 4 meter SNI
- Skup
Peralatan
- Benang/Tali tambang
- Tangga atau scafolding
- Waterpass dan selang waterpass
- Spidol atau kapur
- Alat Bantu (balok-balok kayu, dll)
- Bor
IV. PEKERJAAN PENGECETAN
1. Pengecatan 1 m² Tembok Baru (1 Lapis Cat Dasar, 2 Lapis Cat Penutup)
Syarat – Bahan
- Bahan yang dipergunakan dalam pekerjaan ini adalah Cat Tembok
Merk Jotun atau yang disepakati oleh pihak Direksi dan Pengawas
lapangan. Pekerjaan pengecatan ini dilaksanakan pada seluruh
permukaan Pada Bangunan sesuai gambar kerja
- Sebelum pengecatan terlebih dahulu bidang-bidang tersebut
dibersihkan dari kotoran yang melekat serta dibuat rata dengan cara
menggosok dengan menggunakan kertas gosok/amplas.
- Setelah dalam keadaan bersih, bidang-bidang yang akan dicat
diplamir/cat dasar Merk Jotun
Metode pekerjaan :
- Bersihkan permukaan pengecatan dari debu, kotoran dengan kain.
- Gunakan skrap untuk memperbaiki bagian-bagian permukaan yang
retak & kurang rata dengan pilamur, kemudian tunggu sampai kering.
- Haluskan plamur yang telah kering dengan amplas hingga rata.
- Jika permukaan sudah rata, maka lakukan pengecatan dasar dengan alat
kuas
- Jika cat dasar tersebut sudah kering, lakukan pengecatan finish yang
pertama.
- Jika cat finish yang pertamasudah kering, lakukan pengecatan finish yang
kedua/ terakhir (jumlah pelapisan cat sesuai dengan spesifikasi).
- Apabila sudah rata, bersihkan cat-cat yang mengotori bahan-bahan/
pekerjaan lain yang seharusnya tidak terrkena cat dengan kain lap.
Tenaga
- Tukang
- Kepala Tukang
- Pekerja
Bahan
- Plamur
- Cat Tembok Merk Jotun type Jotashield (EXTERIOR)
- Cat Tembok Merk Jotun type Jotashield (IXTERIOR)
Peralatan
- Kertas semen/Koran
- Lakban
- Amplas
- Rol
- Kuas
- Skrap
- Kain lap
- Kepala Tukang
- Pekerja
V. PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK
1. Pekerjaan Titik Instalasi Listrik
Syarat – Bahan
- Bahan dan tenaga instalasi listrik yang dipergunakan dalam pekerjaan ini
adalah sesuai gambar kerja yang telah di setujui oleh PPK
- Bahan Kabel NYY dan Pipa Conduit harus standar SNI dan sudah
mendapatkan persetujuan PPK dan Pengawas.
Metode pekerjaan :
- Lakukan pekerjaan pemasangan instalasi listrik baik kabel dan pipa
conduit setelah pemasangan dinding sudah selesai.
- Setelah instalasi kabel dan pipa conduit selesai dipasang jika ada bobokan
bekas pemasangan harus dirapihkan kembali.
Tenaga
- Tukang Instalatur Listrik
- Asisten Instalatur Listrik
Bahan
- Pengadaan dan Pemasangan Kabel NYY 3 x 25 (merk supreme)
- Pipa Conduit 5/8” Clipsal
Peralatan
- Palu
- Meteran
- Kain lap
- Skop semen
- Tespen
- Tang
2. Pekerjaan Dan Pemasangan Lampu LED Downlight 15w
Syarat – Bahan
- Bahan dan tenaga Pemasangan lampu LED Downlight 15 w yang
dipergunakan dalam pekerjaan ini adalah sesuai gambar kerja yang telah
di setujui oleh PPK
- Bahan lampu LED Downlight 15 w standar SNI dengan kwalitas Garansi.
- Titik lampu sesuai dengan gambar.
Tenaga
- Tukang Instalatur Listrik
- Asisten Instalatur Listrik
Bahan
- Lampu LED Downlight 15w Merk Philip
- Lakban listrik
Peralatan
- Palu
- Meteran
- Kain lap
- Skop semen
- Tespen
- Tang
3. Pekerjaan Pemasangan Stop Kontak
Syarat dan Bahan
- Pekerjaan pasangan stop kontak harus dikerjakan oleh tenaga terampil
dan berpengalaman dalam pekerjaan ini
- Bahan stop kontak tunggal harus dalam kondisi baru dan tidak rusak
Tenaga
- Tukang Instalatur Listrik
- Asisten Instalatur Listrik
Bahan
- Stop kontak merk Panasonic
- Lakban listrik
Peralatan
- Tang
- Tespen
- Obeng
4. Pekerjaan Pemasangan Saklar Ganda
Syarat dan Bahan
- Pekerjaan pasangan saklar gamda harus dikerjakan oleh tenaga terampil
dan berpengalaman dalam pekerjaan ini
- Bahan saklar tunggal harus dalam kondisi baru dan tidak rusak
Tenaga
- Tukang Instalatur Listrik
- Asisten Instalatur Listrik
Bahan
- Saklar ganda merk Panasonic
- Lakban listrik
Peralatan
- Tang
- Tespen
- Obeng
5. Pekerjaan Pemasangan Saklar Tunggal
Syarat dan Bahan
- Pekerjaan pasangan saklar tunggal harus dikerjakan oleh tenaga terampil
dan berpengalaman dalam pekerjaan ini
- Bahan saklar tunggal harus dalam kondisi baru dan tidak rusak
Tenaga
- Tukang Instalatur Listrik
- Asisten Instalatur Listrik
Bahan
- Saklar Tunggal merk Panasonic
- Lakban listrik
Peralatan
- Tang
- Tespen
- Obeng
VI. PEKERJAAN KUBAH
Kubah jenis Sliding Slot Dia. 5 m + Profil Grc Leheran Kubah
1. Pekerjaan Krangka Kubah
Pek. Krangka Pipa Galvanis 1,5 inc t.1,4 mm Merk SNI
Pek. Krangka Pipa Galvanis 1 inc t.1,2 mm Merk SNI
Pek. Krangka Hollow 2/4 Merk SNI
Plat Galvalume 0,45 mm Merk SNI
Makara Merk SNI
2. Pekerjaan Plafon Dan Anti Bocor
Pekerjaan Kranka Plafond Hollow 2/4 Merk SNI
Pek. Krangka Pipa Galvanis 1 inc t.1,2 mm Merk SNI
Membran Bakar Merk SNI
Penutup Plafon Merk SNI
Pengecatan Plafon Merk SNI
3. Pekerjaan Leheran Kubah
Pek. Pas. Pencetakan Grc Merk SNI
Pek. Pengecatan Merk SNI| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 16 September 2019 | Rehab Gedung Pelayanan Rawat Inap Laki-Laki (Gedung Kutilang) | Pemerintah Daerah Provinsi Lampung | Rp 1,800,000,000 |
| 12 July 2024 | Pemeliharaan Berkala/Peningkatan Jalan Dusun Wonorejo 1, Dusun Wonorejo 2 Dan Dusun Sidomulyo 1 | Kab. Tulang Bawang | Rp 1,000,000,000 |