| Reason | |||
|---|---|---|---|
Rekhindo Pratama Intekno | 05*9**1****22**0 | - | Ttidak memenuhi ambang batas kualifikasi |
Bangun Prima Indonesia | 08*1**8****61**0 | - | Tidak Memenuhi Pesyaratan Kualifikasi. |
PT Natari | 00*7**2****61**0 | - | Tidak memenuhi persyaratan kualifikasi. |
| 0025421611541000 | - | - | |
| 0810636142618000 | - | - | |
CV Langgeng Maju Perkasa | 05*9**7****25**0 | - | - |
| 0026236208061000 | - | - | |
PT Dgi Levner Consulting | 04*3**7****19**0 | - | - |
| 0901436097956000 | - | - | |
CV Rancareka Arsindo | 09*2**4****22**0 | - | - |
| 0032587537322000 | - | - |
Uraian Singkat Pekerjaan
Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik yang selanjutnya disingkat SPBE adalah
penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk
memberikan layanan kepada Pengguna SPBE. SPBE di lingkungan Pemerintah Daerah
dilaksanakan berdasarkan prinsip efisiensi; efektivitas; keterpaduan; kesinambungan;
interoperabilitas; akuntabilitas dan keamanan.
Kajian Kesiapan Implementasi SPBE Pemerintah Daerah bertujuan untuk memberikan arah
SPBE yang terpadu dan berkesinambungan yang sesuai dengan kondisi SPBE di daerah. Kajian
Kesiapan Implementasi SPBE Daerah paling sedikit memuat : (a) Visi dan Misi SPBE; (b)
Kondisi Eksisting SPBE; (c) Rekomendasi Implementasi; (d) Evaluasi SPBE. SPBE terdiri dari
Domain Kebijakan, Tata Kelola, Manajemen dan Layanan.
Aspek penting pada Domain Tata Kelola SPBE yaitu Perencanaan Strategis SPBE, dimana
indikator Arsitektur SPBE dan Peta Rencana SPBE merupakan indikator penting untuk
memenuhi aspek perencanaan strategis tersebut.
Dokumen Peta Rencana SPBE disusun berdasarkan Arsitektur SPBE dan Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Untuk itu dalam rangka meningkatkan
indeks SPBE terkait Tata Kelola SPBE maka diperlukan penyusunan Arsitektur SPBE dan Peta
Rencana SPBE.